cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
PERS DI KOTA TASIKMALAYA, 1900-1942 Miftahul Falah
Sosiohumaniora Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.218 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i2.5483

Abstract

Pemerintahan Kota Tasikmalaya baru berdiri tahun 2001 sebagai pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya. Namun demikian, eksistensi Kota Tasikmalaya setidak-tidaknya telah dikenal dalam struktur Pemerintahan Hindia Belanda sejak tahun 1820 seiring dengan pembentukan District Tassikmalaija op Tjitjariang. Sampai pertengahan Abad ke-20, dinamika masyarakat Kota Tasikmalaya ditandai dengan maraknya penerbitan berbagai surat kabar dan majalah yang dikategorikan sebagai pers Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertumbuhan pers di Kota Tasikmalaya dalam kurun waktu 1900-1942? Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1900-1942, sekitar empat belas surat kabar dan dua majalah telah terbit di Kota Tasikmalaya. Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Sunda dan sebagian lagi bahasa Indonesia. Sementara itu, usia terbit pers berkisar dari 6 bulan sampai 3 tahun karena lazimnya pers Indonesia, masalah modal menjadi kendala utama. Berbagai isu politik, ekonomi, kriminalitas, olah raga, peperangan, dan berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat Tasikmalaya merupakan pokok pemberitaan dari surat kabar. Selain itu, masalah-masalah keagamaan baik yang berkaitan dengan peribadatan maupun kehidupan sosial-politik menjadi pokok berita bagi dua majalah yang terbit di Kota Tasikmalaya, yaitu Al-Mawaidz dan Al-Imtisal. Namun demikian, beberapa surat kabar pun memberitakan masalah keagamaan seperti yang dilakukan oleh Ichtiar, Ksatrya, Pera Expres, dan Toembal.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PERUSAHAAN PADA BUMD KOTA BANDUNG (Studi Deskriptif Kuantitatif Mengenai Acara Siaran Dialog Interaktif PDAM Kota Bandung di Radio Swasta Lokal Bandung) Aat Ruchiat Nugraha
Sosiohumaniora Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.175 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v18i1.9350

Abstract

Komunikasi perusahaan PDAM Kota Bandung masih dapat dikategorikan belum optimal, dimana berbagai informasi yang menyangkut permasalahan perusahaan dengan publiknya (internal dan eksternal) begitu “berserakan”, khususnya tentang pelayanan secara kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air bersih. Penelitian ini mengenai aspek kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh Direksi PDAM Kota Bandung di radio swasta lokal dalam upaya meningkatkan pemahaman pelanggan terhadap perusahaan. Desain penelitian ini menggunakan explanatory survey dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada sejumlah responden yang terpilih secara acak sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi perusahaan PDAM Kota Bandung dalam bentuk Dialog Interaktif di radio swasta lokal dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan perilaku positif dari pelanggan terhadap perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa DialogInteraktif merupakan kegiatan komunikasi perusahaan yang cukup efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan proses layanan perusahaan bagi pelanggannya.
THE MULTIPLICITY OF ETHNIC IDENTITIES: INDONESIANS IN MELBOURNE Deddy Mulyana
Sosiohumaniora Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v4i3.5266

Abstract

This research aims to demonstrate how the Indonesian migrants in Melbourne construct their Indonesian identity based on the theoretical perspective of George Herbert Mead, Erving Goffman, and Fredrik Barth. To collect the data the researcher used the qualitative research method composed of participant observation and in-depth interviews. The quota sampling and the snowball sampling were carried out to select the key informants, that is, the Indonesian migrants who come from various socio-cultural backgrounds, most of them being Malay Indonesians who have lived in Australia for a long time. The results of the research indicate that the Indonesian identity in Melbourne is composed of several categories, each of which having its respective boundary. Thus, ethnic identity is dynamic and fluid to fit a particular situation. Some of the subjects performed impression management and passing in their interaction with others. Key words : Ethnic boundary, ethnic category, impression management, passing
KOMUNITAS MASYARAKAT JAWA DI DESA WANAREJA SEBAGAI JEJAK MIGRASI MASYARAKAT JAWA KE PANGANDARAN Dian Indira; R.M. Mulyadi; Riki Nasrullah
Sosiohumaniora Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.013 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i1.19024

Abstract

Terjadinya kontak budaya antara satu budaya dengan budaya di lingkungan masyarakat Indonesia yang multikultural berlangsung secara alami. Akulturasi budaya berupa perpaduan antara budaya-budaya yang hidup di dalam masyarakat tidak terhindarkan dan hal yang menarik budaya asli masing-masing tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari pemilik budaya. Di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran komunitas masyarakat Jawa hidup berdampingan dengan masyarakat Sunda. Masyarakat yang hidup dalam komunitas ini tetap memertahankan nilai-nilai dan pranata Jawa yang mereka miliki. Komunikasi sehari-hari yang terjalin antar-penduduk Desa Wonoharjo dilakukan di dalam bahasa Jawa. Saat mereka bekomunikasi dengan masyarakat Sunda mereka menggunakan bahasa Sunda, yang dikenal dengan istilah bahasa Jawa Reang. Di wilayah Pangandaran sendiri pertunjukan ‘Kuda Lumping’, yang sesungguhnya seni yang hidup dalam komunitas masyarakat Jawa di mana pun, dikenal oleh masyarakat Pangandaran pada umumnya salah satunya berasal dari Desa Wonoharjo. Metode yang digunakan adalah metode historis, yang digunakan untuk merekonstruksi masa lalu. Tahapan metode historis terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi jejak migrasi masyarakat Jawa ke wilayah Pangandaran dan mengkaji kehidupan mereka sehari-hari di dalam lingkungan masyarakat Sunda. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya akulturasi dan asimilasi dalam seni dan bahasa Jawa dengan seni budaya dan bahasa Sunda di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI PADA USAHA RAKYAT PERKEBUNAN KELAPA Bedy Sudjarmoko
Sosiohumaniora Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.2 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v12i1.5440

Abstract

Kelapa merupakan salahsatu komoditas perkebunan yang penting di Indonesia, baik dari aspek ekonomi maupun dari aspek sosial dan budayanya. Berdasarkan data tahun 2004, 97% usaha perkebunan kelapa dilakukan oleh petani rakyat. Maka di dalam konteks pembangunan pertanian, berbagai informasi mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keuntungan dari usaha perkebunan tersebut merupakan simpul penting dalam upaya-upaya peningkatan produksi secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat keuntungan usaha perkebunan kelapa; dan (2) menentukan tingkat efisiensi produksi pada perkebunan kelapa yang diusahakan oleh petani kecil. Model Unit Output Price Cobb-Douglass Profit Function digunakan untuk menggambarkan hubungan antara tingkat keuntungan dengan faktor-faktor tersebut. Model tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan prosedur Seemingly Unrelated Regression (SUR) untuk menghasilkan parameter model. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat upah, harga pupuk dan pestisida, memberikan dampak yang signifikan secara negatif terhadap tingkat keuntungan. Lebih jauh, seluruh input tetap dan faktor demografis memberikan dampak signifikan postitif terhadap tingkat keuntungan tersebut. Selain itu, model analisis juga menunjukkan bahwa usaha perkebunan rakyat berada pada kondisi increasing return to scale, yang berarti bahwa keuntungan usaha perkebunan masih dapat ditingkatkan dengan menambah jumlah tenaga kerja, pupuk dan pestisida sampai pada titik optimum.
KAMPANYE KOMUNIKASI KESEHATAN MELALUI MODEL MULTI STEP FLOW COMMUNICATION DALAM MENEKAN ANGKA PERNIKAHAN USIA DINI PADA MASYARAKAT URBAN DI KABUPATEN BANDUNG Priyo Subekti; Hanny Hafiar; Trie Damayanti; FX Ari Agung P
Sosiohumaniora Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.15 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i3.5766

Abstract

Kasus pernikahan usia dini banyak terjadi di berbagai penjuru dunia dengan berbagai latar belakang.Telah menjadi perhatian komunitas internasional mengingat risiko yang timbul akibat pernikahan yang dipaksakan,hubungan seksual pada usia dini, kehamilan pada usia muda, kehamilan bermasalah, persalinan yang mengalamikesulitan, bayi yang terlahir tidak normal dll. Kemiskinan bukanlah satu-satunya factor penting yang berperandalam pernikahan usia dini.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengandata kualitatif.Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Karakteristik demografi pelaku pernikahan usiadini pada masyarakat urban. 2) Apa faktor-faktor penyebab masyarakat urban melakukan pernikahan dini. 3)Bagaimana gambaran personal determinans pelaku pernikahan usia dini. 4) Bagaimana gambaran tanggapanpelaku pernikahan usia dini terhadap ILM pernikahan dini. 5) Bagaimana gambaran peranan keluarga terhadappelaku pernikahan dini.Hasil dari penelitian ini: 1) a) Pendidikan SMP dan SMA b) Menikah di Usia 15-20tahun c)Ekonomi menengah ke bawah, 2. Faktor-faktor penyebab masyarakat urban melakukan pernikahan dini:Dorongan dari orang tua, Alasan agama, tidak ingin melanggar syariat agama, Keyakinan yang tinggi bahwadengan menikah di usia dini mampu menyejahterakan keluarga (pendidikan anak), Tingkat pengetahuan yangrendah yang menyebabkan ketidaktahuan akan resiko menikah di usia dini, Lingkungan social yang mendoronguntuk segera menikah; 3. Pelaku pernikahan usia muda cenderung belum dewasa secara psikologis disebabkanusia masih berada dalam ranah remaja awal, Pengambilan keputusan penting dalam hidup lebih dipengaruhi olehafeksi; 4, Untuk mengetahui bagaimana gambaran tanggapan pelakupernikahan usia dini terhadap ILM pernikahandini, Kuantitas terpaan rendah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP MAHASISWA TERHADAP PERAN JENDER Binahayati Rusyidi; Nina Djustiana; Renny Sekarningsih
Sosiohumaniora Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.394 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i1.5241

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah menguji pengaruh faktor-faktor sosial-demografi, sosial-budaya dan keberagamaan terhadap sikap mahasiswa perguruan tinggi mengenai peran jender. Responden adalah 269 mahasiswi dan 179 mahasiswa perguruan tinggi negeri di wilayah Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat yang sedang mengikuti perkuliahan semester genap tahun 2012. Responden berasal dari program studi sarjana Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesejahteraan Sosial, dan Ilmu Pemerintahan yang rata-rata berusia 19,7 tahun (SD=1,1). Penentuan sampel dilakukan secara non- random dengan menggunakan convenience sampling technique. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner terstruktur oleh para responden. Penelitian ini menunjukkan kecenderungan sikap mahasiswa yang ambigu atau inkonsisten terhadap peran jender. Meskipun secara umum mahasiswa mendukung kesetaraan kesempatan dan peran laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan dan pendidikan, sebagian besar masih mendukung adanya segregasi peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat yang pada prinsipnya memberikan keistimewaan dan kebebasan yang lebih besar kepada laki-laki. Analisis regresi menunjukkan bahwa jenis kelamin, agama, orientasi kekerabatan, dan tingkat keberagamaan secara statistik memiliki asosiasi signifikan dengan sikap mahasiswa mengenai peran jender. Jurusan, masa kuliah, dan latar belakang lingkungan masa kecil dan remaja tidak menunjukkan asosiasi yang signifikan dengan sikap mahasiswa. Dalam kerangka pendidikan berwawasan jender, penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode untuk penelitian di masa yang akan datang. Penelitian juga merekomendasikan pentingnya transformasi dan peningkatan sikap yang mendukung kesetaraan jender di kalangan mahasiswa perguruan tinggi. Materi-materi berwawasan jender perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum akademik dan kegiatan kemahasiswaan. Kata kunci: sikap mahasiswa, peran jender, kesetaraan laki-laki dan perempuan, lembaga pendidikan tinggi
MEMBANGUN MODEL KOMUNIKASI PROGRAM TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN UNTUK KEBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR (STUDI KASUS DESA LULUT, KABUPATEN BOGOR) David Rizar Nugroho
Sosiohumaniora Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.656 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i1.8683

Abstract

Program Tanggung Jawab Sosial (TJS) perusahaan menjadi salah satu ukuran kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar perusahaan yang selanjutnya menjadi aspek penting dalam keberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian secara khusus adalah (1) Mengetahui persepsi penerapan saluran komunikasi dan pendekatan komunikasi yang dilakukan dalam program TJS perusahaan. (2) Mengetahui faktor-faktor yang membentuk karakteristik penerima manfaat. (3) Menganalisis pengaruh karakteristik penerima manfaat, saluran komunikasi dan pendekatan komunikasi program TJS perusahaan terhadap keberdayaan masyarakat. Lokasi penelitian adalah Desa lulut, Kabupaten Bogor dengan ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 74 responden. Penelitian ini didesain menggunakan metode campuran (mix method) dengan menggunakan analisis deskriptif dan structural equation model (SEM). Hasil dari penelitian ini meliputi : (1) Persepsi responden terhadap peubah saluran komunikasi secara umum dinilai baik, sedangkan untuk pendekatan komunikasi dan keberdayaan masyarakat secara umum dinilai buruk. (2) faktor – faktor yang membentuk kareakteristik penerima manfaat adalah pendidikan dan status sosial. (3) Peubah yang mempengaruhi keberdayaan masyarakat adalah pendekatan komunikasi dan saluran komunikasi, sedangkan karakteristik penerima manfaat berpengaruh terhadap saluran komunikasi.
KOMUNIKASI ELITE LOKAL DI BANTEN SELATAN (Studi tentang persepsi dan pengelolaan kesan Jawara terhadap Ulama dan Umaro) Karomani -
Sosiohumaniora Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v10i1.5391

Abstract

Ulama, jawara dan umaro di Menes Banten merupakan elite lokal yang memiliki pengaruh dan peran penting dalam masyarakat. Ulama memiliki pengaruh kuat dalam bidang keagamaan, jawara memiliki pengaruh kuat dalam bidang adat seni dan budaya dan umaro memiliki pengaruh kuat dalam jaringan kekuasaan pemerintahan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif terhadap elite jawara. Data diperoleh dari informan yang berperan sebagai sosok jawara di kecamatan Menes dengan menggunakan wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan pola metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi jawara terhadap perilaku ulama positif (relegius). Sementara persepsi jawara terhadap prilaku umaro (birokrat) negatif (korup).Unsur budaya dan prasangka serta pengalaman individual elite jawara ikut mewarnai pembentukan persepsi dan pengelolaan kesan jawara terhadap ulama dan umaro. Kata Kunci: Komunikasi, Elite Lokal, Ulama, Jawara, Umaro
ANALISIS USAHATANI JAGUNG DAN KEBERLANJUTANNYA DI PULAU KISAR KECAMATAN PULAU-PULAU TERSELATAN KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Stephen Thenu; Setia Hadi; Hermanto Siregar; Endah Murniningtyas
Sosiohumaniora Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.322 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i2.5733

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan dominan di Pulau Kisar dan menjadi sumber pangan utamamasyarakat. Pengusahaannya bersifat subsistem dan tradisional untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tanggapetani dan tidak dikomersialkan, meskipun ada yang menjualnya dalam jumlah sangat terbatas jika ada kelebihan.Sistem pertanian lahan kering menetap dengan pola tanam polikultur pada satu lahan dengan kombinasi tanaman setahundan tahunan. Tujuan penelitian ini untuk melihat tingkat keuntungan dan kelayakan serta keberlanjutan usahatanijagung di Pulau Kisar, menggunakan Metode Survei dengan teknik Stratifikasi Random Sampling. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa biaya produksi jagung di Pulau Kisar Kecamatan PP Terselatan Kabupaten Maluku Barat Dayaterdiri dari komponen biaya tetap meliputi : biaya penyusutan alat dan biaya sewa lahan, biaya variabel meliputi : biayasaprodi dan biaya tenaga kerja. Biaya variabel memberikan kontribusi terbesar terhadap biaya produksi usahatanijagung. Usahatani jagung menguntungkan dan layak diusahakan, ditunjukkan oleh besarnya rata-rata nilai pendapatanRp.4.488.617 yang diperoleh dibandingkan dengan rata-rata biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp.3.755.917 sertanilai BC rasio sebesar 1,20. Usahatani jagung memiliki keberlanjutan secara ekonomi, ekologi dan sosial.Kata kunci : jagung, usahatani, keuntungan, kelayakan, keberlanjutan

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue