cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Potensi Peningkatan Kadar Hemoglobin melalui Pemberian JUKIS (Jus Kismis) pada Ibu Hamil Anemia sebagai Upaya Pencegahan Stunting Permata sari, Amelya; Nugrahmi, Mega Ade; Sari, Meka Melani
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/5thkh621

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan komplikasi yang umum terjadi, dengan defisiensi zat besi sebagai penyebab utama. Di Indonesia, Survei Kesehatan Nasional tahun 2023 melaporkan bahwa 31,4% ibu hamil usia 25–34 tahun mengalami anemia, sebagian besar berkaitan dengan rendahnya kepatuhan terhadap suplementasi zat besi. Kondisi ini memburuk pada trimester ketiga akibat hemodilusi yang menurunkan kadar hemoglobin, sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, rendahnya cadangan zat besi pada bayi baru lahir yang berkontribusi terhadap stunting. Kismis merupakan sumber pangan alami yang mengandung zat besi sekitar 2,72 mg per 100 gram dan berpotensi dikembangkan sebagai jus kismis (JUKIS) sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian JUKIS terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test control group yang melibatkan 64 ibu hamil anemia, terdiri dari 32 responden kelompok intervensi dan 32 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi JUKIS setiap hari selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol menerima minuman plasebo isotonik. Kadar Hb diukur sebelum dan sesudah intervensi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan kedua kelompok mengalami peningkatan kadar Hb yang signifikan (p < 0,001). Namun, peningkatan kadar Hb pada kelompok intervensi secara statistik lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001), serta ukuran efek kuat (r = 0,599). Temuan ini menunjukkan bahwa JUKIS efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil anemia dan berpotensi menjadi intervensi gizi berbasis pangan lokal.
Senam Kaki Diabetik terhadap Penurunan Neuropati Sensorik Pada Penderita Diabetes Melitus Fitrina, Yossi; Chaidir, Reny; Fadhila, Nailatul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/cx13cn38

Abstract

Neuropati sensorik merupakan komplikasi mikrovaskular yang sering dialami penderita diabetes melitus, yang dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko luka kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan neuropati sensorik. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan jumlah populasi 301 kasus dan teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan purposive sampling didapatkan 46 pasien yang menderita diabetes melitus dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi dilakukan selama satu minggu, lima kali sehari, masing-masing 20 menit. Dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon untuk menilai perubahan skor neuropati sensorik sebelum dan sesudah intervensi pada masing - masing kelompok. Selain itu, Uji Mann - Whitney U digunakan untuk membandingkan skor neuropati sensorik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan penurunan skor neuropati sensorik dengan Negative Rank 21. Nilai asymp. Sig 0,000 (< 0,05) menandakan senam kaki diabetik berpengaruh signifikan menurunkan neuropati sensorik pada penderita diabetes melitus di kelompok intervensi. Uji Mann Whitney dengan nilai asymp. Sig 0,001 (< 0,05) menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan neuropati sensorik antara kelompok intervensi dan kontrol, menegaskan bahwa senam kaki diabetik lebih efektif dibanding tanpa intervensi. Kesimpulannya, senam kaki diabetik efektif menurunkan gejala neuropati sensorik pada pasien diabetes melitus dan disarankan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Dislipidemia sebagai Faktor Risiko Dominan Stroke pada Penderita Hipertensi Setiawan, Anggun; Putra, Aldo Yuliano Mas; Sari, Lisa Mustika
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/gdfeps98

Abstract

Stroke di Sumatera Barat mengalami kenaikan sebanyak 3,4% dalam rentang waktu 5 tahun terakhir, yaitu dari 7,5% di tahun 2023 menjadi 10,9% tahun 2025. Stroke merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, khususnya pada penderita hipertensi. Berbagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti kebiasaan merokok, diabetes mellitus, obesitas, dan dislipidemia diduga berperan terhadap kejadian stroke. Tujuan menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Lintau Buo sebanyak 59 responden, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Correlation Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Penelitian : Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kebiasaan merokok (p = 0.004), riwayat diabetes (p = 0.01), obesitas (p = 0.017) dan dislipidemia (p = 0.002) dengan kejadian Stroke pada penderita Hipertensi. Adapun hasil analisis bahwa semua faktor memiliki arah hubungan yang positif sedangkan kekuatan hubungan yang paling signifikan secara berurutan didahului oleh Faktor Dislipidemia, selanjutnya Riwayat Merokok, Riwayat Diabetes dan terakhir Obesitas. Faktor risiko memiliki hubungan signifikan dengan arah yang positif dengan kejadian stroke dan berdasarkan analisis kekuatan hubungan maka yang paling besar memiliki pengaruh adalah dislipidemia. Sehingga upaya deteksi dini dislipidemia sangat diperlukan untuk menurunkan kejadian stroke pada penderita hipertensi.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue