cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
Daya Saing dan Potensi Ekspor Melati Putih Segar (Jasminum sambaac) Indonesia Liska Simamora; Hendrik Johannes Nadapdap
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5048

Abstract

The Indonesian Ministry of Agriculture is working to increase exports of Indonesian white jasmine flowers. These efforts will be realized more quickly if the competitiveness and development potential of commodity in various export destination countries are known. Therefore, this study aims to determine the competitiveness and development potential of white jasmine flower exports. The data used is the 2010-2019 time series data sourced from UN-COMTRADE and the trade map. The data were analyzed by using RCA to determine the competitiveness of commodities, followed by EPD to determine the position of the commodity market and the last stage with the X-model analysis to determine the potential for export development. The results show that the competitiveness of Indonesian white jasmine flowers is strong in China, Japan, Australia, Vietnam, Singapore and the United States and that Indonesian white jasmine flowers have potential in the optimistic category in Australia, Vietnam and Singapore and potential in China, Japan, Netherlands, United Kingdom and United States. This optimistic and potential market potential can be seized by Indonesia by striving for the quality of white jasmine flowers in accordance with the demands of export destination countries.
Pengaruh Luas Lahan, Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo Fajar Rezeki Ananda Lubis; Syaifuddin Syaifuddin; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4566

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang berperan penting bagi masyarakat karena berperan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dan juga gizi masyarakat. Salah satu propinsi penghasil kentang di provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi kentang, menganalisis layak atau tidaknya usaha tani kentang, dan mengetahui saluran pemasaran kentang di desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Adapun metode yang digunakan dalam penentuan sampel petani kentang adalah Stratified Random Sampling, yaitu strata luas lahan kecil (£ 0,5 ha) dan strata luas lahan besar (> 0,5 ha). Metode penentuan sampel pedagang kentang yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sebanyak 8 (delapan) orang. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan luas lahan, curahan tenaga kerja, dan biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani kentang. Secara parsial biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Pada daerah penelitian layak diperolehnya nilai R/C rasio sebesar 2,14 > 1, BEP produksi sebesar 6.082,14 kg < rata-rata produksi petani sampel sebesar 7.930 kg, dan BEP harga sebesar Rp 2.583,73/kg < rata-rata harga jual kentang sebesar Rp 5.500,-/kg. Selanjutnya, terdapat tiga saluran pemasaran kentang di daerah penelitian. Saluran pertama yaitu petani, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran kedua yaitu petani, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran ketiga yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di Berastagi.
Implementasi Pembiayaan Pertanian Akad Salam Studi Kasus KSM-KUB Jaya Amanah Zainal Arifin; Eliana Wulandari; Tuti Karyani
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5083

Abstract

Permasalahan utama dalam kegiatan usahatani yaitu masih kurangnya modal untuk memenuhi kebutuhan input-input produksi. Pembiayaan syariah dapat dipilih menjadi solusi dikarenakan kesesuaiannya dengan karakteristik pertanian. Lembaga Keuangan Mikro Syariah dapat dijadikan solusi terbaik untuk merealisasikan pembiayaan syariah pertanian ke petani-petani secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akad salam pembiayaan pertanian di KSM Jaya Amanah di Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Pendekatan penelitian dirancang dengan kualitatif melalui metode studi kasus. Perolehan data bersumber dari wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian mengambarkan bahwa beberapa tahapan yang perlu dilakukan dalam program pembiayaan pertanian di KSM Jaya Amanah, seperti Survei ke ke rumah petani, Menganalisis karakter petani, Menganalisis keuangan calon petani anggota (pendapatan dan pengeluarannya), Survei sawah calon petani anggota (menghitung luasnya, menganalisis potensinya), Briefing, Persetujuan dan tanda-tangan kontrak, Serah terima uang, dan Serah terima panen. Dampak penerapan akad salam pada KSM Jaya Amanah sangat dirasakan oleh petani, pemberian modal sesuai dengan kebutuhan petani dan hasil produksi dijual kepada pihak lembaga dengan harga di atas tengkulak atau bandar sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.
Analisis Skala Usaha Dan Finansial Minyak Sere Wangi (Cymbopogon nardus rendle. Lin) Di Kabupaten Gayo Lues Fauzah Aziz; Indra zainun; Abubakar Karim
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4733

Abstract

Sere Wangi is a plantation commodity which is the prima donna in Gayo Lues Regency with the largest production compared to the production of other commodities. The contribution of the plantation sub-sector to the regional economy is also quite large because in Gayo Lues Regency, up to now, there have been many activities in the plantation business, especially the Sere Wangi plant. The purpose of this study was to determine the scale of business and financial business of citronella farming which is processed into citronella oil in Gayo Lues Regency. The research was conducted in Gayo Lues Regency, with a descriptive method. The research method is survey with sampling done by purposive sampling with the amount of data taken by farmers as many as 99 respondents and traders as many as 10 respondents. The research results of sere wangi farmers have obtained profits with an average production of citronella oil of 164.55 kg / year, with a minimum cultivated area of 0.67 ha or 6,657.09 M2, farmers have BEP for land area. Financially, sere wangi farming is feasible to continue to be developed with a Net Benefit Cost Ratio (NBCR) value of 2.57. This means that every one rupiah that is spent during the farming life of lemongrass produces Rp 2.57 units of net benefits.Keywords: Citronella Oil, Business Scale, Feasibility. BEP
Analisis Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Daya Saing Komoditas Kelapa di Kabupaten Flores Timur Krisna Setiawan; Haryati M. Sengadji
JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v9i2.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis divergensi dan dampak kebijakan (distorsi pasar) pada input dan output dari komoditas kelapa di Kabupaten Flores Timur. Metode analisis data penelitian menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan (1) Dampak dari instrumen kebijakan pemerintah dalam subsidi input saat ini memberikan perlindungan terhadap input domestik. Kondisi ini mengakibatkan petani di Kabupaten Flores Timur sebagai produsen kelapa tidak dapat memperoleh input domestik lebih murah daripada harga sosialnya (biaya domestik tinggi), sementara keuntungan diperoleh produsen input domestik. (2) Dampak dari instrumen kebijakan pemerintah dalam harga dan mekanisme pasar output kelapa saat ini telah memberi perlindungan terhadap pembentukan harga kelapa, sehingga pendapatan yang diterima petani lebih tinggi daripada harga sosial yang seharusnya. (3) Dampak dari instrumen kebijakan pemerintah dan mekanisme pasar input- output yang berlaku saat ini kurang memberi rangsangan (disinsentif) terhadap petani produsen kelapa di Kabupaten Flores Timur, sehingga nilai tambah atau keuntungan yang diperoleh petani lebih rendah daripada keuntungan sosial yang seharusnya diterima petani
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA Desi Novita; Muhammad Asaad; Teja Rinanda
JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v12i2.2870

Abstract

Bawang merah memiliki peran strategis dalam perekonomian Provinsi Sumatera Utara. Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sebagai penyumbang inflasi. Namun demikian, Provinsi Sumatera Utara masih mengalami defisit bawang merah. Permintaan akan bawang merah akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan produksi bawang merah, mengindentifikasi sentra-sentra produksi bawang merah, serta menganalisis peluang investasi usahatani bawang merah di Provinsi Sumatera Utara. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode  deskriptif kuantitatif, metode Location Quotient (LQ), serta analisis finansial (RC Rasio, BC Rasio, BEP, dan analisis sensitivitas). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan 35 sampel petani bawang merah dan data sekunder dari 33 kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas bawang merah tahun 2018 mencapai 7,83 ton/Ha dengan luas panen sebesar 2.086 Ha. Laju pertumbuhan produksi mencapai 5,48% per tahun dan laju pertumbuhan produktivitas -1,54% per tahun. Sentra produksi bawang merah meliputi kabupaten Dairi, Samosir, Toba Samosir, Humbang Hasudutan, Padang Lawas utara, Tapanuli Utara, serta Kabupaten Simalungun. Secara finansial, usahatani bawang merah menguntungkan. Pendapatan usahatani bawang merah Rp 72.116.667 per Ha, RC Rasio sebesar 2,30. BC Rasio 1,30. Harga titik impas dalam usahatani bawang merah mencapai Rp 7.384/Kg.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT RAKYAT Di PROVINSI SUMATERA UTARA Edy Batara Mulya Siregar; Syahrida Khairani
JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v1i1.1324

Abstract

Pengembangan Agribisnis kelapa sawit rakyat di Provinsi Sumatera Utara belum memberikan hasil yang optimal dan untuk pengembangannya masih diharapkan pada sejumlah kendalaeksternal dan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor strategi eksternal dan internal yang mempengaruhi keberhasilanpengembangan agribisnis kelapa sawitdi Provinsi Sumatera Utara. Hasil inventarisasi dari faktor-faktor strategik dianalisi menggunakan matriks TOWS (Threats, Oppurtunities, Weaknesses, Strengths), kemudian dilanjutkan dengan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planing Matrix). Berdasarkan hasil penelitian ini telah diketahui sejumlah faktor-faktor strategi eksternal dan internal yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan agribisnis kelapa sawit rakyat di provinsi Sumatera Utara, sehingga dapat dirumuskan dan direkomendasikan 5 (lima) proiritas strategi pengembangan agribisnis kelapa saeit rakyat jangka pendek dan menengah serta 3 (tiga) prioritas jangka panjang untuk dapat diimplementasikan. Kata Kunci :        strategi, pengembangan, agribisnis, kelapa sawit rakyat, Sumatera    Utara  
Analisis Tataniaga Cabai Merah Dan Tomat Di Pasar Penampungan Kota Medan Osman Manalu; Tumpal Halomoan Saritua Siregar; Abdul Rahman
JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v7i2.1364

Abstract

This study aims to determine the types of marketing channels, marketing function in each channel marketing, marketing costs, share margins and prices spread on each channel as well the level of marketing efficiency in the red pepper and tomato Shelter Market Medan. This study uses field observation  and interview questionnaire, a population, of 75 respondents comprising 17 merchant traders village, town collectors 26 and 32 retailers in the market Shelter Medan. The model used data analysis is descriptive and quantitative analysis. The results showed that there were there (four) marketing channels in the red pepper and tomato Shelter Market Medan, Channels Marketing I : Farmers – Trade Village – City Traders – Trade Retailers – Konsumen, Channel Marketing II : Farmers – Trade Retailers – Consumers, Channels Marketing III : Farmers – Consumer. Each institution plays the marketing of at least 4 function, of which there are 4 2 channels apparently have a good level of efficiency than most other 2 channels for the smallest value of marketing efficiency. Keywords : Vegetable Soup, Chili, Tomato, Marketing, Channel Marketing, Efficiency
Analisis Pengembangan Perkebunan Karet (Studi pada Perkebunan Karet Rakyat di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara) Mukhlis Mukhlis; Edi Batara Mulya Siregar; Sri Fajar Ayu
JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v4i1.1275

Abstract

Smallholder rubber plantations in South Tapanuli still have the opportunity and huge potential , especially when associated with a society that is still largely rely on rubber plants as an option for propagation . The availability of potential land is still quite wide and supported by government policy in the development of rubber plants also provide great opportunities to the business development of rubber plants in South Tapanuli . Commodity rubber in South Tapanuli a plantation commodities that contributed greatly to the economic development of society . Development of agri commodities rubber growing along with improving commodity prices of rubber inlocal markets , nationally and internationally. Business financially viable smallholder rubber plantations to be developed . Parameter estimation results show that only a partial area of variable parameters rubber previous year ( when different variables ) that significantly influenced the total area . While other parameters rubber real price , price Rid TBS and dummy effect is not real autonomy to the area ! rubber . Coefficient djfferential positive shift indicates that the partial commodity is a commodity rubber plantations do not have a competitive advantage in all areas South Tapanuli . Competitive advantage and rubber commodity acreage only contained in the district of Batang Toni and Angkola West . Keywords : rubber commodity , institutional farmer , farming , KUD
PROSES ADOPSI INOVASI PUPUK CAIR ORGANIK MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) DI KELURAHAN GEBANG KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER Frida Dewi Alfina Rahmah; Muhammad Zaenal Arifin; Khairil Anam
JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v12i1.2016

Abstract

Pupuk organik cair mikro organisme lokal (MOL) adalah pupuk yang terbuat dari bahan dasar kotoran hewan yaitu urine hewan tersebut, perasan sari buah busuk, air kelapa muda, dan gula aren. Adops iovasi Pupuk organik cair mikro organisme lokal (MOL) ini merupakan suatu upaya untuk mewujudkan pembangunan pertanian dengan melakukan peningkatan produksi pada usahatani di Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan adopsi Pupuk organik cair mikro organisme lokal (MOL) yaitu meliputi tahap pengetahuan, sikap, keputusan, implemetasi, dan konfirmasi. Penentuan lokasi menggunakan purposive method. Lokasi penelitian ini berada di Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Metode analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman yaitu dengan empat tahap meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan petani dipengaruhi oleh variable individu, interaksi, dan keaadaan soaial ekonomi, petani senang menerapkan inovasi pupuk organik cair mikro organisme lokal (MOL), petani menerima adanya inovasi tersebut, sebagian besar petani mengaplikasikan pupuk tersebut secara terus menerus.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue