cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pendidikan dan Latihan Menghitung Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Beda Soal Bagi Guru PPKn SMAN Se-Kota Mataram Ahmad Fauzan; Hariyanto Hariyanto; Rispawati Rispawati; I Nengah Agus Tripayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.253 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.982

Abstract

Tujuan  pengabdian dilakukan ini adalah; 1) meningkatkan kemampuan menghitung validitas, realibilitas , tingkat kesulitan dan daya beda suatu soal bagi guru PPKn  pada jenjang SMAN  se kota mataram. 2) para guru PPKn jenjang SMAN se Kota mataram menyadari bahwa soal yang telah dihitung validitas, realibilitas, tingkat kesulitan dan daya bedanya, maka mereka telah memiliki soal terstandar. 3) para guru PPKn jenjang SMAN se kota mataram merintis dan membangun Bank soal terstandar dan bank sola PPKn.4) para guru PPKn jenjang SMAN se Kota Mataram memiliki kesadaran untuk memperbaiki soal yang memiliki validitas, realibilitas, tingkat kesukaran dan daya beda yang jelek. Metode pengabdian menggunakan pendekatan studi kasus pengalaman guru terkait  dengan soal uraian maupun soal pilihan ganda. Hasil dilakukannya pengabdian ini adalah tidak semua guru suka hitungan statistic, maka banyak guru hanya mengandalkan validitas dan reliabilitas soal secara rasional saja dengan tukar pikiran di antara guru PPKn dalam wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran PPKn. Dengan disediakan materi pengabdian kepada masyarakat secara rinci renik, maka kegiatan Pendidikan Dan Latihan menghitung Tingkat Kesuliatan dan Daya Beda soal disertai contoh menghitung validitas dengan uji product moment dan uji reliabilitas test-retest dengan uji product moment menjadi sangat menarik dan menjadi tantangan tersendri bagi masing-masing peserta.
Menggali Potensi Tanaman Porang Sebagai Tanaman Budidaya Pada Sistem Hutan Kemasyarakatan (HkM) Kabupaten Lombok Utara Ismail Yasin; Padusung Padusung; Mahrup Mahrup; Igm Kusnara; Sukartono Sukartono; Fahrudin Fahrudin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.403 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.983

Abstract

Tanaman porang (Amorphophallus oncophyllus) merupakan salah satu komoditi  unggulan perkebunan  akhir-akhir ini karena berniai ekonomi yang dapat dijadikan berbagai macam produk olahan, mulai dari makananan, kosmetik dan bahan baku industry lainnya. Tanaman umbian ini dapat tumbuh di semua kondisi agroklimat termasuk di kawasan hutan maupun lahan kebun dibawah tegakan pohon. Ada dua strategi pendekatan dalam mengatasi persoalan pengembangan porang yakni sosialisasi inovasi teknik budidaya tanaman porang (terdiri atas: perkembangbiakan menggunakan katak; perbanyakan menggunakan buah/biji; perbanyakan menggunakan umbi) dan yang kedua adalah pengolahan paska panen. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat telah dilakukan melalui penyuluhan teknik budidaya tanaman porang, peragaan budidaya tanaman porang di lahan garapan Kelompok Tani dan bimbingan teknik pengolahan pasca panen sederhana. Tanaman porang layak dikembangkan dalam pelestarian sumberdaya hutan, sebagai sarana pengalihan orientasi dan mata pencaharian masyarakat di sekitar hutan dari hasil hutan kayu ke hasil hutan non kayu dalam peningkatan kesejahteraan upaya melestarikan Kawasan penyangga. kandungan nutrisi dalam tanaman porang terbilang kompleks terutama pati, glukomannan, kristal kalsium oksalat, serat kasar dan gula reduksi. Penanganan porang pasca panen menghasilkan beragam bentuk baik berupa keripik (chip), tepung porang dan tepung glucomannan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar tepung, mie instan dan produk makanan dan minuman lainnya. Persoalan yang dihadapi petani porang secara umum di lokasi yakni: 1) Permodalan; 2) Keamanan (sering terjadi pencurian tanaman porang di lahan); 3) Kebakaran hutan. Inovasi pembiakan porang berupa: 1) Pebiakan melalui katak atau bubil; 2) Pembiakan dari buah atau biji; 3) Pembiakan dari umbi.
Pembinaan Cara Beternak Untuk Meningkatkan Produktifitas Ternak Sapi Pada Program 1000 Desa Sapi Di Desa Teruwai Kabupaten Lombok Tengah Yusuf Akhyar Sutaryono; Ikmal Maulana; Muhammad Habibi; Dimas Bayu Utomo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.404 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.989

Abstract

Program 1000 desa sapi adalah upaya peningkatan populasi dan produktifitas ternak sapi dalam rangka swasembada daging untuk mencapai ketahanan pangan nasional. Salah satu desa yang menjadi pilot projek dari program ini adalah Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi yang ada pada peternak disini adalah masih menerapkan sistem peternakan tradisional, dimana ternak sapi dipelihara dan diberi makan dengan pakan yang tidak berpedoman pada kecukupan kualitas nutrisi, sehingga menyebabkan rendahnya produktifitas sapi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pembinaan bagaimana cara beternak yang ideal dengan memberikan pelatihan pembuatan pakan ternak berkualitas, pelatihan perawatan ternak, pelatihan pengolahan limbah ternak, serta pelatihan manajemen pengadaan pakan yang cukup dan berkualitas. Pembinaan cara beternak yang ideal merupakan suatu upaya perbaikan sistem peternakan sapi yang lebih efektif dan lebih efisien untuk menghasilkan ternak yang berproduksi tinggi sehingga usaha swasembada daging dapat dicapai sehingga terciptalah ketahanan pangan nasional. Hasil yang di dapat dengan adanya pelatihan-pelatihan  yang dilakukan para peternak sudah mulai menggunakan sistem beternak yang lebih modern, memperbaiki kualitas pakan yang digunakan, mulai melakukan pengolahan limbah ternak sapi menjadi kompos dan biogas, serta dapat menerapkan manajemen pengadaan pakan yang optimal.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Teknis Beternak Kambing di Desa Gunungsari Kabupaten Lombok Barat M. Yamin; Khairuddin Khairuddin; Putu Artayasa; Khairunnisyah Sahidu; Darmansyah Darmansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.924 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.990

Abstract

Pelatihan masyarakat menjadi tumpuan harapan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Namun demikian, sistim pendidikan kita masih miss match terhadap tuntutan dunia kerja secara nasional maupun regional. Kegiatan ini merupakan upaya memberikan keterampilan mengenai teknis bertenak kambing. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja khusunya di Desa Gunungsari Kombok Barat. Kegiatan ini melibatkan lima orang dosen 4 orang dari FKIP Unram dan satu orang dari Unismu Mataram serta 17 orang masyarakat dari desa lokasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Andragogi yaitu menekankan partisipasi aktif dari masyarakat peserta melalui kerja kelompok, demontrasi lapangan, dan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pemberian teori 15% dan praktek 85 %. Hasilnya menambah pengalaman, pengetahuan, pemahaman, dan kemauan peserta Pelatihan dalam beternak kambing. Banyak masyarakat dari desa lokasi maupun desa sekitar, bahkan kecamatan lain yang belum mendapat kesempatan meminta kepada Tim Pelaksana agar diikutkan pada Pelatihan keterampilan teknis berikutnya. Selain itu, pelatihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya orang tua dan wali santri/siswa yang berekonomi lemah yang tinggal di sekitar Pondok untuk memperoleh sumber penghasilan baru.
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Media Tanam dengan Metode Vertikultur Hidroponik untuk Memaksimalkan Fungsi Pekarangan di Desa Pringgabaya Satrijo Saloko; Muhammad Nursan; Rizka Amalia; Sopiandi Sopiandi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.532 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.995

Abstract

Sustainable Food House is a program to optimize the use of environmentally friendly yards, and is designed to help meet family quality and nutritional needs, food diversification based on local resources, plant conservation, and increasing household income through non-rice based household creative industries for local food processing. . The objectives of this community service program (1) increase knowledge and skills, awareness and motivate the people of Pringgabaya Village, especially the group of housewives in the use of vacant land or yards, (2) apply some simple techniques for planting yards and their maintenance that can be implemented effectively. easy for the people. The types of plants that are planted in the yard are types of vegetables that can support daily needs and the rest can be sold. Methods of activities carried out include socialization, training, and practice starting from land preparation, maintenance, development, implementation and demonstration. This activity is able to encourage and increase the awareness of the group of housewives in utilizing the yard, especially using the verticulture method of hydroponics, starting from seedling to plant maintenance.
Konservasi Sumberdaya Alam Berwawasan Kearifan Lokal Melalui Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Lingkungan Pada Masyarakat Desa Bagik Payung Timur, Lombok Timur Agil Al Idrus; Liwa Ilhamdi; I Gde Mertha; LL. Abd. Muhyi Abidin; Lale Yaqutunnafis
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.257 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.996

Abstract

Potensi sumberdaya alam berupa lahan tambang pasir yang ada di Desa Bagik Payung Timur dapat meningkatkan kualitas hidup secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Namun, kegiatan penambangan pasir yang dilakukan oleh masyarakat seringkali tidak mempertimbangkan faktor pembatas ekologi sehingga cenderung eksploitatif dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang tidak sehat bagi masyarakat dan lingkugan sekitar. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola sumberdaya alam khususnya lahan tambang pasir menjadi masalah yang harus dituntaskan dengan pendekatan yang humanis dan mengedepankan kearifan lokal. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mensosialisasikan konservasi sumberdaya alam berwawasan kearifan lokal di Desa Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah pendampingan berupa sosialisasi, diskusi, Tanya jawab.  Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa semua peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian yaitu sosialisasi, diskusi dan Tanya jawab tentang konservasi berwawasan kearifan lokal pada masyarakat Desa Bagik Payung Timur. Serangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah berlangsung dengan kesimpulan sebagai berikut: semua peserta yang terdiri dari warga masyarakat yang ada di Desa Bagik Payung sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan memberikan respon yang positif selama kegiatan pengabdian berlangsung. Tim Pengabdian memaparkan dan memberikan sosialisasi manfaat sumberdaya alam yang dikelola dengan proporsional berwawasan kearifan lokal dan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumberdaya yang berlebihan. Peserta aktif menanyakan hal-hal yang belum jelas dari materi sosialisasi. Pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat mempunyai pengetahuan terkait materi sosialiasai baik tentang manfaat sumberdaya alam yang dikonservasi dengan baik sehingga masyarakat dapat menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.
Revitalisasi Moral Generasi Muda dan Penekanan Angka Pernikahan Dini Melalui Sosialisasi Penguatan Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Desa Bagik Payung Timur, Lombok Timur LL. Abd. Muhyi Abidin; Lale Yaqutunnafis; Bukhori Muslim; Agil Al Idrus; Liwa Ilhamdi; Pahmi Husain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.997

Abstract

Kondisi moral generai muda di tengah tantangan kemajuan teknologi dan informasi menjadi perhatian semua pihak. Penguatan nilai-nilai moral dan budaya menjadi alternatif usaha yang dapat dilakukan dalam menjaga kualitas moral dan penekanan angka pernikahan dini yang marak terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa sosialisasi, diskusi, Tanya jawab.  Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa semua peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian yaitu sosialisasi, diskusi dan Tanya jawab mengenai uapaya-upaya yang dapat dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terkait moral anak muda dan langkah-langkah yang dapat dikerjakan oleh semua pihak agar dapat menekan angka pernikahan dini yang ada di Desa Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Kesimpulan kegiatan pengabdian sebagai berikut: semua peserta yang terdiri dari pemuda, tokoh agama dan masyarakat maupun orang tua sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan memberikan respon yang positif selama kegiatan pengabdian berlangsung. Tim Pengabdian memaparkan dan memberikan sosialisasi upaya penguatan moral dengan menginternalisasikan nilai-nilai agama dan budaya. Kemudian peserta yang menghadiri kegiatan sosialisasi secara pro-aktif menanyakan hal-hal yang belum jelas dari materi sosialisasi yang telah disampaikan. Pada akhir kegiatan ini peserta sosialisasi memperoleh pengetahuan dan wawasan yang baik tentang revitalisasi moral generasi muda dan upaya penekanan angka pernikahan di bawah umur melalui penguatan nilai-nilai agama dan budaya di Desa Bagik Payung Timur Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.
Pemanfaatan Ikan Tuna Menjadi Siomay untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Rugaya H. Serosero; Martini Djamhur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.453 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.999

Abstract

Tuna is one of the mainstay products of North Maluku. Diversification of processed tuna is a creation so that tuna can be enjoyed by all circles, both children and adults. The purpose of this service is to provide knowledge about the benefits of tuna and improve the skills of partners in processing siomay with various flavors so that they can increase their income. The method used in this activity is socialization and demonstration. The participation of the participants the very good to that the activity ran smoothly. With this activity, the partners understand more about the health benefits of tuna and increase their skills in processing siomay with various flavors. Furthermore, his skills can to applied to a small-scale business.
Pelatihan Wisata Edukasi Interpretasi Flora pada Kelompok Sadar Wisata di Jalur Pendakian Propok Lombok Timur I Gde Mertha; Agil Al Idrus; Abdul Muhyi Abidin; Lale Yaqutunnafis; Baiq Salkiah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.987 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1002

Abstract

The hiking trail of Propok in the National Park of Rinjani mountain is very potential for educational tourism activities based on flora biodiversity. In the context of educational tourism, the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) which plays a role in managing the Propok route needs to receive training on flora interpretation. This service aimed to provide an assistance in the practice of interpreting tree flora to tour guides from the Tourism Awareness Group on the Propok hiking trail. The method used was training and performance in the form of practical assistance combined with lecture, discussion, demonstration and question and answer. The training activities that had been carried out were practical assistance for tree flora interpretation activities and independent practice of flora interpretation, which was followed by trials on students in the field. The conclusion of this service reveal that (1) The flora interpretation training received a positive response from the training participants and got a very valuable experiences to improve their skills in educational tourism activities, (2) The great enthusiasm of the trainees in carrying out the practice of flora interpretation greatly supports the success of this training activity , and (3) The tree flora interpretation activity for students on the Propok hiking trail was well received, considered very useful and enjoyable. Thus, educational tourism activities can add to the tourist attraction on the Propok hiking trail
Inovasi Dan Pengembangan Produk Stik Kangkung Di Desa Dasan Tereng Kabupaten Lombok Barat Ni Wayan Sri Suliartini; Made Aditya Budastra; Alfan Azizurohman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.309 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1005

Abstract

Kangkong can be processed into various types of snacks, one of which is kangkong sticks. Sticks are a type of pastry that has a long flat shape, has a savory taste, and has a crunchy texture. Kangkong sticks are one form of innovation for processed kangkong products. Kangkong sticks were once produced in Dasan Tereng Village, but are no longer produced. Based on the results of interviews and observations conducted by the P1000WB Entrepreneurship Community Service Program (Creation of 1000 New Entrepreneurs), several problems have been found in the kangkong stick product. These problems include; unvaried taste, unattractive packaging, narrow marketing scope, and mass production system. KKN Kewirausahaan made various efforts to re-elevate, as well as develop kangkong stick products into superior products in Dasan Tereng Village. The efforts that have been made are: (1) Providing innovation in the form of flavor variants, (2) Improvement of product packaging using standing pouches, designing, and giving logos, (3) Doing digital marketing and changing the production system to a purchased order (PO) system. The method used is observation, short interview, and literature study. This gives tangible results in the form of product sales which are quite high, exceeding the sales target, from 40 packs to 110 packs in one week.

Page 26 of 161 | Total Record : 1609