cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
sapta@royal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURTEKSI
Published by STMIK Royal Kisaran
ISSN : 24071811     EISSN : 25500201     DOI : -
Core Subject : Science,
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) is a scientific journal which is published by STMIK Royal Kisaran. This journal published twice a year on December and June. This journal contains a collection of research in information technology and computer system.
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PROYEK CPM PADA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR IT OPTICAL DISTRIBUTION POINT Dely Indah Sari
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1039

Abstract

Abstract : ODP can be a distribution tools for IT infrastructure development. So that ODP can reach the customer, there must be a telecommunications operator that has the ability to connect production equipment to the area. ODP infrastructure development using the network method is CPM method. CPM method has no execution time tolerance. In financing ODP development can be done by two method is normal method and fast method. Normal method means all operation performed normally while the fast financing method means that the cost is more expensive because it requires more labor. Kata Kunci : CPM; fast cost; normal cost; ODP  Abstrak : ODP dapat menjadi alat pendistribusi pembangunan dalam infrastuktur IT. Agar ODP dapat sampai ke pelanggan harus terdapat operator telekomunikasi yang memiliki kemampuan untuk menghubungkan alat produksi ke daerah tersebut. Pembangunan infrastuktur ODP menggunakan metode jaringan kerja yaitu metode CPM. Metode CPM tidak memiliki toleransi waktu pelaksanaan. Dalam pembiayaan pembangunan ODP dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pembiayaan metode normal dan pembiayaan metode dipercepat, pembiayaan metode normal artinya semua operasi yang dilakukan secara normal sedangkan metode pembiayaan dipercepat artinya biaya lebih mahal karena membutuhkan tenaga kerja lebih banyak. Kata Kunci : biaya normal; biaya dipercepat; CPM; ODP
SISTEM PELACAKAN KONTAK COVID-19 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI QR CODE BERBASIS WEB Nurjannah Nurjannah; Muhammad Halmi Dar; Budianto Bangun
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1180

Abstract

Abstract: In an effort to control the rate of the spread of Covid-19, the Governor of Sumatera Utara detailed-right of instructions written to perform the extension of PPKM Mikro. One of the scenarios control that is used to perform the contact tracing. Many countries have managed to implement technology-based applications as a tool to do contact tracing to the victims who are exposed. On the one hand, the use of application is very helpful in reducing the rate of transmission of Covid-19. But on the other hand, concerns against the use of user data that is secret to be its own obstacles. This study aims to create a tracing system contact Covid-19 using the QR Code. QR Code technology is selected because it can be used as a tracing tool contact without need to take the user's location data confidential. This system developed by applying the waterfall model. The results of the research show that the tracing system contact Covid-19 without using the privacy data of the user is successfully created with the use of QR Code technology is web-based. Using the method of blackbox testing, the results of the test the functionality of the system running well.            Keywords: Contact Tracing, Covid-19; QR Code; Waterfall; Web  Abstrak: Dalam upaya mengendalikan laju penyebaran Covid-19, Gubernur Sumatera Utara mengeluarkan instruksi tertulis untuk melakukan perpanjangan PPKM Mikro. Salah satu skenario pengendalian yang digunakan adalah dengan melakukan pelacakan kontak (contact tracing). Beberapa negara telah berhasil mengimplementasikan teknologi berbasis aplikasi sebagai alat untuk melakukan pelacakan kontak terhadap korban yang terpapar. Disatu sisi, penggunaan aplikasi sangat membantu dalam menekan laju penularan Covid-19. Namun disisi lain, kekhawatiran terhadap penggunaan data pengguna yang bersifat rahasia menjadi hambatan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pelacakan kontak Covid-19 menggunakan QR Code. Teknologi QR Code dipilih karena dapat digunakan sebagai alat pelacakan kontak tanpa perlu mengambil data lokasi pengguna yang bersifat rahasia. Sistem ini dikembangkan dengan menerapkan model waterfall. Hasil peneltian menunjukkan bahwa sistem pelacakan kontak Covid-19 tanpa menggunkan data privasi pengguna berhasil dibuat dengan menggunkan teknologi QR Code yang berbasis web. Dengan mengguna metode blackbox testing, hasil dari uji fungsionalitas sistem berjalan dengan baik.    Kata kunci: Covid-19; Pelacakan Kontak; QR Code, Waterfall, Web
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DENGAN METODE AHP Zulfi Azhar; Wakhinuddin Wakhinuddin; Waskito Waskito
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1155

Abstract

Abstract: Education as an important aspect, in improving the quality of education needs to be done innovatively. Learning Models are examples of student learning patterns or structures that are designed, implemented, and systematically evaluated by teachers in order to achieve learning objectives. The Industrial Revolution 4.0 currently has an influence in various fields, one of which is the world of education, with IoT presenting an industrial revolution in the world of education in finding ways to implement learning systems so that they are not outdated. STMIK Royal is one of the computer high schools in Kisaran that wants to develop a better learning model for its students. In choosing the development of learning models requires a decision support system method in choosing the best using the AHP method. This method can analyze a number of criteria and alternatives in choosing the best learning model development which is determined through the calculation process. This model is easier and more effective to produce the best. The AHP method is able to produce the selection of learning model development with several selection criteria and influential alternative choices. The result of the highest ranking is a priority on criteria and alternatives in achieving the goal of choosing a learning model at STMIK Royal Kisaran. Keywords: alternative; analytical hierarchy process; criteria, development; learning models  Abstrak: Pendidikan sebagai aspek penting, dalam peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan secara inovatif. Model Pembelajaran adalah contoh pola atau struktur belajar siswa yang dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis oleh guru dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Revolusi Industri 4.0 saat ini telah memberikan pengaruh di berbagai bidang salah satunya dunia pendidikan, dengan IoT menghadirkan revolusi industri di dunia pendidikan dalam mencari jalan mengimplementasikan sistem pembelajaran agar tidak ketinggalan zaman. STMIK Royal merupakan salah satu sekolah tinggi komputer di Kisaran yang ingin mengembangkan model pembelajaran yang lebih baik bagi mahasiswanya. Dalam memilih pengembangan model pembelajaran memerlukan metode sistem pendukung keputusan dalam memilih yang terbaik menggunakan  metode AHP. Metode ini dapat menganalisis sejumlah kriteria dan alternatif dalam memilih pengembangan model pembelajaran terbaik yang ditentukan melalui proses perhitungan. Model ini lebih mudah dan efektif untuk menghasilkan yang terbaik. Metode AHP mampu menghasilkan pemilihan pengembangan model pembelajaran dengan beberapa kriteria seleksi dan alternatif pilihan yang berpengaruh. Hasil perangkingan tertinggi merupakan prioritas pada kriteria dan alternatif dalam pencapaian tujuan memilih model pembelajaran di STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: alternatif; analytical hierarchy process; kriteria; pengembangan; model pembelajaran
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS Keszya Wabang; Yusiana Rahma; Aris Puji Widodo; Fajar Nugraha
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v%vi%i.1103

Abstract

Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi. Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan 
ANALISIS KESESUAIAN FUNGSIONAL DAN USABILITY PADA SISTEM INFORMASI KARMA SIMANIS BERDASARKAN ISO/IEC 25010 Made Dwi Mulyawan; Ida Bagus Alit Swamardika; Komang Oka Saputra
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v%vi%i.1139

Abstract

Saat ini penggunaan sistem informasi sangat penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi suatu proses bisnis. Pemerintah Kota Denpasar merupakan salah satu instansi yang telah mengimplementasikan sistem informasi Karma Simanis untuk mempermudah proses monitoring realisasi anggaran yang dapat dilakukan secara online. Mengingat pentingnya penggunaan sistem informasi Karma Simanis maka diperlukan suatu pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan kesesuaian fungsional dan usability untuk mengetahui nilai kualitas sistem yang digunakan dari segi fungsionalitas dan tingkat kegunaan. Dalam melakukan pengukuran kualitas terdapat beberapa model yang dapat digunakan menjadi pedoman untuk melakukan pengukuran perangkat lunak. ISO/IEC 25010 adalah model kualitas yang dapat digunakan sebagai standar untuk mengukur kualitas perangkat lunak.. Proses pengukuran dilakukan berdasarkan kuesioner yang telah dirancang dengan menggunakan sub karakteristik functional suitability dan usability pada aspek sistem yang diukur. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sistem informasi Karma Simanis memiliki nilai kelayakan sistem sebesar 75,99% yang terdiri dari kualitas kesesuaian fungsional sebesar 75,85% dan nilai kualitas usability sebesar 76,09%.
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Sukamto Sukamto; Yanti Andriyani; Kiki Wahyuni
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1150

Abstract

Abstract: The Employee’s performance appraisal is something that must be done by the company or organization to be able to evaluate the company's development. Permata Hati Duri Hospital conducts employee performance appraisals every month. This study aims to create an employee performance appraisal system that can facilitate the hospital when evaluating employee performance. The assessment criteria used are competence, professionalism, communication, management and friendliness with. This research uses TOPSIS method, PHP and MySQL programming as database. The sample used is 10 employees. The final result obtained in the system is the result of ranking employee.            Keywords: employee performance appraisal; topsis.  Abstrak: Penilaian kinerja karyawan adalah hal yang harus dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk dapat mengevaluasi perkembangan perusahaan. Rumah Sakit Permata Hati Duri melakukan penilaian kinerja terhadap karyawan pada setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan membuat sistem penilaian kinerja karyawan yang dapat memudahkan pihak rumah sakit saat melakukan penilaian kinerja karyawan. Kriteria penilaian yang digunakan adalah kompetensi, profesionalisme, komunikasi, manajemen dan keramahan dengan. Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS, pemograman PHP dan MySQL sebagai database. Adapun sampel yang digunakan adalah 10 karyawan. Hasil akhir yang didapatkan pada sistem berupa hasil perangkingan nilai karyawan. Kata kunci: penilaian kinerja karyawan; topsis.
ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE Indah Faradhila Putri; Berlian Maulidya Izzati; Asti Amalia Nur Fajrillah
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1044

Abstract

Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework. Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA. Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi
PENERAPAN FRAMEWORK CODEIGNITER PADA SISTEM ABSENSI QR CODE DISKOMINFO KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN Dicky Wahyudi; Angga Putra Juledi; Irmayanti Irmayanti
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1182

Abstract

Abstract: Attendance is evidence of the presence of an activity carried out by an employee. The attendance system at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office is currently still manual, namely by signing an attendance form. This raises various problems namely; data input errors, attendance manipulation, inefficient recapitulation processes, and waste in the use of paper. This study aims to apply the codeigniter framework to the attendance system that uses QR Code at the Communication and Information Office of South Labuhanbatu Regency. The system development applies the Waterfall method, and the design uses the UML modeling language. This system is designed to make the attendance process effective for employees at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office. From the results of the study, it was found that the codeigniter framework can be applied to an attendance system that uses a QR Code with a more efficient program code processing process.            Keywords: attendance; codeigniter; information system; qr code; web  Abstrak: Absensi merupakan bukti kehadiran dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang karyawan. Sistem absensi pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ini masih manual yaitu dengan menandatangani formulir absensi. Hal ini menimbulkan berbagai masalah yakni; kesalahan penginputan data, manipulasi absensi, proses rekapitulasi yang tidak efisien, serta pemborosan dalam penggunaan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan framework codeigniter pada sistem absensi yang menggunakan QR Code di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall, dan perancangan menggunakan bahasa pemodelan UML. Sistem ini dirancang untuk membuat efektif proses absensi kehadiran karyawan pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa framework codeigniter dapat diterapkan pada sistem absensi yang menggunakan QR Code dengan proses pengerjaan kode program yang lebih efisien. Kata kunci: absensi; codeigniter; qr code; sistem informasi; web
PEMANFAATAN FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK MENENTUKAN DAMPAK COVID-19 TERHADAP PEREKONOMIAN DI KOTA BATAM Nanda Jarti
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1164

Abstract

Abstract : Corona virus is a very dangerous virus and can kill human life. This virus causes minor illnesses and serious illnesses such as colds or colds, since the emergence of the Corona Virus or Covid 19 paralyzing all human activities carried out outside the home. The problem of this research is in the form of the impact of the corona virus on the economy, especially in the city of Batam so that the residents of Batam can overcome this corona virus outbreak to improve the weakening economy. The main objective of this research is to examine the impact of Covid 19 on the economy of the Batam population so that the Batam population can improve the already weakened economy. This study uses Fuzzy Inference Sistym the Mamdani Method for Decision Making, using Operators or through the process of Fuzification of Input Variables, Inference Machines to process rules and produce Defuzification to get the final value  Keywords: corona prediction fuzzy inference system; mamdani method  Abstrak:Virus Corona merupakan  sebuah virus yang sangat berbahaya dan  bisa menghilangkan nyawa manusia. Virus ini  mengakibatkan penyakit  ringan dan penyakit berat  seperti common cold atau pilek, Sejak munculnya Virus Corona  atau Covid 19 melumpuhkan semua  kegiatan aktivitas manusia  yang dilakukan diluar rumah. Permasalahan  Penelitian ini berupa dampak akibat virus corona terhadap perekonomian khususnya pada Kota Batam sehingga penduduk Batam bisa mengatasi Wabah Virus corona ini untuk meningkatkan perekonomian yang semakin melemah. Tujuan Utama Penelitian ini mengkaji Dampak akibat Covid 19 terhadap perekonomian penduduk batam sehingga  penduduk Batam bisa meningkatkan perekonomian yang sudah melemah. Penelitian ini menggunakan Fuzzy Inference Sistem  Metode Mamdani untuk Pengambilan sistem Keputusan, menggunakan Operator Or dan melalui proses Fuzifikasi penentuan Variabel Input, Mesin Inferensi untuk melakukan proses aturan dan menghasilkan Defuzifikasi untuk mendapatkan nilai akhir. Kata Kunci : fuzzy inference sistem;  metode mamdani; prediksi corona
IMPLEMENTASI FIREWALL PADA DATA LINK LAYER MENGGUNAKAN ARSITEKTUR SOFTWARE DEFINED NETWORK Herman Saputra; Ruri Ashari Dalimunthe
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1199

Abstract

Abstract:  Software Defined Network has recently become a new architecture in computer network systems that offer convenience with a centralized control system. The Software Defined Network Architecture will separate the control plane and the data plane. Where the control plane will be placed on the controller that is stored and provides all the needs that exist in the network system. In Software Define Network, it still needs a lot of research, especially security, because it is the most important part in the network. One solution that can be used as security is a firewall. With the firewall, every data traffic will be monitored and also determine the entry and exit of data. In this research, a firewall will be implemented at the data link layer which will use a tree topology in the software define network and POX as the controller. The results of this study produce a firewall program with the python programming language which is placed on the POX controller. The code modification has successfully blocked, controlled, and monitored each packet based on the rules on the firewall.            Keywords: data link; firewall; pox controller; software defined network  Abstrak: Software Defined Network belakangan ini menjadi satu arsitektur baru pada sistem jaringan komputer yang menawarkan satu kemudahan dengan sistem kontrol terpusat. Pada arsitektur Software Defined Network akan memisahkan control plane dan data plane. Dimana control plane akan ditempatkan  pada controller yang bertugas mengatur serta menyediakan segala keperluan yang ada pada sistem jaringan. Pada Software Define Network masih perlu dilakukannya banyak riset khususnya bidang keamanan, karena keamanan merupakan bagian terpenting dalam jaringan. Salah satu solusi yang dapat digunakan sebagai keamanan adalah firewall. Dengan adanya firewall maka setiap lalu lintas data akan dapat dimonitoring dan juga menentukan keluar masuknya suatu data. Pada penelitian ini akan diimplementasikan firewall pada data link layer yang akan menggunakan topologi tree pada software defined network dan POX sebagai Controllernya.  Hasil pada penelitian ini menghasilkan satu program firewall dengan bahasa pemrograman python yang ditempatkan pada pox controller. Modifikasi kode telah berhasil untuk memblokir, mengontrol dan memonitoring setiap paket berdasarkan rule pada firewall. Kata kunci: data link; firewall; pox controller; software defined network