cover
Contact Name
Miftakhul Muthoharoh
Contact Email
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Phone
+6285733591295
Journal Mail Official
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Dukun No. 21 A Dukun, Gresik 61155
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah
ISSN : 22524436     EISSN : 26546132     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scopes of the journal include the following topic areas: Teachers Education of Economy, Curriculum and Teaching, Education of Economy, Learning Media Education of Economy, Leadership and Management of Education of Economy, Information Technology, Communication and Education of Economy, Corporation and Micro, Small and Middle Business, Office Technology, Management, Business, Accounting and Finance
Articles 327 Documents
Konsep Evaluasi dalam Pendidikan Islam Muthoharoh, Miftakhul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.71

Abstract

Evaluasi merupakan proses penaksiran terhadap ada tidaknya perkembangan, untuk mengettahui kadar dan tingkat kemajuan seseorang sebagai alat untuk membantu seseorang agar merubah sikap dan tingkah lakunya dan untuk mempertimbangkan kecukupan alat yang dipakai maupun administrasi yang ada. Sasaran evaluasi dalam pendidikan islam adalah sejauh mana loyalitas dan pengabdian seorang hamba kepa Allah SWT, sejauh mana dia dapat mengaplikasikan islam ditengah masyarakat, lingkungan alam, dan bagaimana dia memposisikan dirinya di hadapan Allah dan di sisi manusia. Dasar melaksanakan evaluasi dalam pendidikan islam tidak memandang formalitas, tetapi substansi dan kualitas sebuah tindakan, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Hajj: 37 bahwasanya “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridaan Allah tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya”. Dalam melaksanakan evaluasi seorang evaluator harus memperhatikan prinsip-prinsip kontinuitas, komperhenship, objektifitas baik diterapkan kepada diri sendiri maupun orang lain.
Era Digitalisasi dan pengaruhnya bagi Perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia Uswatun Chasanah; Fatimatus Zahro; Mahfud Ilham Dzikrullah3
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.72

Abstract

This research aims to analyze the digital era and its influence on the development of the Sharia capital market in Indonesia. The focus of this research is understanding the Sharia capital market, the digital era and how the digital era influences developments in the Sharia capital market in Indonesia. This research is descriptive qualitative type. Collecting primary data from journals, theses, books, etc. The results of this research are that digital has a significant influence on the development of the Sharia capital market in Indonesia. Because transacting via digital can help reduce crime rates, increase the number of people who will invest, speed up the time and distance in transactions, and make it possible to make transactions anytime and anywhere. So with the progress of the digital era, Indonesia's economy will further improve through investment in the capital market.
Harmoni Pendidikan Islam Nusantara : (Studi Resolusi Konflik Keagamaan di Kabupaten Nganjuk) Saini, Mukhamat
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.73

Abstract

Konflik yang terjadi pada masyarakat Kabupaten Nganjuk berawal dari perbedaan tentang aqidah. Misalnya, pada tahun 2017 adanya penyebab konflik antara Islam mainstream dengan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur bermula dari aspek teologis. Kemudian, berkembang menjadi aspek politik, ekonomi, eksklusivitas tidak ada tokoh pemersatu dari kedua belah pihak. Persoalannya adalah bagaimana mendorong agar masyarakat tetap menjadikan aksi damai sebagai opsi utama mereka dalam merespon berbagai isu konflik keagamaan yang berkembang di masyarakat. Studi ini juga memperlihatkan temuan menarik menyangkut perkembangan konflik keagamaan yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Dari latar belakang masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah Pertama, untuk menjelaskan dan mendeskripsikan konflik keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Kedua, untuk mendeskripsikan pengembangan pendidikan Islam Nusantara, dalam mewujudkan resolusi konflik keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Ketiga, untuk mengevaluasi, menganalisis dan merubah arah sosial keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif. Maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis-fenomenologis. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah prosedur interview, observasi dan dokumentasi. Dengan demikian sumber data primer penelitian ini adalah: (1). Para pimpinan Ormas Keagamaan (Ketua PC Nahdlatul ‘Ulama, Ketua PC Muhammadiyah, Ketua PC HTI, Ketua PC Jama’ah Tabligh dan Ketua PC LDII Kabupaten Nganjuk); (2) Sejumlah Warga; (3). Serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian ini adalah pertama, Jumlah insiden kekerasan sebanyak 35,4%, didominasi oleh orang/ kelompok orang tidak dikenal. Adapun kelompok keagamaan terlihat mendominasi 10,6% insiden kekerasan keagamaan. Sisanya, pelaku kekerasan melibatkan kelompok pemuda/ perguruan pencak silat (2,6%), kelompok kemasyarakatan (2,2%), aparat keamanan (1,1%) dan kader partai politik (0,4%). Kedua, ormas Islam Kabupaten Nganjuk butuh pendampingan dalam menyatukan persepsi tentang keberadaan Islam Nusantara dan pengendalian potensi klonflik keagamaan di kota Nganjuk yang masih belum tergali dengan maksimal. Ketiga, pentingnya peran pemangku kebijakan yaitu Ormas/ pemerintah dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kehidupan yang harmoni itu yang menjadi tolak ukur. Karena, harus disadari bahwa keberagamaan masyarakat Kabupaten Nganjuk itu sangat komplek dan bervariatif.
Inovasi Pembiayaan SPBU Mini Sebagai Solusi Meningkatkan Kesejahteraan Anggota : (Studi KSPPS Bina Syariah Ummah Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik) Irawan, Agus Wahyu
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.74

Abstract

Artikel ini untuk mengetahui tentang Peran inovasi pembiayaan SPBU Mini sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan anggota. Inovasi pembiayaan SPBU Mini diharapkan mampu memberikan manfaat lebih mensejahterakan anggota. Anggota yang awalnya kurang dalam hal finansial dan setelah diberikan pembiayaan mampu mencukupi kebutuhan setelah diberikan pembiayaan tersebut. Artikel ini Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan peran inovasi pembiayaan SPBU Mini sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan anggota. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan pendekatan dekriptif. Hasil penelitian ini adalah produk SPBU Mini, manajemen yang baik, kualitas SPBU Mini dan menciptakan kepercayaan SPBU Mini.
Sekolah Unggulan Sebagai Upaya Membentuk Generasi Bangsa Yang Berkualitas Dan Religius Rumina, Rumina
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.75

Abstract

In carrying out the development of a nation, it takes a tough and qualified and moral generation. For this reason, one way to establish a quality and moral generation requires quality education. One way that can be taken to realize these ideals is to form a superior school that is expected later with a superior school will be born of generations of people who are superior and qualified to continue the struggle and development of this beloved Indonesian Nation. How to form superior schools that are expected to be able to produce qualified and religious national generations. In carrying out a country's development process, it turns out to require a formidable generation physically, mentally and spiritually. Just being physically healthy does not guarantee success, and even spiritual mental health but physically fragile, and even that will result in less than perfect results of a development. And it turns out that with a superior school, it will be able to produce a quality generation of the nation both physically, mentally and spiritually. And to form a superior school itself, an educational institution, must implement its role and function as an educational institution optimally. Besides that the factors that influence the success of an institution in order to excel must be met as a whole. Because all aspects greatly influence the development of an educational institution. For this reason, optimizing all roles and functions in each element of the institution will strongly support the realization of a superior school which will produce quality and moral output. Factors that determine the success of superior schools are internal factors that are formed from the students themselves and the external factors which include curriculum, programs, facilities, facilities and good school teachers who are able to produce generations of creative and moral personalities.
Analisis Pembiayaan Mudharabah Dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Di PT BNI Syariah Periode 2010-2018 Jauhariyah, Nur Anim; Ma’unah, Dwi Hanifatul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.76

Abstract

The purpose of this study is to determine whether there is an influence between mudharabah financing, musyarakah financing and bank profitability. To find out the simultaneous influence between mudharabah financing and musyarakah financing on bank profitability using financing products at PT BNI Syariah. This study uses a quantitative approach. The independent variable of this research is mudharabah (X1) and musyarakah financing (X2), while the dependent variable (Y) is bank profitability. The analysis tool uses multiple linear regression with the help of SPSS software. Research Results Partially from mudharabah financing (X1) to bank profitability (Y) produces tcount> t table, t count of 3.099 t table 2.447 means that it is significant; Partially musyarakah financing (X2) to bank profitability (Y) produces tcount <ttable, tcount of 0.218 and ttable 2.447 means that it is not significant; Simultaneously mudharabah financing (X1) and musyarakah financing (X2) to bank profitability (Y) produce Fcount value of 6,800 while Ftable is 5.14, then Fcount> Ftable means that it is significant that the variable mudharabah financing (X1) and musyarakah financing (X2 ) significant effect on profitability (Y) in PT BNI Syariah Period 2010-2018
Metodologi Studi Al-Qur’an dan Hadits Dalam Pendidikan Islam PS, Alaika M. Bagus Kurnia
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.77

Abstract

Al-Qur’an dan hadits adalah sumber dari berbagai sumber yang utama dalam segala aspek kehidupan masyarakat muslim. Selain itu, setiap ummat muslim wajib baginya dalam mengimani dan mengkajinya dalam rangka memahami dan mempraktikkan apa yang telah dipelajari sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt. Mengingat bahwasanya al-Qur’an dan hadits menggunakan bahasa arab, maka perlu bagi para pengkaji atau peneliti studi al-Qur’an dan hadits memperhatikan beberapa aspek baik dari kompetensi dirinya sendiri maupun aspek yang menjadi alat untuk menelitinya. Aspek tersebut berada dalam suatu disiplin ilmu tertentu, yaitu ‘ulum al-Qur’an dan ‘ulum al-Hadits. Adapun konten dari kedua keilmuan tersebut seperti definisi al-Qur’an dan hadits, asbab al-Nuzul dan asbab al-Wurud, nasakh wa al-Mansukh dalam al-Qur’an dan hadits, ayat amr dan nahi, ayat ahkam dan mutasyabih, pun juga menjadi disiplin keilmuan dalam al-Qur’an yang berdiri sendiri adalah ilmu qira’at al-Qur’an. Sedangkan dalam ilmu hadits mempelajari tentang ta’rif al-Hadits dalam redaksi dan periwayatan seperti sanad, matan dan rawi, rijal al-Hadits, kualitas hadits seperti sahih, hasan dan dhaif dsb. Sampai saat ini, model-model penelitian yang dibawa oleh beberapa tokoh al-Qur’an dan hadits selalu mengerucut pada penelitian kualitatif yang berbentuk kajian kepustakaan (library research). Sehingga dalam penyajian analisisnya berbentuk deskriptif kualitatif. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa metode kajian studinya sebagaimana al-Qur’an menggunakan studi penafsiran riwayah dan dirayah. Sedangkan hadits lebih menggunakan eksploratif dan komparatif (dalam al-Qur’an masuk pada ranah dirayah). Sehingga dalam perwujudannya tidak jarang peneliti atau orang yang sedang melakukan kajian studinya selalu membuktikan kebenaran al-Qur’an dari masa ke masa dengan deskripsi dari hasil eksplorasi berbagai literatur baik dari kitab-kitab tafsir maupun syarh hadits itu sendiri. Serta apabila metode studi al-Qur’an diadopsi pada studi pendidikan (tarbawi) maka akan memberikan kontribusi atau sumbangsih yang kuat terhadap pondasi pendidikan Islam dari berbagai sudut pandang mufassiriin.
Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Ayat-Ayat Muhkam-Mutasyabih Dan Implikasinya Di Dunia Pendidikan Hidayah, Inayatul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.78

Abstract

Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad berfungsi sebagai pedoman hidup manusia. Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang mudah dipahami hanya dengan sekali membaca atau disebut juga dengan ayat Muhkam dan terdapat pula ayat yang membutuhkan beberapa metode untuk menafsirkannya, dan ayat tersebut disebut dengan mutasyabih. Penelitian ini termasuk dalam jenis library research atau disebut juga penelitian kepustakaan karena penilitian ini menelaah dan menganalisis ayat-ayat Muhkam dan mutasyabih yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menunjukkan: pertama, ayat Muhkam memang disebutkan sebagai ayat yang dalam sekali baca sudah dapat dipahami maknanya, namun hal tersebut hanya berlaku bagi orang yang memahami Bahasa Arab. Untuk orang yang belum memahami Bahasa Arab, maka membutuhkan terjemahan. Kedua, nilai pendidikan yang dapat diambil dari pembahasan Muhkam dan mutasyabih adalah nilai religius, nilai toleransi, nilai kebijaksanaan, nilai kerja keras, dan nilai tanggungjawab.
Historis Pendidikan Islam serta Upaya Penguatannya dalam Sistem Pendidikan Nasional Muthoharoh, Miftakhul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.111

Abstract

Pendidikan islam ialah suatu pendidikan yang bertujuan ingin membentuk seorang pribadi yang muslim sepenuhnya, serta mengembangkan semua kemampuan manusia dan menumbuhkan hubungan yang erat antara manusia dengan allah dan ciptaannya. Sejarah adalah suatu peristiwa yang terjadi di masa lampau. Jadi, Sejarah pendidikan islam di Indonesia adalah suatu peristiwa mengenai pendidikan islam pada mala lampau yang ada di Indonesia. Dalam pendidikan islam di Indonesia ada pembagian berdasarkan zamannya: pendidikan zaman kerajaan, pendidikan zaman penjajahan, pendidikan zaman kemerdekaan. Pada zaman kerajaan pendidikan islam memiliki beberapa lembaga yang digunakan dalam proses pendidikan yakni, masjid dan langgar, pesantren. Dari pendidikan islam zaman kerajaan ke pendidikan islam zaman penjajahan ada perubahan terhadap sistem pendidikan islam tersebut, Belanda menganggap pendidikan agama islam yang diselenggarakan di pondok-pondok pesantren, masjid, mushalla, dianggap tidak membantu pemerintah belanda. Para santri dianggap buta huruf latin. Lebih jelasnya madrasah dan pesantren dianggap tidak berguna dan tingkatannya rendah, sehingga disebut sekolah desa. Oleh sebab itu, belanda mendirikan sekolah-sekolah dasar di tiap Kabupaten dimaksudkan untuk menandingi dan menyaingi madrasah, pesantren, dan pengajian di desa itu. begitu juga dengan bangsa jepang yang mengganti semua kebijakan- kebijakan bangsa indonesia untuk kepentingaan pribadi jepang. Pendidikan islam mengalami perkembangan pesat pada zaman kemerdekaan yang telah mengembangkan mulai dari proses sampai dengan lembaga-lembaganya menjadi lebih baik. Pada zaman kemerdekaan pendidikan islam sudah mendirikan madrasah dan sekolah umum yang lebih baik dari sebelumnya. Upaya penguatan terhadap posisi pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional. Penguatan tersebut ditunjukkan oleh lembaga dan SDM pendidikan Islam itu sendiri, baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Pendidikan harus terdepan dalam segala hal, sehingga eksistensinya bisa diakui secara nasional.
Penerapan Metode Tikrār Dalam Menghafal Al-Quran Ikhwanuddin, Muhammad; Husnah, Asmaul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.112

Abstract

Penerapan metode dalam menghafal al-Quran di lembaga TaÍfiÐ al-Quran memerlukan perhatian serius dalam rangka mencetak generasi Qurani di bumi Allah Swt. Karya tulis ini adalah hasil dari sebuah penelitian di Pondok Pesantren Takhassus al-Quran di mana tujuan di dalam penelitian tersebut adalah untuk menjawab tiga persoalan yaitu: Bagaimana penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran, apa faktor pendukung dan penghambat metode tikrār dalam menghafal al-Quran, dan bagaimana solusi mengatasi hambatan dalam penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran. Penelitian ini berjenis kualitatif yang mengambil data deskriptif berupa kata-kata atau wawancara langsung dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarok yang mencakup proses penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran, hal-hal yang mendukung dan menghambat proses tersebut dan solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran di Pondok Pesantren Al-Mubarok melalui beberapa tahapan, yaitu: bin-naÐar, taÍfiÐ, talaqqÊ, tikrār, dan tasmÊ’. Sedangkan pelaksanaanya antara lain: setoran tes (tikrār hafalan dalam bentuk evaluasi hafalan tiap hari satu juz), tikrār bersama teman pondok dalam bentuk sima’an berpasangan, ujian mengulang hafalan dalam bentuk tasmÊ’ (memperdengarkan) hafalan tiap kelipatan 5 juz yang didengarkan oleh para santri, dan Jam’iyah TaÍfiÐul Qur’an yang dilaksanakan setiap bulan bersama dengan para alumni Pondok Pesantren Al-Mubarok. 2) Faktor pendukung metode tikrār dalam menghafal al-Quran di Pondok Pesantren Al-Mubarok adalah motivasi, baik dari diri sendiri, orang tua, teman maupun lingkungan, niat, dan sima’an berpasangan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah rasa malas, melemahnya semangat, dan ayat yang dihafal lupa lagi. 3) Solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah saling memberi motivasi antar teman, mendengar murattal al-Quran, membaca buku-buku kisah para penghafal al-Quran, dukungan orang-orang terdekat, dan selalu istiqāmah dalam mengulang hafalan al-Quran.