cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2021)" : 49 Documents clear
Pengembangan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Nunik Cokrowati; Aluh Nikmatullah; Edy Sulman; Hardawiansyah Hardawiansyah; Erwansyah Erwansyah; Zainal Abidin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.291 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.800

Abstract

Budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum telah di lakukan di perairan Indonesia yaitu di Lombok, Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, Makasar, Situbondo, Prigi, Madura, Lampung dan Sorong Papua. Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut penghasil kappa karaginan yang dapat digunakan sebagai bahan baku di industri makanan, farmasi dan kosmetik. Sedangkan Eucheuma spinosum merupakan rumput laut penghasil iota karaginan yang dapat dimanfaatkan untuk bahan baku di industri makanan. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan budidaya rumput laut di perairan Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan karakteristik perairannya. Metode kegiatan yang digunakan adalah Focus Discussion Group (FGD) dan demplot budidaya rumput laut secara langsung di perairan laut. Hasil kegiatan ini adalah pada FGD dirumuskan permasalahan dan alternatif solusinya pada budidaya rumput laut. Kegiatan penegmbangan budidaya rumput laut menggunakan metode patok dasar dilakukan di perairan Pulau kaung. Budidaya mengguanakn metode long line dikembangkan di perairan Labuan mapin dan Labuan Burung. Pengembangan kegiatan budidaya tersebut diharapkan dapat meingkatkan ekonomi rumah tangga masyrakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah upaya pengembangan budidaya rumput laut di perairan Kecamatan Buer telah dilakuakn dengan metode budidaya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing perairan perairan.  
Pendampingan Pembuatan Kompor Energi Alternatif Berbahan Bakar Limbah Serbuk Kayu dan Sekam Padi di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba Lubuklinggau Yaspin Yolanda; Ahmad Amin; Armi Yuneti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.765 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.814

Abstract

Based on the observations we made in the TPU Keramat Cereme Taba Village, which is part of the area in Lubuklinggau City, most of the people make a living as wood craftsmen and farmers often cause problems, namely the increasing number of piles of sawdust and rice husks that have not been handled, then the high gas elpigi because it is difficult to find and the community. The goal is to manufacture energy-efficient stoves fueled by sawdust and rice husk waste as a solution to overcome waste. The method of implementing the activities is in the form of lectures, demonstrations and direct practicums. The implementation time is March to June 2021. The target of this activity is youth and women in the village. Evaluation of the increase in participants' knowledge was carried out by pre- and post-test after socialization. The evaluation of participants' skills was carried out during a direct demonstration of stove making. The results of the PKM implementation showed success because there was an increase in knowledge of around 87.5 percent, namely (a) an increase in participants' knowledge about the usefulness of sawdust and rice husk waste by 89 percent. (b) Increased knowledge during media demonstrations about the efficiency of sawdust and rice husk stoves (KOKADI) compared to Elpigi Gas Stoves by 87 percent. (c) Increased knowledge of KOKADI stove maintenance techniques by 88 percent. And (d) Improving community skills regarding the manufacture of KOKADI stoves by 86 percent. This service activity is classified as successful, with an average increase of more than 70 percent, which is an increase of around 87.5 percent. All participants attended PKM activities starting from the opening, the benefits of sawdust and rice husk waste, simulating the manufacture of KOKADI stoves, and observing directly the process of comparing the efficiency of KOKADI with Elpigi gas stoves (KGE).
Pengembangan Potensi Wisata Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Gemma Maya Gustin; M. Fahmi Khairul Umam; Hafizul Khatomy; Tiara Karantina; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.219 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.720

Abstract

Pengembangan potensi pariwisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Desa ketapang raya menjadi salah satu desa wisata di kecamatan keruak, kabupaten lombok timur. Desa ini memiliki beberapa potensi berupa wisata pantai, hutan mangrove, central garam, dan budidaya hasil laut. Sehingga, melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat membantu mendukung sektor wisata di Desa Ketapang Raya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata guna pengembangan pariwisata, meningkatkan daya tarik pengunjung (wisatawan), dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu pertama persiapan promosi, kedua pembuatan sarana dan prasarana dan ketiga pendampingan masyarakat untuk pengembangan usaha transit. Manfaat dari kegiatan ini adalah dapat memperkenalkan objek wisata, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat meningkatkan daya tarik pengunjung (wisatawan) di Desa Ketapang Raya. Hasil dari program kerja ini yaitu tereksplorasinya beberapa destinasi melalui usaha transit, meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah wisata, serta adanya peningkatan sarana dan prasarana wisata berupa papan informasi, papan himbauan, spot foto dan sarana pendukung lainnya.
Penanaman Nilai Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Telagawaru Kumala Ratna Dewi; Priyo Hartanto; Ainun Jariah; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.402 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.661

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kemampuan individu dalam memahami dan menafsirkan kondisi lingkungan, dari hasil pemahaman dan penafsiran tersebut maka individu dapat memutuskan tindakan yang tepat dalam mempertahankan, memulihkan serta meningkatkan kondisi lingkungaan hidup. Perkembangan teknologi berupa gadget memberikan pengaruh negatif terhadap kemampuan peserta didik dalam memahami literasi lingkungan hidup. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode deskriptif pemberian instrument pretest-posttest untuk mengetahui tingkat pemahaman literasi lingkungan peserta didik di Ponpes Al-Istiqomah Telagawaru. Sosialisasi dan diskusi yang dilakukan memperlihatkan perbedaan signifikan terhadap pengetahuan peserta didik sebelum diberikan materi dan sesudah diberikan materi, hasil post-test pada item kepedulian terhadap lingkungan rata-rata sebesar 4,12 dikategorikan “Baik” sedangkan nilai literasi lingkungan item pengetahuan tentang lingkungan hidup, penerapan pengetahuan lingkungan hidup dan karya dalam pengelolaan lingkungan hidup rata-rata post-test sebesar 4,7 dikategorikan “Sangat Baik”
Pengembangan Potensi Eduwisata Melalui Tata Kelola Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Di Desa Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur, NTB Lalu Ali Wardana; Muhammad Hasyatillah; Ega Sulastri; Dina Ardina Sari; Hilyana Zilfit; Rizka Azzahral Fanani; Winda Artani; Maksum Roby Yahya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.072 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.849

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan eduwisata. Desa Padamara adalah salah satu dari 9  yang ada di Kecamatan Sukamulia, dengan luas 195 Ha dan memiliki 5 dusun. Keindahan alam Desa Padamara sepanjang jalannya dihiasi oleh indahnya hamparan sawah dan sedikit taman jati. Taman jati di Desa Padamara memiliki potensi yang sangat baik jika dikembangkan menjadi wisata edukasi dengan menampilkan keindahan alam dan mengutamakan kebersihan lingkungan sehingga dapat memberikan manfaat dari segi ekonomis dan nilai estetis lingkungan. Tujuan pengabdian ini ialah terciptanya nilai keindahan alam dan nilai ekonomi sehingga tercipta desa eduwisata Padamara. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu berupa simulasi, praktik dan pedampingan yang dilaksanakan selama 45 Hari. Hasil pengembangan dicapai adalah terbentuknya program eduwisata seperti pembentukan taman baca, wisata taman jati, serta kelas inspirasi. Program tersebut menghasilkan dampak positif yaitu meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Padamara. Dengan adanya program-program tersebut diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan dan wawasan sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat desa.
Aplikasi Pemeliharaan Anakan Kuda Laut menggunakan Akuarium pseudoKreisel di Desa Ekas Buana, Jerowaru, Lombok Timur Dewi Nur’aeni Setyowati; Nunik Cokrowati; Maedi Mahdalena
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.357 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.820

Abstract

Desa Ekas Buana merupakan desa yang potensial untuk budidaya laut. Di desa tersebut, kuda laut dapat diperoleh melalui penangkapan. Kegaiatan penangkapan yang berlebih dapat menyebabkan berkurangnya populasi kuda laut di alam. Oleh karena itu dibutuhkan penerapan teknologi budidaya kuda laut. Pemeliharaan anakan kuda laut dapat menggunakan akuarium pseudoKreisel. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk penerapan teknologi pemeliharaan anakan kuda kaut menggunakan akuarium pseudoKreisel. Metode pengabdian adalah dengan melakukan peningkatan wawasan pengetahuan ke masyarakat tentang budidaya anakan kuda laut menggunakan pseudoKreisel, penerapan budidayanya dan pendampingan terhadap kegiatan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan masyarakat tentang buddiaya anakan kuda laut meningkat dengan ikut terlibat dalam budidaya anakan kuda laut menggunakan  akuarium pseudo kriesel
Pengembangan Usaha Penggemukan Sapi Rakyat Berbasis Kemitraan dalam Upaya Pemberdayaan Landless Farmers di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Lalu Wiresapta Karyadi; Lalu Ahmad Zaenuri; Lukman HY; Lalu Wira Pribadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.942 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.808

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan para petani/peternak dengan berbagai pola kemitraan dalam mengembangkan usaha penggemukan sapi rakyat berbasis kemitraan sebagai alternatif income generating bagi kalangan Landless Famers, serta untuk menggalang kelompok-kelompok usaha penggemukan sapi berbasis kemitraan di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, NTB. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan disertai upaya penggalangan kemitraan. Sasaran kegiatan, adalah petani/peternak berlahan sempit dan para buruh tani, keseluruhannya berjumlah 85 orang. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan, pola-pola kemitraan dalam penggemukan sapi telah dikenal para peternak, diantaranya adalah pola bagi hasil. Pola ini dikenal oleh seluruh (100%) peternak sasaran kegiatan. Pengetahuan dan informasi yang disuluhkan, sangat membantu para peternak dalam mengatasi permasalahan rendahnya peluang kerja bagi masyarakat, serta dapat mengembangkan usaha penggemukan sapi rakyat dengan sistem bagi-hasil. Sebanyak 61 orang (71,76%) peserta sasaran menyatakan ketertarikan dan kesediaan untuk mengembangkan usaha penggemukan sapi dengan pola kemitraan. Dari jumlah tersebut, tercatat 28 orang (45,9%) telah menggalang usaha penggemukan sapi dengan pola bagi hasil.
Penyuluhan Pembuatan Awetan Tumbuhan dan Hewan Sebagai Media Pembelajaran IPA I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Agus Ramdani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.049 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.832

Abstract

Spesimen awetan tumbuhan dan hewan merupakan media pembelajaran yang sangat dibutuhkan untuk mengkonkritkan materi pembelajaran IPA khususnya pada materi biologi. Tujuan pengabdian adalah memberikan penyuluhan kepada guru SMPN 20 Mataram tentang teknik pembuatan awetan tumbuhan dan hewan. Penyuluhan dilakukan melalui metode diskusi, demonstrasi dan praktek pembuatan spesimen awetan tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dan hewan yang diawetkan adalah makhluk hidup yang seringkali dijumpai siswa dalam kehidupan sehari-harinya, seperti kupu-kupu, belalang, lebah, capung, kumbang, moluska, dan berbagai jenis tumbuhan berukuran kecil seperti tumbuhan paku rumputan. Spesimen awetan yang dibuat berupa awetan kering dan basah. Penyuluhan dilakukan oleh tim pengabdian yang terdiri dosen, laboran, dan mahasiswa FKIP Universitas Mataram, sementara peserta pengabdian terdiri 20 orang guru. Evaluasi terhadap efektivitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pengamatan keterlaksanaan pengabdian dan penyebaran angket kepada peserta untuk mendapatkan data dampak yang mereka peroleh setelah pengabdian dilakukan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru antusias membuat spesimen awetan kering berupa insektarium, herbarium, dan awetan cangkang moluska, serta awetan basah cacing dan ikan. Peserta pengabdian mendapatkan peningkatan wawasan dan keterampilan dalam membuat spesimen tumbuhan dan hewan. Kesimpulan dari pengabdian adalah penyuluhan yang dilakukan melalui diskusi, demonstrasi, dan pendampingan pembuatan spesimen awetan tumbuhan dan hewan berdampak meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta membuat awetan tumbuhan dan hewan tersebut.
Penyuluhan Tentang Dampak Perkawinan Dini Bagi Remaja di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat Muhammad Mabrur Haslan; Yuliatin Yuliatin; Ahmad Fauzan; I Nengah Agus Tripayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.295 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.815

Abstract

Kasus pernikahan dini di Indonesia semakin memperhatikan. Menurut United Nations Children‟s Fund (UNICEF) pada tahun 2013, Indonesia menjadi negara dengan angka perkawinan tertinggi ketujuh dunia. Kemudian menurut Survei Sosial Ekonomi (Susenas) tahun 2015, sebanyak 1 dari 4 anak perempuan di bawah usia 18 tahun pernah menikah. Kemudian pada tahun 2017, sebanyak 2 dari 5 anak perempuan usia 0-17 tahun pernah menikah. Angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu menaruh perhatian lebih pada kasus pernikahan usia dini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar khalayak sasaran, yaitu siswa SMAN 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat dapat:a. Memahami faktor-faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja, Memahami dampak fisik dan psikis pernikahan dini pada remaja., Memahami solusi untuk mencegah pernikahan dini di kalangan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyluhan dan FGD. Metode penyuluhan digunakan untuk memberikan informasi atau pengetahuan tentang faktor-faktor penyebab perkawinan dini dan dampak perkawinan dini bagi siswa di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Sedangkan Focus Group Discussion digunakan dalam rangka mencari solusi atau upaya untuk mencegah perkawinan dini bagi siswa di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Solusi dalam mencegah perkawinan dini, yaitu: pelatihan terkait kampanye perlindungan anak juga menyasar pada penyedia layanan di masyarakat, pelatihan di lingkungan sekolah, diarahkan langsung kepada anak-anak, pembelajaran kepada keluarga. Target luaran adalah terpolanya pengetahuan dan pemahaman tentang faktor-faktor penyebab terjadi pernikah dini di kalangan remaja, terpolanya pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini di kalangan remaja, terpolanya solusi untuk mencegah terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja.
Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran IPA Biologi pada Materi Virus di SMA Muhammadiyah Mataram Yenni Desimarlina; Norma Juniati; Erna Ajizah; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.965 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.655

Abstract

Pengelolaan barang bekas dari lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang dapat memicu kreativitas peserta didik dalam kegiatan belajar dan pembelajaran. Kegiatan pengabdian pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran IPA telah dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu memberikan edukasi kepada peserta didik untuk memanfaatkan barang bekas di sekitar lingkungan sebagai media pembelajaran dan mempraktekkan langsung bagaimana cara pengolahan barang bekas yang bermanfaat sebagai media pembelajaran yang bernilai akademis, praktis, dan ekonomis. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode demonstrasi dan kegiatan praktek langsung bersama peserta didik di SMA Muhammadiyah Mataram dengan jumlah peserta didik sebanyak 12 orang. Hasil post test dianalisis menggunakan skala linkert dan dihitung menggunakan bantuan Microsoft Office Excel untuk mengetahui sejauh mana minat peserta didik dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran dan didapatkan hasil nilai 4,00 dengan kategori “Baik” yang berarti pemanfaat barang bekas sebagai media pembelajaran baik dilakukan untuk menambah minat dan pengetahuan peserta didik. Produk yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian berupa media pembelajaran IPA yaitu struktur virus “bakteriopage”.