cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hidayat, Uti Rusdian; Alfikrie, Fauzan; Hatmalyakin, Debby
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.16339

Abstract

ABSTRACT Prolonged hemodialysis therapy will certainly have an impact on the psychological condition of chronic kidney failure patients. One of them is the emergence of anxiety. Many factors can cause anxiety in kidney failure patients, such as age, family support system and length of treatment. This study aims to determine the factors that influence the anxiety level of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. The design of this research is descriptive correlation research with a cross sectional approach. The research results showed that the majority of respondents had moderate anxiety (54.5%), with factors influencing anxiety namely age, education level, duration of hemodialysis and family support. Factors that influence anxiety include age, education level, duration of hemodialysis and family support.  Keywords: Chronic Kidney Failure, Hemodialysis, Anxiety  ABSTRAK Terapi hemodialisa dalam jangka waktu yang berkepanjangan tentunya akan berdampak kepada kondisi psikologis pasien gagal ginjal kronis. Salah satunya adalah munculnya kecemasan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan munculnya kecemasan pada pasien gagal ginjal seperti usia, support sistem keluarga dan lamanya menjalani. penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kecemasan sedang (54,5%), dengan faktor yang mempengaruhi kecemasan yaitu usia, tingkat pendidikan, lama hemodialisa dan dukungan keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan diantaranya usia, tingkat pendidikan, lama hemodialisa dan dukungan keluarga. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisa, Kecemasan
Efektivitas Penggunaan Gadget dengan Kualitas Tidur Pada Anak Sekolah Kelas IV Dan V di SD Negeri Pejuang VII Kota Bekasi Dewi, Ratih Kumala; Agustina, Yuliani
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10903

Abstract

ABSTRACT Most internet users (by accessing gadgets) in Indonesia are people in the age group of 15-19 years. of the 171.17 million users who use the internet and it shows that it is teenagers or the younger generation who use the internet the most (APJII, 2018). The American Academy of Pediatrics, an institution that deals with the problems of school-age children in America, states that school-age children need time adequate sleep, based on research results, namely school-age children who lack sleep will experience various negative things including memory and learning disorders, physical health problems, mental health problems and are at high risk of experiencing obesity (Huda, 2016). Determine the effectiveness of the use of gadgets with sleep quality in grade IV and V children in warrior VII state elementary schools in Bekasi city.   The sample of this study is partly grade IV and V school children at SD Negeri Pejuang VII in May 2023. With Random Sampling technique.  The results of the Chi Square test showed that there was an effectiveness in using gadgets with sleep quality in school children in grades IV and V at SD Negeri Pejuang VII in 2023 with a total sample of 60 respondents and a P value of 0.00 (p <0.05). The effectiveness of using gadgets with sleep quality in grade IV and V school children at SD Negeri Pejuang VII in 2023.     Keywords: School Age Children, Use of Gadgets, Quality of Sleep  ABSTRAK Pengguna internet terbanyak (dengan mengakses gadget) di Indonesia merupakan masyarakat dalam kelompok usia 15-19 tahun. dari 171,17 juta pengguna yang menggunakan internet dan menunjukan bahwa kalangan remaja atau generasi muda yang paling banyak menggunakan internet (APJII, 2018).American Academy of Pediatris yaitu sebuah lembaga yang menangani masalah anak usia sekolah di Amerika menyatakan bahwa anak usia sekolah membutuhkan waktu tidur yang cukup, bedasarkan hasil penilitian yaitu anak usia sekolah yang kurang tidur akan mengalami berbagai hal negatif diantaranya gangguan memori dan pembelajaran, masalah kesehatan fisik, masalah pada kesehatan mental dan berisiko tinggi mengalami obisetas (Huda, 2016).  Mengetahui efektifitas penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada anak kelas IV dan V di sekolah dasar negeri pejuang VII kota Bekasi.  Sampel penelitian ini sebagian anak sekolah kelas IV dan V di SD Negeri Pejuang VII pada bulan Mei 2023. Dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden dan menggunakan teknik Random Sampling. The results of the Chi Square test show that there is effectiveness in using gadgets with sleep quality in school children in grades IV and V at SD Negeri Pejuang VII in 2023 with a P value of 0.00 (p <0.05). Adanya efektivitas penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada anak sekolah kelas IV dan V di SD Negeri Pejuang VII tahun 2023. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Penggunaan Gadget, Kualitas Tidur
Peran Kepala Ruangan sebagai Supervisor Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo Rokani, Muriyati; Syukur, Sabirin B.; Salam, Arief Rahman Y.
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15916

Abstract

ABSTRACT To provide comprehensive services to patients, nursing services with continuous nursing care are needed, namely through several consistent process stages in accordance with the development of the nursing profession. A nurse in carrying out nursing care really needs direction and supervision through supervision activities. This research is to analyze the role of the head of the room as a supervisor on the performance of implementing nurses in the implementation of nursing care at RSIA Sitti Khadidjah, Gorontalo City. Used in this research was an analytical survey and used a cross-sectional research design, so that the number of samples in this study was the same as the population, namely 17 nurses. The results of statistical tests show that the role of the head of the room as a supervisor is in the good category with the performance of the nurses in the good category being 12 people, while the role of the head of the room as a supervisor is in the poor category with the performance of the nurses in the poor category being 2 people. If the statistical value is known or p.Value=0.011<0.05, then Ha is accepted, so it can be concluded that the role of the head of the room as supervisor has an influence on the performance of implementing nurses in the implementation of nursing care at RSIA Sitti Khadidjah, Gorontalo City. Conclusion: It is hoped that this can add information about the role of the head of the room as a supervisor and the performance of implementing nurses in implementing nursing care. Keywords: Nursing Care, Nurse Performance, Supervisor  ABSTRAK Untuk memberikan pelayanan kepada pasien secara komprehensif diperlukan pelayanan keperawatan dengan asuhan keperawatan secara berkesinambungan, yaitu melalui beberapa tahapan proses yang konsisten sesuai dengan perkembangan profesi keperawatan seorang perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan sangat memerlukan pengarahan dan pengawasan melalui kegiatan supervisi. pada penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran kepala ruangan sebagai supervisor terhadap kinerja perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dan menggunakan desain penelitian cross sectional, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu sebanyak 17 perawat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa peran kepala ruangan sebagai supervisor kategori baik dengan kinerja perawat pelaksana kategori baik sebanyak 12 orang, sedangkan peran kepala ruangan sebagai supervisor kategori kurang baik dengan kinerja perawat pelaksana kategori kurang baik sebanyak 2 orang. Diketahui nilai statistik atau p.Value=0.011<0.05, maka Ha diterima, jadi dapat simpulkan bahwa peran kepala ruangan sebagai supervisor memiliki pengaruh terhadap kinerja perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Diharapkan dapat menambah informasi tentang peran kepala ruangan sebagai supervisor serta kinerja perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Kinerja Perawat, Supervisor
Kunci Sukses Meningkatkan Kepuasan Pasien dengan Kinerja dan Komunikasi Perawat Elpi Ulandari; M. Arifki Zainaro; Dewi Kusumaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i12.10812

Abstract

ABSTRACT In Indonesia, the performance of nurses is still poor and another concern for patients when receiving services is communication with the nurses themselves. In several studies, patient satisfaction was published that, in 2013 it was low in Kenya and India, in Indonesia itself in Central Maluku and West Sumatra it was also low. Nurses are always beside patients during hospital treatment, nurse performance determines the success of patient care and communication helps healing go better. Determine the relationship between nurse performance and communication with the level of patient satisfaction in the surgical inpatient room at the Pertamina Bintang Amin Hospital. The type of research used in this research is quantitative. The design in this study uses an analytical survey design with a cross sectional approach. The majority of respondents are pre-elderly, the most gender is male, the highest education level is elementary school, and the most jobs are laborers and housewives. The results of the analysis of nurse performance with patient satisfaction levels show a p-value of 0.000 (<0.05 ), The results of the analysis of nurse communication with the level of patient satisfaction showed a p-value of 0.007 (<0.05). There is a relationship between nurse performance and communication with the level of patient satisfaction in the surgical inpatient room at Pertamina Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung. Keywords: Nurse Performance, Nurse Communication, Patient Satisfaction Level  ABSTRAK Di indonesia kinerja perawat masih buruk dan salah satu kekhawatiran lain pasien pada saat menerima pelayanan adalah komunikasi pada perawat itu sendiri. Dalam beberapa penelitian kepuasan pasien dipublisikan bahwa, pada tahun 2013 di Kenya dan India rendah, di Indonesia sendiri di Maluku Tengah dan Sumatera Barat juga rendah. Perawat selalu berada di samping pasien selama perawatan dirumah sakit, kinerja perawat sangat menentukan keberhasilan perawatan pasien dan komunikasi membantu penyembuhan berjalan lebih baik. Diketahui hubungan antara kinerja dan komunikasi perawat dengan tingkat kepuasan pasien diruang rawat inap bedah Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini mengggunakan desain survey analtik dengan pendekatan cross sectional. Mayoritas responden memiliki usia pra lanjut usia, jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki, tingkat pendidikan terbanyak adalah SD, dan pekerjaan terbanyak adalah buruh dan ibu rumah tangga (DLL), Hasil analisis kinerja perawat dengan tingkat kepusana pasien menunjukan p-value  0,000 (<0,05), Hasil analisis komunikasi perawat dengan tingkat kepuasan pasien menunjukan nilai p-value 0,007 (<0,05). Terdapat hubungan antara kinerja dan komunikasi perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap bedah rumah sakit pertamina bintang amin bandar lampung. Kata Kunci: Kinerja Perawat, Komunikasi Perawat, Tingkat Kepuasan Pasien
Gambaran Pengetahuan Gizi pada Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Padalarang Tahun 2023 Azkiya, Rayhana; Setiawan, Shellita Melanie Astuti; Lestari, Gianita Yulia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.13799

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition where a child's height is less than normal based on age and gender. This occurs due to a lack of good nutritional intake and usually causes various bad health outcomes such as the child's height or body length being shorter than the standard for children his age impaired cognitive development, and a weakened immune system. To get a broad picture of how nutritional knowledge among pregnant women can prevent stunting in the Padalarang Community Health Center coverage area in 2023. In this research, the researcher carried out descriptive research which used a cross-sectional research design by observing and then analyzing the data that had been collected at the time of the study of the sample population, namely pregnant women through the research group. Based on data from the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), in 2021-2022 there was a decrease in stunting cases from 24.4% to 21.6%, which is calculated to be a 2.8% reduction in stunting cases. Among them, the prevalence of stunting in toddlers (height according to age) based on data from West Bandung Regency is 27.3%. Apart from that, based on data held by the Padalarang Health Center as of 2023, 145 children with stunting came from the villages/districts of Laksanamekar, Cipeundeuy, Kertajawa, and Kertamulya. There were 145 cases of children affected by stunting. Balanced nutrition in pregnant women is a state of balance between the nutrition needed by pregnant women for maternal health and the growth and development of the fetus which can be fulfilled by nutritional intake from a variety of foods. That from the Ulmulr group, the majority of respondents were 20-35 years old, 69 people (71.1%). The majority of the domestic workers (IRTS) did 88 people (90.7%). The majority of the respondents' most recent education was SMA, amounting to 47 people (48.5%). The majority of Trimelstelr 3 pregnancy ulcers were 34 people (35.1%). The majority of the respondents' income was 1 – 5 million rupiah for 52 people (53.6%). The majority of respondents' nutrition knowledge was good, namely 58 people (59.8%). The majority of people involved in Culkulp's prevention of stunting are 65 people (67.0%). Keywords: Stunting, Balanced Nutrition, Cleanliness and Health   ABSTRAK Stunting merupakan suatu kondisi dimana tinggi badan seorang anak yang kurang dari normal berdasarkan usia dan jenis kelamin.hal ini terjadi karena kurangnya konsumsi gizi yang baik dan biasanya menimbulkan bermacam hasil kesehatan yang buruk seperti tinggi atau panjang badan anak lebih pendek dari standar anak seumurannya, gangguan perkembangan kognitif, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Untuk mengetahui gambaran secara luas mengenai bagaimana pengetahuan gizi pada ibu hamil dalam pencegahan stunting di wilayah cakupan Puskesmas Padalarang pada tahun 2023. Dalam pelnellitian ini, pelnelliti melnggulnakan pelnellitian delskriptif yang melnggulnakan delsain pelnellitian cross selctional delngan melngobselrvasi lalul melnganalisis data yang tellah dikulmpullkan pada waktul telrtelntul sellulrulh popullasi sampell yaitul ibul hamil mellaluli kulelsionelr. Berdasarkan data hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun 2021-2022 mengalami penurunan kasus stunting dari 24,4% menjadi 21,6% yang terhitung menajdi 2,8% hasil penuruna kasus pada stunting. Diantaranya Pravelansi balita stunting (tinggi badan menurut umur) berdasarkan data Kabupaten Bandung barat 27,3%. Selain itu, berdasarkan data yang dimiliki oleh Puskesmas Padalarang per tahun 2023 anak dengan stunting yang berasal dari Desa/Kelurahan Laksanamekar, Cipeundeuy, Kertajawa, dan Kertamulya kasus yang tercatat sebanyak 145 anak terdampak stunting. Gizi seimbang pada ibu hamil adalah keadaan keseimbangan antara gizi yang diperlukan oleh ibu hamil untuk kesehatan ibu dan tumbuh kembang janinnya yang dapat dipenuhi oleh asupan gizi dari aneka ragam makanan. Bahwa dari segi umur mayoritas responden berumur 20-35 sebanyak 69 orang (71,1%). Pekerjaan responden mayoritas IRT sebanyak 88 orang (90,7 %). Pendidikan terakhir responden mayoritas SMA sebanyak 47 orang (48,5 %). Usia kehamilan responden mayoritas Trimester 3 sebanyak 34 orang (35,1 %). Pendapatan responden mayoritas 1 – 5 juta rupiah sebanyak 52 orang (53,6 %). Mayoritas pengetahulan gizi responden Baik yaitu 58 orang (59,8%). Mayoritas pengetahuan pencegahan stunting responden Cukup yaitu 65 orang (67,0%). Kata Kunci: Stunting, Gizi Seimbang, Kebersihan dan Kesehatan 
Efektivitas Penerapan Foot Massage dan Rendam Dengan Air Hangat Campuran Kencur Terhadap Edema Kaki Pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi Fitria, Melisa; Sulastri, Sulastri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.11005

Abstract

ABSTRACT In Indonesia, the incidence of birth complications leading to maternal and infant mortality is still high. In West Java, for example, there were 416 cases reported during the period of January to July 2020. Among the causes of high maternal mortality is childbirth with preeclampsia. Swelling of the legs, or edema, is one of the early triggers of eclampsia. Edema occurs due to fluid retention and can be an early sign of other health issues. Non-pharmacological interventions such as foot massage combined with warm water soaking, including the use of ginger, are alternative solutions to reduce edema in pregnant women. The aim of this study was to determine the effectiveness of foot massage combined with warm water soaking containing ginger in reducing edema in pregnant women in the second and third trimesters. The study utilized a one-group pre-test and post-test design approach. Through purposive sampling, a total of 33 pregnant women in the second and third trimesters with edema were selected. Prior to the intervention, the degree of pitting edema was observed using palpation measurement. The treatment involved foot massage and warm water soaking with ginger, followed by post-test measurements. There was a reduction in the degree of edema in the majority of participants (60.6%) from grade III to grade I after the intervention. The statistical analysis using the Wilcoxon test yielded a significant p-value of 0.000, which is smaller than α (0.05). This provides evidence of the effectiveness of foot massage combined with warm water soaking containing ginger in reducing edema in pregnant women in the second and third trimesters at the Puskesmas Pondok Gede in Bekasi City in 2023. It is hoped that future researchers can explore other easy and affordable non-pharmacological alternatives to address edema in pregnant women. Keywords: Edema, Foot Massage, Warm Water Bathing Therapy, Kencur  ABSTRAK Di Indonesia, kasus gangguan persalinan penyebab kematian ibu dan bayi masih tinggi. Sementara di Jawa Barat, selama periode Januari-Juli 2020 terdapat 416 kasus. Diantara penyebab tingginya AKI adalah persalinan dengan preeklamsi. Edema kaki menjadi salah satu pemicu awal terjadinya eklamsi. Edema kaki terjadi karena retensi cairan yang dapat menjadi tanda awal masalah kesehatan lainnya. Intervensi non-farmakologis rendam kaki menggunakan air hangat merupakan alternatif solusi dalam mengurangi edema kaki ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat kaki dikombinasikan dengan terapi merendam kaki menggunakan air hangat mengandung kencur pada ibu hamil trimester II dan III dengan kejadian edema. Risen ini menggunakan pendekatan one group pre test and post test design. Dengan purposive sampling diperoleh sebanyak 33 ibu hamil trimester II dan III dengan kejadian edema kaki, sebelum intervensi dilakukan observasi menggunakan derajat ukur palpasi pitting. Kemudian dilakukan perlakuan pijat kaki dan rendam air hangat mengandung kencur dilanjutkan dengan pengukuran post test. Terjadi penurunan derajat edema kaki sebelum intervensi sebagian besar 60,6%) berada pada derajat III dan sisanya berada di derajat IV. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar (57,6%0 menjadi berada pada derajat I. Dari hasil uji statistik Wilcoxon di dapat nilai signifikansi  ρ value 0,000 < α (0,05). Terdapat bukti efektivitas pijat kaki dikombinasikan dengan rendam air hangat mengandung kencur terhadap edema kaki pada ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi Tahun 2023. Diharapkan peneliti lain dapat mencari bahan-bahan alternatif nonfarmakologis lain yang mudah dan murah untuk mengatasi kejadian edema kaki pada ibu hamil. Kata Kunci: Edema Kaki,  Foot Massage, Terapi Rendam Air Hangat, Kencur
Konvergensi Pencegahan Stunting di Desa Karyamekar Kabupaten Bogor melalui Optimalisasi Peran Kader Pembangunan Manusia Firdaus, Gita Lestari; Sugiatini, Titin Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.11220

Abstract

ABSTRACT Stunting is a major public health problem. In 2022, there were 16 toddlers suffering from stunting in Karyamekar village, and it will increase in January 2023 to 20 people. The occurrence of stunting in toddlers will have an impact on them. To minimize the incidence of stunting in toddlers, it is necessary to focus on stunting prevention. One of the implementers of stunting prevention convergence is the human development cadre. This study aims to determine the implementation of stunting prevention convergence in Karyamekar village, Bogor Regency, through optimizing the role of human development cadres (KPM) in 2023. The research design used in this study was cross-sectional. The sample technique used was total sampling, with a total sample of 45 people. Data analysis in this study was univariate and bivariate using the SPSS program. From the univariate analysis, it was found that there were 23 respondents (51.1%) who carried out stunting prevention convergence and 24 respondents (53.3%) who did not optimally carry out their role as human development cadres. The results of the statistical test obtained a p value of 0.000, which means that there is a relationship between optimizing the role of human development cadres and implementing stunting convergence. There is a relationship between optimizing the role of human development cadres and implementing stunting convergence. It is hoped that Karyamekar Village will conduct training and guidance related to the duties of human development cadres and the implementation of stunting prevention convergence so that human development cadres can carry out their roles optimally and can carry out stunting prevention convergence to the fullest. Keywords: Convergence, Stunting, Role of Cadres  ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama. Pada tahun 2022 balita yang menderita stunting di desa Karyamekar adalah 16 orang dan meningkat pada bulan Januari 2023 menjadi 20 orang. Terjadinya stunting pada balita akan memberikan dampak kepada balita. Untuk meminimalkan kejadian stunting pada balita maka perlu dilakukan konvergensi pencegahan stunting. Salah satu pelaksana dari konvergensi pencegahan stunting adalah kader pembangunan manusia. Untuk mengetahui pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting di desa Karyamekar Kabupaten Bogor melalui optimalisasi peran kader pembangunan manusia (KPM) tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Tekhnik sample yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 45 orang. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan program SPSS. Dari analisa univariat diperoleh hasil responden yang melaksanakan konvergensi pencegahan stunting ada 23 (51,1%) dan respondne yang tidak optimal menjalankan perannya sebagai kader pembangunan manusia ada 24 (53,3%). Hasil uji statistic diperoleh nilai p value 0,000, yang artinya ada hubungan antara optimalisasi peran kader pembangunan manusia dengan pelaksanaan konvergensi stunting. Terdapat hubungan antara optimalisasi peran kader pembangunan manusia dengan pelaksanaan konvergensi stunting. Diharapkan bagi Desa Karyamekar untuk melakukan pelatihan dan pembinaan terkait tugas kader pembangunan manusia dan pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting sehingga kader pembangunan manusia dapat menjalankan perannnya secara optimal dan dapat melaksanakan konvergensi pencegahan stunting dengan maksimal. Kata Kunci: Konvergensi, Stunting, Peran Kader
Uji Mutu Spesifik dan Non-Spesifik Ekstrak Etanol 70% Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less) Wibowo, Wibowo; Anisyah, Luluk; Jovancha, Nancy Ratu
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.13173

Abstract

ABSTRACT Pluchea indica leaves in Indonesia are used as a medicine to get rid of body odor, as a fever reducer (antipyretic), to increase appetite, to increase breast milk, and as a cough medicine. This study used a non-experimental design with analytic descriptive method using the ethanol extract of beluntas (Pluchea indica (L.) Less) leaves as subjects. The research was conducted in June 2023 at the Pharmacognosy Laboratory and Integrated Chemistry Laboratory, S1 Pharmacy Study Program, STIKes Panti Waluya Malang to conduct an extract quality test based on standardized extract quality parameters on young and old beluntas leaf simplicia. The materials used in this study were 70% ethanol extract of beluntas (Pluchea indica (L.) Less) leaves. Plant determination was carried out at the UPT Herbal Materia Medika Batu Laboratory. The results of the organolepsis test obtained the bauk has herbal beluntas leaves, bitter and astringent taste, green color in powder form. In the alkaloid test, Bouchardat reagent: produces a blackish brown color (+), Mayer's reagent: produces a clear white color (+), Dragendorf reagent: produces a yellow color (-) Alkaloid test results are positive (+), because from 3 times the reaction produces 2 which showed positive results, the flavonoid test obtained positive results because when 1 ml of concentrated HCl was dropped it produced an orange color, while the saponin test obtained a positive value because the sample produced 1-10 cm high foam after being shaken and allowed to stand. When dripped with 1 drop of HCl 2 N the foam does not disappear. The ethanol soluble compound was 69.17%, the water soluble compound content was 53.46%, the determination of the water content was 17.13%. Keywords: Beluntas leaves, ethanol extract, quality test  ABSTRAK Daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less) di Indonesia digunakan sebagai obat untuk menghilangkan bau badan, sebagai penurun demam (antipiretik), peningkat nafsu makan, memperbanyak ASI, dan obat batuk. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental dengan metode deskriptif analitik dengan menggunakan subyek ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2023 di Laboratorium Farmakognosi dan Laboratorium Kimia Terpadu Prodi S1 Farmasi STIKes Panti Waluya Malang untuk melakukan uji mutu ekstrak berdasarkan parameter standarisasi mutu ekstrak pada simplisia daun muda dan tua  beluntas.  Bahan – bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah ekstrak etanol 70% daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less). Determinasi tanaman dilakukan dilakukan di UT Laboratorium Herbal Materia Medika Batu. Hasil penelitian  pengujian organolepsis didapatkan bauk has herbal daun beluntas, rasa pahit dan sepat, warna hijau bentuk serbuk. Pada uji alkaloid didapatkan Pereaksi Bouchardat : menghasilkan warna coklat kehitaman  (+),Pereaksi Mayer  : menghasilkan warna putih bening  (+), Perekasi Dragendrof : menghasilkan warna kuning (-) uji Alkaloid hasilnya Positif (+), karena dari 3 kali reaksi menghasilkan 2 yang menunjukan hasil positif, uji flavonoid didapatkan hasil positip dikarenakan saat diteteskan 1 ml HCl pekat menghasilkan warna jingga, sedangkan pada uji saponin didapatkan nilai positip dikarenakan sampel menghasilkan buih setinggi 1 – 10 cm setelah dikocok dan didiamkan saat ditetesi dengan 1 tetes HCl 2 N buih tidak hilang. Senyawa larut etanol 69,17 %, Kadar senyawa larut dalam air 53,46 %, penetapan kadar air didapatkan hasil 17,13 %. Kata Kunci: Daun Beluntas, Ekstrak Etanol, Uji Mutu
Program Intervensi Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keteraturan Berobat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya Tania Glennasius; Ernawati Ernawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i12.12528

Abstract

ABSTRAK Skizofrenia merupakan kondisi mental yang ditandai perubahan pemikiran, perasaan, dan perilaku yang menyebabkan individu mengalami pemisahan dari realitas. Kasus skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya cukup tinggi dan tingkat keteraturan berobat yang masih rendah. Upaya intervensi yang tepat dan konsisten dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga sehingga kepatuhan berobat meningkat. Penyuluhan yang dilakukan mengenai skizofrenia dan pengelolaannya dengan pendekatan Plan Do Check and Action (PDCA) cycle pada 25 masyarakat. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang tanda dan gejala, penyebab, serta cara mengatasinya. Penyuluhan tentang skizofrenia juga berperan penting dalam mengurangi stigma yang seringkali terkait dengan kondisi ini. Hasilnya dari 25 peserta, 22 orang (88%) mengalami peningkatan pengetahuan terkait skizofrenia. Maka dari itu pemberian informasi yang akurat, dapat membuat masyarakat lebih memahami serta berempati bahwa skizofrenia adalah kondisi medis yang memerlukan perawatan dan dukungan. Pemahaman yang lebih baik tentang skizofrenia, mendorong masyarakat berperan aktif dalam mendukung individu dengan kondisi ini. Masyarakat dapat membantu mendeteksi tanda-tanda awal skizofrenia pada diri sendiri atau orang lain, serta mengajak individu tersebut untuk mencari bantuan profesional. Dukungan sosial dari masyarakat sangat bermanfaat bagi individu dengan skizofrenia mengatasi tantangan yang dihadapi sehari-hari. Penyuluhan tentang skizofrenia menjadi dasar penting dalam mengurangi stigma, meningkatkan pemahaman, menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi individu dengan skizofrenia, dan meningkatkan keteraturan berobat sehingga penderita skizofrenia dapat menjalani fungsi sehari-harinya dengan optimal. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyuluhan, Skizofrenia  ABSTRACT Schizophrenia is a mental condition characterized by changes in thinking, emotions, and behavior that result in individuals experiencing a disconnection from reality. The incidence of schizophrenia cases in the Sindang Jaya Primary Health Care Area is quite high, with a low level of treatment adherence. Appropriate and consistent intervention efforts can enhance the knowledge of patients and their families, thus improving treatment compliance. Education on schizophrenia and its management using the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle approach was provided to 25 community members. The objective of this activity was to increase awareness and knowledge among the community about the signs and symptoms, causes, and management of schizophrenia. Education about schizophrenia also plays a crucial role in reducing the stigma often associated with this condition. Out of the 25 participants, 22 individuals (88%) showed an improvement in their knowledge of schizophrenia. Therefore, the provision of accurate information can help the community better understand and empathize with the fact that schizophrenia is a medical condition that requires treatment and support. A better understanding of schizophrenia encourages active community involvement in supporting individuals with this condition. The community can assist in identifying early signs of schizophrenia in themselves or others and encourage affected individuals to seek professional help. Social support from the community is highly beneficial for individuals with schizophrenia in addressing the challenges they face in their daily lives. Education about schizophrenia serves as a critical foundation for reducing stigma, enhancing understanding, creating a more inclusive environment for individuals with schizophrenia, and improving treatment adherence, thereby enabling individuals with schizophrenia to optimize their daily functioning. Keywords: Destigmatization, Public Health, Knowledge, Education, Schizophrenia.
Efektivitas Minyak Kayu Putih Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Pasien Asma di RSUD A.Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Hidayat, Asep Rahmad; Yulendasari, Rika; Chrisanto, Eka Yudha; Keswara, Umi Romayati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12807

Abstract

ABSTRACT Asthma is a chronic respiratory disease characterized by various symptoms such as wheezing, shortness of breath, chest pain and coughing. The action of giving eucalyptus oil therapy can be used as a non-pharmacological therapy to relieve shortness of breath in patients with bronchial asthma because it contains cinoel. The type of research used in this research is quantitative. The design in this study uses an analytical design using a quasi-experimental method using the pre-test & post-test. In this study, there was an effect of eucalyptus oil on reducing shortness of breath with a p-value of 0.000 in asthma patients. It is hoped that health workers can apply eucalyptus oil therapy as nursing care as an alternative action to improve respiratory ventilation of asthma patients. Keywords: Eucalyptus Oil, Shortness of Breath, Asthma  ABSTRAK Asma merupakan penyakit pernapasan kronik yang ditandai dengan berbagai gejala seperti mengi, sesak napas, nyeri dada dan batuk. Tindakan pemberian terapi minyak kayu putih dapat dapat digunakan sebagai terapi non farmakologi untuk meredakan sesak napas pada penderita asma bronkial karena mengandung cinoel. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan analisis dengan menggunakan quasi experiment dengan menggunakan metode pre-test & pos-test. Pada penelitian ini terdapat pengaruh minyak kayu putih terhadap penurunan sesak napas dengan p-value 0,000 pada pasien asma. Diharapkan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan terapi minyak kayu putih sebagai asuhan keperawatan sebagai alternative tindakan guna meningkatkan ventilasi pernapasan pasien asma. Kata Kunci: Minyak Kayu Putih, Sesak Napas, Asma

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue