cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Pemilihan Alat Kontrasepsi Non-Hormonal (Iud) di Puskesmas Kenali, Lampung Barat Tahun 2020 Fitri Ekasari; Nurul Aryastuti; Romaita Romaita
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3572

Abstract

Program KB digunakan menekan tingginya laju pertumbuhan penduduk seperti KB IUD.  Target Puskesmas Kenali tahun 2018 cakupan penggunaan KB sebesar 80 %, target yang tercapai sebesar 68,5%. Dari hsail prasurvey diketahui 7 orang (70%) diantaranya menyatakan jika takut menggunakan IUD, seperti cara pemasangan, isu kendala penggunaan, dan rasa nyaman saat berhubungan seksual, tujuan penelitian diketahui faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi non hormonal (IUD) di wilayah kerja UPT Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat tahun 2020. Penelitian kuantitatif desain Cross-Sectional. Populasi seluruh peserta KB aktif di wilayah kerja UPT Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat. Penelitian telah dilaksanakan bulan Juni-Juli 2020. Pengambilan data dengan kuesioner. Analisis data secara univariat, bivariat dan multivariat. Ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap, status ekonomi, dukungan suami, penilaian individu di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat tahun 2020, Tidak ada hubungan ketersediaan alat kontrasepsi, peran petugas kesehatan, penilaian klinik dengan pemilihan alat di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat tahun 2020. Hubungan yang paling dominan pada pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat tahun 2020 adalah dukungan suami dengan (p-value 0,000 OR 8,635). Saran membuka kelas bagi WUS, seperti kegiatan penyuluhan kontrasepsi, konseling penggunaan kontrasepsi dan pelayanan kontrasepsi langsung, yang dilakukan rutin setiap bulan. 
EFEKTIVITAS MASASE PERINEUM DAN SUPERCROWNING DALAM PENCEGAHAN RUPTUR PERINEUM PADA PRIMIPARA DI PUSKESMAS MERGANGSAN Ari Andriyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i3.329

Abstract

Tujuh puluh persen wanita yang melahirkan pervaginam sedikit banyak mengalamitrauma perineal yang berhubungan dengan morbiditas postnatal dengan robekan yangmengenai spingter anal yang tidak terlaporkan. Robekan ini bisa berhubungan denganinkontinensia tetap post partum yang menyengsarakan. Masase Perineum DanSupercrowning merupakan prosedur alternatif untuk mengurangi laserasi perineum.Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya perbedaan derajat ruptur perineum padakelompok kontrol dibandingkan kelompok masase perineum dan kelompok masaseperineum dan supercrowning pada primipara di Puskesmas Mergangsan.Penelitian ini merupakan penelitian True eksperimental dengan menggunakandesain The Post Test With Control Group Design. Lokasi penelitian di PuskesmasMergangsan pada bulan Juli-September 2008. Subjek penelitian adalah primigravidaumur kehamilan 34 minggu yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Tehnik samplingyang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 45 yang dibagimenjadi tiga kelompok yaitu: 15 primigavida mendapat perlakuan masase perineum dansupercrowning, 15 primigavida mendapat perlakuan masase perineum, dan 15primigavida sebagai kelompok kontrol. Tehnik analisis menggunakan program R versi2.6.0 dengan uji kruskal-wallis.Ada perbedaan bermakna antara ketiga kelompok perlakuan dalam mencegahlaserasi perineum dengan nilai 6,2025 p-value < 0,05. Perbedaan median ketigakelompok perlakuan tersebut adalah: masase perineum dan supercrowning 1, masaseperineum 2, kelompok kontrol 2.kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa perlakuan masase perineum mulaikehamilan 34 minggu dan supercrowning saat kala II mencegah laserasi perineum padaibu bersalin.Kata kunci: Masase perineum, supercrowning, primipara, ruptur perineum.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM DI RUMAH SAKIT BERSALIN PUTI BUNGSU BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 2014 Neneng Siti Lathifah
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i1.457

Abstract

Kejadian Maternal Mortality Ratio (MMR) diseluruh dunia, tahun 2013 sebesar 210 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup atau sekitar 800 wanita meninggal per hari karena komplikasi kehamilan atau persalinan, dan 99% terjadi di negara berkembang, kondisi ini masih sangat jauh dari target MDGs. Komplikasi utama yang menjelaskan hampir 75% kematian ibu adalah perdarahan 27%. Tujuan penelitian ini diketahui hubungan antara paritas ibu dengan kejadian perdarahan post partum pada ibu bersalin di RSB Puti Bungsu Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 340 orang yang diambil dengan tehnik Systematic Random Sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi frekuensi ibu bersalin yang mengalami perdarahan post partum (22,4%). Distribusi frekuensi paritas ibu bersalin adalah dengan paritas multipara (62,4%). Ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu dengan kejadian perdarahan post partum pada ibu bersalin (p-value = 0,001). Disarankan bagi bidan atau tenaga kesehatan meningkatkan pelayanan melalui upaya preventif seperti konseling tentang faktor resiko dari terjadinya perdarahan post partum, mendeteksi secara dini kejadian perdarahan post partum pada ibu bersalin dan dapat ditangani secara tepat sehingga tidak menimbulkan komplikasi yang menyebabkan kematian ibu.Kata Kunci : Paritas - perdarahan post partum.
Hubungan Merokok, Minum Kopi dan Stress dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2019 Elva Nuryanti; Khoidar Amirus; Nurul Aryastuti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.2977

Abstract

Hipertensi sering kali disebut sebagai pembunuh gelap (silent killer) . Prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi secara nasional sebesar 30,9%. Sedangkan di Provinsi Lampung hipertensi essensial primer atau hipertensi dengan penyebab tidak diketahui sebesar (30%) dan hipertensi lainnya sebesar (17%). Kabupaten Way Kanan menempati urutan ketiga yaitu, sebesar (58,66%). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan merokok, minum kopi dan stress dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel seluruh pasien rawat jalan yang melakukan pemeriksaan sebanyak 128 orang dengan teknik accidental sampling. Uji analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diketahui sebagian besar mengalami hipertensi sebanyak 71 responden (55,5%). Merokok sebagian besar merokok sebanyak 78 responden (60,9%). konsumsi kopi, sebagian besar peminum kopi sebanyak 83 responden (64,8%). Sebagian besar pasien rawat jalan mengalami stress sebanyak 67 responden (52,3%).  Ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi, diperoleh  p-value (0,000 <α 0,05). OR: 17,653. Ada hubungan minum kopi dengan kejadian hipertensi, diperoleh  p-value (0,000 <α 0,05). OR: 6,760. Ada hubungan stress dengan kejadian hipertensi, diperoleh  p-value (0,000 <α 0,05). OR: 9,966. Disarankan responden agar mengurangi konsumsi kopi dengan cara mengurangi takaran kopi dan gula. Serta disarankan bagi responden yang merokok untuk mengurangi jumlah rokok yang dihisap secara bertahap. Bagi responden yang mengalami stres sebaiknya untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.
ANALISIS FAKTOR KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RSUD LIWA LAMPUNG BARAT 2014 Irna Yunaeni; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i1.425

Abstract

Kepuasan kerja perawat yang buruk berdampak pada prestasi kerja, disiplin dan kualitas kerjanya. Dampak kinerja buruk di RS Liwa adalah 2013 terjadi kasus dekubitus 3,12%, lebih tinggi dari target yang diharapkan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2,5%. Kejadian infeksi jarum infus (phlebitis) 1,21% lebih tinggi dari SPM 0,5%. Tujuan penelitian diketahui faktor kinerja perawat pelaksana di RSUD Liwa Lampung Barat 2014.Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruh perawat pelaksana di RSUD Liwa Lampung Barat tahun 2014, 78 orang dengan total populasi. Pengujian dengan chi square dan regresi logistik ganda.Hasil penelitian ada hubungan beban kerja (p=0,003), stres kerja (p=0,002), kepuasan kerja (p=0,000), motivasi kerja (p=0,011) dengan kinerja perawat pelaksana. Variabel kepuasan kerja merupakan variabel paling dominan berhubungan dengan kinerja perawat pelaksana (p=0,000). Berdasarkan hasil tersebut disarankan pimpinan RSUD Liwa Lampung Barat selalu mengevaluasi bekan kerja perawat setiap 6 bulan sekali, dengan memperhatikan karakteristik perawat.Kata kunci : Beban kerja, stres, kepuasan, motivasi, dan kinerja perawat.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA AKSEPTOR KB AKTIF DI KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2018 Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti; Nurhayati Nurhayati
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i2.1097

Abstract

ABSTRAKKontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya ini dapat bersifat sementara maupun bersifat permanen, dan upaya ini dapat dilakukan dengan menggunakan cara, alat atau obat-obatan. Berdasarkan hasil pre-survey yang dilakukan peneliti pada bulan April 2018 dari sebelas Kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat, dari jumlah PUS 4.182 ribu jiwa, yang menggunakan alat kontrasepsi sebesar 2.782 ribu jiwa (CPR 66,52%) dengan prosentase pemakaian MKJP IUD (14,52%), Implant (14,63%), MOW (0,72%), MOP (0,21%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada akseptor KB aktif di Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2018.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif periode bulan April 2018 yang tercatat di Puskesmas Batang Hari Kabupaten Lampung Timur dengan jumlah 2,841 orang, sampel sejumlah 125 responden teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental  Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner, dan analisa data yaitu univariat dengan menggunakan frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada hubungan antara umur ibu ((p = 0,001 < α = 0.05), pendidikan ((p = 0,018 < α = 0.05), (OR=3,284)), pengetahuan ((p = 0,005 < α = 0.05), (OR=4,038)), jumlah anak ((p = 0,047 < α = 0.05), (OR=1,356)) dan dukungan suami ((p= 0,004 < α = 0.05), (OR=4,575)) dengan penggunaan kontrasepsi MKJP sedangkan sikap tidak ada hubungan dengan penggunaan kontrasepsi MKJP ((p= 0,0286 < α = 0.05), (OR=0,555)) di Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Diharapkan pasangan usia subur ikut dapat menambah pengetahuan dalam program KB melalui upaya promotif berupa bimbingan dan penyuluhan yang bertujuan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang efektif dan rasional.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI (SWAMEDIKASI) YANG RASIONAL OLEH PENGUNJUNG APOTEK “X” KOTA BANDAR LAMPUNG, TAHUN 2012 Ade Maria Ulfa; Zaenal Abidin
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.393

Abstract

Pengobatan sendiri adalah penggunaan obat oleh masyarakat untuk mengatasikeluhan dan penyakit ringan tanpa intervensi dokter. Presentase pengobatan sendiri diIndonesia pada tahun 2010 sebesar 68,71% dan di Provinsi Lampung sebesar 72,97%.Pengobatan sendiri dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medicationerror) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya.Dalam hal ini informasi yang tepat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga dapat terhindardari penyalahgunaan obat (drug abuse) dan penggunasalahan obat (drugmisuse).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuandengan perilaku pengobatan sendiri yang rasional oleh pengunjung Apotek “X” KotaBandar Lampung, Tahun 2012.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatifdengan pendekatan crosssectional. Jumlah responden sebanyak 169 dipilih secara systematic randomsampling.Data diperoleh dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Analisisdata menggunakan Uji Chi square, dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil uji statistik menunjukkan adahubungan pengetahuan (p value = 0,000),keyakinan pengobatan (p value = 0,023) dengan perilaku pengobatan sendiri yangrasional. Saran, hendaknya pelayanan informasi obat di apotek diberikan langsung olehapoteker (komunikasi interpersonal) dan tersedianya brosur dan leaflet obat bebasdengan bahasa yang sederhana dan informatif..Kata Kunci : Swamedikasi, pengetahuan
DETERMINAN FERTILITAS MELALUI PENDEKATAN TOTAL FERTILITY RATE (TFR) DI INDONESIA: ANALISIS DATA SURVEI DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA (SDKI) TAHUN 2007 Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i2.480

Abstract

Stagnansi Total Fertility Rate (TFR) Indonesia sebesar 2,6 yang sudah berlangsung selama 10 tahun (2002-2012) menyebabkan tidak tercapainya tujuan Keluarga berencana (KB) sebagai dampak dari perubahan pola determinan fertilitas. Peneliti ingin mengetahui lebih dalam terkait perubahan pola determinan fertilitas melalui pendekatan pendekatan TFR berdasarkan wilayah provinsi. Determinan yang diteliti meliputi layanan kesehatan reproduksi, karakteristik sosial ekonomi (pendidikan wanita dan suami/pasangan, pekerjaan suami/pasangan dan wanita, status ekonomi keluarga, dan daerah tempat tinggal) dan perilaku reproduksi wanita (umur kawin pertama dan melahirkan pertama, jumlah anak yang diinginkan, metode kontrasepsi, dan mortalitas anak). Penelitian ini menggunakan data SDKI 2012 dalam daftar blok sensus dengan stratifikasi dua tahap. Sebanyak 29.615 wanita usia subur (WUS) berumur 15-49 tahun berstatus pernah kawin dipilih sebagai sampel. Analisis proporsi menunjukkan pada 2012 terdapat perbedaan yang cukup besar antara wilayah dengan TFR tinggi dan rendah. Regresi logistik multivariabel dengan sampel komplek menunjukkan determinan yang paling berpengaruh adalah jumlah anak yang diinginkan dan pendidikan wanita. Setiap pemodelan multivariabel menghasilkan persamaan yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi beragam.Kata kunci: Fertilitas, KB, stagnansi.
Hubungan Tingkat Kecukupan Gizi Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Pada Anak SD Negeri 13 Teluk Pandan Pesawaran Tahun 2019 Yessi Nurmalasari; Anggunan Anggunan; Rofi Arivany
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i1.2631

Abstract

Latar Belakang: Kecukupan gizi pada anak sekolah dasar masih menjadi masalah yang sangat serius karena akan berlanjut hingga usia dewasa dan memberikan dampak yang buruk untuk kedepannya bagi kesehatan. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari pengetahuan siswa, aktivitas fisik siswa dan pola konsumsi makan dan jajan siswa. karena dengan hal tersebut jika berjalan dengan baik maka dapat mempengaruhi tindakan dalam hal melakukan perbaikan gizi sehingga dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak yang pada akhirnya dapat berpengaruh pada status kesehatannya dan terutama dalam hal status gizi (wicaksana&nuriska,2018). Gizi buruk di usia muda membawa dampak anak mudah menderita salah mental, sukar berkonsentrasi, rendah diri, dan prestasi belajar menjadi rendah . (Noor ,dkk, 2018).Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kecukupan Gizi  Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Pada Anak SD Negeri 13 Teluk Pandan Pesawaran Tahun 2019.Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling Analisis data menggunakan uji SpearmanHasil Penelitian: Hasil uji statistik bivariat Spearman didapatkan nilai p-value =0,000 (p<0,01) dan nilai r sebesar 0,794**. Hal ini berarti secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara kecukupan gizi dengan konsentrasi belajar pada anak SD Negeri 13 Teluk Pandan.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kecukupan gizi dengan konsentrasi belajar pada anak SD Negeri 13 Teluk Pandan, Pesawaran Tahun 2019.
STUDI FAUNA VEKTOR MALARIA DI DAERAH ENDEMIS MALARIA DESA WAY MULI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Devita Febriani Putri
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i1.320

Abstract

Desa Way Muli, Lampung Selatan, yang terletak di Pulau Sumatra di Provinsi LampungIndonesia merupakan daerah endemis malaria. Pada tahun 2009 ditemukan 1368 insidenmalaria dengan Annual Malaria Index (AMI) sebesar 48,7 ‰ dan Presentasi sediaandarah positif (SPR) sebesar 29,6 %. Wilayah Desa Way Muli dari segi geografisnyamerupakan dengan kondisi daerah pesisir pantai, yang merupakan tempat perindukanyang sangat tepat untuk berkembang biaknya beberapa spesies nyamuk vektorAnopheles.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui spesies nyamuk Anopheles yang menjadivektor dalam transmisi dan penyebaran malaria, serta kondisi ekologis tempat – tempatperindukannya di Desa Waymuli, Lampung Selatan.Penelitian ini dilaksanakan selama 3bulan pada bulan Juli – September 2011. Penelitian dilakukan di daerah endemikmalariadesa Way Muli, Kabupaten Lampung Selatan. Sampel penelitian berupa nyamukvektor yang ditangkap, di identifikasi di Laboratorium Parasitologi Fakultas KedokteranUniversitas Malahayati. Pengamatan tempat perindukan ditentukan berdasarkan adatidaknya larva Anopheles sp. pada tempat-tempat yang berpotensi sebagai tempatperindukan nyamuk vektor. Pengamatan ekologi meliputi pengukuran suhu air, pH Air,salinitas air, oksigen terlarut (DO), dan ada tidaknya predator.Hasil penangkapan nyamuk dikelompokkan didalam rumah, diluar rumah, hinggap dikandang dan sekitarnya (semak-semak dan tanaman yang tumbuh disekitar kandang).Jumlah nyamuk Anopheles yang berhasil tertangkap di dua titik lokasi pengamatan desaWay Muli berjumlah 90 ekor yang terdiri dari 3 jenis nyamuk Anopheles yaitu :Anophelessundaicus, An. aconitus, dan An. vagus. Spesies An. sundaicus palingmendominasi di desa Way Muli, dengan persentase 86.6%, kepadatan relatif 0.36, sertamemiliki dua puncak aktivitas menggigit yaitu didalam rumah pukul 23.00 – 00.00 WIBdan diluar rumah pukul 03.00 – 04.00 WIB. Faktor – faktor ekologi terutma predatorpada tempat perindukan nyamuk Anopheles mempengaruhi kehidupan larva nyamukAnopheles.Kata Kunci : Vektor Malaria, Anopheles, Tempat Perindukan

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue