cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,065 Documents
PROGRAM PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO BIDANG PRODUKSI DI DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH KOTA MEDAN Mutia Dwiyanti; Februati Trimurni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.986

Abstract

Banyaknya pelaku usaha mikro bidang produksi yang mengalami penurunan omzet dan pendapatan akibat krisis pandemi COVID-19 mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan program pemberdayaan masyarakat untuk usaha mikro bidang produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan program pemberdayaan masyarakat pelaku usaha mikro bidang produksi di dinas koperasi usaha mikro kecil dan menengah kota medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat pelaku usaha mikro bidang produksi di dinas koperasi usaha mikro kecil dan menengah kota medan belum terealisasi dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari kurangnya pengetahuan penggunaan teknologi dalam hal pemasaran sehingga membutuhkan kerja sama dengan beberapa market place dan kurangnya kesadaran usaha mikro bidang produksi untuk berpartisipasi menjadi binaan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Medan.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA MEDAN RUTH MIRANDA PANGGABEAN Ruthmiranda Ruthmiranda; Tunggul Sihombing
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.987

Abstract

Budaya organisasi sendiri adalah sebuah aspek yang teramat penting dalam sebuah organisasi, termasuk oraganisasi publik.Budaya organisasi sendiri dikaitkan dengan pembentukan dari karakter sdari setiap pegawai yang berperan dalammelakukan pekerjaan. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengatahui pengaruh dari budaya organisasi dan kinerja pegawai di Dinas kebersihan dan pertanaman kota medan. Metode penelitian yang peneliti gunakan di dalam penwlitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner. Populasi di dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Dinas Kebersihan dan Pertanaman Kota Medan, untuk sampel yang digunakan sebanyak 94 responden. Untuk teknik pengumpulan sampel menggunakan Analisis data sistem Struktural Equation Modeling( SEM) Untuk hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa budaya irganisasi sendiri memiliki oengaruh yang cukup positid untuk kinerja pegawai. Hal tersebut dapat ditunjukan dengan t stastistic sebesar 49.697(>16). Dari hasil perhitungan dengan koefisien determinasi diperoleh R Square sebesaf 0,832 yang menunjukan bahwa variabel budaya organisasi memiliki pengaruh sebesar 83,2% terhadap kinerja pegawai, sedangkan 16,8% lainya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN LANJUT USIA (LANSIA) DI DESA MASNAULI KECAMATAN SIRANDORUNG KABUPATEN TAPANULI TENGAH Fadilah Pratiwi Sihotang; Asima Yanty Sylvania Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.988

Abstract

Kebijakan Dana Desa merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat di desa. Salah satunya adalah pemberdayaan lanjut usia (lansia) yang dimaksudkan agar lansia tetap dapat melaksanakan fungsi sosialnya untuk berperan aktif secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Implementasi pemberdayaan lanjut usia di desa masnauli belum sesuai dengan UU No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Dana Desa dalam pemberdayaan lanjut usia di Desa Masnauli Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Dana Desa mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pemberdayaan lansia yaitu lansia yang sehat, memiliki kebugaran fisik, dan bermartabat. Implementasinya dapat dilihat dari empat indikator, pertama komunikasi, koordinasi yang dilakukan pemerintah Desa Masnauli hanya sedikit melibatkan masyarakat dalam musyawarah. Kedua, rendahnya kualitas sumber daya aparatur desa karena tidak memiliki keahlian dalam bidang pengelolaan dana desa, dan sumber daya finansial dana desa yang dimiliki tidak mencukupi untuk memberikan pemberdayaan lansia kepada seluruh lansia di Desa Masnauli. Ketiga, rendahnya disposisi tingkat kejujuran implementor dalam pemaparan dana desa. Keempat, struktur birokrasi yaitu dalam pelaksanaannya Desa masnauli tidak memiliki SOP atau kerangka kerja yang jelas.
EFEKTIVITAS PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN MANDAILING NATAL Indah Sri Wahyuli Lubis; Tunggul Sihombing
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif Bappeda Kabupaten Mandailing Natal dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Mandailing Natal. Data kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori Quinn dan Rorhbaugh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Mandailing Natal sudah efektif. Hal ini terlihat dari tujuan yang rasional dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan standar operasional, hubungan manusia yang efektif dalam organisasi, dimana dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah di Bappeda Mandailing Natal, bawahan dan atasan selalu bekerja sama, pekerjaan juga diawasi langsung oleh atasan dan kepala dinas, sistem terbuka terlihat dari partisipasi masyarakat dilibatkan secara langsung dalam penyusunan rencana pembangunan daerah melalui musrenbang, dan model proses internal sudah berjalan efektif untuk pertukaran informasi dan komunikasi di Bappeda Kabupaten Mandailing Natal. 
KAPASITAS DINAS PERHUBUNGAN PEMERINTAH KOTA BINJAI DALAM PENGAWASAN LALU LINTAS Novia Rindani; Februati Trimurni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.990

Abstract

Pengawasan Lalu Lintas merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjamin kelancaran arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Binjai dalam pengawasan lalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Binjai dalam Pengawasan Lalu Lintas masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia; infrastruktur, teknologi dan sumber daya keuangan belum memadai dalam mendukung kinerja; kepemimpinan strategis belum dilakukan secara maksimal; program dan manajemen proses belum efektif serta hubungan dan kerjasama dengan pihak lain belum optimal. Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Binjai perlu melakukan peningkatan kapasitas dalam pengawasan lalu lintas di Kota Binjai
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY KEMITRAAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA 3 (PERSERO) DENGAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA DALAM PENGEMBANGAN UMKM DI KOTA MEDAN Adinda Ibni Syakinah; Rudi Kristian P Manurung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.991

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang perekonomian nasional di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM (2018), sebanyak 98,7 persen usaha di Indonesia merupakan usaha mikro. Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, UMKM dapat menyerap 89,17 persen tenaga kerja dalam negeri. Mengingat tingginya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional, berbagai kegiatan guna mengembangkan UMKM terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya ialah dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak sesuai dengan UU NO 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Permasalahan utama adalah checking  kemitraan yang kurang ketat dalam hal rekrutmen UMKM binaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemitraan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dengan PTPN 3 (Persero) dalam pengembangan UMKM di Kota Medan.               Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan kemitraan antara PTPN 3 (Persero) dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara. Data yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dan dideskripsikan menggunakan CSR Implementing Framework oleh Paul Hohnen (2007) yang mencakup 4 indikator yaitu Planning, doing, check, dan Evaluating.             Dari hasil penelitian, CSR dalam bentuk kemitraan antara Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dengan PTPN 3 (Persero) sudah cukup efektif. Akan tetapi masih terdapat kekurangan dari segi checking UMKM binaan yang kurang ketat. Mekanisme rekrutmen UMKM binaan yang kurang ketat dapat menimbulkan tingginya angka piutang tak tertagih serta laporan yang tidak tertulis dalam tahapan checking dapat menjadi masalah. Ada baiknya pihak Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara memberikan laporan secara tertulis sehingga apabila ada masalah di kemudian hari pihak Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan bukti bahwasannya mereka sudah melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Kemitraan, Pengembangan UMKM, Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
PERAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI KONFLIK SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK Aslina Polinda Napitupulu; Nadia Armyliyanda; Risky Hardiansyah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.992

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu terlibat dalam perbedaan, konflik dan juga persaingan, baik sukarela maupun terpaksa. Konflik sosial tidak dapat dihindari karena merupakan aspek yang permanen dalam kehidupan sosial. Konflik ini dibutuhkan masyarakat agar menjadi sebuah perubahan agar menjadi manusia yang lebih baik di masa depan. Peran lingkungan masyarakat merupakan salah satu pilar dalam tiga pusat pendidikan di masyarakat yang menjadi pilar utama. untuk membentuk baik buruknya pribadi manusia agar berkembang dengan baik dan memiliki moral dan etika moral Perkembangan moral pada setiap individu tidak terbentuk dengan sendirinya tetapi dibentuk oleh tempat di mana mereka hidup dan tinggal di dalamnya. seseorang yang tinggal di lingkungan dengan lokasi yang menuntut adaptasi lebih besar tidak cepat terpengaruh oleh lingkungan tempat tinggalnya Individu yang tinggal di lingkungan yang berada sangat rentan mengalami masalah pada tahap perkembangan moralnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan masyarakat dalam mengatasi konflik sosial pada tumbuh kembang anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Toni Nasution; Erli Ariani; Murni Emayanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.993

Abstract

Perkembangan teknologi semakin canggih dan berkembang. Hal ini menyebabkan berbagai pengaruh gaya hidup manusia baik pola pikir maupun perilaku. Salah satu perkembangan teknologi yang mempengaruhi pikiran manusia adalah gadget.Gadget merupakan media yang digunakan sebagai alat komunikasi modern.Gadget tidak hanya mempengaruhi pola pikir atau perilaku orang dewasa, tetapi juga mempengaruhi perilaku anak kecil. Pada hakekatnya anak usia dini cenderung senang dengan hal-hal baru yang didapatnya melalui aktivitas dengan bermain. Bermain merupakan hal yang menyenangkan bagi anak, dengan bermain anak dapat menggali segala potensi yang ada.Mayoritas anak-anak di Indonesia menghabiskan waktu bermain gadget.Tentunya hal ini mempengaruhi perkembangan anak, terutama dalam perkembangan interaksi sosial.Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan yang terjadi dalam kelompok induvidu yang saling berhubungan baik dalam komunikasi maupun tindakan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial anak usia dini
KOMPARASI RANDOM FOREST DAN LOGISTIC REGRESSION DALAM KLASIFIKASI PENDERITA COVID-19 BERDASARKAN GEJALANYA Ichsan Firmansyah; Jaka Tirta Samudra; Doughlas Pardede; Zakarias Situmorang
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.994

Abstract

Abstract: In data mining, we can use symptoms suffered by patients for a reference in classifying positive and negative Covid-19 patients using data mining. Random Forest and logistic regression are two data mining algorithms with high accuracy, precision, and sensitivity in data classification. This study compares the random forest and the logistic regression algorithm - where we use the lasso and ridge regulations - on classifying positive and negative Covid-19 patients based on their symptoms. From 5434 data used in the data set, the evaluation results show that the random forest algorithm is the best in terms of accuracy, precision, and sensitivity compared to other algorithms, while the logistic regression algorithm with ridge regulation is the worst. The random forest algorithm is the most reliable in classifying patients with positive Covid-19, while the logistic regression algorithm with ridge regulation is the least reliable. Also, the random forest algorithm is the most reliable in classifying patients with negative Covid-19, while the logistic regression algorithm with lasso regulation is the least reliable. Keywords: classification;covid-19;data mining;logistic regression;random forest. Abstrak: Dalam data mining, kita dapat menggunakan gejala yang diderita pasien sebagai acuan dalam mengklasifikasikan pasien positif dan negatif Covid-19 menggunakan data mining. Random forest dan logistic regression adalah dua algoritma data mining yang memiliki akurasi (accuracy), presisi (precision), dan sensitivitas (recall) tinggi dalam klasifikasi data. Penelitian ini membandingkan algoritma random forest dan logistic regression - di mana kami menggunakan regulasi lasso dan ridge - dalam mengklasifikasikan pasien positif dan negatif Covid-19 berdasarkan gejalanya. Dari 5434 data yang digunakan dalam data set, hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma random forest adalah yang terbaik dalam hal akurasi, presisi, dan sensitivitas dibandingkan dengan algoritma lainnya, sedangkan algoritma logistic regression dengan regulasi ridge adalah yang terburuk. Algoritma random forest paling andal dalam mengklasifikasikan pasien positif Covid-19, sedangkan algoritma logistic regression dengan regulasi ridge merupakan algoritma yang paling tidak tidak dapat diandalkan. Selain itu, algoritma random forest paling andal dalam mengklasifikasikan pasien dengan Covid-19 negatif, sedangkan algoritma logistic regresssion dengan regulasi lasso merupakan yang paling tidak dapat diandalkan. Kata kunci: covid-19;data mining;klasifikasi;logistic regression;random forest.
PELIMPAHAN WEWENANG SECARA DELEGATIF KEPADA PERAWAT TERHADAP TINDAKAN SIRKUMSISI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG KEPERAWATAN Candra Ahmadi; Hasnati Hasnati; Indra Afrita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.996

Abstract

Abstract: Health services to the community include promotive, preventive, curative and rehabilitative services. On of the health services in the field of promotive and preventive is circumcision (sunat/khitan). Circumcision in indonesia is a common practice in society based on religious guidance, customs, or cultural and social guidailines.  Circumcision usually done by most nurses in carrying out independent practice. Circumcision according to law number 29 of 2009 concerning medical practice is an invasive procedure or minor surgery under the authority of a doctor. These actions can be carried out by nurses with delegation of authority either by mandate or by delegative. The delegation of authority to nurses based on law number 38 of 2014 concerning nursing is only general in nature and is not clear and detailed. Avoiding overlapping authorities, this study analyzes the extent of delegation, of authority and legal responsibilities in the delegation. Keywords: circumcision, delegation of authority, delegative, nursing law  Abstrak: Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Salah satu pelayanan kesehatan di bidang promotif dan preventif adalah sirkumsisi (sunat/khitan). Sunat/khitan di Indonesia merupakan tindakan yang lazim di tengah masyarakat berdasarkan tuntunan agama, kebiasaan adat istiadat atau budaya dan sosial. Khitan sudah biasa dilakukan sebagian besar perawat dalam menjalankan praktek mandiri. Tindakan sirkumsisi menurut Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Praktik Kedokteran merupakan tindakan invasif atau bedah minor yang merupakan kewenangan dokter. Tindakan tersebut dapat dilakukan oleh perawat dengan pelimpahan wewenang baik secara mandat atau delegasi. Pelimpahan wewenang kepada perawat berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan hanya bersifat umum dan tidak jelas dan rinci. Menghindari terjadinya tumpang tindih kewenangan, penelitian ini menganalisis sejauh mana pelimpahan wewenang secara delegasi dan tanggung jawab hukum dalam pedelegasian tersebut. Kata kunci: sunat, pendelegasian wewenang, pendelegasian, hukum keperawatan

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 More Issue