cover
Contact Name
Filscha Nurprihatin
Contact Email
fnurprihatin@bundamulia.ac.id
Phone
+62216909090
Journal Mail Official
jiems@ubm.ac.id
Editorial Address
Lodan Raya street No. 2
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems)
ISSN : 19791720     EISSN : 25798154     DOI : doi.org/10.30813/
Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) publishes scientific papers, including empirical research, theoretical and scientific related original industrial engineering. The focus and scope of JIEMS include manufacturing systems, production, logistics, supply chain management, operations research, product design, ergonomics, and the other field of industrial engineering expertise groups.
Articles 172 Documents
PERANCANGAN ALAT BANTU DENGAN METODE CONJOINT ANALYSIS DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) BERDASARKAN PRINSIP ERGONOMI Glisina Dwinoor Rembulan; Septiawan Maratama
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 15, No 1 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v15i1.3602

Abstract

The industrial sector in Indonesia has experienced rapid development in the last 10 years. The manufacturing industry is the sector that contributes the largest export value at USD 105.11 billion or Rp. 1,438 trillion (exchange rate of Rp. 13,686/USD) during January to October 2019. PT. PJM is a manufacturing company that produces electrical panels. In production activities, PT. PJM still does a lot of work manually or Manual Material Handling (MMH) and has poor work postures. MMH activities and wrong and inappropriate work postures are the main sources of worker complaints that can pose ergonomic risks to workers. Ergonomics intervention in the design of assistive devices is carried out to help prevent the risk of MSDs and ergonomics in the workplace. The purpose of this study was to improve work posture and reduce the risk of MSDs in workers. The results of this study indicate that the highest exposure level is at the welding station, namely 60.79%, which is included in the category that needs further research and changes are made. However, after implementing the design of assistive devices at the welding station, there was a decrease in the exposure level value of 33.59%, which was included in the safe category. The implementation of the design of the tool has succeeded in improving the work posture and the risk of MSDs of workers at the welding station. 
ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS AND TOPSIS APPROACH TO PERFORM SUPPLIER SELECTION IN CONSTRUCTION INDUSTRY Filscha Nurprihatin; Riki Antonius; Glisina Dwinoor Rembulan; Rafie Djajasoepena; Eko Sulistyo
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 15, No 2 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v15i2.4124

Abstract

Suppliers play an important role as suppliers of production raw materials, making companies must choose suppliers correctly. This paper discusses the best supplier selection to avoid financial and non-financial losses This paper uses four criteria for determining the best supplier, such as price, lead time, payment terms, and quality & service. A reasonable price following initial planning is always expected by the customers. Lead time is an essential consideration to ensure on-time delivery. Failure to perform on-time delivery will direct in poor payment terms. Besides, any products that do not meet quality standards will always lead to waste. Analytical Hierarchy Process (AHP) and Technique Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) are used to select and determine the best supplier for the company. Pairwise comparisons are performed by making comparisons between each criterion and the alternatives made at each level of the hierarchy in pairs to get the value of the importance of the elements in the form of a qualitative opinion. The weight values for price, lead time, payment terms, and quality and service criteria are 0.0709, 0.1409, 0.2682, and 0.5200, respectively. According to AHP, alternative weight values in each criterion are 0.3899, 0.3063, and 0.3038, namely supplier A (rank 1), supplier B (rank 2), and supplier C (rank 3), respectively. However, the results of supplier selection using the TOPSIS method are supplier B (rank 1), supplier C (rank 2), and supplier A (rank 3) with values of 518.4025, 469.2017, and 412.3928, respectively.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE MARVIN E. MUNDEL PADA PT. INDO LAUTAN MAKMUR Denny Putra Utomo; Jaka Purnama
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4561

Abstract

PT. Indo Lautan Makmur termasuk perusahaan pengolahan ikan yang memproduksi berbagai macam olahan ikan, diantaranya: surimi, tempura, otak-otak, scallop, nugget, bakso ikan dan banyak lagi. Saat ini PT. Indo Lautan Makmur mengalami peningkatan produksi yang cenderung konsisten; Namun, perkembangan ini tidak konstan. Organisasi belum menggunakan sumber dayanya secara maksimal. Banyak permintaan produk yang tidak mampu dipenuhi oleh perusahaan. Metode Marvin E. Mundel diterapkan untuk menjawab permasalahan perusahaan dalam hal memenuhin permintaan produk sesuai permintaan konsumen. berlandaskan analisis dengan metode ini menjawab bahwasanya produktivitas tenaga kerja sebesar Rp.158.321.440, energi sebesar Rp.34.788.520, dan bahan baku 32.163 pcs. Produktivitas total mengalami peningkatan. Dalam menjaga peningkatan produktivitas total perusahaan berupaya untuk meningkatan output produksi dan menekankan pengeluaran sumber daya (input) secara hemat, untuk menghidari terjadinya kebangkrutan. Meningkatkan harga jual output di pasar dan mengatur ulang input adalah dua cara bagi bisnis untuk menghemat uang.
ANALISIS PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA TRANSPORTASI DI GUDANG GRAHA FAMILY B-12 SURABAYA (DI PT. SUMBERTAMAN KERAMIKA INDUSTRI) Ilham Yudhistira; Hery Murnawan
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4566

Abstract

PT. Sumbertaman Keramika industri merupakan salah satu dari sedikit perusahan yang masih melakukan proses produksi di belakang. Beberapa teknik dan teknologi terkini telah membantu, PT. Sumbertaman Keramika industri menjadi salah satu produsen keramik paling aktif di Indonesia. Selama bertahun- tahun PT. Sumbertaman Keramika industri telah memproduksi keramik untuk pemakaian sehari-hari. PT. Sumbertaman Keramika industri berdiri sejak tahu 1948 sampai saat ini trisensa cramics berdiri 74 tahun, layanan tim kami akan melayani segala kusus dengan jumlah tertentu dengan anda memesan produkRute usulan hasil penelitian yang dapat dipilih dengan hasil presentase penghematan terbesar adalah model CVRP dengan metode matematis MILP menggunakan software lingo 13.0 hasil yang di dapat kan sebagai berikut.Untuk total biaya pengiriman keseluruan adalah Rp. 5.400.000, dapat menghemat jarak sebesar 14,79%, yaitu 500,5KM dan biaya penghematan sebessar 25% yaitu Rp. 1.800.000, dengan total waktu tempuh pengiriman durasi 600,6 menit. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah Hasil dari penelitan ini dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk memilih rute kendaraan yang dapat menghemat jarak dan biaya yang dikeluarkan.
PENGELOLAAN RANTAI PASOK PRODUK OLAHAN BANDENG GUNA MEMINIMALISIR BIAYA BAHAN BAKU PADA UD. ARSHAINDO Jifan Arif Permana; Putu Eka Dewi Karunia Wati
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4562

Abstract

UD. ArshaIndo mulai beroperasi pada tahun 2010, dengan otak-otak bandeng sebagai produk pertama kali yang diproduksi. Kemudian produk terus terus mengalami inovasi menjadi bandeng presto, bandeng tanpa duri, bandeng asap tanpa duri dan pepes bandeng tanpa duri. Produksi awal masih bertempat pada bangunan semi permanen dengan mengandalkan pemasaran dari agen rumahan, kerjasama dengan beberapa rumah makan dan keliling menggunakan bantuan sepeda motor. Adanya pemasaran dan produksi yang masih seadanya ini menyebabkan masih banyak permasalahan yang terjadi, baik dari segi pemasaran sendiri dan keuangan. Kemudian pada pertengahan 2012 dibangun tempat produksi permanen dengan mempertimbangkan aspek higienitas. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk pemilihan supplier adalah menganalisis kurangnya bahan baku lalu menambah supplier lagi. Berdasarkan hasil analisis di atas, kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan supplier ikan bandeng pada UD. Arshaindo adalah kriteria harga. Kriteria selanjutnya yang berpengaruh adalah kriteria ketepatan pengiriman, kriteria kualitas, serta kriteria ketepatan jumlah. Saran yang dapat diberikan adalah jika perusahaan tidak ingin kekurangan baku yaitu menambah supplier dikarenakan dua supplier yang sudah bekerja sama dengan perusahaan ini telah mencapai kapasitas maksimum. Perusahaan diutamakan untuk memilih supplier B sebagai supplier ikan bandeng bagi perusahaan karena supplier B merupakan supplier yang memiliki nilai keseluruhan paling tinggi. Dengan adanya hubungan kemitraan ini, kinerja pemasok antara supplier dan perusahaan akan semakin baik dan dapat memperlancar target penyelesaian produksi secara keseluruhan.
ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH TENAGA KERJA GUNA MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA UD. SUKRI DANA ABADI Dwi Aji Pangestu; Asmungi Asmungi
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4563

Abstract

UD. Sukri Dana Abadi sering tidak memenuhi kebutuhan permintaan. Permintaan produk yang banyak dengan penggunaan waktu kerja yang tidak produktif akibat waktu delay pada saat melakukan proses pembuatan produk dan jumlah tenaga kerja yang kurang pada setiap jenis pekerjaan dalam pembuatan produk hal ini mengakibatkan produksi belum terpenuhi pada produk sapu ijuk, sapu sinar, dan sapu lantai air. Langkah – langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan ini antara lain metode pengukuran waktu kerja dengan jam henti dan metode work sampling digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan pada penggunaan waktu kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja yang kurang optimal. Analisa dari perhitungan waktu kerja pada perakitan sapu adalah waktu yang digunakan dalam proses produksi dapat dikatakan sudah optimal karena dapat mempercepat waktu selama proses produksi berlangsung. Penentuan tenaga kerja didapatkan hasil penambahan tenaga kerja sebanyak 7 orang pada perakitan sapu ijuk, 4 orang pada perakitan sapu sinar, dan 2 orang pada perakitan sapu lantai air. Maka, jumlah keseluruhan pertambahan jumlah tenaga kerja pada proses perakitan produk sebanyak 13 orang. Namun, pada proses perakitan produk di bantu dengan tenaga kerja pembersihan ijuk sebanyak 4 orang dan tenaga kerja pengeringan ijuk sebanyak 5 orang. Jadi tenaga kerja pembantu perakitan sebelum penentuan jumlah tenaga kerja ditentukan sebanyak 9 orang. Maka total penentuan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebesar 13 – 9 = 4 orang. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 4 orang.
Usulan Perbaikan Fasilitas Kerja pada Produksi Parutan Kelapa Berdasarkan Hasil Evaluasi QEC dan REBA Irvan Cahya Laksmana; Handy Febri Satoto
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4564

Abstract

Semakin berkembangnya suatu industri, maka perusahaan tentunya ingin agar produktivitas kerja bisa lebih baik dan akan meningkatkan produksi. Dengan adanya tenaga kerja yang kurang maksimal saat bekerja akan sangat mempengaruhi produktivitas itu sendiri. UD Bintang Timur ini didirikan pada tahun 1988 – sekarang yang terletak di Desa Palem Watu, Rt 03, Rw 02, Gempol Kurung, Kec. Menganti, Kab. Gresik. UD Bintang Timur memproduksi alat produksi berupa Mesin Parut Kelapa, Mesin Cabut Bulu Ayam, dan Mesin Perontok Padi. Peralatan produksi di UD Bintang Timur ada Mesin Bubut, Bor Duduk, Las, Pengecatan, Gerenda Tangan, Gerenda Duduk, Pemotong Almini, Dan Gerenda Duduk Penghalusan. Saat ini para pekerja di UD Bintang masih bekerja dengan fasilitas dan postur yang kurang nyaman saat bekerja. Maka dari itu tujuan peneliti membuat rancangan perbaikan fasilitas kerja dengan berdasarkan hasil evaluasi dengan menggunakan metode QEC dan REBA. Metode postur kerja Quick Exposure Check (QEC) dan Rapid Entry Body Asessment (REBA) dipakai untuk menganalisa keluhan muscoluskeletal dan mengutamakan kondisi para pekerja dari dua sisi, yaitusisi peneliti (observer) dan dari sisi para pekerja itu sendiri, sehingga dapat memperkecil subjektifitas yang ada.
ANALISIS BEBAN KERJA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KELELAHAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS KERJA DI PT. ELANG JAGAD Tasrikhut Tamam; Sajiyo Sajiyo
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4565

Abstract

PT. ELANG JAGAD adalah perusahaan metalworking yang memproduksi tungku kompor, kursi stenliss, dan produk produk lainnya Dalam semua jenis pekerjaan, beban kerja menjadi salah satu faktor yang  sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis beban kerja, tingkat kelelahan dan gangguan otot yang diterima oleh pekerja di PT.ELANG JAGAD. Diharapkan  penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar beban kerja  tingkat kelelahan dan gangguan otot yang diterima pekerja serta menunjukkan beban kerja, tingkat kelelahan dan gangguan otot yang paling tinggi yang diterima pekerja. Metode yang dipakai untuk menganalisa beban fisik adalah Cardivascular Load (CVL),. Sedangkan metode untuk menganalisa beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX, dan Analisia kelelahan kerja menggunakan kuesioner 30 item kelelahan dan gangguan otot menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Berdasarkan Analisa beban kerja fisik yang paling besar diterima  Pekerja 1 dengan nilai % CVL sebanyak 61,31% Sedangkan pekerja yang mengalami beban kerja fisik paling ringan adalah Pekerja 6 dengan nilai % CVL sebanyak 34,27%. Hasil analisa beban kerja mental diperoleh hasil beban kerja mental paling besar dirasakan  oleh Pekerja 1 dengan skor 83 dan yang terendah yaitu pada Pekerja 6 dengan skor 54 masuk kategori sedang. Dan tingkat kelelahan tertinggi adalah Pekerja 2 dengan skor 70 dan terendah adalah pekerja 4 dengan skor 47 sedangkan tingkat risiko gangguan otot tertinggi dimiliki  pekerja 1 dengan skor dan terendah adalah pekerja 3 yang memiliki skor 24.
ANALISIS PERAWATAN MESIN HYDRAULIC PRESS GUNA MEMINIMALKAN KERUSAKAN DAN UNTUK MENGHITUNG BIAYA PERAWATAN ( STUDI KASUS : PT. ELANG JAGAD, SIDOARJO ) Ahmad Shifari Afandi; I Nyoman Lokajaya
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 2 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i2.4760

Abstract

PT. Elang Jagad adalah produsen kompor gas yang berlokasi di Jl. Kubis Sugiono No. 53 RT.05 RW.02, Desa Ngingas, Kecamatan Waru Sidorojo. Ada lima mesin yang sering mogok, dengan Mesin Hidraulic Press mengalami downtime selama 4.700 menit. Studi ini bertujuan untuk membuat rencana perawatan Mesin Press Hidrolik dan mengidentifikasi pendekatan perawatan yang paling hemat biaya. Dengan memakai pendekatan Preventive Maintenance, penelitian ini memakai metodologi tersebut. Perhitungan kehandalan setiap komponen mesin Hidraulic Press menghasilkan tingkat keandalan 0,5 untuk komponen pompa hidrolik. Komponen reservoir tank punya tingkat keandalan 0,5, Komponen Control valve punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,48, Komponen Cylinder punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,56, Komponen Oil cooler punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,5, dan Konduktor komponen punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,5. Selain itu, interval perawatan ditentukan dengan metode Age Replacement, sebagai berikut: 59 hari untuk komponen hydraulic Pumps, 31 hari untuk komponen Reservior tank, 26 hari untuk komponen Controlvalve, 23 hari untuk komponen Cylinder, 28 hari untuk komponen Oil cooler, dan 28 hari untuk komponen Conductor. berlandaskan perhitungan, total biaya perawatan sebelum preventif dengan keandalan adalah Rp 13.140.000. Biaya perawatan sesudah perawatan preventif dengan keandalan adalah Rp 12.247.378,72. Dan diketahui ada selisih sebesar Rp 892.621,28 hasil perhitungan biaya sebelum dan sesudah perawatan preventif. PT. Pengeluaran Eagle Jagad bisa dikurangi akibat perhitungan yang dilaksanakan sesudah perawatan preventif dibandingkan dengan perhitungan yang dilaksanakan sebelum perawatan preventif.Kata Kunci
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI TERHADAP PEMBUATAN LEMARI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI UD HAJIR FILTER Adi Kurnia Sandi; Sentijanen Djoko Harijanto
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 2 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v16i2.4761

Abstract

UD. Hajir filter atau sering dikenal warga dengan nama UD HF merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur perusahaan ini berdiri pada Tahun 2018 yang terletak di Desa Bendil jaya RT.2 RW.6 Menganti Gresik, dengan membuat layanan berbagai alat diantaranya adalah lemari isi ulang air minum. untuk menekan biaya produksi maka perlu dilakukannya perhitungan secara rinci, karena menghitung berdasarkan perkiraan biaya-biaya yang telah dibebankan pihak pemilik UMKM tidak mempertimbangkan atau menghitung terlebih dahulu biaya non produksi yang dikeluarkan. Akibatnya perusaan sulit dalam mengetahui keuntungan yang pasti didapatkannya dan tidak adanya dasar perhitungan harga pokok produksi yang jelas. Dari permasalahan yang ada akan berdampak pada harga jual yang diberikan oleh UD. Maka diperlukan suatu cara perhitungan dalam menentukan harga pokok produksi dengan berdasarkan pada harga standar untuk mendapatkan harga pokok produksi yang lebih tepat, dengan rumus penentuan harga pokok produksi. komponen biaya tersebut akan dihitung harga standarnya. Maka dengan ini perlu dilakukan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode yang sesuai yaitu metode job order dalam penentuan nilai jual. Job order menurut Mulyadi (2015), karakteristik usaha perusahaan yang produksi berdasarkan pesanan tersebut di atas berpengaruh terhadap pengumpulan biaya produksi, menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pesanan, mempertimbangkan penerimaan atau penolakan pesanan, Memantau realisasi biaya produksi, menghitung laba atau rugi tiap pesanan. Harga pokok produksi yang telah dikeluarkan dengan menggunakan metode job order costing adalah untuk lemari isi ulang air minum.

Filter by Year

2017 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 15, No 2 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 15, No 1 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 14, No 2 (2021): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 14, No 1 (2021): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 13, No 2 (2020): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 13, No 1 (2020): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 12, No 2 (2019): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 12, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 11, No 2 (2018): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 11, No 1 (2018): Journal of Industrial Engineering and Management Systems Vol 10, No 2 (2017): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 10, No 1 (2017): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 9, No 2 (2016): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 9, No 1 (2016): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 8, No 2 (2015): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 8, No 1 (2015): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 7, No 2 (2014): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 7, No 1 (2014): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 6, No 2 (2013): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 6, No 1 (2013): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 4, No 2 (2011): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 4, No 1 (2011): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 3, No 2 (2010): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 3, No 1 (2010): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 2, No 2 (2009): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 1, No 2 (2008): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) Vol 1, No 1 (2008): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS) More Issue