cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
PERBANDINGAN KADAR LEUKOSIT DARAH PADA PASIEN APENDISITIS AKUT DAN APENDISITIS PERFORASI DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH Aya Sophia; Muhammad Hendro Mustaqim; Fakhrul Rizal
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v7i3.3134

Abstract

Apendisitis didefinisikan sebagai peradangan pada apendiks vermiformis (kantong cacing) yang merupakan darurat bedah paling umum pada anak-anak dan dewasa muda dengan nyeri perut. Apendisitis diduga disebabkan oleh obstruksi lumen apendiks oleh faecalith, stasis faecal, hiperplasia limfoid atau caecal neoplasma dan berbagai infeksi oleh patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar leukosit darah pada apendisitis akut dan apendisitis perforasi di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei studi retrospektif dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan data dari catatan rekam medis. Jumlah sampel yang digunakan 89 orang yang terdiri dari 56 orang pasien apendisitis akut dan 33 orang pasien apendisitis perforasi. Analisis data menggunakan Uji T-test sampel tidak berpasangan (Independent sample t-test).  Nilai rerata leukosit darah pada pasien apendisitis akut sebesar 10.741,8 sel/mm3 dan apendisitis perforasisebesar 20.023,6 sel/mm3. Hasil penelitian ini menunjukan nilai p-value pasien apendisitis akut dan apendesitis perforasi masing-masing adalah P= 0,239 dan P=0,749. Uji Independent sample t test diperoleh statistik uji t sebesar -11,963 dengan P<0,001. Terdapat perbedaan antara kadar leukosit darah pada pasien apendisitis akut dan apendisitis perforasi.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA DI PT SUNAN RUBBER PALEMBANG Ria Febriyanti; Welly Suwandi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i2.4283

Abstract

Perilaku tidak aman adalah tipe perilaku yang mengarah pada kecelakaan seperti bekerja tanpa menghiraukan keselamatan, melakukan pekerjaan tanpa izin, menyingkirkan peralatan keselamatan, operasi pekerjaan pada kecepatan berbahaya, menggunakan peralatan tidak standar, bertindak kasar, kurang pengetahuan, cacat tubuh, atau keadaan emosi yang terganggu. Menurut ILO, setiap tahun ada lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya di tempat kerja. Terlebih lagi, 1,2 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan sakit di tempat kerja. Angka menunjukkan,  biaya manusia dan sosial dari produksi terlalu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan faktor-faktor  pendidikan dengan perilaku tidak aman pada pekerja di PT Sunan Rubber Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian produksi di PT Sunan Rubber Palembang dengan jumlah sampel 69 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data primer dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi- square dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Penelitian ini dilaksanakan di PT Sunan Rubber Palembang. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pendidikan (p=0,004). Simpulan penelitian ini ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan perilaku tidak aman Disarankan untuk lebih meningkatkan sosialisasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan kesehatan kerja (K3) untuk menambah wawasan pekerja dalam berperilaku sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja oleh perilaku tidak aman.
PENGARUH KOPI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS ABULYATAMA Sefira Uhya; Mursyida Mursyida; Iziddin Fadhil
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i1.3580

Abstract

Latar Belakang kopi merupakan salah satu minuman yang terkandung komponen kafein didalamnya serta memiliki efek pada sistem saraf pusat sehingga meningkatkan kinerja otak dengan menstimulasi area broadmann pada bagian prefrontalis pada daerah 9, 10, 11, 12 yang berperan dalam penyimpanan memori yaitu dapat memuat kemampuan berpikir untuk menyimpan, mempertahankan, mengingat, menilai, orientasi, persepsi dan memperhatikan informasi yang diterima oleh individu. Tujuan Penelian untuk mengetahui efek mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein terhadap Mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama. Metode tipe penelitian ini eksperimental sungguhan. Subjek penelitian terdiri atas 36 orang dengan usia 18-24 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 18 responden minum kopi dan 18 responden tidak minum kopi. data yang diukur adalah perbedaan skor memori jangka pendek. Pemberian secangkir kopi seduh dalam sekali minum sebanyak 20 gram bubuk kopi dan 150 liter air. Analisis data menggunakan uji “t” tidak berpasangan dengan α ꞊ 0,05. Hasil rata-rata poin memori jangka pendek setelah minum kopi sebesar 26.9444 lebih besar dari rata-rata poin memori jangka pendek yang tidak minum kopi yaitu sebesar 23,0000 dari uji statistik independent sample T-test menunjukkan (2-tailed) < tailed. Hal ini membuktikan cenderung adanya perbedaan selisih peningkatan memori jangka pendek antar minum kopi dan tidak minum kopi. Kesimpulan kopi meningkatkan memori jangka pendek.
STUDI LITERATUR : HUBUNGAN VITAMIN E ASETAT PADA ROKOK ELEKTRIK DENGAN KEJADIAN EVALI (E-Cigarette, or Vaping, Product Use Associated Lung injury) Putri Radhiah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v7i4.3207

Abstract

Survei menunjukkan lebih dari dua pertiga perokok menggunakan rokok elektrik sebagai salah satu cara berhenti merokok. Bertentangan dengan klaim aman yang dipasarkan ke publik, rokok elektrik baru-baru ini dilaporkan menimbulkan penyakit terbaru yaitu E-Cigarette, or Vaping, Product Use Associated Lung injury (EVALI). Kasus EVALI pertama kali dilaporkan pada Agustus 2019 dan mencapai puncak pada September 2019. Hingga 21 Januari 2020, tercatat 2.711 pasien terkonfirmasi menderita EVALI di Amerika Serikat. Beberapa zat kimia yang terkandung pada rokok elektrik dicurigai menyebabkan EVALI, salah satunya adalah vitamin E asetat. Artikel ini bertujuan mengkaji literatur-literatur terbaru mengenai hubungan vitamin E asetat terhadap kejadian EVALI. Berdasarkan hasil kajian, sebagian besar pasien EVALI (>90% dari pasien EVALI yang diuji) terdeteksi adanya vitamin E asetat pada cairan bronchoalveolar lavage (BAL). Makrofag lipidladen juga terdeteksi pada tikus yang dipaparkan VEA aerosol, jenis makrofag yang selalu pada cairan BAL pasien EVALI. Berdasarkan beberapa bukti yang ditemukan, dapat disimpulkan bahwa vitamin E asetat memiliki hubungan yang erat dengan penyakit EVALI.
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA BURNOUTPADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS ABULYATAMA Anaiya Lutfia; Ade Kiki Riezky; Syarifah Nora Andriaty
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i2.4058

Abstract

Burnout adalah kondisi seseorang yang mengalami kelelahan fisik dan psikologis akibat tuntutan pekerjaan dan emosional.Untuk menghindari terjadinya burnout maka dilakukan penelitian mengenai faktor penyebab terjadinya burnout yang dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab burnout berdasarkan jenis kelamin, asal daerah, penyesuaian diri dan lingkungan pembelajaran.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan uji F. Sampelpada penelitian ini berjumlah 272 responden.Hasil penelitian dapat dilihat dari masing-masing faktor penyebab diantaranya variabel jenis kelamin laki- laki dan perempuan berada pada nilai rata-rata 4.11 dan 3.74.Sedangkan pada variabel asal daerah yang berasal dari daerah Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh dan daerah luar Aceh berada pada nilai rata-rata 3.45, 3.86, dan 3.9.Hal ini menandakan bahwa variabel jenis kelamin dan asal daerah variabel tidak mempengaruhi terjadinya burnout pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama.Pada variabel penyesuaian diri memperoleh nilai signifikan 0.001 dan lingkungan pembelajaran memperoleh nilai signifikan 0.000, dari nilai signifikan yang diperoleh dari masing-masing faktor didapatkan nilai signifikan < 0.05.Hal ini menandakan bahwa adanya hubungan antara penyesuaian diri dan lingkungan pembelajaran dengan terjadinya burnout pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama.
EFEKTIVITAS TERAPI WATER BASED EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK PADA PASIEN PASCA STROKE Shabrina Riandini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v7i3.2959

Abstract

Stroke selama 15 tahun terakhir menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia, selain itu stroke juga merupakan penyebab disabilitas fisik pada lansia dan usia produktif. Faktor risiko terjadinya stroke dibagi menjadi faktor yang dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Faktor yang paling sering menjadi pemicu terjadinya stroke adalah hipertensi. Stroke memiliki berbagai gejala tergantung dari bagian otak mana yang mengalami gangguan. Akibat stroke yang paling banyak dialami pasien diantaranya hemiparesis dan tidak mampu berjalan tanpa bantuan orang lain. Sehingga tatalaksana yang komprehensif perlu melibatkan rehabilitasi medik dengan tujuan mengembalikan kemampuan pasien dalam mengurus dirinya sendiri dan melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bantuan orang lain. Rehabilitasi medis untuk meningkatkan kemampuan motorik dibagi menjadi 2 tipe, yaitu water based exercise dan land based exercise. Pasien yang menjalani terapi water based exercise memiliki peningkatan kemampuan berjalan serta keseimbangan yang lebih baik dibandingkan pasien yang hanya menjalani land based exercise. Dengan menggabungkan water based exercise dan land based exercise mampu meningkatkan kekuatan otot, kualitas hidup, serta keberlanjutan terapi pasien karena lebih menyenangkan.
EVALUASI PENERAPAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS RAWAT INAP SUKOHARJO PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN 2020 (STUDI KASUS PASCA AKREDITASI) Rinto Hadiarto; Fitri Eka Sari; Vera Yulyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i1.3951

Abstract

Keselamatan pasien tidak hanya diterapkan di rumah sakit namun juga pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan salah satunya yaitu puskesmas. Dari data Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP) UPT Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo tahun 2017, masih terdapat insiden keselamatan pasien dan belum tercapainya target enam sasaran keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran atau informasi yang lebih mendalam tentang evaluasi penerapan sasaran keselamatan pasien di UPT Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Pringsewu Lampung tahun 2020. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, FGD, telaah dokumen dan observasi. Informan 20 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Komponen yang diteliti mengenai input (sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana, kebijakan dan SOP). Proses yaitu pelaksanaan penerapan sasaran keselamatan pasien. Output dari capaian penerapan. Analisis data menggunakan model interaktif serta validitas data dengan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian komponen input tim PMKP dibentuk namun belum bekerja optimal. Belum ada dana khusus untuk keselamatan pasien. Sarana dan prasarana ada beberapa yang kurang. Kebijakan dan SOP sudah ada dan disosialisasikan. Proses belum maksimal, karena belum semua petugas melaksanakan dan belum menjadi budaya bagi petugas. Output belum mencapai target yang diharapkan dengan nilai rata-rata capaian 74,03% (standar 100%).
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER TERHADAP KURIKULUM TERSEMBUNYI Sari Fadila; Syarifah Nora Andriaty; Ade Kiki Riezky
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v7i4.3489

Abstract

Kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum implisit, serangkaian pelajaran, nilai, dan perspektif yang tidak tertulis, tidak resmi, dan tidak disengaja yang dipelajari dalam pendidikan. Kurikulum tersembunyi dalam proses pendidikan mendorong agar terbentuknya profesionalisme, etika, altruisme, empati, dan kepemimpinan yang merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa program studi pendidikan dokter terhadap kurikulum tersembunyi di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian lembar kuesioner. Sampel dalam penelitian adalah mahasiswa preklinik dan klinik program studi pendidikan dokter yang berjumlah 167 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk memperoleh deskripsi frekuensi pada setiap variabel berupa status akademik, jenis kelamin dan tingkat profesionalisme, altruisme, etika, empati dan kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan status akademik, diperoleh distribusi responden mahasiswa pre-klinik 136 (74.3%) dan klinik 31 (16.9%). Distribusi berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki 51 (30.5%), dan perempuan 116(69.5%). Distribusi pemahaman tentang kurikulum tersembunyi pada mahasiswa pre-klinik menunjukkan 100% untuk aspek profesionalisme dan empati, 98.5% untuk aspek etika dan altruisme, serta 97% untuk aspek kepemimpinan. Pada mahasiswa klinik menunjukkan 100% untuk aspek profesionalisme, etika, altruisme, dan empati, serta 87% untuk aspek kepemimpinan. Pada responden alumni menunjukkan 100% untuk seluruh aspek. Kesimpulannya bahwa mahasiswa preklinik dan klinik program studi pendidikan dokter memiliki pemahaman yang baik terkait kurikulum tersembunyi
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS HAJI PEMANGGILAN KECAMATAN ANAK TUHA KAB. LAMPUNG TENGAH Muhammad Yunus; I Wayan Chandra Aditya; Dwi Robbiardy Eksa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i3.5193

Abstract

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan penderita hipertensi akan terus meningkat seiring jumlah penduduk yang bertambah dan diperkirakan 29% warga dunia akan terkena hipertensi. Hipertensi juga menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyebab hipertensi sangat erat hubungannya dengan faktor genetic seperti usia dan jenis kelamin, serta gaya hidup dan pola makan. Di Puskesmas Haji Pemanggilan hipertensi menduduki lima besar penyakit terbanyak yang diderita masyarakat dan terus meningkat setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan usia dan jenis kelamin dengan kejadian Hipertensi di Puskesmas Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien yang berobat di Balai Pengobatan Puskesmas Haji Pemanggilan tahun 2020 dengan jumlah sampel yang terpilih sebanyak 268 pasien dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar check-list dan pengolahan data menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi usia terbanyak adalah 51-60 sebanyak 135 pasien (50,4%), distribusi frekuensi jenis kelamin wanita sebanyak 160 responden (59.7%) dan untuk pre hipertensi sebanyak 77 pasien (28,7%), hipertensi Stage I sebanyak 76 pasien (28,4%), dan hipertensi stage II sebanyak 22 pasien (8,2%). Ada hubungan usia dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value= 0,000, namun jenis kelamin tidak berhubungan dengan nilai p value= 0,841. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan usia dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Haji Pemanggilan Tahun 2020 sehingga diperlukan upaya pencegahan dengan promosi kesehatan khususnya pada pasien yang memasuki usia lanjut.
PENILAIAN RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT (EHRA) DI KELURAHAN KERTAPATI Arie Wahyudi; Chairil Zaman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i3.4294

Abstract

Sanitasi merupakan salah satu prasarana dasar perkotaan dan memerlukan perhatian yang khusus dalam pengelolaannya. Risiko sanitasi didefinisikan sebagai penurunan kualitas hidup, kesehatan dan lingkungan yang disebabkan oleh rendahnya akses terhadap layanan dan fasilitas sanitasi serta buruknya perilaku higiene. Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) merupakan salah satu studi primer yang memberi data ilmiah dan faktual tentang ketersediaan layanan sanitasi serta perilaku dalam rumah tangga. Studi EHRA berfokus pada fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat, seperti air minum, layanan pembuangan sampah, jamban, dan saluran pembuangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang representatif tentang kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat di tingkat kelurahan/desa yang berisiko terhadap kesehatan lingkungan, serta memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya layanan sanitasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan adalah random sampling. Kesimpulan didapatkan bahwa penyaluran air limbah rumah tangga masih menggunakan saluran terbuka ke sungai, rawa/selokan dan genangan air.

Page 27 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue