cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Komposisi Akar Durian Menggunakan Aseton Etanol Aquades terhadap Penurunan Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Sombuk, Hanna; Sawasemariay, Oktoviandi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.12709

Abstract

ABSTRACT The benefits of durian root for diabetes patients are considered very helpful, even though clinical trials have not been carried out, some diabetes patients have consumed durian root decoction, and feel that the durian root decoction is very helpful. Some diabetes mellitus patients use durian root decoction regularly. The aim of this research was to test the composition of durian roots using Acetone Ethanol Aquades to reduce blood sugar in diabetes mellitus patients. The method used in the research is graded solvent polarity according to the level of maceration extraction. This research design revealed the composition of durian roots using acetone, ethanol and distilled water in lowering blood sugar by involving diabetes mellitus sufferers at the Pasir Putih Community Health Center. The population in this study was the composition of durian roots. The research samples were: durian roots that had been taken, washed clean, then cut into small pieces and air-dried for 7 days. Then the sample is soaked. Time The research was carried out in March – April 2023 in the chemistry laboratory of the chemistry department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Papua. The research results showed that the results of research carried out on durian root samples from the five solvents showed the presence of secondary metabolite compounds, the compounds contained in the durian root samples were alkaloids, flavonoids, tannins, triterpenoids and saponins. In the alkaloid test of the five solvents, acetone and 96% ethanol gave a strong positive test, ethyl acetate and n-hexane gave a moderate positive test and distilled water gave a weak positive test. The conclusion is that secondary metabolite compounds, compounds contained in durian root samples are alkaloids, flavonoids, tannins, triterpenoids and saponins. Keywords: Durian Root, Blood Sugar, Diabetes Mellitus  ABSTRAK       Manfaat akar durian bagi pasien diabetes dianggap sangat menolong, walaupun secara uji klinis belum dilakukan, namun pada sebagian pasien diabetes telah mengkonsumsikan rebusan akar durian, dan merasa bahwa rebusan akar durian sangat membantu. Beberapa pasien diabetes militus menggunakan rebusan akar durian secara rutin. Tujuan penelitian ini untuk melakukan uji coba komposisi akar durian menggunakan Aseton Etanol Aquades terhadap menurunkan gula darah pasien diabetes militus. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah polaritas pelarut bertingkat sesuai tingkat ekstraksi maserasi. Desain penelitian ini mengungkapkan komposisi akar durian menggunakan aseton, etanol dan aquades dalam menurunkan gula darah dengan melibatkan penderita diabetes melitus di Puskesmas Pasir Putih. Populasi pada penelitian ini adalah komposisi akar durian. Sampel penelitian adalah: akar durian yang telah diambil kemudian dicuci bersih, lalu dipotong kecil-kecil dan dikering anginkan selama 7 hari. Kemudian sampel direndamkan. Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 2023 di laboratorium kimia jurusan kimia Fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Papua. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian yang dilakukan pada sampel akar durian dari ke-lima pelarut menunjukan adanya senyawa metabolit sekunder, senyawa yang terkandung dalam sampel akar durian yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid dan saponin. Pada uji alkaloid dari kelima pelarut, pelarut aseton dan etanol 96% memberikan uji positif kuat, pada etil asetat dan n-heksana memberikan uji positif sedang dan pada aquades memberikan uji positif lemah. Kesimpulan yaitu senyawa metabolit sekunder, senyawa yang terkandung dalam sampel akar durian yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid dan saponin.     Kata Kunci: Akar Durian, Gula Darah, Diabetes Melitus
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Harga Diri pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Nasional Sahira, Adinda; Aisyiah, Aisyiah; Suralaga, Cholisah
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14461

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a transition phase, where a person faces changes from one phase of development to the next. A common problem that occurs as a teenager is low self-esteem. Factors that have an impact on self-esteem involve gender, social and economic aspects, age, environmental conditions, family, peers and body mass index. This research aims to know connection between support family, support Friend peer, kind gender, index period body and factor environment with price self student nursing Faculty Knowledge Health University National. Study This use design study cross- sectional. Technique taking sample use technique proportional random sampling with involving 203 respondents. Research instrument This consists from questionnaire price self, questionnaire support Friend peers, questionnaire support family and questionnaire factor environment. Questionnaire This has tested validity and reliability with mark cronbach's alpha > standard cronbach alpha. Data analyzed use chi-square for know exists connection between variable. There is connection between index mass body with price self (ρ value = 0.049) And there is connection between support family with price self (ρ value = 0.007). There is a relationship between body mass index and family support and self-esteem.  Keywords: Family Support, Peer Support, Environmental Factors, Self-Esteem  ABSTRAK Masa remaja merupakan fase transisi, dimana seseorang menghadapi perubahan dari satu fase perkembangan menuju fase selanjutnya. Masalah yang umum terjadi saat remaja adalah rendahnya harga diri. Faktor yang memiliki dampak pada harga diri melibatkan jenis kelamin, aspek sosial dan ekonomi, usia, kondisi lingkungan, keluarga, teman sebaya dan indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga, dukungan teman sebaya, jenis kelamin, indeks masa tubuh dan faktor lingkungan dengan harga diri mahasiswa keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional. Penelitian ini menerapkan metode cross-sectional dalam desain penelitiannya. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik propotional random sampling yang melibatkan partisipasi 203 responden. Instrument penelitian ini terdiri dari kuesioner harga diri, kuesioner dukungan teman sebaya, kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner faktor lingkungan. Validitas dan reliabilitas kuesioner ini telah di uji, dengan nilai cronbach’s alpha > cronbach alpha standart. Analisis data dilakukan menggunakan chi-square untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Ada korelasi antara indeks massa tubuh dan harga diri (ρ value = 0,049), serta terdapat korelasi antara dukungan keluarga dengan harga diri (ρ value = 0,007). Ada hubungan antara indeks massa tubuh dan dukungan keluarga dengan harga diri. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Dukungan Teman Sebaya, Faktor Lingkungan, Harga Diri
Efektivitas Terapi Akupresur Titik Pc 6 Dalam Mengatasi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Wana Kec. Melinting Supiantari, Desy; Ermasari, Anissa; Rachmawati, Fijri; Yuviska, Ike Ate
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14421

Abstract

ABSTRACT Emesis gravidarum (morning nausea and vomiting) is a physiological change that occurs due to increased levels of the human chorionic gonadotropin (HCG) hormone produced by the placenta. As a complaint, nausea and vomiting are still considered normal, so disturbances during pregnancy are considered normal, but if this nausea and vomiting is excessive and continues without knowing the time, it can cause fluid disturbances (dehydration). One way to reduce emesis gravidarum is with acupressure therapy, point pc 6 .Based on data from pregnant women who visited from the beginning of January to February 2023 at the wana health center, there were 62 pregnant women on the first visit, and of the 62 k1 pregnant women there were 35 pregnant women who experienced nausea, vomiting or emesis gravidarum. The aim of this study was to find out the average The average level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the wana health center in 2023 before and after being given PC 6 point acupressure. The method used was quantitative, the research design used the one group pre-test and post-test approach, with a population of 62 pregnant women and a sample of 30 respondents, conducted in July 2023. The sampling technique used purposive sampling, univariate and bivariate data analysis used test Wilcoxon. The results of the research conducted by the author show that there is an effect of applying PC 6 point acupressure on the level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the sub-district health center. Rolls before being given the intervention and after being given the acupressure intervention at PC 6 point, with a p-value of 0.000 (<0.005). The conclusion from the treatment of PC 6 point acupressure therapy on the emission of gravidarum in the 1st trimester of pregnant women at the Wana sub-district health center. Melinting in 2023 that there is an effect on the level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the sub-district wana health center. Rolling and already effective. The role of health workers should pay more attention to the problem of emesis gravidarum in pregnant women and need training in pc 6 point acupressure techniques so that they are more competent so they can provide complete midwifery care. Keywords: PC 6 Point Acupressure, Emesis Gravidarum, Pregnant Women Trimester I  ABSTRAK Emesis gravidarum (mual muntah di pagi hari) merupakan salah satu perubahan fisiologis yang terjadi karena peningkatan kadar hormon Human chorionic gonandotropin (HCG) yang dihasilkan oleh plasenta. Sebagai keluhan mual muntah ini masih dianggap wajar sehingga gangguan selama kehamilan ini dianggap normal, namun mual muntah ini jika berlebihan dan terus menerus tanpa mengenal waktu maka bisa menimbulkan ganguan cairan (dehidrasi).Salah satu cara untuk mengurangi emesis gravidarum dengan terapi akupresur titik pc 6.Berdasarkan data ibu hamil yang berkunjung diawal bulan januari sampai dengan februari 2023 di puskesmas wana, sebanyak 62 ibu hamil kunjungan pertama, dan dari 62 ibu hamil k1 tersebut ada 35 ibu hamil yang mengalami mual muntah atau emesis gravidarum. Tujuan penelitian ini untuk diketahui rata-rata tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana tahun 2023 sebelum dan sesudah diberikan akupresur titk PC 6. Metode yang digunankan adalah kuantitatif,desain penelitian menggunakan pendekatan the one group pre-tes dan post-tes,dengan populasi 62 ibu hamil dan sampel 30 responden, dilakukan di bulan juli 2023.Teknik sampling menggunakan purposive sampling,analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa ada pengaruh penerapan akupresur titik PC 6 terhadap tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intevensi akupresur titik PC 6 yaitu dengan nilai p-value adalah 0.000 (<0.005). Kesimpulan dari perlakuan terapi akupresur titik pc 6 terhadap emisis gravidarum ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting tahun 2023 bahwa ada pengaruh terhadap tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting dan sudah efektif.Peran petugas kesehatan hendaknya lebih memperhatikan masalah emesis gravidarum pada ibu hamil dan perlu pelatihan teknik akupresur titik pc 6 supaya lebih kompeten agar dapat memberikan asuhan kebidanan yang paripurna. Kata Kunci: Akupresur Titik PC 6, Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester
Analisa Hubungan Terapi Diet terhadap Perubahan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap Rs. Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok Oktafiana, Rima; Khamid, Abdul
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.14093

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is the third highest cause of death in Indonesia. Patients who adhere to the diet have better control of blood sugar levels. Bhayangkara Brimob Hospital Kelapa Dua Depok every year the number of DM patients increases and they are given diet therapy in addition to drug therapy in the hope that blood sugar levels will return to normal. To analyze the relationship between adherence to diet therapy and changes in blood sugar levels in diabetes mellitus patients in hospital inpatient rooms. Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok. This research is a quantitative analytical research with a cross sectional design. The sample in this study was 32 diabetes mellitus patients who had been treated for three days in the Inpatient Room in December using a total sampling technique. The research instrument used observation sheets and questionnaires. The data is secondary data and primary data was analyzed using the square test. The results of univariate analysis showed that the majority of DM patients were non-compliant with diet therapy, 71.9% and had abnormal changes in blood sugar levels, 78.1%. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between diet therapy and changes in blood sugar levels in diabetes mellitus patients with a p value of 0.010. There is a relationship between diet therapy and changes in blood sugar levels in diabetes mellitus patients. Diabetes mellitus patients are expected to adhere to diet therapy in addition to using drug therapy in order to lower blood sugar levels and prevent irreversible complications. Keywords: Diet Therapy, Blood Sugar Levels, Diabetes Mellitus Patients  ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga di Indonesia. Pasien yang patuh pada diet mempunyai kontrol kadar gula darah yang lebih baik. RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok setiap tahunnya jumlah pasien DM mengalami peningkatan dan diberikan terapi diet selain terapi obat dengan harapan kadar gula darah menjadi normal. Mengetahui analisa hubungan kepatuhan terapi diet terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Ruang Rawat Inap RS. Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus yang sudah dirawat tiga hari di Ruang Rawat Inap pada bulan Desember sebanyak 32 responden dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Data merupakan data sekunder dan data primer dianalisis menggunakan uji uji  square. Hasil analisis univariat diketahui sebagian besar pasien DM tidak patuh dalam melakukan terapi diet 71,9% dan perubahan kadar gula darah abnormal 78,1%. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan terapi diet dengan perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus dengan nilai p value 0,010. Ada hubungan terapi diet dengan perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Pasien diabetes melitus diharapkan dapat patuh melakukan terapi diet selain menggunakan terapi obat agar dapat menurunkan  kadar gula darah dan mencegah terjadinya komplikasi yang tidak dapat disembuhkan. Kata Kunci: Terapi Diet, Kadar Gula Darah, Pasien Diabetes Mellitus
Hubungan Pus yang Tidak Ber-Kb dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Sikumana Kota Kupang Naingalis, Angela Lovendra; Olla, Sinta Inriani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.17657

Abstract

ABSTRACT Stunting continues to be a chronic nutritional issue in Indonesia, affecting children's growth and development. Short birth intervals indicate that a mother's organs have not completely recovered. Pregnancies with short birth intervals result in inadequate maternal nutrition, diminishing the mother's ability to support foetal growth. This can lead to impaired fetal development and an increased risk of low birth weight (LBW), which is associated with a higher risk of stunting. Family planning programs, which focus on couples of reproductive ages, emphasize the importance of managing birth intervals and having an ideal number of children. These programs encourage couples to space their first and second births by 36-48 months and to have two children ideally. The purpose of this study is to examine the relationship between couples of reproductive ages (CRA) who do not use family planning and the incidence of stunting in children under five at the Sikumana Health Center. The study used a retrospective cross-sectional design. The dependent variable was CRA not using family planning, and the independent variable was stunted children. The study included 50 CRAs who did not use family planning and were selected through purposive sampling. The chi-square statistical analysis depicted a p-value of 0.003 (p < 0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (Ho). The results of this research are that there is a significant relationship between PUS not having family planning and the incidence of stunting in toddlers at the Sikumana Health Center. Conclusion: It is necessary to provide education to increase the use of contraceptives in PUS to reduce stunting rates in children under five. Keywords: Children Under Five, Couples of Childbearing Age, Family Planning Program, Stunting.  ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak di Indonesia. Jarak kelahiran yang dekat menggambarkan fungsi dari organ-organ tubuh ibu belum pulih secara sempurna. Kehamilan dengan jarak kelahiran yang dekat menyebabkan tidak terpenuhinya nutrisi ibu, kemampuan ibu dalam memfasilitasi pertumbuhan janin akan berkurang dan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan janin serta berpengaruh  terhadap  kelahiran  BBLR. Bayi yang lahir dengan BBLR beresiko terhadap  stunting.  Mengendalikan  selang  waktu  kelahiran  dan  mewujudkan jumlah anak yang ideal merupakan salah satu program KB yang dimana targetnya  adalah Pasangan   Usia  Subur.  PUS mampu mengatur jarak antara kelahiran pertama dengan kelahiran  kedua pada rentan 36-48  bulan dengan jumlah anak adalah cukup dua. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan PUS yang tidak ber-KB dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sikumana. Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  cross  sectional   retrospektif. Variabel dependentnya adalah PUS yang tidak ber-KB, variabel independentnya adalah stunting. Sampel terdiri dari 50 PUS  yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis statistik yang dilakukan dengan menggunakan uji analisis chi square menghasilkan nilai p sebesar 0,003 (p<0,05), yang menunjukkan penolakan hipotesis nol (Ho). Hasil penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara PUS tidak ber KB dengan kejadian stunting pada balita  di Puskesmas Sikumana. Simpulan perlunya memberikan edukasi guna meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi pada PUS untuk menurunkan angka stunting pada balita. Kata Kunci: Balita, Keluarga Berencana, PUS, Stunting
Hubungan Tekanan Darah, Frekuensi Nadi dan Konsumsi Kopi dengan Fokus pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021 Putra, Muhammad Dzakwan Dwi; Lontoh, Susy Olivia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15821

Abstract

ABSTRACT Coffee is one of the most widely consumed beverages in the world. According to data from the International Coffee Organization (ICO), global coffee consumption reached 166.35 million bags/60 kg in the 2020/2021 period. Indonesia is in fifth place with coffee consumption of 5 million bags/60 kg. Medical and health science students have a higher study load, so they consume coffee for study purposes. Caffeine, the active ingredient in coffee, has been shown to have pharmacological effects on the cardiovascular system and stimulates the central nervous system, thereby increasing heart rate and blood pressure. The purpose of this study was to determine the effect of caffeinated beverages, especially coffee, on blood vessels and heart rate of young adults, with a focus on medical students of Tarumanagara University, class of 2021. This study used an experimental-based research design with a pre-test/post-test comparison technique. The total number of participants was 56 respondents with an age range between 19 and 22 years. In this study, the data analysis method used a paired sample t-test. After drinking coffee for 5, 10, or 1 minutes, the results showed an increase in blood pressure and heart rate (p < 0.05). Caffeinated beverages, especially coffee, can increase blood pressure and heart rate. Keywords: Coffee Consumption, Blood Pressure, and Heart Rate  ABSTRAK Kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Menurut data International Coffee Organization (ICO), konsumsi kopi secara global mencapai 166,35 juta karung/60 kg pada periode 2020/2021. Indonesia berada di posisi kelima dengan konsumsi kopi sebanyak 5 juta karung/60 kg. Mahasiswa kedokteran dan ilmu kesehatan memiliki beban kuliah yang lebih tinggi, sehingga mereka mengonsumsi kopi dengan tujuan belajar. Kafein, bahan aktif dalam kopi, terbukti memiliki efek farmakologis pada sistem kardiovaskular dan menstimulasi sistem saraf pusat, sehingga dapat meningkatkan frekuensi nadi dan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman berkafein khususnya kopi terhadap pembuluh darah dan frekuensi denyut nadi dewasa muda, dengan fokus pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berbasis eksperimental dengan teknik membandingkan pre-test/post-test. Jumlah partisipan seluruhnya adalah 56 responden dengan rentang usia antara 19 hingga 22 tahun. Dalam penelitian ini metode analisis data menggunakan uji beda berpasangan (paired sample t-test). Setelah minum kopi selama lima, sepuluh, atau lima belas menit, hasilnya menunjukkan peningkatan tekanan darah dan frekuensi nadi (p < 0,05). Minuman yang mengandung kafein, khususnya kopi, dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi. Kata Kunci: Konsumsi Kopi, Tekanan Darah, dan Frekuensi Nadi
Aplikasi Intervensi Teknik Distraksi Mendengar Murottal Al-Qur’an terhadap Skala Nyeri Vas Anak Post OP Apendiktomi di Lt 5 Ruang Rawat Inap Rsud Tarakan Fajriati, Dahlia Dini; Agustina, Yulia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.14332

Abstract

ABSTRACT Appendicitis is an inflammation of the appendix (worm tuft) that is dangerous if not treated immediately where there can be a severe infection that can cause rupture of the intestinal lumen. One of the management of patients with acute appendicitis is by appendicectomy surgery. Appendicitis has characteristic combined symptoms, consisting of anorexia, nausea, vomiting and severe pain in the right lower abdomen. Hearing distractions include listening to music you like or listening to Quran murals, and being asked to concentrate on the chanting. The purpose of listening to the Quran is an easy way to distract attention and can activate the nerves to relax so as to help the patient's breathing become better. To determine the effect of the Qur'anic murottal hearing distraction technique on the VAS pain scale in post-op appendicectomy pediatric patients at 5th Floor of the inpatient room of Tarakan Hospital, Central Jakarta in 2023. Researchers used a pre-experimental method with a design of one group pretest-posttest without control group where samples were taken using a total sampling of 20 respondents. Data analysis using paired sample test. Shows the Qur'anic murottal auditory distraction technique has an effect on the pediatric VAS pain scale in post-op appendicectomy pediatric patients (p-value 0,000). There is an effect of Qur'anic murottal auditory distraction techniques on pediatric VAS pain scales in post op appendicectomy pediatric patients. It is known that the average VAS pain scale of children before and after the application of distraction techniques to hear the Quran murottal. Keywords: Pain Scales, Hearing Distraction Techniques, VAS  ABSTRAK Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks (umbai cacing) yang berbahaya jika tidak ditangani dengan segera dimana dapat terjadi infeksi berat yang bisa menyebabkan pecahnya lumen usus. Salah satu penatalaksanaan pasien dengan apendisitis akut adalah dengan cara pembedahan apendiktomi. Apendisitis memiliki gejala kombinasi yang khas, yang terdiri dari anoreksia, mual, muntah dan nyeri yang hebat di perut kanan bagian bawah. Distraksi pendengaran diantaranya mendengarkan musik yang disukai ataupun mendengarkan murrotal Al-Quran, dan diminta untuk berkonsentrasi pada lantunan tersebut. Tujuan mendengar murottal Al-Quran merupakan cara yang mudah untuk mengalihkan perhatian dan dapat mengaktifkan syaraf menjadi rileks sehingga membantu pernafasan pasien menjadi lebih baik. Untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi pendengaran murottal Al-Qur’an terhadap skala nyeri VAS pada pasien anak post op apendiktomi di Lt 5 ruang rawat inap RSUD Tarakan Jakarta Pusat tahun 2023. Peneliti menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest without control group dimana sampel diambil menggunakan total sampling yaitu sebanyak 20 responden. Analisis data menggunakan uji paired sample test. Menunjukkan teknik distraksi pendengaran murottal Al-Qur’an berpengaruh terhadap skala nyeri VAS anak pada pasien anak post op apendiktomi (p-value 0,000). Ada pengaruh teknik distraksi pendengaran murottal Al-Qur’an terhadap skala nyeri VAS anak pada pasien anak post op apendiktomi. Diketahui rata-rata skala nyeri VAS anak sebelum dan setelah dilakukan aplikasi intervensi teknik distraksi mendengar murottal Al-Quran. Kata Kunci: Skala Nyeri, Teknik Distraksi Pendengaran, VAS
Gambaran Perilaku Hidup Sehat (PHBS) Pada Keluarga Anak Usia Sekolah di Pinggiran Sungai Kapuas Banjar Serasan Kec. Pontianak Timur Limansyah, Dodik; Masmuri, Masmuri; Hidayah, Nurul
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17816

Abstract

ABSTRACT Health aspects considerations play role in efforts to improve the Human Development Index (HDI) in Indonesia. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) includes various actions that must be taken to prevent and treat diseases, maintain environmental cleanliness, improve maternal and child health, and promote overall well-being. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a series of actions taken based on awareness resulting from a learning process. These actions enable individuals, families, groups, or communities to independently maintain their health and actively contribute to improving public health. The purpose of the study is to give a general overview of the clean and healthy living practices that families in the East Pontinak working region of Banjar Serasan Health Center have adopted for their school-aged children.in the working area of Banjar Serasan Health Center, East Pontinak. The research method used in this study is descriptive analytic with a cross-sectional approach. The sample was taken using stratified random sampling with inclusion criteria consisting of families living in riverside communities, specifically RW 3 and RW 5, in the working area of Banjar Serasan Health Center. A total of 44 families (54%) fall into the category of having good knowledge, while 31% have sufficient knowledge. Respondents' attitudes toward the implementation of PHBS show that 73% are in the good category, based on the median score. According to the questionnaire results, many families still do not encourage their members to refrain from smoking inside the house. The majority of healthcare workers, 54%, support the implementation of PHBS. Keywords: PHBS. Family, School Age  ABSTRAK Aspek kesehatan menjadi faktor krusial dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi berbagai tindakan yang harus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memelihara kesehatan secara umum.. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian tindakan yang dilakukan berdasarkan kesadaran hasil dari proses pembelajaran. Tindakan ini memungkinkan individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat untuk secara mandiri menjaga kesehatan diri serta berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.  memberikan gambaran perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga dengan anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan Pontinak Timur Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pengambilan sampel menggunakan Stratified random sampling dengan kriteria inklusi berupa keluarga yang ada di masyarakat pinggiran sungai yaitu RW 3 dan n RW 5   wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan. Sebanyak 44 keluarga (54%) termasuk dalam kategori pengetahuan baik, sedangkan 31% memiliki pengetahuan yang cukup. Sikap responden terhadap penerapan PHBS menunjukkan bahwa 73% berada dalam kategori baik, berdasarkan nilai median. Berdasarkan hasil kuesioner, masih terdapat banyak keluarga yang belum mendorong anggotanya untuk tidak merokok di dalam rumah. Sebagian besar tenaga kesehatan, yaitu 54%, mendukung penerapan PHBS. Kata Kunci: PHBS, Keluarga, Usia Sekolah
Efektifitas Gymball untuk Menurunkan Nyeri Persalinan dan Kecemasan pada Ibu Bersalin Kala I di Yayasan Bumi Sehat Kabupaten Gianyar Nadyutami, Pande Putu Eka; Noriani, Ni Ketut; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14942

Abstract

ABSTRACT One indicator of public health degree is the Maternal Mortality Rate (MMR) and the Infant Mortality Rate (IMR). Safe labour does not guarantee will be without any pain, aches and feelings of anxiety. Therefore, more pregnant women prefer the SC method to the normal labour method due to the fear of pain experienced during delivery. Reducing anxiety and pain during delivery can be done through pharmacological and non-pharmacological methods. One of the non-pharmacological methods is the use of a gym ball. The purpose of this study was to identify the effect of gym balls on reducing labour pain and anxiety in phase I labour women at Bumi Sehat Foundation in Gianyar Regency. This study employed an accidental sampling method and recruited 32 respondents through a non-probability sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria. Findings indicated that the gym ball is proven effective during the first stage of labour to reduce the intensity of pain and anxiety with a p-value of 0.000 (0.001) <0.05. Gymball effectively reduces mothers' pain intensity and anxiety levels in the first stage of labour. Therefore, health workers as service providers are expected to disseminate information about using gym balls as non-pharmacological methods to reduce pain and anxiety during labour. Keywords: Gymball, Pain, Anxiety, Maternity  ABSTRAK Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Berlangsungnya persalinan yang aman bukan berarti persalinan tidak disertai dengan rasa nyeri, sakit dan perasaan rasa cemas. Oleh karena itu, lebih banyak ibu memilih melahirkan dengan metode SC dibandingkan melahirkan secara normal karena takut akan membayangkan rasa sakit, dan nyeri yang akan dialami selama proses melahirkan normal. Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa kecemasan dan nyeri saat persalinan dapat dilakukan dengan metode farmakologi, maupun non-farmakologi. Adapun metode non-farmakologi salah satunya penggunaan gymball. Untuk mengetahui efektifitas gymball sebagai metode penurunan nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I. penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 32 responden dengan teknik non probability sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Terbukti bahwa gymball efektif diberikan selama persalinan kala I untuk menurunkan intensitas nyeri dan kecemasan dengan nilai p-value 0.000 (0,001) <0,05. Gymball efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I. Sehingga diharapkan kepada petugas kesehatan sebagai pemberi pelayanan untuk menyebarluaskan informasi terkait penggunaan gymball sebagai teknik non-farmakologi dalam mengurangi nyeri dan cemas saat persalinan.  Kata Kunci: Gymball, Nyeri, Kecemasan, Ibu Bersalin
Faktor-Faktor yang Berperan pada Kejadian Hipertensi pada Pasien Poli Penyakit dalam RSUD Sidikalang Napitupulu, Runggu Retno J; Sihombing, Jenny Ria; Silalahi, Maruatas; Pasaribu, Maikel
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.17281

Abstract

ABSTRACT The number of patients with a history of hypertension continues to increase. The general risk factors that cause hypertension include age, gender, family history of the use of chemical substances such as cigarettes and genetics, which are risk factors that cannot be changed/controlled, the habit of consuming salt, consuming alcoholic beverages, consuming saturated fats, lack of physical activity. This study aims to determine the factors that play a role in hypertension in Internal Medicine Polyclinic patients at Sidikalang Regional Hospital. This research uses a descriptive method with a total sampling design. Of the 80 research respondents, most respondents had an age range of 46-55 years (38.8%), the same gender ratio, had a history of hypertension (76.2%), stage 2 hypertension (51.3%) , good nutritional status and above (65.0%), likes to consume meat (52.5%), likes to consume vegetables (86.2%), does not consume flavorings (52.5%), likes salty food (75, 0%), heavy smokers (17.5%), duration of cigarette consumption, namely 41-60 years (25.0%), level II alcohol drinkers (26.3%), often consume palm wine (65.0%), Good sleep patterns (77.5%) and no exercise (62.5%). Most of the respondents were stage 2 hypertension patients and were hypertension patients aged 46-65 years who still had a lifestyle that could increase the risk of developing hypertension. Keywords: Hypertension, Internal Medicine, Poly Patients  ABSTRAK Jumlah Pasien dengan riwayat hipertensi terus meningkat. Adapun faktor risiko umum yang menyebabkan hipertensi antara lain umur, jenis kelamin, riwayat keluarga penggunaan zat kimia seperti rokok dan genetik, yang merupakan  faktor risiko yang tidak dapat diubah/dikontrol, kebiasaan mengonsumsi garam, konsumsi minuman keras, konsumsi lemak jenuh, kurang aktifitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan pada penyakit hipertensi pada pasien Poli Penyakit Dalam RSUD Sidikalang. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain total sampling.   Dari 80 responden penelitian, kebanyakan responden memiliki rentang usia 46-55 tahun (38,8%), perbandingan jumlah jenis kelamin yang sama, memiliki riwayat hipertensi (76,2%), derajat hipertensi stase 2 (51,3%), status gizi baik dan lebih (65,0%), suka mengkonsumsi daging (52,5%), suka mengkonsumsi sayur (86,2%), tidak mengkonsumsi penyedap (52,5%), suka makanan yang asin (75,0%), perokok berat (17,5%), lama konsumsi rokok yakni selama 41-60 tahun (25,0%) , peminum alkohol level II (26,3%), sering mengkonsumsi tuak (65,0%), Pola tidur yang baik (77,5%) dan tidak berolahraga (62,5%). Sebagian besar responden merupakan pasien hipertensi stase 2 dan merupakan pasien hipertensi yang memiliki umur 46-65 tahun yang masih memiliki  pola hidup yang dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Penyakit Dalam, Pasien Poli

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue