cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,502 Documents
Eksplorasi Praktik Pemberian Asi, MP-ASI, Dan PHBS Pada Keluarga Dengan Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Lor Fina Fasikhatul Ummah; Jati Kusuma Wardhani; Kanti Ratnaningrum
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.23815

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik pola pengasuhan keluarga pada balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 4 informan utama, 4 informan kunci, dan 2 informan triangulasi. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengasuhan keluarga belum sepenuhnya sesuai dengan rekomendasi kesehatan, terutama pada aspek pemberian ASI, MPASI, dan PHBS. Sebagian besar ibu tidak memberikan ASI eksklusif selama enam bulan penuh, praktik MPASI masih bervariasi dalam waktu, frekuensi, jenis, dan kebersihan penyajian, serta penerapan PHBS belum konsisten. Temuan juga menunjukkan bahwa pengetahuan, kebiasaan keluarga, dan dukungan sosial memengaruhi praktik pengasuhan tersebut. Dapat disimpulkan bahwa pola pengasuhan yang belum optimal berkontribusi terhadap terjadinya stunting pada balita, sehingga diperlukan edukasi gizi yang berkelanjutan dan pendampingan keluarga oleh tenaga kesehatan.
Studi Kasus Pemanfaatan Video Senam Hamil Dan Pijat Oksitosin Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Dan Nyeri Persalinan Pada Ibu Multigravida Yuliana Wiguntoro; Yosi Oktri; Sofa Fatonah H.S; Silvi Nuryanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.22114

Abstract

Nyeri persalinan dialami oleh 85-90% ibu bersalin, yang sering kali disertai dengan keluhan nyeri punggung pada trimester III. Intervensi non-farmakologis melalui media video edukasi dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan tersebut. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif menggunakan video senam hamil dan pijat oksitosin untuk mengurangi nyeri punggung serta nyeri persalinan pada Ny. "P". Desain penelitian ini adalah studi kasus deskriptif pada satu subjek, yaitu Ny. "P" (G3P2A0), yang diikuti sejak usia kehamilan 32 minggu 5 hari hingga masa nifas dan ber-KB. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi klinis dengan instrumen Numeric Rating Scale (NRS), dan dokumentasi SOAP. Pendampingan senam hamil secara rutin berbantuan video berhasil menurunkan keluhan nyeri punggung dari skala NRS 6 hingga hilang sepenuhnya. Intervensi pijat oksitosin melalui video yang diberikan 2 kali dengan durasi 3-5 menit pada kala I fase aktif berhasil menurunkan skala nyeri persalinan dari NRS 10 (nyeri berat) menjadi NRS 4 (nyeri ringan). Penerapan video senam hamil dan pijat oksitosin disertai dengan penurunan intensitas nyeri punggung dan nyeri persalinan pada subjek yang diteliti. Secara metodologis, hasil studi kasus satu subjek ini tidak dapat digunakan untuk membuktikan efektivitas intervensi secara luas. Video edukasi kedua intervensi ini dapat diintegrasikan dalam program prenatal untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil.
Hubungan Pola Makan, Pantangan Makanan, dan Pendapatan Keluarga terhadap Kejadian KEK pada Ibu Hamil di Puskesmas Kedurus Yovanny Sayidina Mariyam; Widati Fatmaningrum; Andriyanti Andriyanti; Sofia Al Farizi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.24001

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) masih menjadi masalah gizi pada ibu hamil yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi kehamilan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi risiko KEK pada ibu hamil di Indonesia sebesar 16,9%, meningkat dari 10,6% pada tahun 2018. Di Jawa Timur, prevalensi KEK mencapai 19,6%, sedangkan di Kota Surabaya sebesar 15% dan Puskesmas Kedurus Surabaya menempati angka tertinggi ibu hamil mengalami KEK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan, pantangan makanan, dan pendapatan keluarga dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedurus Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan keluarga berhubungan secara signifikan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil (p = 0,010), sedangkan pola makan dan pantangan makanan tidak berhubungan secara signifikan (p 0,05).
Prevalensi Dan Karakteristik Pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV) Usia Remaja di RSUD Undata Kota Palu Tahun 2020 – 2024 Trianita Naftali Paelongan; Intania Riska Putrie; Devi Oktafiani; Mohammad Zainul Ramadhan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23430

Abstract

Prevalensi Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Indonesia dan dunia terus meningkat, sementara remaja menjadi kelompok paling rentan akibat perilaku berisiko, kurangnya edukasi kesehatan reproduksi, dan terbatasnya data pada kelompok usia remaja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap data sekunder dari 18 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan prevalensi tertinggi terjadi pada tahun 2022 dan 2024 (23,8%) dan terendah pada 2020–2021 (16,6%), dengan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (83,3%), berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (38,9%), mengalami anemia (66,7%), dan sebagian besar tidak menderita infeksi oportunistik (66,7%). Jenis infeksi oportunistik yang ditemukan meliputi tuberculosis (16,7%), kandidiasis (11,1%), dan diare kronis (5,5%). Kejadian HIV pada remaja menunjukkan pola fluktuatif dengan dominasi pada laki-laki berpendidikan dasar, sehingga diperlukan penguatan program edukasi dan pencegahan berbasis kesehatan reproduksi untuk menekan risiko penularan HIV di kelompok usia ini. Temuan ini menjadi dasar dalam penguatan program skrining dini dan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja di daerah dengan beban HIV tinggi.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Keyakinan Dan Dukungan Orang Tua Terhadap Kebersihan Pribadi Mahasiswa Di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Rezha Wahyu Nugraha; Samino Samino; Noviansyah Noviansyah; Sudjarwo Sudjarwo; Sutikno Sutikno
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.25200

Abstract

Kebersihan pribadi mahasiswa asrama sangat penting bagi kesehatan dan kenyamanan selama menempuh studi. Green Dormitory Universitas Malahayati menampung mahasiswa dari berbagai latar belakang yang beragam. Faktor pengetahuan, sikap, keyakinan, dan dukungan orang tua diduga berperan dalam perilaku kebersihan pribadi mahasiswa. Lingkungan yang bersih dan sehat di asrama dapat terwujud melalui perilaku hidup bersih para penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aspek-aspek tersebut dengan kebersihan pribadi mahasiswa di Green Dormitory Universitas Malahayati. Metode yang digunakan adalah studi analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 209 responden yang dipilih secara random sampling sesuai kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik ganda untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan.Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden masuk kategori baik pada masing-masing variabel, yaitu pengetahuan (68,9%), sikap (62,2%), dukungan orang tua (78,5%), keyakinan (67,9%), dan perilaku kebersihan pribadi (60,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kebersihan pribadi (p-value = 0.008; OR = 2.33), sikap dengan kebersihan pribadi (p-value = 0.000; OR = 3.20), keyakinan dengan kebersihan pribadi (p-value = 0.037; OR = 1.95), dan dukungan orang tua dengan kebersihan pribadi (p-value = 0.009; OR = 2.56). Sikap merupakan faktor dominan dengan odds ratio tertinggi yaitu OR = 2.474. Seluruh hasil analisis menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut berkontribusi penting dalam membentuk perilaku kebersihan pribadi mahasiswa, dengan sikap menjadi faktor paling berpengaruh di asrama Green Dormitory Universitas. Universitas dan asrama diharapkan menjaga dan meningkatkan fasilitas serta edukasi kebersihan, memanfaatkan teknologi, dan memberikan penghargaan kepada penghuni yang konsisten bersih. Mahasiswa perlu membiasakan perilaku hidup bersih dan memanfaatkan fasilitas dengan baik, serta saling memberi contoh. Monitoring, sosialisasi rutin, dan komunikasi dengan orang tua perlu diperkuat untuk menciptakan budaya hidup bersih di lingkungan asrama.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Temper Tantrum Anak Usia Prasekolah di TK Dharma Wanita Kecamatan Turen Kabupaten Malang Intan Nur Ita Anggorowati; Juliati Koesrini; Ratna Roesardhyati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23985

Abstract

Temper tantrum yaitu bentuk luapan emosi yang sering terjadi pada anak usia prasekolah, ditandai oleh reaksi berlebih seperti kemarahan yang diakibatkan oleh kondisi anak ketika anak belum mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Salah satu yang mempengaruhi perilaku tersebut yaitu pola asuh orang tua. Studi ini bertujuan untuk menelaah antara pola asuh orang tua dengan temper tantrum pada anak prasekolah (5-6 tahun) Di Tk Dharma Wanita kecamatan turen, Kabupaten Malang. Penelitian ini memakai  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Sebanyak 33 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire – Versi Pendek (PSDQ-SV) serta kuesioner temper tantrum. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai p sebesar 0,016 (p 0,05) dan koefisien korelasi −0,415, yang menandakan adanya hubungan signifikan dengan arah negatif serta kekuatan sedang antara pola asuh dan perilaku temper tantrum pada anak. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola asuh demokratis berkontribusi dalam menurunkan kejadian temper tantrum.
Hubungan Kadar Asam Urat terhadap Stadium Gagal Ginjal Kronik pada Pasien di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung Muhamad Hatami Rafsandjani; Ade Utia Detty; Festy Ladyani M; Tessa Sjahriani; Muhammad Nur
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.22101

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan kondisi menurunnya fungsi ginjal secara progresif selama kurun waktu tertentu. Prevalensi penyakit GGK ini cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian terbanyak ke-12 di seluruh dunia. Salah satu faktor yang diduga berkaitan erat dengan progresivitas GGK ialah kadar asam urat yang tinggi (hiperuresemia). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan kadar asam urat terhadap stadium gagal ginjal kronis pada pasien di RS Bintang Amin Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam medis 49 pasien GGK di RS Bintang Amin Tahun 2025 dan dianalisis secara statistik menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh laki-laki sebanyak 26 orang (53,1%) dan pasien dengan kelompok usia 45-65 tahun sebanyak 27 orang (55,1%). Selain itu, sebanyak 39 pasien (79,6%) memiliki kadar asam urat tinggi dan 33 orang (67,35%) dari jumlah tersebut berada pada stadium berat GGK (stadium 4-5). Kesimpulan : ada hubungan yang signifikan antara kadar asam urat dengan stadium GGK, dengan nilai p=0,019 (p0,05) dan nilai odds ratio (OR) sebesar 2,7 (CI 95%; 1,31-5,65)
Entomoterapi Sebagai Pendekatan Baru Dalam Pengembangan Agen Terpeutik Berbasis Insekta: Sebuah Tinjauan Naratif Kiky Martha Ariesaka; Moh. Mirza Nuryady; Angelica Igsanti Putri; Anindya Zerlina Tsaqif
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23735

Abstract

Entomoterapi, yaitu pemanfaatan insekta dan produk turunannya sebagai agen terapeutik, semakin menarik perhatian sebagai sumber senyawa bioaktif baru dalam dunia medis. Meskipun penggunaan insekta telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional, bukti ilmiah terkait efektivitas dan keamanan kliniknya masih terbatas. Tinjauan ini merangkum temuan terkini mengenai senyawa terapeutik berbasis insekta serta menilai potensi farmakologisnya. Berbagai molekul yang dihasilkan oleh insekta menunjukkan aktivitas antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, imunomodulator, antitumor, dan penyembuhan luka, sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dalam bidang biomedis. Artikel ini disusun menggunakan pendekatan narrative review melalui penelusuran Pustaka pada PubMed, Scopus, ScienceDirect dan Google Scholar terhadap publikasi tahun 2015-2025 dengan focus pada senyawa bioaktif insekta dan aplikasinya dalam bidang medis. Karakterisasi molekuler, standarisasi metode ekstraksi, penentuan dosis, serta profil toksisitas masih belum memadai. Isu keamanan, terutama alergenisitas dan kemungkinan reaktivitas silang, juga belum dipahami dengan baik sehingga menghambat penerapannya secara klinis. Perbedaan spesies insekta, teknik preparasi, dan variasi kandungan bioaktif turut menjadi tantangan dalam memastikan reprodusibilitas dan standardisasi terapeutik. Bukti yang tersedia, sebagian besar berasal dari penelitian in vitro dan in vivo, menunjukkan prospek yang menjanjikan tetapi belum cukup kuat untuk memastikan efikasi klinis. Diperlukan penelitian komprehensif melalui uji terkontrol, penelusuran mekanisme kerja, dan evaluasi efek samping untuk memvalidasi manfaat entomoterapi dan memastikan keamanannya. Secara keseluruhan, entomoterapi menawarkan peluang besar sebagai pendekatan terapeutik baru, namun memerlukan dasar ilmiah yang lebih kuat sebelum dapat diintegrasikan ke dalam praktik kedokteran modern.
Hubungan Usia Dan Konsumsi Buah Dengan Prevalensi Osteoporosis Di Kelurahan Pejagan Dan Pangeranan Kecamatan Bangkalan Vanessa Brighita Palangan; Rafi Asmoroqondi Yuwono; Lusiani Tjandra; Novina Aryanti; Sri Lestari Utami
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.24029

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang umum terjadi pada lanjut usia dan ditandai dengan penurunan kepadatan mineral tulang. Usia dan konsumsi buah merupakan faktor penting yang memengaruhi kesehatan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia dan konsumsi buah dengan prevalensi osteoporosis di Kelurahan Pejagan dan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, pada tahun 2024. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 80 responden berusia 40–80 tahun. Hasil pemeriksaan densitas tulang menunjukkan 54 responden (67,5%) mengalami osteoporosis, 22 responden (27,5%) mengalami osteopenia, dan 4 responden (5%) memiliki kepadatan tulang normal. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dengan prevalensi osteoporosis (p=0,035; r=0,236), di mana semakin tinggi usia, risiko osteoporosis meningkat. Selain itu, konsumsi buah juga berhubungan signifikan dengan prevalensi osteoporosis (p=0,032; r=-0,240), dengan konsumsi buah yang cukup berperan dalam menurunkan risiko osteoporosis. Kesimpulan: usia lanjut dan rendahnya konsumsi buah memiliki hubungan terhadap meningkatnya prevalensi osteoporosis. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada edukasi diet sehat dengan meningkatkan konsumsi buah serta melakukan skrining rutin pada kelompok usia berisiko tinggi.
Subcutaneous Mastectomy In Persistent Pubertal Gynecomastia: A Case Report Putu Agus Sukarna; Ida Ayu Dewi Dhyani; I Gde Komang Agung Tresna Rahayudi; Agus Arya Mahottama; Ni Made Indah Prasatiya Ningsih
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.23786

Abstract

Gynecomastia Is An Enlargement Of The Glandular Tissue Of The Breast In Men Due To Proliferation Of Ducts And Stroma, Usually Due To An Imbalance In The Estrogen/Androgen Ratio. It Can Be Caused By Physiological (Neonatal, Puberty, Aging), Medications, Endocrine Disorders, Systemic Diseases, And Hormone-Producing Tumors. A Structured Evaluation Is Essential To Rule Out Pathological Causes. A 19-Year-Old Male With Onset Of Gynecomastia At 15 Years Of Age (Initial Size Of A Corn Kernel, Then Progressed To The Size Of A Ping-Pong Ball). No Pain, Discharge, Or Trauma History. Patient Had An Older Sister With Leukemia. No History Of Medication, Steroid, Or Supplement Use. During Physical Examinations Were Found A Left Subareolar Mass, Firm, Painless, Without Axillary Adenopathy. Breast Ultrasound Observed Dense Glandular Pattern Without Suspicious Solid Mass. Subcutaneous Mastectomy Was Done, The Masses Appeared Solid, Grayish-White, And Rubbery. Fibrocollagenous Tissue And Fat With Several Epitheliosis Was Observed Under Microscope. Final Diagnosis Was Persistent Pubertal Gynecomastia (Idiopathic, Possibly Influenced By Hormonal/Genetic Factors). Adolescents With Persistent Gynecomastia Require A Multidisciplinary Approach: A Comprehensive History, Complete Physical Examination, And Imaging Studies, And Psychosocial Considerations. A Family History Of Blood Cancer Should Be Noted, But A Causal Relationship With Gynecomastia Is Indirect And Requires Further Evaluation If Systemic Findings Are Present.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 8 (2026): Volume 13 Nomor 8 Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7 Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6 Vol 13, No 5 (2026): Volume 13 Nomor 5 Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue