cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 520 Documents
HUBUNGAN ASAM LEMAK JENUH, TAK JENUH GANDA DAN SERAT DENGAN RASIO LDL/HDL PADA PENDERITA JANTUNG KORONER DI POLI JANTUNG RSUD Dr. HI. ABDUL MOELOEK Bertalina Bertalina
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i4.448

Abstract

Jantung koroner merupakan problem kesehatan dan menjadi masalah, baik di negara maju maupun negara berkembang. Rasio kolesterol LDL dan HDL merupakan salah satu komponen penting sebagai indicator risiko vaskular. Individu dengan rasio kolesterol LDL dan HDL tinggi memiliki risiko kardiovaskular yang lebih besar karena ketidakseimbangan antara kolesterol yang dibawa oleh lipoprotein aterogenik dan lipoprotein pelindung. Hal ini di sebabkan oleh peningkatan kadar LDL atau penurunan kadar HDL, atau keduanya. Beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa rasio kolesterol LDL/HDL merupakan predictor terbaik untuk penyakit jantung koroner dibandingkan hanya kolesterol LDL atau kolesterol HDL sendiri. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda dan serat dengan rasio LDL/HDL pada penderita jantung koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeleok Provinsi Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah penderita jantung koroner, dengan sampel 63 responden. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengambilan data dengan wawancara, melihat rekam medik dan recall 1 x 24 jam. Analisis bivariat diolah dengan menggunakan uji chi square, dengan derajat keercayaan 95%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita jantung koroner yang memiliki rasio LDL/HDL tidak baik yaitu sebesar (41,3%), asupan lemak jenuh (55,6%), lemak tak jenuh ganda (36,5%), dan asupan serat (68,3%). Hasil analisis bivariat menunjuk andanya hubungan antara asupan lemak jenuh (p=0,038), asupan lemak tak jenuh ganda (p=0,00) dan asupan serat (p=0,02) dengan rasio LDL/HDL. Disarankan perlunya ditingkatkan kerjasama antara poli jantung dan poli gizi, dimana dokter diharapkan merujuk pasien yang perlu konsultasi gizi kepada ahli gizi, agar pasien dapat melaksanakan diet sesuai penyakit yang diderita.Kata kunci : Asam lemak jenuh, tak jenuh ganda, serat, LDL/HDL.
Hubungan Keberadaan Kontak Serumah dan Perilaku Ibu terhadap Kejadian Tuberkulosis Anak Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Ari Rosmala Dewi; Suharmanto Suharmanto
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3059

Abstract

Salah satu faktor yang meningkatkan risiko penularan pada anak adalah terdapatnya kontak serumah dan kurangnya pengetahuan ibu, akan tetapi belum banyak penelitian yang mengkaji hubungan variabel-variabel tersebut terhadap penularan kepada anak di Bandar Lampung. Bandar Lampung memiliki angka kejadian TB yang meningkat dari tahun ke tahun dan berpotensi menjadi sumber penularan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan keberadaan kontak serumah dan perilaku ibu terhadap kejadian TB anak di lima puskesmas di Bandar Lampung yang terdapat kasus TB anak. Penelitian ini adalah penelitian case control dengan sampel kasus sebanyak 66 anak penderita TB dan sampel kontrol sebanyak 66 anak yang tidak menderita TB. Variabel pada penelitian mencakup kontak serumah (keberadaan kontak, intensitas kontak dan kedekatan hubungan) serta perilaku ibu (pengetahuan ibu dan imunisasi BCG). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner yang dilanjutkan dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan keberadaan kontak, intensitas kontak, kedekatan hubungan, pengetahuan serta imunisasi BCG terhadap kejadian TB anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan variabel yang perlu diintervensi yang pada akhirnya dapat menurunkan kejadian TB anak.
PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR A.DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG Damayanti Puspita Sari; Ahcmad Farich
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i4.416

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu hal sangat penting dalam meninjau mutupelayanan khususnya pelayanan suatu rumah sakit mendefenisikan kepuasan pasien darisisi yang berbeda, pasien memasuki rumah sakit dengan serangkaian harapan dankeinginan.Tujuan penelitian diketahuinya Persepsi Pasien Rawat Inap Tentang MutuPelayanan Kesehatan Dalam Hubungan Tingkat Kepuasaan Pasien Di RSUD Dr A. DadiTjokrodipo Kota Bandar Lampung Tahun 2014.Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denga pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap RSUD Dr A. DadiTjokrodipo.Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan teknik accidentalsampling sebanyak 67 sampel. Pengumpulan data melalui wawancara berpedoman padakuisioner, analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chisquare.Hasil analisis univariat didapatkan (56,7%) pasien menyatakan tidak sesuai denganpelayanan yang sudah diberikan, pada persepsi kehandalan, persepsi ketanggapan,persepsi jaminan, persepsi empati, dan persepsi mutu layanan yang berwujud berturutturut(50,7%), (26,9%), (37,3%), (43,3%), dan (25,4%) pasien menyatakan Yaterhadap kepuasan pasien itu sendiri. Sedangkan analisis bivariat menujukan bahwa adahubungan antara persepsi tentang kehandalan (p-value = 0,004; OR = 5,048), persepsiketanggapan (p- value = 0,039; OR = 3,765), persepsi jaminan (p-value = 0,061; OR =3,000), persepsi empati (p-value = 0,003; OR 5,320) dan persepsi mutu layanan yangberwujud (p-value = 0,075 ;OR = 3,259) dengan kepuasaan pasien.Disarankan agar RSUD Dr A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung dapat terusmeningkatkan kualitas pelayanan khususnya tenaga kesehatan dengan cara mengadakanpelatihan untuk tenaga kerja secara berkalaKata Kunci : Mutu Pelayanan, Kepuasaan Pasien
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA ANTARA LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI TRESNA WERDA DENGAN YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DI KECAMATAN NATAR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2018 Dhiny Easter Yanti; Umi Romayati Keswara; Resna Mahdewi Puteri
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.2179

Abstract

ABSTRAK Kualitas hidup yang dipengaruhi oleh aspek sosial dan lingkungan berkaitan erat dengan lingkungan tempat tinggal lansia. Lansia pada umumnya tinggal bersama dengan keluarga, namun tidak sedikit lansia yang tinggal di panti Tresna Werdha.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di Panti Tresna Werdha dengan yang tinggal di keluarga Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2018.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasioal analitik. Populasi  adalah seluruh lansia yang berada di Panti Tresna Werdha sebanyak 80 lansia dan lansia yang tinggal bersama keluarga yang ikut kegiatan di panti 112. Sampel dipilih dengan teknik Accidental sampling, dengan perbandingan sampel 1:1 dengan 34 lansia yang tinggal di panti dan 34 lansia tinggal bersama keluarga. Analisis data T-Independet dan multivariat (regresilinier sederhana).HasilUjiT-Independent terdapat perbedaan aspek psikologis (p-value = 0.011) ,sosial (p-value=0.000) dan lingkungan lansia (p-value=0.000), dan tidak terdapat perbedaan kesehatan fisik (p=0.798). Aspek lingkungan merupakan aspek yang paling berbeda (p-value = 0.000) terhadap kualitas hidup lansia yang tinggal  di panti Tresna Werdha dengan yang tinggal di keluarga di Desa Muara Putih Kecamatan Natar Lampung Selatan Tahun 2018.Disarankan untuk pihak panti dan keluarga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada lansia seperti kebersihan lingkungan dan melakukan aktifitas yang menyegarkan.Kata Kunci     : KualitasHidup, Lansia, Panti Tresna Werdha, KeluargaKepustakaan  : 8 (1996-2017) ABSTRACTQuality of life that is influenced by social and environmental aspects is closely related to the environment where the elderly live. Elderly people generally live with their families, but not a few elderly people live in nursing homes. This study aims to determine the differences in the quality of life of elderly people who live in TresnaWerdha Nursing Home with those who live in the family of Natar, South Lampung Regency in 2018..This study uses a type of quantitative research with an analytical observational approach. The population in this study were all elderly who were in the TresnaWerdha Nursing Home as many as 80 elderly and elderly who lived with families participating in the orphanage 112. Samples were selected by accidental sampling technique, with a ratio of 1: 1 with 34 elderly living in the orphanage and 34 elderly living with family. Analysis of T-Independent and multivariate data (simple linear regression). T-Independent Test Results have differences in psychological aspects (p-value = 0.011), social (p-value = 0.000) and elderly environment (p-value = 0.000), and there is no difference in physical health (p = 0.798). Environmental aspects are the most different aspects (p-value = 0,000) to the quality of life of elderly people living in TresnaWerdha nursing homes with those living in families in MuaraPutih Village, Natar District, South Lampung in 2018. It is recommended for the orphanage and family to give a taste safe and comfortable for the elderly such as environmental cleanliness and refreshing activities. Keywords: Quality of Life, Elderly People, Nursing Home, FamilyLiterature: 8 (1996-2017)
FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI BAWAH USIA 15 TAHUN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Firamita Yusticia; Christin Angelina Febriani; Umi Romayati Keswara
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i1.384

Abstract

Di Indonesia, Tuberkulosis (TB) merupakan masalah utama kesehatan masyarakat.Jumlah pasien TB di Indonesia merupakan ke 5 terbanyak di dunia dengan jumlah pasiensekitar 10% dari jumlah pasien TB di dunia. Data Dinas Kesehatan Kabupaten LampungTengah jumlah penderita TB pada anak usia < 15 tahun pada tahun 2010-2012 dengancakupan vaksinasi BCG berturut-turut sebesar 95,8% ; 96,2% dan 98,4% jumlahpenderita TB pada anak berturut-turut sebesar 4,87 per 100.000 penduduk, 4,39 per100.000 penduduk dan 2,98 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian adalahdiketahuinya hubungan faktor risiko tingkat pendapatan, kontak dengan penderita TBdan kepadatan hunian dengan kejadian TB pada anak usia < 15 tahun di KabupatenLampung Tengah tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif, rancangan penelitian analitik dengan pendekatancase control. Populasi penelitian sebanyak 359 anak usia < 15 tahun dengan gejala TByang pernah berobat di seluruh puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2012.Sampel penelitian adalah 72 anak yang terdiri dari 36 anak sebagai kasus dan 36 anaksebagai kontrol. Pada seluruh sampel penelitian dilakukan wawancara dan observasi.Analisis data dengan menggunakan uji chi-square.Hasil analisis univariat diketahui paling banyak responden yang tingkat pendapatanorang tuanya kurang dari UMK (Upah Minimum Kabupaten) yaitu 43 (59,7%), palingbanyak anak yang pernah kontak dengan penderita TB yaitu 38 (52,8%) dan palingbanyak anak yang menempati hunian padat yaitu 35 (48,6%). Hasil analisis bivariattidak ada hubungan antara tingkat pendapatan (p-value = 1,000 > 0,05), ada hubunganantara kontak dengan penderita TB (p-value = 0,000 < 0,05 OR = 40,00) dan adahubungan kepadatan hunian (p-value = 0,018 < 0,05 OR = 3,538) dengan kejadian TBpada anak usia < 15 tahun. Saran bagi Dinas Kesehatan Lampung Tengah untukmenganjurkan masyarakatnya memperluas ventilasi udara, memberi penyuluhanmengenai menjaga kelembaban udara serta membagikan masker secara gratis.Kata Kunci : Tuberkulosis, Anak, Faktor Resiko
STUDI PARAMETER DEBIT, SUHU, DHL, DAN pH PADA AIR SUNGAI DI BANYUWANGI Devi Ma’ariful Akliyah; Karti Wijono
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i3.512

Abstract

Air menjadi kebutuhan penting nomor dua setelah oksigen bagi kehidupan manusia.Pemanfaatan air dalam kehidupan seperti dikonsumsi dan memenuhi kebutuhan untuk mandi, cuci piring dan baju, serta mengairi sawah atau ladang. Berbagai macam sumber air yang dapat diperoleh antara lain air permukaan, air tanah, air hujan dan mata air. Pemantauan dan uji kualitas fisik air sungai penting dilakukan untuk mengetahui apakah air sungai tersebut masih layak digunakan oleh manusia. Tujuan penelitian diketahui parameter kualitas air yang meliputi debit, suhu, DHL, dan pH. Pelaksanaan penelitian di 3 titik yaitu hulu, tengah dan hilir pada Sungai Bajulmati, Sungai Sukowidi, Sungai Sobo, Sungai Banyuwangi, Sungai Loo, Sungai Tambong, Sungai Binau, Sungai Bomo, Sungai Wagud, dengan menggunakan Metode Grab Sampel pada proses pengambilan sampel. Hasil penelitian diketahui nilai debit air tertinggi pada Sungai Bajulmati hulu dan hilir 10 m3 /s. Suhu air tertinggi yaitu Sungai Bajulmati 29,6oC masih sesuai dengan standar yaitu 30oC. DHL tertinggi yaitu Sungai Sobo hilir 482. Nilai pH tertinggi yaitu Sungai Tambong hulu 7,68 masih sesuai dengan standar yaitu 6-9. Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa semua sungai yang diukur debit, suhu, DHL, dan pH kesemuanya masih memenuhi standar sebagaimana ditentukan dalam PP No. 82/2001.Disarankan masyarakat serta pemerintah daerah agar menjaga sungaisungai tersebut agar tetap normal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANC DI PUSKESMAS PADA WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA BANDAR LAMPUNG Yulina Yulina; Yuliati Amperaningsih
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i1.352

Abstract

Kunjungan ANC yang diharapkan ≥ 95%, namun dari 27 puskesmas yang adahanya 7 puskesmas yang tercapai, 13 puskesmas belum tercapai. Tujuan penelitianmenganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kelengkapan kunjungan ANC.diPuskesmas Kota Bandar Lampung dan jenis penelitian kuantitatif dengan desain potonglintang. Sampel digunakan sebanyak 158 sampel. Analisis data menggunakan analisismultivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Pengetahuanyang berpengaruh terhadap kunjungan ANC (p-value 0,000) OR 4,367 95% CI (1,96-9,72). Dukungan keluarga (p-value 0,001) OR 3,90 95% CI (1,74-8,76). Probabilitasatau risiko seorang responden untuk tidak melakukan kunjungan antenatal care lengkapadalah 41,6%. Perlu diberikan informasi sebanyak banyaknya serta secara kontinuetentang kesehatan kehamilan terutama suami tentang pemeriksaan kehamilanpertolongan persalinan yang aman dengan Jampersal sehingga dapat menjadi alternatifpotensial untuk menyampaikan pesan pembangunan, juga budaya suami dan keluargayang siaga dan informasi tentang parenting. Pendidikan dan penyuluhan kepada tokohmasyarakat, pelatihan, seminar, lokakaraya dan bimbingan yang ada.Kata Kunci : ANC, Bumil, Dukungan Keluarga
PERBEDAAN METODE BRAIN STORMING DENGAN METODE DISKUSI TERGHADAP PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA SMA NEGERI 1 KATIBUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Rivani Gusvara Putri; Christin Angelina Febriani; Lolita sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i3.439

Abstract

Pada zaman modern saat ini, rokok bukanlah benda asing lagi. Bagi mereka yang hidup dikota maupun didesa umumnya mereka sudah mengenal benda yang bernama rokok ini. Penggunaan Tembakau Secara Global, tingkat persentase perokok aktif di Indonesia 2011 adalah 46,8% perokok pria dan 3,1% perokok wanita dengan usia 10 tahun. Dilaporkan, hingga 2011 jumlah kematian akibat rokok di dunia telah mencapai 6 juta jiwa per tahun, diperkirakan semakin lama tingkat kematian akibat rokok akan semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang bahaya merokok menggunakan metode Brain Storming dan Diskusi di SMA Negeri 1 Katibung.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan pendekatan Pretest and Posstest Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas X yang berjumlah 58 dengan Sampel 40 responden ditentukan dengan cara proportionate random sampling. Pengambilan data menggunakan angket, dan analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji T Independent.Hasil penelitian berdasarkan uji univariat pretest Brain Storming menujukan rata-rata pengetahuan siswa 41.60, pretest diskusi menunjukan rata-rata pengetahuan siswa 41.00, posttest Brain Storming menunjukan rata-rata pengetahuan siswa 65.60, posttest diskusi 68.00. Uji bivariat didapatkan nilai rata-rata siswa sebelum penyuluhan dengan menggunakan metode Brain Storming dan diskusi adalah 24.00 sedangkan sesudah penyuluhan adalah 27.00. Hasil uji statistik didapatkan nilai ρ= 0.528 berarti pada α= 5% dapat disimpulkan tidak ada perbedaan pengetahuan responden antara metode Brain Storming dengan diskusi. Disarankan kepada institusi pendidikan memberikan informasi menggunakan metode lain yang sesuai dengan karakteristik siswa, seperti jumlah siswa, penggunaan bahasanya, dan lain-lain.Kata kunci : Metode Brain Storming, Diskusi, Pengetahuan Bahaya Merokok
Faktor Health Belief Model (HBM) yang Berhubungan Dengan Self Efficacy Melakukan Tes IVA pada Pasangan Usia Subur Usia 30-50 tahun Novis Kalia; Nova Muhani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3046

Abstract

Cakupan Pemeriksaan IVA pada pasangan  usia subur tahun 2018 di Puskesmas Gedong Tataan yang melakukan skrining IVA  hanya 30,18 % yaitu 486.  PUS yang melakukan pemeriksaan IVA dari jumlah  sasaran PUS 1.610 dari target 40%. Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor Health Belief  Model(HBM) yang  berhubungan  dengan Self Efficacy perilaku melakukan tes  IVA Pada  PUS usia 30 – 50 tahun Tahun 2019. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain Croos sectional Populasi penelitian ini seluruh PUS Tahun 2019 yang berjumlah 1610 orang dan sample 300 orng. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus- Oktober 2019.Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistic ganda. Hasil uji chi-square didapatkan variable yang berhubungan dengan Self Efficacy, yaitu persepsi manfaat ( p value 0,00, dengan OR 16,40, 95% CI 8,97 – 29,98) dan persepsi hambatan ( p value 0,00, dengan OR 12,53, 95% CI 7,01 – 22,38) Sedangkan lebih dari (0,94) dan Variabel persepsi keseriusan (p value 0,12)Faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan pemeriksaan IVA adalah variable persepsi manfaat dengan nilai OR 14,15 dan dapat disimpulkan tidak ada interaksi antar variable. Saran bagi PUS untuk lebih sering mendengarkan penyuluhan dan membaca brosur tentang kesehatan, Agar minat dan tingkat kepercayaan PUS tinggi terhadap manfaat yang didapat dari  melakukan pemeriksaan tes IVA.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Falinda Falinda; Fitri Ekasari; devi Kurniasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i4.407

Abstract

Partus lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primi,danlebih dari 18 jam pada multi, dapat terjadi secara langsung atau tidak langsung, partuslama akan menyebabkan infeksi, kehabisan tenaga, dehidrasi pada ibu, kadang dapatterjadi perdarahan post partum yang dapat menyebabkan kematian ibu. Data tahun2012 menunjukkan bahwa 5% kematian ibu yang terjadi di Kabupaten Tulang Bawangadalah partus lama.Tujuan penelitian ini adalah diketahui analisis faktor-faktor risiko kejadian partuslama pada ibu bersalin di Ruang Kebidanan RSUD Menggala Kabupaten Tulang BawangTahun 2013.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitiandilakukan di ruang kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Kabupaten TulangBawang yang dilakukan bulan September 2014. Populasi penelitian ini adalah semua ibumelahirkan tahun 2013 di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang berjumlah 1376orang, sampel dihitung menggunakan rumus Lemeshow yaitu sampel kelompok kasus 52dan kelompok kontrol 52 dengan perbandingan 1:1 dengan total sampel 104 orang.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kelainan his (p=0,011;OR=3,039), kelainan letak janin (p=0,000; OR=4,714), janin besar (p=0,011;OR=3,022), kelainan panggul (p=0,000; OR=5,078), primitua (p=0,043; OR=2,513),grandemulti (p=0,030; OR=2,596), dan ketuban pecah dini (p=0,018; OR=2,788)dengan kejadian partus lama pada ibu bersalin di ruang kebidanan RSUD MenggalaKabupaten Tulang Bawang tahun 2013. Faktor paling dominan berhubungan dengankejadian partus lama adalah kelainan letak janin (p value: 0,001 dan OR; 6,797). Saran:Memberikan informasi mengenai kejadian partus lama untuk mencegah terjadinyakematian ibu.Kata Kunci : Faktor-Faktor, Kejadian Partus Lama

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue