cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
KARAKTERISTIK, MEKANISME AKSI, DAN EFIKASI VAKSIN DALAM VAKSINASI GLOBAL PANDEMI COVID-19 M. Rakha Gerizha; Ade Yonata; Syazili Mustofa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i2.6871

Abstract

Abstract: Characteristics, Mechanism of Action, and Efficacy of Vaccine in The Global Vaccination of The Covid-19 Pandemic. This review considers vaccines developed against SARS-CoV-2 in the period of the Covid-19 pandemic. In this search, we will discuss the mechanism of action of each vaccine as well as its efficacy and safety. Four vaccines are currently in common use in various countries: Pfizer-BioNTech (USA), Moderna (USA), Astra-Zeneca (UK), and Janssen Johnson & Johnson (USA). In addition, there are two vaccines that are only used by a few countries: Novavax (USA) and SInovax (China) for which data are not widely studied. Pfizer and Moderna's efficacy for preventing disease or severe illness was 95–87.5% and 94.5–100%, respectively. The efficacy of Astra-Zeneca and Janssen Johnson & Johnson are around 70% and 57-72%, respectively. Meanwhile, Sinovax and Novavax vaccines have efficacy of about 65-90% and 60-89.7%, respectively, for prevention against Covid-19. The vaccination strategy is based on accelerating the administration of vaccines, so that as many subjects as possible can be vaccinated quickly to achieve herd immunity. Keywords: COVID-19, effectiveness, efficacy, SARS-CoV-2, and vaccine
HUBUNGAN POLA AKTIVITAS DAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEJADIAN OBESITAS Ringgo Alfarisi; Ade Utia Detty; Andi Adam Firdaus
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i2.5665

Abstract

Kegemukan dan obesitas didefinisikan sebagai   akumulasi   lemak abnormal atau berlebihan. Penyebab obesitas didasari karena seseorang banyak makan atau kelebihan berat tapi tidak makan berlebihan, namun kurangnya seseorang dalam berolahraga dan beraktivitas fisik atau disebut sindrom “couch potato” yaitu kurang gerak, sehingga asupan makanan yang menjadi kalori masuk ke dalam tubuh tidak digunakan untuk menunjang kebutuhan energi untuk tubuh (Sherwood, 2014). Mengetahui adanya hubungan antara pola aktivitas dan kebiasaan berolahrga dengan kejadian obesitas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control.  Cara   pengambilan sampel penelitian yang akan digunakan adalah Purposive Samplingyaitu dengan menggunakan software Sample Size Determination in Health Study dengan Hypothesis Tests for Population Mean (two sided test) sehingga didapatkan sampel 28 dengan obesitas dan 28 tidak dengan obesitas. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, timbangan dan microtoise. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Ada hubungan yang bermakna antara pola aktivitas   dengan   kejadian obesitas dengan nilai p sebesar 0,000 (OR = 58.500) dan ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan berolahraga dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Universitas Malahayati dengan nilai p sebesar 0,000 (OR = 95,286). Terdapat hubungan pola aktivitas & kebiasaan olahraga dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati (p = 0,000).
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BAYI DI PUSKESMAS KEMUMU meri epriana susanti; Emi Pebriani; Dilfera Dilfera
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i2.5387

Abstract

Berdasarkan data puskesmas kemumu tahun 2015 ada 39 bayi, menderita diare sedangkan tahun 2016 ada 42 bayi yang menderita penyakit diare, dan 2017 ada 41 bayi yang menderita diare jadi setiap tahun dipuskesmas kemumu ada menurunan dan meningkatan penyakit diare pada bayi. Dari 41 yang menderita penyakit diare pada tahun 2017 yang terbanyak menderita ialah dikelurahan kemumu wilayah kerja puskesmas kemumu penyakit diare merupakan penyakit 10 terbanyak dan urutan ke 8. Diare adalah buang air besar yang lebih sering dari biasanya dengan 4 kali atau lebih dalam sehari dengan kondisi tinja yang cair,  kadang-kadang disertai: muntah, badan lesu atau lemah, panas, tidak nafsu makan, darah dan lendir dalam kotoran. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif, dengan variabel penelitian independen yaitu pengetahuan ibu, dan variabel dependen yaitu kejadian diare. Sampel dalam penelitiani ini menggunakan tehknik total sampling yang berjumlah 53 ibu bayi. Penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian dari ibu bayi (45%)  mengetahui tentang penyakit diare dengan pengetahuan baik, sedangkan hampir sebagian ibu bayi (34%) pengetahuan cukup dan hanya sebagian kecil ibu bayi (21%) berpengetahuan kurang. Dari analisa secara univariat didapat hasil penelitian bahwa pengetahuan merupakan faktor penyebab terjadinya penyakit diare terutama pada anak-anak di kelurahan kemumu kecamatan arma jaya kabupaten bengkulu utara. Di harapkan agar pihak Puskesmas kemumu baik petugas medis maupun keperawatan dapat meningkatkan komunikasi informasi pada ibu bayi dan pasien melalui program penyuluhan kesehatan tentang perawatan dan pencegahan diare.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2020 Niputu Sudiadnyani; Lolita Sary; Nova Muhani; Khoidar Amirus; Neno Fitriyani Hasbie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7952

Abstract

Ketersediaan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) sangat dibutuhkan dalam mencapai pembangunan kesehatan, karena pelayanan yang bermutu dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tidak akan terwujud apabila tidak didukung oleh kesiapan sumber daya manusia yang baik. Dari data di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Hasil pengukuran rata-rata kinerja dokter diperoleh sebesar 80,4% dimana capaian ini masih dibawah target kinerja dokter RS Pertamina Bintang Amin yaitu sebesar 100%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor yang mempengaruhi kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional, populasi seluruh tenaga kesehatan sebanyak 269. Besarnya sampel menggunakan rumus  LameshowUji Hipotesis Dua Proporsidiperoleh sampel 174orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling, karena terdiri dari 15 ruangan. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji statistik logistic regression. Hasil penelitian diketahui kinerja tenaga kesehatankategori baik (58%). Motivasi kategori kurang baik (51,10%). Supervisi kategori kurang baik (51,70%). Pendapatan/gaji kategori tinggi (60,30%).Pengembangan karir kategori tidak ada pengembangan karir (72,40%). Ada hubungan motivasi (p-value 0,0001 < α  0,05), OR:11,459. Ada hubungan supervisi (p-value 0,000< α 0,05), OR:9,516. Ada hubungan (p-value 0,000< α 0,05),OR: 9,382. Ada hubungan pengembangan karir (p-value 0,000< α 0,05),OR: 5,328. Faktor dominan yang berhubungan dengan kinerja yaitu motovasi (p-value 0,000, OR:9,297). Disarankan pihak rumah sakit melakukan penilaian kinerja terhadap seluruh tenaga kesehatan sesuai dengan bidangnya masing-masing,  memberikan reward terhadap tenaga kesehatan yang bekerja dengan baik dan memberi kesempatan dalam pengembangan karir serta supervisor Rumah Sakit agar meningkatkan kerja sama dengan tenaga kesehatan.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL DAN N-HEKSANA Nofita Nofita; Diah Ningrum Uli Rosidah; Mashuri Yusuf
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5562

Abstract

Daun bidara ini merupakan salah satu tumbuhan di Indonesia yang mempunyai potensi mengobati berbagai macam penyakit. Antioksidan didefinisikan sebagai senyawa yang mampu menunda, memperlambat, atau menghambat reaksi oksidasi. Antioksidan alami merupakan jenis antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan alami adalah daun bidara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antioksidan ekstrak daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) dengan menggunakan pelarut etanol dan n-heksana dengan metode DPPH secara spektrofotometri dengan panjang gelombang 520 nm. Hasil rendemen yang didapat dari ekstraksi perkolasi etanol yaitu 4,59 % sedangkan hasil rendemen dari perkolasi n-heksana yaitu 2,70%. Analisis kandungan senyawa pada daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) menunjukkan bahwa daun bidara mempunyai kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Untuk hasil antioksidan didapatkan nilai IC50 pada ekstrak etanol sebesar 134,54 dan perkolasi n-heksana didapatkan nilai IC50 sebesar 221,50. Dan untuk hasil antioksidan vitamin C didapat nilai IC50 sebesar 18,4. Hasil statistik aktivitas menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p > 0,05) antara hasil ekstrak perkolasi etanol dan n-heksana.
EFEKTIVITAS PENDAMPING PERSALINAN DOULA TERHADAP KEHAMILAN DAN PERSALINAN Kintan Anissa; Febra Ayudiah; Dessy Hermawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5380

Abstract

Abstrak : Efektivitas Pendamping Persalinan Doula Terhadap Kehamilan Dan Persalinan : A Systematic Review. Sebagian besar ibu yang mengalami proses persalinan akan mengalami yang namanya sakit dan reaksi psikologis seperti gangguan keseimbangan control diri, kecemasan atau kondisi yang dialami oleh dirinya dan bayi, rasa penolakan, pengekspresian rasa nyeri dan sakit sehingga ibu bersalin menjadi lebih sensitive terhadap perubahan yang terjadi. Pengelolaan psikologis yang tepat dapat dilakukan oleh pendamping persalinan. Pendamping persalinan atau doula dapat memberikan dukungan emosional dan rasa nyaman selama proses persalinan serta dapat memberikan informasi kepada ibu bersalin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari peran doula pada ibu bersalin. Tinjauan pustaka dilakukan dengan menggunakan database elektronik Science Direct, Pubmed, dan Google Scholar. Support Doula, Pain Labor dan Reduce Birth Cesarea digunakan sebagai kata kunci dalam strategi mencari. Ulasan artikel ini berkisar dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2019. Banyak penelitian menunjukkan bahwa peran doula dalam proses persalinan akan meningkatkan status kesehatan bayi baru lahir yang dinilai dengan apgar score maupun dari BBLR atau tidak, kemudian dari kenyamanan pada proses persalinan baik psikososial maupun fisik, dapat mengurangi intensitas nyeri persalinan dan dapat meningkatkan percepatan proses persalinan, sementara itu penurunan tindakan sc akan efektif jika ibu dengan non indikasi.  Peran doula dibutuhkan sejak masa awal kehamilan yang dilakukan secara komprehensif agar mencapai hasil yang baik dalam kelahiran guna untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta memberdayakan peran suami dalam proses pemberian dukungan selama persalinan. Kata kunci : Birth Doula, Labor Pain, Nyeri Persalinan, Reduce Birth Caesarea.
EVALUASI PERMASALAHAN TERKAIT OBAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI LAMPUNG Nurma Suri; Devvy Wahyu Mulyaningsih; Dwi Melani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7909

Abstract

Kondisi ginjal dapat mengalami kerusakan akibat berbagai macam penyakit yang merusak nefron dan mengakibatkan terjadinya gagal ginjal kronik (GGK). Hipertensi dan diabetes melitus diketahui sebagai penyebab terbesar komplikasi pada pasien GGK. Penelitian ini bertujuaan untuk mengevaluasi permasalahan terkait obat pada pasien GGK dengan komplikasi hipertensi dan diabetes melitus tipe II di rumah sakit umum daerah provinsi lampung. Provinsi Lampung. Penelitian merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif yang dilakukan secara retrospektif. Sampel penelitian adalam rekam medis dan resep  pasien yang didiagnosa GGK selama tahun 2018. Rekam medis dan resep digunakan sebagai sumber data. data dianalisis menggunakan aplikasi medscape dan drug interaction chacker dengan menggunakan pharmaceutical care network erope foundation (pcne) v.8 sebagai @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-469750017 -1073732485 9 0 511 0;}@font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1593833729 1073750107 16 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}div.WordSection1 {page:WordSection1;} rujukan klasifikasi. Total sampel yang diperoleh penelitian sebanyak 152 sampel. Jumlah pasien laki-laki 53% dan perempuan 40% dengan rata-rata rentang usia 46-65 tahun. Pasien GGK dengan komplikasi hipertensi ada sebanyak 44%, dengan komplikasi diabetes mellitus 40%, dan dengan komplikasi hipertensi-diabetes mellitus sebanyak 16%.  ermasalahan terkait obat ditemukan adanya 6 kasus kejadian kontra-indikasi, 175 kasus interaksi obat, 5 kasus tidak ada pengobatan walau sudah ada indikasi dan 4 kasus terlalu banyak obat yang diresepkan. Berdasarkan hasil penelitian, ada potensi untuk terjadinya permasalahan terkait obat pada pasien gagal ginjal kronik, dengan komplikasi hipertensi dan diabetes melitus tipe II di rumah sakit umum daerah provinsi lampung. @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-469750017 -1073732485 9 0 511 0;}@font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1593833729 1073750107 16 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
RASIONALITAS PENGGUNAN OBAT ANTIDIABETES MELITUS TIPE II KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN TAHUN 2020 Ade Maria Ulfa; Martianus Perangin Angin; Farikha Nur Azizah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.5636

Abstract

Diabetes merupakan gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula darah akibat kekurangan hormon insulin secara absolut atau relative dan berlangsung menahun, bahkan seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II komplikasi hipertensi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin yang ditinjau dari segi tepat dosis, tepat obat, tepat cara pemberian, tepat indikasi, tepat pasien, tepat diagnosis, tepat interval waktu pemberian dan waspada efek samping. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental, karena tidak memberikan perlakuan apapun pada subyek penelitiannya dan menggunakan data retrospektif yaitu lembar rekam medis pasien diabetes melitus tahun 2020. Data yang diperoleh sebanyak 30 rekam medis yang kemudian dibandingkan dengan literatur PERKENI (Perkumpulan Endokronologi Indonesia) pedoman penggelolaan dan pencegahan diabetes tipe II dewasa 2019. Rasionalitas penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II komplikasi hipertensi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin tahun 2020 yang memenuhi kategori kerasionalan tepat indikasi, tepat dosis, tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat pasien, tepat cara pemberian, tepat interval sebesar 100%. Golongan obat antidiabetes yang sering digunakan yaitu glimepiride sebanyak 4 kasus (12,12%), gliquidon sebanyak 9 kasus (27,27%), metformin sebanyak 19 kasus (57,57%), dan pioglitazone sebanyak 1 kasus (3,03%).
EVALUASI STANDAR PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN Andri Baedowi; Daniel Ginting; Frida Lina Tarigan; Masdalina Pane; Janno Sinaga
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deksriptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ini sebanyak 11 orang yaitu Direktur, Manajer, Pasien 2 orang, Keluarga/ Pengunjung 2 orang, Dokter/ Perawat, Tim PKMRS 2 orang, serta Bagian Pengkajian dan Pengembangan 2 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Pelaksanaan program PKRS sudah cukup baik dengan terpenuhinya seluruh penilaian dari indikator input, proses, output, dan dampak dari program. Mulai dari sudah ada komitmen direksi dan seluruh staf, sudah ada unit kerja, sarana dan prasarana yang cukup memadai, dana yang sudah mencukupi sesuai program kerja, adanya media promosi berupa poster, leaflet, dan lain-lain, serta jangkauan total pasien yang terlayani PKRS berada diatas 8.000 orang dalam satu tahun dan seluruh program PKRS yang telah di sampaikan membawa dampak yang baik pada peningkatan kondisi kesehatan mulai dari pasien maupun staf Rumah Sakit Umum Haji Medan. Selanjutnya untuk faktor peluang peningkatan pencapaian kegiatan PKRS di Rumah Sakit Umum Haji Medan terletak pada perluasan jangkauan media poster dan rambu-rambu yang digunakan di sekitaran area rumah sakit mulai dari parkiran, lorong gedung, ruang tunggu, dan kantin. Namun terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan PKRS yaitu masalah kemampuan komunikasi para petugas lebih tepatnya perawat dalam menyampaikan informasi maupun memberikan pelayanan kepada pasien maupun keluarga pasien kurang optimal.
ANGKA KEJADIAN KEHAMILAN SETELAH LAPAROSKOPI OPERATIF PADA INFERTILITAS AKIBAT ENDOMETRIOSIS Rafiyandi Rafiyandi; Adnan Abadi Asnawi; Awan Nurtjahyo; Theodorus Theodorus
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.6698

Abstract

Probabilitas kehamilan pada wanita infertil yang menderita endometriosis adalah sekitar dua kali lebih rendah daripada wanita dengan infertilitas idiopatik. Farmakoterapi untuk endometriosis tidak cukup efektif meningkatkan fertilitas, namun pembedahan dapat meningkatkan kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian kehamilan setelah laparoskopi operatif pada infertilitas akibat endometriosis serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dalam bentuk survival analysis dilakukan sejak bulan Januari sampai Juni 2017. Pada hasil penelitian, angka kejadian kehamilan adalah 23,4. Usia ≥30,5 tahun 6,061 kali lebih berisiko tidak bisa hamil setelah laparoskopi operatif dibandingkan usia < 30,5 tahun (p= 0,018). Durasi infertilitas >2,5 tahun secara signifikan lebih berisiko 18,6 kali tidak bisa hamil setelah laparoskopi operatif dibandingkan ≤ 2,5 tahun (p<0,001). Skor EFI (Endometriosis Fertility Index) ≤ 6 adalah 29,167 kali lebih berisiko tidak bisa hamil setelah laparoskopi operatif dibandingkan skor EFI >6 (p= 0,002). Uji multivariat didapatkan durasi infertilitas berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian kehamilan setelah laparoskopi operatif pada pasien infertilitas akibat endometriosis (p= 0,028). Durasi infertilitas merupakan faktor risiko yang paling mempengaruhi angka kejadian kehamilan.

Page 37 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue