cover
Contact Name
Wilson M.A. Therik
Contact Email
wilsontherik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kritis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kritis
ISSN : 02154765     EISSN : 25795651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)..
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
PENYEBAB TURNOVER INTENTION KARYAWAN PADA SEBUAH HOTEL
KRITIS Vol 31 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v31i1p38-53

Abstract

The desire to leave an organization or the turnover intention of an employee always raises a big question mark, and the two main factors that usually drive the emergence of this desire are job insecurity and work stress experienced by the employee. The main purpose of this article is to determine the effect of job insecurity and work related stress (job stress) on the turnover intention felt by the employees of a hotel. The research that is used as the basis for writing this article uses Sudamala Suites & Villas Sanur which is located at Jalan Sudamala No. 20, South Denpasar, Denpasar City, Bali, as a case study. Data analysis techniques used include validity test, reliability test, multiple linear regression analysis, linearity test, normality test, heteroscedasticity test and multicollinearity test. The study found a positive and significant effect, both partially and simultaneously, between the independent variables, Job Insecurity and Job Stress, and the dependent variable, Turnover Intention, which clearly indicates that the higher the Job Insecurity and Job Stress felt by the employees of a hotel, the more turnover intention they have.
DARI ARKEOLOGI – RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p1-15

Abstract

Artikel ini menghubungkan arkeologi-ruang dengan geografi manusia untuk menyampaikan pendapat mengenai pentingnya kajian kritis warisan budaya di Indonesia. Titik awalnya adalah arkeologi-ruang Mundarjito (1936-2021). Perkembangan dan konsep arkeologi-ruang kemudian dijelaskan secara singkat, begitu juga perkembangan teori dan konsep geografi manusia dengan perhatian khusus terhadap politik skala. Kedua bahasan singkat ini menjadi dasar untuk memperkenalkan kajian kritis warisan budaya dan membahas urgensi untuk mengembangkan kajian tersebut di Indonesia. Penulis berpendapat Mundarjito telah mengawali bidang kajian yang dapat mendudukkan warisan budaya secara kokoh di lingkungannya, di tengah Wacana Warisan Budaya Otoritatif yang masih mewarnai berbagai peraturan perundang-undangan, kebijakan, dan praktik pembangunan yang terkait dengan warisan budaya.
MUNDARDJITO, CAGAR BUDAYA DAN IDENTITAS BANGSA
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p16-25

Abstract

This paper presents Mundardjito's role as an academic-cum-intellectual in the field of Archeology. His role in the development of the discipline of Archeology can be traced from his dissertation related to space-archeology which is influential in environmental archeology, especially on the relationship between cultural heritage, environment and culture. He developed the thesis in an academic discourse that operates in academia, bureaucrats and the community. His intellectual outlook is very clear where he stands tall among the porous buildings of the Indonesian nation's character. His views on development with the perspective of preserving cultural heritage are parallel to those of several academics, including Cagmani who put forward an endogenous approach and Tanudirjo who saw cultural heritage as inseparable from the dynamics of contemporary culture and its social landscape.
DIMENSI HUKUM DAN CAGAR BUDAYA
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p26-48

Abstract

In the cultural heritage management, the legal aspect is vital as it has the functions of qualification, setting policy directions, legitimizing tools, regulating and enforcing laws and sanctions. This essay will focus on how dimensions of law are related to culture in Indonesia, the paradigm shift in the management of cultural culture which is also adopted by Indonesia, as well as raises certain problems as interactions and changes at the empirical level.
PARADIGMA ARKEOLOGI PUBLIK DAN UNDANG-UNDANG CAGAR BUDAYA 2010
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p49-63

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan beberapa masalah konseptual UUCB 2010 dan implikasinya, terutama dari perspektif Arkeologi Publik. Titik tolak diskusi ini adalah apakah konsep dasar dalam paradigma Arkeologi Publik telah diakomodasi dalam UUCB 2010 ini? Paradigma Arkeologi Publik dipilih untuk menyoroti penerapan UUCB 2010 karena disebutkan sebagai salah satu alasan utama penggantian UU RI nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya dengan UUCB 2010 ini.
PELESTARIAN SITUS BANTEN LAMA: PERSPEKTIF ARKEOLOGI PUBLIK
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p64-80

Abstract

Dalam berbagai sumber sejarah, Banten dikenal sebagai kerajaan Islam yang pernah berjaya pada abad ke-17. Bukti kejayaan itu telah ditemukan di situs Banten Lama berupa kompleks keraton, masjid, benteng, jaringan kanal, dan sejumlah besar artefak impor. Namun, upaya perlindungan dan pelestarian benda-benda budaya tersebut seringkali terkendala oleh kegiatan yang dilakukan di kompleks Masjid Agung dan makam para sultan. Pembangunan fasilitas umum di zona inti juga merupakan ancaman terhadap keamanan monumen arkeologi yang merupakan objek konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pembangunan fisik terhadap pelestarian cagar budaya di Banten Lama dengan menganalisis kebijakan revitalisasi Banten Lama antara tahun 2017 dan 2019. Dengan asumsi bahwa pengelolaan situs Banten Lama belum sepenuhnya mengacu pada UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam mengelola cagar budaya, penelitian ini diharapkan dapat merumuskan masalah utama dan peluang potensial untuk penerapan prinsip-prinsip dasar Cultural Resource Management (CRM), khususnya Archaeological Resource Management (ARM) sehingga akan menjadi dasar pelaksanaan Arkeologi Publik.
HUMANIORA DIGITAL UNTUK WARISAN BUDAYA
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p81-92

Abstract

Digital Humanities (DH) is a conceptual framework, an approach, and a method that has shaped contemporary studies and management of cultural heritage. The DH method started in the 1960s-70s among linguistic and literary studies scholars who applied DH perspective to carry out research on textual materials. The development of visual graphic and internet technologies have enabled the DH to be applied for the studies on cultural heritage materials. DH has changed social science and humanities paradigm. When most social science and humanistic work remains as individual and limited projects, the DH approach uses computation to expand the social science and humanities work to involve more media platforms and reach a wider subject matters or audiences. The DH opens the social science and humanities research to diverse audio- visual forms, no longer limiting social science and humanities work to textual form. In Indonesia, DH approach and method has not yet been applied in cultural heritage studies and management. Digitizing heritage is a new initiative that has just started in the last decade. However, the digitizing work has not gone beyond simply recording and documentation practice. In so doing, the digitizing initiative in Indonesia has not resorted to the DH’s most important contribution as a critical paradigm in heritage research.
ISLAM DI NUSANTARA: BERMULA DARI PERMOHONAN MAHĀRĀJA ŚRĪWIJAYA PADA ABAD KE-10 MASEHI
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p93-110

Abstract

Sejak abad ke-1 Hijriah atau abad ke-7 Masehi, kawasan Asia Tenggara mulai berkenalanan dengan “tradisi” Islam, meskipun frekuensinya tidak terlalu besar. Pengenalan ini berlangsung sejalan dengan munculnya para saudagar Muslim di beberapa tempat di Asia Tenggara. Bukti tertua adanya “komunitas” Muslim di Asia Tenggara adalah dua buah makam yang bertarikh sekitar abad ke-5 Hijriah/ke-11 Masehi di Pandurangga (kini Panrang, Viet Nam) dan di Leran (Gresik, Indonesia). Kehadiran Islam secara lebih nyata di Nusantara terjadi pada sekitar abad ke-13 Masehi, yaitu dengan adanya makam dari Sultan Mālik as-Saleh yang mangkat pada bulan Ramadhan 696 Hijriah/1297 Masehi. Ini berarti bahwa pada abad ke-13 Masehi di Nusantara sudah ada institusi kerajaan yang bercorak Islam. Para saudagar Muslim sudah melakukan aktivitas dagangnya sejak abad ke-7 Masehi. Beberapa kerajaan Hindu dan Buddha di Nusantara sudah melakukan hubungan dagang dan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan Islam di Timur Tengah. Bukti-bukti arkeologis yang mendukung ke arah itu ditemukan di Laut Jawa dekat Cirebon. Di antara komoditi perdagangan yang asalnya dari Timur Tengah ditemukan indikator “keislaman” yang berupa sebuah cetakan tangkup (mould) yang bertulisan asma’ul husnah. Meskipun sebagian besar masyarakat Indonesia menganut paham Sunni, namun pada prakteknya saat ini di Sumatra dan Jawa “menganut” paham Syi’ah. Data arkeologis menunjukkan bahwa Islam yang masuk ke Nusantara berasal dari Persia melalui Gujarat, kemudian dibawa oleh para saudagar ke Asia Tenggara, khususnya Nusantara dan Semenanjung Tanah Melayu.
RESENSI BUKU MENELUSURI WASTRA MASA KLASIK DI JAWA
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p111-115

Abstract

-
RESENSI BUKU CELLULOID COLONY: LOCATING HISTORY AND ETHNOGRAPHY IN EARLY DUTCH COLONIAL FILMS OF INDONESIA - SANDEEP RAY
KRITIS 2022: EDISI KHUSUS - DARI ARKEOLOGI, RUANG MUNDARJITO KE SITUS WARISAN BUDAYA INDONESIA
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v0i0p116-120

Abstract

-

Page 9 of 14 | Total Record : 138