cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS SEBELUM MENIKAH Vera Renta Siahaan; Jehani Fajar Pangestu; Miftah Fitriyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2345

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang: Survei menemukan alasan hubungan seksual pranikah adalah; rasa ingin tahu (57,5% dilaporkan oleh laki-laki), tidak sengaja terjadi dan dipaksa oleh pasangan dilaporkan oleh wanita (38% dan 12,6%). Hasil dari wawancara dengan 10 siswa menemukan 9 siswa telah berpacaran dan kebanyakan dari mereka tidak tahu tentang seks pranikah. Pendidikan kesehatan adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat terkait bahaya seks pranikah pada remaja. Metode yang dapat dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan kesehatan adalah ceramah, pamflet, selebaran dan audio visual. Audio visual dapat membuat seseorang lebih berkonsentrasi dan perhatian dan dapat mendorong aktivitas diri (Musfiqon, 2012). Berdasarkan latar belakang ini maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian. Tujuan: untuk menganalisis efektivitas penggunaan metode audio visual untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang seks pranikah di SMAN 1 Sungai Kakap pada tahun 2018. Metode Penelitian: satu kelompok desain pre-posttest dilakukan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X dan IX di SMAN 1 Sungai Kakap. 56 siswa yang siap menjadi responden dengan mengisi informed consent sebelum dan remaja berusia 15-19 tahun. direkrut sebagai sampel. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data. Efektivitas Penggunaan Metode Audio Visual Terhadap Peningkatan PengetahuanRemaja usia 15-19 tahun Hasil: Pengetahuan rata-rata dinaikkan sebanyak 31,58% (dari 59,8 menjadi 87,4). Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p <0,05), dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang bahaya seks pranikah berarti signifikan. Kesimpulan: Metode audio visual bisa menjadi metode yang efektif dalam memberikan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang seks pranikah pada remaja.               Saran: Metode Audio Visual dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang seks pranikah   Kata kunci: Audio Visual, Seks Pranikah  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU BERSALIN DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM Devi Lestari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i4.586

Abstract

Di seluruh dunia setiap tahun ada 10 juta wanita hamil yang mengalami preeklamsi.Di Indonesia, preeklamsi dan eklamsi merupakan penyebab dari 30-40% kematian perinatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsi pada ibu bersalin di RSUD Kota Batam tahun 2014. Pada tahun 2013 (195) kasus dari 1839 persalinan dan pada tahun 2014 yaitu (212) kasus dari 1983 persalinan, angka ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pada ibu bersalin di RSUD Embung Fatimah Kota Batam tahun 2014.Desain jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatancross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 85 responden.Pengolahan data secara SPSS dan analisis data diambil dari rekam medik.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 85 responden 50,6% responden mengalami preeklamsi berusia< 20 / > 35 tahun di peroleh nilai p-value = 0,044. 54,1% responden ibu primipara yang mengalami preeklamsi nilai p-value = 0,024. 62,4% responden ibu yang tidak mengalami preeklamsi tidak ada riwayat penyakit di peroleh nilai p-value = 0,376Dari hasil penelitian ini ada hubungan umur dan paritas dengan kejadian preeklamsi dan tidak ada hubungan riwayat penyakit dengan kejadian preeklamsi. Diharapkan agar ibu dapat mengetahui mengenai tanda dan gejala preeklamsi sehingga apa bila ibu mengenali pada saat preeklamsi dapat di tangani dengan segera
PEMBERIAN MADU TERHADAP NYERI POST SECTIO CAESAREA Nita Evrianasari; Yuni Eliza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1461

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia berdasarkan survei sederhana yang dilakukan oleh Guraldi dan Basalmah, terhadap 64 rumah sakit di Jakarta pada tahun 1993 hasilnya tercatat 17.665 kelahiran sebanyak 35,7-55,3% melahirkan dengan operasi sectio caesarea. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan pada Bulan Februari tahun 2018 di RSUD May Jen HM Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara didapatkan dalam satu bulan terdapat 163 ibu bersalin, dimana 61 (37,4 %) diantaranya memilih section caesarea dan 102 (62,5%) memilih bersalin normal. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Nyeri Post Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di RSUD May Jen HM Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi sebanyak 33 orang. Sampel sebanyak 33 orang. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil penelitian menunjukan rata-rata nyeri sebelum intervensi sebesar 6,39, ratarata nyeri setelah intervensi sebesar 1,0. Diketahui Ada pengaruh pemberian madu terhadap nyeri post sectio caesarea pada ibu bersalin di RSUD May Jen HM Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018. Hasil uji t didapat p value 0 ,000 < α (0,05).Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu post SC mengkonsumsi madu sebagai salah satu alternative pengurangan nyeri post SC. Kata Kunci             : Madu, nyeri post sectio caesarea Referensi : 19 (2004-2016)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR (WUS)DI KELURAHAN CAMPANG RAYA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Sunarsih Sunarsih; Nita Evriana Sari; Rinifiya Damayanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.553

Abstract

Keluarga berencana (KB) adalah salah satu usaha untuk mencapai kesejahteraan keluarga serta untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia sejahtera. Puskesmas dengan Jumlah peserta KB aktif terendah di Kota Bandar Lampung tahun 2013 adalah Puskesmas Sukabumi dan salah satu kelurahan yang terendah penggunaan KB adalah Kelurahan Campang Raya Kecamatan Sukabumi yaitu sebesar 17%, lebih rendah dibandingkan Kelurahan  Way Laga sebesar 37,8% dan Kelurahan Sukabumi Sebesar 28%. Tujuan penelitian diketahui faktor – faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia subur (WUS) di Kelurahan  Campang Raya Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung Tahun 2014.Jenis penelitian adalah kuantitatif, rancangan penelitian analitik pendekatan cross sectional, populasi adalah adalah semua Wanita Usia Subur di Desa Campang Raya Kelurahan Sukabumi Bandar Lampung bulan September tahun 2014 sebesar 227 orang, sampel sebesar 70 orang. Tehnik sampling accidental sampling. Analisis data menggunakan univariat dan Chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat hubungan antara pendidikan dengan penggunaan alat kontrasepsi dengan nilai p value 0,012 dan OR 66,429,ada hubungan umur dengan penggunaan alat kontrasepsi dengan nilai p value 0,006 dan OR 27,00, ada hubungan status ekonomi dengan penggunaan alat kontrasepsi dengan nilai p value 0,002 dan OR 0,028, ada hubungan antara paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi dengan P Value 0,000 dan OR 0,003. Diharapkan petugas kesehatan di Desa Campang Raya Kecamatan Sukabumi untuk meningkatkan sosialisasi program KB terhadap WUS dengan cara memberikan penyuluhan menggunakan media dan peraga yang tepat serta melakukan pemantauan berkesinambungan sebagai kontrol terhadap pelaksanaan program KB di masyarakat. Kata kunci : Pendidikan, umur, status ekonomi dan penggunaan alat kontrasepsi KB
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Antenatal Dewi Hanifah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i1.888

Abstract

ABSTRAK Kecemasan antenatal merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya penyulit pada kehamilan, persalinan dan bayi baru lahir. Diperkirakan sekitar lebih 20% ibu hamil mengalami kecemasan antenatal, namun sebagian besar kasus kecemasan antenatal tidak terlaporkan karena pengkajian antenatal saat ini lebih terfokus kepada pemeriksaan fisik. Tujuan penelitian mengidentifikasi kecemasan antenatal dan analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecemasan antenatal. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Juli-Agustus 2018 menggunakan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire revised 2 (PRAQ-r2), kuesioner untuk sosiodemografi terdiri dari usia, pendidikan, status ekonomi, perilaku kesehatan, umur kehamilan, paritas, status obstetri dan kuesioner untuk dukungan keluarga. Sampel dalam penelitian ini adalah 160 orang. Data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil dari penelitian ditemukan ibu hamil yang berpartisipasi mengisi kuesioner adalah 144 dari 160 (Respon Rate 90,62%). Ibu hamil yang mengalami kecemasan antenatal sebanyak 38 orang (26,4%) dan yang tidak mengalami kecemasan antenatal sebanyak 106 orang (73,6%). Faktor yang berhubungan dengan kecemasan antenatal diantaranya paritas (p=0,003), status obstetri (p=0,000), usia kehamilan (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,000) dan perilaku kesehatan (p=0,000). Simpulan penelitian ini bahwa kecemasan merupakan gangguan mental yang sering terjadi pada ibu hamil, sehingga pentingnya memahami faktor-faktor yang terkait dengan kecemasan antenatal agar dapat merencanakan asuhan kebidanan yang tepat serta mengembangkan intervensi secara holistik. Kata Kunci: Kecemasan antenatal, PRAQ-r2               
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BEKERJA Elly Dwi Wahyuni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i4.2715

Abstract

ABSTRACT Background: The level of participation of women workers increased from 48.63% to 49.52%. Data from the Central Statistics Agency show that there are currently 81.5 million female workers. Many factors are believed to influence the success of exclusive breastfeeding.Many factors are believed to be the success of this exclusive breast-milk. Support to the mother is an important factor that also affects the mother to give exclusive breast milk. One of the most influential support is husband's support.Purpose: To know the relationship between husband's support to the success of exclusive BREAST feeding on mothers working at the main hospitalisationMethod: Descriptive analytics with cross sectional. Sampling using a random sampling survey formula. The data used is the primary data by giving a poll to the respondent. Univariate analysis, bivariate and multivariate. Results: The analysis of the relationship between the husband's support to success in the giving of exclusive breast milk to work is obtained in the form of Emosioanl support P = 0.000, physical support p = 0.000, support information p = 0.000 and support assessment P = 0,000, to The result of a multivariate of physical support OR 18.2 has the opportunity to have the success of the exclusive ASI 18.2 times greater than the group who did not get Fsik support less well after controlled with the other support.Conclusion: There is a relationship between the support of husband to success in the giving of exclusive breast milk work at the main hospitalization in Depok JayaSugestion: For further research, it is necessary to conduct further research on the factors that can influence the attitudes of mothers and understanding of working mothers and motivation in exclusive breastfeeding and research using qualitative studies on mothers' experiences in exclusive breastfeeding. Keywords: husband support, exclusive ASI success, worker mothers ABSTRAK Latar Belakang : Tingkat partisipasi pekerja perempuan meningkat dari 48,63% menjadi 49,52%. Data Badan Pusat Statistik menunjukan pekerja perempuan jumlahnya sekarang 81,5 juta orang. Masih banyak ibu menyusui yang bekerja sehingga tidak bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayinya atau kurang optimal dalam memberikan ASI eksklusif Banyak faktor yang dipercaya dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI ekslusif ini. Salah satu dukungan yang paling berpengaruh adalah dukungan suami.Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan suami terhadap keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif pada ibu bekerja di Klinik Utama Rawat Inap Depok JayaMetode :Deskriptif Analitik secara cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan rumus samplessurvey random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan angket kepada responden. Analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat.Hasil: Hasil analisis hubungan antara dukungan suami terhadap keberhasilan dalam pemberian ASI Ekslusif pada Ibu bekerja didapatkan berupa Dukungan Emosioanl p= 0,000, dukungan fisik p= 0,000, dukungan informasi p= 0,000 dan dukungan penilaian p=0,000, Untuk hasil multivariate dukungan fisik OR 18,2 ini berpeluang memiliki keberhasilan ASI eksklusif 18,2 kali lebih besar dibanding kelompok yang tidak mendapatkan dukungan fsik kurang baik setelah dikontrol dengan dukungan yang lainnya.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan suami terhadap keberhasilan dalam pemberian ASI Ekslusif pada Ibu bekerja di Klinik Utama Rawat Inap Depok JayaSaran: Untuk penelitian selanjutnya perlu mengadakan penelitian lebih lanjut mengenai faktor – faktor yang dapat mempengaruhi sikap ibu dan pemahaman ibu bekerja dan motivasi dalam pemberian ASI eksklusif dan penelitian menggunakan studi kualitatif tentang pengalaman ibu dalam pemberian ASI eksklusif Kata Kunci : Dukungan Suami, Keberhasilan ASI Ekslusif,  Ibu Pekerja,
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBURDI PUSKESMAS KALIREJO KABUPATENPESAWARANTAHUN 2016 Astriana Astriana; Tiodora Tiarlin Marince Br. Rgg
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.609

Abstract

Cakupan KB aktif di Propinsi Lampung tahun 2015 proporsi peserta KB yang terbanyak adalah Suntik (39,24%), Pil (31,28%), Implan (13,22%), IUD (10,75%), Kondom (3,41%), MOP (1,05%), dan MOW (0,91%). Study pendahuluan berdasarkan Buku Register KIA Puskesmas Kalirejo peserta KB aktif berjumlah 163, menggunakan KB suntik 72 (44,31%), IUD 33 (19,84%) , pil 30 (18,31%), kondom 17 (10,43%) MOW 7 (4,47%), implan 4 (2,64%) akseptor (Register KIA Puskesmas Kalirejo Pesawaran, 2015). Tujuan penelitian diketahui hubungan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2016. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian seluruh Pasangan Usia Subur yang menjadi akseptor KB menurut catatan Rekam Medik KIA Puskesmas Kalirejo Pesawaran bulan Maret 2016 sebanyak 186 orang. Tehnik Sampling menggunakan Simple Random Samplingsebanyak 127 orang. Analisa data untuk menguji hubungan dua variabel kategori digunakan uji statistik “chi kuadrat” (Chi square). Hasil penelitian sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami tidak baiksebanyak 72 orang (56,7%).Sebagian besar responden menggunakan alat kontrasepsi Non IUD sebanyak 68 orang (53,5%).Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2016 (p-value = 0,000, dan OR 4,037). Saran perlu peningkatan penyuluhan kepada para suami tentang keuntungan, kerugian, efektifitas dan kemudahan penggunaan alat kontrasepsi IUD agar para suami mendapatkan informasi yang benar tentang kontrasepsi IUD sehingga PUS memiliki referensi yang cukup dalam menentukan alat kontrasepsi yang cocok dan sesuai dengan kebutuhannya.. Kata Kunci:Dukungan Suami, Penggunaan Kontrasepsi IUD, PUS
DAMPAK LATIHAN YOGA TERHADAP KUALITAS HIDUP DAN PSIKOLOGI IBU NIFAS Lastri Mei Winarni; Marthia Ikhlasia; Rini Sartika
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2126

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang : Sebagian besar ibu pada masa nifas mengalami penurunan kondisi fisik, psikologi dan sosial selama menjalankan peran barunya sebagai ibu. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas hidup dan kondisi psikologisnya. Yoga menjadi salah satu alternatif terapi komplementer untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dan menstabilkan kondisi psikologis ibu.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak latihan yoga terhadap kualitas dan psikologis ibu nifas.  Metode : desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen, dengan jenis pre test and post test quasi experimental design. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu nifas satu sampai enam minggu pasca persalinan sejumlah 54 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan masing-masing 27 responden. Kelompok perlakuan mendapatkan intervesi berupa latihan yoga selama empat sesi, masing-masing sesi 30 menit selama empat minggu masa nifas. Kedua kelompok akan diukur kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQBREF sebanyak dua kali dan diukur kondisi psikologisnya menggunakan EPDS sebanyak empat kali.  Hasil penelitian ini adalah terdapat peningkatan meningkatnya kualitas hidup ibu nifas yang latihan yoga dengan nilai Z Score 4.329 dibandingkan ibu yang tidak melakukan yoga dengan nilai 1.727 dan menurunnya nilai skala depresi pada kondisi psikologis ibu yang melakukan yoga dengan nilai Z Score 4.311 dibandingkan ibu yang tidak melakukan yoga dengan nilai 0.687.  Dampak Latihan Yoga Terhadap Kualitas Hidup Dan Psikologi Ibu Nifas             9 Kesimpulan : yoga dapat menjadi alternatif asuhan kebidanan untuk ibu masa nifas.  Saran Bidan dapat mengajarkan yoga untuk melengkapi asuhan kebidanan pada ibu nifas untuk meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan nilai skala depresi pospartum pada kondisi psikologis ibu nifas.   Kata Kunci : Yoga, Kualitas Hidup, Kondisi Psikologi, Ibu Nifas
PERILAKU PENCARIAN PENGOBATAN PENDERITA PENYAKIT DIABETES MELITUS (DM) TIPE II KRONIS DI KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2015 Susyadi Susyadi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i2.576

Abstract

Perilaku merupakan suatu kegiatan manusia, dapat dilihat secara langsung maupun tidak langsung, merupakan hasil hubungan antara perangsang (stimulus dan respon). Perilaku ditentukan oleh kepercayaan bahwa mereka rentan terhadap masalah kesehatan tertentu, tingkat keseriusan masalah, meyakini keefektivitasan tujuan pengobatan dan pencegahan, biaya pengobatan tidak mahal serta menerima anjuran untuk mengambil tindakan kesehatan.DM merupakan suatu sindromagangguan metabolisme dengan hiperglikemia yang tidak semestinya sebagai akibat defisiensi sekresi insulin atau berkurangnya efektivitas biologis dari insulin atau keduanya. Dua tipe DM yaitu Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM) dan Non Insulin Dependent Diabets Melitus (NIDDM). DM digolongan menjadi 4; Tipe I dan II, Gestasional, dan tipe lain.Permasalahan penelitian adalah belum diketahuinya perilaku pencarian layanan pengobatan penderita DM tipe II kronis di Kabupaten Pringsewu tahun 2015. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran kerentanan,  keseriusan terhadap masalah, gambaran manfaat, rintangan serta peran keluarga dalam pencarian layanan pengobatan serta faktor yang mempengaruhi perilaku pencarian layanan pengobatan.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam pada 4 informan tidak teratur berkunjung ke pelayanan kesehatan (Nakes) dan 4 orang keluarganya, 3 informan teratur berkunjung ke Nakes dan 3 informan keluarganya serta 1 orang bidan desa.Hasil penelitian menunjukan bahwa informan tidak teratur ke Nakes menganggap DM bukan masalah yang serius, sedangkan informan teratur menganggap DM merupakan masalah yang serius. Rintangan dalam mencari pengobatan (jarak dan biaya) tidak menjadi permasalahan, menjadi permasalahan proses pengobatan adalah sedikitnya pemberian obat. Keluarga mendukung melakukan pencarian layanan pengobatan.Peneliti menyarankan meningkatan dan mengembangkan program promosi kesehatan serta penatalaksanaan DM. Kata kunci : Perilaku Pencarian Pengobatan, Diabetes Melitus
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI Putri Amalia; Yola Amrullah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1423

Abstract

Dari hasil penelitian kesehatan peserta didik tahun 2014 di kota bekasi menunjukan bahwa 46% siswi memiliki masalah kesehatan reproduksi, yaitu usia menarche kurang dari 8 tahun dan lebih dari 15 tahun, siklus menstruasi yang tidak teratur tiap bulan, serta gangguan menstruasi baik nyeri perut hebat, keputihan maupun gatal disekitar kemaluan.Jumlah sampel penelitian sebanyak 65 responden. Instrument dalam penelitian ini adalah kuisioner. Cara pengumpulan data menggunakan data primer. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dan variabel independent dalam penelitian ini adalah sumber infromasi, peran orang tua, status gizi, lingkungan sosial dan usia menarche.Hasil penelitian gambaran pengetahuan remaja yang memiliki pengetahuan baik ada 35 orang (53.8%), 44 orang (67.7%) dari sumber informasi non media, 51 orang (78.5%) pada kelompok remaja yang orang tuanya berperan, 52 orang (80.0%)  pada remaja yang status gizi memiliki berat badan normal, 37 orang (56.9%) pada remaja yang lingkungan sosialnya berpengaruh, dan usia menarche yang kurang < 12 th sebanyak 54 orang (83.1%).

Page 7 of 98 | Total Record : 971


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue