cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)" : 40 Documents clear
Pengaruh Rebusan Daun Seledri dan Jus Belimbing terhadap Upaya untuk Menurunkan Tensi Darah Pada Wanita Perimenopouse dengan Hipertensi di Puskesmas Tanjung Harapan Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur Imani, Emalia Nur; Lisca, Shinta Mona
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15254

Abstract

ABSTRACT In menopausal women, hypertension is the main risk factor for increased cardiovascular morbidity and mortality. According to data from Posbindu PTM at the Tanjung Harapan health center in the 45-50 year age group, 255 mothers who visited, 60 perimenopausal mothers (23.5%) had hypertension. Celery leaf decoction and star fruit juice contain flavonoid nutrients, phytosterols, apigenin, apiin, vitamin K, and vitamin C which can play a role in diuretic effects and maintain blood vessel elasticity. To determine the effect of boiled celery leaves and starfruit juice on efforts to lower blood pressure in perimenopous women with hypertension at the Tanjung Harapan Public Health Center, Marga Tiga District, East Lampung Regency in 2023. This research is a quasi-experimental (quasi-experimental) using a pretest posttest control group design and the population consists of all perimenopausal mothers who experience hypertension who are at the Tanjung Harapan Community Health Center, East Lampung Regency for the period January - October 2023, consisting of 100 respondents with a sample of 60 respondents. using purposive sampling technique. The data used is primary data obtained by making observations. It is known that systolic blood pressure before the intervention of boiled celery leaves in perimenopausal mothers averaged = 12.094 cm and after the intervention the average = 3.375 cm and star fruit juice averaged = 11.969 cm and after the intervention the average = 6.0 cm. There is a difference between boiled celery leaves and star fruit juice in reducing systolic blood pressure in perimenopausal mothers in the Tanjung Harapan Community Health Center Working Area, East Lampung Regency in 2024. Keywords: Celery Leaves, Starfruit, Premenopause, Hypertension  ABSTRAK Wanita dengan keadaan menopause, hipertensi menjadi faktor risiko utama peningkatan morbiditas dan mortalitas kardiovaskuler. Menurut data Posbindu PTM di puskesmas tanjung harapan kelompok umur 45-50 tahun 255 ibu yang melakukan kunjungan 60 ibu perimenopose (23.5%) mengalami hipertensi. Rebusan daun seledri dan jus belimbing memiliki nutrisi flavanoid, fitosterol, apigenin, apiin, vitamin k, dan vitamin c yang dapat berperan pada efek diuretik dan mempertahankan elastisitas pembuluh darah. Mengetahui pengaruh rebusan daun seledri dan jus belimbing terhadap upaya untuk menurunkan tensi darah pada wanita perimenopouse dengan hipertensi di Puskesmas Tanjung Harapan Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur Tahun 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan menggunakan rancangan pretest posttest control group design dan populasi berupa seluruh ibu Perimenopouse yang mengalami Hipertensi yang berada di Puskesmas Tanjung Harapan Kabupaten Lampung Timur periode bulan Januari - Oktober tahun 2023 sebanyak 100 responden dengan sampel diambil 60 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dengan melakukan observasi. Diketahui bahwa Tekanan darah sistolik sebelum intervensi Rebusan daun seledri pada ibu perimenopouse rata-rata = 12,094 cm dan sesudah intervensi rata-rata = 3,375 cm serta jus belimbing rata-rata = 11,969 cm dan sesudah intervensi rata-rata = 6,0 cm. Terdapat perbedaan Rebusan daun seledri dan jus belimbing terhadap penurunan Tekanan darah sistolik pada ibu perimenopouse di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Harapan Kabupaten Lampung Timur tahun 2024. Kata Kunci: Daun Seledri, Belimbing, Premenopause, Hipertensi
Intervensi Terapi Bobath pada Pasien Stroke Rehabilitasi Lanjut untuk Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik Safitri, Umi Haning; Purwanti, Okti Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14498

Abstract

ABSTRACT Problems that can occur in stroke patients are paralysis (hemiplegia) or weakness (hemiparesis) on one side of the body, to regain their capacity in daily activities, stroke patients need rehabilitation procedures to relearn normal motion patterns while improving posture control skills and selective movements, bobath therapy is needed. To see the picture of the results of Bobath therapy intervention in patients with stroke advanced rehabilitation in overcoming nursing problems of physical mobility disorders. Using a nursing care approach by applying evidence-based nursing practice to advanced rehabilitation stroke patients. Bobath administration to stroke patients who experience impaired physical mobility experienced an increase in muscle strength from muscle strength 3/5 to 4/5. Stroke patients can wait for the Bobath therapy method to help improve functional abilities in stroke patients to be able to move again. Keywords: Bobath Therapy, Stroke, Mobility  ABSTRAK Permasalahan yang dapat terjadi pada penderita stroke adalah kelumpuhan (hemiplegia) atau kelemahan (hemiparesis) pada salah satu sisi tubuh, untuk mendapatkan kembali kapasitas mereka dalam aktivitas sehari-hari, penderita stroke memerlukan prosedur rehabilitasi pembelajaran ulang pola gerak normal sekaligus meningkatkan keterampilan kontrol postur dan gerakan selektif maka diperlukan terapi bobath. Untuk melihat gambaran hasil pemberian intervensi terapi Bobath pada pasien penderita stroke rehabilitasi lanjut dalam mengatasi masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Menggunakan pendekatan asuhan keperawatan dengan mengaplikasikan evidence based practice nursing pada pasien stroke rehabilitasi lanjut. Pemberian Bobath pada pasien stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik mengalamai peningkatan kekuatan otot dari kekuatan otot 3/5 menjadi 4/5. Penderita stroke dapat menunggunakan metode terapi Bobath untuk membantu meningkatkan kemampuan fungsional pada penderita stroke agar bisa beraktivitas kembali. Kata Kunci: Terapi Bobath, Stroke, Mobilitas
Hubungan Intervensi Penyuluhan pada Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Sunscreen yang Tepat Terhadap Kejadian Acne Vulgaris Amanda, Shelma Tria; Tan, Sukmawati Tansil
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15853

Abstract

ABSTRACT Acne vulgaris is an inflammatory skin disease in the pilosebaceous unit that occurs chronically. Sun exposure is one of the causes or reduces acne so that several guidelines recommend the use of sunscreen for acne vulgaris patients. In adolescents, the level of knowledge about acne vulgaris is still lacking. Knowledge about acne includes the causes of acne, how to prevent it, and how to treat it properly, including the use of sunscreen. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of adolescents through counseling on the use of sunscreen with the incidence of acne vulgaris. The design of this study used a quasi-experimental technique which was conducted for 2 days at SMA Negeri 75 North Jakarta with a total of 170 respondents aged 15-19 years. The sampling method was carried out by answering the pre-test and post-test before and after being given counseling intervention. There was no difference in the average knowledge score between before and after being given counseling intervention between respondents with mild, moderate and severe acne (p-value 0.938 and p-value 0.766). According to the Wilcoxon statistical test, a significant increase in knowledge was obtained between before and after the counseling intervention (p-value <0.001) with an average before the intervention of 60% and after the intervention of 75%. Counseling intervention increases adolescent knowledge of sunscreen. Keywords: Sunscreen Knowledge, Acne Vulgaris, Pretest, Posttest, Skin Care  ABSTRAK Acne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kulit di unit pilosebasea yang berlangsung secara kronis. Paparan sinar matahari merupakan salah satu yang menjadi penyebab atau memperburuk jerawat sehingga beberapa pedoman merekomendasikan penggunaan sunscreen untuk pasien acne vulgaris. Pada remaja, tingkat pengetahuan tentang akne vulgaris masih kurang. Pengetahuan tentang akne meliputi penyebab timbulnya akne, cara pencegahan, dan bagaimana penanganan yang tepat, termasuk penggunaan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja melalui penyuluhan mengenai penggunaan sunscreen dengan kejadian acne vulgaris. Desain penelitian ini menggunakan teknik quasi-eksperimental yang dilakukan selama 2 hari di SMA Negeri 75 Jakarta Utara dengan jumlah responden sebanyak 170 orang dengan rentang usia 15-19 tahun. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara menjawab pre-test dan post-test sebelum dan setelah diberikan intervensi penyuluhan. Tidak didapatkan perbedaan rerata nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi penyuluhan antara responden acne derajat ringan, sedang dan berat (p-value 0,938 dan p-value 0,766). Menurut uji statistik Wilcoxon, didapatkan peningkatan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi penyuluhan (p-value < 0,001) dengan rerata sebelum intervensi sebesar 60% dan setelah intervensi sebesar 75%. Intervensi berupa penyuluhan meningkatkan pengetahuan remaja terhadap sunscreen. Kata Kunci: Pengetahuan Sunscreen, Akne Vulgaris, Pretest,Postest, Perawatan Kulit
Hubungan Pengetahuan Perawat terhadap Tindakan Pencegahan Infeksi Luka Operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Wirawan, Agum; Cusmarih, Cusmarih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14351

Abstract

ABSTRAK Infeksi luka operasi adalah infeksi pada daerah operasi atau organ atau ruang yang terjadi dalam 30 hari pasca operasi atau dalam kurun 1 tahun apabila terdapat implant. Strategi pencegahan dan pengendalian infeksi luka operasi meliputi pencegahan preoperasi dan Pencegahan Intra Operasi. Pengetahuan perawat adalah cara pandang perawat dalam menjalankan asuhan keperawatan terhadap pasien berdasarkan ilmu yang diperoleh dalam pendidikan formal dan berfokus pada perawatan untuk pasien. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap Tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok. Metode PenelitianDeskriptif Analitik menggunakan rancangan Cross Sectional. Analisis data menggunakan uji Kendal Tau C. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2024 dengan nilai (p-value 0,036). Kesimpulan dan saran dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan perawat tentang tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2024. Diharapkan penelitian ini sebagai masukan dibidang profesi keperawatan sebagai referensi dan pengetahuan perawat terhadap tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok. Kata Kunci: Pengetahuan, Infeksi Luka Operasi  ABSTRACT Surgical wound infection is an infection in the surgical area or organ or space that occurs within 30 days after surgery or within 1 year if there is an implant. Strategies for preventing and controlling surgical wound infections include preoperative prevention and intraoperative prevention. Nursing knowledge is the nurse's perspective in carrying out nursing care for patients based on the knowledge obtained in formal education and focuses on patient care. The aim of the research was to determine the relationship between nurses' knowledge of measures to prevent surgical wound infections in the Central Operating Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok. Descriptive Analytical Research Method using a Cross Sectional design. Data analysis used the Kendal Tau C test. The research results showed that there was a relationship between nurses' knowledge about measures to prevent surgical wound infections in the Central Surgery Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok in 2024 and the value (p-value 0.036). The conclusion and suggestion in this research is that there is a relationship between nurses' knowledge about measures to prevent surgical wound infections in the Central Operating Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok in 2024. It is hoped that this research will provide input in the field of the nursing profession as a reference and nurses' knowledge of measures to prevent surgical wound infections in Central Surgical Room at Bhayangkara Hospital Brimob Depok. Keywords: Knowledge, Surgical Wound Infection
Pengaruh Latihan dan Indeks Massa Tubuh terhadap Kapasitas Vital Angkatan pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Tarumanagara Raharjo, Anthony Jason; Lontoh, Susy Olivia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15831

Abstract

ABSTRACT Healthy lungs are those that function well as respiratory organs and provide oxygen to the entire body. Exercise is one of the factors that play an important role in lung function. This study aims to determine the relationship between exercise, BMI, and lung function, including forced vital capacity (FVC), among medical students at Tarumanagara University. This research employs a cross-sectional design and an analytical observational study with 75 students who underwent spirometry tests and completed questionnaires related to their exercise habits. The results indicate that exercising at least once a week correlates with a significant increase in FVC, with a p-value of 0.005 (p < 0.05). However, the p-value for nutritional status and FVC is 0.802, indicating no significant relationship (p > 0.05). Readers of this study should consider engaging in regular exercise, as the findings suggest that exercise can positively impact the body. In conclusion, there is a relationship between exercise and forced vital capacity, whereas there is no relationship between nutrition based on BMI and forced vital capacity. Keywords: Exercise, Body Mass Index, Lung Function, Force Vital Capacity ABSTRAK Paru-paru yang sehat adalah paru-paru yang dapat berfungsi dengan baik sebagai organ pernafasan dan memberikan oksigen ke seluruh tubuh. Olahraga merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam fungsi paru-paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara olahraga dengan IMT dan fungsi paru termasuk kapasitas vital paksa (KVP) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan studi observasional analitik terhadap 75 siswa yang menjalani tes spirometri dan mengisi kuesioner terkait kebiasaan olahraganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berolahraga minimal seminggu sekali berkorelasi dengan peningkatan FVC yang signifikan dengan p-value = 0,005 (p < 0,05). Sedangkan nilai p-value = 0,802 berarti p<0,05 untuk status gizi dan KVP. Pembaca penelitian ini sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan olahraga karena hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga dapat berdampak positif pada tubuh. Kesimpulannya terdapat hubungan antara olahraga dengan kapasitas vital paksa, sedangkan tidak ada hubungan antara gizi berdasarkan BMI dengan kapasitas vital paksa. Kata Kunci: Olahraga, Indeks Massa Tubuh, Fungsi Paru, Kapasitas Vital Paru
Hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Kontrasepsi dengan Kepuasan Akseptor KB Pil di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar Dewi, Ni Wayan Trisna; Noriani, Ni Ketut; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14928

Abstract

ABSTRACT Family planning is a program designed to prevent unexpected births. The family planning program is one of the government's efforts to suppress excessively high population growth by using family planning, such as the birth control pill. Birth control pills are a method of contraception for women in the form of pills or tablets. The pill contains a combination of the estrogen hormones and progesterone or which only contains the progesterone hormone. To determine the correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I. This study employed quantitative design with cross-sectional approach. The sample of this study recruited by using Accidental Sampling technique.  The statistical showed that p-value of 0.001 <0.05. The data were analysed by using Fisher exact test. There is a correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I Keywords: IEC, Birth control pills, Satisfaction, Contraception  ABSTRAK Keluarga berencana merupakan suatu program yang dibuat untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, program keluarga berencana menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan pertambahan pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi yaitu dengan menggunakan KB salah satunya KB pil. KB pil merupakan  suatu cara kontrasepsi untuk wanita yang berbentuk pil atau tablet didalam strip yang berisi gabungan hormon estrogen dan progesteron atau yang hanya berisi dari hormon progesteron saja. Untuk mengetahui hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji Fisher exact test diperoleh p-value 0,001 < 0,05.  Pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pemberian komunikasi informasi edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja puskesmas I Sukawati Gianyar. Kata Kunci: KIE, KB Pil, Kepuasan, Kontrasepsi
Pengaruh Persiapan Pranikah terhadap Kejadian Stunting (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Dua Lhokseumawe) Mauyah, Nizan; Subki, Subki; Usrina, Nora
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.17372

Abstract

ABSTRACT Stunting is a growth problem in early childhood that requires special attention. Growth and development disorders are reflected in the average height of children of their age. Children who suffer from stunting are at risk of experiencing delayed brain development which affects intelligence. If intervention is not provided as early as possible, they face learning difficulties at school, and face barriers to participating in the community. To determine the effect of premarital preparation on the incidence of stunting. This research is an observational study with a cross-sectional approach. The population in this study were mothers who had toddlers and before becoming pregnant, they prepared for their pregnancy starting from catin who came to the Muara Health Center. The sample size for accidental sampling was all mothers with toddlers who came to the Muara Dua Health Center in the Lhokseumawe City Working Area. Data collection was carried out by distributing questionnaires. Data were analyzed using Univariate and Bivariate statistics using the chi-square test with the help of SPSS computerization, at a confidence level of 95% (α=0.05). This research was conducted in the Muara Dua Lhokseumawe health center working area from May to August 2024 using a questionnaire. Based on statistical tests in bivariate analysis with the chi square test at a confidence level of 95%, the value obtained was p=0.003 (p<0.05). This means that there is a significant relationship between premarital preparation and the incidence of stunting in children. There is a relationship between pre-wedding preparation and the incidence of stunting in children in the Muara Dua Community Health Center working area, Lhokseumawe City. Keywords: Stunting, Toddlers, Pre-Wedding Preparations  ABSTRAK Stunting merupakan masalah pertumbuhan pada anak usia dini yang memerlukan perhatian khusus. Gangguan pertumbuhan dan perkembanganya tercermin dari rata-rata tinggi badan anak seusianya. Anak-anak yang menderita stunting beresiko mengalami keterlambatan perkembangan otak yang berpengaruh kepada kecerdasan. Jika tidak diberikan intervensi sedini mungkin, mereka menghadapi kesulitan belajar di sekolah, dan menghadapi hambatan untuk berpartisipasi dalam komunitas. Mengetahui pengaruh persiapan pranikah terhadap kejadian stunting. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai balita dan sebelum hamil mempersiapkan kehamilannya dimulai dari catin yang datang ke Puskesmas Muara. Besar sampel accidental sampling yaitu seluruh ibu-ibu yang mempunyai balita yang datang ke Puskesmas Muara Dua di Wilayah Kerja Kota Lhokseumawe. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik Univariat, Bivariat menggunakan uji chi–squre test dengan bantuan komputerisasi SPSS, pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Muara Dua Lhokseumawe dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2024 dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan uji statistik pada analisis bivariat dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%, diperoleh nilai p=0,003 (p<0,05). Artinya ada hubungan yang bermakna antara persiapan pranikah dengan kejadian stunting pada anak. Ada hubungan antara persiapan pranikah dengan kejadian stunting pada anak di wilayah kerja Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe Kata Kunci: Stunting, Balita, Persiapan Pranikah
Hubungan Kadar Sebum pada Penderita Akne Vulgaris di SMAN 75 Jakarta Utara Fadhila, Arni Ismi; Tan, Sukmawati Tansil
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15872

Abstract

ABSTRACT Acne Vulgaris (AV) is a chronic inflammatory skin disease affecting the pilosebaceous glands. Acne Vulgaris commonly occurs in adolescents due to hormonal fluctuations that stimulate the sebaceous glands to produce more sebum. The face, back, chest, and shoulder areas often display a predilection for AV. The aim of this study is to assess the facial sebum levels of students at SMAN 75 North Jakarta predisposed to acne vulgaris. This study used a cross-sectional design and was conducted at SMAN 75 North Jakarta in January 2024. Sampling was carried out using non-random consecutive sampling. Data obtained from the samples will be processed and analyzed using SPSS 22.0. Sebum levels were measured using a skin analyzer SK-08 on the left and right sides of the face. The characteristics of the AV group in students of SMAN 75 North Jakarta showed severe acne as many as 37 people (8.20%), moderate acne as many as 100 people (6.57%), and mild acne as many as 33 people (5.75%). Based on the Kruskal-Wallis statistical test, there was a significant difference in the average oil content between the three acne severity groups (P-value <0.001). These results indicate that increased sebum levels are associated with increased severity of acne vulgaris. Keywords: Acne Vulgaris, Sebum Levels, Pilosebasea Glands, Skin Analyzer  ABSTRAK Akne Vulgaris (AV) adalah penyakit kulit inflamasi kronis yang menyerang kelenjar pilosebasea. Akne Vulgaris umumnya terjadi pada remaja akibat fluktuasi hormonal yang merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi lebih banyak sebum. Area wajah, punggung, dada, dan bahu sering menunjukkan kecenderungan AV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kadar sebum wajah siswa di SMAN 75 Jakarta Utara yang rentan terhadap akne vulgaris. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan dilakukan di SMAN 75 Jakarta Utara pada bulan Januari 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non-random sequential sampling. Data yang diperoleh dari sampel akan diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 22.0. Kadar sebum diukur menggunakan skin analyzer SK-08 pada sisi kiri dan kanan wajah. Karakteristik kelompok AV pada siswa/i SMAN 75 Jakarta Utara menunjukkan Akne berat sebanyak 37 orang (8,20%), akne sedang sebanyak 100 orang (6,57%), dan akne ringan sebanyak 33 orang (5,75%). Berdasarkan uji statistik Kruskal-Wallis, terdapat perbedaan signifikan rata-rata kadar minyak di antara ketiga kelompok tingkat keparahan akne (P-value <0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kadar sebum berhubungan dengan peningkatan keparahan akne vulgaris. Kata Kunci: Akne Vulgaris, Kadar Sebum, Kelenjar Pilosebasea, Skin Analyzer
Studi Komparatif Obesitas dan Non-Obesitas Berdasarkan Asupan Junk Food di SMA Tarakanita Gading Serpong Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Santoso, Alexander Halim
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15812

Abstract

ABSTRACT The prevalence of obesity among adolescents is increasing. One major factor is the consumption of junk food. The ease of serving, variety, better taste, and marketing make teenagers prefer to consume junk food rather than foods that contain healthy nutrition. The purpose of this study was to determine the comparison between obese and non-obese students on junk food consumption at Tarakanita Gading Serpong senior high school. This study is a cross-sectional study with a total of 162 students. Students were asked to fill out a questionnaire related to junk food consumption and take measurements of body weight and height. The results of these measurements were mapped onto the CDC growth chart to obtain their nutritional status. There was a significant mean difference between obese and non-obese students in terms of junk food consumption (p<0.05). Students should be aware of the impact of junk food consumption on health through continuous education, provision of healthy canteens in schools, and increased sports activities. Keywords: Junk Food, Obesity, Body Mass Index, Senior High School  ABSTRAK Prevalensi obesitas di kalangan remaja semakin meningkat. Salah satu faktor yang berperan berperan besar adalah konsumsi junk food. Kemudahan dalam penyajian, variasi, rasa yang lebih enak rasa,  dan pemasarannya membuat remaja lebih memilih untuk mengonsumsi junk food daripada makanan yang mengandung gizi sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara siswa obesitas dan non obesitas terhadap konsumsi junk food di SMA Tarakanita Gading Serpong. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan jumlah siswa 162 orang. Siswa diminta untuk mengisi kuesioner terkait konsumsi junk food  dan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil dari pengukuran tersebut dipetakan ke dalam grafik pertumbuhan dari CDC untuk didapatkan status gizinya. Terdapat perbedaan rerata yang signifikan antara siswa yang mengalami obesitas dan tidak mengalami obesitas berdasarkan konsumsi junk food (p<0,05). Kesadaran akan dampak konsumsi junk food terhadap kesehatan harus lebih ditingkatkan di kalangan siswa melalui edukasi berkesinambungan, pengadaan kantin sehat di sekolah, serta peningkatan kegiatan olahraga. Kata Kunci: Junk Food, Obesitas, Indeks Masa Tubuh, SMA
Efektivitas Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II dengan Anemia Ringan di PMB E Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Banten Khoiriyah, Eva Widayati; P, Gaidha Khusnul
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15257

Abstract

ABSTRACT WHO reports that the prevalence of pregnant women worldwide who experience anemia is 41.8%. Prevalence among pregnant women varies from 31% in South America to 64% in southern Asia. South and Southeast Asia combined also contributes up to 58% of the total population experiencing anemia in developing countries. in North America, Europe and Australia it is rare to experience anemia due to iron deficiency during pregnancy. Even in the US only about 5% of young children and 5-10% of women of childbearing age suffer from anemia due to iron deficiency. Providing midwifery care and knowing the effectiveness of honey and FE tablets on increasing hemoglobin levels in second Trimester pregnant women with mild anemia in PMB E, Cikeuisk sub-district, Pandeglang district in 2023. This research is a quantitative research with a case study design with an experimental approach and the samples used were pregnant women in the second period who experienced mild anemia. Which provides intervention for 14 days. There was a difference in the increase in hemoglobin levels when given honey and Fe increased by 1.7 g/dl and Fe tablets increased by 0.9 g/dl. Pregnant women who were given the intervention of giving Honey experienced an increase in hemoglobin levels more quickly compared to pregnant women who were given the intervention of giving Fe Tablets. It is hoped that the community, especially pregnant women, can implement the use of Honey to prevent anemia. Keywords: Anemia, Pregnant women, FE Tablets, Honey  ABSTRAK WHO melaporkan bahwa prevalensi ibu hamil di seluruh dunia yang mengalami anemia sebesar 41,8%. Prevalensi di antara wanita hamil bervariasi dari 31% di Amerika Selatan hingga 64% di Asia selatan. Gabungan Asia Selatan dan Tenggara juga berkontribusi hingga 58% dari total populasi mengalami anemia di negara berkembang. di Amerika Utara, Eropa dan Australia jarang mengalami anemia karena kekurangan zat besi selama kehamilan. Bahkan di AS hanya sekitar 5% anak kecil dan 5-10% wanita usia subur yang menderita anemia akibat defisiensi besi. Memberikan asuhan kebidanan dan mengetahui efektivitas Madu dan tablet FE terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil Trimester II dengan anemia ringan di PMB E kecamatan Cikeuisk kabupaten pandeglang tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan eksperimen dan sampel yang digunakan adalah ibu hamil timester II yang mengalami anemia ringan. Yang berikan intervensi selama 14 hari. Terdapat perbedaan peningkatan kadar hemoglobin yang di berikan madu dan Fe meningkat 1.7 g/dl dan Tablet Fe meningkat 0.9 g/dl. Ibu hamil yang diberikan intervensi pemberian Madu lebih cepat mengalami peningkatan kadar hemoglobin dibandingkan dengan ibu hamil yang diberikan invervensi pemberian Tablet Fe Diharapakan masyarakat khususnya ibu hamil dapat mengimplementasikan, penggunaan Madu terhadap pencegahan anemia. Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, Tablet FE, Madu

Page 1 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue