cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PENGARUH INTEGRASI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (GREEN HRM) DAN DIGITAL HR TERHADAP KEBERLANJUTAN ORGANISASI MELALUI EMPLOYEE GREEN BEHAVIOR: STUDI KUALITATIF PADA PERUSAHAAN SWASTA DI PROVINSI RIAU Imran Alucok; Richa Afriana Munthe; Didik Siswanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5818

Abstract

Abstract: Amidst growing global pressure for corporate sustainability, the integration of Green Human Resource Management (Green HRM) and Digital HR has emerged as a strategic imperative. While Green HRM aims to align human resource practices with environmental goals, Digital HR offers a technological pathway to strengthen these initiatives. However, the success of such synergy relies heavily on the establishment of Employee Green Behavior (EGB), and a significant research gap remains in understanding this dynamic, particularly through a qualitative lens in the context of a resource-dependent emerging economy such as Riau Province, Indonesia. Therefore, this study aims to qualitatively explore the process by which the integration of Green HRM and Digital HR shapes EGB, ultimately influencing organizational sustainability within private sector firms in Riau. Adopting a constructivist paradigm, the study employed a qualitative multiple case study design. Data were collected from sustainability-oriented private firms in Riau through purposive sampling of participants from various organizational levels. Triangulation of data collection methods, including in-depth interviews, participant observation, and document analysis, was used to ensure the richness and credibility of the findings. The results indicate that the integration of Green HRM and Digital HR creates a dynamic synergy that serves as an accelerator of operational efficiency and environmental awareness. Digital HR acts as a crucial catalyst, strengthening Green HRM practices by enhancing employees' ability, motivation, and opportunity (AMO) to engage in green behaviors. Furthermore, EGB emerges as an essential bridge that translates policies into concrete actions, evolving from mandated in-role behaviors to voluntary extra-role behaviors, with its implementation heavily influenced by the local socio-cultural context of Riau. The implications of this study are twofold. Theoretically, this study contributes an integrated conceptual model that extends the Resource-Based View (RBV) and AMO theories in an under-researched developing country context. Practically, this study offers a strategic roadmap for leaders to design holistic HR strategies, leveraging digital tools as catalysts for green culture while navigating local socio-cultural dynamics and addressing the digital skills gap to achieve true organizational sustainability. Keywords: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR Abstrak: Di tengah meningkatnya tekanan global untuk keberlanjutan korporat, integrasi antara Green Human Resource Management (Green HRM) dan Digital HR telah muncul sebagai sebuah keharusan strategis. Sementara Green HRM bertujuan untuk menyelaraskan praktik sumber daya manusia dengan tujuan lingkungan, Digital HR menawarkan jalur teknologi untuk memperkuat inisiatif ini. Namun, keberhasilan sinergi tersebut sangat bergantung pada pembentukan Employee Green Behavior (EGB), namun masih terdapat kesenjangan penelitian yang signifikan dalam memahami dinamika ini, terutama melalui lensa kualitatif dalam konteks ekonomi berkembang yang bergantung pada sumber daya alam seperti Provinsi Riau, Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara kualitatif proses di mana integrasi Green HRM dan Digital HR membentuk EGB, yang pada akhirnya memengaruhi keberlanjutan organisasi di dalam perusahaan sektor swasta di Riau. Mengadopsi paradigma konstruktivis, penelitian ini menggunakan desain studi kasus jamak kualitatif. Data dikumpulkan dari perusahaan swasta berorientasi keberlanjutan di Riau melalui purposive sampling partisipan dari berbagai tingkatan organisasi. Triangulasi metode pengumpulan data, termasuk wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, digunakan untuk memastikan kekayaan dan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Green HRM dan Digital HR menciptakan sinergi dinamis yang berfungsi sebagai akselerator efisiensi operasional dan kesadaran lingkungan. Digital HR bertindak sebagai katalisator penting, memperkuat praktik Green HRM dengan meningkatkan kemampuan, motivasi, dan kesempatan (Ability-Motivation-Opportunity - AMO) karyawan untuk terlibat dalam perilaku hijau. Lebih lanjut, EGB muncul sebagai jembatan esensial yang menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata, berkembang dari perilaku in-role yang diwajibkan menjadi perilaku extra-role yang sukarela, dengan implementasinya sangat dipengaruhi oleh konteks sosio-kultural lokal Riau. Implikasi dari penelitian ini ada dua. Secara teoretis, penelitian ini menyumbangkan model konseptual terintegrasi yang memperluas teori Resource-Based View (RBV) dan AMO dalam konteks negara berkembang yang kurang diteliti. Secara praktis, penelitian ini menawarkan peta jalan strategis bagi para pemimpin untuk merancang strategi SDM holistik, memanfaatkan alat digital sebagai katalisator budaya hijau sambil menavigasi dinamika sosio-kultural lokal dan mengatasi kesenjangan keterampilan digital untuk mencapai keberlanjutan organisasi yang sejati Kata Kunci: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR
KEPASTIAN HUKUM PEMENUHAN SEDIAAN FARMASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PASIEN PADA RUMAH SAKIT Firdaus Pratama Sabri; Indra Afrita; Robert Libra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5819

Abstract

Abstract: The fulfillment of pharmaceutical supplies is a primary pillar in the implementation of hospital health services, directly impacting patient safety. However, irregularities in the availability of medicines and medical devices often hinder the fulfillment of citizens' constitutional rights to health. This study aims to analyze the urgency of legal certainty in providing pharmaceutical supplies in hospitals and the form of legal liability of hospitals in guaranteeing such availability according to pharmaceutical service standards. The research method used is normative legal research with statutory and conceptual approaches. The results indicate that legal certainty in the fulfillment of pharmaceutical supplies stems not only from the administrative aspects of health regulations but also from the protection of patient rights as health service consumers. In conclusion, strengthening regulations and synchronizing pharmaceutical service standards are essential to minimize drug vacancies that potentially violate patients' human rights. Keywords: Legal Certainty, Pharmaceutical Supplies, Health Services, Hospital, Patient Rights. Abstrak: Pemenuhan sediaan farmasi merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berdampak langsung pada keselamatan pasien (patient safety). Namun, ketidakteraturan ketersediaan obat dan alat kesehatan seringkali menjadi hambatan dalam pemenuhan hak konstitusional warga negara atas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kepastian hukum dalam penyediaan sediaan farmasi di rumah sakit dan bentuk pertanggungjawaban hukum pihak rumah sakit dalam menjamin ketersediaan tersebut sesuai standar pelayanan kefarmasian. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepastian hukum dalam pemenuhan sediaan farmasi tidak hanya bersumber pada aspek administratif regulasi kesehatan, tetapi juga pada perlindungan hak pasien sebagai konsumen jasa kesehatan. Kesimpulannya, penguatan regulasi dan sinkronisasi standar pelayanan kefarmasian sangat diperlukan guna meminimalisir kekosongan stok obat yang berpotensi melanggar hak asasi pasien. Kata kunci: Kepastian Hukum, Sediaan Farmasi, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit, Hak Pasien.
PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP MINAT BELI MELALUI FITUR LIVE STREAMING DI APLIKASI TIKTOK PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA Alya Fidela Gintings; Arif Fachrian
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5820

Abstract

Abstract: This study examines the influence of perceived ease of use (PEOU) on purchase intention through the live streaming feature in the TikTok application among psychology students at Universitas Medan Area. Using a quantitative approach and simple linear regression analysis, 240 respondents were selected through random sampling. The research instruments include the PEOU scale and the purchase intention scale, which were tested for validity (r-calculated > 0.123) and reliability (α PEOU = 0.917; α purchase intention = 0.918). The analysis results show that PEOU has a significant influence on purchase intention, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05), a regression coefficient b = 1.086, and a coefficient of determination R² = 0.127. These results indicate that PEOU contributes 12.7% to the variation in purchase intention, while the rest is influenced by other factors. The descriptive analysis shows that the empirical mean of PEOU (M = 87.89; SD = 9.550) and purchase intention (M = 89.50; SD = 9.780) are both in the high category and exceed their respective hypothetical means. This study confirms the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that ease of use is an important driver of technology acceptance and user behavior. The practical implications suggest that e-commerce platforms should prioritize intuitive user experience design to increase sales conversion among Generation Z, while the theoretical implications strengthen the understanding of the psychological mechanisms behind the digital shopping behavior of Indonesian students. Keywords: Purchase Intention, Live Streaming, TikTok, Technology Acceptance Model, Digital Consumer Psychology. Abstrak: Penelitian ini membahas pengaruh kemudahan penggunaan (PEOU) terhadap minat untuk membeli melalui fitur live streaming di aplikasi TikTok, khususnya pada mahasiswa Psikologi di Universitas Medan Area. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana, melibatkan 240 responden yang dipilih dengan cara sampling secara kebetulan. Alat yang digunakan terdiri dari skala PEOU dan skala minat beli yang memiliki validitas (r-hitung > 0,123) dan reliabilitas (α PEOU = 0,917; α minat beli = 0,918). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi b = 1,086, serta R² = 0,127. Dari hasil ini, terlihat bahwa kemudahan penggunaan berkontribusi sebesar 12,7% terhadap minat beli, sedangkan sisa pengaruhnya berasal dari faktor-faktor lain. Dari analisis deskriptif, diperoleh nilai rata-rata PEOU (M = 87,89; SD = 9,550) dan minat beli (M = 89,50; SD = 9,780), yang keduanya berada dalam kategori tinggi dan melebihi nilai rata-rata yang diperkirakan. Penelitian ini juga memperkuat model Technology Acceptance Model (TAM) yang menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan merupakan faktor utama dalam penyelesaian penggunaan teknologi dan keinginan perilaku pengguna. Dari segi praktis, penelitian ini menyarankan bahwa platform e-commerce harus merancang pengalaman pengguna yang intuitif guna meningkatkan penjualan pada generasi Gen Z. Sementara itu, secara teoritis, penelitian ini memperdalam pemahaman mengenai mekanisme psikologis di balik perilaku belanja digital mahasiswa Indonesia. Kata kunci: Minat Beli, Live Streaming, TikTok, Model Penerimaan Teknologi, Psikologi Konsumen Digital
DIGITALISASI ORGANISASI DAN DINAMIKA KEPUASAN KERJA: ANALISIS SINTESIS TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Dwi Hartutik; Novelma Lastri; Variza Aditiya; Andi Desy Musdiana; Suprasman Suprasman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5821

Abstract

Abstract: Organizational digitalization has transformed workplace dynamics, influencing employee job satisfaction and performance outcomes. This study synthesizes findings from three Indonesian journal studies focusing on digital transformation, digital work environments, and human resource performance in the context of organizational modernization. Using a qualitative literature synthesis approach, the research integrates methodological and empirical insights to explore how digital adoption affects employee behavior and organizational outcomes. The findings indicate that digital technologies improve efficiency, collaboration, and flexibility, which contribute positively to employee performance. However, challenges such as digital competence gaps, technostress, and organizational adaptation remain critical issues. The study highlights that digital leadership, organizational support, and employee capability development play key roles in enhancing job satisfaction during digital transformation. This synthesis contributes to understanding how Indonesian organizations can optimize digital transformation strategies to achieve sustainable employee performance and organizational effectiveness. Keywords: digital transformation, job satisfaction, employee performance, Indonesian organizations. Abstrak: Digitalisasi organisasi telah mengubah dinamika lingkungan kerja dan memengaruhi kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Penelitian ini mensintesis temuan dari tiga jurnal Indonesia yang membahas transformasi digital, lingkungan kerja digital, dan kinerja sumber daya manusia dalam konteks modernisasi organisasi. Dengan menggunakan pendekatan sintesis literatur kualitatif, penelitian ini mengintegrasikan wawasan metodologis dan empiris untuk memahami bagaimana adopsi teknologi digital memengaruhi perilaku karyawan dan hasil organisasi. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital meningkatkan efisiensi, kolaborasi, dan fleksibilitas kerja yang berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Namun, tantangan seperti kesenjangan kompetensi digital, technostress, dan adaptasi organisasi masih menjadi isu penting. Studi ini menekankan peran kepemimpinan digital, dukungan organisasi, serta pengembangan kompetensi karyawan dalam meningkatkan kepuasan kerja selama proses transformasi digital. Kata Kunci: Transformasi Digital, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan, Organisasi Indonesia.
PERAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI: ANALISIS SINTESIS TERHADAP UMKM DI KOTA DUMAI Novelma Lastri; Variza Aditiya; Dwi Hartutik; Suprasman Suprasman; Said Mustafa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5822

Abstract

Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia’s economy, including in Dumai City; however, they continue to face challenges in expanding market reach and enhancing competitiveness, particularly in adopting digital marketing technologies. This study aims to synthesize relevant literature on digital marketing strategies and their impact on MSME economic growth in Dumai City. A qualitative approach using a literature review method was employed to analyze previous studies related to digital marketing, e-commerce, and digital transformation among MSMEs. The findings indicate that digital marketing implementation significantly improves sales performance, product visibility, and customer interaction, with some MSMEs reporting substantial revenue increases, even exceeding twofold growth over the past two years. The utilization of social media platforms and digital marketplaces has become a key driver in expanding market access beyond local geographic boundaries. Nevertheless, challenges remain, including limited digital literacy, infrastructure constraints, and underutilization of websites as marketing tools. This study highlights that integrated digital marketing strategies supported by continuous training and institutional assistance are essential to strengthen MSME competitiveness and achieve sustainable growth in the digital era. Keywords: MSMEs, digital marketing, e-commerce, digital transformation, Dumai City. Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Dumai, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, khususnya dalam adopsi teknologi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur terkait strategi pemasaran digital dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM di Kota Dumai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai penelitian relevan mengenai digital marketing, e-commerce, serta transformasi digital pada UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran digital secara signifikan meningkatkan penjualan, visibilitas produk, serta interaksi dengan konsumen, bahkan beberapa UMKM melaporkan peningkatan omzet hingga lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pemanfaatan media sosial dan marketplace digital menjadi faktor utama dalam memperluas pasar di luar batas geografis lokal. Namun demikian, keterbatasan literasi digital, infrastruktur, serta pemanfaatan website yang belum optimal masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang terintegrasi, didukung oleh pelatihan dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan, sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan UMKM di era digitalisasi. Kata kunci: UMKM, pemasaran digital, e-commerce, transformasi digital, Kota Dumai.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS INOVASI & PLATFORM DIGITAL Variza Aditiya; Novelma Lastri; Dwi Hartutik; Andi Desy Musdiana; Said Mustafa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5823

Abstract

Abstract: This study aims to synthesize findings from three recent studies discussing the development strategies of Small and Medium Enterprises (SMEs) through digital innovation, collaborative governance, and technological transformation. The analyzed studies include innovation-based SME development strategies, collaborative ecosystem approaches involving government and business actors, and digital transformation frameworks to enhance competitiveness. Using a qualitative literature synthesis method, this study examines key themes, methodologies, and outcomes across the selected research. The results indicate that digital transformation serves as a primary driver for SME competitiveness, while collaborative governance enhances institutional support and ecosystem resilience. Innovation capability, access to digital platforms, and stakeholder collaboration emerge as critical success factors. The synthesis also highlights that SMEs require not only technological adoption but also capacity building, policy alignment, and adaptive business strategies. This study contributes to the growing discourse on SME development by integrating technological, institutional, and strategic perspectives into a unified analytical framework. Keywords: SMEs Development, Digital Transformation, Collaborative Governance, Innovation Strategy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan dari tiga studi terbaru yang membahas strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui inovasi digital, tata kelola kolaboratif, dan transformasi teknologi. Studi yang dianalisis meliputi strategi pengembangan UMKM berbasis inovasi, model kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, serta kerangka transformasi digital untuk meningkatkan daya saing. Menggunakan metode sintesis literatur kualitatif, penelitian ini mengkaji tema utama, metodologi, dan hasil dari penelitian yang dipilih. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing UMKM, sementara tata kelola kolaboratif memperkuat dukungan kelembagaan dan ketahanan ekosistem usaha. Kapabilitas inovasi, akses platform digital, dan kolaborasi pemangku kepentingan menjadi faktor kunci keberhasilan. Studi ini berkontribusi dalam memperkaya diskursus pengembangan UMKM melalui integrasi perspektif teknologi, institusional, dan strategis. Kata Kunci: Pengembangan UKM, Transformasi Digital, Kolaborasi Tatakelola, Strategi Inovasi.
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PASCASARJANA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH DITINJAU DARI ETIKA AKADEMIK Muhammad Rasyid Ridha; Irwansyah Putera Sitorus; Katharina Tyas Aprilia; Muhammad Amin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5824

Abstract

Abstract: The development of artificial intelligence, particularly generative Artificial Intelligence (AI) such as ChatGPT, has brought significant changes to the world of higher education. ChatGPT, as a form of intelligent system, is utilized by postgraduate students to support scientific writing. This study aims to analyze postgraduate students' perceptions of the use of ChatGPT in scientific writing and to review them from an academic ethics perspective. The research method used was a quantitative descriptive survey approach. Data were collected through a Likert-scale-based questionnaire distributed to postgraduate students who had used ChatGPT in academic activities. Data analysis was conducted using descriptive statistics to illustrate the trends in respondents' perceptions. The results show that ChatGPT is perceived to provide convenience and benefits in assisting the process of scientific writing, but also raises concerns regarding potential violations of academic ethics if used without clear boundaries. Therefore, an understanding and ethical guidelines are needed for the use of ChatGPT in higher education environments. Keyword: ChatGPT; Intelligent Systems; Academic Ethics; Graduate Students; Generative AI Abstrak: Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya Artificial Intelligence (AI) generatif seperti ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. ChatGPT sebagai salah satu bentuk sistem cerdas dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana dalam mendukung penulisan karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa pascasarjana terhadap penggunaan ChatGPT dalam penulisan karya ilmiah serta meninjaunya dari perspektif etika akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada mahasiswa pascasarjana yang pernah menggunakan ChatGPT dalam kegiatan akademik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dipersepsikan memberikan kemudahan dan manfaat dalam membantu proses penulisan karya ilmiah, namun juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran etika akademik apabila digunakan tanpa batasan yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan pedoman etis dalam pemanfaatan ChatGPT di lingkungan pendidikan tinggi. Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Mahasiswa Pascasarjana, AI Generatif
OPTIMALISASI POTENSI WAKAF HIJAU SEBAGAI PLATFORM EKOSISTEM DIGITAL INOVATIF UNTUK MENANGGULANGI DEGRADASI LINGKUNGAN DAN MENDORONG TRANSFORMASI GREEN ECONOMY BERKELANJUTAN Ahmad Agung Riadhi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5825

Abstract

Abstrak : This study aims to examine the potential of green waqf as an innovative digital platform to support sustainable green economic transformation. The method used is a descriptive qualitative approach with a literature review approach, utilizing secondary data from scientific journals, policy documents, and academic publications over the past five years. The results show that green waqf contributes to the three main pillars of the green economy: environmental, social, and economic. The digitization of waqf through technologies such as blockchain and crowdfunding has been shown to increase efficiency, transparency, and public participation. The findings also indicate opportunities for integrating digital green waqf into national policies such as the RPJMN (National Medium-Term Development Plan) and the National Development Planning System (SNPRK). The study's conclusions confirm that digital waqf has strategic potential as an Islamic social financing instrument that supports sustainable development. This study recommends the development of a digital green waqf platform and further empirical data-based studies to test the effectiveness of its implementation. Keywords: green waqf, waqf digitization, green economy, sustainable development, blockchain, crowdfunding. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi wakaf hijau sebagai platform digital inovatif dalam mendukung transformasi ekonomi hijau berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi akademik lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf hijau berkontribusi terhadap tiga pilar utama green economy: lingkungan, sosial, dan ekonomi. Digitalisasi wakaf melalui teknologi seperti blockchain dan crowdfunding terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi publik. Temuan juga menunjukkan adanya peluang integrasi wakaf hijau digital dalam kebijakan nasional seperti RPJMN dan SNPRK. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa wakaf digital memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembiayaan sosial Islam yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan platform wakaf hijau digital dan studi lanjutan berbasis data empiris untuk menguji efektivitas implementasinya. Kata Kunci: wakaf hijau, digitalisasi wakaf, green economy, pembangunan berkelanjutan, blockchain, crowdfunding
PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK INTERAKSI ANTARA TEKNOLOGI DAN CALON MAHASISWA DALAM PROMOSI UNIVERSITAS ROYAL Ridwan Ridwan; Muhammad Iqbal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5826

Abstract

Abstract: The increasingly competitive landscape among private universities in Indonesia requires innovative and digital-based promotion strategies that align with the behavior of the younger generation. This study explores social media as a promotional medium, focusing on Royal University. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, documentation of digital content, and observation of audience interaction on Instagram and TikTok. The findings reveal that the campus adopts a content-based marketing and engagement-driven strategy. Creative, informative, and relatable content is prioritized to build audience connection. Posts that receive the highest engagement include videos of student activities, scholarship announcements, and alumni testimonials. Audience responses are generally positive, with most prospective students expressing satisfaction with the promotional content provided. These results highlight the strong potential of social media as an effective tool for promoting higher education when managed strategically and sustainably. The study contributes both theoretically and practically: it enriches the understanding of digital marketing in higher education and provides guidance for private universities in developing impactful communication strategies. Future research is recommended to employ mixed methods with quantitative analysis to measure the effectiveness of digital promotional content in attracting prospective students. Keywords: Promotional Strategy, Social Media, Digital Marketing, Royal University. Abstrak: Lanskap yang semakin kompetitif di antara perguruan tinggi swasta di Indonesia membutuhkan strategi promosi inovatif dan berbasis digital yang selaras dengan perilaku generasi muda. Penelitian ini mengeksplorasi media sosial sebagai media promosi, dengan fokus pada Universitas Royal. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi konten digital, dan pengamatan interaksi audiens di Instagram dan TikTok. Temuan ini mengungkapkan bahwa kampus mengadopsi pemasaran berbasis konten dan strategi berbasis keterlibatan. Konten yang kreatif, informatif, dan relatable diprioritaskan untuk membangun koneksi audiens. Postingan yang menerima keterlibatan tertinggi termasuk video kegiatan mahasiswa, pengumuman beasiswa, dan testimoni alumni. Tanggapan audiens umumnya positif, dengan sebagian besar calon siswa menyatakan kepuasan dengan konten promosi yang disediakan. Hasil ini menyoroti potensi kuat media sosial sebagai alat yang efektif untuk mempromosikan pendidikan tinggi jika dikelola secara strategis dan berkelanjutan. Studi ini berkontribusi baik secara teoritis maupun praktis: memperkaya pemahaman pemasaran digital di pendidikan tinggi dan memberikan panduan bagi universitas swasta dalam mengembangkan strategi komunikasi yang berdampak. Penelitian kedepan dianjurkan untuk menggunakan metode campuran dengan analisis kuantitatif untuk mengukur efektivitas konten promosi digital dalam menarik calon mahasiswa. Kata Kunci : Strategi Promosi, Media Sosial, Digital Marketing, Universitas Royal
DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA Uswatun Hasanah; Mhd. Syahnan; Mustafa Kamal Rokan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5827

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara.