cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
UJI EFEKTIVITAS FORMULASI SEDIAAN SPRAY EKSTRAK DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus L.) SEBAGAI REPELAN NYAMUK Aedes aegypti Rahmawati Rahmawati; Selvi Marcellia; Nofita Nofita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5525

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama pada penyakit DBD yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar pada kesehatan yang ada di Indonesia dan dapat menyerang semua orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa serta bisa mengakibatkan kematian. Untuk mengetahui karakteristik yang baik dan mengetahui berapa konsentrasi yang efektif dari sediaan spray ekstrak daun nangka sebagai repelan nyamuk Aedes aegypti. Pengamatan dilakukan selama 30 detik hingga 6 jam setelah perlakuan dan dihitung jumlah nyamuk Aedes aegypti yang hinggap. Data dianalisis dengan repeated measures Anova.  Pengamatan selama 30 detik pada ekstrak 1% memiliki nilai rata-rata 16,25%, pada ekstrak 5% memiliki nilai rata-rata 52,53%, pada ekstrak 9% memiliki nilai rata-rata 74,13%, sedangkan pada 6 jam setelah perlakuan 14,52% pada ekstrak 1%, 49,64% pada ekstrak 5%, 65,23% pada ekstrak 9%. Untuk kontrol positif pada 30 detik dan 6 jam mendapatkan nilai rata-rata 100% dan pada kontrol negatif pada 30 detik dan 6 jam memiliki nilai rata-rata 0% yang berarti kontrol negatif tidak memiliki kemampuan sebagai repelan nyamuk Aedes aegypti. Ketiga formulasi sediaan spray ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) memiliki karakteristik organoleptis yang baik dan ketiga formulasi sediaan spray ini tidak ada yang efektif untuk dijadikan sebagai repelan nyamuk Aedes aegypti.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN FARMASI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS TAHUN 2022 Aulia Nur Fadilah; Rasmi Zakiah Oktarlina; Intanri Kurniati; Citra Yuliyanda Pradilawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7918

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan aspek vital dalam rangka bertahan dalam bisnis untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kebutuhan konsumen yang dapat dipenuhi dalam mendapatkan pelayanan dapat memberikan kepuasan pada pasien. Kepuasan pasien akan mendorong pasien untuk kembali ke sarana pelayanan kesehatan dan merekomendasikan kepada orang lain. Mengetahui hubungan kualitas pelayanan farmasi terhadap kepuasan pasien di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 75 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis data digunakan uji Chi Square. Terdapat hubungan kualitas pelayanan farmasi terhadap kepuasan pasien di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas Tahun 2022. Kualitas pelayanan farmasi pada kategori tidak baik sebanyak 32 orang (42,7%) dan pada kategori baik sebanyak 43 orang (57,3%). Kepuasan pasien pada kategori tidak puas sebanyak 31 orang (41,3%) dan yang puas sebanyak 44 orang (58,7%). Pelayanan farmasi yang makin berkualitas akan diikuti dengan kepuasan pasien.
FAKTOR RISIKO KEJANG DEMAM PADA PASIEN ANAK DI RSIA BEKASI Silvia Yasmin; Hady Maulanza; Muslifa Fatricia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5708

Abstract

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh diatas 38,5oC akibat suatu proses ekstrakranial dan sering terjadi pada anak umur 6 bulan – 60 bulan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui faktor risiko kejang demam pada pasien anak di RSIA Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode retrospektif dengan menggunakan desain kasus dan kontrol. Teknik pengambilan sampel secara konsekutif. Populasi penelitian ini adalah anak yang dirawat di RSIA Selasih Medika Bekasi periode 2020. Jumlah sampel sebanyak 48 sampel yang dibagi menjadi 2 kelompok, 24 sampel untuk kasus yaitu kejang demam dan 24 sampel untuk kontrol yaitu demam tanpa kejang. Hasil penelitian menurut analisa dengan chi-square dan odds ratio menunjukan bahwa terdapat hubungan antara faktor risiko dengan terjadinya kejang demam. Pada anak usia kurang dari 24 bulan p=0,003 (p=<0,05) dengan OR=3,215 dan pada anak dengan suhu tubuh lebih dari 38,5oC p=0,025 (p=<0,05) dengan OR=1.214. hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan bermakna antara faktor risiko anak usia < 24 bulan dan suhu tubuh dengan kejang demam.
PREDIKTOR LAMA RAWATAN PASIEN COVID-19 MELALUI PARAMETER BIOMARKER DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2020-2021 M Agung Kurnia; Donal Nababan; Vierto Irennius Girsang; Mindo Tua Siagan; Frida Tarigan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7954

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui prediktor lama rawatan pasien COVID-19 melalui parameter biomarker di Rumah Sakit Umum Haji Medan tahun 2020-2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain kohort restrospektif. Data didapat dengan menggunakan rekam medis pasien terdiagnosis COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Instrumen penelitian adalah Rekam medis pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Populasi dalam penelitian adalah semua rekam medis pasien terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Haji Medan selama periode waktu tahun 2020 sampai 2021, penelitian menggunakan metode total sampel dan terdapat 711 sampel.  Hasil penelitian dari 711 pasien COVID 19 yang menjalani rawat Inap selama tahun 2020 – 2021 di Rumah Sakit Umum Haji Medan provinsi Sumatera Utara didapatkan 144 (20.3%) pasien menjalani lama rawat inap yaitu 7 hari. Dari hasil analisis Univariat di dapatkan rata-rata kadar biomarker pasien yang di rawat inap di Rumah Sakit Umum haji Medan yaitu Hemoglobin 12.7 (g/dL), Eritrosit 4.67 (juta/uL), Trombosit 266 (ribu/mm3), Leukosit 9.8 (ribu/mm3), Limfosit 44 (%), Basofil 0.8 (%), Neutrofil 39 (%), D Dimer 1449 (ug/mL), dan Gula Darah 130.65 (mg/dL). Dari hasil Analisis Bivariat dapatkan bahwa terdapat hubungan antara leukosit dengan nilai (p = 0,002) dan neutrophil dengan nilai (p = 0.013) dimana nilai ini lebih kecil dari (<0,05) yang menunjukkan ada hubungan antara kedua variable dengan lama rawatan pasien COVID 19. Dari hasil analisis Multivariat di dapatkan Biomarker seperti Hemoglobin, Eritrosit, Trombosit, Leukosit, Limfosit, Basofil, Neutrofil, Prokalsitonin, D Diimer dan gula darah memiliki nilai signifikansi (>0.05). Kesimpulan tidak terdapat pengaruh biomarker dengan lama rawatan pasien COVID 19 di rumah sakit Umum Haji Medan. 
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RS ST. ELISABETH MEDAN TAHUN 2022 Arjuna Ginting; Pomarida Simbolon; Maria Regina Drira Owa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7383

Abstract

Keterlambatan pengembalian berkas rekam medis merupkan hal yang sangat erat kaitannya dengan motivasi perawat, perawat dalam mengisi dan melengkapi berkas rekam medis pasien harus lengkap sehingga tidak terjadi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap 2x24 jam menjadi 3x24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di rumah sakit santa Elisabeth medan tahun 2022. Rancangan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional.  Sampel dari penelitian ini sebanyak 57 perawat teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh motivasi perawat baik sebanyak perawat dengan motivasi tinggi  sebanyak 11 orang (19,3%), keterlambatan pengembalian berkas rekam medis berada pada kategori tepat sebanyak 11 berkas (19.3%). Hasil uji chi-square diperoleh p-value 0,004 (p<0,05) hal ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di rumah sakit santa elisabeth medan tahun 2022. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar meningkatkan motivasi perawat dalam mengembalikan berkas rekam medis dengan tepat waktu.
STATUS KADAR VITAMIN D DALAM DARAH, FAKTOR JENIS KELAMIN, SOSIAL EKONOMI, AKTIFITAS FISIK DAN FAKTOR HEREDITAS TERHADAP KEJADIAN OBESITAS Slamet Widodo; Dessy Hermawan; Nurhalina Sari; Dewi Sri Sumardilah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5426

Abstract

Peningkatan prevalensi obesitas pada orang dewasa usia 18 tahun ke atas terus mengalami peningkatan secara signifikan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga promosi kesehatan masyarakat, dimana salah satu tugas promotor kesehatan adalah memberikan edukasi terhadap pencegahan penyakit yang mungkin bisa disebabkan oleh obesitas. Kejadian obesitas akhir-akhir ini sering dikaitkan dengan kondisi kadar vitamin D dalam darah dan beberapa faktor risiko penyebab obesitas seperti jenis kelamin, sosial ekonomi, aktifitas fisik dan faktor hereditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dalam darah dan faktor-faktor risiko seperti faktor jenis kelamin, sosial ekonomi, aktifitas fisik dan faktor hereditas terhadap kejadian obesitas pada civitas akademika universitas Malahayati tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dengan desain penelitian case control. Analisis data menggunakan uji chi-square. Diketahui faktor hereditas dengan kategori obes berhubungan erat terhadap kejadian obesitas pada civitas akademika universitas malahayati tahun 2020. Dari hasil statistik diketahui bahwa responden dengan faktor hereditas obes terdapat 22 (73,3%), dibandingkan responden yang tidak memiliki riwayat obese yaitu sebanyak 7 (23,3%). Pada uji chi-square didapatkan hasil p-value = 0,00 (p< 0,05) OR= 9,036. Secara statistik dapat dijelaskan bahwa terdapat hubungan antara faktor hereditas terhadap kejadian obesiatas pada civitas akademika universitas Malahayati tahun 2020. Meskipun secara analisis statistik faktor risiko defisiensi kadar vitamin D dalam darah tidak berhubugan dengan kejadian obesitas, namun di dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 30 responden kasus kesemuanya mengalami defisiensi vitamin D. Meskipun benar bahwa terdapat 29 dari 30 responden pada kelompok kontrol juga mengalami defisiensi vitamin D. Dapat disimpulkan bahwa obesitas dapat mempengaruhi terjadinya defisiensi vitamin D dalam darah dan jika masyarakat memiliki faktor hereditas obes, maka berpotensi untuk mengalami obesitas juga.     
EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS HAJIMENA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Martianus Peranginangin; Nofita Nofita; Fitri Rohana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7919

Abstract

Penelitian tentang Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Di Instalasi Farmasi Puskesmas Hajimena Lampung Selatanbertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS dan mengetahui kelengkapan pemberian informasi obat di instalasi farmasi Puskesmas Hajimena. Penelitian ini dilakukan dengan metode  deskriptif non eksperimental. Data dikumpulkan dengan survey menggunakan metode Cross Sectional. Penilaian terhadap kepuasan didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner yang memuat 5 dimensi pelayanan kefarmasian. Analisis data menggunakan nilai kesenjangan rata-rata harapan dan rata-rata kinerja, persentase kesesuaian kepuasan pasien, dan Importance Performance Analysis. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 98 responden. Hasil penelitian didapatkan nilai gap terbesar pada dimensi kehandalan yakni -1,36;  dimensi wujud/tampilan yakni -0,68; dimensi keyakinan -0,34; dimensi ketanggapan yakni -0,19 dan dimensi empati yakni -0,06 untuk nilai rata-rata persentase sebesar 88,12%. Hal ini menunjukan bahwa pasien rawat jalan sudah merasa puas dengan pelayanan yang sudah diberikan oleh petugas farmasi akan tetapi pihak puskesmas perlu memperbaiki apa yang menjadi harapan pasien yang belum tercapai guna meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian.
PERBANDINGAN METODE MASERASI, PERKOLASI DAN ULTRASONIK TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Tutik Tutik; Gusti Ayu Rai Putri; Lisnawati Lisnawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5634

Abstract

Antioksidan alami dari kulit bawang merah dapat di peroleh tanpamenggunakan pemanasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhpemilihan metode ekstraksi kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap aktivitasantioksidan dengan menggunakan metode DPPH penelitian ini melakukan ekstrakkulit bawang merah dengan metode maserasi, perkolasi dan ultrasonikmenggunakan pelarut metanol Ekstrak yang diperoleh di ukur aktivitasantioksidannya menggunakan DPPH. Hasil ekstraksi diperoleh % rendemenmaserasi 1,71%, perkolasi 1,41 % dan ultrasonik 1,66% dengan rata- rata nilai1,5% yang paling tinggi % rendemen metode maserasi. Hasil skrining fitokimiaketiga ekstrak tersebut menggunakan senyawa tanin, flavonoid, saponin, alkoloiddan fenolik hasil penguraian antioksidan diperoleh nilai IC50 maserasi 3,21 ppm,perkolasi 33,25 ppm dan ultrasonik 20,43 ppm nilai antioksidan yang paling aktifmetode maserasi dengan IC50, 3,21. ppm.
STUDI FENOMENOLOGI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA SWAB UNTUK MENDIAGNOSIS COVID-19 DI KECAMATAN MEDAN SUNGGAL Winda Fatika Sari; Donal Nababan; Janno Sinaga; Daniel Ginting; Frida Tarigan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7955

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV2) dan ditularkan antara hewan dan manusia (zoonosis). Salah satu metode dalam mendeteksi virus ini dengan melakukan Swab Test COVID-19. WHO merekomendasikan metode Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), Antibody dan antigen yang merupakan metode pencegahan penyebaran dan mendeteksi dini COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan fokus masalah penelitian mengenai fenomenologi persepsi masyarakat terhadap pentingnya swab dalam mendiagnosis COVID-19  di Kecamatan Medan Sunggal. Informan pada penelitian ini terdiri dari 20 informan dimana terdapat 4 kelompok 1 yaitu informan dengan masyarakat yang memiliki gejala melakukan swab, kelompok 2 masyarakat yang memiliki gejala tidak melakukan swab, kelompok 3 masyarakat yang tidak memiliki gejala melakukan swab, dan kelompok 4 masyarakat yang tidak  memiliki gejala tidak melakukan swab. Teknik pengumpulan data dengan Focus Group Discussion dan wawancara mendalam. Pengambilan hasil didapatkan dari jawaban yang mewakili dari masing-masing informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 80% informan mengetahui COVID-19, mayoritas masyarakat Kecamatan Medan Sunggal mengetahui Gejala COVID-19, mayoritas masyarakat kecamatan Medan Sunggal mengetahui Swab Test dan Jenis Swab Test COVID-19, mayoritas informan mengetahui hasil swab test COVID-19. 
PENGARUH MADU DAN AIR REBUSAN SEREH WANGI TERHADAP KUALITAS MIKROBIOLOGIS SUSU SEGAR KAMBING ETAWA Misbahul Huda; Marhamah Marhamah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7622

Abstract

Susu segar kambing Etawa merupakan susu yang dihasilkan dari kambing peranakan lokal yang disilangkan dengan kambing peranakan India yang dinamakan kambing Etawa. Susu kambing etawa banyak dihasilkan oleh peternakan kambing di Indonesia termasuk di provinsi Lampung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas Mikrobiologis  susu segar kambing  Etawa  dengan penambahan bahan alami seperti madu dan air rebusan sereh wangi sebagai pengganti pasteurisasi agar susu tetap segar tetapi kualitas susu masih terjaga. Metode penelitian ini menggunakan Angka Lempeng Total (ALT) dengan perlakuan penambahan madu dan air rebusan sereh wangi. Penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap, uji statistik ANNOVA, dan dilanjutkan dengan uji Duncan karena F hitung lebih besar dari F table. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi penurunan angka kuman pada susu segar kambing etawa yang ditambahkan dengan air rebusan sereh wangi, madu dan air rebusan sereh dengan madu yaitu setelan pemberian sereh 2,5 ml 37.131.667 CFU/ml turun menjadi 17.136.667CFU/ml, pemberian madu 2,5 ml turun menjadi 19.163.542 CGU/ml dan penurunan jumlah kuman tertinggi setelah pemberian madu dengan air rebusan sereh menjadi 1.356.629 CFU/ml.

Page 38 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue