cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Aplikasi Tenologi Metode Topikal Pada Pemijahan Ikan Nila Sebagai Upaya Produksi Benih Nursanti Abdullah; M.Abjan Fabanyo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.384 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1006

Abstract

Topical method technology is one of the methods that is trying to be developed to stimulate spawning and can overcome stress in small fish. The purpose of PKM is to help partner groups and local communities to produce their own seeds. From this PKM activity, it has been proven that partner groups and local communities have succeeded in spawning fish with the application of Topical method technology. From several treatments that were tested with TMT and hormones as stimulants, fish spawned with a degree of ovulation of 85% and SR larvae for 7 days of observation of 75%.
Pelatihan Rancang Bangun Sistem Monitoring Kondisi Air Tambak Berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Perikanan dan Kelautan Kecamatan Puger Kabupaten Jember Alfian Pramudita Putra; Riries Rulaningtyas; Franky Chandra Satria Arisgraha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.918 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1007

Abstract

Kualitas air tambak atau kolam budidaya ikan atau udang merupakan aspek eksternal yang harus diperhatikan. Permasalahan utama dalam kegagalan produksi ikan atau udang adalah buruknya kualitas air selama masa pemeliharaan, terutama pada tambak intensif. Sebagian besar pekerjaan monitoring telah dibantu teknologi informasi untuk memudahkan dalam pelaksanaan pemantauan. Salah satunya adalah dengan penggunaan Internet of Things (IoT). Sistem IoT ini dapat digunakan para petambak untuk memantau kondisi perarian tambak sehingga produksi mereka bisa meningkat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat Program Kemitraan Masyarakat ini, sistem yang dapat memantau suhu dan pH dari perariran secara kontinu telah dibuat dengan memanfaatkan IoT. Hal ini bermanfaat untuk para siswa SMK sehinga mereka dapat meningkatkan kemampuan di bidang teknologi yang tetap berkaitan dengan perikanan dan kelautan. Peserta pelatihan sangat antusias terhadap pelaksanaan kegiatan karena mendapatkan pengetahuan baru terkait mikrokontroler dan IoT. Selain itu, Siswa SMK dapat memiliki tambahan kemampuan dan pengetahuan yang berguna untuk bersaing di dunia kerja, khususnya pada era revolusi industri 4.0.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Untuk Produk Kerajinan Tangan Masyarakat Pesisir Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Rugaya H. Serosero; Riyadi Subur; Sri Endah Widiyanti; Adi Noman Susanto; Rina Rina; Reni Tyas Asrining P
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.562 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1010

Abstract

The shellfish craft business is not only profitable for business actors, but also provides other benefits, including opening up employment opportunities for the community, increasing community creativity due to growing market demand and maintaining the product as a quality work of art. The output targets are household equipment (tissue boxes), interior accessories (wind chimes, door/window curtains) and souvenirs (key chains, brooches). Implementation methods include counseling, demonstration, training and coaching in the development of shellfish waste as a business opportunity. The training activity was successful because the enthusiasm of the participants was so great in pursuing the art of shellfish craft. Various forms of products and models produced are very varied. The products produced are tissue boxes, wind chimes, door/window curtains, key chains and brooches. The formation of a craft group “Creative Kastil” in the context of the sustainability of training activities.
Peningkatan Kemampuan Penulisan Sastra untuk Siswa SMA Negeri 1 Praya dalam Rangka Memajukan Literasi Sekolah Nuriadi Nuriadi; Lalu Muhaimi; Atri Dewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.467 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1015

Abstract

Makalah ini membahas kegiatan pengabdian (PKM) pada masyarakat yang dilangsungkan di SMA Negeri 1 Praya Kabupaten Lombok Tengah. Melalui kegiatan ini, antusiasme para peserta didik, siswa-siswa SMA Negeri 1 Praya, cukup tinggi. Dengan fakta ini, mereka juga terbangkitkan untuk menulis atau menghasilkan karya khsuusnya dalam bentuk puisi. Dengan demikian, kegiatan ini dianggap cukup berhasil dan mampu berkontribusi nyata di dalam memajukan literasi sekolah di bidang sastra bagi peserta didik di sekolah menengah. Sebagai implikasinya, kegiatan PKM dengan topik atau tajuk serupa seharusnya perlu dilakukan. Tidak hanya di sekolah itu saja, tetapi juga di sejumlah sekolah menengah lainnya yang mempunyai program literasi sekolah. Hadirnya kegiatan ini, peran Universitas Mataram semakin tampak dan dirasakan secara nyata bagi masyarakat umum.
Diversifikasi Produk Olahan Buah Mangrove Dau (Bruguiera Gymnoorhiza) Untuk Cake Gulmerda Dan Sirup Dau Di Desa Maitara Utara Kota Tidore Kepulauan Rina Rina; Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Adi Noman Susanto; Ariyati H. Fadel; Fajria Dewi Salim; Mesrawaty Sabar; Riyadi Subur; Sri Endah Widiyanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.032 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1020

Abstract

Mangrove forests are biological resources found in coastal areas that have ecological and economic functions. Bruguiera gymnorrhiza is a type of mangrove that grows in the middle and back zones with a muddy sand substrate. The fruit can be used as a local food source, especially in coastal areas that have the potential of mangrove forests, but of course must pay attention to the sustainability of the mangrove ecosystem. This PKM aims to apply the technology of processing the Bruguiera gymnorrhiza mangrove fruit for gulmerda cake and syrup which has a high selling value. The methods used in the Community Partnership Program (PKM) activities are lectures, practice, hedonic testing and mentoring. The results of PKM have increased public knowledge in utilizing raw materials that are around their environment to be processed into products that have a selling value, motivating people to be more independent and confident in developing businesses to improve community welfare, organoleptic testing, Cake gulmerda products are products that have higher score. The formation of the entrepreneurial group "Let's Feel Creative" in the context of the sustainability of training activities.Keywords: Diversification, processed mangrove fruit, gulmerda cake, Dau syrup, North Maitara
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Android Sebagai Sumber Belajar untuk Guru dan Peserta Didik Agus Ramdani; A. Wahab Jufri; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.996 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1026

Abstract

Penggunaan media dalam pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pendidik dalam menyampaikan informasi maupun keterbatasan jam pelajaran di kelas. Permasalahan terkait media pembelajaran adalah belum maksimalnya pemanfaatan media sebagai sumber belajar dan masih banyak pendidik yang belum mengembangkan media pembelajaran, termasuk yang dialami oleh guru mitra. Tujuan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan untuk memotivasi dan menfasilitasi tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan smartphone sebgagai media pembelaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket mengenai persepsi peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Indikator keberhasilan pelatihan ini meliputi tingkat pembelajaran, tingkat perilaku, tingkat reaksi dan tingkat hasil. Hasil yang diperoleh dari pengolahan data keseluruhan indikator adalah peserta setuju bahwa pelaksanaan pelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang mendalam dan sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri peserta.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Kampus Fkip Unram Menggunakan Bioteknologi Em4 (Effective Microorganism 4) Menjadi Pupuk Bokashi Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; A. Wahab Jufri; Didik Santoso; I Wayan Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.539 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1027

Abstract

Selama ini pengelolaan sampah di lingkungan belum banyak dilakukan. Sampah yang ada hanya dibuang  ke tempat sampah, Namun jika dikelola dengan baik maka lingkungan akan menjadi sehat dan mendatangkan  keuntungan  karena dapat dijadikan pupuk organik yang  dapat  digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian dan mendukung pertanian ramah lingkungan yang diharapkan semua pihak. Di Kampus FKIP Unram belum mengelola sampah dengan mengubah sampah menjadi pupuk. Oleh karena itu perlu upaya untuk  mengelola sampah yang ada menjadi pupuk bokashi dengan bioteknologi EM4. Tujuan dari kegiatan ini ialah mengimplementasikan bioteknologi  EM4  untuk mengelola sampah menjadi pupuk  bokashi. Metode yang digunakan  meliputi  ceramah, pelatihan, diskusi tanya jawab dan pendampingan pengelolaan sampah dengan bioteknologi EM4 di kampus FKIP Universitas Mataram. Hasil pengabdian  sebagai berikut : 1). seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan pengabdian pelatihan pengelolaan sampah di lingkungan Kampus FKIP Unram  menggunakan  Bioteknologi EM4 (Effective Microorganism) menjadi  pupuk bokashi. 2). Materi pelatihan 100% peserta  mengikuti dan memahami isi kegiatan pengabdian. 3). Hasil pelatihan dapat diterapkan dengan menghasilkan pupuk bokashi yang siap diaplikasikan untuk tanaman. Kesimpulan kegiatan ini adalah pengelolaan sampah dengan bioteknologi EM4 di Kampus FKIP Unram telah dilakukan dengan menghasilkan produk pupuk bokashi yang baik oleh peserta pengabdian.
Peran Pemerintah Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa pada Saat Pandemi Covid-19 (Studi di Desa Dasan baru Kopang Kabupaten Lombok Tengah) Pahrizal Iqrom; Wisma Widiana Patmil; Hisbullah Hisbullah; Aditya Aditya; Hartika Hartika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.179 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1028

Abstract

Salah satu kunci dalam meningkatkan Produktifitas Pendapatan Masyarakat adalah dengan membuka ruang transaksi jual-beli pada UMKM. Melalui interaksi antar masyarakat tersebut maka tercipta tawar-menawar untuk satu kebutuhan dalam rumah tangga. Lalu bagaimana jika Pandemi membatasi akses UMKM Masyarakat untuk berkembang?. apakah kebijakan yang akan di keluarkan oleh pemerintah telah berpihak terhadap Pelaku UMKM atau sebaliknya malah merugikan?. Sebuah Survei bersekala Nasional yang dilakukan pada akhir Tahun 2020, Kolaborasi antara UNICEF, UNDP, Prospera dan The SMERU Research Institute memberikan gambaran bahwa Pemerintah Indonesia belum siap dalam menghadapi pandemi Covid-19 secara Maksimal. Karena itu dibutuhkan upaya lebih. Fenomena tersebut berdampak pada UMKM. Masalah yang muncul di antaranya; 1. Banyaknya Informasi Yang Membingungkan dan Hoax Yang Beredar meredahkan masyarakat terhadap ketahanan pangan mereka., 2. Kepedulian Tinggi Namun Masih Belum Paham Apa Yang Akan Dilakukan dalam upaya membantu masyarakat sekitarnya yang lebih terpapar., 3. Diskriminasi, Stigma, dan Pengucilan Terhadap Pasien Covid-19 dan Keluarganya menyebabkan keputusasaan., 4. Kebutuhan pengan masyarakat dikhawtirkan lebih banyak dari sebelumnya karena masyarakat tidak memilki sumber peng- hasilan lagi., 5. Banyak Komoditi pertanian yang tidak bisa terjual ke pasar sehingga merugikan masyarakat.
Integrasi Taman Herbal Dengan Lebah Madu Trigona Sp. di Desa Sesela Lombok Barat Sebagai Nutrisi Tambahan di Masa Pandemi Covid-19 Ni Made Andry Kartika; Yuni Mariani; Lale Yaqutunnafis; Baiq Salkiah; Farman Andi Triwidardi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.067 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1029

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan disekitar desa Sesele dengan menanam tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai pemenuhan kebutuhan dalam menunjang kesehatan seperti membuat jamu dll. Taman herbal ini diintegrasikan dengan budidaya lebah madu Trigona sp. supaya lebih optimal pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktek langsung di Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan menunjakan bahwa ada respon positif dari prangkat desa dan masyarakat di wilayah desa sesela dalam mengaplikasikan anatara tanaman herbal/obat dengan lebah madu Trigona sp. setelah dilakukan sosialisasi perangkat desa dan masyarakat juga mengetahui nilai ekonomis dari hasil integrasi ini patut dijadikan sumber pendapatan tambahan di masa pandemi.
Application of science and technology for farmer groups facing the cabbage caterpillar explosion in The Village of Sembalun Lawang, East Lombok Regency. Suripto Suripto; Dedy Suhendra; Sukiman Sukiman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.345 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1031

Abstract

The implementation of science and technology for community (IbM) farmer groups who are facing the problem of the cabbage caterpillar population explosion was carried out in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency. The IbM activity was designed based on the agreement between the IbM team and the Village Head of Sembalun Lawang together with the Sangka Bira Farmers Group and the Sebun Kedit Farmers Group in Sembalun Lawang Village. IbM activities are carried out with the stages of socialization, practice, and tutorials with various media used including blackboards, LCDs, manuals (leflet), seeds, saplings, specimens, and leaf dry powder of jayanti plants (S. sesban). Partners also provide media for this IbM activity, which includes cabbage plantations and water facilities. The results achieved at this stage are that farmers in Sembalun Lawang Village recognize jayanti plants as a source of natural insecticides, are skilled at drying leaves properly and making leaf solutions from Jayanti plants and trying to apply them as natural insecticides to control cabbage caterpillars on cabbage plants. The results of trials by farmers showed that direct administration of 50 ppm Jayanti leaf solution could kill 52 to 56% of cabbage caterpillars on cabbage plants. If the Jayanti leaf solution was stored for the previous 24 hours, then 50 ppm of the solution could only kill 15 to 16% of cabbage caterpillars. After participating in this IbM activity, the farmers were also able to identify the type of parasitoid insect, Diadegma semiclausum, which can control the cabbage caterpillar population. The outputs of this IbM activity include 1) Farmer's Guide Book (leflet) Making and Application of Insecticides from Jayanti Plants for Integrated Control of Cabbage Caterpillars, 2) IbM results publication at national seminars (poster presenter certificate), and 3) Publication of IbM results in national scientific journal (submitted). The next stage to be carried out is to monitor and continue the mentoring (tutorial) by the team to IbM participants in the implementation of Jayanti plant cultivation and the manufacture and use of Jayanti insecticide in controlling cabbage caterpillars on cabbage plantations in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency.The implementation of science and technology for community (IbM) farmer groups who are facing the problem of the cabbage caterpillar population explosion was carried out in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency. The IbM activity was designed based on the agreement between the IbM team and the Village Head of Sembalun Lawang together with the Sangka Bira Farmers Group and the Sebun Kedit Farmers Group in Sembalun Lawang Village. IbM activities are carried out with the stages of socialization, practice, and tutorials with various media used including blackboards, LCDs, manuals (leflet), seeds, saplings, specimens, and leaf dry powder of jayanti plants (S. sesban). Partners also provide media for this IbM activity, which includes cabbage plantations and water facilities. The results achieved at this stage are that farmers in Sembalun Lawang Village recognize jayanti plants as a source of natural insecticides, are skilled at drying leaves properly and making leaf solutions from Jayanti plants and trying to apply them as natural insecticides to control cabbage caterpillars on cabbage plants. The results of trials by farmers showed that direct administration of 50 ppm Jayanti leaf solution could kill 52 to 56% of cabbage caterpillars on cabbage plants. If the Jayanti leaf solution was stored for the previous 24 hours, then 50 ppm of the solution could only kill 15 to 16% of cabbage caterpillars. After participating in this IbM activity, the farmers were also able to identify the type of parasitoid insect, Diadegma semiclausum, which can control the cabbage caterpillar population. The outputs of this IbM activity include 1) Farmer's Guide Book (leflet) Making and Application of Insecticides from Jayanti Plants for Integrated Control of Cabbage Caterpillars, 2) IbM results publication at national seminars (poster presenter certificate), and 3) Publication of IbM results in national scientific journal (submitted). The next stage to be carried out is to monitor and continue the mentoring (tutorial) by the team to IbM participants in the implementation of Jayanti plant cultivation and the manufacture and use of Jayanti insecticide in controlling cabbage caterpillars on cabbage plantations in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency.

Page 27 of 161 | Total Record : 1609