cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021" : 12 Documents clear
Penerapan Algoritma Kruskal Pada Jaringan Kabel di Tanjung Selor dady sulaiman
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.802 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.28512

Abstract

Graph theory is a branch of mathematics that has actually existed for more than two hundred years. In everyday life, there are problems regarding optimization that can be solved using a minimum spanning tree, otherwise known as the Minimum Spanning Tree. Kruskal's algorithm is a method used to find and form a minimum spanning tree. The purpose of this research is to obtain the minimum value of a cable network at PT. Telkom Tanjung Selor. The results of the optimal calculation using Kruskal's Algorithm assisted with Maple produce minimum spanning trees with a weight of m compared to the initial value of m. Thus, PT. Telkom Tanjung Selor can save cables as long as m from the total length of the cable installed.
Kekuatan ketidakteraturan sisi graf rantai C[C_n^((m))],n=5,7 Ni Luh Putu Dinna Surya Narita; I Nengah Suparta; I Nyoman Sukajaya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.695 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30612

Abstract

Graf G (V, E) adalah graf terhubung sederhana dengan himpunan titik V dan himpunan sisi E. Pelabelan-k titik adalah fungsi. Graf adalah graf terhubung sederhana dengan himpunan titik  dan himpunan sisi . Pelabelan-  titik adalah fungsi  dengan domain  dan kodomain himpunan . Pelabelan-  titik graf    dikatakan sebagai pelabelan-  takteratur sisi jika untuk setiap dua sisi  dan  yang berbeda pada graf  berlaku , dimana untuk sisi  bobot  diperoleh dari . Kekuatan ketidakteraturan sisi graf  adalah bilangan bulat positif terkecil  sedemikian sehingga  memiliki pelabelan  takteratur sisi dan dinotasikan dengan . Graf rantai  merupakan graf terhubung yang terdiri dari  blok graf siklus n titik, , dimana setiap blok terhubung dengan maksimum dua blok lain melalui titik sekutu. Pengkajian artikel ini didasarkan pada dugaan (conjecture) 1 dalam artikel A. Ahmad, A. Gupta, dan R. Simanjuntak (2018); yang menyatakan bahwa untuk setiap  dengan  menyatakan bilangan bulat terkecil yang lebih dari atau sama dengan x. Pada artikel ini diturunkan kekuatan ketakteraturan sisi dari  graf rantai  untuk 5 dan 7, dengan m  2.Graph  is considered as a simple connected graph with vertex set V and edge set E. A vertex labeling is a mapping  with domain  and codomain. A vertex labeling  is said to be an edge irregular labeling of graph  if for every two different edges  and , , where the weight of an edge  is . The edge irregularity strength of  is the minimum value of  for which  has an edge irregular -labeling and is denoted by . A chain graph  is a connected graph of  blocks of n-vertex cycle , where each block is connected with maximum two other blocks through a common vertex. This article is based on conjecture 1 of A. Ahmad, A. Gupta, R. Simanjuntak which states that for every ,  where  is the integer greater than or equal to x. Here we derive the irregularity strength of chain graphs  for and  with m  2.
Optimalisasi Pembelajaran Bilingual Preview-Review sebagai Wahana untuk Melatih Pemahaman Konsep dan Speaking Ability Mahasiswa S1 Pendidikan IPA Undiksha luh mitha priyanka
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.201 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30632

Abstract

This study aims to reveal the effectiveness of preview-review bilingual instructional model on the conceptual understanding and speaking ability undergraduate student of science education. This study is quasy experiment with post-test only control group design. Subject of this study are undergraduate student of science education class 1A who join conventional bilingual instructional model and undergraduate student of science education class 1B who join preview-review bilingual instructional model. Data were collected through tests to determine the understanding of students 'concepts and non-test through observation sheets to measure students' speaking abilities. Data was analyzed using prerequisite tests and hypothesis testing. The prerequisite test was carried out with the normality test, homogeneity, variance-covariance matrices, and correlation between dependent variables, while the hypothesis test was carried out by using the Manova test with 5% of significance level. The results of data analysis show that there are differences in concept understanding and speaking ability between Science Education students who join preview-review bilingual instructional model and conventional bilingual instructional model in Basic Science courses.
Analisis Kesulitan Kegiatan Praktikum Kimia Dasar Mahasiswa S1 Tadris IPA IAIN Kudus Di Masa Pandemi Covid-19 Wasithotul Khoiroh; Noor Aini; Henry Setya Budhi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.182 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30678

Abstract

Perkuliahan mulai dilakukan secara daring per akhir maret 2020 di seluruh penyelenggara pendidikan. Kegiatan praktikum turut dialihkan ke pembelajaran daring. Pengajar memaparkan materi praktikum secara jarak jauh dan mengemas pelaksanaan praktik dalam bentuk virtual dan luring. Selama pelaksanaannya berlangsung terdapat beberapa hal yang menjadikan kesulitan yang telah mahasiswa alami selama kegiatan praktikum terlaksana, secara khusus bagi mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitaif dengan metode dekskriptif. Pengumpulan datanya menggunakan angket tertutup dan wawancara melalui google form. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya permasalahan yang dialami mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum kimia dasar secara virtual dan luring dapat dikelompokkan menjadi aspek internal dan eksternal. Aspek yang paling dominan dalam aspek eksternal yaitu indicator tugas yang diberikan oleh dosen. Sedangkan aspek internal nya yaitu indicator kognitif yang menyebabkan kesulitan kegiatan praktikum kimia dasar di masa pandemic covid-19.Kata-kata kunci: kesulitan; mahasiswa; praktikum virtual; covid-19
E-Modul Aljabar Matrik Salah Satu Media Pembelajaran Sebagai Solusi Memahami Operasi Baris Elementer soffi widyanesti priwantoro; syariful fahmi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.55 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.31507

Abstract

Tujuan peneltian ini adalah mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh mahasiswa untuk memahami beberapa materi yang dianggap sulit yaitu operasi baris elementer melalui media pembelajaran yang dapat meningkatkan proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrument angket , wawancara dan observasi. Dari hasil angket yang diberikan kepada mahasiswa mengenai urutan pokok bahasan yang tersulit adalah operasi baris elementer sebesar 33,33%, eliminasi gauss Jordan 26,67%, dan 13,33% solusi system persamaan linier dan matriks eselon baris. Sedangkan angket kebutuhan diperoleh 80% menghendaki adanya media video untuk melengkapi proses pembelajaran,73,33% menghendaki media video yang dapat diputar ulang dengan kuota internet yang tidak terlalu boros dan 86,67% menghendaki adanya contoh soal yang bervariasi penyelesaiannya.  Dengan demikian untuk memenuhi kebutuhan agar tujuan proses pembelajran aljabar matriks dapat tercapai maka diperlukan media e-modul yang berbasis video.
MENENTUKAN CADANGAN PROSPEKTIF DAN RETROSPEKTIF PECAHAN ASURANSI JIWA JOINT LIFE UNTUK DUA ORANG TERTANGGUNG Sam Wibowo; Rudi Ruswandi; Ahmad Faisol
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.71 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.32040

Abstract

Cadangan premi adalah sejumlah dana yang harus disiapkan perusahaan asuransi untuk membayarkan benefit kepada tertanggung. Cadangan premi dapat dihitung berdasarkan pengeluaran di masa lalu yang disebut cadangan retrospektif dan juga dapat dihitung berdasarkan pengeluaran di masa depan yang disebut cadangan prospektif. Cadangan yang dihitung beberapa kali dalam satu tahun disebut cadangan pecahan. Dalam penelitian ini, jenis asuransi yang akan dihitung adalah asuransi joint life berjangka untuk dua orang tertanggung dengan asumsi sepasang suami-istri menandatangani polis asuransi saat berumur masing-masing50 tahun dan 45tahun, tingkat suku bunga sebesar5%, kontrak asuransi selama 10 tahun, cadangan dihitung persemester, dan benefit sebesar Rp.50.000.000. Tabel mortalita yang digunakan adalah Tabel Mortalita Indonesia 2011 untuk laki-laki dan perempuan. Berdasarkan analisis penelitian, cadangan semester ganjil maupun semester genap setiap waktunya konsisten meningkat sampai titik tertinggi, setelah itu menurun hingga semester terakhir masa kontrak asuransi cadangannya sebesar Rp 0. Cadangan pada semester genap selalu lebih besar dari cadangan semester ganjil sebelumnya maupun sesudanya, hal ini disebabkan oleh unearned premiumi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA liberkat solomasi hulu
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.971 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.32564

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan : (1) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional, pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, (3)  perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPTK Galang Kasih Denpasar yang berjumlah 76 orang dengan sampel berjumlah 52 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Rancangan penelitian menggunakan quasi eksperiment dengan menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Data yang diperoleh berupa skor tes hasil belajar dan skor motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil analisis menunjukkan : (1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan Sig.0,001<0,05; (2) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi dengan Sig.0,001<0,05; (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah dengan Sig.0,001<0,05.
Analisis modulus elastisitas daun pisang menggunakan video base labolatory (tracker) Sabila Yasaroh; Heru Kuswanto
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.593 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.33529

Abstract

Tempe packaging plays an important role to avoid contamination of microorganisms. Many studies have shown that the best packaging is banana leaves; compared to other wrappers such as plastic, paper and teak leaves. Of the various types of banana trees that grow in Indonesia, it is necessary to select the right leaves to produce an elastic wrapper so that it is not easily torn in order to support the optimization of tempe production itself. This research is an experimental study using linear regression analysis method, the relationship between the square of the oscillation period to the load mass and data collection for the determination of the modulus of elasticity of the material is carried out by using banana leaf oscillations with variations in the load mass which are videotaped and analyzed using tracker software. Furthermore, from the T2 to M data is carried out by linear regression and obtained a gradient value that will be used to determine the modulus of elasticity of banana leaves. It was obtained that the modulus of elasticity of banana leaves was E = 4.92 × 102 Nm-2 for young leaves, E = 8.59 × 102 Nm-2 for medium leaves, and E = 13.22 × 102 Nm-2 for old leaves with relative error of 11.6% or 0.116.
Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Berdasarkan Gender Wiwin Puspita Hadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.266 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.34047

Abstract

Kemampuan penalaran  ilmiah adalah faktor penting dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam sains. Pola-pola penalaran ilmiah memungkinkan siswa menganalisis fakta atau informasi secara logis dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penalaran ilmiah yaitu penalaran korelasional, penalaran probabilistik, dan penalaran proporsional antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 9 Gresik dengan menggunakan desain quasi eksperimen. Instrumen pengambilan data adalah soal uraian yang berisikan soal untuk mengukur penalaran korelasional, penalaran probabilistik, dan penalaran proporsional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan penalaran ilmiah antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Kemampuan penalaran korelasional dan probabilistik siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki, tetapi untuk kemampuan proporsional siswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Penelitian ini membawa implikasi bahwa dalam proses pembelajaran sains di kelas harus memperhatikan karakteristik antara siswa laki-laki dengan siswa perempuansehingga dapat meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah siswa. Kata-kata kunci: Kemampuan; Penalaran Ilmiah; Gender
Analisis kestabilan model penyebaran penyakit tuberkulosis dengan menggunakan mseitr Dwi Roudhotillah; Tjang Daniel Chandra
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.491 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.34503

Abstract

Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Mycrobacterium tuberculosis dengan media penularan melalui udara. Hal ini terjadi ketika seorang invidu tengah menghirup bakteri dari penderita yang sedang batuk, bersin, berbicara atau meludah Kasus Tuberkulosis di Indonesia per 17 Mei 2018 sebanyak 420.994 kasus. Tiga provinsi yang menjadi penyumbang terbanyak kasus Tuberkulosis adalah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa tengah sebesar 44%  dari seluruh kasus. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis kasus penyebaran penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur dengan menggunakan model MSEITR dan mensimulasikan model yang dihasilkan dengan menggunakan data yang didapatkan dari Data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu mencari titik equilibrium, manganalisa kestabilan dari titik equilibrium, menghitung bilangan reproduksi dasar  , dan mendapatkan hasil simulasi model MSEITR dengan Maple17. Menurut hasil analisa yang telah dilakukan, terdapat dua titik equilibrium berupa titik equilibrium bebas penyakit, dan titik equilibrium endemik. Apabila bilangan reproduksi dasar  maka disimpulkan bahwa titik equilibrium bebas penyakit dalam keadaan stabil asimtotik lokal, apabila  maka disimpulkan bahwa titik equilibrium endemik dalam keadaan stabil asimtotik lokal. Berdasarkan data kasus penyebaran penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur telah diperoleh bilangan reproduksi dasar . Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur tidak akan menjadai endemik dengan menggunakan model MSEITR.Kata-kata kunci: MSEITR; Tuberkulosis; Bilangan Reproduksi Dasar

Page 1 of 2 | Total Record : 12