Journals of Ners Community
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Articles
1,434 Documents
Intervensi Telemedicine Dalam Menekan Angka Mortalitas Akibat Respiratory Distress Syndrome
Karmenia Jessica Kurnia Niaga;
Eldy Eldy;
Pedro Arruda Supinto;
Rivan Yo;
William William
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Serangkaian evaluasi meliputi tangisan, pernafasan, dan detak jantung harus segera dilakukan untuk menentukan kondisi kritis dan kebutuhan bayi akan pertolongan keselamatan yang disebut sebagai resusitasi neonates. Karena itu, faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan resusitasi neonatus kembali dipertanyakan. Neonatus yang membutuhkan resusitasi atau perawatan lanjutan, terutama bayi dengan berat lahir sangat rendah atau bayi tidak cukup bulan, akan memiliki hasil yang lebih buruk ketika dilahirkan di fasilitas kesehatan dengan tingkat perawatan neonatal yang lebih rendah . Respiratory distress syndrome neonatus terjadi akibat kurangnya surfaktan, baik karena produksi surfaktan yang tidak memadai, atau inaktivasi surfaktan karena paru-paru neonatus yang belum matang. Pada studi ini, tenaga medis spesialis secara virtual akan mendampingi serta memandu proses resusitasi yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan primer di lokasi yang terpencil. Penerapan telemedicine dalam skala yang luas membutuhkan penyetaraan kompetensi dari tim resusitasi dan penggunaan teknologi tersebut sendiri. Hal ini sangat diperlukan pada rumah sakit di daerah pedesaan dikarenakan rendahnya kasus darurat neonatus sehingga resusitasi yang berisiko tinggi dan jarang dilakukan bisa diantisipasi dengan latihan bagi tenaga medis. Dokter yang telah menggunakan telemedicine juga mengatakan bahwa pertukaran informasi dengan tenaga medis lainnya mengenai denyut jantung, warna kulit, atau kerja nafas neonatus terjadi sangat lancar pada 93% kasus.
Persepsi Mahasiswa Keperawatan Terhadap Stigma Orang Dengan Hiv-Aids Di Yogyakarta
Santahana Febrianti;
Fransisca Winandari
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2513
Ketidaktahuan tentang mekanisme penularan, over estimasi tentang resiko penularan, dan sikap negative terhadap ODHA yang tidak semestinya berhubungan dengan berkembangnya stigma ODHA di masyarakat. Dengan kata lain, semakin rendah tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS maka semakin besar kemungkinan berkembang stigma di antara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor persepsi mahasiswa keperawatan terhadap stigma orang dengan HIV-AIDS di Yogyakarta, guna mengetahui stigma yang ditujukan kepada ODHA di masyarakat. Desain penelitian ini adalah kualitatif eksploratif dengan teknik pengambilan sampel systematic random sampling. Partisipan berjumlah 5 mahasiswa keperawatan. Alat ukur dalam penelitian ini adalah in-depth interview yang akan dianalisis secara tematik Hasil penelitian didapatkan empat tema, diantaranya “Stigma ODHA masih ada di masyarakat”, “Stigma dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan”, “Pelayanan kesehatan yang baik meningkatkan kualitas hidup ODHA”, dan “Integritas mahasiswa keperawatan”. Adanya persepsi stigma yang masih ada di masyarakat membuat adanya perhatian yang khusus pada mahasiswa keperawatan untuk dapat menurunkan stigma yang ada di masyarakat pada ODHA.
Efektivitas Minyak Atsiri Cinnamomum Burmannii Terhadap Fisiologis Dan Radiografi Toraks Hewan Model Pneumonia (Rattus Norvegicus)
Dinda Aurelia Sania;
Ana Majdawati;
Andhika Sukma Ayu Pratiwi
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2526
Pneumonia merupakan penyakit pernafasan infeksi alveolus yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus hingga jamur. Tanda klinis pneumonia dapat berupa sesak nafas, batuk hingga demam. Pada pneumonia bakterial, Klebsiella pneumoniae merupakan bakteri gram negatif terbanyak di Indonesia pada tahun 2013 yang dapat menghasilkan enzim beta-laktamase sehingga timbul resistensi terhadap antibiotik tertentu kemudian menghambat penyembuhan hingga menimbulkan komplikasi. Kandungan cinnamaldehyde yang tinggi pada minyak atsiri kayu manis bermanfaat sebagai antibakteri yang dapat mengganggu stabilitas aktivitas. Penelitian ini adalah true experimental laboratorium dengan metode post test only control group design. Penentuan besar sampel yang digunakan pada penelitian dengan rumus Federer dan didapatkan hasil jumlah sampel 24 ekor yang dibagi menjadi empat kelompok yaitu; Kelompok kontrol negatif (KN) dengan hewan coba terinokulasi bakteri Klebsiella pneumoniae , kelompok kontrol positif (KP) dengan hewan coba yang terinokulasi bakteri Klebsiella pneumoniae dan diberi obat antibiotik standar berupa levofloxacin, Kelompok perlakuan 1 (P1) dengan hewan coba terinokulasi bakteri Klebsiella pneumoniae dan diberi minyak atsiri kayu manis dosis 360 mikroliter x 10^8 CFU / mikroliter, dan P2 adalah kelompok perlakuan dengan hewan coba terinokulasi bakteri Klebsiella pneumoniae dan diberi minyak atsiri kayu manis dosis 540 mikroliter x 10^8 CFU / mikroliter. Hewan coba akan diperiksa fisiologis dan radiografi toraks. Data dianalisis dengan uji parametrik TwoWay ANOVA dan uji nonparametrik Friedman.Penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan pada pemeriksaan radiografi toraks dengan nilai p = 0,012 (p < 0,05). Namun hasil menunjukkan tidak signifikan pada pemeriksaan fisiologis dengan nilai p = 0,059 (p < 0,05). Efektivitas minyak atsiri kayu manis pada pemeriksaan radiografi toraks hewan model pneumonia terbukti dan pada pemeriksaan fisiologis tidak terbukti
Prevalensi Dan Terapi Anomali Vaskular Pada Rongga Mulut Di Departemen Bedah Mulut Dan Maksilofasial
Bambang Hudiworo K.D;
Indra Hadikrishna;
Eka Marwansyah Oli’I
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2527
Anomali vaskular adalah kelainan kongenital dan abnormal neonatal bersifat benign lesions serta dapat terjadi di kepala-leher pada usia anak-anak dan dewasa dengan regio yang sering terjadi di lidah,bibir,mukosa bukal,dan palatum. Anomali vaskular diklasifikasikan menjadi dua klasifikasi utama,yaitu tumor vaskular dan malformasi vaskular. Penelitian dilakukan dengan studi deskriptif retrospektif dan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin. Kriteria inklusi penelitian yaitu rekam medis pasien terdiagnosa anomali vaskular periode Januari 2019–Desember 2020. Terdapat 38 kasus anomali vaskular pada rongga mulut yang dilakukan perawatan di Kelompok Staff Medis (KSM) Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS. Kelompok mayoritas pasien berusia 13-24 tahun sebanyak 21 orang. Pasien perempuan adalah golongan yang sering berobat di RSHS yaitu sebanyak 27 orang. Tipe anomali vaskular yang umum terjadi adalah vena malformasi berjumlah 18 kasus atau 47% dari seluruh total kasus. Regio yang sering terjadi adalah di labii inferior superior berjumlah 14 kasus atau 37%. Terapi yang sering diberikan adalah injeksi scleroting agent dan eksisi sebanyak 34 kasus. Anomali vaskular rongga mulut adalah kelainan yang sering ditemukan di KSM Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS dengan terapi yang umum diberikan adalah injeksi scleroting agent dengan tujuan untuk minimalisir komplikasi setelah tindakan operasi.
Efek Fukosantin Terhadap Luas Lesi Endometriosis Pada Mencit Model
Rini Aryani;
Stefani Harum Sari;
Fathia Kesuma Dinanti
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2529
Endometriosis merupakan penyakit ginekologi yang didefinisikan sebagai adanya pertumbuhan kelenjar dan stroma endometrium diluar rongga uterus dan mengakibatkan reaksi inflamasi kronis. Salah satu Patogenesis endometriosis berhubungan dengan inflamasi dan overekspresi proinflamasi, pelepasan sitokin pro-inflamasi, aktivasi nuclear factor-kappaB (NF-κB), serta infiltrasi makrofag dan limfosit. Mengetahui hubungan pemberian fukosantin, injeksi leuprolide acetate dan kombinasinya terhadap luas implan pada peritoneum mencit model endometriosis. Desain penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only group design. Penelitian dilakukan pada Juli - Desember 2018 di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Mencit berjumlah 28 ekor yang memenuhi kriteria inklusi dibagi dalam empat kelompok masing-masing berjumlah 7 ekor. Kelompok kontrol positif (K), kelompok leuprolide acetate (P1) kelompok fukosantin (P2), kelompok kombinasi leuprolide acetate dan fukosantin (P3). Luas implan endometriosis diukur dari luas penampangnya, lalu diukur menggunakan tracing computer. Analisis data dilakukan dengan Kruskal Wallis dilanjutkan dengan uji perbedaan antarkelompok Post Hoc (Mann Whitney U Test).Didapatkan hasil yang bermakna pada perbedaan luas implan dengan p= 0,001. Rerata luas implan cenderung tinggi pada kelompok K (control positif) (60,45±1,74) dan cenderung rendah pada kelompok P1 (Leuprolide acetate) (25,79±8,22). Fukosantin mempunyai hubungan pada luas implan endometriosis di peritoneum mencit model pada kelompok perlakuan.
Higiene Sanitasi Dan Keberadaan Bakteri Eschericia Coli Pada Kandang Ayam Broiler
Byantarsih Widyaningrum;
Erika Maria Resi
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2551
Perkembangan peternakan ayam broiler di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang ditandai dengan banyaknya pertumbuhan kandang ayam broiler. Higiene dan sanitasi kandang ayam yang buruk dapat memicu pertumbuhan bakteri Eschericia coli yang merupakan agen penyakit diare dan meningitis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi higiene sanitasi kandang ayam broiler dan mengetahui keberadaan bakteri Eschericia coli di dalam bangunan kandang ayam, jarak 5 meter dan 10 meter dari kandang ayam broiler di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survey dan analisis laboratorium. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kandang ayam broiler di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan teknik purposive sampling yang terdiri dari sampel kandang ayam berjumlah 18 kandang dan sampel bakteri udara berjumlah 54 plate. Pengambilan sampel dilakukan secara Cross Sectional. Data penelitian diambil menggunakan cheklist dan pemeriksan laboratorium, kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian hygiene sanitasi kandang ayam broiler di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang adalah termasuk dalam kriteria cukup (72,22%), dan ditemukannya bakteri Eschericia coli di udara dalam bangunan kandang dan sekitar lingkungan kandang pada jarak 5 dan 10 meter. Disarankan bagi pemilik kandang agar meningkatkan higiene dan sanitasi kandang ayam dengan cara membersihkan kandang dan wadah pakan ayam setiap hari dan melengkapi fasilitas sanitasi seperti sarana air bersih, CTPS, dan SPAL.
Edukasi Pola Hidup Sehat Pasca Pandemi Covid-19 Di Desa Karangnanas Sokaraja
Nurrekta Yuristrianti;
R. Prahardi
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2514
Corona Virus Disease (Covid-19) dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO pada tahun 2020 silam. Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. Covid-19 ditetapkan Pemerintah Indonesia sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan bencana non-alam yang berdampak terhadap berbagai aspek terutama kesehatan dan ekonomi. Dampak buruk pada aspek ekonomi mempengaruhi keadaan kesehatan. Banyak masyarakat kehilangan lahan pekerjaan akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan menurunnya pendapatan, sehingga berpengaruh terhadap pemilihan asupan sehari-hari. Pola hidup yang tidak sehat akan berdampak tidak baik bagi kesehatan. Walaupun saat ini Covid-19 sudah melandai, masyarakat tidak boleh lengah. Oleh karena itu, diperlukan pemberdayaan masyakarat. Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemampuan. Pemberdayaan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat pasca pandemi Covid-19. Pemberdayaan masyarakat dilakukan terhadap para Kader Kesehatan di Desa Karangnanas Sokaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif dengan Pre-test dan Post-test. Responden dalam penelitian ini adalah Kader Kesehatan. Hasil Pre-test dan post-test dianalisis untuk didapatkan hasil pengukuran dari edukasi yang diberikan. Setelah diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat pasca-pandemi Covid-19, terjadi peningkatan pengetahuan pada responden. Hal tersebut dilihat dari besarnya distribusi jawaban benar pada responden. Setelah dilakukan edukasi ini. Kader Kesehatan di Desa Karangnanas Sokaraja diharapkan dapat menggerakkan masyakarat untuk dapat menerapkan pola hidup sehat.
Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Dan Imt Terhadap Tingkat Keparahan Osteoatritis Lutut Di RSUD Gerung
Ad’dhien Surya Permana Suprapto;
Audi Hidayatullah Syahbani;
Muhammad Ashhabul Kahfi Mathar;
Henry Pebruanto
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2515
Osteoatritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan hyalin sendi, meningkatnya ketebalan serta sklerosis dari lempeng tulang, dan pertumbuhan osteofit pada lapisan sendi. Di Indonesia Prevalensi osteoartritis di Indonesia mencapai 5% pada usia di bawah 40 tahun, dan 30% pada usia 40-60 tahun, dan 65% pada usia lebih dari 60 tahun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh terhadap tingkat keparahan osteoartritis di Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju Gerung Lombok Barat Periode 2021.Penelitian ini menggunakan Studi Cross-Sectional dengan menggunakan 124 data rekam medis pasien Osteoartritis yang terdiri dari 47 pasien laki-laki dan 77 pasien perempuan. Tingkat keparahan osteoartritis dinilai menggunakan sistem penilaian Kellgren-Lawrence. Analisa statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi-Squere.Penelitian ini memperoleh 124 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variable yang terkait dengan derajat Kellgren-Lawrence adalah Usia (0,001), Jenis Kelamin (0,000), dan Indek Massa Tubuh (0,002). Terdapat Hubungan antara Usia, Jenis Kelamin, dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Tingkat Keparahan Osteoartritis
Hubungan Status Gizi Dan Status Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Laki-Laki Dewasa
Ni Wayan Paramitha Putri;
Risky Irawan Putra Priono;
Deny Sutrisna Wiatma;
Kadek Dwi Pramana
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2516
Hipertensi adalah keadaan ketika tekanan darah dalam pembuluh darah mengalami peningkatan, hal ini terjadi karena jantung bekerja lebih keras untuk memompa agar dapat memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh sehingga dapat memenuhi fungsi organ-organ vital. Status gizi dan status merokok merupakan faktor resiko terjadinya hipertensi.Mengetahui hubungan status gizi dan status merokok dengan kejadian hipertensi di RSUD Kota Mataram.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kota Mataram pada bulan November 2022. Sampel penelitian sebanyak 105 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank batas nilai signifikasi adalah (P-value ≤ 0,05).Penelitian ini menunjukan dari 105 responden, laki-laki dengan status gizi over weight dan hipertensi stage 2 sebanyak 29 orang (27,6%) dan terendah adalah kategori status gizi over weight dan tekanan darah yang normal sebanyak 6 orang (5,8%). Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa di RSUD Kota Mataram dengan nilai P-value 0,004 (p-value <0,05) dengan nilai koefision sebesar 0,279. Laki-laki dewasa yang memiliki status merokok dan hipertensi stage 2 sebanyak 42 orang (40%) dan terendah adalah kategori status merokok dan normal sebanyak 0 orang (0%). Terdapat hubungan status merokok dengan kejadian hipertensi di RSUD Kota Mataram dengan nilai p-value 0,00 (p-value <0,05) dengan nilai koefision sebesar 0,774.Terdapat hubungan antara status gizi dan status merokok dengan kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa di RSUD Kota Mataram
Hubungan Penggunaan Gawai Dan Kecanduan Game Online Dengan Insomnia Pada Siswa Sma N 2 Mataram
I Kadek Wahyu Sanjaya Kusuma;
Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti;
Nisia Putri Rinayu;
I Wayan Tunjung
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2518
Insomnia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau gangguan saat tidur, sehingga dapat mempengaruhi aktivitasnya. National Sleep Foundation (NSF) menyatakan prevalensi insomnia di Indonesia mencapai angka 70% dengan mengalami keluhan kesulitan untuk tidur setidaknya selama satu minggu sekali dan terdapat 30 juta orang sulit tertidur. Salah satu dari faktor yang menyebabkan seseorang mengalami insomnia diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk penggunaan gawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gawai dan kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMA N 2 Mataram pada tanggal 11 Januari 2023. Sampel penelitian sebanyak 100 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square.Responden yang menggunakan gawai berlebihan sebanyak 81 responden(81%) dan responden yang tidak menggunakan gawai berlebihan sebanyak 19 responden (19%). Diperoleh hasil bahwasanya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gawai dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram, dengan p-value 0,00 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram, dengan p-value 0,01 (p-value < 0,05).Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gawai dan kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram.