Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt)
Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt) diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat. Terbit dua kali dalam setahun (Maret dan September) dengan tujuan sebagai wadah komunikasi ilmiah bidang kesehatan yang diangkat dari hasil penelitian atau studi literature yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak sedang dalam proses untuk dipublikasikan di jurnal lain. Lingkup naskah yang dimuat dalam jurnal ini meliputi bidang keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Kebidanan, Gizi, Kedokteran, serta bidang kesehatan lainnya. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan seperti yang tercantum.
Articles
120 Documents
Gambaran persepsi hambatan pasangan serodiskordan dalam perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS di Surabaya
Valuvi, Cahyaning Hendri
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 1 (2022): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i1.1739
Background : Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus who can attacks immune system’s cells, which help body respond to infection. Without effective treatment, HIV can develop into Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Based on age, the higest population of HIV’s transmission are the groups of 25-49 years old (prevalence 71.3%) and 20-24 years old (prevalence 16.3%), which means that the most cases of HIV / AIDS transmission occur in woman’s reproductive age. In the reproductive age, woman may decide to marry, become a housewife, have a sex and pregnant. Some of housewife in Surabaya have an HIV-positive couple (serodiscordant couple). The prevention behavior of HIV/AIDS transmission should be done by serodiscordant couple because a husband can transmit HIV to his wife, and wife can transmit HIV to their child. Health Belief Model (HBM) is a model which can describe someone’s health behaviors in preventive behaviors and uses health services. One of component in Health Belief Model is perceived barriers. Methods : This research is qualitative research: phenomenology research. Data was collected by in-depth interview. The Health Belief Model components’ which is used in this research was perceived barriers. Result : Every serodiscordant couple have their own perceived barriers to their illness. Some of perceived barriers whom found in this research were side effect of treatments, treatment initiation, treatment schedule, and condom initiation Conculusion : Partiscipants’perceived barriers effect on their preventive behaviour of HIV/AIDS transmission.
Analisis Distribusi Apotek berdasarkan Informasi Geografi dan Jumlah Penduduk Kota Palopo
Bulu', Rifa'ah Mahmudah
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 1 (2022): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i1.1796
Fasilitas kesehatan di Indonesia belum tersebar dengan merata. Pelayanan kefarmasian yang merupakan salah satu aspek penting dalam kesehatan juga masih timpang dalam hal keterjangkauannya. Pelayanan kefarmasian yaitu apotek masih terpusat di wilayah perkotaan padahal tata kelolah mengenai letak apotek telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan agar lebih merata. Kota Palopo dengan luas wilayah 247,52 km2 memiliki 78 jumlah apotek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola distribusi apotek di Kota Palopo dengan membandingkannya dengan jumlah penduduk Kota Palopo agar diperoleh sebaran yang ideal di tiap wilayah. Metode pada penelitian ini yaitu analisa deskriptif non eksperimental dengan menggunakan sumber data dari BPS dan Dinas Kesehatan Kota Palopo yang diakses pada Mei 2022. Hasilnya adalah sebaran apotek di Kota Palopo belum merata masih terdapat dua kecamatan yang belum memiliki apotek yaitu kecamatan Sendana dan Telluwanua. Dan di Kecamatan Wara dan Wara Selatan kapasitas jumlah apotek yang berlebih jika dibandingkan dengan standar ideal WHO 1:2000 sehingga diperlukan peran pemerintah dalam tata kelolah lokasi apotek agar sebaran apotek dapat merata sesuai PMK nomor 9 Tahun 2017.
Pengetahuan Gizi Seimbang dan Olahraga Terhadap Kenaikan Berat Badan Selama Pandemi COVID-19 pada Remaja
Sri, Sri Hidayati L;
Linda, Linda Prasetyaning Widayanti
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 1 (2022): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i1.1813
Degenerative or co-morbid diseases with worst prognosis of Covid-19 include obesity and DM. Both diseases are closely related to diet and physical activity. Not only the elderly, today's teenagers also suffer from this disease, especially since lockdown policy which requires teenagers to do School From Home. This study aimed to analyze the effect of knowledge about balanced nutrition and exercise routines on weight gain in adolescents during the Covid-19 pandemic. This research is an analytical observational study with a cross-sectional approach which was carried out on students of UIN Sunan Ampel Surabaya from March to May 2022. The sample of this study was 186 respondents with simple random sampling technique. Data was collected by questionnaire distributed via google form link. Data were analyzed by logistic regression with 5% confidence level. The results of this study told there was a significant effect of knowledge about balanced nutrition on weight gain. The p value was 0.000 with the regression equation obtained was y = 0.562x. It concluded that one point of knowledge about balanced nutrition variable will reduce weight gain variable by 0.562 point. There was a significant effect of exercise routine on weight gain. The p value was 0.000 with the regression equation obtained was y = 0.664x. It concluded that one point of exercise routine variable will reduce weight gain variable by 0.664 point. Teenagers are expected to have a balanced diet and sufficient physical activity even though they are doing online school so they don't gain weight.
Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan Di Poliklinik Rumah Tahanan Negara Kelas IIa Palu
Ai, Muhammad Rizki Ashari;
Muhammad Ikbal.A
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1812
Pelayanan tahanan adalah pelayanan yang berkaitan dengan pelaksanaan hak-hak asasi manusia tanpa terkecuali. Pelayanan kesehatan pada Poliklinik Rutan Kelas IIA Palu belum memiliki izin praktek kesehatan serta baru memiliki 3 tenaga perawat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mutu pelayanan pada Poliklinik Rutan Kelas IIA Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survey deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah tahanan yang berkunjung di Poliklinik sebanyak 58. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian dari dimensi reliability (keandalan) 100% responden menyatakan baik, dari dimensi responsiveness (ketanggapan) 100% responden menyatakan baik, dari dimensi assurance (jaminan) 100% responden menyatakan baik, dari dimensi empathy (empati) 100% responden menyatakan baik, dan dari dimensi tangible (bukti fisik) 98,3% responden menyatakan baik dan 1,7% responden menyatakan kurang baik. Kesimpulan penelitian, dari mutu pelayanan pada Poliklinik Rutan Kelas II A Palu berdasarkan model SERVQUAL dapat dikatakan baik. Saran yaitu agar tetap mempertahankan dan meningkatkan lagi mutu pelayanan dari setiap dimensi mutu sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasien.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kota Parepare
Ramli, Yuliana
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1841
Praktik pemberian makan pada bayi dan anak sangat penting dalam keberlangsungan hidup seorang anak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Parepare, persentase bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif baik yang kurang dari 6 bulan maupun sampai 6 bulan yaitu sebanyak 44,9% yang membuktikan bahwa masih banyak ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah tentang pemberian ASI Eksklusif dan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program ASI Eksklusif di Puskesmas Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengambilaninforman dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 9 orang terdiri dari 3 kepala puskesmas, 3 tenaga gizi, dan 3 bidan. Analisis data dilakukan secara deskriptif yang disajikan dalam bentuk analisis isi dan disertai penjelasan berupa teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah tentang pemberian ASI Eksklusif belum berjalan dengan baik, karena sarana dan prasarana pendukung program ASI Eksklusif belum memadai. Adapun faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program ASI Eksklusif yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta komunikasi, informasi dan edukasi. Oleh karena itu, diharapkan bahwa sarana dan prasarana terkait program ASI Eksklusif dapat dilengkapi seperti alat untuk ruang laktasi, media KIE serta memiliki ruangan yang nyaman dan bersih untuk menyusui. Kata kunci: ASI Eksklusif, Implementasi, Kebijakan
Penerapan K3 pada Ruang Terbatas di Perusahaan Konstruksi Pertambangan
Maharja, Rizky;
Latief, Ade Wira Lisrianti;
Panggeleng, Andi Mifta Farid;
Jefril, Andre Laka
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1856
Pendahuluan: Bekerja di ruang terbatas memiliki risiko tinggi terjadi kecelakaan kerja, sehingga perlu prosedur K3 dalam setiap aktivitas kerja di ruang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk perlu untuk mengetahui penerapan K3 pada ruang terbatas di perusahaan kontruksi pertambangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik penarikan sampel menggunakan total populasi pekerja yang bekerja di ruang terbatas di PT Truba Jaga Cita yang berjumlah 50 orang. Data diperoleh dari kuisioner yang berisi tentang pedoman persyaratan umum, persyaratan izin khusus, persyaratan kesehatan, dan persyaratan memasuki ruang terbatas. Data diolah dan dianalisa secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44 orang (88%) responden menilai baik persyaratan umum pada penerapan K3 di ruang terbatas, 43 orang (86%) responden menilai baik persyaratan izin khusus pada penerapan K3 di ruang terbatas, dan 50 orang (100%) responden menilai baik persyaratan kesehatan dan persyaratan masuk dengan izin khusus pada penerapan K3 di ruang terbatas. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa penerapan K3 di ruang terbatas sudah baik dilihat dari aspek persyaratan umum, persyaratan khusus, persyaratan kesehatan, dan persyaratan memasuki ruang terbatas dengan izin khusus.
Analisis Perbedaan Status Sosial Ekonomi dan Pola Asuh Pada Balita Gizi Kurang dan Gizi Normal di Aceh Besar
ilyas, Eva Erisma;
Iskandar;
Maimun Tharida
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1861
Penyediaan makanan bergizi sangat penting untuk anak usia balita. Kebutuhan zat gizi pada balita harus cukup dan seimbang karena anak balita sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Kebutuhan energi dan protein balita berdasarkan angka kecukupan gizi. Kekurangan zat gizi bersifat ringan sampai dengan berat. Gizi kurang menggambarkan kurangnya makanan yang dibutuhkan untuk memenuhi standar gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Status Sosial Ekonomi Dan Pola Asuh Pada Balita Gizi Kurang Dan Gizi Normal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 Maret s/d 20 Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Gampong Lam Sabang dan Lambro Bileu yang berjumlah 140 balita, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan Mann Whitney Tets, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan status sosial ekonomi (p=0,033) dan pola asuh (p=0,032) pada balita status gizi normal dan gizi kurang. Dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan status ekonomi dan pola asuh pada balita status gizi normal dan gizi kurang.
Analisa hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam kepatuhan vaksin Sinovac 1 dan 2 pada masa pandemi COVID-19 di Aceh Jaya
Munawar, Maria ulfa;
Iskandar;
Mulyatina
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1868
Proses penularan Covid 19 disebabkan oleh pengeluaran droplet yang mengandung virus Severe acute respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) ke udara oleh pasien terinfeksi pada saat batuk atau bersin. Droplet di udara selanjutnya dapat terhirup oleh manusia lain di dekatnya yang tidak terinfeksi Covid 19 melalui hidung ataupun mulut. Namun sayangnya kurangnya dukungan keluarga dan Kurangnya tingkat pengetahuan serta pemahaman masyarakat terkait manfaat dan resiko dari vaksinasi, menajadi salah satu penyebab ketidakpercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19 di Desa Sapek Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23 maret s/d 3 april 2022. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat desa Sapek dimulai dari usia 12-60 tahun yang bisa di vaksin, teknik pengambilan sampel proporsional sampling yang berjumlah 83 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan chi square test, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p=0,006) dan dukungan keluarga (p=0,033) dengan kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19. Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19. Diharapkan kepada keluarga untuk dapat menambah informasi mengenai vaksin Covid-19 dengan bertanya kepada petugas kesehatan dan tidak termakan informasi hoax, sehingga dapat memahami bahwa reaksi paska vaksin bukanlah hal yang berbahaya.
Implementasi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Rumah Sakit Dr.Sumantri Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Rustan, Fajriana
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1887
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit merupakan suatu sistem komputerisasi yang mampu melakukan pengolahan data secara cepat dan akurat. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit merupakan suatu sistem komputerisasi yang mampu melakukan pengolahan data secara cepat dan akurat. Namun penggunaan SIMRS belum menyeluruh hanya terhubung pada unit loket pendaftaran, kasir/billing dan apotik/farmasi. Adapun kendala yang didapat selama pengimplementasiannya yaitu masalah terkait jaringan dan sumber daya manusianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Implementasi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Rumah Sakit Dr. Sumantri”. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis, dimana teknik pengambilan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yang meliputi pihak manajemen, petugas di unit loket pendaftaran, petugas unit kasir/billing, petugas unit apotik/farmasi dan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sudah berjalan dengan baik hanya saja belum secara keseluruhan dikarenakan masih terkoneksi ditiga unit bagian saja. Diharapkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit lebih menyeluruh agar lebih meningkatkan pelayanan kesehatan.
Analisis Pengaruh Postur Kerja dan Beban Kerja dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders Petani Kecamatan Marioriawa
Bausad, Aynun Abdi Putri;
Allo, Asna Ampang
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1975
Sektor pertanian merupakan sumber komoditas nomor satu ekspor dari Indonesia, dan juga memberikan kontribusi yang besar untuk perekonomian di Indonesia. Beberapa penelitian telah mengidentifikasi dan mendokumentasikan prevalensi tinggi terkait pekerjaan gangguan muskuloskeletal di bidang pertanian. Keluhan muskuloskeletal yang disebabkan oleh faktor risiko fisik (kerja manual yang berulang, postur kerja yang janggal, beban kerja fisik, dan paparan getaran), psikososial, pribadi, dan terkait pekerjaan lainnya. Kabupaten Soppeng merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan dengan potensi pertanian yang cukup luas, sebagian besar masyarakat di daerah Soppeng berprofesi sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh postur kerja dan beban kerja terhadap kejadian musculoskeletal disorders pada petani di kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif kuantitatif dengan cross sectional study. Informan yang diteliti sebanyak 174 petani. Data ini dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Berdasarkan hasil uji lebih lanjut secara multivariat diperoleh hasil statistik terdapat pengaruh postur kerja (p-value = 0,003) dan beban kerja (p-value = 0,020) terhadap kejadian musculoskeletal disorders. Variabel yang paling berpengaruh, yaitu postur kerja dengan nilai Exp(B) 7.322. Diharapkan petani dapat memperhatikan kondisi fisik dan waktu istirahat serta memperhatikan postur kerja baik saat menggunakan mesin maupun secara konvensional