cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
Kesiapsiagaan Rumah Tangga dalam Menghadapi Erupsi Gunung Marapi Salsabila, Ayu; Putri, Ade Suzana Eka; Pradipta, Yudi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/y2j1v691

Abstract

Berdasarkan survei pendahuluan di Kecamatan Canduang dan  Kecamatan Sungai Pua, kesiapsiagaan rumah tangga dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Marapi masih rendah (65%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan rumah tangga dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Marapi di Kecamatan Canduang dan Kecamatan Sungai Pua. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study, dilakukan pada Maret 2024-Juni 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 112 kepala keluarga dengan menggunakan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-Square dan Regresi Logistik (95% Confidence Interval). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pekerjaan (p=0,039), pendapatan keluarga (p=0,004), dan kesadaran (p=0,050) memiliki hubungan dengan kesiapsiagaan. Sedangkan usia, pendidikan, kepemilikan rumah, dan persepsi risiko tidak memiliki hubungan dengan kesiapsiagaan. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kesiapsiagaan adalah pendapatan keluarga (p=0,006, POR=4,508 (CI 95% 1.547-13.136)). Disarankan kepada pemerintah setempat untuk melakukan upaya dalam pengembangan program penguatan ekonomi lokal dan edukasi akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Intervensi Gizi Spesifik terhadap Kejadian Stunting pada Balita Yuza, 'Aziizah; Putri, Ade Suzana Eka; Kasra, Kamal
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/40rtrh89

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Analisis intervensi gizi spesifik menjadi salah satu upaya dalam percepatan penurunan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi gizi spesifik terhadap kejadian stunting di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian menggunakan desain studi ekologi untuk melihat hubungan intervensi gizi spesifik dan prevalensi stunting dengan unit penelitian seluruh Kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2021-2023. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji korelasi spearman dan pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara Tablet Tambah Darah (TTD) ibu hamil dengan kejadian stunting (p-value 0,039 r -0,361). Puskesmas diharapkan dapat memperluas cakupan intervensi gizi spesifik di wilayah kerjanya dengan dukungan aktif dari seluruh lintas sektor guna memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.
Potensi Kawa Daun (Coffea Canephora) sebagai Pangan Fungsional Khas Sumatera Barat Ahriyasna, Risya; Nova, Maria; Dinata, Yocha
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/d9bqa190

Abstract

Pangan fungsional merupakan pangan yang tidak hanya berfungsi sebagai makanan tetapi juga mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan di luar manfaat zat gizi yang terkandung di dalamnya. Minuman Kawa Daun yang terbuat dari daun kopi (Coffea Canephora) adalah minuman tradisional khas Sumatera Barat yang dikenal dengan sebutan "aia kawa" dan memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kawa daun sebagai pangan fungsional dengan fokus pada karakteristik dan bioaktifitasnya.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, metode penelitian meliputi analisis kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, klorofil, dan kafein pada daun kopi robusta (Coffea Canephora) melalui berbagai tingkat perkembangan daun. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol dengan variasi suhu dan waktu infusi untuk mendapatkan aktivitas antioksidan optimal. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) untuk mengukur kemampuan menangkal radikal bebas. Analisis kandungan klorofil, flavonoid, dan kafein dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawa daun mengandung senyawa antioksidan yang tinggi, aktivitas antioksidan menggunakan DPPH IC50 didapatkan 144,6391 ppm. Kadar total flavonoid yaitu 0,1968 mgQE/gr. Hasil analisis klorofil yaitu 7,8095 mg/L. Hasil kafein yaitu 0,0215 %. Hasil uji proksimat didapatkan lemak 0,1727%, air 98,0114%, abu 0,10%, lemak 0,4943%, karbohidrat 0,67%, serat kasar 0,56%. Kesimpulannya, kawa daun (Coffea Canephora) memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional khas Sumatera Barat dengan kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat untuk kesehatan, khususnya sebagai sumber antioksidan alami yang dapat mencegah berbagai penyakit  dan mendukung kesehatan metabolik tubuh.
Pursed Lips Breathing Tiup Kincir terhadap Pernapasan Anak Pneumonia Dafris, Shanti; Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Mariana, Ida; Ausrianti, Rizka
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/3kbr8r05

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan untuk mengatasi dampak dari pneumonia pada anak yaitu dengan latihan Pursed Lips Breathing tiup kincir. Intervensi ini dapat membantu mengatasi pola napas dengan cara meningkatkan pengembangan alveolus pada setiap lobus paru sehingga dapat menginduksi pola napas menjadi normal dan anak menjadi lebih relaks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pursed lips breathing tiup kincir terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan pretest and post test with control group design. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang berobat ke RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah sampel yaitu 30 responden. Pada desain ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok intervensi diberikan pursed lips breathing tiup kincir dan kelompok kontrol diberikan intervensi standar. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah responden 15 pada kelompok intervensi dan 15 pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap respiratory rate pada anak dengan pneumonia (p <0,001) dan terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia (p < 0,001). Penerapan teknik pursed lips breathing dengan media tiup kincir secara signifikan mampu menurunkan respiratory rate dan meningkatkan saturasi oksigen pada anak yang mengalami pneumonia.
Formulasi Gel Luka Bakar Nanopartikel Ekstrak Daun Kipait (Tithonia diversifolia (Hemls.) A. Gray) Fitri, Dewi Rahma; Fajar, In Rahmi Fatria; Syafei, Dedri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/z5m74532

Abstract

Penyembuhan luka bakar dapat berlangsung optimal apabila senyawa aktif mampu berpenetrasi dengan baik ke dalam mukosa. Salah satu faktor yang memengaruhi penetrasi adalah ukuran partikel obat. Penerapan teknologi nano di bidang farmasi memiliki berbagai keunggulan, seperti meningkatkan kelarutan senyawa, meningkatkan absorpsi, serta memungkinkan penggunaan dosis yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nanoekstrak daun kipait (Tithonia diversifolia (Hemls) A. Gray) dan memformulasikannya ke dalam sediaan gel sebagai agen anti luka bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstraksi daun kipait dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak kental diuji parameter spesifik meliputi uji organoleptik, identifikasi senyawa metabolit sekunder, penetapan kadar fenol total, serta analisis GC-MS. Parameter nonspesifik yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, dan susut pengeringan. Pembuatan nanopartikel dilakukan dengan metode gelasi ionik menggunakan kitosan dan NaTPP. Nanoekstrak diformulasikan dengan variasi perbandingan kitosan 0,3% dan NaTPP 0,1% pada tiga formula (F1, F2, dan F3). Karakteristik nanoekstrak meliputi ukuran partikel, zeta potensial, indeks polidispersitas (PDI), dan morfologi menggunakan SEM. Selanjutnya, nanoekstrak diformulasikan dalam sediaan gel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kipait mengandung flavonoid, fenol, saponin, alkaloid, serta steroid/terpenoid dengan kadar fenol total 69,6 mg/g GAE. Formula terbaik (F3) menghasilkan ukuran partikel 300 nm, zeta potensial 35,0, PDI 0,489, dan morfologi bulat beraturan. Sediaan gel nanoekstrak pada konsentrasi 0,69% dan 1,38% memenuhi persyaratan mutu fisik gel. Disimpulkan bahwa sediaan gel nanoekstrak daun kipait memiliki kualitas yang baik sebagai sediaan anti luka bakar.
Jamur Endofit Aspergillus spp. dari Ceriops tagal sebagai Kandidat Penghasil Antibiotika Abrar, Mohammad; Agustien, Anthoni; Maliza, Rita; Sophia, Anggun
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/m6xjng91

Abstract

Tumbuhan mangrove Ceriops tagal diketahui sebagai salah satu sumber jamur endofitik yang mampu menghasilkan senyawa metabolit bioaktif dengan berbagai aktivitas biologis, termasuk potensi sebagai antibiotik untuk mengatasi masalah resistensi antimikroba yang terus meningkat secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofitik Aspergillus spp. dari daun, akar, dan ranting C. tagal, serta mengevaluasi potensinya sebagai penghasil senyawa antibiotik terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans. Isolat dikultivasi pada suhu ruang selama 7 hari dalam kondisi statis, kemudian metabolit sekundernya diuji menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Sebanyak delapan isolat Aspergillus spp. berhasil diperoleh, yaitu AS7, AS8, AS12, AS26, AS47, AS51, AS53, dan AS85, yang menunjukkan variasi morfologi koloni serta potensi antibakteri. Hasil uji menunjukkan sebagian besar isolat mampu menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus, tetapi tidak menunjukkan aktivitas terhadap C. albicans. Aktivitas terhadap E. coli umumnya lemah, kecuali AS8 (10,45 mm) yang tergolong kuat. Aktivitas terhadap S. aureus lebih tinggi, dengan tiga isolat AS7 (11,89 mm), AS12 (11,45 mm), dan AS51 (10,92 mm) masuk dalam kategori kuat. Dari delapan isolat yang diperoleh, AS7, AS8, AS12, dan AS51 menunjukkan aktivitas kuat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, namun tidak menunjukkan aktivitas terhadap Candida albicans. Temuan ini menegaskan potensi jamur endofitik mangrove sebagai sumber kandidat antibiotik baru.
Card Game sebagai Media Edukasi Gizi : Dampaknya terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Pemilihan Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar Putri, Syania Fadhilah; Dara, Widia; Masri, Erina
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/cc9ymd23

Abstract

Anak sekolah dasar merupakan kelompok usia yang rentan dalam pemilihan makanan jajanan. Kebiasaan konsumsi jajanan  tinggi namun sering kali tidak mempertimbangkan aspek kebersihan dan kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media penyuluhan gizi berbasis card game terhadap perubahan pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian adalah quasi- experiment, dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Teknik pengambilan sampel simple random sampling, sampel sebanyak 44 responden. Intervensi berupa penyuluhan gizi menggunakan media card game dilakukan dua kali dengan interval empat hari, instrument pada penelitian ini adalah kuesioner Pretest dan Postest. Untuk menganalisis pengaruh intervensi terhadap pengetahuan dan sikap digunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan tentang pemilihan makanan jajanan sebelum diberikan penyuluhan dengan card game adalah 51,36 poin dan sesudahnya meningkat menjadi 83,18 poin. Sikap anak sekolah dasar tentang pemilihan makanan jajanan sebelum diberikan penyuluhan dengan card game adalah 73,18 dan setelah bermain kartu meningkat menjadi 91,06. Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara pengetahuan dan sikap, sebelum dan sesudah diberikan intervensi, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media penyuluhan card game terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pemilihan makanan jajanan. Peningkatan pengetahuan responden setelah penyuluhan dengan media card game sebesar 30,67%, dan sikap 17,88%. Media card game ini dapat menjadi media yang efektif untuk memberikan edukasi bagi murid Sekolah Dasar dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemilihan makanan jajanan sehingga berpotensi mendukung upaya pencegahan masalah gizi melalui peningkatan perilaku pemilihan jajanan sehat.
Determinasi Status Gizi: Analisis Pola Makan, Kebiasaan Jajan, Jumlah Uang Saku, dan Aktivitas Fisik Wahyuni, Aiga; Yanti, Rahmita; Harleni, Harleni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/svq7xk36

Abstract

Status gizi remaja merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Pada tahun 2024, WHO melaporkan 340 juta remaja mengalami gizi lebih. Menurut SKI, di Indonesia prevalensi gizi lebih pada remaja sebanyak 16,2%. Hal serupa ditemukan di Provinsi Jambi dan Kota Sungai Penuh dengan prevalensi gizi lebih sebanyak 9,4%. Hasil survei awal di Boarding School Arafah Kota Sungai Penuh menunjukkan mayoritas remaja dengan status gizi tidak normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada remaja usia 13–15 tahun di Boarding School Arafah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 April 2025 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik berbasis cross sectional. Populasi mencakup seluruh siswa kelas VII dan VIII berjumlah 117 orang. Sampel sebanyak 54 orang ditentukan dengan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan SQ-FFQ untuk pengukuran pola makan, FFQ untuk kebiasaan jajan, kuesioner jumlah uang saku, dan PAQ-A untuk aktivitas fisik. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan (p=0,003), kebiasaan jajan (p=0,002), dan aktivitas fisik (p=0,001) dengan status gizi. Sebaliknya, jumlah uang saku tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi (p=0,080). Dapat disimpulkan bahwa status gizi remaja di Boarding School Arafah dipengaruhi oleh pola makan, kebiasaan jajan, dan aktivitas fisik, sedangkan jumlah uang saku tidak memberikan pengaruh terhadap status gizi.
Asupan Protein Dan Kadar Albumin Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Selvianita, Defi; Hidayat, Nur; Puspaningtyas, Desty Ervira; Hilman, Hilman
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/07smt727

Abstract

Angka kejadian Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Provinsi D.I Yogyakarta lebih tinggi dibandingkan angka Indonesia yaitu sebesar 0,38%. Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien GGK adalah hipoalbuminemia. Perawatan hemodialisis (HD) dapat menyebabkan hipoalbuminemia sehingga menurunkan angka kelangsungan hidup pasien HD. Diet tinggi protein dengan proporsi yang tepat untuk pasien HD membantu mengganti asam amino (AA) yang hilang selama menjalani HD, menjaga keseimbangan nitrogen, dan meningkatkan albumin serum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan proporsi protein hewani-nabati dengan kadar albumin pasien GGK. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien GGK yang menjalani HD secara rutin di Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi data asupan protein, proporsi protein, dan kadar serum albumin dengan beberapa instrumen pengumpulan data berupa form food recall 24 jam, alat dan bahan pemeriksaan kadar albumin. Analisis data menggunakan uji chi-square. Sebanyak 56 responden (93,3%) memiliki asupan protein yang tidak baik, rata- rata asupan protein 31,5 g (48,8% dari kebutuhan protein perindividu). Sebanyak 55 responden (91,7%) memiliki proporsi protein hewani-nabati yang tidak adekuat. Dilihat dari kadar albumin, sebanyak 49 responden (81,7%) mengalami hipoalbuminemia, dengan rata-rata kadar albumin 3,15 g/dl. Hasil uji statistik ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein (p-value = 0,017) dan proporsi protein hewani-nabati (p-value = 0,039) terhadap kadar albumin pada pasien GGK dengan HD. Asupan protein, proporsi protein hewani-nabati mempengaruhi kadar albumin pasien GGK dengan Hemodialisis
Aktivitas Antihiperkolesterol Infusa Daun Mangga Harum Manis (Mangifera indica L.) Dewi, Irene Puspa; Elvi Zai, Fransiska; Salim, Reny; Taslim, Tuty; Verawaty, Verawaty
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/f64mwk34

Abstract

Daun mangga mengandung senyawa flavonoid, saponin, glikosida, tannin, dan fenolik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai agen antikolesterol. Penyiapan daun mangga dalam bentuk infusa dapat dengan mudah dilakukan masyarakat. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji aktivitas antihiperkolesterol infusa daun mangga harum manis. Mencit yang dijadikan model pada pengujian ini diinduksi dengan kuning telur puyuh selama 14 hari hingga mencit mengalami hiperkolesterol. Mencit kemudian diberikan perlakuan sesuai dengan kelompok perlakuan masing-masing dengan memberikan infusa daun mangga haru manus konsentrasi 10%, 20% dan 30% selama 14 hari dan dilakukan pengukuran kadar kolesterol darah mencit dengan alat pengujian kolesterol digital. Kadar kolesterol mencit yang diberikan infusa daun mangga harum manis 10%, 20%, dan 30% berturut-turut turun sebesar 19,81%, 29,70% dan 29,48%. Secara statistik peningkatan konsentrasi infusa daun mangga harum manis tidak meningkatkan aktivitas penurunan kadar kolesterol darah mencit secara signifikan. Aktivitas penurunan kadar kolesterol darah mencit kelompok infusa daun mangga 10%, 20% dan 30% tidak berbeda secara signifikan dengan kelompok pembanding yang diberikan Simvastatin. Infusa daun mangga harum manis memberikan aktivitas antikolesterol pada mencit yang diinduksi diet hiperkolesterol.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue