cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN PELAKSANAAN SADARI PADA MAHASISWI TINGKAT II KEBIDANAN UNIVERSITAS BATAMTAHUN 2014 Prasida Yunita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i4.591

Abstract

Di Indonesia, dari data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2004-2007 menunjukkan bahwa kasus kanker payudara adalah jenis kanker tertinggi di Indonesia. Selain itu, kejadian kanker payudara di Indonesia meningkat sebesar 60% dari tahun 2004-2007. Kanker payudara pantas dikatakan sebagai penyakit yang menakutkan bagi perempuan. Tujuan Penelitian : Diketahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan pelaksanaan SADARI pada mahasiswi tingkat II Kebidanan Universitas Batam tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desai penelitian cross-sectional, lokasi penelitian dilakukan di Universitas Batam dan dilaksanakan pada bulan apri-agustus 2014. Sampelnya adalah seluruh mahasiswi tingkat II Kebidanan Universitas Batam yang berusia diatas 20 tahun dengan jumlah total sampel 80 responden. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari  80 responden yang memiliki pengetahuan baik  64 responden (80%) dan 16 responden (20%) yang berpengetahuan kurang. Adanya hubungan antara pengetahuan SADARI dengan pelaksanaan SADARI yaitu p < 0,05 (p-value 0,000). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan pelaksanaan SADARI pada mahasiswi tingkat II Kebidanan Universitas Batam.
PENGARUH PEMBERIAN KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS RAJABASA INDAH BANDAR LAMPUNG Ike Ate Yuviska; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i4.1860

Abstract

Berdasarkan  hasil  Analisis  Survey  Demografi  Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi yaitu 359/100.000 KH. Penyebab utama kematian ibu secara langsung adalah perdarahan 28%, eklampsia 24%, dan infeksi 11%. Penyebab secara tidak langsung adalah anemia 51%.Tujuan penelitian ini Diketahui pengaruh pemberian kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja puskesmas rajabasa indah Bandar lampung.                Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan Quasy Experimental Design (eksperimen semu), Non Equivalent  Control  Group. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung dengan jumlah kunjungan bulan januari 2018 sebanyak 56 orang, sampel sebanyak 40 orang, dimana 20 responden deberikan kurma  dan  Fe  (kelompok  eksperimen), sedangkan 20  responden lainnya hanya diberikan Fe (kelompok control). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji t (T-Test Independen).Hasil penelitian diketahui rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan perlakuan pada ibu hamil sebesar 9.8, standar deviasi sebesar 0.3238 dan rata-rata kadar hemoglobin sesudah diberikan perlakuan pada ibu hamil sebesar 11.3, standar deviasi sebesar 0.2552, sedangkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum untuk kelompok control  pada ibu hamil sebesar 9.8, standar deviasi sebesar 0.2235 dan rata-rata kadar hemoglobin sesudah untuk kelompok kontrol pada ibu hamil sebesar 10.7, standar deviasi sebesar 0,1947. Ada pengaruh pemberian kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja puskesmas rajabasa indah Bandar lampung dengan nilai P-Value 0.000 < α ( 0,05). Disarankan untuk memberikan kurma pada ibu hamil dengan anemia sebagai alternative pencegahan dan pengobatan anemia sehingga dapat mengurangi kejadian komplikasi pada saat persalinan seperti perdarahan. 
HUBUNGAN TARAK (PANTANG) TERHADAP MAKANAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2015 Yuli Yantina; Nita Evrianasari; Orienta Oktaviani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.558

Abstract

Salah satu penyebab kematian pada ibu pasca persalinan adalah ruptur perienum yang dapat menyebabkan infeksi, berdasarkan laporan SP2TPKota Agung tahun 2011 terdapat 5 kasuskematian ibu dengan 2 orang (66,7%) kematian ibu disebabkan infeksi robekan jalan lahir dan dari 2 orang kematian ibu akibat infeksi sebesar 1 orang (50%) disebabkan ruptur perineum. Hasil pre-survey pada 10 ibu nifas di Wilayah kerja Puskesmas Kota Agung Kabupaten Tanggamus terdapat 7 orang (70%) pantang terhadap makanan. Tujuan dalam penelitian adalah adakah hubungan antara tarak (pantang) terhadap makanan dengan proses penyembuhan ruptur perineum pada ibu post pa rtum di Wilayah kerja Puskesmas Kota Agung Kabupaten Tanggamus tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional.Populasi adalah ibu post partum bulan Juli 2015 di 5 BPS Kecamatan Kota Agung sebesar 35 orang, besar sampel total populasi, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square.Hasil penelitian distribusi frekuensi tarak (pantang) terhadap makananrata-rata pada kategori lambat sebesar 22 orang (62,9%) dan proses penyembuhan ruptur perineumrata-rata pada kategori cepat sebesar 20 orang (57,1%). Hasil uji chi square didapat ada hubungan tarak (pantang) terhadap makanan dengan proses penyembuhan ruptur perineum pada ibu post partum di wilayah kerja Puskesmas Kota Agung Kabupaten Tanggamus (p value =0,004 < 0,05).Diharapkan bagi Petugas Kesehatandi Puskesmas Kota Agung Kecamatan Tanggamus untuk meningkatkan upaya sosialisasi informasi tentang tarak (pantang) terhadap makanan sejak masa kehamilan disertai demonstrasi jenis-jenis makanan yang perlu dikonsumsi ibu nifas. Kata kunci :Tarak makanan, proses penyembuhan ruptur perineum
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IBU YANG MEMBAWA BALITA TIMBANG KE POSYANDU Arum Dwi Anjani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i2.650

Abstract

Upaya untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian anak balita adalah dengan melakukanpemeliharaan kesehatan. Pemeliharaan kesehatan anak balita dititik beratkan kepada upayapencegahan peningkatan kesehatan, pengobatan dan rehabilitasi. Balita adalah yang berusia 0 tahunsampai dengan 5 tahun kurang dari 1 hari atau anak yang berusia 12 bulan sampai 59 bulan, posyandumerupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat. Tujuan penelitian untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ibu yang membawa balita timbang ke posyandu.Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Posyandu NusaIndah V Kelurahan Sambau pada Bulan Juni 2016, dengan sampel 40 responden. Pengolahan datamenggunakan uji chi-square. Didapatkan hasil bahwa ada hubungan faktor Pengetahuan p-Value(0.000 ) dan status Pekerjaan p-Value (0.001) dengan ibu membawa balita ke Posyandu, dan  yangtidak berhubungan pendidikan p-Value (0.388) dan jumlah balita p-Value (0.590) dengan ibumembawa balita ke Posyandu. Diharapkan kepada ibu balita agar dapat melakukan kunjungan keposyandu atau pelayanan kesehatan untuk mendapat informasi dan pelayanan kesehatan untukbalitanya.
PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MEMPENGARUHI KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Nani Soleha; Astriana Astriana; Khoidar Amirus
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.1739

Abstract

AbstractBackground :Hemoglobin levels are biochemical indicators to determine the nutritional status of pregnant women. Normal pregnancy decreases slightly in hemoglobin concentration due to hypervolemia which occurs as a physiological adaptation in pregnancy. Red blood cells that function to deliver oxygen throughout the body, if Hb is reduced, the body's tissues lack oxygen. Preliminary survey conducted by researchers in January 2019 from the results of observations at the West Lampung Liwa Public Health Center in the ANC book found 147 pregnant women, namely TM 1 (49 people), TM II (53 people) and TM III (45 people).  The purpose of this research is to know the effect of giving dragon fruit juice on hemoglobin levels in pregnant women.. Methode :This research method is a pre-experimental action research with One group pretest - posttest design. The population was all pregnant mothers who were anemic in the Liwa Health Center as many as 34 mothers. A sample of 18 people, the sampling technique used was purposive sampling. Data collection using observation sheets and data analysis used is the T-dependent test. Result :The results of the study revealed the average value of hemoglobin levels before administration of 9,761 dragon fruit juice and standard deviation of 0.5304. The average value of hemoglobin levels on the 15th day of giving dragon fruit juice is 11,583 and the standard deviation is 0.6888.  Conclusion : There Is An Effect Of Giving Dragon Fruit Juice On Increasing Hb Levels In Pregnant Women (p value 0,000 <0.05).  Suggestions as a non-pharmacological method for the action of raising hemoglobin levels one of which is by giving dragon fruit juice on increasing levels of Hb in pregnant women and conducting counseling to increase pregnancy knowledge about handling anemia.  Keywords: pregnant women, anemia, dragon fruit juice, hemoglobin levels  ABSTRAK  Latar Belakang : Kadar hemoglobin merupakan indikator biokimia untuk mengetahui status gizi ibu hamil. Kehamilan normal terjadi penurunan sedikit konsentrasi hemoglobin dikarenakan hipervolemia yang terjadi sebagai suatu adaptasi fisiologis di dalam kehamilan. Sel darah merah yang berfungsi menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh, jika Hb berkurang, jaringan tubuh kekurangan oksigen. Survey pendahuluan yang peneliti lakukan pada januari Tahun 2019 dari hasil observasi di Puskesmas Liwa Lampung Barat pada buku ANC diketahui 147 ibu hamil yaitu TM 1 (49 orang), TM II (53 orang) dan TM III (45 orang).  Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh Pemberian Jus Buah naga Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil. Metode : Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan pra eksperimen dengan rancangan One group pretest – posttest design. Populasi adalah Seluruh ibu hamil yang anemia di Puskesmas Liwa Sebanyak 34 ibu. Sampel 18 orang, Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent. Hasil : Hasil penelitian diketahui Nilai rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian Jus buah naga 9.761   dan standar deviasi 0.5304. Nilai rata-rata kadar hemoglobin pada hari ke 15 pemberian Jus buah naga  11.583 dan standar deviasi 0.6888.  Kesimpulan : Ada Pengaruh Pemberian Jus buah naga Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil  (p value 0,000 < 0,05).  Saran sebagai metode nonfarmakologi untuk tindakan menaikkan kadar hemoglobin salah satunya dengan Pemberian jus buah naga terhadap peningkatan kadar Hemoglobin pada ibu hamil serta melakukan penyuluhan-penyuluhan untuk menambah pengetahuan hamil tentang penanganan anemia.  Kata Kunci  : ibu hamil, anemia, jus buah naga, kadar
PENGARUH SUHU INKUBASI DAN JENIS SARI BUAH TERHADAP KARAKTERISTIK MINUMAN PROBITIK SARI BUAH (DURIAN LAY, NANAS, JERUK DAN JAMBU BIJI) Bambang Haryanto Widyaiswara Madya
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.614

Abstract

Minuman laktat adalah minuman yang mengandung bakteri hidup asam laktat yang bermanfaat bagi kesehatan. Bakteri ini menguntungkan bagi kesehatan manusia dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal disebut probiotik. Minuman laktat yang telah berkembang umumnya berbahan baku susu dan saat ini mulai pula dikembangkan yangberbahanbakunabati.Contohminumanlaktatberbahan baku nabati yang diteliti adalah minuman probiotik berbahan kacang-kacangan. Selain kacang-kacangan buah-buahan juga dapat dijadikan minuman laktat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh jenis buah-buahan dan tempat inkubasi terhadap karakteristik minuman probiotik buah-buahan. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat jenis buah yang paling baik terhadap karakteristik minuman probiotik sari buah dan tempat inkubasi yang paling baik terhadap minuman probitik sari buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah BAL terbaik adalah sari buah durian lay pada suhu dingin yaitu 9,63 log kol/ml dan jambu biji pada suhu ruang sebanyak 9,56 log kol/ml, total asam laktat tertinggi pada sari buah durian lay pada suhu kamar sebesar 1,55%, dan jambu biji pada suhu dingin sebesar 1,08 %, pH pada suhu kamar terbaik pada sari buah jeruk dan pada suhu dingin adalah buah durian lay 6,33, pada kandungan gula perlakuan terbaik adalah sari buah durian lay baik pada suhu dingin maupun suhu kamar. Untuk variabel rasa, warna dan aroma rata-rata sangat disukai oleh panelis.Kata Kunci : Suhu Inkubasi, Sari Buah, Minuman Probiotik
FAKTOR SOSIAL DENGAN SELF ESTEEM (HARGA DIRI) PADA REMAJA DIPANTI ASUHAN Anisa Febristi; Yulastri Arif; Reni Dayati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2308

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang: Harga diri merupakan sebuah penilaian yang dilakukan terhadap diri individu dibandingkan dengan pencapaian ideal diri individu. Pembentukan harga diri remaja panti asuhan dimulai individu, pengasuh, orang tua, teman sebaya, sosial dan lingkungan yang akan mempengaruhi harga diri individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial  dengan Self Esteem (Harga Diri) Pada Remaja Yang Tinggal Dipanti Asuhan. Metode: Desain penelitian deskriptif analitik, pendekatan cross secsional study. Lokasi penelitian adalah 30 Panti Asuhan dikota Padang.Sampel 256 remaja dengan teknik proportional stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan chi square dan analisis regresi logistik. Hasil  Penelitian: Hasil penelitian adalah lebih dari setengah (52,3%) remaja di panti asuhan menagalami Self Esteem yang rendah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor Sosial dengan nilai dengan pvalue < α (P=0,504) . Kesimpulan: Diharapkan dengan hasil penelitian ini petugas panti dapat  meningkatkan preventif dan promotif tentang gejala Self Esteem pada remaja dari faktor lainnya seperti faktor individu, pengasuh, orangtua maupun lingkungan dipanti asuhan.  Kata Kunci: Self Esteem (harga diri), faktor sosial yang berhubungan dengan Self Esteem (Harga Diri), Remaja
PENGARUH KONSENTRASI ASAM SITRAT TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN VITAMIN C MANISAN BASAH LABU SIAM Sefanadia Putri Putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i3.582

Abstract

Manisan  merupakan  salah  satu  bentuk  pangan olahan  yang  banyak  digemari  oleh  masyarakat. Pembuatan manisan basah labu siam selain ditambahkan gula juga perlu  ditambahkan  asam  sitrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam sitrat terhadap sifat organoleptik dan kandungan vitamin C manisan basah labu siam. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat ulangan. Perlakuan yaitu konsentrasi asam sitrat yang terdiri dari 6 taraf yang ditentukan dari berat bahan utama labu siam yaitu 0% (R) sebagai kontrol; 1 % (F1);  1,50 % (F2); 2 % (F3); 2,5 % (F4); dan 3 % (F5) yang dibandingkan dengan kontrol. Selanjutnya seluruh sampel dilakukan pengujian kandungan vitamin C.  Hasil uji statistik menunjukkan bahwa  konsentrasi asam sitrat berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan) manisan basah labu siam. Manisan basah labu siam yang paling disukai didapat pada manisan basah formula 2 yaitu konsentrasi penambahan asam sitrat sebesar 1,5% dengan kandungan vitamin C sebesar  0,2023 mg/g. Kata kunci : labu siam, manisan basah, asam sitrat
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA (HIJAU) MUDA PADA IBU BERSALIN TERHADAP LAMANYA PERSALINAN KALA II DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2019 Susilawati Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1443

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Persalinan Lama yang tejadi tanpa komplikasi khusus, dapat ditangani dengan cara Non-farmakologis menggunakan Air Kelapa (Hijau) Muda. Selain mudah ditemukan, makanan dan minuman yang berasal dari kelapa juga cukup digemari masyarakat. Memiliki khasiat dan nilai gizi yang baik sekali. Kaya akan kalium yang dapat memulihkan stamina dengan segera. Selain mineral, air kelapa juga mengandung gula. Air kelapa (Hujau) muda yang kaya akan kandungan kalsium,  kalium,   elektrolit,   klorida   dan   magnesium  mampu meredakan nyeri dan mampu meningkatkan kontraksi uterus. Sebagai Rumah Sakit rujukan utama Provinsi Lampung, Rumah Sakit Umum Daerah  Dr . H . Abdul Moeloek diperoleh Data rekam medic tahun 2017 jumlah kejadian Persalinan Lama sebanyak 257 (14 %) dari 1895 persalinan.Tujuan : Mengetahui pengaruh Pemberian Air Kelapa (Hijau) Muda pada ibu bersalin terhadap lamanya persalinan Kala II di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.Metode : Rancangan penelitian menggunakan true eksperimen dengan pendekatan Posttest Only Control Grup Design. Pemberian Air Kelapa (Hijau) Muda diberikan pada ibu Bersalin Kala 1 Fase Aktif (Pembukaan 4 s/d 10 cm). Populasi dalam penelitian ini adalah  ibu bersalin Kala I Berjumlah 66 orang (33 Eksperimen dan 33 kontrol), dengan teknik sampling purposive Sampling. Analisis data dengan menggunakan uji T independen.Hasil : Hasil Analisis rata-rata lama persalinan Kala II pada ibu bersalin yang diberikan air kelapa (Hijau) Muda dengan lama persalinan Kala II 26,06  menit, dan rata-rata lama persalinan Kala II yang tidak diberikan Air Kelapa (Hijau) Muda dengan Lama Persalinan 53.09 menit. Hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,000 (p-value < α = 0,05) yang berarti ada pengaruh Pemberian Air Kelapa (Hijau) Muda Terhadap Lamanya Persalinan Kala II dengan beda rata – rata 27.03 menit.Kesimpulan : Ada pengaruh Pemberian Air Kelapa (Hijau) Muda Terhadap Lamanya Persalinan Kala II di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Kata Kunci : Air Kelapa (Hijau) Muda, Lama Persalinan Kala II 
HUBUNGAN IBU HAMIL ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN PADA SAAT MELAHIRKAN (Studi Kasus Di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2014) Rosmiyati Rosmiyati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i2.549

Abstract

Di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2013 yaitu pada periode  Januari – Desember 2013 sebanyak 298  orang dengan anemia , sedangkan yang memiliki HB < 11 gr% sebanyak 170 orang. Pada bulan Januari  2014 data ibu yang mengalami perdarahan post partum adalah sebanyak 28 kasus sedangkan data ibu yang mengalami perdarahan saat melahirkan  dan memiliki HB < 11 gr% adalah sebanyak 14 kasus. Tujuan penelitian adalah Diketahui  Hubungan Ibu Hamil anemia dengan kejadian perdarahan pada saat melahirkan  di RSUD Abdul Moeloek  Bandar Lampung Tahun 2014.Jenis penelitian adalah survey analitik, Populasi dalam penelitian ini adalah pada bulan Januari – Desember 2013 data ibu bersalin perdarahan dengan anemia  adalah sebanyak 170 orang, dengan menggunakan random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengujian statistik chi-square.Hasil penelitian didapat secara umum bahwa dari 58 orang Ibu yang mengalami anemia saat kehamilan, yang mengalami perdarahan saat melahirkan sebanyak 42 orang (72,4%), sedangkan yang tidak mengalami perdarahan saat melahirkan sebanyak 16 orang (27,6%). Selain itu dari 62 orang Ibu yang tidak mengalami anemia saat kehamilan, yang  mengalami perdarahan saat melahirkan sebanyak 18 orang (29%), sedangkan yang tidak mengalami perdarahan saat melahirkan sebanyak 44 orang (71%). Perlu lebih ditingkatkannya pemberian dukungan terhadap peningkatan gizi ibu hamil melalui penyuluhan, bimbingan serta memberikan informasi mengenai pengaruh anemia terhadap resiko perdarahan persalinan bagi ibu hamil agar kesadaran masyarakat bertambah. Kata Kunci : Hubungan, Anemia, Perdarahan

Page 10 of 98 | Total Record : 971


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue