cover
Contact Name
Dina Angela
Contact Email
dina_angela@ithb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltelematika@ithb.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur no. 80-84, Kel. Coblong, Kec. Lebak Gede, Bandung, 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Telematika
ISSN : 18582516     EISSN : 25793772     DOI : https://doi.org/10.61769/telematika
Jurnal Telematika is a scientific periodical written in Indonesian language published by Institut Teknologi Harapan Bangsa twice per year. Jurnal Telematika publishes scientific papers from researchers, academics, activist, and practicioners, which are results from scientific study and research in the field of telematics and information technology.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Penjadwalan Job Dua Stages dan Penentuan Perkakas Potong pada Flexible Manufacturing System Menggunakan Metode Genetic Algorithm Sitepu, Teguh E. N.; Setiawan, Ari; K, Antonius Candra
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.198

Abstract

This paper deals with two stages job scheduling and cutting tools determination in an aircraft manufacturing industry that implements Flexible Manufacturing System (FMS). System has four parallel CNC machines with 15 jobs. A job consists one to two stages, and every stage consists several operations. Job scheduling solved using Genetic Algorithm (GA) method. Program was built in C# that has objective function to minimize mean flow time and makespan. Job scheduling solved separately between stage-1 and stage-2 then combined manually into a scheduling gantt-chart. Combination method that only merge job scheduling result of stage-2 into stage-1 produce idle time so an adjustment procedure required for eliminate it. Job scheduling result based on mean flow time minimization criteria is 737,3 minutes and makespan criteria is 1.280 minutes. Mean flow time GA is 6,7 minutes faster than SPT. While makespan GA is 50 minutes faster than SPT. Cutting tool required in machine 1 is 1.260 units, machine 2 is 1.250 units, machine 3 is 1.250 units, and machine 4 is 1.280 units.Penelitian ini berkaitan dengan penjadwalan job dua stage dan penentuan perkakas potong pada suatu industri manufaktur pesawat terbang yang menerapkan Flexible Manufacturing System (FMS).  Sistem terdiri atas 4 mesin CNC paralel dengan 15 job. Setiap job terdiri atas satu sampai dua stage, dan setiap stage terdiri atas beberapa operasi. Perancangan penjadwalan dilakukan dengan metode Genetic Algorithm (GA). Program dibangun dengan bahasa C# yang memiliki fungsi obyektif minimasi rata-rata flow time dan makespan. Perancangan penjadwalan dilakukan terpisah antara stage-1 dan stage-2 kemudian digabungkan secara manual dalam satu gantt chart penjadwalan. Metode penggabungan yang hanya menempelkan hasil stage-2 pada stage-1 menghasilkan waktu idle sehingga suatu prosedur penyesuaian diperlukan untuk menghilangkannya. Hasil penjadwalan dengan kriteria minimasi rata-rata flow time mencapai 737,3 menit dan kriteria makespan mencapai 1.280 menit. Rata-rata flow time metode GA lebih cepat 6,7 menit dibandingkan metode SPT. Sedangkan makespan metode GA lebih cepat 50 menit dibandingkan metode SPT. Jumlah perkakas potong yang dibutuhkan pada mesin 1 adalah 1.260 unit, mesin 2 adalah 1.250 unit, mesin 3 adalah 1.250 unit, dan mesin 4 adalah 1.280 unit.
Model Penjadwalan Flexible Manufacturing System dengan Memperhatikan Sistem Penanganan Material Setiawan, Ari; Sitepu, Teguh Ersada Natail; Hilmanto, Malvin
Jurnal Telematika 2018: Industrial Engineering Seminar and Call for Paper (IESC) 2018
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v0i0.246

Abstract

Material handling systems on FMS (Flexible Manufacturing System) plays an important role in production process, which usually consists of a transportation system or known as a stacker crane which is useful for transportation of materials and inventory systems or known as pallet stocker which is useful for storing raw material, semi-finished goods and finished goods. Material handling systems on FMS must be well managed so that production process can work well, one way to achieve that is by production scheduling. This research will develop FMS scheduling model by considering material handling systems which form of stacker crane and pallet stocker. In this study there are four pieces of CNC machines (Computer Numerical Control) that are identical and arranged in parallel. The CNC machine is used to produce fifteen jobs which has stage-1 and stage-2. The difference between stage-1 and stage-2 is the surface to be processed. This research uses two methods: SPT (Shortest Processing Time) and LPT (Longest Processing Time). Both methods will be compared to obtain the best method between them. This study has a solution that sees the makespan and stacker crane utilization. The result showed that the shortest make-span obtained was 1321,04 minute and and the biggest utility was 4,64%. FMS (Flexible Manufacturing System) menggunakan sistem penanganan material yang berperan penting dalam proses produksi, yang biasanya terdiri dari sistem transportasi atau dikenal dengan stacker crane yang berguna untuk transportasi material dan sistem inventori atau dikenal dengan pallet stocker yang berguna untuk menyimpan raw material, semi finished goods dan finished goods. Sistem penanganan material pada FMS harus dikelola dengan baik supaya proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah dengan sistem penjadwalan produksi. Oleh karena itu penelitian ini akan mengembangkan model penjadwalan FMS dengan memperhatikan sistem penanganan material berupa stacker crane dan pallet stocker. Pada penelitian ini terdapat empat buah mesin CNC (Computer Numerical Control) yang identik dan disusun secara paralel. Mesin CNC tersebut digunakan untuk memproduksi lima belas buah pekerjaan yang akan diproses dalam stage-1 dan stage-2. Perbedaan antara stage-1 dan stage-2 yaitu terletak dari permukaan yang akan diproses. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu SPT (Shortest Processing Time) dan LPT (Longest Processing Time). Kedua metode tersebut akan dibandingkan dengan melihat hasil dari masing-masing metode yang berupa makespan dan utilitas stacker crane. Dari hasil penelitian didapatkan nilai makespan terpendek yaitu 1321,04 menit dan utilitas terbesar yaitu 4,64%. 
Perancangan Sensor Kecepatan dan Arah Angin untuk Automatic Weather Station (AWS) Angela, Dina; Nugroho, Tunggul Arief; Gultom, Binsar Tonggo Parulian; Yonata, Yosi
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.186

Abstract

Salah satu hal yang paling penting untuk dipantau adalah cuaca, terutama di sektor pertanian yang sangat tergantung kepada cuaca. Informasi kecepatan dan arah angin selalu harus dapat diketahui oleh para petani untuk memprediksi cuaca dan iklim. Penelitian ini merancang dan merealisasikan suatu perangkat sistem pengukur kecepatan dan arah angin yang terdiri atas rotary encoder digunakan untuk mengukur kecepatan angin dan sensor Hall effect digunakan untuk mengetahui arah angin. Kedua alat tersebut dihubungkan dengan Atmega328P sebagai pemroses sinyalnya. Hasil akhir peneltian ini adalah sebuah purwarupa perangkat sistem pengukur kecepatan dan arah angin yang telah dikalibrasi dengan anemometer dan dibandingkan dengan alat ukur kecepatan dan arah angin BMKG Bandung.
Perancangan Sistem Informasi Warning System pada Kegiatan Monitoring Aset Gereja Sirait, Tamsir Hasudungan; Kurniawan, Heri; Bebeto, Zico
Jurnal Telematika Vol. 13 No. 1 (2018)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v13i1.199

Abstract

Rehoboth Church is a place of worship where Christians people can run Sunday service regularly. At this time Rehoboth Church run 5 worship activities every Sunday. This research focuses on how to monitor all assets that had been use for each activity in where the overall assets can be managed properly. There are two group that are responsible for managing these assets, first is the head of the division and second is the person in charge for each room. This asset monitoring specially for the audio video department and music department assets. Rehoboth had two problems, first, an inaccurate information on asset that had damage and this is a problem for them to monitor the asset condition and, second, a late of reporting for each condition of the assets that have been used during worship activities. Therefore, this research will produces an Asset Monitoring Information System Application that can provide asset condition reports and also the maintenance reports that needed by the Division Head to carry out monitoring. With this monitoring report, the head of the division can take immediately action on all damage assets and will take action to replace or maintenance assets, so it can be ready for the next worship activity. This system also has a warning system feature using SMS as a medium to send a reminder from the division head to the person in charge of the room who is late in reporting the checking of the condition of the asset after the worship activities have been completed.Gereja Rehoboth adalah salah satu tempat ibadah di mana umat Kristiani menjalankan setiap ibadah atau kebaktian secara rutin. Saat ini terdapat 5 kegiatan ibadah yang dilakukan setiap hari minggu pada Gereja Rehoboth. Penelitian ini berfokus pada bagaimana melakukan pemantau semua aset yang digunakan untuk setiap kegiatan dalam berjalan, di mana keseluruhan aset dapat dikelola dengan baik. Terdapat 2 golongan yang bertanggungjawab untuk mengelola aset tersebut, yaitu Kepala Divisi dan Penanggung Jawab Ruangan, khususnya aset video department dan music department audio. Terdapat dua masalah, yaitu tidak akuratnya informasi kerusakan aset sehingga pihak Gereja Rehoboth kesulitan dalam mengetahui keadaan aset dan terlambatnya melakukan pelaporan terhadap setiap kondisi aset yang telah digunakan selama kegiatan ibadah. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Sistem Informasi Monitoring Aset yang dapat menyediakan laporan kondisi aset dan laporan maintenance yang dibutuhkan oleh kepala divisi untuk melakukan pemantauan. Dengan adanya laporan tersebut, Kepala Divisi dapat melakukan tindakan secepatnya terhadap seluruh aset yang mengalami kerusakan. agar aset-aset tersebut dapat siap untuk dipakai kembali ketika kegiatan ibadah berikutnya dilaksanakan. Selain fitur pelaporan, sistem ini juga memiliki fitur warning system menggunakan SMS sebagai media untuk mengirimkan sebuah reminder dari kepala divisi kepada penanggung jawab ruangan yang terlambat dalam melakukan pelaporan pengecekan kondisi aset, setelah kegiatan ibadah selesai dilaksanakan.
Penerapan Aplikasi Pencatatan dan Pengendalian Piutang dengan Mempertimbangkan Volume dan Periode Renata, Nindy Elsera; Widayanti, Asti; Karismariyanti, Magdalena
Jurnal Telematika 2018: Industrial Engineering Seminar and Call for Paper (IESC) 2018
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v0i0.238

Abstract

Manufacturing companies with make to order production system, usually the payment system for their order by credit system. the consequences of credit system are delay payment. Base on the research in the case study company, approximately 40% of customers often delay payment especially the regular customer. Another cases are the lack of monitoring payment of receivable. The aim of this research to make application to record and control payment status considering volume and period. This application built with the object-oriented method and development model with SDLC, use the programming language PHP and CodeIgniter framework. Functionality of application such as make record sales and payments considering the volume and period, handling accounts receivable control and treatment of bad debts, as serve reports to the management. Based on black box testing it can be concluded that the application passed the test. In accordance with the results of the implementation is done in the company, application can helps manage data master, manage sales based on the volume and period, volume and period definition, control of accounts receivable based on the volume and period, and reporting to the company managerial so that the company can minimize the amount of bad debts. Biasanya perusahaan manufaktur dengan sistem produksi make to order menggunakan sistem pembayaran untuk pesanan mereka dengan sistem kredit. Konsekuensi sistem kredit adalah keterlambatan pembayaran. Berdasarkan studi kasus di perusahaan, sekitar 40% pelanggan sering menunda pembayaran terutama pelanggan reguler. Kasus lain adalah kurangnya pemantauan pembayaran piutang. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat aplikasi untuk merekam dan mengontrol status pembayaran dengan mempertimbangkan volume dan periode. Aplikasi ini dibangun dengan metode berorientasi objek dan pengembangan model dengan SDLC, menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework Codeigniter. Fungsionalitas aplikasi seperti membuat catatan penjualan dan pembayaran mempertimbangkan volume dan periode, penanganan kontrol piutang dan perlakuan terhadap kredit macet, karena melayani laporan kepada manajemen. Berdasarkan pengujian black box dapat disimpulkan bahwa aplikasi lulus tes. Sesuai dengan hasil implementasi yang dilakukan di perusahaan, aplikasi dapat membantu mengelola data master, mengatur penjualan berdasarkan volume dan periode, volume dan definisi periode, pengendalian piutang berdasarkan volume dan periode, dan pelaporan ke manajerial perusahaan sehingga perusahaan dapat meminimalkan jumlah piutang tidak tertagih.
Perancangan Sistem Informasi Ekstrakurikuler Berbasis Web di SMA XYZ Yonata, Yosi; Sipayung, Evasaria Magdalena; Marselina, Selly
Jurnal Telematika Vol. 13 No. 1 (2018)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v13i1.209

Abstract

XYZ High School in Bandung City routinely holds extracurricular activities, but it is constrained due to difficulties in accessing data, lack of data integration, and difficulty in coordination between parties involved. To overcome theseobstacles, a web-based Extracurricular Information System was designed. With this information system, parties involved in extracurricular activities can coordinate well, access data more easily, and data integration facilitates the process of assessment and preparation of activity reports.SMA XYZ di Kota Bandung rutin mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, namun terkendala karena karena kesulitan akses data, kurangnya integrasi data, dan sulitnya koordinasi antar pihak yang terlibat. Untuk mengatasi kendala tersebut, dirancang suatu Sistem Informasi Ekstrakurikuler berbasis web. Dengan sistem informasi tersebut, pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler dapat berkoordinasi dengan baik, akses data lebih mudah, dan integrasi data memperlancar proses penilaian dan penyusunan laporan kegiatan.
Perancangan Group Decision Support System Pemilihan Karyawan dengan Kinerja Terbaik Menggunakan Metode Simple Analytic Network Process (Studi Kasus: PT XYZ) Gunawan, Arief Samuel; Fiarni, Cut; Andhika, Candyda
Jurnal Telematika Vol. 11 No. 2 (2016)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v11i2.137

Abstract

PT XYZ adalah salah satu Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Bandung, yang melakukan pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran sediaan farmasi. Untuk menjamin mutu pelayanan yang diberikan, PT. XYZ melakukan penilaian kinerja karyawan secara berkala dengan pemilihan karyawan yang memiliki kinerja terbaik untuk diberi penghargaan atau insentif. Namun, terdapat kendala dimana penilaian dilakukan hanya secara sepihak oleh manajer, kemudian kriteria yang diterapkan belum mengacu pada standar baku, serta belum adanya pembobotan kepentingan untuk setiap kriteria yang ada, sehingga mengakibatkan tingginya subjektivitas dari proses tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini dirancang Group Decision Support System (GDSS) yang dapat membantu proses evaluasi kinerja karyawan dan proses pemilihan karyawan terbaik berdasarkan kinerja, yang dapat digunakan oleh seluruh pihak yang bersangkutan dalam proses tersebut. Pada GDSS digunakan metode Simple Analytic Network Process (ANP), dengan empat kriteria utama, yaitu kedisiplinan, tanggung jawab, attitude dan karakter, serta pemanfaatan waktu kerja. GDSS Pemilihan Karyawan Berdasarkan Kinerja Terbaik ini mampu meningkatkan objektivitas dari proses penilaian kinerja karyawan, serta memudahkan pengambilan keputusan oleh manajer dalam pemilihan karyawan terbaik berdasarkan kinerja, dengan nilai rata-rata User Acceptance Test (UAT) di atas 80%, dengan persentase kepuasaan tertinggi yaitu 100% pada tampilan dasbor yang bersifat informatif.
Desain Aplikasi Penjualan dan Pembelian pada Perusahaan Dagang Santoso, Rudi Edi; Kastaman, Kastaman; Sukmawati, Fitri
Jurnal Telematika 2018: Industrial Engineering Seminar and Call for Paper (IESC) 2018
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v0i0.224

Abstract

The calculation of the purchase and sale of the goods in a trading company is a very important thing in running business processes. In this paper, case study which is the object of research is in the bakery. This becomes very important because of the calculation that's known stock of goods and end its profits loss a store. However, many difficulties occur namely slowness of calculation and logging goods sales because the calculation is done using the calculator, the recording of sales still Use the notes as evidence of cash sales, check out their inventory the items to be sold. Often an error occurred determining inventory and delays in the creation of income statements and cash flow statement of operating activity, the difficulty of finding the transaction data at the time of purchase and sale. To overcome these problems, it is necessary to develop application design using the system development method used is the method of Software Development Life Cycle (SDLC) with the waterfall model and designed with object-oriented methods. This design is able to handle the recording of purchases and sales. Perhitungan pembelian dan penjualan barang pada sebuah perusahaan dagang merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan proses bisnis. Dalam paper ini studi kasus yang menjadi objek penelitian adalah di toko kue dan roti. Hal ini menjadi sangat penting karena dari hasil perhitungan itulah dapat diketahui stok akhir dari barang dan rugi labanya suatu toko tersebut. Namun, terjadi banyak kesulitan yaitu lambatnya perhitungan dan pendataan penjualan barang karena perhitungan yang dilakukan masih menggunakan kalkulator, pencatatan penjualan masih menggunakan nota sebagai bukti penjualan tunai, dan mengecek persediaan barang yang akan dijual. Sering terjadi kesalahan dalam menentukan persediaan dan keterlambatan dalam pembuatan laporan laba rugi serta laporan arus kas aktivitas operasi, sulitnya mencari data-data transaksi pada saat pembelian dan penjualan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dikembangkan desain aplikasi dengan menggunakan metode pengembangan sistem. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall dan dirancang dengan metode berorientasi objek. Rancangan ini mampu menangani pencatatan pembelian dan penjualan.
Analisis Efek Chaos pada Enkripsi Dekripsi Image dengan Metode One Time Pad Br. Bangun, Emmy Apulina; Putri, Irene Adisty
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 2 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i2.54

Abstract

One-Time Pad merupakan salah satu jenis teknik kriptografi yang menggunakan metode substitusi dengan cara memberikan syarat-syarat khusus terhadap kunci yang digunakan yaitu terbuat dari nilai yang acak (kunci acak atau pad). Kunci-kunci yang digunakan untuk enkripsi dapat di generate dengan berdasar pada prinsip Chaos. Teori Chaos mempelajari perilaku sistem dinamik yang sangat sensitif terhadap kondisi awal. Kepekaan atau sensitifitas ini secara populer disebut efek kupu-kupu. Teori Chaos terbukti pada proses enkripsi, karena dengan nilai kunci yang hanya berbeda sedikit dari kunci awal, hasil gambar yang diperoleh menjadi tidak sama dengan gambar awal. Dengan fungsi pengambilan sisa kunci 24 bit atau disebut KeyCutterBack didapatkan cipher image yang lebih baik dibandingkan dengan hasil dari fungsi Teori Chaos, One-Time Pad,efek kupu-kupu , KeyCutterFront, KeyCutterBack yang hanya mengambil bit depan saja.One-time pad is one of the cryptographic techniques using substitution method by providing special conditions to the key which is made of the value of a random (or random key pad). The keys whose are used in encryption can be generate from the other chance with Chaos teory. Chaos Theory studies the behavior of dynamical systems are very sensitive to initial conditions. This sensitivity as it is popularly called the butterfly effect. The effectiveness of the chaos theory is proven in the encryption process, because if the key value differs only slightly from the initial key, the results of obtained images will not be equal to the plain images. The function of taking the remaining 24 bits or called KeyCutterBack produced a better cipher image compared with the results of functions that only take the 24 bit starting from the front or called KeyCutterFront.One-Time Pad merupakan salah satu jenis teknikkriptografi yang menggunakan metode substitusi dengan caramemberikan syarat-syarat khusus terhadap kunci yangdigunakan yaitu terbuat dari nilai yang acak (kunci acak ataupad). Kunci-kunci yang digunakan untuk enkripsi dapat digenerate dengan berdasar pada prinsip Chaos. Teori Chaosmempelajari perilaku sistem dinamik yang sangat sensitifterhadap kondisi awal. Kepekaan atau sensitifitas ini secarapopuler disebut efek kupu-kupu. Teori Chaos terbukti padaproses enkripsi, karena dengan nilai kunci yang hanya berbedasedikit dari kunci awal, hasil gambar yang diperoleh menjaditidak sama dengan gambar awal. Dengan fungsi pengambilansisa kunci 24 bit atau disebut KeyCutterBack didapatkan cipherimage yang lebih baik dibandingkan dengan hasil dari fungsiTeori Chaos, One-Time Pad,efek kupu-kupu , KeyCutterFront,KeyCutterBack yang hanya mengambil bit depan saja.
GLOBALISASI DAN DAMPAKNYA TELAAH KASUS PADA FENOMENA TELEPON GENGGAM Api, Arleti Mochtar
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 2 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i2.55

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kasus perkembangan penggunaan telepon genggam serta dampak sosial yang ditimbulkan. Fokus pembahasan pada kasus yang umum terjadi di Indonesia, yang memiliki latar belakang beragam. Ketidaksiapan masyarakat Indonesia pada umumnya menyebabkan situasi yang tak terduga seperti munculnya gegar budaya serta perilaku konsumtif yang sulit diatasi dewasa ini. Kondisi yang merugikan banyak pihak ini berlanjut tanpa disadari dampaknya.