cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT DENGAN KEJADIAN SINDROM SYOK DENGUE (SSD) PADA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Devita Febriani Putri; Tusy Tri Wahyuni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i1.1096

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi virus dengue yang masih menjadi masalah kesehatan dunia. Trombosit dan haemotokrit menjadi salah satu indikator yang dinilai dalam pemeriksaan laboratorium DBD, sedangkan leukopenia merupakan salah satu penanda syok yang sering ditemukan dalam perjalanan penyakit DBD masih sering diabaikan dalam diagnosis DBD.Mengetahui hubungan jumlah leukosit dengan SSD pada anak di RSUD dr. H.Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun  2017.Penelitian ini merupakan studiretrospektif dengan rancangan studi cross sectional.Subyek penelitian adalah anak-anak yang didiagnosis DBD, dan melakukan pemeriksaan darah rutin di  RSUDDr. H.Abdoel Moeloek Bandar Lampung selama tahun 2017. Data didapatkan dari rekam medik dengan analisis menggunakan uji statistic chi-square. Total sampel yang didapat 35 anak menderita DBD dengan 24 diantaranya mengalami SSD.Hasil analisis penelitian menyatakan terdapat perbedaan bermakna antara jumlah leukosit pada anak penderita SSD dibandingkan anak yang tidak mengalami SSD (P=0.026).Penderita DBD anak dengan leukopenia memiliki resiko mengalami SSD lebih tinggi 13,1 dibandingkan dengan penderita DBD anak tanpa leukopenia.Terdapat hubungan positif antara jumlah leukosit dengan kejadian sindroma syok dengue pada anak penderita DBD di RSUD dr.H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Kata Kunci: leukosit, SSD, dengue, anak
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK DENGAN KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA SISWA SMP DI KOTA BANDAR LAMPUNG Hetti Rusmini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.3264

Abstract

ABSTRACT Background: The results of a survey in Indonesia in 2014 of 4,313 grade 7-9 students with an age range of 13-15 years (2029 boys and 2284 girls) at the selected schools, found that 18.3% were active smokers. Lampung is in the 13th position with a percentage of 12.1%. Objective: the research was to determine the relationship between knowledge of the dangers of smoking and the desire to quit smoking in junior high school students in Bandar Lampung. Methods: The research design used in this study is an analytic survey, by conducting a questionnaire about the dangers of smoking on 490 junior high school students in Bandar Lampung.  Results: the research showed that 287 students (58.5%) of junior high school students in Bandar Lampung were smokers. Where as many as 252 student smokers (87.8%) know the dangers of smoking. And as many as 273 student smokers (95.1%) have the desire to quit smoking. Conclusion is that there is a significant relationship between knowledge of the dangers of smoking and the desire to quit smoking in junior high school students in Bandar Lampung.Suggestion There needs to be an effort to strengthen smoking in every school so that students understand the dangers of smoking and are motivated to stop smoking Keywords: The danger of smoking, the desire to quit smoking, cigarettes, school students ABSTRAK Latar Belakang: Hasil survei di Indonesia tahun 2014 terhadap 4.313 siswa kelas 7-9 dengan rentang usia 13-15 tahun (laki-laki berjumlah 2029 dan perempuan berjumlah 2284) pada sekolah yang dipilih, ditemukan  bahwa terdapat 18,3% perokok aktif. Lampung terletak pada urutan ke-13 dengan persentase sebanyak 12,1 %.Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan bahaya merokok terhadap keinginan berhenti merokok pada siswa SMP di Kota Bandar Lampung.Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat analitik survey, dengan  melakukan kuisioner tentang bahaya merokok  pada 490 siswa SMP di Bandar Lampung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 287 siswa (58,5%) Siswa SMP di Kota Bandar Lampung merupakan perokok. Dimana sebanyak 252 siswa perokok (87,8%) mengetahui bahaya merokok. Dan sebanyak 273 siswa perokok (95,1%) memiliki keinginan untuk berhenti merokok.Kesimpulan yaitu terdapat Hubungan bermakna antara pengetahuan bahaya merokok terhadap keinginan berhenti merokok pada Siswa SMP di Kota Bandar Lampung.Saran perlu dilakukan upaya penyukuhan ttg bhy merokok ke setiap sekolah2 supaya para siswa memahami bahaya merokok dan termotivasi utk berhenti merokok Kata Kunci: Bahaya merokok, keinginan berhenti merokok, rokok, siswa sekolah
EFEKTIFITAS PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELUARGA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN METODE DEMONSTRASI TENTANG PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Rilyani Rilyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.605

Abstract

Persentase berat badan lahir rendah dibeberapa provinsi di Indonesia masih tinggi yaitu sebesar 11,1%. Gangguan yang seringkali terjadi adalah bayi mengalami hipotermi. Salah satu cara yang efektif untuk mencegah dengan melakukan Perawatan Metode Kanguru (PMK), namun pengetahuan dan keterampilan keluarga masih kurang sehingga keluarga merasa takut dan kurang mampu untuk merawat bayi BBLR. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga sebelum dan sesudah dilakukan metode demonstrasi tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dengan bayi BBLR di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada bulan September - November sejumlah 30 orang (total populasi). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan uji T-Dependen.Hasil penelitian menunjukkan rerata pengetahuan tentang PMK sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan metode demontrasi serta keterampilan tentang PMK sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan metode demontrasi adalah 62,17 dan 72,5 serta 62,00 dan 71,33. Ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga sebelum dan sesudah dilakukan metode demonstrasi tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015, pada pengetahuan dengan peningkatan mean 10,33 (p value 0,000) dan pada keterampilan dengan peningkatan mean 9,33 (p value 0,000). Saran pada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) melalui penyuluhan kesehatan dengan menggunakan metode demonstrasi saat memberikan edukasi pada pasien dengan anak BBLR.Kata Kunci : Penyuluhan, Demontrasi, Metode Kanguru
PENYULUHAN TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA Afri Diana; ledy Octaviani Iqmy; Yulistiana Evayanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1732

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Sentra Kawla Muda Perkumpulan Keluarga Berencana Indaonesia Lampung dan World Population Foundation Indonesia,  diketahui remaja di perkotaan memiliki perilaku seks yang memprihatinkan. Dari 634 responden remaja Bandar Lampung 13,1% pernah melakukan petting, 6,5% pernah melakukan hubungan seks melalui oral, 4,6% pernah berhubungna seks melalui vaginal, 3,5% pernah masturbasi bersama dan 1,1 % pernah berhubungan seks via anal (BKKBN, 2017). Angka kejadian seks bebas di SMA Negeri 14 Bandar Lampung pada tahun 2018 yaitu sebanyak 3 siswi, dimana 3 siswi tersebut di keluarkan karena mengalami kehamilan diluar pernikahan. Prasurvey melalui wawancara terpimpin dari 10 remaja, 6 diantaranya belum mengatahui bahaya dari seks bebas, dimana selama ini tidak dilakukan penyuluhan di sekolah khususnya penyuluhan tentang seks bebas.   Tujuan ialah mengetahui Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun 2019.  Metode Jenis penelitian kuantitatif, pendekatan quasi eksperimen one group pretest posttest. Waktu penelitian pada bulan April-Agustus 2019. Tempat penelitian di SMA N 14 Bandar Lampung.Populasi yaitu siswa kelas X dan XI di SMA N 14 Bandar Lampung yang berjumlah 206 orang. Sampel sebanyak 136 orang menggunakan systematic random sampling. Analisa data menggunakan uji t-Test independent Hasil Rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan yaitu sebesar 40,571, setelah dilakukan penyuluhan sebesar 83,227. 05  Kesimpulan Ada Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun 2019, uji t didapat (p value 0,000 <a 0.  Saran bagi tenaga kesehatan untuk melakukan komunikasi informasi edukasi (KIE) kepada remaja sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya seks bebas. Bagi para responden agar mau menerapkan hidup sehat tanpa seks bebas.  Kata Kunci: Seks Bebas   
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SUAMI DAN PENDAPATAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) DI PUSKESMAS UNIT II TULANG BAWANGTAHUN 2013 Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i2.572

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim(AKDR) merupakan alat  kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif dan reversibel untuk menjarangkan kehamilan.keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian masyarakat dalam mewujutkankeluarga kecil  yang bahagia sejahtera.peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul hubungan antara dukungan suami dan pendapatan keluargas terhadap penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim di puskesmas unit II tulang bawang.Jenis penelitian ini Kuantitatif, desain penelitian Analitik, dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan pada wanita usia subur, dari bulan januari-Juli 2013 terhadap 31 responden dimana pengumpulan data menggunakan lembar kuensioner.            Kesimpulan menunjukkan bahwa dari 31 wanita usia subur ,distribusi frekuensi dukungan suami yang mendukung terdapat sebanyak 21(67,7%),pendapatan keluarga  > 1.581.000 terdapat sebanyak 17 (54,8%) distribusi penggunaan KB AKDR yang memasang  18 (58,1%).dukungan suami terhadap penggunaan KB AKDR  16(12,8%), pendapatan keluarga  yang memasang 14(9,9%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square diperoleh ρ value =0,006 yang berarti ρ value < α (0,006<0,05), berarti ada hubungan Counterpressure dengan dukungan suami dan pendapatan keluarga terhadap perilaku pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim. Diperoleh juga nilai OR sebesar dukungan suami (0,012-0,495),OR pendapatan keluarga (0,016-0,470). Saran bagi tenaga kesehatan hasil penelitian ini agar dapat memberikan masukan untuk meningkatkan cakupan kontrasepsi AKDR demitercapainya target metode kontrasepsi yang efektif dan jangka panjang. Kata Kunci : Dukungan suami, Pendapatan Keluarga, Prilaku Pemasangan AKDR
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI JATINANGOR Winie Sintya Putri; Neneng Martini; Merry Wijaya; Sri Astuti; Lani Gumilang
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1358

Abstract

Remaja adalah suatu masa transisi dari masa anak-anak menjadi pribadi yang lebih dewasa, dimulai dari perubahan fisik, dan psikologis. Dan saat ini remaja tidak bisa terlepas dari masalah kesehatan reproduksi. Dengan maraknya kasus kesehatan reproduksi pada remaja ini BKKBN mendirikan program Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja baik pria maupun wanita terhadap kesehatan reproduksinya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi di SMA Negeri Jatinangor.Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified dan Purposive Sampling dengan besar sampel sebanyak 88 responden siswa/i di SMA Negeri Jatinangor dan analisis data menggunakan distribusi frekuensi untuk mengukur pengetahuan remaja. Jenis kelamin responden yang mengikuti penelitian ini jumlahnya sama banyak, dengan mayoritas responden remaja akhir yang berusia 16-19 tahun sebanyak 58 responden (65,9%). Pendidikan terakhir ayah responden mayoritas SMA/K sebanyak 25 responden (28,4%), sedangkan untuk pendidikan terakhir ibu responden SMA/SMK 39 responden (44,3%). Pekerjaan ayah responden mayoritas sebagai wiraswasta 31 responden (35,2%) Sedangkan, pekerjaan ibu mayoritas adalah Tidak bekerja/IRT 61 responden (69,3%). Seluruh responden (100%) tidak mengikuti Program PIK-KRR, mayoritas mendapatkan sumber informasi melalui teman sebayanya sebanyak 35 responden (39,7%). Pada tingkat pengetahuan diperoleh hasil tingkat pengetahuan siswa laki-laki mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 31 responden (68,9%) sedangkan pada siswi perempuan mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 23 (52,3%) responden.Tingkat pengetahuan remaja di SMA Negeri Jatinangor mengenai kesehatan reproduksi mayoritas adalah siswa/i yang berpengetahuan cukup. 
PERBEDAAN METODE AFIRMASI DIRI DAN KONSELING UNTUK PENCEGAHAN KECEMASAN MENGHADAPI TES (TEST ANXIETY) PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI UNIVERSITAS MALAHAYATI rakhmi rafie
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3288

Abstract

PERBEDAAN METODE AFIRMASI DIRI  DAN KONSELING UNTUK PENCEGAHAN KECEMASAN MENGHADAPI TES (TEST ANXIETY) PADAMAHASISWA KEDOKTERAN DI UNIVERSITAS MALAHAYATI Rakhmi Rafie ABSTRAK Kecemasan dalam menghadapi tes (Test Anxiety/TA) memiliki ciri stress emosi yang dapat menyebabkan masalah. Kejadian ini dapat menghambat peserta tes dalam menyerap, menyimpan dan mengingat informasi Mengingat kecemasan berdampak negatif terhadap pencapaian prestasi belajar dan kesehatan fisik atau mental mahasiswa, maka perlu ada upaya-upaya tertentu untuk mencegah dan mengurangi kecemasan mahasiswa utamanya terkait dengan menghadapi ujian atau tes.Tujuan penelitian adalah diketahui perbedaan metode afirmasi diri dan konseling untuk pencegahan kecemasan menghadapi tes (test anxiety) pada  Mahasiswa Kedokteran di Universitas Malahayati. Penelitian ini menggunakan desainRandomized Control-Group Pretest-Posttest Design.Populasi mahasiswa kedokteran angkatan 2013 di Universitas Malahayati Kota Bandar Lampung.Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 responden. Analisis bivariate menggunakan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkanRata-rata tingkat kecemasan sesudah diberi intervensi pada kelompok kontrol adalah 15.2, dan pada kelompok afirmasi diri rata-rata tingkat kecemasan sebesar 18.07, sedangkan pada kelompok konseling rata-rata tingkat kecemasan sebesar 14.5.Ada perbedaan metode afirmasi diri dan konseling untuk pencegahan kecemasan menghadapi tes (test anxiety) pada  Mahasiswa Kedokteran di Universitas Malahayati.Bagi mahasiswa diharapkan untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi berbagai macam tes, dengan cara belajar untuk memiliki harapan yang positif, dapat memusatkan pada kekuatan yang dimiliki, tidak menilai sesuatu dengan kecenderungan negatif, dan menjauhkan diri dari perasaan menyesal dan frustasi. Sehingga kepercayaan diri akan terbentuk dan prestasi akan dapat mudah di raih. Kata Kunci      : metode afirmasi diri, konseling, test anxiety. DIFFERENCES METHODS OF SELF AFFIRMATION AND COUNSELING FOR ANXIETY PREVENTION FACING TESTS (TEST ANXIETY) IN MEDICAL STUDENTS AT MALAHAYATI UNIVERSITY Rakhmi Rafie*) Achmad Farich**)Octa Reni Setiawati**) ABSTRACT Anxiety in the face of tests (Test Anxiety (TA)) has a characteristic emotional stress that can cause problems. This incident can prevent test takers from absorbing, storing and remembering information. Given anxiety has a negative impact on the achievement of learning and physical or mental health of students, it is necessary to make certain efforts to prevent and reduce the anxiety of the main students associated with facing the exam or test. it is known that different methods of self-affirmation and counseling for the prevention of anxiety anxiety in Medical Students at Malahayati University. This research uses Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design design.Population of medical students 2013 at Malahayati University Bandar Lampung.Sampel in this study were as many as 45 respondents.Analysis bivariate using Kruskal Wallis Test The results showed that the level of anxiety level after intervention in the control group was 15.2, and in the self-affirmation group the average anxiety level was 18.07, whereas in the counseling group the average of anxiety level was 14.5. There is differences method of self affirmation and counseling for the prevention of test anxiety to Medical Students at Malahayati University. For students are expected to always think positively in facing a variety of tests, by learning to have a positive expectation, to focus on their strengths, not assessing something with a negative tendency, and distance themselves from feeling penalty and frustrating. So that confidence will be formed and achievement can be easily achieved. Keywords: self affirmation method, counseling, test anxiety.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI BPS USWATUN KHASANAH LIMAN BENAWI KECAMATAN TRIMURJO LAMPUNG TENGGAH TAHUN 2014 Imronah Imronah; Yuli Widiyastuti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i1.540

Abstract

Antenatal Care adalah uapaya preventif program pelayanan kesehatan obstetric untuk optimalisasi luaran maternal dan neonatal. Menurut WHO pada tahun 2012 sebanyak 536/100.000 persalinan hidup, di Indonesia pada tahun 2012 sebesar 228/100.000 kelahiranhidup,sedangkan di Provinsi Lampung padatahun 2012sebanyak 105/100.000 kelahiran, di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2012 mencapai 17 kasus. Berdasarkan pra survey di BPS Uswatun Khasanah pada tanggal 13 Februari 2014 data tentang kunjungan K4 tahun 2011 sebesar 77,8%menurun ditahun 2012 menjadi 63,4%. Maka, Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan dukungan suami pada ibu hamil dengan kunjungan Antenatal Care di BPS Uswatun Khasanah Liman Benawi Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah Tahun 2014.Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan analitik dan menggunakan pendekatan croos sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil  yang melakukan kunjungan antenatal care (ANC) pada saat penelitian sebanyak 48 responden dengan sampel accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembaran kuesioner. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji chi  square.Hasil penelitian dengan analisa univariat terdapat 28 responden (58,3%) yang kurang mendapatkan dukungan dari suami dan terdapat 26 (54,2%) responden yang kurang teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC), hasil analisa bivariat, Adanya hubungan yang signifikan dukungan suami dengan kunjungan antenatal care (ANC) pada ibu hamil dimana p-value = 0,000. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami mempunyai pengaruh positif terhadap kunjungan Antenatal Care ibu yang berarti semakin ibu mendapatkan dukungan suami akan mempengaruhi meningkatnya keteraturan kunjungan antenatal care (ANC). Maka, saran dari responden bagi suami untuk ikut aktif dalam melakukan kunjungan antenatal agar informasi dapat diterima oleh suami istri dan target kunjungan antenatal care (ANC) minimal 4x selama kehamilan dapat tercapai. Kata Kunci :Dukungan Suami, Kunjungan Antenatal  Care (ANC)
PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI MA PLUS WALISONGO LAMPUNG UTARA TAHUN 2018 Fitria Fitria
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i4.994

Abstract

Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia.Kehilangan zat besi yang dibutuhkan wanita berjumlah sama yaitu sekitar 0,8 mg perhari. Prevalensi anemia di Indonesia yaitu 21,7% dengan penderita anemia berumur 5-14 tahunsebesar 26,4% dan 18,4% penderita berumur 15-24 tahun. Tujuan untuk melihat pengaruh pemberian jus jambu biji terhadap peningkatan kadar HB pada remaja putri dengan Anemia di MA Plus Walisongo Lampung Utara Tahun 2018.Jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitianini seluruh remaja putri dengan anemia berjumlah 51 remaja dan sampel penelitian ini adalah 20  remaja. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli  2018di MA Plus Walisongo Lampung Utara Tahun 2018.Analisa data secara univariat dan bivariat menggunakan ujistatistik t-test.Rata-rata nilai kadar HB remaja putri sebelum diberikan jus jambu biji adalah 11,0500  dengan stándar deviasi 0,52063. Rata-rata nilai kadar Hb remaja putrid setelah diberikan jus jambu biji adalah  11,6200 dengan standar deviasi 0,53567. Ada pengaruh pemberian jus  (t-test > t hitung, 7,292,  p–value< 0,05). Remaja diharapkan melakukan pencegahan anemia dengan memberikan tablet fe 1 minggu 1 tablet dan melakukan terapi jus buah jambu. Kata kunci : Remaja, Jus JambuBiji, Anemia
MOTIVASI BELAJAR MAHASISWI KEBIDANAN TERHADAP PEMBELAJARAN MODUL ASUHAN KEHAMILAN BERBASIS E-LEARNING DI ERA PANDEMI COVID-19 Ari Indra Susanti; Atriany Nilam Sari; Ariyati Mandiri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.2993

Abstract

ABSTRACT Background Antenatal  care is the name of a compulsory learning module for midwife students in order to create competent midwives. However, the Covid-19 pandemic presents a challenge in changing the learning system for Antenatal  care. The learning system is carried out remotely using information technology or e-learning. Teaching is given without reducing the quality of teaching. The challenges faced in such conditions include assessing student motivation in learning, especially in the antenatal care module to achieve learning goalsPurpose to determine the learning motivation of midwifery students towards e-learning-based pregnancy care modules in the covid-19 pandemic era.Methods The research method used descriptive research with cross sectional approach. This research was conducted in February until April 2020 in the D4 Midwifery Study Program FK Unpad. The population in this study were midwifery 1 semester 2 students. The sample in this study was a population of 33 people. The sampling technique uses total sampling.Data collection was carried out by providing a questionnaire before lecturing the pregnancy care module. While, the learning evaluation questionnaire was given after the pregnancy care module was finished.Data analysis used univariate data presented in the form of a frequency distribution table.The results of this study found that midwifery students stated strongly agree on intrinsic motivational factors and personal relevance of 21 people and on career motivation factors of 19 people. Thus, there were 28 midwifery students who understood the material for pregnancy care modules using the e-learning-based blended learning method.The conclusion of this study is that there are motivational factors, namely intrinsic motivation factors and personal relevance as well as career motivation factors possessed by midwifery students on the e-learning based blended learning method in the pregnancy care module.Suggestions in this study to conduct further research analysis about the effectiveness of e-learning learning in the new normal period towards the learning outcomes of midwifery students. Key word:learning motivation, pregnancy care modules, e-learning ABSTRAK Latar Belakang Asuhan kehamilan merupakan nama modul pembelajaran wajib bagi mahasiswa bidan agar tercipta bidan yang kompeten. Namun, pandemi covid-19 memberikan tantangan dalam merubah sisitem pembelajaran asuhan kehamilan. Sistem pembelajaran dilakukan dengan jarak jauh dengan menggunakan teknologi informasi atau e-learning, Pengajaran diberikan tanpa mengurangi kualitas pengajaran.Tantangan yang dihadapi dalam kondisi seperti ini salah satunya menilai motivasi mahasiswa dalam pembelajaran terutama pada modul asuhan kehamilan untuk mencapai tujuan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswi kebidanan terhadap modul asuhan kehamilan berbasis e-learning di era pandemi covid-19.Metode penelitianyang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari s.d April 2020 di Program Studi D4 Kebidanan FK Unpad. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi kebidanan tahun 1 semester 2. Sampel dalam penelitian ini merupakan populasi sebanyak 33 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner motivasi sebelum perkuliahan modul asuhan kehamilan. Sedangkan kuesioner evaluasi pembelajaran diberikan setelah selesai perkuliahan modul asuhan kehamilan. Analisis data menggunakan data univariat yang disajikan dalam bentul tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mahasiswi kebidanan menyatakan sangat setuju pada faktor motivasi intrinsik dan relevansi pribadi sebanyak 21 orang dan pada faktor motivasi karir sebanyak 19 orang. Dengan demikian, mahasiswi kebidanan yang memahami materi modul asuhan kehamilan dengan metode pembelajaranblended learning berbasise-learning sebanyak 28 orang.Simpulan pada penelitian ini bahwa terdapat faktor motivasi, yaitu faktor motivasi intrinsik dan relevansi pribadi serta faktor motivasi karir yang dimiliki oleh mahasiswi kebidanan terhadap metode pembelajaranblended learning berbasise-learning pada modul asuhan kehamilan.Saran pada penelitian ini untuk dilakukan analisis penelitian lebih lanjut tentang efektifitas pembelajaran e-learningdi masa new normal terhadap hasil belajar mahasiswi kebidanan. Kata Kunci: motivasi belajar, modul asuhan kehamilan, e-learning

Page 11 of 98 | Total Record : 971


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue