cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hafezkurniawan84@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JURNAL INOVASI EDUKASI
ISSN : 26543931     EISSN : 26543931     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL INOVASI EDUKASI Merupakan Jurnal Ilmiah yang memiliki fokus bidang Pendidikan sebagai wadah bagi peneliti untuk menuangkan hasil penelitiannya secara konseptual. terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Februari dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
A Comparative Study Of Subtitle Video And Picture Series On Students’ Reading Comprehension Of Procedure Text At Health Students Of University Of Adiwangsa Jambi Resi Silvia
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current study aimed to compare between using subtitle video and picture series in teaching and learning process towards health students‘ reading comprehension. The research was carried out in 2018-2019 academic year in University of Adiwangsa Jambi, Indonesia. Purposive sampling technique was used to select the sample. One class was selected as sample from first year of nursing program. Totally 36 students were divided into two groups (one experimental group and one control group). Then, a pre-test of reading comprehension was administered to assess the students’ reading comprehension. The students of experimental group used video files to improve their reading comprehension while the control group using picture of teaching reading comprehension. In the end of the meeting, all the students were assigned multiple-choice reading comprehension post-test and fulfilled some questionnaires to measure their reading motivation. In order to test the significance between the groups, the independent samples t -test was used. The results of the research showed a significant difference between the students who were learned by using video that was more successful than the students who were learned by using picture. Based on the findings, it indicated that video materials had significant effect on promoting health students’ reading comprehension.
Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa SDI Onekore 4 Felix Welu; Manggu Ngguna Raji
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari.penelitian ini.yaitu untuk mengetahui penerapan Strategi. Pembelajaran Berbasis Masalah sehingga dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada Peserta Didik Kelas IV. SDI. Onekore 4 Kabupaten Ende. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah peserta didik. Kelas IV. di SDI. Onekore 4 yang berjumlah 19 orang. Adapun Data dalam penelitian Ini diperoleh dengan menggunakan tes.,observasi dan dokumentasi. Hasil .penelitian .ini .menunjukkan terjadinya peningkatan. hasil. Belajar IPS siswa setelah diterapkan strategi pembelajaran berbasis masalah. Hal ini. tampak pada peningkatan presentasi. hasil belajar klasikal pada kondisi pra siklus 21,05%, siklus I naik menjadi. 42,10% dan pada siklus. II. naik menjadi. 100%. Hasil penelitian ini dapat dijadikan alternative dalam pemilihan strategi pembelajaran.
Keefektifan Dart Aksara Dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Ela Suryani; Syifa Fauziah
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhitung merupakan salah satu keterampilan dasar dalam mata pelajaran matematika yang harus dimiliki oleh setiap orang. Oleh karena itu, siswa SD harus memiliki kemampuan berhitung yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media dart aksara dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode posttest-only control design. Populasi dari peneitian ini adalah siswa kelas 1 SD di kecamatan Bergas dengan sampel penelitian adalah siswa kelas 1 SDN Wujil 01 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 1 SDN Wujil 02 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan random sampling. Hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikasi < 0.05 (0.000 < 0.05) maka terdapat perbedaan kemampuan berhitung menggunakan media dart aksara dan media powerpoint. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen adalah 82.56 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol adalah 74. Dengan demikian, penggunaan dart aksara lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa SD dibandingkan menggunakan media powerpoint.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Multimedia Simulasi Menggunakan Adobe Flash Professional CS6 Pada Kosep Fuzzle Geometri Kelas VIII SMP Agung Tralisno
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis multimedia simulasi dengan konsep fuzzle geometri yang valid menurut ahli, serta untuk mengetahui persepsi siswa terhadap media pembelajaran yang telah dibuat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan media pembelajaran matematika dan instrumen yang digunakan adalah angket penilaian ahli media dan ahli materi, angket tanggapan guru, dan angket persepsi Siswa. Hasil analisis penilaian terhadap angket persepsi siswa mengenai media yang telah dikembangkan pada materi kubus dan balok dapat dilihat dari 4 indikator, indikator pertama kesesuaian media dengan sasaran mencapai 94%, indikator kedua kesesuaian media dengan jenis pengetahuan mencapai 94%, indikator ketiga kesesuaian dengan tujuan atau kompetensi mencapai 91%, dan indikator keempat mutu teknis dan kemenarikan mencapai 92%. Jadi rata-rata hasil persepsi siswa dilihat dari 4 indikator tersebut adalah 91,75% yang menjawab minimal baik. Sehingga multimedia pembelajaran efektiv digunakan oleh guru dan siswa SMP dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada pembelajaran materi geometri.
Efektiftas Video Pembelajaran Fisika Sebagai Media Pembelajaran Alternatif Selama Covid 19 Syamiah Alfi; Agung Tralisno
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19, membawa perubahan yang mendalam diberbagai sektor kehidupan tanpa terkecuali sektor pendidikan. Akibat pandemi ini, mengakibatkan pemerintah memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran secara daring atau online.Kenyataannya pembelajaran secara daring memiliki kendala. Guru dan siswa harus menyesuaikan diri terhadapa proses pembelajaran daring, selain itu juga, koneksi jaringan internet yang masih terkendala di daerh tertentu. Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran daring maka solusi yang dapat digunakan adalah menggunakan media pembelajaran berbasis video. Dari hasil penelitian yang relevan, video pembelajaran sudah efektif sebagai solusi dalam pembelajaran daring. Didalam video pembelajaran berisi materi, rumus dan praktikum fisika yang mampu memberikan kemudahan siswa untuk belajar memahami materi. Video dapat diputar secara berulang-ulang kapan saja dan dimana saja. Pembelajaran menggunakan video dapat diterapkan dengan mengirimkan video kepada siswa untuk dipelajari melalui messanger seperti WA dan Telegram atau dengan memanfaatkan Youtube untuk mengupload video agar dapat diakses oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat dan informasi mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis video sebagai alternatif dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 ini. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka atau telaah pustaka.
Comparative Study Between English And Korean Interrogative Sentences Edy Kurniawan; Resi Silvia
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses English And Korean Interrogative Sentences. It is aimed at describing the forms and types of English and Korean Interrogative Sentences and finding out the similarities and the differences between English and Korean Interrogative Sentences. This research belongs to descriptive and comparative type. The research object in this study is English and Korean Interrogative Sentences. And the data form in this study is the sentences. The researcher took the sources of data from English and Korean grammar books, English and Korean magazines, English and Korean newspapers, English students books for high school published by Erlangga, and Korean course students books. The techniques for collecting data used noting technique, separating technique, and transferring technique. The data analyzing techniques used three technique; they are description, interpretation and analysis. The result of this research showed that the types of English interrogative sentences are ‘Ye/No Question, WH-Question, Subject Question, and Tag Question’. The types of Korean interrogative sentences are ‘Yes/No interrogative, Alternative interrogative, WH-interrogative, and Tag Question’. The forms of English interrogative sentences are ‘Yes/No Questions with Auxiliary Be, Auxiliary Do/Does/Did, Auxiliary Have/Has/Had, Modal Auxiliary, WH-Questions with Auxiliary Be, Auxiliary Do/Does/Did, Auxiliary Have/Has/Had, Modal Auxiliary, Subject Questions with Auxiliary Be, Auxiliary Do/Does/Did, Auxiliary Have/Has/Had, Modal Auxiliary, Tag Questions with Auxiliary Be, Auxiliary Do/Does/Did, Auxiliary Have/Has/Had, Modal Auxiliary.’ The forms of Korean interrogative sentences are ‘Yes/No Interrogatives with Final Ending, Interrogative with Final Ending, Interrogative with Final Ending
Applying Think Pair Share Strategy To Improve Speaking Skill Of Pharmacy Students In University Of Adiwangsa Jambi Resi Silvia
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Some problems are found in improving students’ speaking skill. Most of pharmacy students were unable to develop their ideas verbally. This research belongs to quasi experimental research with factorial 2x2. This study aims to find out the effect of Think Pair Share Strategy and students’ motivation toward their speaking skill of procedure text. This research was conducted in University of Adiwangsa Jambi. Pharmacy students are taken as the sample. Speaking test and questioners are used to collect the data. In order to test the significance between the groups, the independent samples t-test was used. The results of the research showed a significant difference between the students who were learned by applying Think Pair Share strategy that was more successful and had higher motivation level. Based on the findings, it indicated that this strategy had significant effect on improving speaking skill and motivation.
Media Origami dalam Mengatasi Problematika Pembelajaran Matematika pada Konsep Geometri di Sekolah Agung Tralisno
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri merupakan salah satu cabang matematika yang mempelajari ukuran, bentuk, dan posisi bentuk bangun 2 dimensi dan 3 dimensi. Bentuk-bentuk geometri tentu sangat mudah untuk dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membuat para siswa merasa tidak asing lagi dengan bentuk geometri disaat mereka mempelajarinya. Namun geometri juga merupakan salah satu materi matematika yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar dalam geometri. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan bervariasi agar dapat meningkatkan minat, pemahaman serta keterampilan siswa terhadap materi geometri yang diajarkan. Berdasarkan hasil kajian dari berbagai literatur, bahwa pembelajaran dengan menggunakan media bantu origami dapat dijadikan salah satu alternatif bagi guru dalam mengatasi problematika pembelajaran matematika pada konsep geometri di sekolah. Kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep geometri yang bersifat abstrak dapat diatasi dengan adanya media bantu origami dalam pembelajaran. Selain itu, pembelajaran menggunakan media bantu origami juga dapat meningkatkan keterampilan spasial siswa dalam memvisualisasikan objek-objek geometri. Sehingga, dengan keterampilan spasial yang baik siswa dapat menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan geometri.
Film Pembelajaran Menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Statistika Rarri Bian Ryandi
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terlalu berkonsentrasi pada hal-hal yang prosedural dan mekanistik adalah salahsatu penyebab rendahnya kualitas pemahaman siswa dalam matematika. Pembelajaran berbasis masalah dapat membuat siswa berperan aktif. Akan tetapi strategi pembelajaran tersebut bisa menyita waktu cukup lama, untuk itu diperlukan media yang dapat membuat siswa mendapatkan pemahaman secara utuh dengan waktu yang singkat yaitu dengan menggunakan Film pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk media film pembelajaran dengan Menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah pada materi statistika untuk siswa kelas IX SMP.dengan mengacu kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, implementation, evaluation). Dengan tahap-tahap rincian: Analysis (analisis kebutuhan dan analisis media), Design (pembuatan model dan bentuk media sesuai dengan tujuan pembelajaran), Development (revisi media pembelajaran sampai dinyatakan valid oleh validator), Implementation (uji coba media pembelajaran yang sudah valid), Evaluation (evaluasi terhadap media yang telah diujicobakan).Dari hasil analisis post test pada kegiatan akhir pembelajaran diperoleh 85 % nilai siswa mencapai KKM. Dan hasil analisis dari angket persepsi siswa menunjukkan kategori “sangat positif”. Sehingga media pembelajaran ini efektif dan bisa digunakan oleh guru dan siswa SMP khususnya pada pembelajaran materi statistika.
Improving Student’s Vocabulary Mastery by Using Hot Seating Strategy (HST) Dona Surizal; Fauzul Aan
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan ada beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa seperti rendahnya penguasaan kosakata, pemahaman yang buruk terhadap kata-kata Sulit. Oleh karena itu, guru menerapkan Hot Seating Strategy (HSS) untuk mengubah model pengajaran sebelumnya dan mendapatkan peningkatan penguasaan kosakata siswa yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan apakah Seating Strategy (HSS) dapat meningkatkan penguasaan Kosakata siswa dan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penguasaan Kosakata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dari tiga siklus yang terdiri dari empat pertemuan. Peneliti bekerja sama dengan kolaborator untuk mengumpulkan data dari observasi, catatan lapangan, wawancara, dan tes di setiap langkah dari tiga siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus pertama rata-rata siswa untuk kedua pemahaman Kosakata adalah 28,2 (buruk). Pada siklus kedua, beberapa perbaikan dilakukan berdasarkan kelemahan pada siklus pertama. Mean untuk memahami Kosakata meningkat hingga 67,3 (adil). Pada siklus ketiga, beberapa perbaikan masih dilakukan berdasarkan kelemahan pada siklus kedua. Mean untuk memahami Kosakata meningkat hingga 87,1 (sangat baik). Kesimpulannya, Seating Strategy (HSS) dapat lebih meningkatkan penguasaan kosakata siswa.