cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Sosialisasi Manajemen Budidaya African Night Crawder (ANC) dalam Upaya Pemanfaatan Sampah Aini; Made Sriasih; Alfi Maulana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.193 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2384

Abstract

Permasalahan sampah sudah menjadi masalah di seluruh penjuru dari kota hingga ke desa. Jenis sampah meliputi sampah rumah tangga sampah domestik dan sampah hewan ternak. Sampah yang dihasilkan setiap hari menghasilkan tumpukan sampah sehingga menjadi masalah kompleks dengan banyaknya sampah yang dihasilkan jika tanpa dilakukan pengolahan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang manajemen budidaya cacing African Night Crawder (ANC) dengan memanfaatkan sampah rumah tangga, dan limbah ternak sebagai sebagai sumber pakannya. Target dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu anggota kelompok tani Patuh Karya agar dapat memanfaatkan limbah sebagai sumber pakan untuk pemeliharaan/budidaya cacing sekaligus dapat meningkatkan penghasilan warga. Hasil budidaya cacing dapat dijual sebagai bahan pembuat pelet, sebagai bahan dasar untuk obat tradisional. Kotoran cacing dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan cara memberikan sosialisasi pelatihan tata cara pemeliharaan, cara pembuatan pakan dan pembelian sarana untuk budidaya cacing ANC bagi peserta sosialisasi. Target dalam pengabdian ini adalah satu unit budidaya pengelolaan cacing ANC bagi ibu-ibu anggota kelompok tani Patuh Karya yang akan digunakan sebagai pola percontohan bagi warga masyarakat atau ibu rumah tangga lainnya. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan bagi anggota kelompok tani Patuh Karya, serta mampu mengurangi jumlah volume sampah rumah tangga dan sampah ternak.
PKM Kelompok Pembudidaya Belut Sawah di Desa Puuhopa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Idris; Amirullah Baharuddin; Utama Kurnia Pangerang
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.375 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2409

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat pada UMKM Srikandi yang beralamat di Desa Puuhopa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, sekitar 102 Km dari Kampus Hijau Bumi Tridharma, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara. UMKM ini memproduksi Kopi Belut yang sudah dikenal di Sulawesi Tenggara. UMKM ini mengalami masalah kontinuitas produksi terkait penggunaan bahan baku belut sawah hasil tangkapan yang tergantung musim. Solusi telah dilakukan dengan upaya budidaya belut sawah pada 48 kolam beton yang dikelola sendiri, namun kendalanya adalah pakan berupa keong mas, cacing tanah dan bekicot yang juga bersifat musiman, dan bahan lumpur untuk media belut sawah yang belum cukup. Kegiatan PKM mengintroduksikan dua jenis pakan belut sawah yang dibudidakan untuk menjamin kontinuitasnya yakni maggot Black Soldier Flies (BSF), dan cacing tanah Lumbricus rubellus. Kegiatan meliputi pelatihan mitra, penyediaan rumah BSF dan media budidaya cacing tanah, praktek budidaya BSF dan cacing tanah, penyerahan peralatan, serta pendampingan selama berlangsungnya kegiatan budidaya. Evaluasi keberhasilan kegiatan, menggunakan dua pendekatan yakni proses dan hasil. Dari aspek proses, mitra yang hadir saat pelatihan, termasuk Kepala Desa Puuhopa, menunjukkan antusiasme, keingintahuan yang besar dan respon yang sangat positif. Dari aspek hasil, setelah pemberian materi, 100% peserta pelatihan mengetahui beberapa aspek sederhana dari BSF dan budidayanya. Disimpulkan, kegiatan PKM yang menghasilkan sinergi antara kampus dan UMKM Srikandi, berdampak positif bagi kedua pihak, dan mampu menyelesaikan masalah yang ada pada UMKM Srikandi.
The Transplantation of Corals as a Coral Reef Conservation in Pandanan Beach, North Lombok Zakiya Veronika; Tajidan Tajidan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.411 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2411

Abstract

Naskah ini disusun dari hasil kegiatan MBKM
Upaya Percepatan Pencegahan Dan Penurunan Stunting Melalui Program Pendampingan Keluarga Di Desa Pakuan Kecamatan Narmada Bq Mekia Rahmayanti; Ruth Stella Petrunella Thei; Dita Ayu Saputri; Sahru Ramdani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.68 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2415

Abstract

The problem of short children (stunting) is one of the nutritional problems faced in the world, especially in Pakuan village. Stunting is a problem because it is associated with an increased risk of illness and death, sobotimal brain development so that motor development is delayed and mental growth is stunted. Pakuan Village is one of the villages in Narmada sub-district which is the locus of stunting. Based on the stunting data from PSG in Pakuan village in August 2021, in Pakuan village there are 70 children who are stunted, of which 24 children are under two years old. The factors that cause stunting in the village of Pakuan include parenting patterns, lifestyle of pregnant women, unhealthy families, early marriage and there are still many parents who believe in beliefs or myths about the wrong diet of pregnant women in the community. The purpose of this activity is to accelerate efforts to prevent and reduce stunting through a family assistance program in Pakuan village, Narmada sub-district. The method is carried out by carrying out socialization activities, direct family assistance to the Pakuan village community who are the targets and monitoring through posyandu. This activity was realized through collaboration with cadres, village midwives, and the Suranadi Health Center. Based on these activities, the community can understand the pattern of parenting and nutrition given to infants/toddlers at that age in Pakuan village and there are 4 children who experience weight gain, namely Devin Alka, M. Iqbal, Iklal Fikrar, Miatul Febrianti, and Rizki Evarista.
Sosialisasi Buku Ekowisata Ekosistem Mangrove Sebagai Laboratorium Alam Untuk Pembelajaran IPA Di MTs. NW Nurul Ihsan Tanjung Luar Lombok Timur Lalu Japa; Abdul Syukur; Syachruddin; Daeng Mas'ud Ibrahim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1484.692 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2523

Abstract

: Desa Tanjung Luar telah mulai mengembangakan pariwisata yaitu wisata pantai termasuk kawasan ekosistem Mangrove. Ekosistem mangrove di wilayah Desa Tanjung Luar cukup potensial untuk dikembangkan menjadi obyek wisata belajar (laboratorium alam) seperti yang sudah dilakukan pada kegiatan pengabdian tahun sebelumnya yang menghasilkan salah satu luaran berupa buku ekowisata ekosistem mangrove. Sesuai permintaan pihak sekolah MTs Tsanawiyah NW Tanjung Luar, bahwa buku tersebut perlu disosialisasikan lebih lanjut, sehingga pengetahuan tentang ekosistem mangrove dapat lebih bertambah lagi. Dalam buku ekowisata ekosistem mangrove tersebut diperkenalkan sebanyak 10 spesies, yakni: Avicenia lanata, Avicennia marina, Bruguiera silindrika, Ceriops decandra, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Rhizopora apiculata, Sonneratia alba, Xylocarpus moluccensis, dan Lumnitzera rasemosa, dan dengan berbagai biota asosiasinya seperti Mollusca, Crustacea, Echinodermata, dan ikan. Metode terkait pengamatan dan pendataan komunitas mangrove, pihak sekolah menyatakan masih perlu penjelasan lebih lanjut. Oleh karena itu, secara khusus kegiatan pengabdian periode tahun 2022 ini difokuskan pada sosialisasi dan bedah buku ekowisata ekosistem mangrove, terutama terkait metode dan pengenalan spesies mangrove. Hasil Pengabdian ini yaitu dapat meningkatkan atau memperkaya pengetahuan dan keterampilan dalam mengenal dan pendataan vegetasi mangrove khususnya yang bisa secara umum dan mudah ditemukan di Desa Tanjung Luar. Selain itu dari program ini dihasilkan publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN dan revisi serta penambahan materi buku Ekowisata Mangrove edisi sebelumnya.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Daring Selama Masa Pandemi Bagi Guru-guru SMP di Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur Baiq Sri Handayani; Muhlis; Didik Santoso; Imam Bachtiar; Tri Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2522

Abstract

Perubahan pelaksanaan pembelajaran dari Luring menjadi Daring menjadi kendala bagi guru terutama kurangnya pemahaman guru dalam penggunaan aplikasi daring. Dengan demikian, pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk sosialisai menjadi hal penting untuk dilakukan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi informasi dn tanya jawab. Tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi diukur dengan mengitung nilai N-Gain berdasarkan nilai rata-rata pre test dan post test. Materi yang disosialisasikan meliputi: keuntungan, kendala dan solusi pembelajaran daring selama masa pandemi (materi I), penggunaan aplikasi zoom dalam pembelajaran daring (materi II), penggunaan aplikasi google classroom dalam pembelajaran daring (materi III), penggunaan aplikasi akun pembelajaran kemendikbud dalam pembelajaran daring (materi IV, dan jurnal belajar sebagai media kontrol aktivitas belajar online siswa (materi IV). Peserta yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru SMP di Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur, yang bejumlah 40 orang guru. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Ruang Komputer SMPN 1 Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB pada tanggal 15 September 2021. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman guru terhadap materi berdasarkan rata-rata skor N-gain dari pre tes ke post tes sebesar 56% yang termasuk dalam kategori cukup efektif.
Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Eyat Mayang Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Annisay Amalia; Putu Ayu Puji Laksmi Dewi; Luqyandini Rifqih Salsabilla; I Gusti Agung Ngurah Rai Kusuma Wardan; Hasbuandi Firman Sakti; Yunus T. Yanseda; Nilam Puspitasari; Aena Haviana; Nisa Suriani; Andini Putri; Siti Laelatul Azizah; Baik Mardiati; Deasy Irawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2524

Abstract

Pola Hidup Bersih dan Sehat merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan seperti stunting yang terjadi pada anak. Kondisi lingkungan yang tidak bersih, keterbatasan sarana mencuci tangan, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan masker serta kurangnya pengetahuan akan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan beberapa faktor yang menyebabkan adanya permasalahan stunting di Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Metode penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dilakukan dengan penempatan area mencuci tangan dan sosialisasi dengan tujuan untuk mengimplementasikan indikator PHBS sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Eyat Mayang. Kegiatan pengabdian ini juga diupayakan agar dapat membantu penurunan angka stunting yang terjadi di Desa Eyat Mayang dan menekanankan partisipasi dari masyarakat dan siswa sekolah dasar di Desa Eyat Mayang. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan PHBS sebagai pecncegahan stunting.
Penyuluhan Pelaksanaan Lesson Study di SMA Negeri 1 Labuapi I Putu Artayasa; Muhlis; I Wayan Merta; Gito Hadiprayitno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2525

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Labuapi adalah memberikan bimbingan kepada guru melaksanakan pembelajaran kolaboratif melalui penyuluhan dan pendampingan pelaksanaan Lesson Study. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan wawancara. Topik penyuluhan adalah tantangan pembelajaran abad 21 dan pentingnya pembelajaran kolaboratif, kolegial dalam upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan abad 21 siswa, manfaat dan langkah pelaksanaan Lesson Study/ Hasil pengabdian berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa umumnya guru melihat adanya dampak positif Lesson Study terhadap pengembangan profesionalisme guru. Rutinitas guru mengajar di kelas dan kultur mengajar tidak dalam tim merupakan faktor penghambat inisiasi pelaksanaan Lesson Study di kelas. Hasil angket menunjukkan bahwa umumnya guru belum pernah melaksanakan Lesson Study dan mereka perlu dimotivasi dan difasilitasi agar dapat melaksanakan kegiatan tersebut dengan lebih baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian bahwa guru mendapatkan pemahaman bahwa penerapan Lesson Study memberikan manfaat dalam membantu guru mengamati proses pembelajaran yang berlangsung, membantu guru dalam membuat persiapan dalam mengajar serta membantu guru mengupayakan perbaikan pembelajaran
Pemanfaatan Media Pohon Filogenetik Ikan Teri Berbasis Hasil Penelitian untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Keragaman Genetik pada Mata Pelajaran Biologi Siswa MAN 2 Mataram Mahrus; Agil Al Idrus; Saprizal Hadisaputra; Lalu Syauki MS
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2529

Abstract

Ikan teri (Strapelloides delicatulus) merupakan jenis ikan laut pelagis kecil yang hidup secara berkelompok dan keberadaannya cukup melimpah di perairan pulau Lombok. Keanekaragaman ikan teri secara morfologi maupun secara genetik merupakan salah satu sumber belajar bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) Kelas XII IPA pada topik keragaman genetik. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman konsep keanekargaman hayati pada tingkat gen yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret kepada para siwa MAN2 Mataram. Media pembelajaran yang digunakan pada kegiatan ini adalah pohon filogenetik ikan teri berbasis hasil penelitian. Kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa pada materi pembelajaran keragaman genetik di MA sebagai berikut: 1) memahami keterkaitan antara faktor-faktor penyebab keragaman genetik dengan tingkat keanekaragaman hayati; 2) memahami manfaat keanekaragaman hayati dalam kehidupan, dan 3) memahami upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Untuk mencapai tiga kompetensi tersebut dibutuhkan media pembelajaran yang inovatif berdasarkan hasil penelitian. Media pohon filogentik tersebut dapat digunakan di dalam proses pembelajaran di kelas, media tersebut berhubungan langsung dengan keanekaragam spesies, keanekaragaman genetic, dan keanekaragaman ekosistem. yang terdapat pada kurikulum MA. Berdasarkan pada beberapa hasil penelitian melaporkan bahwa mata pelajaran Biologi khusunya materi yang berhubungan dengan genetika relatif sulit di pahami siswa, karena materinya sangat mikroskopis dan diluar pengalaman sisswa sehari-hari sehingga terasa abstrak bagi para siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di MAN2 Mataram telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari partisipasi dan berbagai pertanyaan yang dilontarkan para siswa pada saat diskusi. Tim memberikan kunci-kunci utama yang digunakan dalam menggunakan pohon filogenetik  sebagai sumber belajar genetika. Para siswa memberikan respons posif terhadap pemanfaatan media pohon filogenetik dalam memecahkan kesulitan belajar genetika khususnya pada materi keanekaragaman hayati tingkat gen.
Introduksi Teknologi Budidaya Sargassum sp. di Gerupuk Kabupaten Lombok Tengah Nunik Cokrowati; Eka Sunarwidhi Prasedya; Bq Tri Khairina Ilhami; Heri Hariadi; Muhammad Jumat; Jayusri; Dinda Crista sya Waang; Wanda Qoriasmadillah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2538

Abstract

Sargassum sp. merupakan alga coklat yang hidup di perairan laut tropis dan menempel pada subtrat dasar perairan. Sargassum sp. memiliki kandungan alginat dan dapat dimanfaatkan sebgaai bahan baku dan bahan tambahan untuk industri pangan, farmasi, kosmetik dan bahan laboratorium. Sargassum sp. yang dimanfaatkan saat ini masih di ekplorasi dari alam yaitu pada perairan laut hingga kedalaman 7 m dan daerah pasang surut. Untuk kelestraian ketersedian Sargassum sp. dan pemenuhan kebutuhan industri maka diperlukan upaya budidaya. Tujuan kegiatan ini adalah adalah untuk mengintroduksi teknologi budidaya Sargassum sp. kepada pembudidaya rumput laut di Gerupuk Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan dilaksanakan di Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama 8 Agustus sampai dengan 9 Oktober 2022. Kelompok sasaran kegiatan adalah pembudidaya rumput laut yang ada di Gerupuk. Metode pelaksanaan kegiatan adalah demplot budidaya Sargassum sp. dan Focus Group Discussion (FGD) Teknologi Budidaya Sargassum sp. Hasil kegiatan ini adalah demplot teknologi budidaya Sargassum sp. dengan menggunakan metode rakit apung dan metode patok dasar. Sargassum sp. pada kedua metode budidaya tersebut dapat tumbuh dengan baik namun pertumbuhan optimum diperoleh pada metode patok dasar. FGD diikuti oleh pembudidaya rumput laut, tim kegiatan, dan aparat pemerintahan desa. Hasil dari FGD adalah diperolehnya pemikiran bersama untuk keberlanjutan budidaya Sargassum sp., Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum. Kesimpulan kegiatan ini adalah introduksi teknologi budidaya Sargassum sp. telah dilakukan pada pembudidaya rumput laut di Gerupuk dan keberlanjutan budidaya Sargassum sp. telah dilakukan oleh pembudidaya.

Page 63 of 161 | Total Record : 1609