cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP POST PARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI BPS AMRINA, Amd.Keb KELURAHAN GANJAR ASRI KECAMATAN METRO BARAT KOTA METRO TAHUN 2016 Dewi Yuliasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.473 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.109

Abstract

Sekresi ASI diatur oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Cakupan pemberian ASI eksklusif terendah berada diwilayah kerja Puskesmas Bernung yaitu 9,8%. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI antara lain adalah makanan,ketenangan jiwa dan fikiran, penggunaan alat kontrasepsi, perawatan payudara, anatomis payudara, factor fisiologi, polaistirahat, factor isapan anak atau frekuensi penyusuan, berat badan bayi, umur kehamilan saat melahirkan, konsumsi rokokdan alcohol. Penggunaan pil kontrasepsi kombinasi estrogen dan progestin berkaitan dengan penurunan volume dandurasi. Tujuan penelitian diketahui hubungan penggunaan KB Pil dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah KerjaPuskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran Tahun 2014.Metode penelitian ini Analitik Observasional dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasipada penelitian ini adalah ibu menyusui di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran sejumlah 96 ibu menyusui. Sampel96 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan analisa data dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden tidak menggunakan KB Pil yaitu sebanyak 35responden (36,5%). Sebagian besar responden dengan produksi ASI yang cukup yaitu sebanyak 57 responden (59,4%).Ada hubungan penggunaan KB Pil dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas BernungKabupaten Pesawaran Tahun 2014 (p value 0,023<0,05). Saran agar memberikan penyuluhan tentang alat kontrasepsiyang dapat digunakan bagi wanita menyusui sehingga tidak mengganggu proses laktasi yang disebabkan karena produksiASI yang berkurang.Kesimpulan dari hasil penelitian terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ,status ekonomi dengananemia pada ibu hamil didapatkan nilai p-value < 0,005 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa factor yangberhubungan dengan kejadian anemia adalah pengetahuandan status ekonomi,dengan demikian maka disarankan padaibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan dalam memahami gizi ibu hamil guna mencegahnya terjadinya anemia.
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP MOTOR ABILITY DAN VO 2 max PEMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SMPN 4 GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Siti Nursondang; Setiawati Setiawati; Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.052 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.204

Abstract

Hospitalisasi (rawat inap) pada pasien anak dapat menyebabkan kecemasan dan stres. Pre survey pada bulan September 2014 di ruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung didapatkan 15 pasien anak  usia pra sekolah yang akan dilakukan tindakan pemasangan infus dan pengambilan sampel darah didapatkan 10 orang (66%) menangis ketika melihat perawat yang akan memberikan tindakan medis, 3 orang (20%) menangis meminta pulang ketika didatangi perawat dan 2 orang (14%) selalu minta ditemani orangtuanya karena takut ditinggal orangtuanya. Tujuan penelitian diketahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di Ruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014.  Jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh orang tua dan pasien anak usia pra sekolah yang dirawat di Ruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada bulan November 2014 dengan sampel sebanyak 39 orang. Analisa data menggunakan statistik Chi Square.   Hasil penelitian sebagian besar dukungan keluarga tidak baik sebanyak 22 orang (56,4%). Sebagian besar anak usia pra sekolah mengalami kecemasan sebanyak 25 orang (64,1%). Ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di Ruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014 (p-value = 0,003 dan OR = 11,611). Saran bagi Rumah Sakit perlu disusun/diteliti suatu prosedur baku yang memungkinkan tindakan penurunan/ reduksi kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 3 – 4 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON BANDAR LAMPUNG TAHUN 2012 Putu Kurniawan; Umi Romayati; Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.354 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.159

Abstract

Penyakit diare di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama, hal ini disebabkankarena masih tingginya angka kesakitan diare yang menimbulkan banyak kematian terutama pada bayi dan balita. Penyakitdiare di Puskesmas Kemiling Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung pada tahun 2013 tercatat sebanyak 1.134kejadian diare (Dinkes Kota Bandar Lampung, 2013). Faktor yang menjadi pendorong terjadinya diare yaitu faktor perilaku,faktor penjamu dan faktor lingkungan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan perilaku ibu dengan kejadian diare pada bayiusia 6-12 bulan di Puskesmas Kemiling Kecamatan Kemiling Kota Bandar lampung tahun 2014.Desain penelitian Analitik dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik sampling total sampling, peneliti mengambilsampel dari seluruh populasi yang ada dalam penelitian ini, yaitu semua kunjungan ibu dan bayi usia 6-12 bulan diPuskesmas Kemiling Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung pada bulan april tahun 2014 sebanyak 64 orang. Analisadata menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian diare pada bayi (p-value = 0,008, OR =6,429). Ada hubungan penggunaan botol susu dengan kejadian diare pada bayi (p-value = 0,001, OR = 6,889). Adahubungan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare pada bayi di Puskesmas Kemiling Kecamatan Kemiling KotaBandar Lampung (p-value = 0,022, OR = 3,889). Saran Perlu dilakukan penyuluhan kepada masyarakat yang ada dipuskesmas kemiling terutama perilaku ibu akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif untuk bayi, membersihkan botol sususebelum dan sesudah digunakan dengan menggunakan air mengalir dan direbus didalam panci kurang lebih lima menit,dan melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum makan, setelah BAB, sebelum kontak dengan bayi,sebelum memberikan dan menyuapi makanan kepada bayi.
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN INTERDIALISIS DENGAN KEJADIAN HIPOTENSI INTRADIALISIS PADA PASIEN CRONIC KIDNEY DESEASE DI RUANG HEMODIALISA RSUD Dr.H.ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 Fadhlie Ibrahim; Rahma Elliya; Teguh Pribadi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.006 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.724

Abstract

Penyakit TB Paru (Tuberkulosis Paru) merupakan salah satu contoh penyakit infeksi pada saluran pernapasan dan merupakan menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis.Di Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni, prevalensi penderita TB Paru itahun 2012 sebesar 33 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungankeluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB parudi Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien TB paru yang telah mengikuti program pengobatan TB paru periode Juli – Oktober 2013 di Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 42 orang, sampel adalah total populasi. Pengumpulan datadengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2013 ( p value 0,014 OR 7,071). Saran pada keluarga dan pasien agar meningkatkan peran serta dalam pengobatan TB dan perlunya pendekatan lintas sektoral khususnya upaya peningkatan ekonomi masyarakat sehingga tidak menjadi alasan lagi untuk tidak minumobat oleh karena efek samping yang mengganggu aktivitas pekerjaan pasien.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP KELAS III DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.A.DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Andoko Andoko; Dimas Ning Pangesti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.636 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.221

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi hipertensi di provinsi Lampung berdasarkan hasil pengukuran darah yaitu 24,7%. Berdasarkan profil kesehatan Puskesmas Krui angka kejadian hipertensi 530 dari 9.422 pasien (5,6%) pada tahun 2014. Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan salah satu dari jenis terapi herbal untuk penanganan penyakit hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah Tidak efektifitas yang terjadi pada diabetes di wilayah Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2015.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 44 orang dengan sampel sejumlah 40 orang. Instrumen-instrumen data dalam penelitian ini menggunakan tatacara kerja. Analisa data yang merupakan uji T-Independen.Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah systole sebelum diberi rebusan daun salam adalah 166.5 mmHg, diastole 94.5 mmHg. Rata-rata tekanan darah systole sebelum diberi rebusan daun salam + Amlodipine adalah 155.25 mmHg, diastole 90.5 mmHg. Rata- rata tekanan darah systole sesudah diberi rebusan daun salam adalah 145.75 mmHg, diastole 87.75 mmHg. Rata-rata tekanan darah systole sesudah diberi rebusan daun salam + Amlodipine adalah 155.25 mmHg, diastole 90.5 mmHg. Ada perbedaan penurunan tekanan darah systole setelah mengkonsumsi rebusan daun salam dengan setelah mengkonsumsi rebusan daun salam + Amlodipine di wilayah Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2015 ( p value 0,001). Saran bagi petugas kesehatan untuk dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai salah satu terapi alternatif dalam pengobatan hipertensi primer dan agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat..
STATUS KERENTANAN NYAMUK Aedes aegypti TERHADAP INSEKTISIDA MALATION 5% DI KOTA SURABAYA Vida Wira Utami
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.552 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.150

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih sangat tinggi bila dibandingkan dengan negara-negara ASEANlainnya. Kebijakan Departemen Kesehatan dalam upaya mempercepat penurunan AKI pada dasarnya mengacu kepadaintervensi strategis "Empat Pilar Safe Motherhood", yaitu pilar pertama Keluarga Berencana. Dalam Keluarga Berencanamasalah utama yang kita hadapi saat ini adalah rendahnya penggunaan kontrasepsi pada laki – laki khususnya vasektomi.Di Kota bandar lampung, pencapaian vasektomi hanya 15,3% dari target yang ditentukan, dan merupakan urutan ke 33 dari33 propinsi yang ada di Indonesia.Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaanvasektomi di Kota Bandar Lampung.Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan desain case control, dengan mencari hubunganseberapa jauh faktor – faktor yang mempengaruhi penggunaan vasektomi terhadap penggunaan vasektomi itu sendiri.Kelompok kasus adalah pria yang menggunakan vasektomi, sedangkan kelompok kontrol adalah pria yang tidakmenggunakan vasektomi. Sampel kasus sebanyak 71 orang dan kontrol sebanyak 71 orang.Hasil penelitian pada analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuanterhadap penggunaan vasektomi (p value = 0.006, OR = 2,742 ), sikap terhadap penggunaan vasektomi (p value = 0.000,OR = 3,880 ), pendidikan terhadap penggunaan vasektomi (p value = 0.059, OR = 2,902 ), jumlah anak terhadappenggunaan vasektomi (p value = 0.129, OR = 0,564 ), pekerjaan terhadap penggunaan vasektomi (p value = 0.791, OR =0,753), dukungan istri terhadap penggunaan vasektomi (p value = 0.000, OR = 20,364). Dari analisis multivariat faktor yangpaling dominan mempengaruhi penggunaan vasektomi adalah dukungan istri dengan p-value = 0,000, OR = 20,364 dan CI95% = 8,048 – 51,526. Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan Komunikasi Informasi Edukasi melaluipaguyuban atau kelompok KB bagi pasangan suami istri tentang vasektomi untuk meningkatkan pengetahuan merekatentang vasektomi.
hubungan paritas dan usia Devita Febriani Putri; Nurhaida Widiani; Debi Arivo
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.338 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i4.81

Abstract

TRANSOVARIAL TRANSMISSION OF DENV IN AEDES AEGYPTI Background: Transovarial transmission of dengue virus in Aedes aegypti mosquitoes is a vertical transmission of dengue virus infection in female Ae. aegypti mosquitoes to the offspring. The phenomenon of transovarial dengue virus transmission in Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) vectors has been proven by laboratory and nature, which indicates the transovarial transmission of dengue virus has an important role in maintaining the dengue epidemic. DHF vector control especially Ae. aegypti mosquitoes is an effective method of stopping transmission and expansion of dengue cases.Purpose: This scientific article aims to understand the spread of dengue virus transovarially in dengue mosquito vectors, and its relation to the prediction of outbreak dengue cases as information on DHF vector surveillance so that it can make the appropriate control program.Methods: Collecting several scientific articles to obtain information on the studies that have been done and summarizing the results of the study.Results: Several result of study are proving that transovarial transmission of dengue virus in Aedes spp. mosquitoes  can predict dengue outbreaks case by monitoring the stadium immature Aedes sp., but it need further comprehension statistically about occurrence of dengue outbreaks and the increasing of dengue virus infections in immature stadium of mosquitoes.Discussion: Transovarial transmission rates from Ae. aegypti mosquito sample obtained from nature may be lower than in the laboratory, because laboratory condition can be controlled in accordande with the development of viruses in mosquito bodies. The dengue virus is proven to be able to spread between stages from eggs, larvae, pupae to imago and Ae. aegypti mosquitoes can act as reservoirs for  dengue virus until the 7th progeni.Conclusion: Dispersion dengue virus through transovarial in Ae. aegypti mosquito playing important role in viruses maintained in nature during absence of viremic vertebrata host or when the climate condition are not favorable for that viruses. Continuous monitoring of Ae. aegypti mosquitoes population vector related the early detection of virus circulation may contribute to the prediction models for dengue outbreaks, so that DHF control can be more effective.Pendahuluan: Penularan virus dengue secara transovarial pada nyamuk Aedes aegypti adalah transmisi secara vertikal dari nyamuk Ae. aegypti betina yang infektif virus dengue kepada keturunannya. Fenomena penularan transovarial virus dengue pada vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) telah banyak dibuktikan skala laboratorium dan secara natural di alam, yang mengindikasikan penularan transovarial virus dengue memiliki peranan penting dalam mempertahankan epidemik DBD. Pengendalian vektor DBD khususnya nyamuk Ae. aegypti merupakan salah satu metode efektif dalam menghentikan penularan dan perluasan kasus DBD.Tujuan: Studi ini untuk memahami penyebaran virus dengue secara transovarial  pada vektor nyamuk DBD, serta kaitannya  terhadap prediksi kasus luar biasa (KLB) DBD sebagai informasi surveilans vektor DBD sehingga dapat membuat program pengendalian yang tepat.Metode: Dengan mengumpulkan beberapa artikel ilmiah untuk mendapatkan informasi studi yang telah dilakukan sebelumnya dan membuat ringkasan dari hasil studi tersebut.Hasil: Beberapa studi membuktikan penelitian transovarial virus dengue pada nyamuk Aedes spp. dapat memprediksi kasus KLB DBD dengan cara memonitoring stadium immature Aedes sp., namun perlu dilakukan studi statistik lebih lanjut untuk membuktikan hubungan terjadinya KLB DBD dan meningkatnya infeksi virus dengue pada stadium immature nyamuk.Pembahasan: Angka infeksi penularan transovarial virus dengue dari sampel nyamuk Ae. aegypti yang didapatkan langsung dari alam lebih rendah dari skala laboratorium, dikarenakan kondisi laboratorium dapat dikendalikan sesuai dengan perkembangan virus ditubuh nyamuk. Virus dengue terbukti dapat menyebar antar stadium dari telur, larva, pupa, sampai imago dan nyamuk Ae. aegypti dapat menjadi reservoir virus dengue sampai progeni ke 7.Kesimpulan: Penyebaran virus dengue secara transovarial pada nyamuk Ae. aegypti berperan penting dalam mempertahankan keberadaan virus di alam khususnya dimana tidak ada hospes vertebrata yang viremik atau ketika  keadaan (kondisi iklim) yang tidak menguntungkan virus tersebut di alam. Pemantauan berkelanjutan pada vektor demam berdarah nyamuk Ae. aegypti terkait deteksi dini sirkulasi virus dengue dapat berkontribusi pada pengembangan model prediksi KLB DBD, sehingga pengendalian DBD dapat lebih efektif.
PENGARUH MINUMAN KOPI LUWAK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Nurul Isnaini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.259 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.115

Abstract

Infeksi sebagai salah satu penyebab kematian ibu dapat terjadi selama masa kehamilan, persalinan dan nifas.Sekitar 25% infeksi intrauterin disebabkan oleh ketuban pecah dini, makin lama jarak antara ketuban pecah denganpersalinan, makin tinggi pula risiko morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Trend kejadian ketuban pecah dini dalam 4tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Tahun 2011 kejadian ketuban pecah dini sebesar 6,13%, tahun 2012 kejadianketuban pecah dini sebesar 8,23%, tahun 2013 kejadian ketuban pecah dini sebesar 9,31%, tahun 2014 sebanyak 9,8%.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian deskriptif. Populasi seluruh ibu bersalin denganketuban pecah dini diruang kebidanan RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang berjumlah 150 responden,sampel penelitian seluruh ibu bersalin dengan ketuban pecah dini diruang kebidanan RSUD Dr.H.Abdul Moeloek ProvinsiLampung yang berjumlah 150 responden, dengan teknik Total Populasi. Data yang digunakan data sekunder, alatpengumpulan data berupa lembar check list. Analisa data yang digunakan adalah univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden berdasarkan karakteristik penyebab ketubanpecah dini di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung adalah kejadian gemeli sebanyak 15 (10%) orang, makrosomiasebanyak 10 (6,7%) orang, kelainan letak lintang sebanyak 7 (4,7%) orang dan kejadian kelainan letak sungsang sebanyak40 (26,7%) orang. Mengingat karakteristik terbesar dari ketuban pecah dini adalah kelainan letak sungsang, diharapkan ibuhamil untuk dapat memantau kehamilannya dengan melakukan kunjungan ANC secara teratur.
PERANAN PANTI ASUHAN DALAM PEMBERDAYAAN ANAK MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL DI PANTI ASUHAN Nita Evrianasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.617 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.105

Abstract

Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejakkonsepsi sampai dewasa.Dari hasil prasurvey yang peneliti lakukan pada tanggal 25 Juni 2015 di Posyandu PugungRaharjo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur, jumlah ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan sebanyak 116orang.Ibu yang datang ke posyandu sebagian besar mengatakan tidak tahu dan tidak mengerti tentang tumbuh kembanganaknya. Disamping itu didapatkan data ada 4 orang bayi yang mengalami gangguan tumbuh kembang. Di temukan jugakurangnya kesadaran ibu yang memiliki bayi di atas usia 9 bulan untuk rutin memeriksakan tumbuh kembang anaknya keposyandu. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang bayi 0-12 bulandi Wilayah Kerja Puskesmas Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur Tahun 2015.Desain penelitian dilakukan secara survei deskriptif dengan pendekatan cross-sectional.Populasi dalam penelitianini adalah semua ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan di Posyandu Desa Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung UdikLampung Timur berjumlah 116 orang.Sampel di ambil dengan menggunakan systematic random sampling yang berjumlah36 orang.Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan penyajianhasil menggunakan distribusi frekuensi.Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang bayi 0-12 bulandalam kategori baik sebanyak 10 orang (27,8%), kategori cukup sebanyak 21 orang (58,3%), kategori kurang baik sebanyak5 orang (13,9%). Saran peneliti adalah diharapkan ibu agar lebih aktif dalam memeriksakan anaknya ke Posyandu setiapbulan.
FAKTOR KEJADIAN KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2014 Rosmiyati Rosmiyati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.656 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.245

Abstract

Pendahuluan: Meningkatnya AKI di Indonesia disebabkan oleh banyak hal, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya AKI adalah sikap dan perilaku selama hamil. Ketidakpatuhan dalam pemeriksaan kehamilan dapat menyebabkan tidak diketahuinya berbagai komplikasi ibu yang dapat mempengaruhi kehamilan, persalinan, nifas maupun bayi yang dilahirkan. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan kepatuhan kunjungan ANC terhadap perilaku PNC pada ibu post partum di Desa Suka Banjar Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2016.Metode: Penelitian yang digunakan adalah kunatitatif dengan rancangan penelitian menggunakan metode crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum di Desa Suka Banjar Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran Bulan Februari-Maret 2016 yang berjumlah 66 orang, sedangkan sampel yang diambil berdasarkan total populasi yang berjumlah 66 orang. Analisis univariat dalam penelitian ini adalah persentase sedangkan analisis bivariat menggunakan uji chi square.Hasil: Dalam penelitian diperoleh sebagian besar responden tidak patuh pada kunjungan ANC sebesar 51,5 %, perilaku PNC sebagian besar baik yaitu 59,1 %. Hasil uji chi square diperoleh p-value = 0,021 < 0,05 disimpulkan Ada hubungan antara kepatuhan kunjungan ANC terhadap perilaku PNC pada ibu post partum di Desa Suka Banjar Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2016. Saran dalam penelitian ini agar Puskesmas dapat meningkatkan kegiatan bagi masyarakat dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya wanita usia subur pada pertemuan sebulan sekali tentang persiapan masa kehamilan dan apa saja yang harus dilakukan serta pentingnya pemeriksaan ANC dan kapan waktu yang baik untuk memulai pemeriksaan kehamilan dan pemeriksaan lanjutan sehingga cakupan pemeriksaan kehamilan dan masa nifas bukan hanya teratur saja tetapi harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, yaitu minimal 4 kali selama kehamilan dan 3 kali selama masa nifas.