cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 2 April 2021" : 33 Documents clear
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 dan Peningkatan Kapasitas kader Posyandu melalui Penyuluhan tentang Pemberian Makanan Seimbang bagi Baduta di Desa Cipadang Endang Sri Wahyuni; Usdeka Muliani; Ranny Septiani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3664

Abstract

ABSTRAKPada akhir Maret tahun 2020, di Desa Cipadang  terdapat 16 orang dengan pengawasan kasus covid-19 (ODP) dan meningkat menjadi 84 orang pada 14 April 2020. Social distancing dan penggunaan masker belum dilaksanakan masyarakat di Desa Cipadang. Di sisi lain, Cipadang merupakan lokus stunting di Pesawaran. Tujuan kegiatan adalah terdistribusinya bantuan, meningkatnya kesadaran warga untuk pencegahan covid 19 serta pengetahuan kader tentang pemberian makanan seimbang pada baduta di Desa Cipadang.  Pengetahuan kader tentang pemberian makanan seimbang bagi baduta meningkat dengan nilai rata-rata dari 63,53 menjadi 71,18. Uji paired t test berpengaruh pada tingkat pengetahuan kader (p=0,000). Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan kader secara bermakna. Penggunaan masker dan praktek social distancing telah dilaksanakan oleh kader posyandu dalam kegiatan posyandu maupun pada saat berinteraksi dengan orang lain. Pendampingan kader diperlukan untuk menjamin penerapan pemberian makanan seimbang bagi baduta di Desa Cipadang. Kata Kunci: Pencegahan Covid-19, Makanan Baduta, Desa Cipadang  ABSTRACT At the end of March 2020, in Desa Cipadang there were 16 people with surveillance of the Covid-19 case and increased to 84 people on April 14, 2020. Social distancing and wearing of masks have not been implemented by the community in Desa Cipadang. On the other hand, Cipadang is a stunting locus in Pesawaran. The purpose of the activity is the distribution of aid, increasing awareness of residents for the prevention of Covid 19 and knowledge of cadres about giving balanced food to baduta in Desa Cipadang. The knowledge of cadres about providing balanced food for baduta increased with an average value from 63.53 to 71.18. The paired t test affected the cadres' level of knowledge (p = 0.000). Education increase cadres' knowledge significantly. The use of masks and social distancing practices have been carried out by posyandu cadres in posyandu activities and when interacting with other people.. Cadre assistance is needed to ensure the implementation of balanced feeding for baduta in Cipadang Village. Keywords: Prevention of Covid-19, Diet for Baduta, Desa Cipadang 
Optimalisasi Pemberdayaan Anak Usia Sekolah dalam Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Berapi Linda Widyarani; Wiwi Kustio Priliana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2943

Abstract

ABSTRAK Secara geografis, wilayah Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik yaitu lempeng pasifik, lempeng eurasia serta lempeng hindia-australia dan juga terletak pada kawasan ring of fire. Salah satu gunung api berstatus aktif di Indonesia dan merupakan gunung api teraktif adalah Gunung Merapi, yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Erupsi Gunung Merapi yaitu pada tahun 2010, tergolong erupsi besar dan menimbulkan dampak merugikan bagi masyarakat. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan saat situasi bencana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi bencana erupsi Gunung Merapi adalah mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Bulan Februari 2020 di SDN Payungan, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan melalui media berbentuk buku cerita komik bencana erupsi gunung api dengan judul “Badu dari Desa Wanabalu dalam Gunung Api”, video animasi mitigasi bencana erupsi gunung api dengan durasi ±20 menit dan mini booklet. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman anak usia sekolah tentang mitigasi bencana erupsi gunung berapi mencapai 88,09%. Kata kunci : mitigasi bencana, erupsi gunung berapi, anak usia sekolah ABSTRACT Indonesia is one of the largest archipelago countries in Asia and even in the world. All of the disaster that occur due to the position of the Indonesia are surrounded by three tectonic plates of the world, the Indo-Australian plate, Eurasia plate and the Pacific plate. The earth plate in Indonesia is also surrounded by active volcanic pathways, so that Indonesia is included in the Pacific Ring of Fire. Mount Merapi is one of the most active volcanoes in Indonesia. One of the major disasters that occurred in 2010 on the island of Java was the eruption of Mount Merapi. Vulcanic eruptions have a large impact or potential loss. Children are one of the vulnerable populations affected by natural disasters, due to their inability to act independently in the event of a disaster. Seeing the status of Mount Merapi which until now is still fairly active, efforts are needed in disasater management, especially volcanic eruptions to reduce the impact of disaster risk. Mitigations is a series of efforcts to reduce disaster risk, both through physical development and awareness and capacity building to face disaster threats. Preparations in the form of preparedness or efforts to provide understanding to residents to anticipate disasters, through providing information, and increasing preparedness in the event of a disaster so that there are steps to minimize disaster risk. The objectives of this activity were to improve student’s knowledge about disaster mitigation volcanic eruptions using storytelling methods, animation video and mini booklet. This activity was conducted in SDN Payungan, Pandak, Bantul. The result showed that the average knowledge score experienced an increase, 88,09%, concluded that there was an effect of storytelling methods, animation video and mini booklet on increasing student knowledge about disaster mitigation volcanic eruptions. Keyword : disaster mitigation, volcanic eruptions, schoolchildren  
Pengabdian Terhadap Masyarakat Pada Balita Menderita ISPA Menggunakan Terapi Komplementer Fisiotrapi Dada Linawati Novikasari; Imam Safaat; Prima Dian Furqoni
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2833

Abstract

ABSTRAK Infeksi pernafasan merupakan penyakit akut yang paling banyak terjadi pada anak-anak. Tujuan Deskripsi hasil Asuhan Keperawatan Komprehenshif Pada Balita Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Bersih Jalan Nafas (Ispa) MenggunakanTerapi Komplementer menggunakan fisiotrapydadadidesabanjitkecamatanbanjitkabupatenwaykananTahun 2020 Metode yang di lakukan dengan Intervensi Fisioterapi dada yang di lakukan adalah Mengatur posisi pasien (tengkurap di pangkuan) dengan wajah menghadap ke baskom yang berisi air panas. Menutup kepala pasien dengan handuk kecil agar aroma minya kayu putih dapat terhidup dengan benar. Lakukan clapping dengan cara tangan perawat menepuk punggung secarabergantian.Lakukanperkusiselama1-2menit.Lakukanvibrasipada punggung pasien saat dahak keluar, Pada anak -anak, cukup 3 sampai 5 menit.Lakukansekitar4-5kali.kemudianbersihkanareamulutdanhidung pasien dengan tissue. Berikan minyak kayu putih pada punggung dan telapakkakipasien.HasilFisioterapidadayangdilakukanpadakeduaanak di dapatkan hasil yang dapat mengurangi lendir dijalan nafas. Sehingga keduaanakmerasakanlebihlegasertadapattidurlebihtenang.Dari3hari pelaksanaankeduaanakdalamintervensididapatkanhasilyangsamayakni pengeluaran dan perubahan membaik pada hari pertama, hal ini di karenakan usia anak tidak jauh berbeda, kemudian pelaksanaan diikuti anak denganbaik. Kata Kunci: Balita, ISPA, Terapi  ABSTRACT Respiratory infections are the most common acute illness in children. Objective Description of the results of comprehensive nursing care in toddlers with nursing problems Clean Airway Disorders (Ispa) Using Complementary Therapy using chest physiotherapy in the banjit village banjit sub-district of Waykanan in 2020 Methods to be performed with the Intervention of Chest Physiotherapy that is done is to regulate the position of the patient (prone in the chest) in the banjit village lap) with face facing the basin filled with hot water. Cover the patient's head with a small towel so that the scent of eucalyptus can be alive properly. Clapping the nurse's hands alternately patting her back. Perform percussion for 1-2 minutes. Perform vibrations on the patient's back when sputum is out, in children, just 3 to 5 minutes. Do it about 4- 5 times. then clean the patient's mouth and nose area with tissue. Apply eucalyptus oil to the patient's back and feet. Results Chest physiotherapy done on the two children get results that can reduce mucus on the way of breath. So that both children feel more relievedandcansleepmorequietly.From3daystheimplementationofthe two children in the intervention obtained the same results namely expenditure and changes improved on the first day, this is because the age of the child was not much different, then the implementation was followed by the child well. Keywords: Toddlers, ISPA, Therapy
Pengabdian Kepada Masyarakat Pada Klien Hiperkolesterolemia Dengan Menggunakan Teh Hijau Dewi Kusumaningsih; Desy Deria; Djunizar Djamalludin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2812

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan laporan Riskesdas Bidang Biomedis tahun 2018 menunjukkan bahwa pravelensi kadar kolesterol total > 200 mg/dL di Indonesia adalah 41,3%. Kadar kolesterol tinggi di dalam darah mempunyai peran penting dalam proses aterosklerosis yang selanjutnya akan menyebabkan kelainan kardioveskuler. Kolesterol tinggi dapat diatasi dengan tanaman herbal misalnya jambu, temulawak, belimbing waluh, mengkudu, dan salah satunya teh. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian teh hijau dapat untuk menurunkan kadar kolesteol pada klien kolesterol. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi pembuatan teh hijau. Terdapat penurunan kadar kolesterol pada klien kolesterol tinggi setelah pemberian teh hijau selama 7 hari di Natar lampung selatan. Dengan demikian, pemberian teh hijau pada klien kolesterol sangat efektif dalam menurunkan kadar kolesterol. Kata kunci: Hiperkolesterolemia, Nyeri, Teh Hijau  ABSTRACT Based on the 2018 Biomedical Sector of Basic health research report shows that cholesterol concentration levels > 200 mg/dL in Indonesia 41.3%. High cholesterol levels in the blood have an important role in the process of atherosclerosis which in turn will cause cardiovascular disorders. High cholesterol can be overcome with herbal plants such as guava, temulawak, waluh, noni, and tea. The purpose after counseling and demonstration, is expected to provide green tea to reduce cholesterol levels in cholesterol clients. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of making green tea. There was a decrease in cholesterol levels in high cholesterol clients after giving green tea for 7 days at Natar South Lampung. Therefor, giving green tea to cholesterol’s client is very effective in reducing cholesterol level. Keywords: Hypercholesterolemia, Pain, Green Tea
Meningkatkan Pengetahuan Cara Menggosok Gigi Dengan Baik Dan Benar Melalui Penyuluhan Pada Anak Rudi Haryanto; Ria Setiasari; Eka Puji Hastuti; Aep Saepudin; Ati Rohmawati; Ifolisah Ifolisah; Nida Laila; Nurul Hijriah; Osrika Hotnasari Sitompul; Ratu Nurlaela; Rina Annisa; Riska Nur Wulandari; Sri Gristine; Yunianto Wibowo
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3832

Abstract

ABSTRAK Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang sangat penting karena buruknya kebersihan gigi dan mulut berhubungan dengan terjadinya resiko  penyakit lainnya seperti penyakit kardiovaskular. Anak usia sekolah merupakan golongan yang rentan mengalami masalah kesehatan pada gigi dan mulut. Selama pandemik COVID-19, terdapat berbagai hambatan dalam pemeriksaan rutin gigi anak, maupun dalam perawatannya. Tujuan kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan secara daring tentang pentingnya kebersihan gigi dan mulut serta cara menggosok gigi yang baik dan benar. Sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan gigi pada anak, terutama selama pandemi COVID-19. Metode penyuluhan menggunakan presentasi power point dan menampilkan video cara menggosok gigi yang benar secara daring melalui aplikasi Google Meet dengan didampingi orangtua dan atau fasilitator proses demostrasi. Setelah dilakukan penyuluhan maka terdapat peningkatan pengetahuan anak-anak tentang cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Kata Kunci : Kebersihan gigi dan mulut , penyuluhan daring, pandemi  ABSTRACTOral health is very important because poor oral hygiene is associated with the risk of other diseases such as cardiovascular disease. School-age children are a group that is prone to experiencing oral health problems. During the COVID-19 pandemic, there were various obstacles in routine dental examinations for children, as well as in their treatment. The aim of this activity is to provide courageous education about the importance of oral hygiene and how to brush teeth properly and correctly. So, it can reduce tooth decay in children, especially during the COVID-19 pandemic. The method we used was powerpoint presentations and displayed the video on how to brush teeth correctly through the Google Meet application accompanied by parents and or facilitators offline when demonstrating. The children's knowledge about how to brush their teeth properly was increased after the counseling. Keywords: oral hygiene, online counseling, pandemic
Pengabdian Kepada Masyarakat Bantuan Hidup Dasar Pada Santri Ida Zuhroidah; Mukhammad Toha; Mokh Sujarwadi; Nurul Huda
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3733

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian henti jantung atau cardiac arrest ini berkisar 10 dari 100.000 orang normal yang berusia dibawah 35 tahun dan per tahunnya mencapai sekitar 300.000-350.000 kejadian. Pertolongan pertama yang tepat pada kasus henti jantung adalah bantuan hidup dasar (BHD). Tindakan yang bisa dilakukan adalah  resusitasi jantung paru (RJP). Tujuan dari resusitasi jantung paru adalah mengembalikan sirkulasi spontan serta mempertahankan fungsi organ vital pada henti jantung dan henti nafas dengan melakukan kompresi dada dan bantuan nafas. Tujuan setelah dilakukan pelatihan ini diharapkan santri dapat berperan aktif dan dapat memberikan pertolongan pertama henti jantung dan henti nafas secara tepat serta mampu melakukan RJP. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pemaparan teori tentang anatomi fisiologi sistem respirasi dan sistem sirkulasi, dampak dari henti nafas dan henti jantung, bantuan hidup dasar dan pada hari kedua dilanjutkan dengan praktik RJP melalui manekin. Hasil yang didapatkan sebagian besar santri (80%) memahami dan mengerti tentang bantuan hidup dasar dan mampu mempraktekkan RJP kepada manekin meskipun masih butuh pendampingan. Kata Kunci : bantuan hidup dasar, santri, pondok pesantren  ABSTRACT The incidence of cardiac arrest or cardiac arrest ranges from 10 out of 100,000 ordinary people aged under 35 years and annually reaches around 300,000-350,000 events. Appropriate first aid in cases of cardiac arrest is basic life support (BLS). Action that can be done is cardiopulmonary resuscitation (CPR). Cardiopulmonary resuscitation aims to restore spontaneous circulation and maintain vital organ function in cardiac arrest and stop breathing by performing chest compressions and breath support. After this training, the goal is that students will be able to play an active role and be able to provide first aid for cardiac arrest and stopping breathing appropriately and be able to perform CPR. This activity was carried out using the method of presenting theories on the respiratory system's physiological anatomy and the circulatory system, the impact of respiratory and cardiac arrest, basic life support, and on the second day, continued with the practice of CPR through mannequins. The results obtained were most of the students (80%) understood and understood basic life support and were able to practice CPR to the mannequins even though they still needed assistance. Keyword: basic life support, student, Islamic boarding school
Penyuluhan Tentang COVID-19 Pada Masyarakat di Puskesmas Rawat Inap Way Halim II Bandar Lampung Nopi Sani; Wisnu Galih Prayoga; Nia Triswanti; Ringgo Alfarisi; Jordy Oktobiannobel; Hetti Rusmini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3689

Abstract

ABSTRAK Dalam kehidupan era globalisasi saat ini terjadi suatu wabah yaitu pandemi COVID-19 dimana munculnya patogen baru yang berkembang secara  pesat. COVID - 19 dapat menyebar dari orang ke orang terutama ketika orang yang terinfeksi melakukan kontak dekat dengan orang lain. Salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 adalah dengan melakukan pencegahan COVID-19 yang diperlukan pemahaman dan pengetahuan serta perilaku yang baik dan benar dari seluruh elemen termasuk anggota masyarakat.Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk menambah wawasan serta pengetahuan bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan dan perlindungan diri serta menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemik COVID-19. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Rawat Inap Way Halim II Bandar Lampung. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan tentang COVID-19. Dilanjutkan dengan memberikan materi menggunakan power point dan memberikan leaflet. Hasil kegiatan ini adalah didapatkan peningkatan pengetahuan tentang COVID-19 sebanyak 90%. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan guna menjalankan menjalankan kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Penyuluhan, COVID-19, Protokol Kesehatan  ABSTRACT In the current era of globalization, an epidemic has occurred, namely the COVID-19 pandemic, in which the emergence of new pathogens is developing rapidly. COVID-19 can spread from person to person especially when an infected person comes into close contact with other people. One of the efforts to break the chain of the spread of COVID-19 is to prevent COVID-19 which requires good and correct understanding and knowledge and behavior from all elements including members of the community. The purpose of this outreach activity is to add insight and knowledge for the community and to increase awareness community to make efforts to prevent and protect themselves and to carry out health protocols during the COVID-19 pandemic. This activity was carried out at the Way Halim II Community Health Center. This activity begins with asking questions about knowledge about COVID-19. Followed by providing material using power points and giving leaflets. The result of this activity was a 90% increase in knowledge about COVID-19. This activity is the first step to increase knowledge in order to carry out daily life. Key Words : Counseling, COVID-19, Health Protocol
Posyandu Lansia di UPT. Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Imelda Sirait; Linda Simorangkir
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3632

Abstract

 ABSTRAK Fungsi fisiologis lansia akan mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada lanjut usia. Tujuan dari posyandu lansia adalah meningkatkan kesejahteraan lansia dengan memeriksakan kesehatannya. Sasaran kegiatan ini adalah lansia yang tinggal di UPT.Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Metode yang digunakan dalam posyandu lansia ini adalah dengan melakukan pengukuran tanda-tanda vital, berat badan, tinggi badan, pengisian KMS, pengecekan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, penyuluhan tentang penyakit diabetes mellitus, hipertensi, dan rematik, serta cara pencegahan dan perawatan penyakit lansia. Hasil dari kegiatan ini adalah  terdapat peningkatan pengetahuan lansia setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang cara pencegahan dan perawatan penyakit diabetes mellitus, hipertensi, dan rematik. Diharapkan dengan dilaksanakannya posyandu lansia di UPT. Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, para lansia semakin memperhatikan dan merawat kesehatan dirinya masing-masing. Kata Kunci : Posyandu Lansia, Penyuluhan Kesehatan  ABSTRACT The physiological function of the elderly will experience a decline due to the aging process so that many non-communicable diseases appear in the elderly. The purpose of the posyandu for the elderly is to improve the welfare of the elderly by having their health checked. The target of this activity is the elderly who live in the UPT. Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. The method used in this elderly posyandu is by measuring vital signs, body weight, height, filling KMS, checking blood sugar levels, cholesterol, uric acid, counseling about diabetes mellitus, hypertension, and rheumatism, as well as ways to prevent and care for elderly after being given health education on how to prevent and treat diabetes mellitus, hypertension, and rheumatism. It is hoped that the implementation of the posyandu for the elderly at UPT.Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, the elderly are increasingly paying attention and taking care of their own health. Keyword : Posyandu Lansia, Health Promotion
Sosialisasi Pengetahuan Dan Pemahaman Masyarakat Tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Anna Yuliana; Ruswanto Ruswanto; Firman Gustaman
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3660

Abstract

ABSTRAK Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang dihasilkan dari budidaya rumahan yang memiliki khasiat obat. Penggunaan TOGA sangat dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat dan cara penggunaan setiap tanaman obat untuk berbagai penyakit yang berbeda. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan sosialisasi pemahaman masyarakat tentang tanaman TOGA. Metode penelitian dalam pengabdian masyarakat ini bersifat deskriptif (sosialisasi melalui youtube dan penyebaran kuisioner melalui google form), dan sampel yang digunakan sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui google form secara online. Instrument penelitian yang digunakan berbentuk kuesioner. Dari hasil pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa pengetahuan remaja milenial beserta masyarakat umum di daerah Tasikmalaya mengenai TOGA dan pemanfaatannya masih kurang sehingga masih perlu dilakukan sosialisasi seperti penyuluhan ataupun mengajak peran lebih aktif lagi masyarakat dalam pemanfaatan TOGA. Keyword: Deskripsi, Pengetahuan, TOGA  ABSTRACT Family Medicinal Plants (TOGA) are plants produced from home cultivation that have medicinal properties. The use of TOGA is very much influenced by public knowledge and how to use each medicinal plant for various different diseases. The community service carried out aims to provide socialization for community understanding about the TOGA plant. This research method in community service is descriptive (socialization via YouTube and distribution of questionnaires via google form), and the sample used is 30 respondents. Data collection is done via google form online. The research instrument used was a questionnaire. From the results of community service, it can be concluded that the knowledge of millennial adolescents and the general public in the Tasikmalaya area about TOGA and its use is still lacking so there is still a need for socialization such as counseling or inviting a more active role for the community in using TOGA. Keyword: Description, knowledge, TOGA
Konsultasi Dan Edukasi Masalah Kesehatan Gigi Dan Mulut Serta Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19 Secara Online Melalui Teledentistry Hervina Hervina; Haris Nasutianto; Ni Kadek Ari Astuti
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3727

Abstract

ABSTRAK Covid-19 merupakan penyakit jenis baru yang ditemui pertama kali di Wuhan China pada Desember 2019. Wabah tersebut dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO pada Maret 2020 menyebabkan perubahan tatanan kehidupan termasuk kedokteran gigi. Tindakan kedokteran gigi beresiko besar menjadi penyebaran  SARS-CoV2 sebagai penyebab Covid-19 karena banyak berhubungan dengan produksi aerosol dan droplet. Hal tersebut menyebabkan banyak praktek dokter gigi tutup atau hanya menangani tindakan emergency. Di sisi lain memasuki kehidupan era baru di masa pandemi Covid-19 masyarakat perlu diedukasi mengenai penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran SARS-Cov 2. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan konsultasi dan edukasi masalah kesehatan gigi dan mulut serta protokol kesehatan di masa pandemi ini agar tetap aman. Metode yang digunakan adalah melalui teledentistry yaitu komunikasi jarak jauh dengan menggunakan platform “surbo chat “ whatsapp TanyaPepsodent dan “dashboard”. Hasil dari kegiatan ini sebanyak 112 orang masyarakat mengikuti kegiatan ini dengan kasus terbanyak adalah gigi nyeri dan berlubang. Peserta terbanyak berasal dari Kota Denpasar dan semua peserta belum pernah mengikuti kegiatan teledentistry sebelumnya. Simpulan dari kegiatan ini adalah teledentistry dapat memfasilitasi dalam memberi konsultasi dan edukasi kepada masyarakan di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: konsultasi dan edukasi, teledentistry , pandemi Covid-19   ABSTRACT Covid-19 is a new type of disease that was first discovered in Wuhan China in December 2019. The outbreak was declared a pandemic by the WHO in March 2020, causing changes in the order of life including dentistry. Dental action has a big risk of spreading SARS-CoV2 as the cause of Covid-19 because it has a lot procedures with aerosol and droplet production. This causes many dentist practices to close or only handle emergency treatment. Entering a new era of life during the Covid-19 pandemic, publics needs to be educated on the application of health protocols to prevent the spread of SARS-Cov 2. The purpose of this activity is to consult and educate on oral health issues and health protocols during this pandemic. The methode used is through teledentistry, long-distance communication using the "surbo chat" whatsapp TanyaPepsodent and "dashboard" platform. The results of this activity were as many as 112 people participating in this activity with the most cases being tooth pain and cavities. Most of the participants came from Denpasar City and all participants had never participated in previous teledentistry activities. The conclusion of this activity is that teledentistry can facilitate providing consultation and education to the community during the Covid-19 pandemic. Keywords: consultation and education, teledentistry, the Covid-19 pandemic

Page 3 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue