cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Kota makassar, Sulawesi selatan INDONESIA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
YUME : Journal of Management
ISSN : -     EISSN : 2614851X     DOI : https://doi.org/10.37531/yum.v6i1
YUME : Journal of Management menerbitkan naskah artikel 3 kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Corporate Governance, Manajemen Perubahan, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Pendidikan, Manajemen Keperawatan, Manajemen Kesehatan, dan Kewirausahaan dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan dewan redaksi untuk dipublikasikan. YUME : Journal of Management bekerja sama dengan: 1. Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Regional Sul-sel 2. Forum Pengelola Jurnal Manajemen (FPJM).
Articles 2,469 Documents
Optimalisasi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor melalui Analisis Gap antara Potensi dan Realisasi (Studi Empiris pada SAMSAT Kota Subulussalam) Risnawati Syaputri Bancin
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11534

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan antara potensi dan realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada Samsat Kota Subulussalam. Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, potensi penerimaan pajak seharusnya juga mengalami peningkatan, namun dalam praktiknya masih ditemukan kesenjangan antara potensi dan realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dianalisis meliputi jumlah kendaraan bermotor, perhitungan potensi pajak berdasarkan jenis kendaraan, serta realisasi penerimaan pajak pada periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi penerimaan PKB mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, di mana kendaraan jenis sepeda motor dan minibus menjadi penyumbang terbesar terhadap potensi penerimaan pajak. Namun, realisasi penerimaan yang dicapai masih jauh di bawah potensi yang tersedia sehingga tingkat efektivitas penerimaan pajak kendaraan bermotor masih tergolong rendah. Kesenjangan antara potensi dan realisasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi ekonomi masyarakat, kesibukan wajib pajak, rendahnya pemahaman mengenai kewajiban perpajakan, sikap acuh terhadap pajak, serta sosialisasi yang belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor tidak hanya bergantung pada besarnya potensi yang dimiliki, tetapi juga pada efektivitas sistem pemungutan pajak dan tingkat kesadaran wajib pajak, sehingga diperlukan upaya yang lebih komprehensif melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sistem administrasi, serta optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan efektivitas penerimaan pajak daerah.Kata Kunci: potensi pajak, realisasi pajak, pajak kendaraan bermotor, kepatuhan wajib pajak
Strategi Pengembangan Tanaman Hortikultura Dalam Meningkatkan Produksi Dan Produktivitas Tanaman Di Kota Sungai Penuh Ely Dafrianti; Poni Yanita
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11573

Abstract

Policy paper ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan yang strategis dalam upaya peningkatana produksi dan produktivitas tanaman khususnya tanaman hortikultura di Kota Sungai penuh, dengan menganalisis data dan potensi geografis dan budaya masyarakat Kota sungai penuh.       Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman hortikultura di Kota Sungai Penuh meliputi Produktivitas lahan belum optimal, Serangan Organisme Pengganggu Tanaman, Akses benih Unggul yang terbatas, Fluktuasi harga yang merugikan petani, dan Infrastruktur belum memadai sertaRantai distribusi Panjang. Berdasarkan kondisi tersebut, policy paper ini merekomendasikan beberapa strategi kebijakan terpadu melalui: 1. Pengembangan kawasan hortikultura terintegrasi. 2. Modernisasi budidaya berbasis teknologi. 3. Penguatan kelembagaan petani. 4. Reformasi rantai pasok dan pascapanen. Implementasi kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi maupun produktivitas Tanaman hortikultura sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani dan pasokan tanaman yang selalu tersedia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terutama mendukung program nasional Makanan Bergizi Gratis.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta Dampaknya terhadap Transparansi Laporan Keuangan Desa Pangurdotan Putri Sitompul; Rimbun C.D. Sidabutar; Magdalena J. Siringoringo
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta dampaknya terhadap transparansi laporan keuangan di Desa Pangurdotan. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan SAP serta kontribusinya terhadap peningkatan transparansi laporan keuangan desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan aparatur desa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAP berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan desa, yang ditandai dengan laporan yang lebih rapi, sistematis, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pihak pengawas. Faktor internal, seperti kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, dan komitmen aparatur desa, serta faktor eksternal, seperti regulasi pemerintah, pendampingan, dan pelatihan, terbukti berperan penting dalam keberhasilan penerapan SAP. Selain itu, penerapan SAP juga meningkatkan akuntabilitas, meminimalkan risiko kesalahan dan manipulasi dalam pencatatan keuangan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa. Dengan demikian, penerapan SAP memiliki peran strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Pengaruh Nilai Hedonic Value, Sales Promotion dan Fomo terhadap Impulse Buying di Platform Tiktok Shop di Kota Bekasi Dhyara Lateefa Sumbogo; Sophiyanto Wuryan
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11584

Abstract

Perkembangan social commerce telah mengubah perilaku konsumen dalam berbelanja, salah satunya melalui platform TikTok Shop yang menggabungkan hiburan dan aktivitas jual beli. Kondisi tersebut mendorong munculnya perilaku impulse buying, yaitu pembelian yang dilakukan secara spontan dan tidak direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hedonic value, sales promotion, dan fear of missing out (FoMO) terhadap impulse buying pada pengguna TikTok Shop di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 4 poin dan melibatkan 170 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonic value, sales promotion, dan FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying, baik secara parsial maupun simultan. FoMO menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap perilaku pembelian impulsif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belanja yang menyenangkan, intensitas promosi, serta dorongan psikologis akibat rasa takut tertinggal berperan penting dalam membentuk keputusan pembelian konsumen di TikTok Shop. Penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian perilaku konsumen digital serta menjadi acuan praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang efektif di platform social commerce.
Ketepatan Pencatatan dan Pengelolaan Piutang dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan UMKM Toko Baju Muharni Muharni
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan pencatatan transaksi dan pengelolaan piutang dalam meningkatkan kinerja keuangan pada Toko Baju Umi Salamah. Ketepatan pencatatan transaksi merupakan aspek penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.  Sementara itu, pengelolaan piutang yang baik berperan dalam menjaga likuiditas dan memperlancar arus kas perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aktivitas pencatatan transaksi serta pengelolaan piutang yang dilakukan oleh pihak toko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan transaksi yang dilakukan masih terdapat beberapa kesalahan dan keterlambatan pencatatan, sehingga memengaruhi keakuratan laporan keuangan.  Selain itu, pengelolaan piutang belum berjalan secara optimal karena belum adanya kebijakan tertulis mengenai penagihan dan batas waktu pembayaran. Dengan perbaikan dalam sistem pencatatan transaksi dan penerapan kebijakan pengelolaan piutang yang lebih disiplin, kinerja keuangan Toko Baju Umi Salamah dapat meningkat, baik dari segi efisiensi operasional maupun stabilitas keuangan. Kata Kunci: Ketepatan pencatatan, piutang, pengelolaan, kinerja keuangan, transaks
Penguatan Distribusi Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga dalam Mendukung Pengendalian Inflasi Daerah di Kota Sungai Penuh Andi Candra Pajarianto
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11574

Abstract

Stabilitas harga pangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga inflasi daerah dan daya beli masyarakat. Kota Sungai Penuh sebagai wilayah yang sebagian kebutuhan pangannya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah menghadapi tantangan dalam mewujudkan sistem distribusi pangan yang efisien, stabil, dan terjangkau. Ketidaklancaran distribusi pangan dapat memicu fluktuasi harga komoditas pangan yang pada akhirnya berdampak terhadap stabilitas ekonomi daerah dan pengendalian inflasi. Beberapa indikator ketahanan pangan daerah menunjukkan adanya tantangan dalam sistem pangan di Kota Sungai Penuh, antara lain perkembangan Indeks Ketahanan Pangan, prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan, serta kondisi kerentanan pangan wilayah. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa aspek akses dan stabilitas pangan masih perlu diperkuat. Dalam konteks tersebut, sistem distribusi pangan memegang peran penting dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah. Policy paper ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sistem distribusi pangan guna menjaga stabilitas harga pangan serta mendukung pengendalian inflasi daerah di Kota Sungai Penuh. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan data dokumen perencanaan daerah, capaian kinerja pembangunan, serta berbagai indikator ketahanan pangan seperti Indeks Ketahanan Pangan (IKP), Prevalensi ketidakcukupan konsumsi Pangan (Pou), Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG), Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), Persentase Stabilitas Harga Komoditi Pangan serta Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama dalam distribusi pangan di Kota Sungai Penuh meliputi ketergantungan pasokan dari luar daerah, keterbatasan cadangan pangan pemerintah daerah, belum optimalnya koordinasi distribusi pangan, serta keterbatasan informasi pasar.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Periode 2022–2024 Yolanda Br Marpaung; Rimbun C.D. Sidabutar; Danri Toni Siboro
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara periode 2022–2024. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara yang berjumlah 33 daerah, yang terdiri atas 25 kabupaten dan 8 kota. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total observasi sebanyak 99 data selama tiga tahun penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, yang menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian fiskal daerah mampu mendorong alokasi belanja modal. Sementara itu, Dana Alokasi Umum (DAU) tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, yang mengindikasikan bahwa dana tersebut lebih banyak digunakan untuk belanja operasional. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, karena penggunaannya secara langsung diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja Dan Psychological Well-Being Dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan Ud. Rejeki Jaya Abadi Christine Angelica; Ferry Ferry; Hendy Hendy
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11586

Abstract

Dampak kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik di tempat kerja, dan kesehatan mental terhadap produktivitas karyawan UD. Rejeki Jaya Abadi dalam menghadapi lingkungan bisnis yang sangat kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, di mana seluruh populasi karyawan sebanyak 40 orang digunakan sebagai responden. Regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data dan mengetahui variabel mana yang berpengaruh, baik secara individual maupun kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja secara signifikan memengaruhi produktivitas karyawan, meskipun kepemimpinan transformasional dan kesejahteraan psikologis tidak berpengaruh secara parsial. Pada saat yang sama, kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik di tempat kerja, dan kesehatan mental karyawan UD secara signifikan memengaruhi produktivitas mereka. Rejeki adalah orang yang buruk Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja, Psychological Well-Being, Produktivitas Karyawan.
Strategi Akselerasi Pengurangan Sampah Melalui Penguatan Bank Sampah dan TPS3R Di Kota Sungai Penuh Metri Deritalina
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11576

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan penting dalam pembangunan perkotaan, termasuk di Kota Sungai Penuh. Berdasarkan data yang tersedia, timbulan sampah di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 51,242 ton per hari atau sekitar 18.703 ton per tahun yang berasal dari delapan kecamatan. Kecamatan Pondok Tinggi, Hamparan Rawang, dan Pesisir Bukit merupakan wilayah dengan kontribusi timbulan sampah terbesar. Sistem pengelolaan sampah yang berjalan saat ini masih didominasi oleh pola kumpul–angkut–buang, sehingga sebagian besar sampah masih berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Di sisi lain, kapasitas pengolahan sampah yang ada masih terbatas, di mana jumlah sampah yang berhasil diolah baru mencapai sekitar 3.285 ton per tahun. Selain itu, peran Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai instrumen pengurangan sampah berbasis masyarakat belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh masih memerlukan penguatan kebijakan yang berfokus pada pengurangan sampah dari sumber, peningkatan kapasitas pengolahan sampah, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Policy paper ini merekomendasikan beberapa strategi kebijakan untuk mempercepat pengurangan sampah di Kota Sungai Penuh, yaitu: (1) penguatan kelembagaan Bank Sampah di tingkat desa/kelurahan, (2) optimalisasi peran TPS3R sebagai fasilitas pengolahan sampah di tingkat kawasan, (3) peningkatan partisipasi masyarakat melalui edukasi dan insentif ekonomi berbasis tabungan sampah, serta (4) integrasi sistem pengelolaan sampah melalui penguatan koordinasi antar perangkat daerah. Melalui penerapan strategi tersebut, diharapkan volume sampah yang dikirim ke TPA/TPST dapat berkurang secara signifikan serta tercipta sistem pengelolaan sampah  yang  lebih  efektif,  berkelanjutan,  dan  berbasis  partisipasi  masyarakat