Jurnal Arsitektur ZONASI
Journal of Architectural ZONASI is an online open access journal. It features articles on a wide range of issues in architecture, including architectural history and theory, dwelling culture, building technology and material science, architectural design, interior design, landscape architecture, heritage and conservation, and urbanism. Published three annually, in February, June, and October, the journal welcomes contributions from all over the world
Articles
213 Documents
MUSEUM YANG INSTAGRAMABLE: Tinjauan Desain Interior yang Menjadi Tempat Favorit untuk Berfoto pada Museum De Tjolomadoe, Karanganyar
Yemima Nathania Santoso;
sidhi pramudito
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.37200
Instagram is a social media application that is very popular in this digital era. every photo or video that has been uploaded by the owner can describe what the account owner feels or experiences. From the photo or video hat have been uploaded, sometimes it can also be known what an individual or community is interested in at a certain time, which is often called something "instagramable". One of the things that often receive the term "instagramable" is architectural design, especially the interior design of a building.. Currently, many buildings are designed or renovated (especially interior design) to attract public interest, one of which is a museum. The De Tjolomadoe Museum in Karanganyar is used as the object of research because there are good ratings in several electronic media. In addition, this museum is unique because it is designed with an adaptive reuse approach. This research is a qualitative research with a grounded theory approach. The data collected is visual data (photos) that have been recorded on the upload of the Instagram application with the hash tag de tjolomadoe. The analysis was carried out by describing the visual data using the theory of interior design elements, which can then be found keywords in each interior design element. The results show that the combination of the "old-new" interior design concept is an attraction for visitors or can be said to be an "instagramable" museum. At the De Tjolomadoe Museum, the picture of an “instagramable” museum can be seen through the combination of the interior design of the existing sugar factory (floor, ceiling elements, space attributes) packaged with new interior elements (in the form of the use of colors, materials, and space facilities). This “old-new” interior design concept, apart from providing an attraction for visitors to take pictures, can also be an educational medium that supports aspects of the functionality of a museum. The findings of this study are expected to be an alternative interior design concept that can be considered for designing museums in the future that can attract public interest to visit.
KENYAMANAN DAN KINERJA TERMAL RUMAH VERNAKULAR DI SAYUNG DEMAK, INDONESIA
hermawan hermawan
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.39754
Kenyamanan termal merupakan persepsi yang disampaikan penghuni terhadap lingkungan termalnya, sedangkan kinerja termal merupakan kondisi termal pada suatu bangunan. Kenyamanan dan kinerja termal akan membentuk pencapaian kenyamanan bagi penghuni bangunan. Pencapaian tersebut akan membuat penghematan energi dari bangunan. Pencapaian kenyamanan dan kinerja termal dari bangunan vernakular masih dikembangkan sampai saat ini. Tujuan penelitian adalah mengungkap kenyamanan dan kinerja termal rumah tinggal vernakular di daerah Pantai Sayung, Demak. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara melakukan pengukuran variabel termal (suhu udara dan kelembaban udara). Pengukuran dilakukan setiap jam selama 24 jam di beberapa ruang dalam rumah. Analisa data menggunakan analisa deskriptif terhadap grafik yang dibuat berdasarkan pengukuran suhu udara dan kelembaban udara. Analisa deskriptif dikaitkan dengan tata ruang dan penggunaan material dari rumah tinggal. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan yang terlalu jauh dari kondisi termal objek penelitian karena persamaan material yang digunakan. Rumah tinggal pertama merupakan rumah tinggal yang lebih banyak mencapai suhu udara rendah. Daerah pantai yang panas membuat kebutuhan akan suhu udara rendah akan membuat pencapaian kenyamanan termal bagi penghuni.
KEBERLANJUTAN ARSITEKTUR TRADISIONAL ACEH PADA PERKEMBANGAN RUMAH TINGGAL: MASSA DAN ARTIKULASI RUMOH ACEH
Sarvina Fitri Rizky
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.41398
The new architecture requires the involvement of traditional architecture in keeping the continuity of the past. It is a must to keep the local identity. Thus, this paper discusses the continuity of Acehnese traditional house architecture, Rumoh Aceh, in the houses which developed in Lambheu Village. Many discussion had discussed its form continuity, but it was a rare discussion related to its other certain parts. Where every parts are what configurate the whole shape of architecture. Thus, this current study highlighted mass and articulation, as part of form configuration, to have deep analyzing on past and current condition of traditional characteristics. The aim of this study was to grow awareness of the continuity of past architecture by drawing an overview of its current condition. The parameters used to study mass and articulation are based on the theory of Baper and Hassan (2012). The research was carried out by observing the mass and articulation of the housing development and then qualitatively analyzed by comparing its conditions to the mass and articulation character of Rumoh Aceh. The results showed that mass and articulation continuity was poorly occurred.
PENERAPAN ELEMEN INTERIOR KANTOR GRAHA MERAH PUTIH DALAM MENGHADAPI SITUASI PANDEMI COVID-19
Terang Eka Saputra
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 2 (2022): Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Juni 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.37546
Perusahaan Telkom Indonesia merupakan salah satu perusahaan serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta. Sehingga hal ini menjadikan perusahaan tersebut menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara di Indonesia sebagai perusahaan media telekomunikasi. Perusahaan ini memiliki pekerjaan yang mengutamakan layanan telekomunikasi di Indonesia. Maka melalui Peraturan Menteri Kesehatan, perusahaan ini mendapatkan pengecualian sebagai salah satu pekerjaan yang boleh beroperasi di saat pandemi Covid-19. Ada beberapa sistem yang dapat menyesuaikan dan dapat diterapkan untuk karyawan yang melakukan pekerjaan mereka dalam situasi saat ini. Dengan melihat perkembangan pekerja di perkantoran Graha Merah Putih Telkom di saat pandemi Covid-19, maka pada penelitian ini dilakukan lebih dalam lagi untuk menerapkan elemen-elemen interior pada perkantoran tersebut dengan menerapkan pendekatan protokol kesehatan untuk menunjang kegiatan pekerja perkantoran di saat pandemi Covid-19. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjadikan perkantoran Graha Merah Putih sebagai perkantoran yang mampu menerapkan protokol kesehatan melalui perancangan interior dalam situasi pandemi.
PENERAPAN KONSEP RUANG DAN IDENTITAS PERUSAHAAN PADA INTERIOR KANTOR. STUDI KASUS : PT INTEGRATED SERVICE SOLUTION (ISS) INDONESIA
Ayu Nurbaiti
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.37544
Kantor merupakan sebuah fasilitas yang digunakan untuk melakukan aktivitas pekerjaan pada sebuah perusahaan, salah satunya adalah perusahaan outsourcing PT. Integrated Service Solution (ISS) Indonesia. Aktivitas yang dilakukan di kantor PT Integrated Service Solution (ISS) Indonesia antara lain adalah kelas pelatihan bagi karyawan, perekrutan karyawan, perjanjian kontrak dengan klien, pertemuan dengan direktur, dan antar tim. Dilihat dari situasi saat ini, permasalahan yang ada pada kantor ini adalah mengenai organisasi ruang yang tidak sesuai dengan aktivitas yang ada. Oleh karenanya, pendekatan yang digunakan pada perancangan kali ini adalah pendekatan aktivitas dan perilaku. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, aktivitas utama pada kantor ini adalah perekrutan karyawan, kelas pelatihan, pertemuan antar tim, dan individu. Identitas yang diterapkan pada interiornya diharapkan dapat meningkatkan citra perusahaan terhadap klien perusahaan serta kinerja aktivitas dari penggunanya. Kesimpulannya adalah bahwa perancangan interior kantor dengan pendekatan aktivitas ini perlu memperhatikan tiap aktivitasnya terutama aktivitas utamanya, dan juga identitas perusahaan guna mencerminkan citra perusahaan.Kata Kunci: Kantor, Interior, ISS Indonesia
ADAPTASI DESAIN COWORKING SPACE TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENGGUNA DIMASA PANDEMI COVID-19, STUDI KASUS: EDUPLEX COWORKING SPACE BANDUNG
Mega Rajendra Putri
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.41852
COVID-19 merupakan sebuah bencana nasional yang mengguncang hampir seluruh sektor, termasuk sektor usaha seperti coworking space yang bersifat berkumpul dan berkerumun, sehingga diperlukan adaptasi untuk menghadapinya. Pada situasi yang baru ini semua tatanan akan menyesuaikan dengan protokol kesehatan, salah satunya pada Eduplex Coworking Space di Bandung. Gaya hidup baru ini memengaruhi prinsip dasar coworking space, oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku pengguna, dan juga penyesuaian yang dilakukan Eduplex Coworking Space untuk menanggapi era new normal dimasa pandemi. Langkah metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan observasi ke lapangan dan melakukan wawancara terhadap pengunjung Eduplex Coworking Space. Hasil pengamatan dan wawancara tersebut kemudian akan menunjukan perubahan apa saja yang terjadi pada perilaku pengguna dimasa kini, dan penyesuaian prinsip desain coworking space serta protokol kesehatan yang diterapkan pada Eduplex Coworking Space setelah terjadinya pandemi.
PERANCANGAN ULANG KANTOR TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS, PROVINSI ACEH
melsa rayan sari
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 2 (2022): Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Juni 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.37833
Kantor Teknologi Informasi difungsikan untuk mengembangkan produk, namun demikian pada praktiknya, alih fungsi penggunaan gedung Pusdiklat sebagai Kantor Teknologi Informasi yang baru dianggap belum memadai dalam mengakomodir tujuan dari Kantor Teknologi Informasi yang seharusnya. Oleh karena itu kajian ulang terhadap desain Kantor Teknologi Informasi dianggap perlu untuk diupayakan. Perancangan ulang sebagaimana dimaksud bertujuan untuk memenuhi standarisasi sebagai kantor pemerintahan serta menerapkan pendekatan aktivitas millenial Aceh yang akan diterapkan pada elemen interior guna memfasilitasi pengguna ruang. Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian skripsi ini terdiri dari dua jenis metode pengelompokan data, berupa: 1) metode observasi / survey lapangan, wawancara dan studi literatur; 2) metode analisa berdasarkan data yang terdapat di lapangan, analisa pada buku-buku, internet serta referensi dari sumber lainnya. Perancangan ulang Kantor Teknologi Informasi dengan menerapkan pendekatan aktivitas millenial Aceh dalam hal ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang ada sebelumnya sehingga keberadaan Kantor Teknologi Informasi dapat memenuhi standarisasi fungsi operasional Kantor Teknologi Informasi dengan sebagaimana mestinya. Kata Kunci: perancangan ulang, kantor, aktifitas millenial.
Resiliensi Ruang Permukiman Kota dalam Menghadapi Pandemi COVID-19
Yusvika Ratri Harmunisa;
Rizka Tiara Maharani;
Wendy Sunarya
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.42372
Upaya pencegahan dan pertahanan dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Kawasan permukiman kota diperlukan penetapan tingkat kerawanan suatu wilayah. Hal tersebut berkaitan erat dengan kondisi fisik, sosial, ekonomi, kepadatan penduduk, dan keterbatasan infrastruktur yang berpengaruh terhadap penyebaran COVID-19. Kajian ini berfokus pada mekanisme ketahanan yang dibutuhkan oleh permukiman perkotaan sebagai upaya pengendalian COVID-19. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi masyarakat sebagai pengguna ruang hunian dan mengetahui karakteristik ketahanan Permukiman dalam menghadapi pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana peneliti berperan dalam proses pengembangan penelitian yang menyesuaikan dengan kondisi studi kasus. Adapun untuk mengetahui karakteristik studi kasus, diperlukan observasi dan validasi di lapangan, serta menilai persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu mereduksi data dan menentukan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah sistem resiliensi suatu ruang permukiman kota yang terbentuk dalam menghadapi Pandemi COVID-19. Dengan mengetahui sistem tersebut berpeluang dalam menciptakan ruang permukiman yang aman dan berkelanjutan. Kata Kunci: Covid-19, Resiliensi, Permukiman Kota
SEJARAH DAN BUDAYA SEBAGAI PEMBENTUK GENIUS LOCI DI DESA KEMIREN, BANYUWANGI
Yolanda Virgin Regina
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.40111
Suatu desa yang terbentuk dari sejarah sejak zaman dahulu memiliki kebudayaan yang khas. Karakter dari desa tersebut dipengaruhi oleh budaya yang diwariskan turun temurun. Karena adanya latar belakang sejarah dan budaya yang kuat, penelitian ini mengkaji bagaimana warga membentuk wadah interaksi sosial di Desa Kemiren, Banyuwangi. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan fenomologi arsitektur, dimana warga menggunakan ruang-ruang di desa tersebut sebagai tempat berdialog. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kegiatan kebudayaan yaitu upacara adat mempengaruhi penggunaan ruang oleh penduduk desa. Dari tiga upacara adat yaitu: kunjungan ke makam, Barong Ider Bumi, dan Tumpeng Sewu, dapat ditemukan bahwa setiap pelaksaan upacara tersebut mewadahi interaksi sosial dan juga menghidupkan ruang-ruang di desa tersebut. Ruang-ruang seperti jalan raya, tepian jalan, halaman rumah, dan juga dapur menjadi tempat terjadinya interaksi sosial. Kaitan antara upacara adat, kebudayaan, dan ruang-ruang yang mewadahinya membentuk suatu karakter yang unik. Setelah dianalisis, ditemukan bahwa kepercayaan penduduk akan penjaga desa menjadi ruh yang membuat budaya dan upacara adat tersebut bertahan hingga sekarang.
PENERAPAN KONSEP REGIONALISME PADA PERANCANGAN CITY HOTEL BINTANG EMPAT DI KOTA PATI
Faisal - Darmawan
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 2 (2022): Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Juni 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.41525
Indonesia's development in the economic field continues to increase from year to year, this triggers business people to travel from one city to another to do business activities, especially in Pati City. This activity has the potential to design a Four Star City Hotel in Pati City. The design of a Four Star City Hotel in Pati City is an inn to accommodate the need to stop by business people so that they can support their business activities. City Hotel can also be a means of meeting for business people who want to do business activities so that the quality of their meetings will be well facilitated. Research methods used by analyzing treads, space programs, structures, utilities so as to give rise to a design concept of regionalism architectural approach that can be a solution to bring about local cultural locality designs such as brass materials, roof shapes that resemble royal crowns and the philosophy of the Pati City Regency logo applied to the design such as, green layout elements, water and wood parquet materials so as to represent the City. Starch. The conclusion of this design is to design a city hotel as a place to stop and do business in the city of Pati that raises the cultural locality of Pati City so that it can become a new icon that is easily remembered by residents of Pati City and hotel visitors who come.