cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
PENGARUH ABDOMINAL SRETCHING TERHADAP PERUBAH NYERI DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Anis Nikmatul Nikmah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i3.663

Abstract

Dismenorea primer adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi uasi.  Tindakan  non farmakologis dapat dilakukan melalui Abdominal  stretching. an  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  Abdominal  stretching  terhadap  perubahan enorea primer pada remaja putri. Desain  penelitian  yang  digunakan  adalah pre  ekspersi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan dismenore primer  dengan teknik purng besar  sampel  yang diperoleh  yaitu 16 orang. Analisa data menggunakan Willcoxon. an  menunjukkan  bahwa  kejadian dismenore  primer hampir  sebagian  besar  ami nyeri sedang dan hampir setengahnya (43,7%) mengalami nyeri ringan sebelum  diuan,  setelah  diberikan  perlakuan  hampir  setengahnya mengalami  penurunanenore  baik  tidak  mengalami  nyeri  dan  nyeri ringan, ataupun masih tetap merasakan nyUji statistik menunjukkan nilai ρ value 0,001< α 0,05 sehingga ada pengaruh Abdomng  terhadap perubahan nyeri dismenore primer pada remaja putri. Abdominal  streanfaat untuk melemaskan otot-otot, terutama otot-otot perut dan panggul sehingga meningkendorphin sehingga mampu mengurangi nyeri dismenore primer pada remaja putri
EFEK PIJAT KAKI TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU MENOPAUSE Rahmi Nurrasyidah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.2750

Abstract

ABSTRACT  Background : Sleep disturbance is a problem that is often complained of by women who experience a menopause transition. This has an impact on quality of life, moods, productivity, and physical health. Foot massage therapy is a non-pharmacological therapy performed to improve sleep quality. Non-pharmacological therapy is an option because it is cheaper and more effective when compared with medical administration.  Purpose :This study determined an effect of foot massage on the sleep quality of menopausal mothers.  Method : This is an experimental study with a post test only control group design. The sample consisted of 23 respondents aged 45-55 years. The intervention group included 12 respondents and the control group included 11 respondents. The intervention group performed foot massage for 10 minutes on each leg. Sleep quality in the intervention group was measured 24 hours after massage. The control group did not do foot massage. Results :  the average respondent of intervention and control groups were in the best sleep quality (76100). In the control group, poor sleep quality was found in the wakefulness sleep category. There was no difference in the average quality of sleep in mothers who did foot massage and did not do foot massage (p> 0.001) with a difference in average (95% CI) 4.5 (3.6-12.5). Conclusion : There was no difference in the average quality of sleep between intervention and control group.  Sugestion : Based on the results of the study, the authors recommend the need for further research on foot massage with an increase in  duration of the intervention and it is necessary to investigate the variations of foot massage methods with aromatherapy to improve sleep quality. Further research needs to be done with more samples and better RCT methods.  Keywords: Foot massage, sleep quality, Menopause   ABSTRAK  Latar Belakang : Gangguan tidur adalah masalah yang sering dikeluhkan ibu yang mengalami transisi menopause. Hal ini berdampak pada kualitas hidup, suasana hati, produktivitas, dan kesehatan fisik. Terapi pijat kaki merupakan terapi non farmakologi yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur. Terapi non-farmakologi menjadi pilihan karena biaya yang lebih murah dan lebih efektif bila dibandingkan dengan pemberian medikamentosa. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pijat kaki terhadap kualitas tidur ibu menopause.  Metode : Desain Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan desain post test only control group desain. Sampel terdiri dari 23 responden yang berumur 45-55 tahun dengan rincian kelompok intervensi 12 responden dan kelompok kontrol 11 responden. Kelompok intervensi dilakukan pijat kaki selama 10 menit pada setiap kaki. Kualitas tidur pada kelompok intervensi diukur 24 jam setelah dilakukan pemijatan. Kelompok kontrol tidak dilakukan pijat kaki.  Hasil : Rata-rata responden pada kelompok intervensi maupun kontrol berada pada kualitas tidur terbaik (76-100). Pada kelompok kontrol, didapatkan kualitas tidur yang buruk pada kategori terbangun saat tidur (Awakenings). Tidak terdapat perbedaan rerata kualitas tidur pada ibu yang dilakukan pijat kaki dan tidak dilakukan pijat kaki (p>0,001) dengan perbedaan rerata (IK 95%) 4.5 (3.6-12.5).  Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan rerata kualitas tidur pada kelompok intervensi maupun kontrol. .  Saran  : Penulis merekomendasikan perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pijat kaki dengan peningkatan durasi intervensi serta perlu diteliti mengenai variasi metoda pijat kaki dengan aromaterapi untuk meningkatkan kualitas tidur. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan dengan sampel yang lebih banyak dengan metode uji kilnis yang lebih baik.  Kata Kunci : Pijat kaki, kualitas tidur, Ibu Menopause
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017 Sunarsih Sunarsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.627

Abstract

Menstruasi adalah siklus alamiah setiap wanita, namun terdapat banyak kasus pada wanita terutama remaja yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat mengindikasikan adanya kelainan fungsi reproduksi. Berdasarkan data prasurvey yang dilakukan terhadap 20 mahasiswi DIII Kebidanan, terdapat 8 mahasiswi (40%) mengatakan siklus menstruasinya teratur, setelah dilakukan observasi lebih awal terhadap IMT responden,didapatkan IMT nya normal, sedangkan 12 mahasiswi (60%) mengatakan siklus menstruasinya tidak teratur, setetah dilakukan observasi lebih awal terhadap IMT responden, didapatkan rata-rata IMT responden underweight.Tujuan Penelitian Diketahui Hubungan Status Gizi Dan Aktifitas Fisik Terhadap Keteraturan Siklus Menstruasi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati Tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Program Studi Diploma III Kebidanan Tingkat I dan II berjumlah 82 orang.Sampel dari penelitian ini berjumlah 82 yang didapatkan dengan teknik total sampling. Analisa data univariat dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi dengan program komputer dan analisis bivariate dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil uji statistik antara IMT terhadap keteraturan siklus menstruasi didapatkan nilai P Value 0,002 atau p value<0,005 yang berarti terdapat hubungan antara status gizi terhadap keteraturan siklus menstruasi.Serta hasil uji statistik anatara aktifitas fisik terhadap keteraturan siklus menstruasi didapatkan nilai p value 0,632 atau p value > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara aktivitas fisik terhadap keteraturan siklus menstruasi. Remaja diharapkan untuk memperhatikan status gizi dengan melakukan penimbangan secara berkala karena telah terbukti bahwa status gizi (IMT) berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi
Gambaran peran dan fungsi kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Jatinangor Didah Didah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.2306

Abstract

Peran dan fungsi kader di posyandu sangatlah penting, karena kader sebagai salah satu motor penggerak berjalan atau tidaknya kegiatan posyandu di wilayah nya masing-masing.
GAMBARAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANTERJADINYA RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALINDI BPS LILI ZULRIATNI AMD.KEB DESA CANDIMASKEC. NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2015 Lady Octaviany Iqmi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i1.595

Abstract

Ruptur perineum adalah luka pada perineum yang diakibatkan oleh rusaknya jaringan secaraalamiah karena proses desakan kepala janin atau bahu pada saat proses persalinan. Hasil presurveyyang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 5 April 2015, diperoleh data bahwa angka kejadian rupturperineum yang dialami ibu bersalin di BPS Lili Zulriatni, Amd.Keb Desa Candimas Kecamatan Natarmasih tinggi yaitu 65 orang (65%) dari 100 persalinan normal pada tahun 2014. Sedangkan yang tidakmengalami ruptur perineum berjumlah 35 orang (35%). Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaranfaktor yang berhubungan dengan terjadinya ruptur perineum pada ibu bersalin di BPS Lili ZulriatniAmd.Keb Desa Candimas Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Populasiadalah semua ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum di BPS Lili Zulriatni Amd.Keb DesaCandimas Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014 sebanyak 65 orang, denganjumlah sampel 65 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu gambaran FaktorYang Berhubungan Dengan Terjadinya Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin. Uji statistik univariatdengan menggunakan rumus presentasi.Hasil penelitian diketahui sebagian besar ibu bersalin di BPS Lili Zulriatni, Amd.Keb DesaCandimas Kecamatan Natar mengalami ruptur perineum derajat I yaitu sebanyak 30 orang (46,2%),umur berisiko sebanyak 23 orang (35,4%), paritas primigravida yaitu sebanyak 40 orang (61,5%),lingkar kepala bayi ≥ 35 cm sebanyak 15 orang (23,1%) dan berat bayi ≥ 4.000 sebanyak 11 orang(16,9%). Diharapkan hasil peneilitian ini dapat dijadikan bahan informasi atau masukan mengenai ibubersalin yang mengalami ruptur perineum pada persalinan normal, yang diharapkan dapatmeningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan asuhan persalinan normal, dengan caramemberikan penyuluhan dan konseling mengenai pencegahan dan penanggulangan ruptur perineum.Kata Kunci : Ruptur perineum, Ibu Bersalin
PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL TERHADAP KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN IVA Devy Lestari Nurul Aulia; Yulisa Neno
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i4.2026

Abstract

Kanker leher Rahim atau serviks merupakan kanker terbanyak yang diderita oleh perempuan Indonesia. Data rumah sakit sentral Indonesia terdapat 15.000 jiwa baru kanker Rahim setiap tahunnya, dan 8.000 jiwa diantaranya meninggal. Inspeksi Visual Asam Asetat merupakan pemeriksaan skrining kanker serviks dengan carain speksi visual pada serviks dengan pemberian asam asetat. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan pekerja seks komersial dalam melakukan pemeriksaan IVA. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Survei Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional.  Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Agustus 2018 di Lokalisasi Teluk Pandan Kota Batam Tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah 155 responden dengan jumlah sampel 111 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner di isi oleh responden.  Data dalam bentuk tabel dan tekstual Analisis menggunakan Chi-Square. Hasil uji statistik diperoleh 70 responden berpengetahuan kurang dan yang tidak ikut serta dalam melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 59 responden (84,3%), 71 responden yang motivasinya kurang dan yang tidak ikut serta dalam melakukan pemeriksaan IVA 60 responden (84,5%) dan dari 68 responden yang sikapnya negatif dan yang tidak ikut serta dalam melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 58 responden (85,3%). Ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Motivasi dan Sikap dengan Keikutsertaan Pekerja Seks Komersial dalam melakukan Pemeriksaan IVA. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk Memberikan informasi tentang bahaya kanker mulut rahim (Kanker Serviks) dan pencegahan dini dengan IVA test, akses informasi, serta memberikan fasilitas kesehatan yang memadai untuk melakukan pemeriksaan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Motivasi, Pekerja Seks Komersial
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DENGAN KONSUMSI JUS JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA. L ) Neneng Siti Lathifah; Zarma H; Nurul Isnaini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.1725

Abstract

IMPROVEMENT OF HEMOGLOBIN (Hb) LEVELS IN PREGNANT WOMEN WITH ANEMIA WITH THE CONSUMPTION OF JAMBU SEEDS (PSIDIUM GUAJAVA. L) ABSTRACT Background Anemia in pregnancy is a national problem because it reflects the socio-economic condition of the community and its influence is very large on the quality of human resources. The incidence of anemia in pregnant women 2018 in Pesisir Barat Regency is 29.9%. The incidence of anemia in pregnant women at Krui Health Center is 67.5%. The purpose of this study is to know the effect of giving guava juice (Psidium Guajava. L) to the increase of hemoglobin (Hb) levels in pregnant women with anemia in Krui health center in 2019.Methods Quantitative Research Type, the research design is a quasi-experimental method with a Non-equivalent Control Group Design approach. The population in this study were as many as 60 second trimester pregnant women and third trimester who had anemia, a sample of 30 pregnant women. 15 people were given treatment with guava fruit juice and Fe tablets, and 15 people were given treatment with Fe tablets, with inclusion criteria Willing to be respondents, Willing to consume guava juice, Pregnant women with mild and moderate anemia with hemoglobin levels (Hb 7.9 - 10 g / dl). With purposive sampling sampling technique. Analyze data with T-test (univariat and bivariat).The results showed an average hemoglobin level before consumption of guava juice and Fe tablets of 9.72 gr / dl, the average hemoglobin level after consumption of guava juice and Fe tablets was 11.13 gr / dl, the average hemoglobin level before consumption of Fe tablets of 9.80 gr / dl, the average hemoglobin level after consumption of FE tablets was 10.60 gr / dl. Conclusion It was known that there was an effect of giving guava juice (Psidium Guajava. L) to Hb levels in pregnant women with anemia in Krui Public Health Center, West Coast District in 2019. The results of the t test were p value 0,000 <α (0.05).Suggestion  It is recommended for health workers, especially midwives, to encourage pregnant women to consume guava juice as a companion to Fe because it can raise hemoglobin levels in pregnant women. Keywords              : Guava Juice, Tablets Fe, Hemoglobin Level ABSTRAK Latar Belakang Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan keadaan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Angka kejadian anemia pada ibu hamil tahun 2018 di Kabupaten Pesisir Barat adalah sebesar 29,9%. Angka kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Krui sebesar 67,5%.Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji (Psidium Guajava. L) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Krui Tahun 2019.Metode Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 60 orang ibu hamil trimester II dan trimester III yang mengalami anemia, Sampel sebanyak 30 ibu hamil. 15 orang diberikan perlakuan dengan jus jambu biji dan tablet Fe, dan 15 orang diberikan perlakun dengan tablet Fe, dengan kriteria inklusi Bersedia menjadi responden, Bersedia mengkonsumsi jus jambu biji, Ibu hamil dengan anemia ringan dan sedang dengan kadar hemoglobin (Hb 7,9 – 10 g/dl). Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test (univariat dan bivariat).Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi jus jambu biji dan tablet Fe sebesar 9,72 gr/dl, rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi jus jambu biji dan tablet Fe sebesar 11,13 gr/dl, rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi tablet Fe sebesar 9,80 gr/dl, rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi tablet Fe sebesar 10,60 gr/dl.Kesimpulan Diketahui Ada Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji (Psidium Guajava. L) Terhadap Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi jus jambu biji sebagai pendamping Fe karena dapat menaikkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci            : Jus Jambu Biji, Tablet Fe, Kadar hemoglobin
PENGARUH ALPUKAT TERHADAP GEJALA PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT I DI PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Nita Evrianasari; Stefanie Vlorensya Tuasela
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i2.654

Abstract

Menurut data WHO Prevalensi PMS adalah 47,8%. Hingga kini belum ada data yang resmi mengena prevalensi PMS di Indonesia. Sindrom Premenstrual (PMS) merupakan gangguan siklussiklusyang umum terjadi pada wanita muda dan pertengahan, ditandai dengan gejala fisik danemosional yang konsisten. Alpukat dengan kandungan senyawa vitamin B6, Vitamin E, Magnesium,Kalsium dan Vitamin D. Vitamin B6 adalah faktor dalam sintesis triptofan asam amino dan tirosin,prekursor serotonin dan dopamin, masing-masing yang mempengaruhi suasana hati. Tujuan penelitianini diketahui apakah ada pengaruh alpukat terhadap gejala PMS (Premenstrual Syndrome) padamahasiswi Prodi Kebidanan Tingkat I Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian iniadalah eksperimen dengan pendekatan pre eksperimen one group pre test-post tes.Penelitian dilakukan di Prodi Kebidanan Universitas Malahayati  Bandar Lampung. pada bulanFebruari s.d. Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi kebidanan tingkat Iyang berjumlah 47 mahasiswi di Prodi Kebidanan Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun2017. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteriainklusi  Siklus menstruasi teratur (21-35 hari) dievaluasi berdasarkan 3 siklus sebelumnya. danKriteria Eksklusi Konsumsi alpukat tidak sesuai aturan pakai. Analisis data mengguanakan uji TDependent.Dari hasil  penelitian didapatkan  rata- rata skor PMS sebelum  pemberian alpukat  adalah 18,20dan  mean skor gejala PMS sesudahpemberian alpukat adalah 14,13, dengan nilai P-value = 0.000.Hasil ini menunjukan ada pengaruh alpukat terhadap penurunan gejala PMS pada mahasiswa TingkatI Prodi Kebidanan Tahun 2017. Saran, mahasiswa dapat menggunakan alpukat sebagai salah satualternatif dalam mengurangi gejala PMS.
PENGETAHUAN IBU NIFAS MENGENAI PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET Millatina Ghassani; Neneng Martini; Ari Indra Susanti; Sefita Aryuti Nirmala; Dini Saraswati Handayani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.2676

Abstract

ABSTRACT  Introduction: The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia occurs on postpartum due to bleeding and infection which is one of the causes is by perineal wound. Efforts to prevent infection from perineal wounds are necessary to increase maternal knowledge by providing health education using booklet media.  Pupose: This research aims to determine the effect of booklet media on knowledge of perineal wound healing in postpartum mothers in Sumedang Regional General Hospital. Method: This research uses Quasy Experiment method with non randomized control group pretest posttest design approach. The writer collects samples with Consecutive Sampling techniques.This research was conducted in July 2019 to 80 postpartum mothers in Sumedang Regional General Hospital. The study subjects consisted of 40 postpartum mothers in the experimental group and 40 postpartum mothers in the control group. The technique used to collect the data is questionnaire. The experimental group is given with lecture method and booklet media. The control group is given with only lecture method. The bivariate data analysis uses Paired TTest processed by Statistical Package for Social Sciences (SPSS) program. Results: The results of the research show that there is an increase in the knowledge of postpartum mothers before and after the media booklet is given (p=0.000) so that there get an influence from giving it to the knowledge of postpartum mothers in Sumedang Regional General Hospital (r=0.378). Conclusion: In this research, there is an influence from giving booklet media towards the knowledge of postpartum mothers about perineal wound healing in Sumedang Regional General Hospital. Suggestion For postpartum mothers who have perineal lacerations it is advisable to pay more attention to the factors that can affect wound healing in the perineum so that the healing process can run well and the mother does not experience infection. Mothers who have perineal lacerations so as not to get infections, can pay attention to nutrition that must be consumed, mobility and how to care for wounds that are good and right  Keywords: Booklet media, perineal wound healing, the knowledge of postpartum mothers.  ABSTRAK  Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sebesar 40% terjadi pada masa nifas akibat perdarahan dan infeksi, yang salah satunya disebabkan oleh luka perineum. Upaya untuk mencegah terjadinya infeksi dari luka perineum maka diperlukan upaya peningkatan pengetahuan ibu dengan memberikan pendidikan kesehatan menggunakan media booklet.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media booklet terhadap pengetahuan mengenai penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di RSUD Sumedang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experiment dengan pendekatan non randomized control group pretest posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Counsecutive Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 pada ibu nifas sebanyak 80 orang di RSUD Sumedang. subjek penelitian terdiri dari 40 ibu nifas pada kelompok experiment dan 40 ibu nifas pada kelompok control. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kelompok experiment diberikan metode ceramah dan media booklet. Kelompok control diberikan metode ceramah saja. Analisis data bivariate menggunakan uji Paired T-Test yang diolah dengan program program Statistic Package for Sosial Sciene (SPSS). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan media booklet (p=0,000) sehingga didapatkan pengaruh dari pemberian media booklet terhadap pengetahuan ibu nifas di RSUD Sumedang (r=0,378). Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat pengaruh dari pemberian media booklet terhadap pengetahuan ibu nifas mengenai penyembuhan luka perineum di RSUD Sumedang. Saran Bagi ibu nifas yang memiliki luka robekan perineum disarankan agar lebih memperhatikan faktorfaktor yang dapat mempengaruhi penyembuhan luka pada perineum agar dalam proses penyembuhannya dapat berjalan dengan baik dan ibu tidak mengalami infeksi. Ibu yang memiliki luka robekan perineum agar tidak mengalami infeksi, dapat memperhatikan nutrisi yang harus di konsumsi, mobilitas dan cara perawatan luka yang baik dan benar  Kata Kunci: Media booklet, penyembuhan luka perineum, pengetahuan Ibu nifas
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PRILAKU REMAJA PUTRI DALAM MENGKONSUMSI TABLET BESI (FE) SELAMA MENSTRUASI Devi Lestari Nurul Aulia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i3.618

Abstract

Defisiensi besi merupakan penyebab utama anemia. Diperkirakan 30% penduduk duniamenderita anemia. Di Kepulauan Riau Anemia besi merupakan masalah kesehatan masyarakat denganprevalensi padaremaja putri 13-18 tahun dan wanita usia subur 15-49 tahun masing-masing sebesar22,7 %. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dengan prilaku remaja putridalam mengkonsumsi tablet besi (FE) selama menstruasi. Desain penelitian menggunakan surveyanalitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas Xdan XI di SMA N 5 Kota Batam berjumlah 86 responden. Hasil dari penelitian didapatkan dari 38responden yang berpengetahuan baik,21 (55,3%) yang mengkonsumsi dan 17 (44,7%) tidakmengkonsumsi tablet Fe sedangkan 48 responden yang berpengetahuan Kurang, 15 (31,2%) yangmengkonsumsi dan 33 (68,8%)tidak mengkonsumsi tablet Fe. Analisa data chi-square diperoleh nilaip-value = 0,030 < 0,05. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan prilaku remajadalam mengkonsumsi tablet besi selama menstruasi. Remaja putri diharapkan sedini mungkinmengkonsumsi tablet besi untuk persiapan menghadapi kehamilan dan persalinan dimasa akan datang.Kata Kunci : Pengetahuan, Prilaku, Tablet Besi

Page 6 of 98 | Total Record : 971


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue