cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Bantuan Hidup Dasar Untuk Para Pesepeda Yusra Pintaningrum; Basuki Rahmat; Romi Ermawan; Yanna Indrayana; A.A.S.M. Meiswaryasti Putra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2539

Abstract

Kematian mendadak usia muda sering terjadi saat aktivitas fisik seperti olahraga, dimana orang tersebut tidak pernah mengalami sakit jantung sebelumnya. Sebanyak 15-20 persen penyebab kematian mendadak adalah karena jantung, yaitu hilangnya fungsi jantung secara mendadak, dan seringkali terjadi kurang dari satu jam. Penting sekali memahami bagaimana penyebabnya dan faktor risikonya, sehingga kita perlu waspada lebih awal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 24 Juli 2022 di Rumah Sakit Universitas Mataram (RS UNRAM). Perhimpunan dokter spesialis kardiovaskular Indonesia (PERKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan sejumlah kegiatan. Mulai dari bersepeda bersama dengan jarak 30 km, hingga edukasi dan pelatihan bantuan hidup dasar di RS UNRAM. kegiatan pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 8 klub sepeda di Mataram. Materi yang diberikan adalah kematian mendadak pada pegiat olahraga, tips bersepeda yang aman dalam tinjauan kesehatan jantung, dan bantuan hidup dasar. Acara ini diampu oleh dokter-dokter spesialis jantung pembuluh darah serta dibantu oleh beberapa dokter muda Fakultas Kedokteran (FK) UNRAM. Suasana diskusi lebih hidup, peserta yang merupakan anggota perkumpulan pesepeda banyak mendapatkan pengetahuan mengenai bantuan hidup dasar. Kematian mendadak usia muda sering terjadi saat aktivitas fisik seperti olahraga, dimana orang tersebut tidak pernah mengalami sakit jantung sebelumnya dan solusinya  memberikan pengetahuan mengenai angka kematian jantung mendadak pada atlet atau pegiat pesepeda dan pentingnya pelatihan bantuan hidup dasar untuk menyelamatkan nyawa.
Peningkatan Kesadartahuan Terhadap Hutan Pantai Nipah Sebagai Habitat Penyu di Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara Maiser Syaputra; Febriana Tri Wulandari; Endah Wahyuningsih; Hairil Anwar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2542

Abstract

Hutan pantai sebagai habitat Penyu di Desa Malaka tengah menghadapi ancaman akibat aktivitas pembangunan fisik di wilayah tersebut. Keberadaan bangunan fisik di pinggir pantai menyulitkan Penyu untuk naik dan bertelur, selain itu faktor keberadaan manusia, kondisi lampu dan pencahayaan serta kebisingan juga menurunkan peluang naiknya Penyu untuk bertelur. Apabila tidak dikendalikan maka akan berdampak terhadap kelestarian satwa ini. Salah satu jalan keluar dari permasalahan ini adalah peningkatan kesadartahuan masyarakat terhadap hutan pantai melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan pendekatan partisipatif menggunakan metode FGD. Hasil dari kegiatan ini adalah 1. Peserta mendapatkan pengetahuan akan karakteristik habitat peneluran penyu di Pantai Nipah desa Melaka. 2. Pantai Nipah dibagi ke dalam 3 sistem zonasi meliputi zona perlindungan habitat Penyu memiliki komposisi 40 % dari panjang pantai, zona penangkaran sebesar 30% serta zona pemanfaatan terbatas 30%.
Pelatihan Pembuatan Jaringan Irigasi Tetes PVC dan Penanaman Naga Untuk Peningkatan Ekonomi Lahan Kering di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. I Dewa Gede Jaya Negara; Bambang Hari Kusumo; Kisman; Tajidan; Lolita Endang Susilawati; Bambang Budi Santoso; Joko Priyono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2551

Abstract

Adanya pembangunan bak penampung air yang menampung air tanah, ketersdediaan airnya perlu dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya karena lahan yang ada sangat potensial untuk pertanian. Pemakaian air dalam melakukan irigasi yang kurang efisien tentu tidak diharapkan, karena air yang diangkat ke bak air menggunakan memerlukan biaya berupa pembayaran pulsa listrik sehingga perlu diperhitungkan secara ekonomi. Oleh karena itu agar air bak yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efisien maka perlu dilakukan pelatihan membuat jaringan irigasi hemat air seperti system tetes pada lahan kering sekitar lokasi bak air dengan tananamnya sebagai percontohan. Dengan upaya ini nantinya masyarakat sekitarnya akan dapat meniru dan membuat lahan-lahan pertanian baru, dalam meningkatkan ekonomi keluarganya masing-masing. Mengetahui potensi sumber air yang ada maka tim Unram ikut berpartisipasi memberikan pelatihan pembuatan jaringan irigasi tetes dengan tanaman naga sebagai percontohannya, yang diperkirakan akan memberikan nilai tambah secara ekonomi jangka panjang. Tanaman yang dipilih untuk ditanam adalah naga, karena tanaman ini mempunyai umur hidup cukup lama jika dibandingkan dengan tanaman hortikultura, tetapi secara ekonomi akan sangat membantu petani lahan kering yang ada . Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tani sekitar dalam pembuatan irigasi hemat air system tetes dengan pipa pvc dan mempu menggunakannya pada lahan pertanian naga. Pengabdian ini dilakukan oleh Tim Unram dengan tahapan; survey awal dan koodinasi, pelatihan pembuatan petak lahan dan jaringan irigasi tetes pvc, pemasangan ajir dari pohon banten sebagai tempat naga. Selama proses pelatihan , dilakukan diskusi dan tanya jawab, sedangkan evaluasi selain dilakukan pada pelaksanaan tetapi juga akan dilakukan diwaktu-waktu yang akan dating untuk memantau perkembangan usahataninya. Pelatihan ini diikuti secara sungguh-sungguh oleh warga masyarakat di lapangan, dan berhasil memesang jaringan irigasi tetes pipa pvc pada 1 petak lahan dengan tanaman naga. Setelah 1 tahun pelaksanaan pengabdian, tanaman naga telah berbuah dan hasilnya telah dirasakan oleh petani dan sangat membantu ekonomi masyarakat lahan kering setempat. Tim pengabdian sangat bersyukur karena warga telah dapat membangun lahan pertanian percontohan naga dengan irigasi tetes pvc, dan tim pengabdian memberi saran agar pemilik lahan tetap memelihara tananaman tersebut dan dapat menerima masyarakat yang berkunjung dalam mencontoh system irigasi dan pertanian yang dilakukannya. Dengan selesainya kegiatan tim pengabdian berterimakasih kepada semua masyarakat yang telah ikut membantu untuk suksesnya pengabdian ini.
Implementasi Mesin Peras Santan Tipe Screw Guna Meningkatkan produktivitas Minyak Kelapa Di IKM-Al Iffah Muanah Muanah; Novi Yanti Sandra Dewi; Mursal Ghazali; Azhari; Hasri Kusuma Wardi; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2553

Abstract

Pemerasan Santan merupakan salah satu elemen kerja dalam pembuatan minyak kelapa. Proses pemerasan santan ini membutuhkan waktu dan kebutuhan kerja yang banyak sehingga diperlukan impelementasi mesin untuk efisiensi waktu dan tenaga kerja serta peningkatan produksi minyak kelapa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta produktivitas minyak kelapa yang dihasilkan. Metode pengabdian ada dua yaitu penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan untuk mengenalkan kepada mitra secara teori dan juga sebagai bekal untuk melakukan pelatihan. Sedangkan pelatihan dilakukan untuk belajar mengoperasikan mesin secara langsung. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan Mitra IKM-Al Iffah sebesar 75%, keberadaan mesin ini juga mampu meningkatkan 80% efisiensi tenaga kerja dan efisiensi waktu serta meningkatnya jumlah produksi minyak kelapa yang dihasilkan
Sosialisasi Pemanfaatan Metode Tabulampot sebagai Alternatif Dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan Pekarangan di Desa Gelangsar, Kabupaten Lombok Barat Baiq Farista; Arben Virgota; Suripto; Ahmad Jupri; Nur Indah Julisaniah; Dining Aidil Candri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2571

Abstract

Gelangsar Village, West Lombok Regency has a hilly topography and steep slopes. This condition causes low soil fertility in several locations, especially locations with steep slopes. The hills around the village of Gelangsar also affect the incoming light intensity. Resident around the hillsides, complained that the fruit trees in their yards could not bear fruit even though they were more than 10 years old. The solution offered to overcome these problems is the application of the tabulampot method. This program aims to introduce and apply the tabulampot method in the yard. The Tabulampot method is expected to provide maximum fruit crop yields. The method used in this program is socialization and tabulampot pilot project. The socialization method used was counseling and distribution of leaflets (brochures), while the application of tabulampot was carried out through the establishment of a pilot project. This program has been successfully. The participants actively asked questions in discussion sessions and also in the practice of making tabulampot. Tabulampot has a great opportunity to be implemented in the Gelangsar Village because it is easy and cheap.
Sosialisasi Nilai Ekowisata Mangrove Sebagai Sumber Belajar IPA pada Guru dan Siswa MTs NW Telaga Bagik Desa Ketapang Raya Lombok Timur Abdul Syukur; Agil Al Idrus; Mahrus; Tita Syahru Ramdhani; Yeni Susanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2581

Abstract

Pengembangan sumber belajar IPA berbasis Ekosistem Mangrove tentunya dapat menjadi sumber belajar yang baik bagi guru dan siswa/i karena dapat turun langsung ke lapangan, dan mengetahui adanya sumber yang dapat dijadikan sumber/sumber pembelajaran di sekitar tempat tinggalnya, sehingga tidak mempelajari nya hanya dalam teks (monoton). Tujuan dari Pengabdian pada masayarakat ini adalah meningkatkan pemanfaatan nilai ekosistem Mangrove sebagai sumber belajar IPA dan menanamkan nilai konservasi dan pelestarian lingkungan melalui pendidikan formal. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat menggunakan metode pelatihan, diskusi dan praktek lapangan. Luaran dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN dan telah terindeks SINTA dan buku ekowisata Mangrove sebagai Sumber Belajar yang memiliki ISBN. Setelah diberikan Sosialisasi, penyuluhan, terlihat dari hasil diskusi pengurus, guru menjadi paham akan pentingnya penambahan nilai ekowisata ekosistem mangrove, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan guru dan pengurus sekolah terkait nilai ekowisata mangrove untuk kemudian dapat mengembangkan pembelajaran berbasis Lingkungan di sekitarnya dengan baik. Pelaksananaan program pengabdian mitra, pengurus sekolah, guru telah berhasil dilakukan dengan baik dan menghasilkan produk yang relevan.
Pemanfaatan Lingkungan Ekosistem Lamun sebagai Inovasi Sumber Belajar IPA pada Guru dan Siswa di SMPN 1 Keruak Lombok Timur Abdul Syukur; Agil Al Idrus; Lalu Zulkifli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2582

Abstract

Lingkungan merupakan sumber pelajaran yang sangat kaya sesuai dengan tuntutan kurikulum. Ada dua bentuk lingkungan belajar, yakni pertama lingkungan atau tempat yang sengaja didesain untuk belajar siswa seperti laboratorium, perpustakaan, ruang internet dan lain sebagainya. Lingkungan semacam ini dikenal dengan lingkungan by disign. Kedua, lingkungan yang tidak didesain untuk proses pembelajaran akan tetapi keberadaannya dapat dimanfaatkan, misalnya halaman sekolah, taman sekolah, kantin, kamar mandi, dan lain sebagainya. Lingkungan yang demikian dikenal dengan lingkungan yang bersifat by utilization. Kedua bentuk lingkungan ini dapat dimanfaatkan oleh setiap guru karena memang selain memiliki informasi yang sangat kaya untuk mempelajari materi pelajaran, juga dapat secara langsung dijadikan tempat belajar setiap siswa. objek lembar kerja peserta didik berbasis ekosistem lamun menjadi inovasi terhadap kalangan pendidikan khususnya sebagai kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi Dosen-dosen di lingkungan Universitas Mataram, sehingga kerja sama bidang pengabdian dilakukan bersama dalam pemanfaatan inovasi lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah menindak lanjuti pengembangan objek belajar lembar kerja peserta didik berbasis ekosistem lamun sebagai bentuk inovasi sumber belajar IPA dan sebagai obyek riset berbagai pengembangan ilmu pengetahuan dan multi disiplin ilmu sehingga terjadi perubahan mindset bahwa lingkungan ekosistem lamun di daerah pesisir Lombok timur tidak hanya sebagai penujang perekonomian akan tetapi dapat menjadi penunjang Pendidikan yang memberikan pengetahuan bagi siswa dan memanfaatkan lingkungan lamun secara arif dan bijaksana. Selain itu dari program ini dapat dihasilkan publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN.
Pelatihan Preparasi Oosit untuk Pengamatan Kromosom Lampbrush pada Guru-Guru Biologi di Lombok Barat AA. Sukarso; I Gde Mertha; Ahmad Raksun Raksun; I Wayan Merta; Syamsul Bahri Bahri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2584

Abstract

Kromosom lampbrush merupakan kromosom raksasa. Pasangan loop yang muncul pada kromosom ini dapat menjadi sumber belajar untuk pengamatan konfigurasi kromosom dan model proses transkripsi, sehingga dapat dijadikan solusi untuk mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi ekspresi gen. Karena ukurannya yang besar, kromosom lampbrush mudah terlihat dibawah mikroskop cahaya. Guru-guru biologi di Kabupaten Lombok Barat belum memiliki keterampilan dalam pembuatan kromosom lampbrush. Oleh sebab itu guru-guru biologi perlu diberikan teknik pembuatan preparat kromosom lampbrush yang dilanjutkan dengan pengamatannya di bawah mikroskop. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan di SMAN 1 Narmada dan Universitas Mataram. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mikroteknik pembuatan preparat mikroskopis kromosom lampbrush sel-sel oosit kodok sawah (Fejervarya cancrivora) dan melatih keterampilan observasi (pengamatan) konfigurasi dan struktur detail kromosom lampbrush dibawah mikroskop. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah unjuk kerja dalam bentuk praktek, yang dikombinasikan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa (1) Pengabdian ini menambah wawasan dan keterampilan sangat bermakna bagi guru mitra dalam pembuatan preparat kromosom lampbrush untuk pengamatan kiasmata, loop lateral yang berperan dalam transkripsi, kromomer, dan aksis kromosom serta teknik visualisasinya dibawah mikroskop, (2) Ketekunan dan semangat yang tinggi guru mitra sangat mendukung keberhasilan pembuatan preparat kromosom lampbrush sel-sel oosit kodok sawah (Fejervarya cancrivora), (3) Keterampilan yang diperoleh guru mitra dalam pelatihan ini merupakan pengalaman berharga untuk perencanaan praktikum, dan (4) Produk preparat kromosom lampbrush yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sumber belajar genetika berbasis praktikum di sekolah.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Beternak Lebah Trigona Di Sekitar Kawasan Hutan Adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara M. Yusuf; Muji Rahayu; Muhammad Nursan; Sri Supartiningsih; Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi; Pande Komang Suparyana; Fadli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2602

Abstract

In general, this community service activity aims to increase the knowledge and skills of the farming community through the development of Trigona beekeeping business around the Bayan customary forest area, North Lombok Regency, while the specific objectives are: (1) To develop interest and motivate the people of Bayan Village, Bayan District, North Lombok Regency for entrepreneurship in agriculture and animal husbandry especially beekeeping u trigona; (2) Showing farmers about the technological aspects of trigona beekeeping business; (3) Beekeepers can recognize the socio-economic aspects (sustainable increase in income) of trigona beekeeping business; and (4) Establishing relationships between universities, especially Mataram University with the community. The implementation is carried out using the community development method that emphasizes adult learning (andragogy), involving 8 members of the trigona beekeeper group and students through counseling, demonstrations, and demonstration plots. The results of the implementation show that: (1) This community service activity has been able to increase the knowledge and skills of members of the trigona beekeeper farmer group regarding technical, socio-economic and other aspects related to the development of trigona beekeeping around forest areas; (2) Increase the awareness of farmer group members on the importance of togetherness in a group bond; (3) Demonstrate to the community, especially group members about good, healthy, and environmentally friendly trigona bee cultivation techniques; (2) The response of members of the trigona beekeeper group to extension activities around the Bayan customary forest area, the economy of this dry land farming community is quite high; and (3) This activity has also contributed to the intensification of reciprocal communication between the local government of North Lombok Regency, universities, UNRAM and the community who are members of the trigona honey bee farmer farmer group in Bayan Village, Bayan District, North Lombok Regency.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan HOTS Siswa Kelas VI SD Negeri Cisempur Hikmawati; Zulfan; Yandi Nur Cahya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2611

Abstract

HOTS (Higher Order Thingking Skills) yang dimiliki oleh siswa kelas VI perlu dilatih untuk menjadi bekal siswa belajar di tingkat satuan pendidikan berikutnya yakni SMP atau yang sederajat. Data hasil ujian sekolah siswa kelas VI SD Negeri Cisempur pada tahun sebelumnya (2021) menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa, termasuk HOTS, masih belum optimal. Nilai siswa masih banyak yang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Upaya untuk meningkatkan HOTS siswa perlu terus dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan HOTS siswa kelas VI SD Negeri Cisempur melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Kegiatan ini dilaksanakan 2 kali pertemuan yaitu pada tanggal 29 Agustus 2022 dan 12 September 2022. Peserta kegiatan meliputi semua siswa kelas VI SD Negeri Cisempur sebanyak 30 orang. Tahapan kegiatan terbagi menjadi 3 yakni kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan pembiasaan salam dan doa, apersepsi dan motivasi, serta penyampaian tujuan pembelajaran. Pada kegiatan inti dilakukan aktivitas sesuai sintak PjBL (Refleksi, Penelitian, Penemuan, Penerapan, Mengkomunikasikan). Pada kegiatan penutup dilakukan pembuatan kesimpulan, tindak lanjut, dan evaluasi. Pertemuan 1 mempelajari tentang: Tema 3 (Tokoh dan Penemuan), Sub tema 1 (Penemu yang Mengubah Dunia). Pertemuan 2 mempelajari tentang: Tema 3 (Tokoh dan Penemuan), Sub tema 2 (Penemu dan Manfaatnya). Karya siswa (artefak) pada pertemuan ke-1 berupa Rangkaian Listrik dengan nilai rata-rata HOTS sebesar 89,6, sedangkan artefak pada pertemuan ke-2 berupa Peta Pikiran Tokoh dan Penemuannya dengan nilai rata-rata HOTS sebesar 90,1. Dengan demikian, penerapan model PjBL telah meningkatkan HOTS siswa kelas VI SD Negeri Cisempur untuk pembelajaran tentang Tema 3.

Page 64 of 161 | Total Record : 1609