cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PENGARUH PENGUASAAN TEKNOLOGI KENDARAAN LISTRIK TERHADAP INOVASI PRODUK OTOMOTIF MELALUI KREATIVITAS MAHASISWA Fajar Maulana; Ganefri Ganefri; Asmar Yulastri; Yuliana Yuliana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5840

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of Electric Vehicle Technology Mastery and Project Team Collaboration on Automotive Product Innovation, with Student Creativity as a mediating variable among students of the Vocational Automotive Technology Education Program at Universitas Lancang Kuning (Unilak). The study is grounded in the increasing demand for advanced electrification skills and collaborative capabilities required in modern automotive industries. A quantitative explanatory approach was used, involving 100 students participating in electrification-based automotive projects. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through validity testing, reliability testing, classical assumption tests, multiple regression, and mediation analysis using SPSS. The findings indicate that Electric Vehicle Technology Mastery and Student Creativity have a positive and significant effect on Automotive Product Innovation. Project Team Collaboration shows a significant but negative effect, suggesting that suboptimal teamwork dynamics may hinder the innovation process. Simultaneously, all predictors strongly influence innovation, with an R² value of 0.866. Student Creativity emerges as the most dominant factor. These results highlight the essential role of integrating technical competence, creativity, and collaborative skills to enhance innovation capacity within vocational education settings. Keywords: Electric Vehicle Technology, Team Collaboration, Student Creativity, Automotive Innovation, Vocational Education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kolaborasi Tim Proyek terhadap Inovasi Produk Otomotif dengan Kreativitas Mahasiswa sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif Universitas Lancang Kuning (Unilak). Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan perkembangan teknologi otomotif modern yang menekankan penguasaan sistem elektrifikasi dan kemampuan kolaboratif sebagai kompetensi utama pendidikan vokasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa yang terlibat dalam proyek otomotif berbasis elektrifikasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi berganda, dan uji mediasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kreativitas Mahasiswa berpengaruh positif signifikan terhadap Inovasi Produk Otomotif. Kolaborasi Tim Proyek berpengaruh signifikan namun negatif, menunjukkan bahwa dinamika kerja tim yang kurang optimal dapat menghambat proses inovasi. Secara simultan, ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang kuat terhadap inovasi, dengan nilai R² sebesar 0.866. Kreativitas Mahasiswa menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan inovasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kompetensi teknis, kreativitas, dan kolaborasi dalam pengembangan kualitas pendidikan vokasional. Kata Kunci: Teknologi Kendaraan Listrik, Kolaborasi Tim, Kreativitas Mahasiswa,
KONTRIBUSI SEKTOR BASIS DAN NON-BASIS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN ASAHAN: ANALISIS LOCATION QUOTIENT Heni Widiya; Al Bina; Putri Pamularsih
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5842

Abstract

Abstract : Asahan Regency is one of the districts in North Sumatra Province that has quite diverse economic potential, ranging from the agricultural sector, plantations, processing industry, trade, to services. The economic structure of Asahan Regency is inseparable from the role of leading sectors that are able to generate surpluses and encourage economic activities in other regions. This study aims to analyze the influence of the base sector and the non-base sector on economic growth in Asahan Regency during the period 2016–2024. This method uses a quantitative approach with secondary data obtained from the Central Statistics Agency. The determination of the base and non-base sectors was carried out using the Location Quotient method, while the analysis of its influence on economic growth used the Ordinary Least Square method. The results of show that there are four base sectors in Asahan Regency, namely the agriculture, forestry and fisheries sectors; the processing industry; large and retail trade; and other services. The value of the determination coefficient of 73.5% of the variation in economic growth can be explained by the base sector and the non-base sector, while the rest is influenced by other factors outside the research model. Keywords: Base Sector, Non-Base Sector, Economic Growth, Location Quotient Abstrak : Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi ekonomi cukup beragam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, perdagangan, hingga jasa. Struktur perekonomian Kabupaten Asahan tidak terlepas dari peran sektor-sektor unggulan yang mampu menghasilkan surplus dan mendorong aktivitas ekonomi wilayah lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor basis dan sektor non basis terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Asahan selama periode 2016–2024. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Penentuan sektor basis dan non basis dilakukan menggunakan metode Location Quotient, sedangkan analisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi menggunakan metode Ordinary Least Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat empat sektor basis di Kabupaten Asahan, yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; industri pengolahan; perdagangan besar dan eceran; serta jasa lainnya. Nilai koefisien determinasi 73,5% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh sektor basis dan sektor non basis, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kata Kunci : Sektor Basis, Sektor Non Basis, Pertumbuhan Ekonomi, Location Quotient
ANALISA POLA PENJUALAN KANTIN SEKOLAH MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI UNTUK MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN Rizalina Rizalina; Elvira Sawitri; Melly Rindhani Aditia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5844

Abstract

Abstract:School canteens generate transaction data every day, but in many cases this data has not been optimally utilized to support managerial decision making. This study aims to analyze sales patterns in a school canteen using the Apriori algorithm as one of the data mining techniques to discover association rules between products. The data used in this study consist of 300 sales transactions collected over a three-month period. The research method includes data collection, preprocessing, determination of minimum support and confidence values, generation of frequent itemsets, and formation of association rules. The results show several product combinations that are frequently purchased together and have high support and confidence values. These findings can be used as a basis for decision making in inventory management, product arrangement, and sales strategy in school canteens. Keywords: Data Mining, Apriori Algorithm, School Canteen, Decision Support Abstrak: Kantin sekolah menghasilkan data transaksi penjualan setiap hari, namun dalam banyak kasus data tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan di kantin sekolah menggunakan algoritma Apriori sebagai salah satu teknik data mining untuk menemukan aturan asosiasi antar produk. Data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 300 transaksi penjualan yang dikumpulkan selama periode tiga bulan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, praproses data, penentuan nilai minimum support dan confidence, pembentukan frequent itemset, serta pembentukan aturan asosiasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kombinasi produk yang sering dibeli secara bersamaan dan memiliki nilai support serta confidence yang tinggi. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan stok, penataan produk, dan strategi penjualan di kantin sekolah. Kata kunci: Data Mining, Algoritma Apriori, Kantin Sekolah, Pengambilan Keputusan
OPERASIONAL TVET DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA: ANALISIS MANAJEMEN INSTITUSI, WORKSHOP, METODE PELATIHAN DAN KURIKULUM Kiki Ameliza; Refdinal Refdinal; Rijal Abdullah; Jonni Mardizal; Fadhilah Fadhilah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5845

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of Technical and Vocational Education and Training (TVET) in improving students’ employability in Indonesian Vocational High Schools (SMK). The analysis focuses on four operational components: institutional management, workshop organization, training approaches, and industry-based curriculum practices. The research background highlights the persistent mismatch between the expected role of SMK as producers of skilled workers and the low employment rate of their graduates. Using a qualitative case study in selected SMK, the findings reveal that improving work readiness depends not only on teaching competencies but also on the effectiveness of operational systems in these four areas. The results show that institutional governance largely shapes industrial collaboration, instructional quality, and evaluation systems aligned with labor market demands. Industry-standard workshops significantly strengthen students’ technical skills through practical activities using relevant tools and procedures. Training models such as project-based learning, teaching factory, and internships enhance practical competencies and work attitudes. Meanwhile, flexible and collaborative curricula improve the relevance of graduate skills to industry needs. Keyword: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi Abstrak: Penelitian ini mengkaji penerapan Technical and Vocational Education and Training (TVET) dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu manajemen institusi, pengelolaan workshop, metode pelatihan, dan implementasi kurikulum berbasis industri. Latar belakang penelitian didasari rendahnya serapan lulusan SMK di pasar kerja meskipun SMK ditujukan sebagai penghasil tenaga kerja terampil. Melalui studi kasus kualitatif pada beberapa SMK, ditemukan bahwa peningkatan kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogis guru, tetapi juga oleh kualitas operasional keempat aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola manajemen berperan penting dalam menjalin kemitraan industri, mengatur mutu pembelajaran, dan merancang sistem evaluasi berbasis kebutuhan pasar. Workshop berstandar industri turut meningkatkan kompetensi teknis siswa melalui praktik menggunakan peralatan dan prosedur terkini. Metode pelatihan seperti project-based learning, teaching factory, dan magang industri mendorong keterampilan praktis serta etos kerja. Kurikulum yang fleksibel dan disusun bersama industri memperkuat relevansi kompetensi lulusan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan TVET membutuhkan sinergi kebijakan antara sekolah, industri, dan pemerintah dalam pendanaan, kurikulum, sertifikasi, dan penyediaan instruktur. Kata kunci: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi.
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENDORONG SEKTOR KEWIRAUSAHAAN PADA PRODUK DIGITAL Dinur Syahputra; Baginda Harahap; Bay Haqki
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5846

Abstract

Abstract: This study aims to deeply analyze the role of technology in driving the development of the digital product entrepreneurship sector. Using a mixed methods approach combining quantitative and qualitative methods, this study examines how the adoption of technologies such as cloud computing, artificial intelligence, big data analytics, and other digital platforms affects the innovation, efficiency, and competitiveness of digital entrepreneurs in Indonesia. The results show that technology plays a significant role in accelerating the product innovation process, expanding market access, reducing operational costs, and increasing business scalability. Key challenges include the digital literacy gap, limited access to funding, and technological infrastructure readiness. Keywords: Technology, Digital, Entrepreneurship, Product Innovation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran teknologi dalam mendorong perkembangan sektor kewirausahaan pada produk digital. Dengan pendekatan mixed methods yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana adopsi teknologi seperti cloud computing, artificial intelligence, big data analytics, dan platform digital lainnya mempengaruhi inovasi, efisiensi, serta daya saing pelaku usaha digital di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berperan signifikan dalam mempercepat proses inovasi produk, memperluas akses pasar, menekan biaya operasional, dan meningkatkan skalabilitas usaha. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kesenjangan literasi digital, keterbatasan akses pendanaan, serta kesiapan infrastruktur teknologi. Kata kunci: Teknologi, Digital, Kewirausahaan, Inovasi Produk.
INCREASING LITERACY COMPETENCE WITH A READING CORNER Yen Aryni; Lis Supiatman; Micael Olivan Siahaan; Devi Manda Sari; Ravli Akbar Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5847

Abstract

Abstract: Research indicates that establishing a Reading Corner in kindergarten significantly improves children's early literacy skills, including letter recognition, vocabulary growth, narrative understanding, and reading motivation. The study utilized a mixed-methods approach, combining quantitative pre-test and post-test analysis with qualitative classroom observations and teacher interviews. Quantitative results demonstrated that the experimental group using the Reading Corner showed statistically significant improvements in literacy compared to a control group (p < 0.05). The qualitative findings revealed increased student engagement, motivation to read, and enhanced oral language development. Themes of this study suggest that a literacy-rich environment fosters better reading habits and skills, aligning with contemporary pedagogical approaches emphasizing the importance of accessible reading resources for young learners. Thus, the Reading Corner is identified as a crucial tool in promoting foundational literacy among kindergarten students. Keywords: Literacy, Children, Reading Corner Abstrak: Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Pojok Baca di taman kanak-kanak secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi awal anak-anak, termasuk pengenalan huruf, pertumbuhan kosakata, pemahaman naratif, dan motivasi membaca. Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan analisis kuantitatif pra-tes dan pasca-tes dengan observasi kelas kualitatif dan wawancara guru. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan Pojok Baca menunjukkan peningkatan literasi yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Temuan kualitatif mengungkapkan peningkatan keterlibatan siswa, motivasi untuk membaca, dan peningkatan perkembangan bahasa lisan. Tema studi ini menunjukkan bahwa lingkungan yang kaya literasi mendorong kebiasaan dan keterampilan membaca yang lebih baik, sejalan dengan pendekatan pedagogis kontemporer yang menekankan pentingnya sumber bacaan yang mudah diakses untuk anak-anak usia dini. Dengan demikian, Pojok Baca diidentifikasi sebagai alat penting dalam mempromosikan literasi dasar di kalangan siswa taman kanak-kanak. Kata Kunci: Literasi, Anak-anak, Pojok Baca
PROGAM EKSTRAKULIKULER DRUMBAND DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Ula Aulia As Sanusi; Wasis Wijayanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5849

Abstract

Abstract: Character education is an important aspect in the formation of children's attitudes and behaviors in elementary school. Drumband extracurricular activities serve as an effective tool in combining the development of musical arts skills and the cultivation of character values. The purpose of this study is to describe the implementation of extracurricular activities of drumbands and analyze their influence on the development of children's musical arts skills and character in elementary schools. This study adopts a qualitative approach with a case study method conducted at SD Negeri 1 Kedungwaru Kidul, Demak Regency. The research subjects included grade IV students, classroom teachers, and drumband coaches. Techniques for collecting data include observation, interviews, and document collection, while data validity is tested through triangulation of sources, techniques, and time. The results of the study showed that the extra drumband activities were carried out well and sustainably. Student involvement in this activity has a positive effect on the development of musical skills in the psychomotor, cognitive, and affective fields. Students can play musical instruments correctly, know the different types and purposes of musical instruments, and show an attitude of discipline, responsibility, cooperation, and confidence. In addition, drumband activities also help increase creativity and student achievement. Keywords: Extracurricular Drum Band, Character Education, Music Arts, Elementary School. Abstrak: Pendidikan karakter adalah aspek penting dalam pembentukan sikap dan perilaku anak-anak di sekolah dasar. Kegiatan ekstrakurikuler drumband berfungsi sebagai alat yang efektif dalam menggabungkan pengembangan keterampilan seni musik dan penanaman nilai-nilai karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drumband serta menganalisis pengaruhnya terhadap pengembangan keterampilan seni musik dan karakter anak-anak di sekolah dasar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SD Negeri 1 Kedungwaru Kidul, Kabupaten Demak. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IV, guru kelas, dan pelatih drumband. Teknik untuk mengumpulkan data mencakup observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, sementara validitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstra drumband dilakukan dengan baik dan berkelanjutan. Keterlibatan siswa dalam aktivitas ini memberikan efek positif pada pengembangan keterampilan musik di bidang psikomotor, kognitif, dan afektif. Siswa bisa memainkan alat musik dengan benar, mengetahui berbagai jenis serta tujuan alat musik, dan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerjasama, serta kepercayaan diri. Kata kunci: Sistem Informasi, Perpustakaan Digital, Website, RAD, SMK Rahmat Islamiyah Medan.
INTEGRASI TOLU SAHUNDULAN PADA MATERI SUDUT SEGITIGA: ANALISIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Oktaviana Nirmala Purba; I Wayan Lasmawan; Desak Putu Parmiti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5850

Abstract

Abstract: This study examines in depth the integration process using the "Tolu Sahundulan" philosophy in the topic of triangular angles and analyzes its influence on students' creative thinking skills. Creative thinking ability is an essential competency that needs to be developed in mathematics learning to equip students with innovative problem-solving skills. Conventional methods are often inadequate in stimulating student creativity. Therefore, this study explores the potential of the Tolu Sahundulan method which is assumed to offer a more active and exploratory learning approach. This study uses a qualitative approach with students involved in learning triangular angles using the Tolu Sahundulan philosophy. Data were obtained through classroom observations, in-depth interviews, and analysis of student work. The results of the analysis show that the integration of Tolu Sahundulan in learning triangular angles significantly encourages students to explore concepts more deeply, produce various solution strategies, and show improvements in thinking flexibility and originality of ideas. These findings confirm that Tolu Sahundulan can be an effective alternative learning method for improving students' creative thinking skills in mathematics. Implications of this research include recommendations for educators and curriculum developers to adopt student-centered and creativity-stimulating learning methods. Keyword: Tolu Sahundulan, Creative Thinking Ability in Mathematics, Triangle Angles Abstrak: Penelitian ini mengkaji secara mendalam proses integrasi menggunakan falsafah "Tolu Sahundulan" dalam materi sudut segitiga serta menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika guna membekali siswa dengan keterampilan pemecahan masalah yang inovatif. Metode konvensional seringkali belum memadai dalam menstimulasi kreativitas siswa. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi potensi metode Tolu Sahundulan yang diasumsikan menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek siswa yang terlibat dalam pembelajaran sudut segitiga menggunakan falsafah Tolu Sahundulan. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis karya siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Tolu Sahundulan dalam pembelajaran sudut segitiga secara signifikan mendorong siswa untuk mengeksplorasi konsep secara lebih mendalam, menghasilkan berbagai strategi penyelesaian, dan menunjukkan peningkatan dalam fleksibilitas berpikir serta orisinalitas ide. Temuan ini menegaskan bahwa Tolu Sahundulan dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam matematika. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mengadopsi metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan stimulatif terhadap kreativitas. Kata kunci: Tolu Sahundulan, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika, Sudut Segitiga
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI DISIPLIN PADA PESERTA DIDIK SMA MUHAMMADIYAH Ridho Hidayah; Nia Asmara; Nur Azizah; Pipin Danu Marti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5851

Abstract

Abstract: This study aims to analyze teachers’ strategies in instilling discipline values among students at Muhammadiyah Senior High School. Discipline is considered an essential character value that supports students’ academic achievement and moral development. This research employed a qualitative descriptive approach to obtain an in-depth understanding of how teachers implement discipline-oriented strategies in the school environment. The research subjects included subject teachers, Islamic education teachers, and school staff who play a role in fostering student discipline. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The collected data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that teachers apply various strategies to instill discipline values, including role modeling, habituation through school rules, effective classroom management, and the integration of discipline values into the learning process. Teachers consistently demonstrate disciplined behavior, such as punctuality and responsibility, which positively influences students’ attitudes. In addition, the implementation of clear and consistent school regulations helps students develop disciplined habits in their daily activities. The integration of technology-based learning also supports discipline by training students to manage time, complete assignments responsibly, and use digital media ethically. Furthermore, the application of educational reward and punishment strengthens students’ motivation and awareness of discipline. Overall, teachers’ strategies have proven effective in fostering students’ discipline and character development. This study concludes that teachers play a crucial role in shaping students’ discipline through comprehensive, consistent, and value-based educational practices. Keyword: Discipline Values; Teacher Strategies; Character Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai disiplin di kalangan siswa SMA Muhammadiyah. Disiplin dianggap sebagai nilai karakter penting yang mendukung prestasi akademik dan perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana guru menerapkan strategi berorientasi disiplin di lingkungan sekolah. Subjek penelitian meliputi guru mata pelajaran, guru pendidikan agama Islam, dan staf sekolah yang berperan dalam membina kedisiplinan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, termasuk teladan, pembiasaan melalui peraturan sekolah, manajemen kelas yang efektif, dan integrasi nilai-nilai disiplin ke dalam proses pembelajaran. Guru secara konsisten menunjukkan perilaku disiplin, seperti ketepatan waktu dan tanggung jawab, yang secara positif memengaruhi sikap siswa. Selain itu, penerapan peraturan sekolah yang jelas dan konsisten membantu siswa mengembangkan kebiasaan disiplin dalam kegiatan sehari-hari mereka. Integrasi pembelajaran berbasis teknologi juga mendukung disiplin dengan melatih siswa untuk mengatur waktu, menyelesaikan tugas secara bertanggung jawab, dan menggunakan media digital secara etis. Lebih lanjut, penerapan penghargaan dan hukuman pendidikan memperkuat motivasi dan kesadaran siswa akan disiplin. Secara keseluruhan, strategi guru telah terbukti efektif dalam menumbuhkan disiplin dan pengembangan karakter siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa guru memainkan peran penting dalam membentuk disiplin siswa melalui praktik pendidikan yang komprehensif, konsisten, dan berbasis nilai. Kata kunci: Nilai Disiplin; Strategi Guru; Pendidikan Karakter
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AJAR (DIGITAL BOARD) DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK USIA DINI DI TK ABDI BANGSA 2 BUMI NABUNG Halen Dwistia; Suciyana Rahmawati; Tasa Gustina
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5852

Abstract

Abstract: This article aims to examine the influence of the use of instructional media on early childhood learning enthusiasm, both as parents and teachers. It also addresses parenting styles in early childhood. To achieve this, we conducted research at ABDI BANGSA 2 Talang Baru Kindergarten in Bumi Nabung Village, West Abung District. We also conducted a literature review by reviewing scientific works such as books and journals. In our research, we found that early childhood children are more enthusiastic and interested in learning when a teacher uses instructional media rather than simply explaining (teacher-centered). In the independent curriculum, with its Deep Learning approach, learning has shifted to being child-centered (student-centered). Therefore, if a teacher does not follow the existing curriculum, students in the classroom will become very bored during class hours. Keywords: Media, learning, children Abstrak: Artikel ini dibuat bertujuan untuk meneliti pengaruh penggunaan media ajar yang dapat mempengaruhi semangat anak usia dini dalam belajar. Baik yang berperan sebagai orang tua maupun guru. Tentang pola asuh pada anak usia dini. Untuk mencapai itu semua kami melakukan penelitian di sebuah lembaga TK yaitu TK ABDI BANGSA 2 Talang Baru Desa Bumi Nabung Kecamatan Abung Barat. Kami juga melakukan kajian pustaka dengan menelaah karya ilmiah seperti buku dan jurnal. Dalam penelitian yang di lakukan kami menemukan bahwasannya anak-anak usia dini lebih semangat dan lebih tertarik belajar apabila seorang gurunya mengajar menggunakan media ajar dari pada hanya sekedar mengajar hanya dengan menjelaskan (teacher center). Pada kurikulum merdeka dengan pendekatan Deep Learning ini pembelajaran sudah berubah menjadi berpusat pada anak (student center). Jadi apabila seorang guru tidak mengikuti kurikulum yang ada maka para murid yang ada didalam kelas selama jam pembelajaran akan sangat merasa bosan. Kata kunci: Media, pembelajaran, anak