cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
TANGGUNG JAWAB PEMEGANG SAHAM PERSEROAN PERSEORANGAN TERHADAP KERUGIAN YANG DIALAMI PERSEROAN Evan Seprianta Surbakti; Mahmul Siregar; Robert Robert
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2787

Abstract

Abstract: A single-member limited liability company (SMLLC), as regulated under Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and its amendment through Law Number 6 of 2023 on Job Creation, represents a new form of legal entity offering greater flexibility for micro and small enterprises. However, this entity raises various legal challenges, particularly related to the principle of limited liability (separate legal entity) and the application of the piercing the corporate veil doctrine. This study aims to analyze the legal implications of the SMLLC's status as a legal entity, evaluate the application of the limited liability doctrine to single shareholders who also serve as directors, and examine legal protections for SMLLCs as independent legal entities against actions by single shareholders. The research employs a normative legal method with legislative and conceptual approaches. The findings reveal that SMLLCs have distinct characteristics compared to conventional limited liability companies, necessitating adjustments in the application of the limited liability principle. In certain circumstances, single shareholders may be held fully liable for company losses under the piercing the corporate veil doctrine, particularly in cases of misuse of the corporate form for personal gain. This study provides recommendations for policymakers to clarify the legal framework governing SMLLCs to mitigate potential legal conflicts and ensure balanced protection for all stakeholders. Keyword: Single-Member Limited Liability Company, Shareholder Liability, Piercing The Corporate Veil, Legal Entity, Legal Doctrine Abstrak: Perseroan terbatas perorangan, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan perubahan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, merupakan bentuk badan hukum baru yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada usaha mikro dan kecil. Namun, keberadaan perseroan ini juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya terkait prinsip pemisahan tanggung jawab (separate legal entity) dan penerapan doktrin piercing the corporate veil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari kedudukan perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum; mengevaluasi penerapan doktrin tanggung jawab terbatas terhadap pemegang saham tunggal yang merangkap sebagai direksi; dan mengkaji perlindungan hukum bagi perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum mandiri dari tindakan pemegang saham tunggal. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perseroan terbatas perorangan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perseroan terbatas konvensional, sehingga prinsip tanggung jawab terbatas membutuhkan penyesuaian. Dalam situasi tertentu, pemegang saham tunggal dapat dimintai pertanggungjawaban penuh atas kerugian perseroan berdasarkan doktrin piercing the corporate veil, terutama jika terjadi penyalahgunaan fungsi badan hukum untuk kepentingan pribadi. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperjelas pengaturan hukum perseroan terbatas perorangan guna mengurangi potensi konflik hukum dan memberikan perlindungan yang seimbang bagi semua pihak terkait.Kata kunci: Tanggung Jawab Pemegang Saham, Perseroan Terbatas Perorangan, Piercing The Corporate Veil, Badan Hukum, Doktrin Hukum
IMPLEMENTASI FIREBASE REALTIME DATABASE PADA SISTEM INFORMASI MONITORING PETERNAKAN DINAS KETAPANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERBASIS WEB Ika Uliani; Suendri Suendri; Aninda Muliani Harahap
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2788

Abstract

Abstract: The rapid development of technology makes people very dependent on digital-based information needs. The use of information technology is very helpful for humans to achieve high effectiveness, this applies in all fields including animal husbandry. Technological developments can facilitate many things, including in several livestock program services in the form of submitting proposals, reports on livestock development and insemination. Where the Food Security Service of Serdang Bedagai Regency still reports on these activities using physical evidence that has not been integrated in the system, making it difficult for the agency and breeders to monitor or see every stage of the ongoing activity process, not to mention the risk of lost or damaged files, reports that accumulate or so on. In addition, the lack of information obtained by farmers regarding livestock programs is one of the reasons for the author to build a livestock monitoring information system using the Laravel framework and implement the Firebase realtime database in it, with the aim of improving the quality of service to farmers, especially those in Serdang Bedagai Regency. Keyword: Information System, Monitoring, Website, Firebase Abstrak: Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat orang-orang sangat bergantung dengan kebutuhan informasi yang berbasis digital. Penggunaan teknologi informasi sangat membantu manusia untuk mencapai efektifitas yang tinggi, hal ini berlaku di semua bidang termasuk bidang peternakan. Perkembangan teknologi dapat memfasilitasi banyak hal, termasuk dalam beberapa pelayanan program peternakan berupa pengajuan proposal, laporan perkembangan ternak dan inseminasi. Dimana Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Serdang Bedagai masih melakukan pelaporan atas kegiatan-kegiatan tersebut dengan menggunakan bukti fisik yang belum terintegrasi didalam sistem, sehingga menyulitkan pihak Dinas maupun peternak dalam memantau atau melihat setiap tahap dari proses kegiatan yang berlangsung, belum lagi resiko hilang atau rusaknya berkas, laporan yang menumpuk atau lain sebagainya. Selain itu minimnya informasi yang didapat oleh para peternak mengenai program-program peternakan menjadi salah satu alasan penulis untuk membangun sistem informasi monitoring peternakan dengan menggunakan framework laravel dan mengimplementasikan firebase realtime database di dalamnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peternak khususnya yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Kata kunci: Sistem Informasi, Monitoring, Website, Firebase
ALASAN PEMAAF TERHADAP PERBUATAN PENIPUAN PADA KONTRAK KERJASAMA PT. MARINDO JAYA SEJAHTERA DAN PT HELLICARG INDONESIA Ivan Ghani Lubis; Mahmud Mulyadi; Wessy Trisna
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2795

Abstract

Abstract: In certain situations, if an act is proven not to constitute a criminal act, this means that the act charged and proven is not regulated and does not fall within the scope of criminal law. The formulation of the problem in this thesis research is what is the point of contact between the crime of fraud and the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia, what is the basis for judges' considerations in deciding criminal cases using forgiving reasons due to the influence of coercive power, how is the application of reasons for expunging crimes in the judge's decision in the case between PT. Marindo Jaya Sejahtera and PT Hellicarg Indonesia. The research method used is a normative legal research method with descriptive analytical research characteristics, with primary, secondary and tertiary data sources, with a statutory approach (status approach) and a conceptual approach (conceptual approach). This research data analysis is qualitative analysis. The point of contact between the crime of fraud, the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia is the elements of the act itself. Keyword: Fraud, Embezzlement, Forgiving Reasons, Justifying Reasons Abstrak: Situasi tertentu, apabila suatu perbuatan terbukti tidak merupakan tindak pidana yang artinya, perbuatan yang didakwakan dan yang telah terbukti tadi tidak ada diatur dan tidak termasuk ruang lingkup hukum pidana. Rumusan masalah dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia, apa dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana menggunakan alasan pemaaf karena pengaruh daya paksa, Bagaimana penerapan alasan penghapus pidana pada putusan hakim dalam perkara antara PT. Marindo Jaya Sejahtera dan PT Hellicarg Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif analisis, dengan sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan pendekatan perundang-undangan (statuste approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Analisis data penelitian ini adalah analisis kualitatif. Titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia adalah pada unsur-unsur perbuatan itu sendiri. Kata Kunci: Penipuan, Penggelapan, Alasan Pemaaf, Alasan Pembenar
KEBIJAKAN HUKUM PIDANA MELALUI PENERAPAN ASAS PRIMUM REMEDIUM DALAM TINDAK PIDANA LINGKUNGAN HIDUP DITINJAU DARI HUKUM POSITIF Jaka Ramadani; Alvi Syahrin; Fajar Khaify Rizky
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2796

Abstract

Abstract: The application of the primum remedium principle in criminal law policy means that criminal law is used as the main option in law enforcement. The application of the primum remedium principle in criminal law policy can be seen in Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. The results of the study show that the criminal law policy through the application of the primum remedium principle in environmental crimes based on positive law places criminal law as the main option in prosecuting environmental violations, with the aim of providing a deterrent effect on the perpetrators. This study analyzes the application of this principle in the context of environmental law enforcement in Indonesia. The results of the study show that although criminal law is important for providing a deterrent effect, the application of this principle has not been fully effective in dealing with environmental crimes seen from several conditions such as B3 waste which clearly pollutes the environment, but the application of this principle is not always appropriate because law enforcers often take administrative enforcement first. Keyword: Primum Remedium, Legal Policy, Environment Abstrak: Penerapan asas primum remedium dalam kebijakan hukum pidana berarti hukum pidana digunakan sebagai pilihan utama dalam penegakan hukum. Penerapan asas primum remedium dalam kebijakan hukum pidana dapat dilihat dalam Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengeloaan Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menujukkan bahwa kebijakan hukum pidana melalui penerapan asas primum remedium dalam tindak pidana lingkungan hidup berdasarkan hukum positif menempatkan hukum pidana sebagai pilihan utama dalam menindak pelanggaran lingkungan hidup, dengan tujuan memberikan efek jera terhadap pelaku. Penelitian ini menganalisis penerapan asas tersebut dalam konteks penegakan hukum lingkungan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun hukum pidana penting untuk memberikan efek jera penerapan asas tersebut belum sepenuhnya efektif dalam menangani kejahatan lingkungan hidup dilihat dari beberapa kondisi seperti limbah B3 yang jelas mencemari lingkungan namun penerapan asas ini tidak selalu tepat karena penegak hukum sering kali menempuh penegakan administrasi terlebih dahulu. Kata kunci: Primum Remedium, Kebijakan Hukum, Lingkungan Hidup
PENGARUH AKURASI KODING TERHADAP HASIL PENGAJUAN KLAIM RAWAT INAP BPJS KESEHATAN DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG Jayanti Lestari; Husni Abdul Muchlis; Hosizah Hosizah; Nauri Anggita Temesvari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2798

Abstract

Abstract: Claim files that are returned / pending can result in a decrease in hospital income due to a mismatch in service costs with the number of claims billed. The results of submitting inpatient claims at Sentra Medika Cibinong Hospital in September-November 2023 were 327 (10%) pending files out of 3,250 files billed. The purpose of the study was to determine the effect of coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims. With a quantitative approach and cross sectional design. The population was all inpatient claim files, a sample of 300 claim files with the Accidental Sampling technique. Data analysis using chi square test and observation data collection. The results showed inaccurate coding files 116 (38.7%) and accurate coding 184 (61.3%) and pending files 49 (16.3%) and not pending 251 (83.7%). While the results of the chi square test obtained a P-value of 0.002 <0.05 OR value of 2.733 It was concluded that there was an influence between coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims at Sentra Medika Cibinong Hospital. Furthermore, inaccurate coding accuracy files are 2.7 times more likely to be pending than accurate files. Accurate coding files were pending 20 (10.9%) and not pending 164 (89.1%), inaccurate coding files were pending 29 (25%) and not pending 87 (75%). Suggestions for conducting regular evaluations of cases that have the potential to experience pending claims. Keyword: Coding Accuracy, Submission Results, Pending Claims Abstrak: Berkas klaim yang dikembalikan/pending dapat mengakibatkan penurunan pendapatan rumah sakit akibat ketidaksesuaian biaya layanan dengan jumlah klaim yang ditagihkan. Hasil pengajuan klaim rawat inap di RS Sentra Medika Cibinong pada bulan September–November 2023 Sebanyak 327 (10%) berkas pending dari 3.250 berkas yang ditagihkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi seluruh berkas klaim rawat inap pada bulan Maret 2024, sampel 300 berkas klaim dengan teknik Accidental Sampling. Analisa data menggunakan uji chi square dan pengumpulan data observasi. Hasil penelitian menunjukan berkas koding tidak akurat 116 (38,7%) dan koding akurat 184 (61,3%) serta berkas terpending 49 (16,3%) dan tidak terpending 251 (83,7%). Sedangkan hasil uji chi square diperoleh nilai P-value 0,002 < 0,05 nilai OR 2,733 Maka disimpulkan ada pengaruh antara akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan di RS Sentra Medika Cibinong. Selanjutnya berkas akurasi koding tidak akurat berpeluang 2,7 kali akan terpending dibandingkan berkas yang akurat. Berkas koding akurat yang terpending 20 (10,9%) dan tidak terpending 164 (89,1%), berkas koding tidak akurat yang terpending 29 (25%) dan tidak terpending 87(75%). Saran melakukan evaluasi secara berkala terhadap kasus yang berpotensi mengalami pending klaim. Kata kunci: Akurasi Koding; Hasil Pengajuan; Pending Klaim
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KODE ETIK NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK Matthew Bias Ferari; Hasim Purba; Suprayitno Suprayitno
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2799

Abstract

Abstract: The case of deed forgery by Notary HS in Langkat, North Sumatra, highlights the importance of enforcing the notary code of ethics. On April 1, 2024, the MPWN of North Sumatra issued Decision No. 4/MPWN Prov.03.24 of 2024 declaring a violation of Law No. 2 of 2014 concerning Notary Position. This research discusses the law enforcement mechanism against violations of the code of ethics, factors that influence violations, and efforts to overcome violations of the code of ethics in making authentic deeds. With normative and empirical legal approaches, primary data in the form of questionnaires and secondary data from books, journals, and regulations are analyzed qualitatively. Law enforcement involves MPD, MPW, MKN, and law enforcement agencies with internal factors such as personal ethics and external factors such as economic pressure as causes of violations. Efforts in Medan include strict supervision, strict sanctions, training, and cooperation of legal institutions. Research suggestions include increased inter-agency coordination, continuing education for notaries, and periodic evaluation of law enforcement mechanisms to maintain professional integrity and public trust. Keyword: Law Enforcement, Notary Code of Ethics, Violation, Authentic Deed Abstrak: Kasus pemalsuan akta oleh Notaris HS di Langkat, Sumatera Utara, menyoroti pentingnya penegakan kode etik notaris. Pada 1 April 2024, MPWN Sumut mengeluarkan Putusan No. 84/MPWN Prov.03.24 Tahun 2024 yang menyatakan pelanggaran terhadap Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris. Penelitian ini membahas mekanisme penegakan hukum terhadap pelanggaran kode etik, faktor yang memengaruhi pelanggaran, dan upaya penanggulangan pelanggaran kode etik dalam pembuatan akta otentik. Dengan pendekatan hukum normatif dan empiris, data primer berupa kuesioner serta data sekunder dari buku, jurnal, dan regulasi dianalisis secara kualitatif. Penegakan hukum melibatkan MPD, MPW, MKN, serta lembaga penegak hukum dengan faktor internal seperti etika pribadi dan eksternal seperti tekanan ekonomi sebagai penyebab pelanggaran. Upaya di Medan mencakup pengawasan ketat, sanksi tegas, pelatihan, dan kerja sama lembaga hukum. Saran penelitian meliputi peningkatan koordinasi antar lembaga, pendidikan berkelanjutan untuk notaris, serta evaluasi berkala mekanisme penegakan hukum guna menjaga integritas profesi dan kepercayaan masyarakat. Kata kunci: Penegakan Hukum, Kode Etik Notaris, Pelanggaran, Akta Otentik
ANALISIS PRAKTEK TRADISI BESENTULAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI DESA JEROWARU Suparjon Suparjon
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2800

Abstract

Abstrak: The Besentulak tradition is a rain-seeking practice still performed by some communities in Indonesia. This tradition typically involves customary rituals, prayers, and other forms of supplication to bring rain during prolonged droughts. This study aims to analyze the practice of the Besentulak tradition from an Islamic perspective using three main aspects: the aspect of faith (tauhid), the aspect of worship, and the aspect of Islamic law and morality.  The analysis results indicate that the Besentulak tradition can be categorized into two forms: first, those that align with Islamic teachings if they only involve supplications directed to Allah without elements of polytheism; second, those that contradict Islam if they include offerings, belief in supernatural forces besides Allah, or shamanistic practices. In Islam, rain supplication has been prescribed through Salat al-Istisqa’ and prayers taught by Prophet Muhammad (PBUH). Therefore, this tradition needs to be purified to uphold monotheistic values and comply with Islamic law.   Keyword: Besentulak ;Tradition; Islam. Abstrak: Tradisi Besentulak merupakan praktik meminta hujan yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Tradisi ini biasanya melibatkan ritual adat, doa, dan bentuk permohonan lainnya untuk mendatangkan hujan saat musim kemarau panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik tradisi Besentulak dalam perspektif Islam dengan menggunakan tiga aspek utama, yaitu aspek akidah (tauhid), aspek ibadah, dan aspek syariat serta akhlak Hasil analisis menunjukkan bahwa tradisi Besentulak dapat dikategorikan menjadi dua bentuk: pertama, yang masih sesuai dengan ajaran Islam jika hanya berupa doa kepada Allah tanpa unsur kesyirikan; kedua, yang bertentangan dengan Islam jika terdapat unsur sesaji, kepercayaan pada kekuatan selain Allah, atau praktik perdukunan. Dalam Islam, permohonan hujan telah diajarkan melalui salat istisqa’ dan doa-doa yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, diperlukan pemurnian praktik tradisi ini agar tetap menjaga nilai-nilai tauhid dan sesuai dengan syariat Islam.   Kata kunci: Besentulak; Tradisi; Islam.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN SENI TARI PAKARENA DI SMP KEMALA BHAYANGKARI MAKASSAR Musnida Hukmiddin; Syahkruni Syahkruni; Andi Ihsan; Nurhikmah Nurhikmah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2804

Abstract

Abstract: This research aims to design, test the validity and practicality, and measure the effectiveness of the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax (Navigate, Introduction, Discuss, Action) in improving students' understanding and skills in learning the art of Padengan dance. The products developed in this research include learning model books, teacher guides, as well as learning tools in the form of lesson plans and research instruments. This research uses research and development (R&D) methods with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The research subjects consisted of teachers and students of class VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, questionnaires, as well as testing product validity and practicality through expert assessments and user responses. The results of the research show that: (1) there is a need for a learning model that is more interactive and oriented towards local culture in learning dance, (2) the Jigsaw type cooperative learning model that was developed has been validated by experts and was declared feasible and practical to implement, (3) the implementation of this model received a positive response from teachers and students, increasing student involvement in learning, and (4) this learning model was proven to be effective in increasing students' conceptual understanding, motor skills and cultural appreciation of Padengan Dance. With these findings, it is hoped that the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax can become a reference for arts and culture teachers in increasing the effectiveness of dance learning in junior high schools. Keyword: Jigsaw, Model Pembelajaran Kooperatif, Pembelajaran Seni Tari, Saintaks NIDA, Tari Pakarena. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, menguji validitas dan kepraktisan, serta mengukur efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA (Navigate, Introduction, Discuss, Action) dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pembelajaran seni tari Pakarena. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi buku model pembelajaran, panduan guru, serta perangkat pembelajaran berupa RPP dan instrumen penelitian.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner, serta uji validitas dan kepraktisan produk melalui penilaian ahli dan respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kebutuhan terhadap model pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada budaya lokal dalam pembelajaran seni tari, (2) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli dan dinyatakan layak serta praktis untuk diterapkan, (3) implementasi model ini mendapat respons positif dari guru dan siswa, meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta (4) model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan motorik, dan apresiasi budaya siswa terhadap Tari Pakarena. Dengan temuan ini, diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA dapat menjadi referensi bagi guru seni budaya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran seni tari di sekolah menengah pertama. Kata kunci: Jigsaw, Cooperative Learning Model, Dance Learning, NIDA Saintaks, Padengan Dance.
FASTEATS: APLIKASI PEMESANAN MAKANAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE Muhammad Alda; Andika Praja; Annisa Maharani; Bima Sanjaya; Syafhira Ananda Galasca
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2809

Abstract

Abstract: The increasing use of android applications makes all activities run more efficiently using android applications. The need for an efficient and practical food ordering system is increasing, especially in the digital age as it is today. This research aims to build an android-based food ordering application that is built in the hope of providing convenience to the public in ordering food according to their wishes as well as helping the development of MSME businesses. The research method used is qualitative method, which includes data collection through interviews and observations, then reinforced by literature studies. This study also used prototype methods as a framework for developing systems. The prototype method was chosen because it allowed iterative development of the system by actively engaging user feedback in each development stage. The result of this study was an application called "FastEats". It is an Android-based platform that allows users to order food. Fasteats are designed with the main purpose of making it easier for customers to order food online via smartphone. By prioritizing responsive and user-friendly designs, the platform not only simplifies the food ordering process, but also opens up opportunities for greater business growth through broad market penetration. Keyword: FastEats, Android, Prototype, UMKM, Information System Abstrak: Penggunaan aplikasi android yang semakin banyak membuat segala kegiatan berjalan lebih efisien menggunakan aplikasi android. Kebutuhan akan sistem pemesanan makanan yang efisien dan praktis semakin meningkat, terutama di era digital seperti sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi pemesanan makanan berbasis android yang dibangun dengan harapan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memesan makanan sesuai dengan keinginan sekaligus membantu pengembangan usaha UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yang meliputi pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, kemudian diperkuat oleh studi literatur. Penelitian ini juga menggunakan metode prototype sebagai kerangka kerja untuk mengembangkan sistem. Metode prototype dipilih karena memungkinkan pengembangan sistem secara iteratif dengan melibatkan feedback pengguna secara aktif dalam setiap tahap pengembangannya. Hasil penelitian ini adalah sebuah sebuah aplikasi bernama "FastEats". Aplikasi ini adalah sebuah platform berbasis Android yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pemesanan makanan. “Fasteats” dirancang dengan tujuan utama untuk memudahkan pelanggan dalam memesan makanan secara online melalui smartphone. Dengan mengutamakan desain yang responsif dan ramah pengguna, platform ini tidak hanya menyederhanakan proses pemesanan makanan, tetapi juga membuka peluang untuk pertumbuhan bisnis yang lebih besar melalui penetrasi pasar yang luas. Kata kunci: FastEats, Android, Prototype, UMKM, Sistem Informasi
SISTEM INFORMASI REKOMENDASI BERITA PADA WEBSITE SOLOPOS.COM MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI Muhammad Farhan; Muhammad Fakhriza; Imam Adlin Sinaga
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2810

Abstract

Abstract: Solopos.com presents reliable news from 2009 until the present day, covering various news categories such as education, sports, automotive, lifestyle, entertainment, business, and technology. With an overwhelming amount of news data, it is essential to establish a governance framework for recommending accessed news categories in order to enhance the business strategies of the company in the field of online news. This can be achieved through the implementation of data mining using the Apriori algorithm, which establishes associations within the data to generate news recommendations based on the accessed news category data. The implementation of news category recommendations using the Apriori algorithm involves creating tabular data with a binary number concept, generating itemsets of news categories based on minimum support values through iterations 1-3, forming association data based on confidence values, and determining the final rules Processing the recommendation of news categories using a minimum support value of 30% and a confidence value of 60% for 84 sample data of news categories obtained from each month within a year resulted in four association rule outcomes with the highest percentage of 71.4% among the total number of users. The Apriori algorithm method can be effectively applied to the news recommendation information system based on the seven news categories obtained from the Solopos.com website, thereby generating association values that can assist the company's strategies in news management. Keyword: Data Mining, Apriori Algorithm, News, Solopos. Abstrak: Solopos.com menyajikan berita terpercaya dari tahun 2009 hingga saat ini dengan beberapa kategori berita seperti pendidikan, olahraga, otomotif, lifestyle, entertainment, bisnis, dan teknologi. Dengan menghasilkan data berita terlalu banyak, perlunya tata kelola rekomendasi kategori berita yang diakses masyarakat guna meningkatkan strategi bisnis perusahaan dalam bidang berita online dengan menerapkan implementasi data mining menggunakan algoritma apriori yang membentuk asosiasi dalam data untuk menghasilkan rekomendasi berita sesuai dengan data akses kategori berita. Implementasi rekomendasi kategori berita menggunakan algoritma apriori dilakukan dengan membentuk data tabular dengan konsep bilangan biner, membuat itemset kategori berita sesuai nilai minimum support dengan iterasi 1-3, membentuk data asosiasi sesuai nilai confidence, dan menentukan rule akhir. Untuk 84 data sample kategori berita yang diperoleh dari setiap bulan dalam setahun, pengolahan rekomendasi kategori berita dengan nilai minimum support 30% dan nilai confidence 60% dapat menghasilkan 4 hasil nilai asosiasi yang memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 71,4% dari jumlah pengaksesnya. Metode algoritma apriori dapat digunakan pada sistem informasi rekomendasi berita berdasarkan 7 kategori berita yang diperoleh dari situs solopos.com dengan menghasilkan nilai asosiasi yang dapat membantu strategi perusahaan dalam pengelolaan berita. Kata kunci: Data Mining, Algoritma Apriori, Berita, Solopos.