cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26212846     EISSN : 26212854     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroecotania adalah jurnal ilmiah publikasi nasional ilmu budidaya pertanian yang diterbitikan oleh Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi dan digunakan sebagai media diseminasi hasil penelitian dalam bentuk full research article mengenai aspek-aspek Ilmu Budidaya Tanaman.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
Pengaruh Pemberian Cocopeat dan NPKMg (15:15:6:4) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama Maryani, Anis Tatik; Saputra, Sabda Indhi; Salim, Helmi
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41308

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang menempati posisi penting di sektor pertanian padaumumnya, dan khususnya di sektor perkebunan. Luas perkebunan tanaman kelapa sawit di Indonesiasetiap tahunnya mengalami peningkatan serta menjadi eksportir terbesar kelapa sawit dunia. Namunseiring dengan peningkatan luas areal ini, terdapat pula permasalahan lain yakni umur tanaman kelapasawit yang sudah tua dan dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya penurunan produksi di tahunberikutnya. Oleh karena itu diperlukan tindakan peremajaan tanaman kelapa sawit. Untuk melakukanperemajaan kelapa sawit maka diperlukan bibit yang unggul dan media tanam yang baik dengan upayapemberian cocopeat dan NPKMg (15:15:6:4). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruhdan kombinasi pemberian cocopeat dan pupuk NPKMg (15:15:6:4) terhadap pertumbuhan bibitkelapa sawit di pembibitan utama. Penelitian ini dilaksanakan di Teaching and Research FarmFakultas Pertanian Universitas Jambi, Kampus Unja Mendalo, Desa Mendalo Indah, KecamatanJambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi dengan ketinggian + 35 mdpl. Waktu pelaksanaan selamatiga bulan yaitu pada bulan Februari sampai Mei 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu pemberian cocopeat dan NPKMg (15:15:6:4) yangterdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu NPKMg (15:15:6:4) sesuai dosis anjuran (25 g) (p0), cocopeat 350g + NPKMg (15:15:6:4)setengah dosis. anjuran (p1), cocopeat 450 g + NPKMg (15:15:6:4) setengahdosis anjuran (p2), cocopeat 550 g + NPKMg (15:15:6:4) setengah dosis anjuran (p3), cocopeat 650g + NPKMg (15:15:6:4) setengah dosis anjuran (p4). Variabel yang diamati meliputi tinggitanaman(cm), pertambahan jumlah daun(helai), bobot kering tajuk(g), bobot kering akar(g), rasiotajuk akar(cm), volume akar(ml3) dan luas daun(cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian cocopeat dan NPKMg (15:15:6:4) pada pembibitan kelapa sawit di pembibitan utamamampu meningkatkan pertumbuhan terhadap jumlah daun, luas daun dan bobot kering akar, namunbelum mampu secara nyata meningkatkan pertumbuhan variabel tinggi tanaman, bobot kering tajuk,rasio tajuk akar dan volume akar. Pemberian perlakuan p1 (cocopeat 350 g + NPKMg (15:15:6:4)setengah dosis anjuran) menunjukkan pertumbuhan bibit kelapa sawit lebih baik dibandingkan hanyapengaplikasian pupuk NPKMg(15:15:6:4) sesuai dosis anjuran tanpa cocopeat.
Pengaruh Media Simpan Dan Lama Penyimpan Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Rinaldi, Rinaldi; Triati, Wepit
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan jenis media simpan yang terbaik untukmempertahankan viabilitas dan vigorbenih kopi arabika (Coffea arabica L.) selama penyimpanan.Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Februari 2024 sampai April 2024 di LaboratoriumFakultas Pertanian Universitas Jambi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap(RAL) 2 faktor dengan faktor pertama yaitu media simpan yang terdiri dari 6 taraf perlakuan M0 =kontrol (tanpa media simpan), M1 = sekam padi, M2 = arang sekam padi, M3 = cocopeat, M4 =serbuk gergaji, M5 = arang tempurung kelapa dan faktor kedua lama penyimpanan yang terdiri dari3 taraf perlakuan P1=10 hari, P2 = 20 hari,P3 = 30 hari, tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kalisehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Setelah setiap selesai penyimpanan, benih dikecambahkanselama 40 hari dan pengamatan dilakukan setiap hari hingga akhir perkecambahan. Peubah yangdiamati adalah kadar air benih, daya berkecambah, kecepatan berkecambah, keserempakanberkecambah dan bobot kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanberbagai media simpan mampu mempertahankan viabilitas dan vigor benih kopi arabika (Coffeaarabica L.) selama masa penyimpanan. Cocopeat merupakan media simpan terbaik dalammempertahankan viabilitas dan vigor benih kopi arabika (Coffea arabica L) dengan lamapenyimpanan 30 hari.
Lama Perendaman Benih Kopi Robusta (Coffea robusta L.) dalam Asam Sulfat (H2SO4) Terhadap Pematahan Dormansi Gunawan, Hendra; Lestari, Ardiyaningsih Puji; Jasminarni, Jasminarni
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41327

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak diperdagangkan di dunia yang sebagianbesar dikelola oleh petani skala kecil. Indonesia termasuk negara penghasil kopi yang penting di Asiaselain India dan Philipina. Jenis kopi yang banyak dikenal di dunia adalah kopi Arabika, Robustadan Liberika. Kopi Robusta merupakan jenis yang lebih tahan terhadap penyakit karat daun yangmerupakan penyakit utama pada tanaman kopi. Kopi Robusta lebih banyak diusahakan di Indonesiadibandingkan jenis kopi lainnya.. Benih kopi ini membutuhkan waktu 5 - 8 minggu untukberkecambah dalam kondisi normal. Lamanya waktu perkecambahan dapat diatasi dengan metodepemecahan dormansi benih. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Pertanian Fakultas PertanianUniversitas Jambi dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2020, dengan tujuan mempelajaripengaruh lama perendaman dalam larutan asam sulfat (H2SO4) terhadap pematahan dormansi benihKopi Robusta (Coffea robusta L.) dan mendapatkan waktu lama perendaman yang mampumenghasilkan pematahan dormansi yang cepat. Rancangan percobaan yang digunakan adalahRancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pemecahan dormansi benih, terdiri dari 6 taraf yaitu :Perendaman menggunakan air selama 24 jam, larutan H2SO4 10% selama 10 menit, larutan H2SO410% selama 20 menit, larutan H2SO4 10% selama 30 menit, larutan H2SO4 10% selama 40 menit danlarutan H2SO4 10% selama 50 menit. Peubah yang diamati adalah kadar air benih, daya tumbuh,kecepatan berkecambah, keserempakan berkecambah, panjang kecambah, dan bobot keringkecambah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemecahan dormansi mampu mempercepat danmeningkatkan perkecambahan kopi Robusta. Perlakuan lama perendaman dalam larutan H2SO4 10%selama 10 menit merupakan perlakuan terbaik dalam pemecahan dormansi benih kopi Robusta.
Konversi Hutan Menjadi Tanaman Kayu Manis, Kopi Dan Campuran Kayu Manis Dan Kopi Terhadap Erodibilitas Andisol Di Desa Nilo Dingin Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin Afifa Aprillia Nasution, Hasriati; Suryanto, Suryanto; Yusfanety, Yusfanety
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41328

Abstract

Andisol merupakan tanah yang berada di wilayah pegunungan vulkanik dengan ciri tanahyang berwarna hitam atau gelap yang disebabkan oleh tingginya bahan organik tanah. Andisoltersebar luas di Indonesia, salah satunya Provinsi Jambi dengan luas yaitu 340,479 ha dan luasAndisol pada Kecamatan Lembah Masurai yaitu 688,99 km2. Lahan Andisol di Kabupaten Meranginbanyak dimanfaatkan sebagai lahan pertanian salah satunya tanaman perkebunan kayu manis, kopidan camoran kayu manis dan kopi. Penggunaan lahan Andisol menjadi lahan pertanian akanmempengaruhi karakteristik fisika dan kimia Andisol. Hal ini dapat terjadi karena adanya aktifitaspengolahan tanah dan perkembangan tumbuhan itu sendiri. Pengolahan tanah merupakan salah satupnyebab terjadinya erodibilitas tanah. Tujuan penelitian adalah untuk melihat erodibilita vegetasihutan Andisol yang di konversi menjadi vegetasi kayu manis, vegetasi kopi dan campuran kayumanis dan kopi. Penelitian dilaksanakan di Desa Nilai Dingin Kecamatan Lembah MasuraiKabupaten Merangin . Desa ini terletak pada ketiggian tempat 1300 m diatas permulaan laut. JenisTanah Andisol. Waktu pelaksanaan 4 bulan. Analisis tanah di laksanakan di Laboratorium Fisikadan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Pengambilan sampel tanah dengan metodeproporsif random sampling untuk penentuan tekstur, struktur, kadar bahan organik, berat volumedan permiabelitas, total ruang pori dan erodibilisa tanah pada vegetasi kayu manis, kopi, campurkayu manis dan kopi dan vegetasi hutan primer pada kelerengan 8 % - 15 %. Parameter kadarbahan organik tanah, permiabilitas, berat volume tanah, total ruang pori, erodibilita tanah masingperlakuan di ulang 15 kali. Untuk membedakan erodibilitas Andisol pada vegetasi hutan, kayumanis, kopi, campuran kayu manis dan kopi dan tanah dilakukan dengan Uji Nilai TengahTidak Berpasangan pada taraf 5 %. Dari hasil Uji Nilai Tengah Tidak Berpasangan di dapatkanbahwa penggantian hutan berat volume sama dengan kayu manis, camporan kauyu manis dan kopisama tetapi berbeda dengan kopi. Permiabilitas dan total ruang pori tanah hutan berbeda denganvegetasi kauyu manis, kopi dan campuran. Sementara bahan organik dan erodilitas tanah padahutan sama dengn vegetasi Kayu Manis, Kopi dan campuran Kayu Manis Dan Kopi
Pemberian Kompos Campuran Kotoran Ayam dan Ara Sungsang (Asystasia Gangetica L.T) Terhadap Kemantapan Agregat Ultisol dan Hasil Kedelai Dewi, Lytani Gusta; Refliaty, Refliaty; Syarif, M.
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41329

Abstract

Ultisol salah satu ordo tanah marginal dalam hal pengolahan tanaman pangan memiliki tekstur liatyang tinggi, kemantapan agregat dan permeabilitas tanah rendah dan kandungan bahan organik yangrendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos campuran kotoranayam dan ara sungsang (Asystasia gangetica L.T) terhadap kemantapan agregat Ultisol dan hasilkedelai. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan, Fakultas Pertanian Universitas Jambi, DesaMendalo Indah, Kabupaten Muaro Jambi dari bulan Mei hingga September 2020. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan antara lain k0 = TanpaPemberian Kompos (Kontrol), k1 = 5 ton/ha kompos pupuk kandang dan ara sungsang, k2 = 10 ton/hakompos pupuk kandang ara sungsang, k3 = 15 ton/ha kompos pupuk kandang dan ara sungsang, k4 =20 ton/ha kompos pupuk kandang dan ara sungsang. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kalisehingga terdapat 25 petak percobaan. Parameter yang diamati yaitu persen agregat terbentuk,kemantapan agregat, bahan organik tanah, bobot volume tanah, total ruang pori, tinggi tanaman, danhasil tanaman kedelai. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos kotoran ayam dan arasungsang sebanyak 20 ton/ha memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan persen agregat,kemantapan agregat, total ruang pori, tinggi tanaman dan hasil kedelai. serta menurunkan bobotvolume tanah.
Resistensi Wereng Batang Padi Cokelat (Nilaparvata lugens Stal) di Sentra Padi Kecamatan Kumpeh Ulu Terhadap Beberapa Jenis Bahan Aktif Insektisida Ratna, Yuni; Yunita, Wilma; Ardianti, Ardianti; Pebrianti, Herni Dwinta
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i2.41330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resistensi Nilaparvata lugens Stal di sentra padiKecamatan Kumpeh Ulu terhadap beberapa jenis bahan aktif insektisida. Penelitian ini dilaksanakandi Laboratorium Pestisida dan Gulma Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Terdapat dua tahappengujian toksisitas insektisida yaitu uji pendahuluan dan uji lanjutan. Metode pengujian yangdigunakan adalah metode celup pakan. Uji pendahuluan dilakukan pada N. lugens populasi lapang.Konsentrasi insektisida yang digunakan dalam uji pendahuluan adalah formulasi dari masing-masinginsektisida. Konsentrasi formulasi insektisida yang digunakan adalah 0,5-1 ml/l (monosultap), 4-8ml/l (BPMC), 0,75-1,5 ml/l (permetrin dan abamektin), dan 1-2 ml/l (fipronil). Tujuh konsentrasiuji pendahuluan untuk insektisida monosultap yakni berkisar antara 0,2-0,6 ml/l, BPMC 2,1-3,6 ml/l,permetrin dan abamektin 0,2-0,5 ml/l dan fipronil 0,15-0,45 ml/l. Setiap perlakuan konsentrasi yangdiuji diulang sebanyak tiga kali. Setelah melakukan uji pendahuluan kemudian di dapatkankonsentrasi untuk uji lanjutan. Sembilan taraf konsentrasi insektisida monosultap, BPMC, permetrindan abamektin, dan fipronil yang digunakan pada N. lugens populasi lapang di sentra padi KecamatanKumpeh Ulu. Metode perlakuan pada uji lanjutan dilakukan seperti uji pendahuluan, namun setiapperlakuan yang diuji diulang sebanyak lima kali. Data mortalitas N. lugens pada uji pendahuluan danuji lanjutan untuk setiap jenis insektisida dianalisis dengan program PoloPlus (LeOra SoftwareCompany). Berdasarkan hasil penelitian, N. lugens populasi sentra padi Kecamatan Kumpeh Uluterindikasi resisten terhadap monosultap (NR= 3,95), BPMC (NR= 2,01), permetrin dan abamektin(NR= 1,77) dan fipronil (NR= 2,61).
Pengaruh Tinggi Muka Air Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Budidaya Jenuh Air Rinaldi, Rinaldi; Mestari, Nora Diah
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 1 (2024): Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i1.42012

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Giberelin (GA3) dan Lama Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Kopi Robusta (Coffea robusta L.) Tanpa Kulit Setiyawati, Ida; Neliyati, Neliyati; Jasminarni, Jasminarni
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 1 (2024): Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i1.42013

Abstract

Kopi robusta memiliki keunggulan yaitu resisten terhadap serangan hama dan penyakit serta tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak bersahabat. Oleh sebab itu, kopi robusta mempunyai peranan penting bagi mayoritas pekebun kopi Indonesia sehingga diperlukan upaya peningkatan produktivitas dengan teknologi budidaya yang tepat agar dapat mempertahankan kualitas dan meningkatkan nilainya. Upaya peningkatan produktivitas kopi salah satunya dengan cara melakukan perendaman benih dalam zat pengatur tumbuh giberelin (GA3). Manfaat dari perendaman zat pengatur tumbuh giberelin (GA3) yaitu zat tersebut dapat menekan aktivitas ABA yang terdapat di dalam benih sehingga meningkatkan aktivitas giberelin (GA3) endogen untuk mendorong perkecambahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi giberelin (GA3) dan lama perendaman terhadap perkecambahan benih kopi robusta tanpa kulit, serta mengetahui kombinasi konsentrasi giberelin (GA3) dan lama perendaman yang terbaik terhadap perkecambahan benih kopi robusta tanpa kulit.Penelitian ini dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Jalan Lintas Sumatera Jambi – Muara Bulian Km. 15, Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2020 sampai bulan Desember 2020.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor.Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin (G) dengan 4 taraf perlakuan yaitu g0 (tanpa GA3), g1 (konsetrasi GA3 150 ppm), g2 (konsentrasi GA3 300 ppm), dan g3 (konsentrasi GA3 450 ppm).Faktor kedua adalah lama perendaman (W) dengan 4 taraf perlakuan yaitu w1 (perendaman 2 jam), w2 (perendaman 4 jam), w3 (perendaman 6 jam), dan w4 (perendaman 8 jam).Kedua faktor tersebut menghasilkan 16 kombinasi percobaan.Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 unit percobaan.Setiap satu unit percobaan terdiri dari 20 benih untuk dikecambahkan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan konsentrasi giberelin (GA3) dan lama perendaman memiliki interaksi terhadap parameter indeks kecepatan perkecambahan.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS PELEPAH KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPKMg TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Eaeis guineensis Jacq.) DI PEMBIBITAN UTAMA Yulianto, Andika Wahyu; Sarman, Sarman; Swari, Elly Indra
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 1 (2024): Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i1.42015

Abstract

Oil palm is a plantation commodity that plays an important role in advancing the country's economy. Jambi Province is one of the centers of oil palm plantations in Indonesia. dominated by smallholder plantations which are generally managed in an inaccurate way, causing Jambi Province's oil palm productivity (3,506 kg/ha) to be lower than the National productivity (3,873 kg/ha) and resulting in the expansion of the TTM/TR area. The purpose of this study was to study the effect of applying and obtaining the best dose of palm frond compost and NPKMg fertilizer on the growth of oil palm seedlings (Elaeis guineensis Jacq.). This research was conducted at the Teaching and Research Farm, Faculty of Agriculture, University of Jambi and lasted for months, starting from July-October 2022. This study used a Randomized Block Design (RBD) with 6 treatments, namely: p0 = 100% NPKMg (recommendation), p1 = 20% palm frond compost + 80% NPKMg (R), p2 = 40% palm frond compost + 60% NPKMg (R), p3 = 60% palm frond compost + 40% NPKMg (R), p4 = 80% palm frond compost + 20% NPKMg (R), p5 = 100% palm frond compost. Variables observed included height increase (cm), increase in tuber diameter (mm), increase in the number of leaves (strands), shoot dry weight (g), root dry weight (g) and root crown ratio. The results showed that the application of palm frond compost and NPKMg fertilizer was able to increase growth in the variable increase in weevil diameter and increase in the number of leaves. However, it has not been able to increase the increase in seedling height, shoot dry weight and root dry weight and obtain a good root canopy ratio. Dosage of 60% palm frond compost + 40% NPKMg gave the best average growth of 6 months old oil palm seedlings in the main nursery. In addition, applying palm frond compost can reduce the use of NPKMg fertilizer by 60% or 30 g/seed. Keywords : Main Nursery, Palm Frond Compost, NPKMg Fertilier
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS KULIT KOPI TERHADAP ERODIBILITAS TANAH DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L) PADA ULTISOL. Saputra, Dadan Dwi Jarnanto; Refliaty , Refliaty; Zurhalena, Zurhalena
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 7 No. 1 (2024): Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v7i1.42016

Abstract