cover
Contact Name
Dina Angela
Contact Email
dina_angela@ithb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltelematika@ithb.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur no. 80-84, Kel. Coblong, Kec. Lebak Gede, Bandung, 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Telematika
ISSN : 18582516     EISSN : 25793772     DOI : https://doi.org/10.61769/telematika
Jurnal Telematika is a scientific periodical written in Indonesian language published by Institut Teknologi Harapan Bangsa twice per year. Jurnal Telematika publishes scientific papers from researchers, academics, activist, and practicioners, which are results from scientific study and research in the field of telematics and information technology.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Penjadwalan Penggantian Pahat Mesin Bubut pada Pembuatan Crank Shaft Sepeda Motor Setiawan, Ari; Martadinata, Sanjaya
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.197

Abstract

The research process is to make the schedule of the cutting tools replacement that fit the MTTF by using weibull distribution and determine the number of stock cutting tools in a month. The research phase is done in turning machine's crank shaft by using secondary data, where operators on turning machines fill out a form about the replacement new cutting tools time and cutting tools rotate side. Data processing is done by determining the distribution of data using Minitab software 17, calculate the mean time to failure (MTTF) and the amount of stock that must be provided by the company for one month on the turning machine's crank shaft. Results of the research is a weibull distribution's pattern for the fourth cutting tools and obtained MTTF for each cutting tools, namely turning face and notching's cutting tools is in the amount of 240 parts, and grooving and finish grooving's cutting tools is in the amount of 957 parts. So, the amount of stock that must be provided division of M/C crank shaft for turning face cutting tools is 38 pieces, notching's cutting tools is 36 pieces, grooving's cutting tools is 29 pieces, and finish grooving's cutting tools is 17 pieces.Suatu sistem produksi yang efektif dan efisien merupakan keharusan yang dimiliki oleh para pelaku bisnis. Kompetisi tersebut menuntut perusahaan untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Perusahaan melakukan produksi selama 24 jam. Proses penelitian ini dilakukan untuk membuat pola penggantian pahat sesuai mean time to failure (MTTF) dengan distribusi Weibull dan menentukan jumlah stok pahat selama satu bulan.  Tahap penelitian dilakukan pada mesin bubut crank shaft dengan menggunakan data sekunder, di mana operator pada mesin bubut mengisi suatu form kapan operator mengganti pahat baru dan memutar sisi pahat. Pengolahan data dilakukan dengan menentukan distribusi data menggunakan software Minitab 17.1, menghitung mean time to failure (MTTF) dan menghitung jumlah stok yang harus disediakan oleh perusahaan selama satu bulan pada mesin bubut crank shaft. Jadwal penggantian pahat pada mesin bubut crank shaft kiri menggunakan solusi alternatif kedua, di mana pahat turning face dan notching diganti setelah memproses 240 part, untuk pahat grooving dan finish grooving diganti setelah memproses 957 part. Dengan demikian, pahat grooving dan finish grooving akan diganti atau diputar ketika pahat turning face dan notching melakukan set-up yang keempat. Persediaan pahat yang harus disediakan perusahaan selama satu bulan pada mesin turning adalah  38 buah untuk pahat turning face, 36 buah pahat notching, 29 buah untuk pahat grooving, dan 17 buah untuk pahat finish grooving.
Penerapan Framework OWASP dan Network Forensics untuk Analisis, Deteksi, dan Pencegahan Serangan Injeksi di Sisi Host-Based Kurniawan, Ade
Jurnal Telematika Vol. 14 No. 1 (2019)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v14i1.267

Abstract

The Internet has changed the world. The penetration of internet users in 1995 is only 1 percent of the world population, while in 2018, the figure reached 70 percent or 4.5 billion users. Simultaneously, it was reported that eight of the top ten web sites in the world were at a critical point of vulnerability to attacks by injection methods, such as Cross-Site Scripting (XSS) and Structured Query Language Injection (SQLi). Furthermore, XSS and SQLi attacks can be used by certain parties to steal information or specific purposes. In this paper, we research by conducting attack simulations, analyzing packet data, and finally conducting prevention at host-based. Initial simulations of attacks using social engineering attack techniques by sending a phishing email. At this stage of attack simulation, the attack includes information gathering, webcam screenshots, keyloggers, and spoofers. Furthermore, at the stage of analysis, we do with the approach of network forensics with evidence collection techniques using live forensics acquisition. The final stage is prevent (patching) by creating an application or add-on on the browser side by name, XSSFilterAde. This research contribution offers a broad and in-depth study of how to do a simulation, analysis, and finally prevent. Furthermore, the method of protecting the user or host- based solution in the browser application functions to filter, disable plugins, notify, block, and reduce injection attacks.Internet telah mengubah dunia. Internet telah mengubah wajah dunia. Penetrasi pengguna internet di tahun 1995 hanya 1 persen dari populasi dunia, sedangkan di tahun 2018 angkanya telah mencapai 60 persen atau 4,5 miliar pengguna. Secara bersamaan, dilaporkan delapan dari sepuluh situs web teratas di dunia berada pada titik kritis kerentanan terhadap serangan dengan metode injeksi, seperti: Cross-Site Scripting (XSS) dan Structured Query Language Injection (SQLi). Selanjutnya, serangan XSS dan SQLi dapat digunakan oleh pihak tertentu untuk mencuri informasi atau untuk tujuan tertentu. Dalam makalah ini, penelitian dilakukan denganmensimulasikan serangan, analisis paket data, dan terakhir melakukan pencegahan di host-based atau di sisi pengguna. Simulasi awal serangan menggunakan social engineering attack dengan cara mengirim sebuah phishing email. Pada tahapan simulasi serangan ini, serangan meliputi pengumpulan informasi, screenshot webcam, keyloggers, dan spoofer. Selanjutnya, di tahapan analisis, kami melakukan pendekatan network forensics dengan teknik pengambilan barang bukti menggunakan metode live forensics acquisition. Tahapan terakhir adalah mencegah (menambal) dengan membuat sebuah aplikasi atau add-on di sisi browser dengan nama XSSFilterAde. Kontribusi penelitian ini menawarkan sebuah studi secara luas dan mendalam tentang bagaimana melakukan sebuah simulasi,analisis, dan, terahir, melakukan pencegahan (prevent). Lebih jauh, metode solusi perlindungan kepada pengguna atau host-based dalam aplikasi browser berfungsi untuk memfilter, menonaktifkan plugin, memberi tahu, memblokir, dan mengurangi serangan injeksi.
Pemodelan Jalur Terbaik Transportasi Umum dan Antarmoda di Kota Bandung dengan Metode Graf Sitanggang, Meliana; Gamaliel, Yoyok; Sitepu, Herry Imanta
Jurnal Telematika Vol. 13 No. 1 (2018)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v13i1.252

Abstract

Public transportation is one of the main choices for people especially those who do not have private vehicles. However, one of the problems in using public transportation is the lack of information related to public transportation in the city of Bandung. The information such as the best route and travelling time, the shortest path and the shortest time, suitable transportation, and the transportation halts are rarely available. It makes public transportation users need more time in waiting, choosing the transportation, or travelling. This problem needs to be handled properly. Therefore, information system is required to provide the solution. In this research, Graf method is used to find the shortest path information, the shortest travelling time and mileage. Dijkstra and Floyd Warshall algorithms are applied. Throughput and processing time are measured to examine both algorithms. Moreover, in this research Depth First Search (DFS) is used to discover the alternative path in the same route. The implementation can be used for public transportation of Trans Metro Bandung (TMB) bus and city transportation (Angkutan Kota) in Bandung.Transportasi umum merupakan salah satu pilihan bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Tetapi masyarakat sering menghadapi permasalahan dalam menggunakan transportasi umum, seperti informasi jalur terbaik, waktu tempuh terpendek, pilihan moda dan lokasi perpindahan moda transportasi. Hal tersebut membuat pengguna transportasi umum membutuhkan lebih banyak waktu dalam menunggu, menentukan transportasi yang digunakan, dan menempuh perjalanan ke tujuan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sistem informasi dengan metode Graf yang dapat memberikan informasi jalur terpendek berdasarkan jarak dan waktu tempuh, moda yang dapat digunakan, dan lokasi perpindahan moda transportasi tersebut. Penelitian ini menerapkan metode jarak terpendek dengan menggunakan algoritme Dijkstra dan Floyd Warshall. Throughput dan waktu proses akan diukur untuk meneliti kinerja kedua algoritme tersebut. Penelitian ini juga melakukan pengujian pencarian jalur alternatif yang dapat ditempuh untuk rute yang sama dengan menggunakan algoritme Depth First Search (DFS). Implementasi perancangan ini dapat digunakan untuk transportasi umum berupa bus Trans Metro Bandung (TMB) dan angkutan kota di Bandung.
Model Sistem Monitoring Perlintasan Kereta Api Menggunakan Arduino Mega Triyanto, Irfan Rusidy; Djuana, Endang; Gozali, Ferrianto; S, Kuat Rahardjo T; Sunarto, Sunarto
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.192

Abstract

Monitoring system at railway crossing is a system that can be used to monitor train and the railway crossing that will be passed by train. In designing simulation for this monitoring system model, Arduino Mega is needed as a microcontroller. Besides that, radio-frequency identification (RFID) sensor is used to identify the train and ultrasonic sensor is used to detect the train. Data from train and railway crossing will be stored in database. This data that have been stored will be displayed in a server computer. In this display, there will be data from train and the railway crossing. A router is used to send the data to the Internet and an Ethernet module is used to bring the data from Arduino Mega. Experiments were conducted on a model railroad through a computer server. In the test results, the use of features such as train detection of ultrasonic sensors and sensor RFID as the train identification have been tested to work well. The process of sending data from Arduino Mega to be displayed on the display monitor in the server computer is depending on traffic data at the time of testing.Sistem monitoring pada perlintasan kereta api merupakan sistem yang dapat digunakan untuk melakukan deteksi pada kereta dan identifikasi perlintasan yang dilaluinya. Pada perancangan simulasi untuk model sistem monitoring ini, diperlukan Arduino Mega sebagai mikrokontroler dan sensor radio-frequency identification (RFID) dalam proses identifikasi kereta dan  sensor ultrasonik dalam proses deteksi kereta. Data kereta api dan perlintasan disimpan pada sistem basis data. Data yang telah disimpan ditampilkan pada komputer server. Pada tampilan server tersebut, terdapat data kereta dan juga perlintasan. Untuk pengiriman data, dipergunakan router untuk mengirim data ke Internet dan modul Ethernet untuk meneruskan data dari Arduino Mega. Uji coba dilakukan pada model kereta api untuk ditampilkan pada komputer server. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan menggunakan fitur pendeteksi kereta berupa sensor ultrasonik dan pengidentifikasi kereta berupa sensor RFID, proses identifikasi kereta bekerja dengan baik. Adapun, proses pengiriman data dari Arduino Mega hingga dapat ditampilkan oleh layar monitor komputer server tergantung dari lalu lintas data pada waktu pengujian dilakukan.
Desain Aplikasi Sistem Penjualan Obat dan Jasa Pelayanan Dokter BPJS Kurniawati, Ristia; Yuniar, Irna; Wisna, Nelsi
Jurnal Telematika 2018: Industrial Engineering Seminar and Call for Paper (IESC) 2018
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v0i0.243

Abstract

One of the things that is needed by the Primary Clinic is the application of a web-based patient and financial service information system where it is needed to provide easy data access. In operational activities carried out by Klinik Pratama Selamat as one of the Primary Clinics in collaboration with BPJS, the clinic really needs a web-based application to support easy data access. In addition to the need for easy data access, the Clinic also requires an application that is able to record all financial activities starting from the data collection process to the purchase, sale, drug inventory calculation and financial report preparation transactions. For that we need a design that can handle drug sales and recording financial transactions of income and expenses from patients. The functionality that will be built in this application is the creation of sales forms, income forms, journals, ledgers, and financial reports for patient services. System design is done by Unified Modeling Language and database design using Entity Relationship Diagram (ERD).Salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh Klinik Pratama adalah aplikasi sistem informasi pelayanan pasien dan keuangan berbasis web dimana hal ini diperlukan untuk memberikan kemudahan akses data. Dalam kegiatan operasional yang dilakukan oleh Klinik Pratama Selamat sebagai salah satu Klinik Pratama yang bekerjasama dengan BPJS maka klinik sangat membutuhkan aplikasi berbasis web guna mendukung kemudahan akses data. Selain diperlukan kemudahan akses data, Klinik juga memerlukan aplikasi yang mampu mencatat semua kegiatan keuangan mulai dari proses pendataan sampai dengan transaksi pembelian, penjualan, perhitungan persediaan obat dan penyusunan laporan keuangan.  Untuk itu diperlukan suatu rancangan yang dapat menangani penjualan obat serta pencatatan transaksi keuangan pendapatan dan beban dari pasien. Fungsionalitas yang akan dibangun dalam aplikasi ini adalah pembuatan form penjualan, form pendapatan, jurnal, buku besar, dan laporan keuangan atas pelayanan pasien. Perancangan sistem dilakukan dengan Unified Modeling Language dan perancangan basis data menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD).
Pengembangan Model Strategi Dynamic Pricing Tiket Pesawat Menggunakan Pendekatan Game Theory Silitonga, Roland Y.H.; Linardi, Silvia
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.196

Abstract

 The dynamic pricing strategy adopted by each airline has a different strategy model when viewed from the pattern of price function charts against the time of purchase. In this research, it can be concluded that dynamic pricing is influenced by ticket purchase time, departure time, and departure route. Based on the research, consumers can make purchasing decisions by making trends (strategy patterns) that have the greatest R2 value, for example for the purchase of Air Asia tickets departure at 05.20 hours can be done by creating logarithmic chart pattern but the data can deviate Rp 147.931,80 and consumers are advised Not making purchases when approaching holidays; In addition to complementing the strategy pattern found using R2 Test, the winner of game theory for 5 am departure hours ie Air Asia has a smaller possibility to change its strategy pattern, so the trend pattern created using the winning strategy that is logarithmic will have greater certainty than if create a trend pattern only by considering the greatest R2 value.Dynamic pricing adalah salah satu strategi dalam Revenue Management, yaitu pemberian harga yang berbeda-beda selama horison waktu penjualan. Konsumen perlu menentukan kapan waktu termurah untuk membeli tiket, sehingga penelitian ini mencoba memodelkan strategi dynamic pricing menggunakan metode pemodelan Hard OR. Penelitian ini mempertimbangkan konsep nilai uang untuk dapat mengetahui kapan harga termurah dalam melakukan pembelian tiket. Dalam penelitian ini akan dilakukan studi kasus untuk rute CGK-DPS dan rute CGK-SUB pada maskapai Lion Air, Citilink, dan Air Asia. Berdasarkan hasil penelitian; dari semua jam keberangkatan pada rute CGK-DPS, harga terendah terletak pada maskapai Air Asia, yaitu sebesar Rp 530.428,27  jika melakukan pada pembelian h-27 untuk jam keberangkatan 18.15-21.05 dan 19.30-22.25; dari semua jam keberangkatan dari rute CGK-SUB, harga terendah terletak pada maskapai Citilink, yaitu sebesar Rp 441.172,03 jika melakukan pada pembelian h-1 untuk jam keberangkatan 04.10-5.35. Oleh karena itu, saat melakukan pembelian tiket pesawat rute CGK-DPS disarankan untuk memilih Air Asia dan saat melakukan pembelian tiket pesawat rute CGK-SUB disarankan untuk memilih Citilink. Selain itu, ditemukan bahwa maskapai Lion Air memberikan harga termurah pada saat h-1 untuk semua rute penerbangan. Strategi dynamic pricing yang diterapkan oleh setiap maskapai memiliki strategi yang berbeda-beda. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dynamic pricing dipengaruhi oleh waktu pembelian tiket, jam keberangkatan, dan rute keberangkatan. Berdasarkan penelitian, konsumen dapat melakukan keputusan pembelian dengan membuat trend (pola strategi) dengan memperhatikan nilai R2 terbesar. Selain itu dengan juga memperhatikan strategi logaritmik akan memberi peluang lebih besar dibandingkan jika membuat pola trend hanya dengan mempertimbangkan nilai R2 terbesar.
Text Mining Untuk Klasifikasi Kategori Cerita Pendek Menggunakan Naïve Bayes (NB) Somantri, Oman
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.154

Abstract

Determination of the category of a short story requires a slightly long process, in other way we must read a whole or at least a half of the contents of the short story to know the entire contents from the beginning to the end. These constraints require a solution to overcome by using Naïve Bayes algorithm (NB) to serve as the solution of the existing problems. Naïve Bayes, used as a model, resulted with accuracy of 78.59%. Evaluation was conducted by comparing the level of accuracy produced with other models of Support Vector Machine (SVM). The result of the research show that level of accuracy NB greater than Support Vector Machine (SVM) with accuracy level 64,36%. Based on the results of research conducted can be concluded that Naïve Bayes has a higher level of accuracy than the Support Vector Machine (SVM) for the short story category classification.Penentuan kategori sebuah cerita pendek memerlukan sebuah proses yang lama. Kita harus membaca secara keseluruhan atau, minimal, setengah dari isi dari cerpen tersebut. Untuk mengetahui seluruh isi konten dari suatu cerpen adalah dengan membaca isi cerpen, mulai dari awal sampai akhir. Kendala ini memerlukan sebuah solusi untuk mengatasinya. Pada penelitian ini diusulkan sebuah model dengan menggunakan algoritme Naïve bayes (NB) untuk dijadikan sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Naïve Bayes digunakan sebagai model dengan tingkat akurasi sebesar 78,59%. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat akurasi yang dihasilkan dengan model lain, yaitu Support Vector Machine (SVM). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat akurasi NB lebih besar dibandingkan dengan SVM, yaitu dengan tingkat akurasi 64,36%. Oleh karena itu, didapatkan kesimpulan pada penelitian ini bahwa Naïve Bayes mempunyai tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan dengan Support Vector Machine untuk klasifikasi kategori cerpen.
Pengembangan Model untuk Aplikasi Pengendalian Persediaan Probabilistik Multi Item Single Supplier Silitonga, Roland Y. H.; Kawet, Meyelin Paskal
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.158

Abstract

The probabilistic inventory model is a state of inventory that has uncertainty, but its expected value, variance, and distribution patterns can be predicted. This model can be used to solve inventory problems in the fluctuating demand form. In a postal service provider, inventory shortage in a period can be fulfilled by making back order, so the cost is usually more expensive than regular order. The probabilistic inventory model used to solve the problem is Q back order by assuming that all types of goods in the company are independent. This model can be developed, because basically the goods in the service company are not mutually free but have one form of dependence which is supplier similarity. Based on that, the research was developed using multi item single supplier model by combining several kinds of goods in the procurement process through a tender to select the vendor that offers the cheapest price so it can minimize the purchasing cost and procurement cost, and minimize the total inventory cost. This model would be applied in software applications in order to make model’s performance easier to monitor.Model persediaan probabilistik merupakan suatu keadaan persediaan yang memiliki ketidakpastian, namun nilai ekspektasi, variansi, dan pola distribusinya dapat diprediksi. Model ini dapat digunakan untuk menjawab permasalahan persediaan berupa jumlah permintaan yang fluktuatif. Di sebuah perusahaan jasa penyedia layanan pos, kekurangan persediaan pada suatu periode dapat dipenuhi dengan melakukan pemesanan darurat, sehingga biaya yang ditimbulkan biasanya lebih mahal dari pemesanan normal. Model persediaan probabilistik yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah Q back order dengan mengasumsikan bahwa semua jenis barang dalam perusahaan saling bebas. Model ini dapat dikembangkan, karena pada dasarnya barang di perusahaan jasa tidak saling bebas tetapi memiliki suatu bentuk ketergantungan berupa kesamaan supplier. Berdasarkan hal tersebut dilakukan pengembangan penelitian menggunakan model multi item single supplier, yaitu menggabungkan beberapa jenis barang dalam proses pengadaan melalui tender untuk memilih vendor yang menawarkan harga terendah, sehingga dapat meminimasi biaya pembelian dan biaya pengadaan, serta meminimasi total biaya persediaan. Model ini akan diterapkan dalam aplikasi perangkat lunak dengan tujuan agar kinerja model dapat dengan mudah dipantau.
Analisis Perencanaan Migrasi Jaringan 3G menuju Jaringan LTE (Long Term Evolution) di Pusat Kota Kudus Hidayanti, Latifah; Usman, Uke Kurniawan; Inhardy, Dhimas Syahrial Fattah
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.189

Abstract

Improving the quality of data services that have better coverage and capacity is a challenge for telecom operators in urban areas, one of which is the Kudus City. Kudus City is a city famous for the tour of menara Kudus which every day packed by tourists and also indigenous people, this resulted in the number of users that can not be served by NodeB. In Kudus City Center there are 4 NodeBs to serve data communications using 3G technology, but there is one NodeB that is unable to service the data communication needs due to its full traffic capacity and high payload demand. In this research, migration planning from 3G network to LTE (Long Term Evolution) using frequency of 1800 MHz in Kudus City. Migration planning based on existing conditions using drive test and 3G payload traffic. LTE network planning that has been done using simulation software atoll 3.2 on the capacity and coverage side. The simulation results before and after the migration showed the parameter of the coverage side increased by 45.16%%, while the capacity increased and the average throughput increased from 1.255 kbps to 19.672 kbps.Meningkatkan kualitas layanan data yang memiliki cakupan dan kapasitas yang lebih baik merupakan tantangan bagi operator telekomunikasi pada daerah urban, salah satunya Kota Kudus. Kota Kudus merupakan kota yang terkenal dengan wisata menara Kudus yang setiap hari dipadati oleh wisatawan maupun penduduk asli. Hal ini mengakibatkan banyaknya user yang tidak dapat dilayani oleh NodeB. Di Pusat Kota Kudus terdapat 4 NodeB untuk melayani komunikasi data menggunakan teknologi 3G. Akan tetapi, terdapat salah satu NodeB yang tidak mampu melayani kebutuhan komunikasi data karena kapasitas trafik yang penuh dan permintaan payload yang tinggi. Pada penelitian ini, dilakukan perencanaan migrasi dari jaringan 3G ke LTE (Long Term Evolution) menggunakan frekuensi 1800 MHz di Kota Kudus. Perencanaan migrasi berdasarkan pada kondisi existing menggunakan drive test dan trafik payload 3G. Perencanaan jaringan LTE yang telah dilakukan menggunakan software simulasi Atoll 3.2 pada sisi capacity dan coverage. Hasil simulasi sebelum dan sesudah dilakukan migrasi menunjukkan parameter dari sisi coverage mengalami peningkatan sebesar 45,16%, average throughput meningkat dari 1.255 kbps menjadi 19.672 kbps.
Perancangan dan Implementasi Payment Gateway dengan metode Concurrency untuk Transaksi Nontunai Gamaliel, Yoyok Yusman; Suakanto, Sinung; Andreas, Andreas
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.174

Abstract

Abstract— Nowadays, the use of technology in the non-cash transaction system has started to shift the system of cash transaction. In line with this situation, the issue of concurrency, the system’s ability to handle the large amount of transactions at the same time, is emerging. This matter may result in lost updates, uncommitted dependencies, and inconsistent analysis. Therefore, it is required to build a payment gateway system that is able to handle this issue. In addition, the system must apply the standard format for non-cash transactions. This paper will design a payment gateway system using concurrency mechanism by applying Akka framework and ISO 8583 as a message format for non-cash transaction. The implementation of the payment gateway system will enable the system to handle concurrency and to use standard format transaction. The payment gateway system is tested with 2 parameters, namely functionality and concurrency.Keywords— Concurrency, Non-cash transactions, payment gateway, framework Akka, ISO8583 Abstrak— Sistem transaksi non-tunai yang berbasis teknologi kini telah mulai menggantikan system transaksi tunai. Berkaitan dengan hal tersebut muncul isu tentang concurrency, yaitu kemampuan system dalam menangani jumlah transaksi yang banyak dalam waktu bersamaan. Adanya isu tersebut dapat mengakibatkan lost update, uncommitted dependency, dan inconsistent analysis. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem payment gateway yang mampu menangani isu tersebut. Selain itu, sistem tersebut harus menerapkan standar format untuk transaksi nontunai. Makalah ini akan merancang sebuah sistem payment gateway yang menggunakan mekanisme concurrency dengan menggunakan framework Akka dan ISO 8583 sebagai format pesan untuk transaksi nontunai. Implementasi dari sistem payment gateway tersebut akan membuat sistem tersebut mampu menangani concurrency dan menggunakan standard format data transaksi. Sistem payment gateway ini diuji dengan 2 parameter, yaitu fungsionalitas dan concurrency. Kata kunci— concurrency, transaksi nontunai, payment gateway, framework Akka, ISO8583.