cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN HOSPITAL DISASTER PLAN SIMULATION DENGAN KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI BENCANA Loren Juksen; Ida Rahmawati; Neni Triana; Erna Manik; Dessy Hermawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5385

Abstract

Potensi Bencana yang dapat terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan adalah gempa bumi. Kesiapsiagaan bencana pada perawat masih kurang, hal tersebut akan berdampak pada rendahnya upaya pemberian pertolongan saat bencana terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keikutsertaan Hospital Disaster Plan Simulation dengan Kesiapsiagaan Perawat dalam menghadapi bencana di RSUD Hassanudin Damrah Manna. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RSUD Hassanudin Damrah Manna sebanyak 106 perawat dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Kuesioner menggunakan Disaster Preparedness Evaluation Tools Indonesian (DPET-I) dengan link google form maupun hardcopy. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dengan uji Contingency Coeficient. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 93 perawat (87.7 %) pernah mengikuti hospital disaster plan simulation. Nilai Uji  p-value lebih besar dari alpha (α) 0,05 (0,000<0,005) maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keikutsertaan Hospital Disaster Plan Simulation (HOSDIPS) dengan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana di RSUD Hasanuddin Damrah Manna dengan nilai uji contingency coeficient (C) sebesar 0,407 artinya memiliki hubungan yang erat. Adanya hubungan yang erat ini, maka perlu ditingkatkan lagi tenaga perawat RSUD Hasanuddin Damrah Manna  untuk mengikuti HOSDIPS agar perawat memiliki tingkat kesiapsiagaan yang baik dalam menghadapi bencana terutama di wilayah rawan bencana.
UJI EFEKTIVITAS FORMULASI LOSIO EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) SEBAGAI REPELAN TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti Rudiyanto Rudiyanto; Tutik Tutik; Selvi Marcellia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5479

Abstract

Kulit bawang merah (Allium cepa (L.)) yang kurang termanfaatkan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Losio merupakan sediaan yang dapat digunakan sebagai produk repelan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sediaan losio ekstrak kulit bawang merah efektif sebagai repelan dalam pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapa ekstrak kulit bawang merah yang efektif dalam sediaan losio sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Ekstraksi kulit bawang merah menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan ekstrak yang diperoleh diformulasikan sebagai losio dan diuji sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Hasil ekstraksi kulit bawang merah diperoleh rendemen 19,8% yang telah diuji skrining fitokimia mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Hasil evaluasi sediaan fisik losio ekstrak kulit bawang merah telah memenuhi persyaratan sebuah losio. Sediaan losio ekstrak kulit bawang merah belum memiliki efektivitas sebagai repelan terhadap Aedes aegypti pada F3 dengan konsentrasi 2% memiliki daya tolak nyamuk sebesar 95,97% pada 30 detik dan 77,19% pada 6 jam perlakuan. Hasil analisis statistik SPSS diperoleh nilai signifikansi <0,05 yang berarti ketiga formulasi losio memiliki perbedaan bermakna dengan kontrol positif.
ANGKA KEJADIAN FRAKTUR TIBIA BERDASARKAN USIA, JENIS KELAMIN DAN KLASIFIKASI FRAKTUR BERDASARKAN MEKANISME TRAUMA DI RSUD. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Aswan Jhonet; Muhammad Fajrin Armin; Zulhafis Mandala; Ni Putu Sudiadnyani; Helen Monica Sari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.6283

Abstract

Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang umumnya disebabkan oleh tekanan dan kebanyakan diakibatkan kecelakaan lalulintas. Kasus fraktur di Indonesia, fraktur pada ekstremitas bawah akibat kecelakaan memiliki pravelensi yang paling tinggi terjadinya cedera yaitu fraktur fraktur tibia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian fraktur tibia berdasarkan usia, jenis kelamin dan klasifikasi fraktur berdasarkan mekanisme trauma di RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek. Jenis penelitian deskriptif, rancangan penelitian retraspektifyang dilakukan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang berlangsung pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Populasi adalah seluruh pasien fraktur tibia  di RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek tahun 2017 -  2020. Pengambilan sampel dengan cara total sampling. Data diperoleh dari data sekunder yang diperoleh dari rekam medis. Penyajian data dengan table distribusi frekuensi. Pasien fraktur tibia berdasarkan usia lebih banyak terjadi pada usia 20 – 60 tahun (81,7%) dengan mayoritas terjadi pada laki – laki (67,0%) dengan lokasi yang sering terjadi pada bagian medial (48,7%) dan yang paling sering luka terbuka (50,4%)  yang terjadi karena mekanisme trauma high energy (89,6%). Fraktur tibia lebih banyak terjadi pada usia 20 – 60 tahun dengan mayoritas terjadi pada laki – laki dengan lokasi yang paling sering dibagian medial yang paling sering luka terbuka yang terjadi karena mekanisme trauma high energy.
ANALISIS PENURUNAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BANDAR LAMPUNG Astri Pinilih; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5423

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu usaha yang efektif untuk mencegah kesakitan dan kematian anak. Cakupan imunisasi dasar mengalami penurunan selama pandemi COVID-19 karena adanya penundaan layananan imunisasi, menurunnya permintaan masyarakat serta hambatan akses. Rendahnya cakupan imunisasi dapat menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan imunisasi dasar lengkap selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung Tahun 2020. Jenis penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di 30 Puskesmas Bandar Lampung. Data diolah dengan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 20 Puskesmas (67%) mengalami penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap di tahun 2020. Tidak ada hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan sosialisasi pelaksanaan imunisasi, pemberitahuan jadwal imunisasi, ketersediaan APD dan pelaksanaan protokol kesehatan serta PPI selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Terdapat hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan pelaksanaan imunisasi ganda selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Disarankan pihak Puskesmas untuk melakukan pendataan sasaran imunisasi dan melakukan imunisasi kejar untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP OBESITAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR Sprague Dawley YANG DIINDUKSI MONOSODIUM GLUTAMAT Asri Pandiangan; Anggraeni Janar Wulan; Endah Setyaningrum; Helmi Ismunandar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5819

Abstract

Konsumsi MSG berlebihan dan terus menerus meningkatkan resiko obesitas. Glutamat yang berlebihan dapat menembus sawar darah otak dan menginduksi peningkatan α-ketoglutarat, nitrat oksida sintase dan protein kinase C sehingga menyebabkan stres oksidatif pada ARC. Antioksidan pada vitamin C diharapkan dapat menurunkan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh vitamin C terhadap obesitas tikus putih (Rattus norvegicus)  jantan galur Sprague dawley yang diinduksi MSG.Penelitian ini adalah studi eksperimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan selama 21 hari. Sampel berjumlah 30 ekor dibagi dalam 5 kelompok, yaitu K- (aquadest), K+ (MSG 4mg/grBB), P1 (MSG 4mg/grBB dan vitamin C 100 mg/kgBB), P2 (MSG 4mg/grBB dan vitamin C 200 mg/kgBB), dan P3 (MSG 4mg/grBB dan vitamin C 400 mg/kgBB). Kemudian dilakukan pengukuran berat badan, panjang naso anal dan index Lee. Hasil analisis pemberian vitamin C terhadap berat badan dengan p=0.373, terhadap panjang naso anal dengan p= 0.025, terhadap index Lee dengan p= 0.00. Uji Post Hoc LSD terhadap index Lee menunjukkan perbedaan yang bermakna antara K- dan K+ (p=0.005), antara P1, P2, P3 dan K+ (p<0.005). Terdapat pengaruh pemberian vitamin C terhadap obesitas tikus putih jantan yang diukur dengan index Lee akibat diinduksi MSG.
PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEGAWAI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI BENGKULU Yeti Kumalasari; Agus Ramon; Henni Febriawati; Oktarianita Oktarianita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5513

Abstract

Penularan COVID-19 telah merambah di lingkungan perkantoran salah satunya di BNN Provinsi Bengkulu. Faktor pemahaman terhadap program penyuluhan, pengetahuan dan sikap pegawai merupakan hal penting yang mempengaruhi perilaku pegawai dalam pencegahan COVID-19 di perkantoran.Untuk penelitian ini peneliti ingin mengetahui apakah ada hubungan antara program penyuluhan, pengetahuan, dan sikap terhadap perilaku pegawai dalam rangka pencegahan COVID-19 di BNN Provinsi Bengkulu. Desain penelitian observasional kuantitatif analitik, pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Total sampling digunakan untuk sampel penelitian yang terdiri dari seluruh pegawai BNN Provinsi Bengkulu. Jumlah partisipan dalam sampel penelitian adalah 78 orang. Uji statistik Chi Square digunakan untuk menganalisis data yang digunakan antara lain berupa analisis univariat, distribusi frekuensi, dan analisis bivariat. Sekitar 60,3% hasil program konseling univariat termasuk dalam kategori baik, dan 57,7 %yang mengikuti variabel pengetahuan juga termasuk dalam kategori baik. Sikap mendukung mendapat skor 47,4%, dan perilaku baik mendapat skor 46,2%. Hasil analisis bivariat program penyuluhan (p value =0,002 , pengetahuan (p value = 0,030) sedangkan variabel sikap (p value =  0,270). Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara program penyuluhan dan pengetahuan sedangkan variabel sikap tidak terdapat hubungan (p value > nilai α).
PERAWATAN PAYUDARA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS Elza Wulandari Wulandari; Violita Siska Mutiara; Mika Oktarina; Mimi Yosiyanti; Buyung Keraman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5373

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2016 angka pemberian ASI eksklusif di dunia berkisar 38 persen. Peningkatan dalam pemberian ASI eksklusif dapat dilakukan salah satunya dengan Perawatan payudara. Perawatan payudara  bermanfaat melancarkan reflek pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui  Pengaruh perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur. Desain  penelitian  menggunakan metode pra eksperimental. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu nifas  di Wilayah Kerja Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang diambil dengan tekhnik purposive sampling. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test.  Hasil penelitian didapatkan bahwa ada rata-rata produksi ASI sesudah dilakukan perawatan payudara di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur   yaitu 80,31. Rata-rata produksi ASI sebelum dilakukan perawatan payudara di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur   yaitu 39,69. Ada pengaruh perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Lungkang Kule Kabupaten Kaur.
PENGARUH EKSPRESI LMP-1 DAN P53 MUTAN DENGAN PROGNOSIS PASIEN KARSINOMA NASOFARING (UNDIFFERENTIATED TYPE) Atikah Atikah; Udadi Sadhana; Ika Pawitra Miranti; Dik Puspasari; Vega Karlowee
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.6284

Abstract

Undifferentiated carcinoma merupakan subtipe KNF yang mempunyai titer antibodi EBV lebih tinggi daripada orang sehat. Efek karsinogenik EBV melibatkan LMP-1 yang berhubungan dengan buruknya prognosis sedangkan p53 mutan memprediksi kekambuhan tumor. Penelitian ini menilai pengaruh LMP-1 dan p53 mutan dengan prognosis pasien KNF (Undifferentiated carcinoma). Studi analitik observasional dengan cross-sectional di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Dr. Kariadi Semarang. Empat puluh buah blok parafin dari jaringan nasofaring menggunakan teknik consecutive sampling. Dilakukan pewarnaan LMP-1 dan p53 mutan. Uji statistik menggunakan uji korelasi Pearson. Nilai p < 0,05 dianggap bermakna secara statistik. Terbanyak pada kelompok usia > 40 tahun, jenis kelamin laki-laki, keterlibatan kelenjar getah bening (N) pada kelompok N2 dan tidak ada metastasis (M). Tingkat ekspresi LMP-1 dan p53 mutan terbanyak positif kuat. Korelasi antara ekspresi LMP-1 dengan usia (p=0,327), jenis kelamin (p=0,599), kategori N (p= 0,512), kategori M (p=0,019). Ekspresi p53 mutan dengan usia (p=0,329), jenis kelamin (p=0,981), kategori N (p=0,013), kategori M (p=0,705). Ekspresi LMP-1 dengan p53 mutan (p=0,760). Terdapat perbedaan antara ekspresi LMP-1 dengan p53 mutan (p=0,000). Dapat disimpulkan LMP-1 dan p53 mutan dapat digunakan sebagai faktor prognosis pada pasien KNF.
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia) DAN DAUN INSULIN (Tithonia diversifolia) SEBAGAI HEPATOPROTEKTIF DENGAN ANALISIS SGOT DAN SGPT YANG DIINDUKSI PARASETAMOL PADA TIKUS PUTIH WISTAR JANTAN Nurmalik Nurmalik; Gusti Ayu Rai Putri; Tutik Tutik
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5440

Abstract

Hati (hepar) dikenal dengan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia, yang terletak dirongga perut sebelah kanan, dibawah diafragma. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai hepatoprotektor alami adalah umbi bawang dayak dan daun insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan daun insulin (Tithonia diversifolia) sebagai hepatoprotektif pada tikus putih dan pengaruh pemberian kombinasi ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan daun insulin (Tithonia diversifolia) sebagai hepatoprotektif pada tikus putih yang dipapar dengan parasetamol. Penelitian ini merupakan eksperimental, karena memberikan perlakuan pada subjek penelitiannya yakni tikus jantan yang dikelompokan menjadi 6 kelompok perlakuan. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan One Way ANOVA dan Post Hoc Multiple Comparison LSD. Reference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia)   dengan dosis 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB memiliki efek hepatoprotektor terhadap hati tikus yang diinduksi parasetamol, akan tetapi efek yang diberikan belum mampu menyamakan dengan kontrol positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) dan ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia) memiliki efek hepatoprotektor yang diinduksi dengan parasetamol pada dosis 500 mg/kg BB dan 300 mg/kgBB memiliki dosis yang lebih efektif dibandingkan dengan dosis 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus kunth.) TERHADAP Escherichia coli DALAM SEDIAAN GEL HAND SANITIZER Mufidah Hayati; Martianus Perangin Angin; Selvi Marcellia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i1.5832

Abstract

Diare merupakan masalah pencernaan disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektifitas ekstrak etanol daun kenikir  (Cosmos caudatus kunth.) terhadap bakteri Eschericia coli dalam sediaan gel handsanitizer. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Formulasi gel handsanitizer  Ekstrak daun kenikir dibuat dengan variasi konsentrasi 0,5%, 1% dan 1,5%. Uji Aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar sumuran. Hasil Diameter zona hambat yang diperoleh berturut turut 8,07 mm, 8,21 mm dan 9,80 mm yang termasuk kategori zona hambat sedang.  Efektivitas ekstrak etanol daun kenikir (Cosmos caudatus kunth.) terhadap bakteri Eschericia coli dalam sediaan gel handsanitizer dengan konsentrasi 0,5%, tidak efektif karena nilai efektivitasnya kurang dari 50% yaitu 46% sedangkan pada konsentrasi 1%, dan 1,5 % efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli karena nilai efektivitasnya lebih dari 50% yaitu berturut-turut 53% dan 57%. Semakin besar konsentrasi ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus kunth.) dalam sedian gel handsanitizer maka semakin besar nilai efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli.

Page 33 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue