cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,273 Documents
PENGARUH BISING MESIN GILING TERHADAP FUNGSI PENDENGARAN PADA PEKERJA DI PTPN 7 PEWA NATAR, LAMPUNG SELATAN fatah Satya Wibawa; Ringgo Alfarisi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.511 KB) | DOI: 10.33024/.v1i3.674

Abstract

Latar Belakang, Kebisingan adalah terjadinya bunyi yang tidak dikehendaki sehingga mengganggu atau membahayakan kesehatan.1 Pengaruh bising pada pekerja yaitu pengaruh Auditorial berupa tuli akibat bising (Noise Induced Hearing Loss/NIHL) dan umumnya terjadi pada lingkungan kerja dengan tingkat kebisingan tinggi.4 Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh bising mesin giling terhadap fungsi pendengaran pada pekerja di PTPN 7 Pewa Natar, Lampung Selatan. Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan secara cross sectional yaitu variabel bebas dan variabel terikat diobservasi hanya sekali pada saat yang sama. Populasi dari penelitian ini adalah semua pekerja di bagian mesin giling atau pengolahan di PTPN 7 Pewa Natar, Lampung Selatan. Jumlah sampel 77 orang yang diambil dengan metode purposive sampling dari seluruh populasi yang ada sebanyak 97 orang. Data diperoleh menggunakan alat ukur garpu tala. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Gangguan fungsi pendengaran rata – rata terjadi pada pekerja yang bekerja di lingkungan kerja dengan intensitas tinggi sebesar 94,7 %, dan pekerja yang terpajan bising lama sebesar 68,5 %. Ada hubungan yang bermakna antara intensitas kebisingan, lama pajanan bising dengan terjadinya gangguan fungsi pendengaran. Kesimpulan Ada hubungan yang bermakna antara intensitas kebisingan, lama pajanan bising dengan terjadinya gangguan fungsi pendengaran.
Faktor Risiko Kejadian TB Paru Di Puskesmas Hutarakyat Sidikalang Tahun 2017 Sehra Banu; Rahmadani Sitepu; Refi Sulistiasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.933 KB) | DOI: 10.33024/.v5i4.945

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah utama kesehatan secara global di dunia dan menyebabkan tingkat morbiditas pada jutaan orang setiap tahunnya. Tujuan penelitan ini adalah menganalisis faktor risiko kejadian TB Paru di Puskesmas Hutarakyat Sidikalang. Jenis penelitian ini analitik dengan rancangan penelitian case control.Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 44 kasus dan 44 kontrol yang diperoleh dengan menggunakan purposive sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan analisis faktor umur terhadap TB Paru p=0,003, analisis faktor status gizi terhadap TB Paru p=0,001, analisis faktor penghasilan terhadap TB Paru p=0,002, analisis faktor pendidikan terhadap TB Paru p=0,184, analisis faktor kebiasaan merokok terhadap TB Paru p=0,001, analisis faktor kepadatan hunian terhadap TB Paru p=0,001, analisis faktor pencahayaan hunian terhadap TB Paru p=0,034, analisis faktor jenis kelamin terhadap TB Paru p=1,00, analisis faktor suku terhadap TB Paru p=0,01. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara umur, status gizi, penghasilan, kebiasaan merokok, kepadatan hunian, pencahayaan hunian, dan suku terhadap kejadian TB Paru. Saran kepada semua pihak baik dinas, puskesmas dan masyarakat saling bekerjasama dalam hal mencegah penularan penyakit TB Paru.
GAMBARAN GEJALA KLINIS DAN HASIL PEMERIKSAAN CT SCAN KEPALA PADA PASIEN CEDERA KEPALA DENGAN GCS 13-15 DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT SARAF BOUGENVIL RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Sandhy Arya Pratama
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.87 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v7i2.2746

Abstract

Cedera kepala adalah salah satu penyebab kematian utama dikalangan usia produktif antara 15-44 tahun. Computed Tomography Scan (CT Scan) Kepala mempunyai indikasi untuk cidera kepala sedang sampai berat, sedangkan cedera kepala ringan diperlukan hanya untuk indikasi tertentu.6 Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran gejala klinis dan hasil pemeriksaan CT Scan kepala pada cedera kepala dengan GCS (Glasgow Coma Scale) 13-15. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi retrospektif.26 Penelitian ini melibatkan 99 sampel pasien yang ditentukan yang datang berobat dan dirawat di Ruang Rawat Inap Penyakit Saraf Bougenvil RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Data dianalisis dan di interpretasikan dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan penderita cedera kepala dengan GCS 13-15 terbanyak berdasarkan Umur dijumpai pada kelompok umur 17-25 tahun sebanyak 22 kasus (22,2%). Sebagian besar pasien cedera kepala berjenis kelamin Laki-laki yaitu sebanyak 72 orang (72,7%). Sebagian besar pasien memiliki aktivitas atau pekerjaan sebagai pelajar sebanyak 28 orang (28,3%). Penyebab cedera terbanyak dari kecelakaan lalu lintas sebanyak 85 orang (85,9%). Sebagian besar memiliki gejala klinis sakit kepala yaitu sebanyak sebesar 81 orang. Pasien memiliki hasil pemeriksaan CT Scan kepala abnormal yaitu sebesar 61 orang (61,6%). Kelainan yang didapat yaitu fraktur kranial sebanyak 11 orang (11,1%), SDH sebanyak 10 orang (10,1%), EDH sebanyak 6 orang (6,1%), SAH sebanyak 6 orang (6,1%), Edema serebri sebanyak 6 orang (6,1%), ICH sebanyak 3 orang (3,0%).
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KADAR KOLESTERO L TOTAL PADA ORANG LAN SIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IRINGMU LYO METRO TIMUR KOTA METRO TAHUN 2016 Zulfian Zulfian; Yesi Nurmalasari; Aris Setiawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.803 KB) | DOI: 10.33024/.v3i1.731

Abstract

Meningkatnya kadar kolesterol total yang tinggi menjadi salah satu faktor penting untuk timbulnyaberbagai penyakit seperti penyakit jantung koroner. Salah satu upaya untuk menurunkan kadarkolesterol total pada lansia diantaranya melalui kegiatan senam lansia. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap kadar kolesterol total pada orang lansia diWilayah Kerja Puskesmas Iringmulyo Metro Timur tahun 2016.Jenis penelitian kuantitatif, bentuk desain yang dipakai adalah quasi experimental design.Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Iringmulyo Metro timuryang berjumlah 50 orang, sampel yang diambil sebanyak 33 orang. Analisis dalam penelitian inimenggunakan uji paired sample t-test.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata kadar kolesterol total orang lansia sebelum (pre-test)senam lansia adalah 178,33 mg/dl dengan standar deviasi 30,014 dan rata-rata kadar kolesterol totalorang lansia sesudah (pre-test) senam lansia adalah 147,12 ± 18,190 mg/dl. Hasil analisis denganpaired sample t-test didapatkan nilai probabilitas p-value 0,000 < a 0,05 maka dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh senam lansia terhadap kadar kolesterol total pada orang lansia. Saran bagi lansiahendaknya dapat terus mengikuti kegiatan senam lansia sebagai upaya menjaga kesehatan.
Pemanfaatan Asam Jawa (Tamarindus indica) untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah pada Diabetes Melitus Wina Nazula Makrufa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.46 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i3.2201

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Jumlah penderita diabetes mellitus di Indonesia terus menerus meningkat setiap tahunnya. Pada penderita diabetes mellitus ditemukan peningkatan kadar glukosa darah atau yang disebut sebagai hiperglikemia. Peningkatan kadar glukosa darah disebabkan karena adanya kerusakan dari sel beta pankreas. Akibat dari kerusakan tersebut, insulin yang berguna untuk menyerap glukosa menjadi berkurang. Hal ini terjadi pada penderita diabetes melitus tipe 1. Selain itu, peningkatan kadar glukosa darah juga dapat disebabkan karena sensitivitas sel terhadap insulin berkurang, sehingga kemampuan sel untuk mengambil glukosa dari darah juga berkurang. Terdapat beberapa penelitian yang meneliti tentang pemanfaatan asam jawa atau Tamarindus indica sebagai bahan alami untuk menurunkan kadar glukosa darah. Pada beberapa penelitian menggunakan bagian buah dari asam jawa untuk dibuat menjadi ekstrak dan diberikan kepada hewan percobaan, yaitu mencit yang telah diberikan aloksan sehingga pankreasnya rusak dan mengalami peningkatan kadar glukosa darah. Setelah diberikan ekstrak buah Tamarindus indica, terdapat penurunan kadar glukosa darah yang cukup signifikan. Pada penelitian yang lain yang menggunakan bagian lain dari Tamarindus indica yaitu bagian biji dan daunnya, terdapat penurunan kadar glukosa darah, namun tidak signifikan.
PERBANDINGAN TINGKAT KETEPATAN DIAGNOSA KANKER PAYUDARA ANTARA BIOPSI JARUM HALUS DENGAN HISTOPATOLOGI DI RSUD DR. H.ABDUL MOELOE K BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Verliyanti Verliyanti; Wien Wiratmoko; Alrizky Abror
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.927 KB) | DOI: 10.33024/.v2i2.698

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan yang menyerang hampir sepertigadari seluruh keganasan yang dijumpai pada wanita. Setiap tahun, lebih dari satu juta kasus barukanker payudara didiagnosa di seluruh dunia dan hampir 400.000 orang akan meninggal akibat2penyakit tersebut.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif analitik denganpendekatan cross-sectional yang dilakukan terhadap 44 responden.Hasil: Data dianalisa dengan menggunakan program SPSS 16.0. Dari hasil uji Kappa diperolehhasil perhitungan nilai kappa = 0.629 dan p-value = 0.000. Pemeriksaan terhadap tumorjaringan lunak dengan BAJH memberikan hasil Sensitifitas = 97%, Spesifitas = 60%, Akurasi=93%.Kesimpulan:Terdapat tingkat ketepatan hasil pemeriksaan kanker payudara dengan biopsi jarum halusdibandingkan dengan pemeriksaan Histopatologi
ANALISIS FAKTOR KETENAGAAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN PENGISIAN REKAM MEDIS PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2018 Yesi Nurmalasari; Widara Aryanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.61 KB) | DOI: 10.33024/.v4i4.1327

Abstract

Rekam medis merupakan ringkasan data pasien selama di rawat dalam satu periode di Rumah Sakit .Rekam medis berguna untuk kepentingan pasien , dokter dan pihak lain seperti asuransi. Sumber data terdiri dari asesmen awal, CPTT (Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi) dan resume. Berdasarkan data KLPCM tahun 2017 data rekam medis pasien rawat inap yang tidak lengkap sebesar 34,8 % Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor ketenagaan yang berhubungan dengan kelegkapan pengisian rekam medis pada pasien rawat inap di RS Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung tahun 2018. Metode dalam penelitian ini adalah analitik observatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 248 data rekam medis rawat inap periode 1 -24 Januari 2018 dan 20 dokter dilihat dari status kepegawaian dan masa kerja di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Pengambilan data menggunakan simple random sampling, dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil : rekam medis yang diisi lengkap lebih besar sebanyak 138 data (55,6%). Berdasarkan status kepegawaian data rekam medis yang diisi lengkap lebih besar pada kategori tetap yaitu sebanyak 67 data (87%). Berdasarkan masa kerja data rekam yang diisi lengkap lebih besar pada kategori masa kerjanya ≥ 5 tahun  yaitu sebanyak 73 data (62%). Terdapat hubungan status kepegawaian dokter dengan kelengkapan rekam medis dengan nilai p velue = 0,000. Dan hubungan masa kerja dokter dengan kelengkapan rekam medis dengan nilai p velue = 0,030. Kesimpulan: terdapat hubungan anatara status kepegawaian dan masa kerja dokter terhadap kelengkapan data rekam medis pasien pawat inap di RS Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung tahun 2018.
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PREEKLAMPSIA TERHADAP KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG BULAN JANUARI TAHUN 2014 Ayu Permatasari; Asri Mutiara Putri; Neno Fitriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.672 KB) | DOI: 10.33024/.v1i2.304

Abstract

Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu. Faktor yang mempengaruhi persalinan sehat salah satunya psikis. Faktor psikis dalam menghadapi persalinan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi lancar tidaknya proses kelahiran. Faktor psikis seperti kecemasan sering muncul pada ibu yang akan melahirkan. Kecemasan akan lebih dirasakan pada ibu hamil yang disertai preeklampsia, karena risiko yang jauh lebih besar saat hamil dan persalinan.Wanita dengan status ekonomi baik akan jarang menderita preeklampsia. Wanita dengan status ekonomi yang rendah tidak mampu membiayai perawatan kesehatan sebagaimana mestinya sehingga resiko preeklampsia bertambah besar dan kecemasannya juga bertambah besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status ekonomi dan preeklampsia terhadap kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung bulan Januari tahun 2014.Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kandungan di atas 20 minggu di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung bulan Januari tahun 2014. Jumlah subjek penelitian adalah 60 orang. Subjek yang memenuhi syarat akan diberikan kuisioner HARS untuk diisi dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan aplikasi program SPSS.
ANALISIS PERBANDINGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU YANG MENGGUNAKAN KB SUNTIK CYCLOFEM DAN DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DI PUSKESMAS PASAR TERUSAN KABUPATEN BATANGHARI JAMBI Festy Ladyani Mustopa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.129 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.946

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik terbagi menjadi dua yaitu KB suntik Cyclofem mengandung hormon estrogen dan progesteron yang diberikan setiap bulan dan KB suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) mengandung hormon progesteron yang diberikan setiap 3 bulan. Kontrasepsi suntik memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari kontrasepsi suntik diantaranya efektif, tidak mengganggu hubungan suami istri, tidak perlu menyimpan obat suntik. Kekurangan dari kontrasepsi suntik adalah adanya peningkatan berat badan 1-5 kg. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui perbandingan kenaikan berat badan ibu yang menggunakan KB Suntik Cyclofem dan Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) di Puskesmas Pasar Terusan Kabupaten Batanghari Jambi.Metode Penelitian: Penelitian Survei Analitik, mengunakan analisa observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah akseptor KB suntik Cyclofem dan Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) dengan masa penggunaan KB selama 1-2 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Terusan Kabupaten Batanghari Jambi sebanyak 242 orang pada waktu dilakukan penelitian yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan t-test independent.Hasil Penelitian: Ada perbedaan kenaikan berat badan ibu yang menggunakan KB Suntik Cyclofem dan Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) di Puskesmas Pasar Terusan Kabupaten Batanghari Jambi dengan p-value = 0,001. Simpulan: Ada perbedaan kenaikan berat badan ibu yang menggunakan KB Suntik Cyclofem dan Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) di Puskesmas Pasar Terusan Kabupaten Batanghari Jambi
PENGARUH BERAT BADAN LAHIR RENDAH TERHADAP IKTERUS NEONATORUM PADA NEONATUS DI RUANG PERINATOLOGI RSUD KARAWANG PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 Rakhmi Rafie; Ambar Nopiyanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.274 KB) | DOI: 10.33024/.v4i1.766

Abstract

Latar Belakang: Ikterus neonatorum merupakan penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar bilirubin dalam jaringan tubuh sehingga kulit,mukosa,dan sklera berubah  warna  menjadi  kuning.  Ikterus  ini  banyak  terjadi  pada  bayi  baru  lahir terutama pada bayi prematur dan BBLR. Hal ini disebabkan karena organ hati yang berfungsi sebagai pemecah bilirubin belum terbentuk sempurna atau belum berfungsi sempurna layaknya bayi cukup bulan.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh berat badan lahir rendah terhadap ikterus neonatorum pada neonatus.Metode  Penelitian:  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  analitik  retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah neonatus yang dirawat di RSUD Karawang Provinsi Jawa Barat Tahun 2016, sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 366 neoantus. Data dianalisis dengan uji Chi-Square.Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapatkan nilai p-value =0,011 (p-value <0,05).Kesimpulan : Ada pengaruh berat badan lahir rendah terhadap ikterus neonatorum pada neonatus diruang Perinatologi RSUD Karawang Provinsi Jawa Barat Tahun 2016.

Page 3 of 128 | Total Record : 1273


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue