cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TRIPLE ELIMINASI (HIV, SIFILIS, DAN HEPATITIS B) Hamidatul Yuni; Yeffi Masnarivan; Suci Maisyarah Nasution; Putri Aisyah Ramadhani; Inayah Nur YMS
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.91-97.2023

Abstract

Puskesmas Pemancungan merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kota Padang yang memiliki wilayah kerja terdiri dari 6 Kelurahan dengan jumlah ibu hamil sebanyak 179 orang dan capaian pemeriksaan triple eliminasi 100%. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi dan mau melaksanakan pemeriksaan triple eliminasi. Metode pendekatan yang dilakukan adalah dengan ceramah dan diskusi tanya jawab tentang triple eliminasi kepada Ibu hamil. Evaluasi program ini dilakukan ini dilakukan melaui pretest dan postest. Setelah dilakukan penyuluhan, terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan pada ibu hamil sebesar 11,93 poin, dengan hasil uji Wilcoxon ada pengaruh pemberian penyuluhan dengan peningkatan pengetahuan ibu hamil (p=0,005). Diharapkan kegiatan penyuluhan ini rutin dilakukan oleh Puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan Ibu hamil tentang triple eliminasi. Kata kunci: triple eliminasi, ibu hamil ABSTRACT Pemancungan Public Health Centre is one of the health centres in Padang, the working area consist of 6 sub districts with 179 pregnant woman and the examination achievement of triple elimination are 100%. This activity aims to increase the knowledge of pregnant women about triple elimination and want to carry out triple elimination checks. The approach method used is lectures and question and answer discussions about triple elimination to pregnant women. This program evaluation was carried out through a pretest and posttest. After counseling, there was a significant increase in knowledge of pregnant women by 11.93 points, with the Wilcoxon test results there was an effect of providing counseling with increasing knowledge of pregnant women (p = 0.005). It is hoped that this outreach activity is routinely carried out by the Puskesmas to increase the knowledge of pregnant women about triple elimination. Keywords: triple elimination, pregnant women
PKM KELOMPOK PENGOLAH PEMASAR (POKLAHSAR) IKAN SALAI BAROKAH DALAM TEKNOLOGI HILIRISASI PENGASAPAN PERIKANAN DI KARYA JAYA KERTAPATI, PALEMBANG Selly Ratna Sari; Dendi Dendi; Guttifera Guttifera; Maya Resta Kanya; Reza Mahendra
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.32-39.2022

Abstract

Kelompok Pengolah Pemasar (POKLAHSAR) Ikan Salai Barokah memiliki 11 jumlah anggota. Kelompok pengolah pemasar dibentuk pada tahun 2014. Saat ini Poklahsar (Kelompok pemgolah) diketuai oleh ibu Sri Indrawati yang beralamat di Jalan Mayjen Yusup Singadekane RT 22 RW 05 Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. Poklahsar ikan salai barokah berada di area yang saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan. Permasalahan prioritas yang akan ditangani dalam program PKM adalah Manajemen produksi dan pemasaran. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat terhadap poklahsar ikan salai barokah adalah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sesuai standar Nasional Pendidikan tinggi yaitu dosen dan mahasiswa dapat melaksanakan program PKM, mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kondisi setempat, artinya permasalah dikarenakan ada perbaikan jalan dapat membuat alternatif alat pengasapan yang portable dan standar, meningkatkan kapasitas pengabdian dosen kepada masyarakat, Kegiatan yang dilakukan meliputi Sosialiasi Pengenalan tentang Produk Olahan perikanan asap secara umum yang berstandar dan menjelaskan manfaat introduksi gambir, Pemberian alat invetasi untuk pengasapan dan pembinaan mengenai manajemen usaha dan manajemen pemasaran melalui digital marketing (media sosial). Kata kunci: sosialisasi, pengasapan, inovasi, gambir, pemasaran ABSTRACT Poklahsar Ikan Salai Barokah have 11 members. The group of processors of marketers was start in 2014. Currently, Poklahsar (Group of negotiators) is chaired by Mrs. Sri Indrawati who is located at Jalan Mayjen Yusup Singadekane RT 22 RW 05 Keramasan Village, Kertapati District, Palembang. Poklahsar ikan salai barokah in an area that is currently being widened. Priority issues that will be addressed in the com. service program are production management and marketing. The purposed is community service to the Ikan Salai barokah is to carried out community service programs according to national higher education standards, namely lecturers and students can carry out the PKM program, develop a community empowerment model that is in accordance with local conditions, meaning that problems due to road repairs can make alternative smoking tools that are portable and standard, increase the capacity of lecturers' service to the community, Activities carried out include Socialization introduction to smoke fishery processed products in general that are standardized and explain the benefits of gambir introduction, give of investment tools for smoking and coaching regarding business management and marketing management through digital marketing (social media). Keywords: socialization, smoking, innovation, gambir, marketing
SOSIALISASI MENGENAI PEMASARAN KUE BOLU DESA PENGLUMBARAN MELALUI E-COMMERCE Nathania Della Rossa; Ni Ketut Anjani
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.39-42.2023

Abstract

E-commerce adalah sebuah lapak online yang menggambarkan proses pembelian dan penjualan melalui jaringan internet. Ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, e-commerce adalah salah satu solusi untuk mengembangkan usaha, terutama UMKM. Adapun tujuan dari memberikan sosialisasi memanfaatkan ecommerce sebagai media pemasaran adalah agar UMKM kue bolu yang ada di Banjar Dinas Tigas Kawan Desa Penglumbaran dapat berkembang dan mengalami peningkatan dalam penjualan. Metode yang digunakan adalah metode diskusi dan tanya jawab antar narasumber dengan audience. Hasil program kerja menunjukkan bahwa : 1. Ecommerce yang banyak dipakai oleh penduduk Indonesia adalah Shopee Tokopedia, Gojek, dan Grab. 2. Cara memasarkan suatu produk melalui ecommerce adalah hanya dengan mengunggah foto produk yang dijual. 3. Hal menarik lainnya, e-commerce banyak memberikan penawaran diskon atau memberikan voucher gratis ongkir yang membuat orang lebih tertarik untuk berbelanja melalui online. Kata kunci: e-commerce, pemasaran ABSTRACT E-commerce is an online stall that describes the process of buying and selling through the internet network. In the midst of increasingly fierce business competition, e-commerce is one of the solutions for developing businesses, especially Small and Medium Enterprise (SME). The purpose of providing socialization using e-commerce as a marketing medium is so that the sponge cake Small and Medium Enterprise (SME) in Banjar Dinas Tiga Kawan Penglumbaran Village can develop and experience an increase in sales. The method used is the method of discussion and question and answer between sources and the audience. The results of the work program show that: 1. E-commerce that is widely used by Indonesians is Shopee Tokopedia, Gojek and Grab. 2. The way to market a product through e-commerce is to simply upload a photo of the product being sold. 3. Another interesting thing, e-commerce provides many discount offers or provides free shipping vouchers that make people more interested in shopping online. Keywords: e-commerce, marketing
PELATIHAN PEMBUATAN UNIT PENGOLAHAN AIR GAMBUT BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN KALAMPANGAN, KOTA PALANGKA RAYA Retno Agnestisia; Rendy Muhamad Iqbal; Akhmad Damsyik; Wayan Adhi Nareyasa
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.108-111.2022

Abstract

Air merupakan kebutuhan paling dasar manusia untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Persediaan air bersih merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh masyarakat di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Masyarakat setempat yang tidak mendapatkan pelayanan air bersih umumnya menggunakan air gambut sebagai sumber air karena dinilai lebih ekonomis dan melimpah. Namun demikian, air gambut yang digunakan tidak memenuhi persyaratan sebagai air bersih. Oleh karena itu, muncullah sebuah gagasan untuk memberikan pelatihan tentang pembuatan unit pengolahan air gambut kepada masyarakat setempat. Metode yang dipilih untuk pengolahan air gambut terdiri dari beberapa tahapan, yaitu netralisasi, koagulasi-flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit pengolahan air gambut yang didemokan dapat dimanfaatkan untuk mengolah air gambut menjadi air yang layak untuk digunakan pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat terutama dari sisi pemenuhan akan kebutuhan air bersih. Kata kunci: air bersih, pengolahan air, air gambut, Palangka Raya ABSTRACT The most fundamental requirement for humans to sustain daily life is water. The supply of clean water is one of the problems faced by the community in Kelampangan Village, Sebangau District, Palangka Raya City. Local people who do not get clean water services generally use peat water as a water source because it is considered more economical and abundant. However, the peat water does not qualify as clean water. Therefore, an idea emerged to provide socialization about constructing a peat water treatment unit for local communities. The method chosen to treat peat water consists of four stages, i.e., neutralization, coagulation-flocculation, sedimentation, and filtration. The results show that the peat water treatment unit demonstrated can be used to treat peat water into water suitable for use in daily life. This activity is expected to improve their quality of life, especially to fulfill the clean water requirement. Keywords: clean water, water treatment, peat water, Palangka Raya
EDUKASI EMO-DEMO KEPADA KADER KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PROMOSI 1000 HPK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGKALAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Risti Kurnia Dewi; Firdaus Firdaus; Anisa Nur Izzati; Pipit Sri Wahyuni; Ismarnaini Ismarnaini
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.115-120.2023

Abstract

Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan masa penting bagi seorang anak. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan terjadi sangat pesat, sehingga dibutuhkan gizi yang optimal. Untuk mendukung pencapaian gizi yang optimal pada masa ini, praktik Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI Eksklusif sangat penting untuk dilakukan. Akan tetapi data menunjukan masih rendahnya praktik IMD dan ASI Eksklusif di masyarakat. Salah satu penyebabnya ialah rendahnya pengetahuan sehingga kesadaran mengenai pentingnya dan manfaat IMD serta ASI Eksklusif juga masih rendah. Edukasi melalui metode Emo-Demo dapat menjadi salah satu langkah untuk mengatasi hal tersebut. Kegiatan pelatihan Emo-Demo yang dilaksanakan diikuti oleh kader kesehatan dan bidan desa yang didampingi oleh TPG dan juga Kepala Puskesmas Pangkalan. Pada kegiatan ini materi disampaikan materi mengenai Kolostrum untuk Bayiku dan Cukup ASI sampai 6 Bulan Pertama untuk mendukung 1000 HPK. Kegiatan pelatihan berjalan cukup baik dan lancar serta berhasil. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan secara signifikan (p<0,05) pada skor pengetahuan peserta dan juga hasil diskusi rencana tindak lanjut ke depannya. Kata kunci: 1000 HPK, emo-demo, kader ABSTRACT The First 1000 days is an important stage for a children. During this stage, children grow and develop rapidly and an optimum nutrition is needed. To obtain optimum nutrition, early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding are needed during this stage. Unfortunately, the data still showed low practices on both early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding. It may cause by a low knowledge regarding these matters that leads to low awareness on the importance and the benefits of early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding. Education using Emo-Demo can be used as a methods to deal with that matter. The training that had been conducted was joined by community health workers and midwives and also accompanied by the dietitian and also the head of Pangkalan Public Health Center. The materials entitled Colostrum for Babies and Exclusive Breastfeeding were given to promote The First 1000 days. The training were successfully conducted. It showed by the significant difference (p<0,05) on participants knowledge scores during the pre-test and also thepresented follow up plans. Keywords: Community health worker, emo-demo, the first 1000 days
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK UMKM MAS LEMBU Adli Adli; Raudhatus Sa’adah; Leti Karmila
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.60-63.2022

Abstract

UMKM Mas Lembu sekarang memasarkan produk olahan ikan lele berbumbu siap goreng yang higienis dan lezat rasanya. Penjualan ikan lele berbumbu saat ini banyak diminati oleh masyarakat luas terutama ibu-ibu pekerja yang memiliki waktu memasak tidak banyak sehingga memudahkan dan praktis dengan adanya Mas lembu ini. Permasalahan yang ada di UMKM Mas Lembu ini terkendala pemasaran yang kurang luas sehingga target pasar masih belum terlalu banyak jangkauannya. Sehingga perlu adanya starategi pemasaran yang perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai jual dari produk ikan lele berbumbu. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS) bekerjasama dengan UMKM Mas Lembu berupaya memasarkan produk ikan lele berbumbu yang dihasilkan agar meningkatkan penjualan produk UMKM sehingga keberlangsungan anggota kelompok UMKM Mas Lembu dapat meningkat. Strategi pemasaran yang telah dilakukan meliputi pemasaran secara daring (iklan radio dan media massa) serta secara luring (pelatihan strategi pemasaran dan mengikuti even kuliner). Hasil dari kegiatan pendampingan yang telah dilakukan yaitu adanya peningkatan pemesanan produk ikan lele berbumbu sehingga berdampak pada peningkatan penjualan produk dari pada sebelum mendapatkan pendampingan. Harapannya dengan adanya pelatihan dan pemasaran yang telah dilakukan oleh tim dapat meningkatkan penjualan produk olahan ikan lele berbumbu milik UMKM Mas Lembu. Kata kunci: ikan lele berbumbu, strategi pemasaran, peningkatan penjualan ABSTRACT MSME Mas Lembu is now marketing processed catfish products that are ready to be fried, which are hygienic and delicious. The sale of seasoned catfish is currently in great demand by the wider community, especially working mothers who have not much cooking time, making it easy and practical with the presence of this bull. The problems that exist in Mas Lembu SMEs are constrained by a lack of broad marketing so that the target market is still not too much of a reach. So there needs to be a marketing strategy that needs to be done to increase the selling value of seasoned catfish products. The Stimulus Community Service Team (PKMS) in collaboration with the Mas Lembu MSMEs seeks to market the seasoned catfish products produced in order to increase the sales of MSME products so that the sustainability of the Mas Lembu MSME group members can increase. The marketing strategies that have been carried out include online marketing (radio advertising and mass media) as well as offline (marketing strategy training and participating in culinary events). The results of the mentoring activities that have been carried out are an increase in orders for seasoned catfish products so that it has an impact on increasing product sales than before getting assistance. The hope is that with the training and marketing that has been carried out by the team, it can increase sales of processed catfish products owned by MSME Mas Lembu. Keywords: catfish, marketing strategy, increased sales
PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA SISWA SMKN 1 KEDAWUNG SRAGEN TENTANG POTENSI WIRAUSAHA ES KRIM MANGGA Bovi Wira Harsanto; Retno Widyastuti; Catur Budi Handayani
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.67-71.2023

Abstract

Banyaknya buah mangga yang dijumpai di Indonesia menjadikan komoditas hasil pertanian ini layak untuk dipelajari potensinya dalam berwirausaha. Daging buah mangga mengandung berbagai zat gizi dan rasa yang manis sehingga dapat diolah menjadi banyak produk, seperti es krim. Pembuatan es krim mangga menjadi upaya yang tepat dalam menghasilkan produk potensial yang menguntungkan. Potensi ini sebaiknya dipahami oleh siswa SMK sebagai penerus generasi bangsa yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satu cara dalam memberi pemahaman kepada siswa SMK adalah berupa kegiatan sosialisasi tentang potensi wirausaha es krim mangga. Pada kegiatan ini tim pengabdian bermitra dengan SMKN 1 Kedawung Sragen yang memiliki visi dan misi serupa dengan tujuan kegiatan. Kegiatan ini merupakan pemicu semangat siswa untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari segi ekonomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi cara pembuatan es krim mangga serta menyampaikan potensi keuntungan dari berwirausaha es krim mangga. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, dapat dikatakan bahwa mayoritas para siswi SMKN 1 Kedawung Sragen mengalami peningkatan pemahaman terkait karakter buah mangga, olahan es krim mangga dan potensi wirausahanya, yang ditunjukkan dengan jawaban post-test yang diadakan oleh tim pengabdian masyarakat. Kata kunci: olahan buah mangga, es krim mangga, wirausaha ABSTRACT The large number of mangoes found in Indonesia makes this agricultural commodity worth studying for its potential for entrepreneurship. Mango fruit flesh contains various nutrients and tastes sweet so it can be processed into many products, such as ice cream. Making mango ice cream is the right way to produce profitable potential products. This potential should be understood by SMK students as the next generation of the nation who can create jobs. One way to provide understanding to vocational students is in the form of outreach activities about the entrepreneurial potential of mango ice cream. In this activity, the community service team partnered with SMKN 1 Kedawung Sragen, which has a vision and mission similar to the objectives of the activity. This activity is trigger the enthusiasm of students to produce something that is useful from an economic point of view. The methods used in this activity include organizing socialization and demonstrations on how to make mango ice cream and conveying the potential benefits of mango ice cream entrepreneurship. From the implementation of community service activities, it can be said that the majority of female students at SMKN 1 Kedawung Sragen experienced an increased understanding of processed mango ice cream and its entrepreneurial potential, as indicated by the answers to the post-test conducted by the community service team. Keywords: processed mango fruit, mango ice cream, entrepreneurship
IMPLEMENTASI LINGKUNGAN SEHAT MELALUI EDUKASI SADAR SAMPAH DI DESA SENGANAN TABANAN Ermenilda Indra Wahyu; Ni Komang Putri Saraswati; Nyoman Sri Manik Parasari; Setya Andika Perwira; Raymundus Arkananta Oka Diarsa; I Putu Gede Anand Arya Mahesa
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.9-12.2022

Abstract

Permasalahan sampah menjadi “PR” besar bagi masyarakat Indonesia. Dimana membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama pencemaran lingkungan. Terlebih sampah non organik yang sangat sulit diuraikan, contohnya plastik. Kesadaran mengenai kepedulian manusia terhadap lingkungan juga menjadi faktor besar akan hambatnya budaya peduli sampah tumbuh. Desa senganan merupakan salah satu desa yang memiliki soal masalah sampah yang serius. Masyarakat belum sadar mengenai dampak dari sampah terhadap lingkungan. Sangat sulit menciptakan lingkungan yang nyaman apabila masyarakat sendiri tidak memiliki kepeduliah terhadap sampah. Sosialisasi yang telah dilaksanakan dalam program kerja kami bertujuan untuk mengedukasi masyarakat desa senganan agar peduli terhadap lingkungan melalui sikap sadar akan sampah. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi lingkungan sehat kepada masyarakat. Adapun hasil yang didapatkan dari melaksanakan kegiatan ini adalah mengurangi penggunaan bahan berbahan dasar plastic, mendaur ulang sampah baik sampah plastik, dan sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos. Kata kunci: sampah, pasar tradisional, pengelolaan sampah, peran pedagang ABSTRACT The waste problem is a big homework for the people of Indonesia. Where littering is a major factor in environmental pollution. Moreover, non-organic waste that is very difficult to decompose, for example plastic. Awareness of human care for the environment is also a big factor in preventing a culture of caring for waste from growing. Senganan village is one of the villages that has a serious waste problem. People are not aware of the impact of waste on the environment. It is very difficult to create a comfortable environment if the people themselves do not care about waste. The socialization that has been carried out in our work program aims to educate the village community so that they care about the environment through an awareness of waste. The method of implementing the activities used is socialization and education of a healthy environment to the community. The results obtained from carrying out this activity are reducing the use of plastic-based materials, recycling both plastic waste, and organic waste that can be used as compost. Keywords: waste, traditional markets, waste management, the role of traders
OPTIMALISASI KADER POSYANDU ASTER DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI RW 02 KELURAHAN REJOSARI KECAMATAN TENAYAN RAYA KOTA PEKANBARU Rizka Febtrina; Gita Adelia; Mariska Dita Pratiwi; Helsa Muthia Angesti; Dewi Marsela; Adeliana Adeliana; Adila Amelia Putri; Paquita Jafier Herrin; Chintia Anisa Rahmadhani
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.16-20.2023

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) telah mengusulkan target global penurunan kejadian stunting pada Balita sebesar 40% pada tahun 2025, Namun Angka kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru tahun 2022 terus mengalami peningkatan. Tujuan: Melakukan pengabdian masyarakat berupa optimalisasi pencegahan stunting pada Kader Posyandu di RW 02 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Metode: Melakukan FGD dengan Kader Posyandu Aster di RW 02 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember 2022. Hasil: FGD didapatkan masih ditemukan balita stunting di Posyandu Aster dan dilakukan langkah pencegahan berupa pemberian edukasi pada kader dan pembuatan mading stunting di Posyandu Aster. Kata kunci: stunting, edukasi, kader ABSTRACT Background: By 2025, the World Health Organization (WHO) wants to see a 40% decrease in the prevalence of stunting in children under five. However, in 2022, there were more stunting incidents at the Rejosari Health Center's working region in Pekanbaru City. Optimizing stunting prevention for Posyandu Cadres in RW 02 Rejosari Village, Tenayan Raya District, Pekanbaru City, Riau Province is the purpose of this act of community service. Using FGDs with Aster Posyandu Cadres in Tenayan Raya District, RW 02, Rejosari Village, Pekanbaru City, Riau Province. This action took place in December 2022. Results: FGD revealed that stunting toddlers were still present at Aster Posyandu; hence, preventive interventions such as education were implemented. Keywords: stunting, education, cadres
PELATIHAN SATGAS COVID DI SDN 10 LAMBUNG BUKIT DESA BINAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNAND Nita Afriani; Biomechy Oktomalio Putri; Eryati Darwin; Malinda Meinapuri; Tuti Handayani; Dina Arfiani; Fathiya Juwita Hanum; Novita Ariani; Yulia Kurniawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.148-151.2023

Abstract

Kota Padang memberlakukan pendidikan luring dengan pembatasan jam waktu pendidikan dengan tetap memperhatikan promosi kesehatan. Anak-anak peserta didik diminta untuk menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki kelas masing-masing. Salah satu upaya untuk meningkatkan promosi kesehatan adalah dengan membuat siswa menjadi well educated mengenai covid dan penularannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di SDN 10 Lambung Bukit Desa Binaan FK Unand pada kelas 3A,4A,5A SD sebagai kelas percontohan bagi kelas lainnya. Kegiatan dilaksanakan secara berkesinambungan selama 6 minggu. Kegiatan berupa edukasi menggunakan video dan pelatihan pembentukan satgas covid. Pengetahuan, sikap, dan tindakan dinilai sebelum pemberian materi dan dinilai kembali pada akhir minggu ke 4. Pada minggu ke 5 dan 6 dilakukan penilaian pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap pencegahan covid. Kegiatan ini disimpulkan telah terbentuk satgas covid di SDN 10 Lambung Bukit sehingga diharapkan terbentuk pola sikap dan tindakan yang sudah menjadi budaya dalam menghadapi new normal di era pandemi ini. Kata kunci: new normal, pengetahuan, sikap, tindakan, covid, murid SD ABSTRACT Padang enforces offline education by limiting the hours of education while still paying attention to health promotion. Students are asked to wear masks, keep their distance, and wash their hands before entering their respective classes. One of the efforts to improve health promotion is to make students well educated about COVID and its transmission. Community service activities were carried out at SDN 10 Lambung Bukit in the fostered village of Medical Faculty Universitas Andalas (FK Unand) in grades 3A, 4A, 5A SD as a pilot class for other classes. Activities are carried out continuously for 6 weeks. Activities in the form of education using videos and training on the formation of the Covid task force. Knowledge, attitudes, and actions are assessed before giving the material and reassessed at the end of week 4. At week 5 and 6 an assessment of knowledge, attitudes, and actions towards covid prevention is carried out. This activity was concluded to have formed a covid task force at SDN 10 Lambung Bukit so that it was hoped that a pattern of attitudes and actions that had become a culture in dealing with the new normal in this pandemic era was expected. Keywords: new normal, knowledge, attitude, action, covid, elementary school students