cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2019)" : 32 Documents clear
Pendidikan Lingkungan Sebagai Media Pengenalan Sains dan Teknologi Bagi Siswa Menegah di Kabupaten Lombok Barat Immy Suci Rohyani; Hilman Ahyadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.117 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.359

Abstract

Abstract: Perkembangnnya sains dan teknologi akhir-akhir ini menuntut perlunya inovasi dibidang pendidikan dan pengajaran sains, agar siswa termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran sains dan teknologi dengan pendekatan pendidikan lingkungan ternyata mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap ilmu sains. Kegiatan ini bertujuan Memperkenalkan kepada siswa menengah khususnya yang berada di Kabupaten Lombok Barat terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi. Meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran sains melalui konsep pendidikan lingkungan dan meningkatkan minat siswa menengah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi basic sains. Manfaat dari kegiatan ini diharapkan siswa menengah khususnya yang berada di Kabupaten Lombok Barat semakin tertarik belajar sains dan teknologi melalui pendekatan pendidikan lingkungan serta menumbuhkan kesadaran siswa terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi dan pada akhirnya semakin banyak siswa yang tertarik untuk melanjutkan keperguruan tinggi basic sains. Metode yang digunakan untuk kegiatan pendidikan lingkungan dan pembelajaran sains dan teknologi yaitu Focus Group Discuss (FGD) yang dilakuakan di lapangan. Praktik langsung pengenalan konsep pembelajaran di lapangan. Sosialisasi perguruan tinggi dilakukan melalui seminar yang menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dan alumni serta kunjungan langsung ke laboratorium dan fasilitas umum yang menunjang proses pembelajaran. Luaran dari kegiatan ini diharpkan dapat meningkatnya keperdulian siswa terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi belakangan ini, meningkatnya jumlah siswa menengah yang tertarik belajar sains dan teknologi, meningkatkan jumlah siswa yang tertaik melanjutkan ke perguruan tinggi basic sains. Kata Kunci: Pendidikan Lingkungan; Sains dan Teknologi; Siswa Menegah
Pengembangan Bahan Ajar dan LKPD IPA untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Sains Bagi Guru Anggota MGMP IPA SMP di Kota Mataram Dadi Setiadi; A Wahab Jufri; Agus Ramdani; Jamaluddin Jamaluddin; Imam Bachtiar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.566 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.372

Abstract

Pengembangan kompetensi literasi sains merupakan hal yang penting dalam membekali peserta didik  di tingkat satuan pendidikan menengah pertama/SMP. Kompetensi tersebut  merupakan dasar untuk pengembangan tagihan kompetensi  kurikulum 2013 SMP termasuk didalamnya adalah  proses dan evaluasi hasil belajar. Selain itu kurikulum 2013 mata pelajaran IPA SMP 2013 menagih peserta didik untuk bisa memiliki keterampilan berpikir tinggi dan kreatif dimana didalamnya termasuk kemampuan literasi sains. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu didukung adanya bahan ajar dan LKPD yang dapat mengarahkan peserta didik memiliki kemampuan literaisi sains. Tujuan kegiatan pengabdian yang akan dilakukan  adalah  Mengembangkan pemahaman guru an Hasil menunjukan bahwa peserta workshop guru-guru SMP mata pelajaran IPA memiliki pemahaman sangat baik dan komprehensif terkait dengan pemahaman bagaimana menysusun bahan ajar dan LKPD  yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMP dalam pelajaran IPA. Selain itu para peserta telah memiliki keterampilan dalam menyusun bahan ajar dan LKPD yang dapat keningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik. Tetapi tim pengabdian harus terus mendampingi para guru tersebut sampai betul betul terampil dalam menyusun bahan ajar LKPD sampai dengan merevisi ketika digunakan dan mengembangkannya agarn hasil tersebut bisa memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan peserta didik.Kemampuan para peserta workshop yang cukup baik dalam menyusun bahan ajar dan LKPD mata pelajaran IPA bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP di Kota Mataram khususnya dalam mengembangkan kemampuan literasi sains peserta didik. Selain itu bahan ajar dan LKPD perlu tetap dikembangkan disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan tagihan hasil belajar mata pelajaran IPA di SMP di masa sekarang dan akan dating sehingga kompetensi  peserta didik sesuai dengan yang dibutuhkan dan kondisi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.ggota MGMP IPA Kota Mataram dalam menyusun bahan ajar dan LKPD yang dapat meningkatkan kemamapuan literasi sains; Mengembangkan keterampilan guru guru anggota MGMP IPA Kota Mataram dalam menyusun LKPD yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui workshop yang lebih berbasis pada praktek langsung menyusun dan mendisain bahan ajar dan LKPD yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains.  Kata-Kata Kunci :  literasi sains. bahan ajar LKPD
Membangun Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan Melalui Penanaman Mangrove Pencegah Banjir Rob Jakarta Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.291 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.331

Abstract

The purpose of community service activities is to provide knowledge and direct experience to students about the effects of tidal floods and improve the environment affected by tidal flooding through mangrove or mangrove replanting activities on vacant land around the coast or coastline. The method used is field recovery and community service where the activity is divided into several activities, including: a. the introduction of mangroves and how they are planted and how they grow and develop. b. presentation of material about tides or tides in the Jakarta sea that entered the Jakarta coastline area, the impact and problems if open land around the coast is gone. c. open land planting activities around Pantai Indah Kapuk-Muara Angke, North Jakarta. The results of the activities are a. Presentation of Material Regarding Mangrove Plants and Jakarta Sea Tides. b. mangrove planting in open fields. Summary of activities are a. that mangrove land in the Jakarta area, especially in the Pantai Indah Kapuk-Muara Angke region, North Jakarta has experienced a narrowing which resulted in the area of catchment and retaining sea tides or Jakarta has experienced a slight function. b. With the existence of field recovery activities and community service, students are expected to get direct experience and be able to solve problems that occur in the surrounding environment. c. The function of mangrove land is very important for the preservation and diversity of swamps or mangrove land.Keywords: Mangrove Plants; Rob Jakarta; Environmental Concern.
Pelatihan Penyusunan Penulisan Karya Ilmiah (PTK) di Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Bermi Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat Fahruddin Fahruddin; Sudirman Sudirman; A Hari Witono; Mansur Hakim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.909 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.366

Abstract

Pengabdian pada masyarakat pada kegiatan ini adalah memberikan wawasan pengetahuan tentang penulisan karya ilmiah PTK di Pondok pesantren Darussalam Bermi Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok barat. Pelatihan pengabdian ini tujuannya adalah memberikan pelatihan dan mendampingi para guru dalam menulis karya ilmiah penelitian tindakan kelas secara benar dan mendampingi guru dalam prosedur penulisan karya ilmiah dalam jurnal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. Metode ceramah untuk menyampaikan tentang penulisan karya ilmiah berbasis penelitian tindakan kelas dan prosedur penulisan karya ilmiah dalam jurnal. Sedangkan metode praktik untuk memberikan kesempatan berlatih kepada peserta untuk membuat laporan tulisan karya ilmiah untuk bisa di Publikasikan di jurnal. Hasil kegiatan pengabdian di pondok pesantren Darussalam Bermi menunjukkan bahwa guru-guru tersebut antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan penyusunan penulisan karya ilmiah (PTK), sehingga guru-guru yang ada di ponpes tersebut memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun proposal dan juga bisa membuat draf karya ilmiah untuk bisa di publikasikan. Kata Kunci: Pelatihan; Penulisan Karya Ilmiah; Penelitian Tinddakan Kelas (PTK).
Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Jiwa di RS Prof. Mulyanto Universitas Mataram Emmy Amalia; Agustine Mahardika; Sigit Kusdaryono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.804 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.360

Abstract

Abstract: Gangguan jiwa adalah salah satu penyakit medis yang banyak dijumpai pada masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi NTB. Namun pengetahuan masyarakat akan gangguan jiwa masih sangat rendah. Hal ini terkait stigma terhadap gangguan jiwa itu sendiri, dan kurangnya tenaga kesehatan jiwa di Indonesia. Dahulu, penanganan gangguan jiwa lebih dipusatkan pada Rumah Sakit Jiwa yang sarana dan prasarananya juga terbatas. Oleh sebab itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan jiwa dan melaksanakan pelayanan kesehatan jiwa di rumah sakit umum di Provinsi NTB. Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan angka gangguan jiwa terbanyak. Kasus pasung terhadap gangguan jiwa berat juga masih umum dijumpai. Pengetahuan masyarakat yang kurang terhadap gangguan jiwa, adanya stigma, mitos yang salah, dan kurangnya tenaga kesehatan jiwa, membuat banyak kasus gangguan jiwa di Provinsi NTB tidak tertangani dengan baik. Dengan dibukanya edukasi dan pelayanan kesehatan jiwa di RS Prof. Mulyanto Universitas Mataram, diharapkan dapat menambah penegtahuan masyarakat dan menambah cakupan layanan kesehatan jiwa di Provinsi NTB. Kegiatan ini terdiri atas dua aktivitas. Pertama pemberian materi tentang kesehatan jiwa pada pasien-pasien di instalasi rawat jalan RS Prof. Mulyanto Universitas Mataram. Kegiatan ini dilakukan secara berkala setiap minggu bergantian antar anggota tim PPM selama bulan Mei-Agustus 2019. Selanjutnya juga dibuka layanan rawat jalan kesehatan jiwa (psikiatri), dimana masyarakat yang ingin berobat terkait gangguan jiwa yang dialaminya atau masyarakat yang ingin mengetahui (skrining) apakah dirinya mengalami gangguan jiwa atau tidak, dapat berkonsultasi dan ditangani oleh dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater). Kata Kunci: Edukasi; Pelayanan; Kesehatan Jiwa.
Workshop Teknik Pembimbingan dan Penilaian Mahasiswa Peserta Praktek Pengenalan Lapangan Persekolahan Bagi Guru-Guru Anggota KKG di Kota Mataram A Wahab Jufri; Ni Made Novi Suryanti; M. Amin; Abdul Kadir Jaelani; Dadi Setiadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.339 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.373

Abstract

Sesuai dengan stándar pendidikan guru bahwa mahasiswa program sarjana kependidikan harus mengikuti  mata kuliah pengenalan lapangan persekolahan di satuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pelaksanaan PLP tersebut perlu didukung oleh pembimbing dari unsur guru yang memahami secara teknis pembimbingan dan evaluasi mahasiswa peserta PLP, juga  agar dapat mengarahkan mahasiswa untuk bisa memiliki kemampuan terkait dengan program sekolah, perangkat pembelajaran dan praktek mengajar. Berdasarkan studi pendahuluan para guru SD belum memiliki pemahaman yang sama tentang teknik pembimbingan dan evaluasi mahasiswa peserta PLP, sehingga perlu dilakukan workshop kepada guru-guru SD tersebut agar mampu membimbing dan mengevaluasi hasil PLP mahasiswa. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilakukan  adalah  untuk Mengembangkan pemahaman guru anggota KKG Kota Mataram dalam membimbing dan mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam menyusun program sekolah, perangkat pembelajaran; Mengembangkan keterampilan guru guru anggota KKG Kota Mataram dalam membimbing dan mengevaluasi mahasiswa peserta PLP. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui workshop yang lebih berbasis pada praktek langsung teknik pembimbingan dan penilaian mahasiswa peserta PLP yang dapat meningkatkan kemampuan dalam mengarahkan dan membimbing mahasiswa peserta PLP. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tahapan  sebagai berikut : Studi literatur, analisis kebutuhan guru berupa  pemahaman dan keterampilan guru dalam membimbing dan mengevalausi hasil PLP, pengukuran kemampuan awal guru, mendisain program workshop, pelaksanaan workshop:  berupa kajian pembimbingan peserta PLP, praktek mendisain instrumen evaluasi PLP, pemantauan dan bimbingan di lapangan oleh tim pengabdian pada masyarakat, asesmen kualitas pelaksanaan dan hasil akhir workshop peserta dan, penyusunan laporan PPM.. Hasil kegiatan menunjukan bahwa Sebagian besar guru memiliki pemahaman  secara komprehensif mengenai teknik-teknik pembimbingan, pelaksanaan praktek pengenalan lapangan persekolahan,  mengevaluasi proses dan memiliki keterampilan dalam mendisain instrumen observasi dan ecvaluasi: membimbing mahasiswa, mengevaluasi proses dan hasil, membimbing penyeusunan laporan praktek pengenalan lapagan persekolahan.Dengan demikian guru akan mampu membimbing mahasiswa PLP dan melakukan evaluasinya secara baik. Kata kunci : pengalaman lapangan persekolahan, PLP
Peningkatan Kompetensi Guru Biologi Melalui Pendampingan Kegiatan Pembelajaran Berbasis Lesson Study di SMAN 1 Lembar Jamaluddin Jamaluddin; A Wahab Jufri; Agus Ramdani; Afriana Azizah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.023 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.355

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk, 1) meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran biologi (penyusunan perangkat pembelajaran) dengan menerapkan pola lesson study di SMA Negeri 1 Lembar, 2) meningkatkan kualitas proses pembelajaran biologi dengan menerapkan pola lesson study di SMA Negeri 1 Lembar, dan 3) meningkatkan kualitas cara mengevaluasi pembelajaran dengan menerapkan pola lesson study di SMA Negeri 1 Lembar. Manfaat yang dapat diperoleh melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain, 1) secara praksis dapat meningkatkan kualitas pembelajaran biologi melalui penerapan model-model pembelajaran inovatif denganpola lesson studi, 2) dapat mengembangkan kompetensi pedagogik guru khususnya dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan pola lesson studi, 3) hasil yang akan diperoleh dapat digunakan sebagai acuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevalusai pembelajaran biologi dengan pola lesson studi.  Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini akan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu 1) sosialisasi dan focus group discussion tentang materi lesson study, 2) pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran dengan pola lesson studi, 3) pendampingan pada saat melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran dengan pola lesson studi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain adalah, 1) diskusi informasi terkait dengan konsep, prosedur, best practice tentang lesson study, 2) praktek langsung penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran dengan pola lesson studi. Hasil yang diharapkan dapat dicapai melalui kegiatan ini sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan, yaitu 1) meningkatnya pemahaman pendidik biologi tentang konsep dan prosedur pembelajaran biologi dengan pola lesson studi, 2) meningkatnya keterampilan pedidik biologi dalam merancang dan melaksanakan pembelajan biologi dengan pola lesson studi, dan 3) meningkatnya keterampilan pendidik biologi dalam mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan dengan pola lesson studi.Kata Kunci: Kompetensi Pendidik Biologi; Kegiatan Pembelajaran; Lesson Study.
Penyuluhan Mengenai Kesehatan Reproduksi pada Komunitas Bajang Pejoeang Mataram Rifana Cholidah; Ida Ayu Eka Widiastuti; Deasy Irawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.351 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.367

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Komunitas Bajang Pejoeang Mataram tentang: 1) perubahan fisik pada masa pubertas, terutama yang berkaitan dengan sistem reproduksi, 2) konsekuensi  perkembangan sistem reproduksi, dan 3) cara menjaga kesehatan reproduksi. Penyuluhan kesehatan disampaikan oleh tim dosen beserta mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Materi disampaikan oleh tim dosen dan mahasiswa membawakan acara sebagai Master of Ceremony. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi pada Komunitas Bajang Pejoeang Mataram. Penyuluhan kesehatan reproduksi ini dihadiri oleh 24 peserta. Peserta sangat antusias, ditandai dengan banyaknya pertanyaan pada sesi diskusi setelah penyuluhan. Pada kegiatan ini disimpulkan bahwa masa remaja adalah salah satu masa terjadinya perkembangan paling pesat dalam perjalanan hidup manusia. Proses pematangan secara biologis umumnya mendahului kematangan psikososial pada remaja. Oleh karenanya diperlukan upaya edukasi terhadap remaja putra dan putri terkait kesehatan reproduksi untuk mencegah perilaku seksual di usia remaja. Kata Kunci: Penyuluhan; Kesehatan Reproduksi; Komunitas.
Pengembangan Ekowisata Solusi Matapencaharian Masyarakat Lokal dan Strategi Konservasi Lingkungan di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak, Lombok Timur Agil Al Idrus; Abdul Syukur; Mahrus Mahrus; Lalu Zulkifli; Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.832 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.361

Abstract

Abstrak: Desa Ketapang Raya meskipun merupakan desa pemekaran tatapi telah mulai mengembangakan parawisata yaitu wisata pantai. Keberadaan wisata pantai di Desa Ketapang Raya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai sumber ekonomi baru. Dalam waku dua tahun aktivias parawisata cukup memberikan harapan yang ditandai oleh jumlah masyarakat yang matapencahirannya dari kegiatan para wisata. Desa Ketapang Raya yang merupakan desa pantai memiliki objek wisata selain wisata pantai. Namun demikian belum dikembangkan sebagai objek wisata.  Oleh karena itu dibutuhkan fasilitasi agar potensi lingkungan dapat dikembangkan sebagai objek wisata. Pengembangan objek wisata selain wisata pantai tentunya dapat menjadi sumber matapencaharian masyarakat di Desa Ketapang Raya.  Pengembangan ekowisata di Desa Desa Ketapang Raya berdasarkan solusi dari permasalahan seperti yang telah diuraikan di atas membutuh metode pelaksanaan yang relevan. Beberapa metode yang akan digunakan adalah: Sosialisai, pada tahap ini Tim mensosialisaikan tema program pada pemerintah Desa, tokoh masyarakat dan stakehoulder lainnya. Metode yang digunakan adalah diskusi. Tujuan pada program sosialisai adalah untuk memperoleh pemahaman yang sama tentang pentingnya pengembangan ekowisata sebagai sumber matapencaharaian berkelanjutan masyarakat di Desa Pijot.Selain itu disampaikan luaran yang perlu dicapai dari tipa solusi permasalahan.  Metode Pelatihan untuk pelatih (Training of Trainer), materi terdiri dari empat bagian yang terdiri dari: (a) langkah-langkah yaitu uraian yang menjelaskan langkah demi langkah yang dapat dilakukan oleh fasilitator dalam memfasilitasi kegiatan pelatihan pada tiap program, (b). bahan bacaan adalah materi bacaan yang dapat dijadikan referensi bagi fasilitator atau pelatih mengenai isi materi yang akan disampaikan dan (3) lembar kegiatan yang merupakan lembar aktivitas yang digunakan peserta dalam proses pembelajaran dan slide presentasi. 2. Fokus Group Diskusi (FGD) adalah metode yang digunakan berdasarkan relevansi tiap solusi, hal ini sangat penting untuk memperoleh informasi mengenai beberapa pertanyaan tentang bagaiamana dan mengapa kita butuhkan ekowisata sebagai sumber matapencaharian yang berkelanjutan bagai masyarakat di Desa Pijot Induk. Selain itu dari program ini dihasilkan publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN dan buku ekowisata desa yang memiliki ISBN. Kata Kunci :  Ekowisata dan Matapencaharian Berkelanjutan dan Konservasi lingkunga.
Introduksi Pemanfaatan Tumbuhan Air Laut Sebagai Bahan Alami Pemicu Pertumbuhan Rumput Laut Nunik Cokrowati; Nanda Diniarti; Dewi Nur’aeni Setyowati; Edi Sulman; Arziahningsih Arziahningsih; Rinto Basuki
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.643 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.374

Abstract

Abstract: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengintroduksi pengetahuan masyarakat mengenai tumbuhan air laut yang dapat digunakan untuk memicu pertumbuhan rumput laut. Metode penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi secara langsung kepada masyarakat dalam bentuk ceramah dan menunjukkan secara langsung jenis-jenis tumbuhan air laut yang dapat digunakan uuntuk meningkatkan pertumbuhan rumput laut. Materi penyuluhan yang diberikan adalah jenis tumbuhan air laut yang dapat digunakan sebagai bahan pemicu tumbuh rumput laut dan cara aplikasinya. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Aula Kantor Kepala Desa Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat. Kegiatan praktek aplikasi ekstark tumbuhan air tersebut dilakukan langsung di lokasi budidaya rumput laut yaitu di perairan pantai Kertasari. Kegiatan ini dihadiri oleh pembudidaya rumput laut Desa Kertasari sejumlah 25 orang dan aparatur Desa serta perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat. Tumbuhan air yang memiliki zat pengatur tumbuh untuk rumput laut dan dapat dijumpai di perairan Kertasari adalah Sargassum sp, Ulva dan Tubinaria. Aplikasi penggunaan tumbuhan air tersebut di ajarkan kepada masyarakat secara langsung di lokasi budidaya rumput laut yaitu di pantai Kertasari. Tumbuhan laut tersebut di jadikan ektrak kasar dengan cara ditumbuk secara manual. Ektrak tersebut di rendamkan pada bibit rumput laut yang akan di tanam. Kesimpulan kegiatan ini adalah pengetahuan jenis tumbuhan laut yang memiliki zat pengatur tumbuh untuk rumput laut dan aplikasinya telah diintroduksi ke masyarakat pembudidaya rumput laut di Kertasari. Keywords: Pengetahuan, rumput laut, aplikasi, pembudidaya, Kertasari

Page 2 of 4 | Total Record : 32