cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26212846     EISSN : 26212854     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroecotania adalah jurnal ilmiah publikasi nasional ilmu budidaya pertanian yang diterbitikan oleh Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi dan digunakan sebagai media diseminasi hasil penelitian dalam bentuk full research article mengenai aspek-aspek Ilmu Budidaya Tanaman.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
ABU BOILER DALAM MEMPERBAIKI C-ORGANIK DAN P-TERSEDIA SERTA HASIL CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA ULTISOL Sinambela, Esther Leoni; Ermadani, Ermadani; Nasution, Hasriati
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 1 (2024): Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i1.42017

Abstract

Tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki tingkat permintaan pasar yang tinggi. Budidaya tanaman ini berpotensi untuk dikembangkan pada Ultisol dengan mengatasi kendala utama Ultisol yaitu tingkat kesuburan yang rendah. Pemberian hara dalam bentuk organik atau anorganik sangat membantu dalam perbaikan Ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk memperlajari pemanfaatan pupuk buatan, pupuk kandang ayam dan abu boiler dalam memperbaiki pH, C-tersedia dan P-tersedia serta peningkatan produksi cabai merah. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Jambi dari bulan Juni sampai November 2021. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan jumlah perlakuan 9 taraf yang diulang 3 kali. Taraf perlakuan adalah A0 Tanpa pupuk (kontrol), A1 (R), A2 (1/2 R + 5 ton/ha PKA), A3 (1/2 R + 10 ton/ha PKA), A4 (1/2 R + 5 ton/ha PKA + 5 ton/ha Abu Boiler), A5 (1/2 R + 10 ton/ha Abu Boiler), A6 (5 ton/ha PKA + 5 ton/ha Abu Boiler), A7 (5 ton/ha PKA + 10 ton/ha Abu Boiler) dan A8 (10 ton/ha PKA + 10 ton/ha Abu Boiler). Hasil penelitian menunjukkan pemberian ½ rekomendasi + 10 ton/ha Abu Boiler mampu ningkatkan pH dan C-organik, namun tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan P-tersedia. Pemberian 1/2 rekomendasi pupuk buatan + 10 ton pupuk kandang ayam memberikan hasil panen tertinggi dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Kata kunci : Ultisol, pupuk kandang ayam, abu boiler, pupuk buatan, P-tersedia, C-organik dan Ph
PENGARUH KOMBINASI KOMPOS DEKANTER SOLID DAN KONSENTRASI ASAM HUMAT CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT DUKU (Lansium domesticum Corr) Rahmayani Siregar, Lili; Duaja, Made Deviani
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.43622

Abstract

This study aims to examine the effect of giving various combinations of solid decanter compost and liquid humic acid concentration, and to find the best dose combination for the growth of langsat seedlings. The study was conducted at the Teaching and Research Farm of the Faculty of Agriculture, University of Jambi, for 12 MST. The study used statistical analysis with a Randomized Block Design (RAK) pattern with 9 treatment and 3 replications. The results showed that the provision of a combination of solid decanter and liquid humic acid had a significant effect on the increase in plant height, root dry weight, crown dry weight and leaf chlorophyll, of langsat seedlings.
EFEKTIVITAS KITOSAN ASAL CANGKANG RAJUNGAN DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT MOSAIK YANG DISEBABKAN Tobacco mosaic virus (TMV) PADA TANAMAN CABAI MERAH Al-ayubi, Ilham Maulana; Asniwita, Asniwita; Mulyati, Sri
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45094

Abstract

Rendahnya produktivitas cabai merah (Capsicum annuum L.) disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya gangguan penyakit yang disebabkan oleh cendawan, bakteri, dan virus. Tobacco mosaic virus (TMV) merupakan salah satu virus penting yang menyerang tanaman cabai. Untuk itu perlu dilakukan pengendalian. Salah satu alternatif pengendalian TMV dengan menggunakan kitosan yang dapat menginduksi ketahanan sistemik. Kitosan dapat diperoleh dari pengolahan limbah cangkang rajungan melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas kitosan asal cangkang rajungan dalam mengendalikan TMV pada tanaman cabai. Penularan virus dilakukan secara mekanis. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan. Variabel yang diamati yaitu periode inkubasi penyakit, intensitas penyakit, persentase penyakit, tinggi tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian diperoleh tanaman yang diberikan kitosan cangkang rajungan menunjukkan periode inkubasi terlama pada tanaman cabai sampai 23 hsi. Pemberian kitosan cangkang rajungan dapat memperlambat masa inkubasi penyakit. Pemberian kitosan cangkang rajungan mampu menekan intensitas penyakit hingga 43,59%. Tinggi dan berat kering tanaman yang diberi kitosan cangkang rajungan dan diinokulasi TMV lebih tinggi daripada kontrol sakit. Perlakuan benih direndam dan disemprot kitosan dari cangkang rajungan pada umur 2 minggu setelah tanam menunjukkan hasil terbaik pada seluruh variabel pengamatan.
RESPON TANAMAN TOMAT TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI ECO-ENZYME DIPERKAYA KECAMBAH KACANG HIJAU DAN AIR CUCIAN BERAS Deningsih, Susti; Irianto; Elly indra swari; Neliyati
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon pemberian berbagai konsentrasi eco-enzyme memperkaya kecambah kacang hijau dan air cucian beras. kompos dekanter solid dan konsentrasi asam humat cair, serta mencari konsentrasi terbaik bagi pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian dilakukan di Teaching dan Research Farm Fakultas Pertanian, Universitas Jambi, selama 12 MST. Penelitian menggunakan analisis statistik dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi eco-enzyme memperkaya kecambah dan air cucian beras berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur mulai berbunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per buah.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Alivia, Widya; Lizawati, Lizawati; Fitriani, Miranti Sari
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45329

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas utama sayuran di Indonesia. Potensi hasil bawang merah varietas bima brebes sebesar 9,9 ton ha-1 secara nasional produktivitas di Indonesia sudah mencapai potensi hasil. Sedangkan produktivitas di Provinsi Jambi masih cukup jauh dibawah potensi hasil, maka dari itu perlu dilakukan usaha dalam meningkatkan produktivitas bawang merah di Provinsi Jambi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara memperbaiki teknik budidaya yaitu salah satunya melakukan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah serta mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair limbah ikan yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga bulan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu pemberian pupuk organik cair limbah ikan yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu p0 = 0 mL L-1 , p1 = 15 mL L-1 , p2 = 30 mL L-1 , p3 = 45 mL L-1 , p4 = 60 mL L-1 , p5 = 75 mL L-1 . Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot umbi basah per rumpun, bobot umbi per siung, bobot umbi kering per rumpun, dan susut bobot umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair (POC) limbah ikan berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan. Konsentrasi 30 mL L-1 merupakan konsentrasi yang dianjurkan penulis.
Studi Beberapa Sifat Fisik Tanah Akibat Alih Fungsi Lahan Sawah Pasang Surut di Desa Karya Bhakti Kabupaten Tanjung Jabung Timur Suciati, Sofi Tri; Zurhalena; Anwar Fuadi, Najla
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45711

Abstract

Terjadinya Penurunan luas lahan sawah dan peningkatan luas lahan perkebunan menyebabkan alih fungsi lahan sawah menjadi bentuk penggunaan lahan lainnya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karya Bhakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Metode yang digunakan adalah survei stratified pada empat jenis penggunaan lahan yaitu sawah, kelapa sawit, karet dan kebun campuran. Luas areal penelitian mencapai 794 ha. Penetapan titik sampel dilakukan berdasarkan transek dengan jarak 50 m, 100 m, 100 m. Jumlah sampel yang diambil di lokasi penelitian ada 12 titik dengan 2 kedalaman yaitu 0-30 cm dan 30-60 cm sehingga diperoleh 24 sampel tanah. Data dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan sifat fisik tanah yaitu berat volume tanah, total ruang pori, tekstur, struktur, dan bahan organik pada masing-masing penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur tanah didominasi oleh kelas tekstur lempung dan liat dengan struktur gumpal dan granular. Kandungan bahan organik tertinggi terdapat pada lahan sawah dan terendah pada lahan karet, perbedaaan vegetasi mempengaruhi bahan organik tanah. Berat volume tertinggi terdapat pada lahan karet dan terendah pada lahan sawah, pengolahan tanah dan kedalaman tanah mempengaruhi berat volume tanah. Total ruang pori tanah tertinggi ditemukan pada lahan sawah dan terendah pada lahan karet, faktor vegetasi dan kedalaman tanah turut mempengaruhi total ruang pori tanah, dimana semakin dalam tanah maka nilai total ruang pori semakin rendah.
STUDI KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DEBIT AIR IRIGASI TETES PADA BUDIDAYA TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Anisa, Khairin; Junedi, Heri; Nizori, Addion
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45754

Abstract

Celery is a multipurpose plant with many health benefits that has not been widely developed, especially in Jambi. The problem is the lack of fertile land. This can be overcome by using planting media other than soil. The aim of this research is to obtain the best combination of planting media and drip irrigation water discharge for celery cultivation. This research was conducted in the Greenhouse of Penyengat Bawah Subdistrict in March-July 2023. The experimental design used a Completely Randomized Design (CRD) which was arranged in a factorial consisting of two factors. The first factor (planting media) consists of 5 levels which are a combination of a mixture of soil, areca nutshell biochar and swallow guano. The second factor is the water flow rate which consists of 3 levels, namely the flow rate of 2.8 ml/minute, 4.2 ml/minute, and 5.6 ml/minute with 2 repetitions. The parameters observed were analysis of the nutrient content of the planting medium, water content of the planting medium, plant height, number of leaves, and fresh weight of the plant. The results showed that the combination of planting media influenced all parameters. Providing water with different discharges affects the water content of the planting medium and the wet weight of celery plants but does not affect plant height, and number of leaves. The combination of soil planting media and areca nutshell biochar (1:2) with water supply of 5.6 ml/minute produces the best growth and results in the growth and production of celery plants (Apium graveolens L).
PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KOPI LIBERIKA TUNGKAL KOMPOSIT (Coffea liberica Var. liberika Tungkal Komposit) DI POLYBAG DENGAN PEMBERIAN EKOENZIM PLUS Simanullang, Jepune; Lestari, Ardiyaningsih Puji; Salim, Helmi; Alia, Yulia; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45830

Abstract

Ekoenzim yang diperkaya dengan cangkang telur akan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemberian ekoenzim plus terhadap peningkatan pertumbuhan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit di polybag. Pelaksanaan percobaan dilakukan di Teaching and Research Farm Faperta Unja selama 4 bulan dimulai tanggal 04 Agustus 2023 - 27 November 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yaitu pemberian ekoenzim plus yang terdiri dari 6 taraf perlakuan perlakuan yaitu: p0 = Tanpa pemberian ekoenzim plus + 100% pupuk anorganik, p1 = 5% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p2 = 10% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p3 = 15% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p4 = 20% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik dan p5 = 25% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik. Variabel yang diamati meliputi pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, luas daun total, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pemberian ekoenzim plus berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit dan bobot kering akar bibit kopi Liberika, 2) Pemberian ekoenzim plus dengan konsentrasi 5% + 50% pupuk anorganik menghasilkan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit yang terbaik. Kata kunci : Fermentasi, Pupuk Anorganik, Ultisol
EFEKTIVITAS DECANTER SOLID DAN POC KULIT PISANG DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril) rajagukguk, Wina Apriyani; Duaja, Made Deviani; Mukhsin, Mukhsin
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i2.50957

Abstract

ABSTRACT The application of solid decanter and banana peel POC can be a solution to improve soil quality in an effort to increase the growth and yield of soybeans. This study aims to examine the interaction of the application of solid decanter and banana peel POC as well as determine the optimal dose of solid decanter and the concentration of banana peel POC that increases the growth and yield of soybeans. This research was conducted at the Experimental and Research Garden of the Faculty of Agriculture, University of Jambi, Mendalo Indah Village from March to July 2025. This research uses a Random Group Design consisting of 2 factors. The first factor: solid decanter (d), which consists of 3 levels, namely 5 tons/ha, 10 tons/ha, 15 tons/ha. The second factor: POC of banana peel, which consists of three levels, namely 10%, 30%, 50%. Thus, there are nine treatment combinations with three repetitions. Observed variables include plant height, number of leaves, number of pods per plant, seed weight per plant, weight of 100 seeds, yield per hectare. The results showed that there was no interaction between all the variables observed. However, the application of 10 tons/ha of solid decanter has a real effect on plant height, number of leaves, number of fruits per plant, seed weight per plant, yield per hectare and giving 30% POC banana peel has a real effect on the number of leaves and yield per hectare. Keywords: Solid Decanter, Soybean, Banana Peel POC
HUBUNGAN TINGGI MUKA AIR TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIK GAMBUT PADA BERBAGAI UMUR TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA KARYA BHAKTI KECAMATAN RANTAU RASAU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Nasution, Hasriati; Yusfanety, Yusfanety; Saad, Asmadi; Suryanto, Suryanto
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i2.50977

Abstract

ABSTRACT Over time, peatland is now changing its function into plantation land such as oil palm plantations on peatland. However, in the management of peatland, it is necessary to pay attention to the nature of peat and soil ir levels, including the regulation of groundwater level. Based on the physical properties of peat soil can be used as an indicator in determining the productivity of oil palm plants on peatlands. Where the important karesteritic in peatland is the water content, soil volume weight, the content of organic matter and the ability to withstand the load of subsidence and non-return dry. Oil palm plants (Elaeis guineensis Jacq.) come from Nigeria, West Africa. Yes, oil palm plants thrive outside their native areas, such as Malaysia, Indonesia, Thailand, and Papua New Guinea. Oil palm plants have an important meaning for the development of national plantations. In addition to being able to create job opportunities and lead to the welfare of the community, palm oil is also a source of foreign exchange for the country and Indonesia is one of the main producers of palm oil. This research was conducted in Karya Bhakti Village, Rantau Rasau District, East Tanjung Jabung Regency. Soil analysis was carried out at the Soil Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jambi University. The research was conducted by survey using Proportional Random Sampling. The observed parameters are the height of the water level in the soil, the height of the canal water level, the content of organic matter. Volume Weight, Total Pore Space., peat depth, peat maturity. Each age of palm oil plants, 10 samples were taken at three ages of palm oil plantations 0-5 years, 6- 10 years and eleven years and above. Data interpretation on the age of oil palm oil plants 0 - 5 years, 6 - 10 years and > 11 years was carried out using the Unpaired Middle Value Test on the parameters of soil water level, canal water level height, organic matter content, soil volume weight, peat soil water content. To see the relationship between the height of the peat soil water level with several physical properties of the soil, it was carried out using the Simple Regression Test. The results of the study by using the Unpaired Middle Value Test on the parameters of the groundwater level and the height of the canal water level in palm oil aged 0 - 5 years are clearly different from oil palm plants aged 6 - 10 years and palm oil aged > 11 years. Based on the Linear Regression Test, there is a relationship between the water level of the peat soil and the average water level of the canal in the mustard coconut plant as much as R = 73,33% Keywords: Groundwater Level and Physical Properties of Peat, Palm Oil Plants.