cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
OPTIMIZING PATIENT SERVICE PRIORITY DETERMINATION IN THE EMERGENCY DEPARTMENT USING THE K-MEANS ALGORITHM AT RSUD LANGSA ACEH Salwa Nur JB; Muhammad Irfan Sarif; Lola Astri Nadita; Fachrurazy; Lewika Tampubolon
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6232

Abstract

Abstract: Emergency Department (ED) services require speed, accuracy, and coordination among medical staff. Langsa Aceh Regional General Hospital, a Type B hospital, faces a high volume of patient visits that could lead to inefficiencies, particularly in determining service priorities. This study aims to optimize ED patient segmentation to support service prioritization using the K-Means clustering algorithm. The data used consists of 31,761 ED patient records from Langsa Regional General Hospital in 2025; after preprocessing, 24,062 records meeting the analysis criteria were obtained. Research variables included visit frequency, visit interval, type of service, duration of service, and patient urgency level. The research method employed a quantitative approach using data mining techniques with the K-Means algorithm. The results showed the formation of three clusters with a Silhouette Score of 0.6213, indicating good clustering quality. The resulting clusters represent the categories of non-urgent, semi-urgent, and complex care needs patients. These segmentation results can support more systematic service prioritization, improve efficiency, accelerate response times, and support a data-driven triage system at the Langsa Regional General Hospital Emergency Department in Aceh. Keywords: K-Means Clustering, Medical Informatics, Patient Care Prioritization, Patient Segmentation, Healthcare Data Mining   Abstrak: Pelayanan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi antar tenaga medis. RSUD Langsa Aceh sebagai rumah sakit tipe B menghadapi tingginya jumlah kunjungan pasien yang berpotensi menimbulkan ketidakefisienan, khususnya dalam penentuan prioritas pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan segmentasi pasien IGD untuk mendukung penentuan prioritas pelayanan menggunakan algoritma K-Means clustering. Data yang digunakan merupakan data pasien IGD RSUD Langsa tahun 2025 sebanyak 31.761 record, dan setelah preprocessing diperoleh 24.062 data yang memenuhi kriteria analisis. Variabel penelitian meliputi frekuensi kunjungan, interval kunjungan, jenis layanan, durasi pelayanan, dan tingkat urgensi pasien. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik data mining dengan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk tiga cluster dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,6213 yang mengindikasikan kualitas pengelompokan baik. Cluster yang dihasilkan merepresentasikan kategori pasien non-urgensi, semi-urgensi, dan kebutuhan pelayanan kompleks. Hasil segmentasi ini dapat mendukung penentuan prioritas pelayanan secara lebih sistematis, meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu respon, serta mendukung sistem triase berbasis data di IGD RSUD Langsa Aceh. Kata Kunci: K-Means Clustering, Informatika Medis, Prioritas Pelayanan Pasien, Segmentasi Pasien, Data Mining Kesehatan
VISUAL STORYTELLING ON INSTAGRAM: A CRITICAL REVIEW OF MARKETING COMMUNICATION IN THE CREATIVE ECONOMY Ryndian Gusty; Mawaddah; Yohana Yulianti Simbolon; Arief Budiman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6233

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of visual storytelling (VS) in increasing user engagement on Instagram within the context of the creative economy. This study positions visual storytelling as an ideological practice rooted in affective domination, platform logic, and cultural commodification. This differs from the use of instrumental narratives that emphasize marketing effectiveness. The research method employed is a qualitative approach using critical interpretative and thematic synthesis. The analyzed literature comprises 48 articles relevant to the research objectives. The findings reveal that visual storytelling is perceived as a creative and authentic means of marketing communication. It also functions to establish mechanisms capable of exerting subtle dominance. Strategically, it leverages the potential of modified emotions, cultural identity, and creativity regulated by platform algorithms. The theoretical contribution of this research confirms that visual storytelling serves as a space for narrative dominance, where stories are reduced to instruments aligned with the interests of the market and the platform. These findings further strengthen perspectives within the literature on digital culture and critical marketing. This study also places significant emphasis on human-centered digital communication ethics, transparency, and cultural appropriateness. Therefore, the effectiveness of visual storytelling is not only measured by the level of consumer engagement, but also by its impact on equity and meaning within the creative economy ecosystem. Keywords: Visual Storytelling; Consumer Engagement; Instagram; Creative Economy   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran visual storytelling (VS) dalam meningkatkan keterlibatan pengguna di Instagram dalam konteks ekonomi kreatif. Studi ini meletakkan visual storytelling sebagai praktik ideologis yang berakar pada dominasi afektif, logika platform, dan komodifikasi budaya. Hal tersebut memiliki perbedaan dari penggunaan narasi instrumental yang menekankan efektivitas pemasaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif melalui critical interpretative dan thematic synthesis. Hasil literatur yang di analisis berjumalah 48 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil temuan yang didapatkan bahwa visual storytelling dinilai sebagai cara kreatif dan asli dalam melakukan komunikasi pemasaran. Kemudian juga berfungsi untuk membentuk mekanisme yang bisa mendominasi secara halus. Secara strategis memanfaatkan potensi emosi yang dimodifikasi, identitas budaya dan kreativitas yang diatur oleh algoritma platform. Kontribusi teoritis penelitian menegaskan bahwa visual storytelling menjadi tempat dominasi naratif yang menggunakan cerita yang direduksi menjadi instrumen yang mengacu pada kepentingan pasar dan platform. Temuan ini semakin memperkuat perspektif dalam literatur budaya digital dan pemasaran kritis. Penelitian ini juga memberikan penekanan penting terhadap etika komunikasi digital yang berpusat pada diri manusia, transparansi dan kesesuaian budaya. Maka dari itu, efektivitas visual storytelling bukan hanya diukur dari tingkat keterlibatan konsumen, namun juga dari pengaruhnya terhadap keadilan dan pemaknaan dalam ekosistem ekonomi kreatif Kata Kunci: Visual Storytelling; Keterlibatan Konsumen; Instagram; Ekonomi Kreatif
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN SWASTA DI KOTA MEDAN Dian Purnama Sari; Regen; Fahmi Sulaiman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6234

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of leadership and work environment on employee performance in private companies in Medan City. The background of this research is based on the importance of human resources in enhancing company competitiveness, as well as the existing issues related to leadership and work environment conditions that affect employee performance. This research employs a quantitative approach with an associative research design. The population consists of all employees working in private companies in Medan City, with samples selected using a random sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS software. The results indicate that leadership has a positive and significant effect on employee performance. The work environment also has a positive and significant effect on employee performance and shows a more dominant influence compared to leadership. Simultaneously, leadership and work environment significantly affect employee performance. The coefficient of determination shows that both variables explain 45.4% of the variation in employee performance, while the remaining is influenced by other factors not examined in this study. In conclusion, improving employee performance can be achieved through enhancing leadership quality and creating a conducive work environment. This study is expected to provide useful insights for companies in managing human resources more effectively. Keywords: Leadership, Work Environment, Employee Performance   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan swasta di Kota Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran sumber daya manusia dalam meningkatkan daya saing perusahaan, serta masih ditemukannya permasalahan terkait kepemimpinan dan kondisi lingkungan kerja yang berdampak pada kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada perusahaan swasta di Kota Medan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, bahkan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan. Secara simultan, kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan sebesar 45,4% variasi kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan dapat dilakukan melalui perbaikan kualitas kepemimpinan serta penciptaan lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia secara lebih efektif. Kata Kunci: Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BUMDES SANGEHAO Yamolala Zega
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6235

Abstract

Abstract: Human Resource Management (HRM) plays a strategic role in improving employee performance through the systematic management of recruitment, training, development, evaluation, and compensation. This study aims to analyze how key practices in HRM contribute to improving employee performance in modern organizations. The research method employed is a literature review, examining various relevant books, national journals, and scientific articles. The findings indicate that the implementation of effective HR functions such as competency-based recruitment, continuous training, objective performance appraisal systems, and fair compensation has a significant relationship with increased employee motivation, productivity, and work quality. Furthermore, HR management that is responsive to changes in the business environment can foster a positive work climate and an adaptive organizational culture. This study confirms that HR management is not merely an administrative function but a key element in achieving organizational goals through the enhancement of employee performance quality. Keywords: Human Resource Management, Employee Performance, Training, Recruitment, Compensation, Literature Review   Abstrak: Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengelolaan yang sistematis terhadap rekrutmen, pelatihan, pengembangan, evaluasi, dan pemberian kompensasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik-praktik utama dalam manajemen SDM berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan pada organisasi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai buku, jurnal nasional, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi SDM yang efektif, seperti rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, sistem penilaian kinerja yang objektif, serta pemberian kompensasi yang adil, memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan motivasi, produktivitas, dan kualitas kerja karyawan. Selain itu, manajemen SDM yang responsif terhadap perubahan lingkungan bisnis juga mampu mendorong terciptanya iklim kerja positif dan budaya organisasi yang adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen SDM bukan hanya fungsi administratif, tetapi merupakan elemen kunci dalam mencapai tujuan organisasi melalui penguatan kualitas kinerja karyawan. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Kinerja Karyawan, Pelatihan, Rekrutmen, Kompensasi, Studi Literatur.
JARINGAN SYARAF TIRUAN DIAGNOSA PENYAKIT ISPA MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION Elly Soraya; Muhammad Sabir Ramadhan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6236

Abstract

Abstract: Artificial neural networks are one of the information processing systems designed to imitate the way the human brain works in solving a problem by learning through changes in its weights. Artificial neural networks are also an alternative to solving various problems in decision making based on the training provided. JST applications can be applied in various fields, one of which is in the health sector. This study also focuses on the diagnosis of acute respiratory infections using the backpropagation method. By using the Neural Network Backpropagation algorithm, the study developed an intelligent application system that can help diagnose ARI. The number of sufferers of Acute Respiratory Infection (ARI) in Indonesia is still high, ARI must be treated properly according to an accurate diagnosis. Acute Respiratory Infection (ARI) is a disease caused by the environment and is one of the main causes of high morbidity and mortality. ARI is also one of the diseases that must be considered by the wider community because it can cause death, especially in children and toddlers. ARI usually has several symptoms such as coughing, shortness of breath, fever, sore throat, and runny nose. The disease is often difficult to diagnose accurately and timely, so that the treatment is also not optimal. This method is expected to minimize misdiagnosis and improve and provide appropriate treatment. This method can also help medical personnel in areas that may have limitations in diagnosing the disease. So it can be concluded that the Backpropagation Artificial Neural Network by applying the right model can produce a good level of accuracy which can then be used as an alternative to diagnose the ARI disease and the application created is able to diagnose ARI optimally. Keywords: Artificial Neural Network, Diagnosis, ARI, Toddlers, Backpropagation Neural Network.   Abstrak: Jaringan saraf tiruan merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang didesain dengan menirukan cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu masalah dengan melakukan proses belajar melalui perubahan bobotnya. Jaringan syaraf tiruan juga salah satu alternatif untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan dalam pengambilan keputusan berdasarkan pelatihan yang diberikan. Aplikasi JST dapat diterapkan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang kesehatan. Penelitian ini juga berfokus pada diagnosa penyakit ispa yang menggunakan metode backpropagation. Dengan menggunakan algoritma Neural Network Backpropagation, penelitian mengembangkan sebuah sistem aplikasi cerdas yang dapat membantu dalam mendiagnosa penyakit ISPA. Angka penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Indonesia masih tinggi, ISPA harus ditangani dengan tepat sesuai diagnosis yang akurat. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit akibat lingkungan dan menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian.Penyakit Ispa juga merupakan salah satu penyakit yang harus diperhatikan oleh masyarakat luas karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak dan balita. Penyakit ispa biasanya memiliki beberapa gejala seperti batuk,sesak nafas,demam,sakit tenggorokan,dan pilek. Penyakit tersebut seringkali sulit di diagnosis secara akurat dan tepat waktu, sehingga penanganan yang dilakukan juga tidak optimal. Metode ini diharapkan dapat meminimalkan kesalahan diagnosis dan meningkatkan dan memberikan penanganan yang tepat. Metode ini juga dapat membantu tenaga medis di daerah yang mungkin memiliki keterbatasan dalam mendiagnosa penyakit tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dengan menerapkan model yang tepat dapat menghasilkan tingkat akurasi yang baik yang selanjutnya dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan diagnosa penyakit ISPA tersebut dan aplikasi yang dibuat mampu untuk mendiagnosis penyakit ISPA secara optimal. Kata Kunci: Jaringan Saraf Tiruan,Diagnosa, ISPA, Balita, Neural Network Backpropagation.
STRATEGI ADOPSI TEKNOLOGI KESEHATAN DIGITAL DI KLINIK PRATAMA DURI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT (TOE) Belman Junaidi; Adi Rahmat; Richa Afriana Munthe
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6237

Abstract

Abstrack: Belman Junaidi, Postgraduate School of Management, Lancang Kuning Univerisity. Digital Health Technology Adoption Strategy at Duri Primary Clinic Using TOE Approach. Supervisory Chairpeson Assoc. Prof. Dr. Adi Rahmat, S.E., M.M and Supervisory Member Dr. Richa Afriana Munthe, S.E., M.M.The purpose of this study was to determine the digital health technology adoption strategy at the Pratama Duri Clinic using the TOE Approach. Using the Technology-Organization-Environment (TOE) framework for health technology adoption strategies is to identify and analyze key factors that influence the success of technology implementation in the health system. This study uses a quantitative research type. The data collection technique uses a questionnaire. The sample in this study amounted to 61 employees of the Pratama Reza Medika Clinic, Pratama Khaira Clinic and Pratama Mandau Sejahtera Clinic. This study used Partial Least Squares (PLS) data analysis. The results of the study indicate that digital health technology has a significant influence through the TOE approach (Technology, Organization and Environment). Keywords: Strategy, Adoption, Digital Health, TOE Approach.   Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi adopsi teknologi kesehatan digital di Klinik Pratama Duri dengan Pendekatan TOE. Menggunakan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE) untuk strategi adopsi teknologi kesehatan adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan implementasi teknologi dalam sistem kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 orang karyawan Klinik Pratama Reza Medika, Klinik Pratama Khaira dan Klinik Pratama Mandau Sejahtera. Penelitian ini menggunakan analisa data Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi kesehatan digital berpengaruh signifikan melalui pendekatan TOE (Teknologi, Organisasi dan Lingkungan). Kata Kunci: Strategi, Adopsi, Kesehatan Digital, Pendekatan TOE.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN DALAM  MEDIA PROMOSI  SPMB  DI MTS ZIA SALSABILA KABUPATEN DELI SERDANG Muhammad Ilham; Nurhadida Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6238

Abstract

Abstract: The success of increasing the number of new student enrollments is greatly influenced by the implementation of effective and well-planned marketing strategies. This study aims to analyze the marketing strategies implemented by the Promotion and New Student Admission System (SPMB) unit at MTs Zia Salsabila. Using a case study approach, this research focuses on examining the implementation of marketing strategies in school promotional activities as well as the execution of the new student admission process. This study found that promotional strategies implemented through social media, supported by the dissemination of educational content and collaboration with elementary schools, have a significant impact on increasing prospective students' interest and the number of applicants to educational institutions. In addition, the application of digital-based marketing strategies has proven effective in expanding outreach to students. The study recommends continuous evaluation of marketing strategies to ensure they remain aligned with current trends and the needs of students, thereby optimizing the institution’s attractiveness in recruiting applicants. Keywords: Digital Marketing, Marketing Strategy, Promotional Media, Madrasah, Education   Abstrak: Keberhasilan peningkatan jumlah peserta didik baru sangat dipengaruhi oleh penerapan strategi pemasaran yang efektif dan terencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh unit Promosi dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di MTs Zia Salsabila. Dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini berfokus pada pengkajian implementasi strategi pemasaran dalam kegiatan promosi sekolah serta pelaksanaan proses penerimaan peserta didik baru. Penelitian ini menemukan bahwa strategi promosi melalui media sosial, didukung oleh penyebaran konten edukatif serta kerja sama dengan Sekolah Dasar, memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan minat dan jumlah pendaftar pada lembaga pendidikan.Di samping itu, penerapan strategi pemasaran berbasis digital terbukti efektif dalam memperluas jangkauan kepada calon murid. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan terhadap strategi pemasaran agar tetap relevan dengan perkembangan tren dan kebutuhan calon murid, sehingga mampu mengoptimalkan daya tarik institusi dalam menjaring pendaftar. Kata Kunci: Digital Marketing, Strategi Pemasaran, Media Promosi, Madrasah, Pendidikan
PENGARUH DUKUNGAN PEMIMPIN TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF TENAGA KESEHATAN PEREMPUAN : PERAN MEDIASI WORK-LIFE BALANCE Indah Daulay; Adi Rahmat; Rizka Anita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6239

Abstract

Abstract: This study aims to explain the Influence of Leader Support on Affective Commitment of Female Health Workers, this study identified Work-Life Balance as a mediator. This study used a survey involving 184 employees to test the proposed mediation model and applied SEM-PLS analysis. The results of this study indicate that leader support has a positive influence on affective commitment, affective commitment has a positive influence on work-life balance, leader support has a positive influence on work-life balance and work-life balance mediates leader support on affective commitment of health workers in Bengkalis Regency. By using the Social Exchange Theory framework, which explains that the relationship between leaders and employees is reciprocal, this study contributes to the literature on the influence of leader support on affective commitment of female health workers, this study identified Work-Life Balance as a mediator. Only a few previous studies have explored the influence of leader support on affective commitment of female health workers. Keywords: Leader Support, Affective Commitment, Work-life Balance Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pengaruh Dukungan Pemimpin Terhadap Komitmen Afektif Tenaga Kesehatan Perempuan, penelitian ini mengidentifikasi Work-Life Balance sebagai mediator.Penelitian ini menggunakan survei yang melibatkan 184 pegawai untuk menguji model mediasi yang diusulkan dan menerapkan analisis SEM-PLS.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan pemimpin memiliki pengaruh poditif terhadap komitmen afektif, komitmen afektif memiliki pengaruh positif terhadap work-life balance, dukungan pemimpin memiliki pengaruh positif terhadap work-life balance dan work-life balance memediasi dukungan pemimpin terhadap komitmen afektif petugas kesehatana di Kabupaten Bengkalis.Dengan menggunakan kerangka Social Exchange Theory, yang menjelaskan bahwa hubungan antara pemimpin dan karyawan bersifat timbal balik, penelitian ini memberikan kontribusi literatur pengaruh dukungan pemimpin terhadap komitmen afektif tenaga kesehatan perempuan, penelitian ini mengidentifikasi Work-Life Balance sebagai mediator. Hanya sedikit penelitian sebelumnya yang mengeksplorasi pengaruh dukungan pemimpin terhadap komitmen afektif tenaga kesehatan perempuan. Kata Kunci: Dukungan Pemimpin, Komitmen Afektif, Work-life Balance
PENGARUH KEPEMIMPINAN BERKELANJUTAN TERHADAP INOVASI FRUGAL DENGAN BERBAGI PENGETAHUAN SEBAGAI MEDIASI DAN IKLIM INOVASI ORGANISASI SEBAGAI MODERATOR PADA APARATUR PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Ismail Sinaga; Adi Rahmat; Richa Afriana Munthe
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6240

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of Sustainable Leadership on Frugal Innovation with Knowledge Sharing as a mediating variable and to examine the role of Organizational Innovation Climate as a moderating variable in the Meranti Islands Regency Government apparatus. This research is motivated by the still low achievement of regional innovation amidst limited resources, so that public organizations are required to be able to create efficient and useful innovations. The research approach used is quantitative with a survey method. Data collection was carried out through distributing questionnaires, then analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with the help of SmartPLS software. The results of the analysis indicate that sustainable leadership has a positive and significant effect on frugal innovation and knowledge sharing. Furthermore, knowledge sharing is proven to have a positive and significant effect on frugal innovation and acts as a mediating variable in the relationship between sustainable leadership and frugal innovation. However, organizational innovation climate is not proven to have an effect as a moderating variable. These findings indicate that frugal innovation in public organizations is more influenced by the effectiveness of sustainable leadership and knowledge sharing practices than by the condition of the organizational innovation climate. Keywords: Sustainable Leadership, Frugal Innovation, Knowledge Sharing Organizational Innovation Climate.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Kepemimpinan Berkelanjutan terhadap Inovasi Frugal dengan Berbagi Pengetahuan sebagai variabel mediasi serta menguji peran Iklim Inovasi Organisasi sebagai variabel moderasi pada aparatur Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini didorong oleh masih rendahnya capaian inovasi daerah di tengah keterbatasan sumber daya, sehingga organisasi publik dituntut mampu menciptakan inovasi yang efisien dan bermanfaat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi frugal serta berbagi pengetahuan. Selanjutnya, berbagi pengetahuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi frugal dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan berkelanjutan dan inovasi frugal. Namun demikian, iklim inovasi organisasi tidak terbukti berpengaruh sebagai variabel moderasi. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi frugal dalam organisasi publik lebih banyak dipengaruhi oleh efektivitas kepemimpinan berkelanjutan dan praktik berbagi pengetahuan dibandingkan oleh kondisi iklim inovasi organisasi. Kata Kunci: Kepemimpinan Berkelanjutan, Inovasi Frugal, Berbagi Pengetahuan, Iklim Inovasi Organisasi
PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS KARYAWAN DIKLINIK Rosilawati; Adi Rahmat; M. Rasyid Abdillah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6241

Abstract

Abstract: This study aims to examine and analyze the influence of quality of work life and adaptive leadership quality on employee loyalty by identifying the mediating role of adaptive leadership quality, specifically in the clinic, which serves as the primary setting for this study. The research method used was a quantitative survey approach. The population and sample were all 58 employees working at the clinic. Data were collected using a questionnaire, and the data were analyzed using structural equation modeling (SEM) based on partial least squares (PLS). The results of the hypothesis testing indicated that quality of work life had a positive and significant influence on employee loyalty (t=3.461, p<0.05). The same effect was also found for quality of work life on adaptive leadership quality (t=6.947, p<0.05). However, this study found that adaptive leadership quality did not have a significant direct influence on employee loyalty (t=1.979, p>0.05), so the mediating role of adaptive leadership was not statistically proven (t=1.705, p>0.05). Employee loyalty at this clinic was more strongly influenced by good quality of work life without being mediated by leadership quality. Keywords: Quality of Work Life, Adaptive Leadership, Employee Loyalty Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas kehidupan kerja dan kualitas kepemimpinan adaptif terhadap loyalitas karyawan dengan mengidentifikasi peran mediasi kualitas kepemimpinan adaptif, khususnya di klinik yang menjadi lokasi utama penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan survei kuantitatif. Populasi dan sampel terdiri dari 58 karyawan yang bekerja di klinik tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan data dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural (SEM) berdasarkan partial least squares (PLS). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kualitas kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (t=3,461, p<0,05). Pengaruh yang sama juga ditemukan untuk kualitas kehidupan kerja terhadap kualitas kepemimpinan adaptif (t=6,947, p<0,05). Namun, penelitian ini menemukan bahwa kualitas kepemimpinan adaptif tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap loyalitas karyawan (t=1,979, p>0,05), sehingga peran mediasi kepemimpinan adaptif tidak terbukti secara statistik (t=1,705, p>0,05). Loyalitas karyawan di klinik ini lebih dipengaruhi oleh kualitas kehidupan kerja yang baik tanpa dimediasi oleh kualitas kepemimpinan Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Kepemimpinan Adaptif, Loyalitas Karyawan