cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI PROMOSI PARIWISATA OLEH PEMERINTAH KOTA MANADO Elfie Mingkid
Sosiohumaniora Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.859 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i3.8334

Abstract

Kurangnya akses informasi yang menyangkut potensi pariwisata maupun kegiatan – kegiatan pemerintahkota dalam bidang pariwisata menunjukkan pada tidak difungsikannya media komunikasi dalam menunjangkegiatan yang berkaitan dengan promosi pariwisata. Penelitian ini diharapkan dapat menemukan penyebabbelum difungsikannya dengan baik media komunikasi dalam promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata danKebudayaan Kota Manado serta menunjukkan pentingnya unsur media dalam tataran komunikasi khusunyapada kajian komunikasi organisasi publik. Dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif ditemukan bahwapenggunaan media komunikasi yang dimiliki dalam kegiatan promosi kepariwisataan belum menjadikan promosipariwiata berjalan dengan baik disebabkan oleh kurangnya dana untuk membiayai operasional, sistem jaringansering bermasalah, belum adanya pegawai dalam struktur organisasi yang ditempatkan secara tetap memilikikeahlian di bidang teknologi informasi dan desain grafis, serta sarana dan prasarana kantor termasuk kompleksperkantoran yang belum memadai. Oleh karenanya Pemerintah Kota Manado perlu memanfaatkan website www.pariwisatakotamanado.go.id penyediaan infomasi kepariwisataan, promosi wisata, agenda – agenda pariwisataKota Manado.
PRASANGKA ETNIS MAHASISWA ACEH DAN PAPUA BARAT YANG TINGGAL DI BANDUNG TERHADAP SUKU JAWA Zainal Abidin; Efi Fitriana; Sunggoro Trirahardjo
Sosiohumaniora Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v3i2.5210

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran tentang tinggirendahnya tingkat prasangka etnis mahasiswa Aceh dan Papua yang tinggal dan belajar di Kota Bandung terhadap Suku Jawa dan Sunda. Bentuk kuesioner di dalam penelitian ini adalah berupa semantic differential model Osgood & Suci, dengan skala yang berjenjang antara +3 sampai –3. Hasil perhitungan statistik yang didapatkan dari data yang yang berasal dari dua kelompok mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, tingkat prasangka mahasiswa Aceh terhadap Suku Jawa cenderung tinggi, sedangkan terhadap Suku Sunda cenderung rendah. Perbedaan prasangka mahasiswa Aceh terhadap Suku Jawa dan terhadap Suku Sunda secara statistik signifikan (p0,05). Ketiga, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prasangka mahasiswa Aceh dan mahasiswa Papua terhadap Suku Jawa (p>0,05), tetapi terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prasangka mahasiswa Aceh dan mahasiswa Papua terhadap Suku Sunda (p
BPN SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI INDONESIA PASCA PERKABAN NO. 11 TAHUN 2016 Nia Kurniati; Efa Laela Fakhriah
Sosiohumaniora Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.269 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i2.11999

Abstract

Badan Pertanahan Nasional (BPN) mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahandi bidang pertanahan, dapat bertindak secara administratif menyelesaikan sengketa pertanahan yang menjadi kewenangannya dan selain kewenangannya. Peraturan Kepala BPN No.11 Tahun 2016 merupakan dasar kewenangan BPN menjadi mediator membantu para pihak mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan analisis data bersifat yuridis kualitatif. Objek penelitian ini yaitu sengketa tanah yang menjadi kewenangan BPN. Dalam hal mediasi berhasil dicapai kesepakatan dituangkan dalam perjanjian perdamaian ditandatangani oleh para pihak dan mediator, juga dibuat Berita Acara Pelaksanaan Mediasi yang ditandatangani oleh mediator. Perjanjian perdamaian yang dicapai melalui mediasi oleh mediator BPN semata-mata hanya merupakan alat bukti tertulis dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat untuk dilaksanakan. 
PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MELALUI KELOMPOK PETERNAK DOMBA DI KECAMATAN KADUGEDE KABUPATEN KUNINGAN Maman Paturochman
Sosiohumaniora Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v8i2.5368

Abstract

Penelitian tentang Pengembangan Agribisnis Melalui Kelompok Peternak Domba telah dilaksanakan di Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan. Objek yang diteliti terdiri dari peternak, ketua kelompok, dan pedagang yang berjumlah 14 orang dari anggota populasi 53 orang. Metode penelitian yang digunakan untuk mengungkap data yang diperlukan adalah survey. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran perkembangan usaha agribisnis peternakan domba yang tergabung dalam kelompok dan dikelola secara berkelompok. Kesimpulan yang berhasil dirumuskan adalah: 1. Aktivitas usaha ternak domba masih digerakkan oleh ketersediaan sumber daya alam lokal dan tenaga kerja tidak terdidik. 2. Kegiatan sub sistem agribisnis hulu dan hilir belum berkembang optimal dalam satu keselarasan kegiatan usaha. 3. Pasar yang terjangkau kelompok peternak masih terbatas pada pasar Idul Adha. 4. Peranan kelompok dalam pengembangan agribisnis sangat besar, hal ini terlihat dari penyediaan pinjaman dan pembayarannya ke bank serta penjualan ternak milik anggota melalui kelompok. Kata Kunci: Pengembangan, Agribisnis, dan Kelompok Peternak Domba
LURAH DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DI KELURAHAN CABENGE KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG Alyas -
Sosiohumaniora Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.615 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat terhadap pembangunan di KelurahanCabenge. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan memilih informan KepalaLingkungan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Kepala Keluarga. Teknik pengumpulan datayang dipergunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data digunakan adalahteknik analisis kualitatif yaitu dengan menggunakan langkah-langkah yaitu analisis reduksi dan analisis penyajiandata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peranan Lurah secara persuasif dalam meningkatkan partisipasimasyarakat terhadap pembangunan dapat dilihat dari aktivitas lurah dengan cara membujuk dan mengajakmasyarakat dan berhasil menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi terhadap pembangunan, (2) PerananLurah secara akomodatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan yaitu memberikaninformasi baik pada papan informasi di kelurahan maupun acara formal dan non formal mengenai masalahpembangunan sudah dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi terhadap pembangunan, dan aktivitas lurahdalam menerima aspirasi masyarakat sudah cukup aktif tapi partisipasi masyarakat dalam mengeluarkan ide ataugagasan menyangkut masalah pembangunan masih cukup rendah dapat dilihat dari kurangnya masyarakat yanghadir dalam acara musrembang dan kurangnya masyarakat yang mengeluarkan ide atau aspirasinya, dan (3) PerananLurah Cabenge secara Dinamis Antisipatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapatdilihat dari aktivitas Lurah yang cukup berhasil dalam menggerakkan masyarakat memelihara hasil pembangunan.Kata Kunci: Lurah, partisipasi masyarakat, pembangunan
HUKUM INTERNASIONAL DAN KAITANNYA DENGAN BENCANA ALAM TSUNAMI Etty R. Agoes
Sosiohumaniora Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v7i2.5543

Abstract

The massive earthquake of the sea-bed on December 26, 2004, has triggered tsunami in the Indian Ocean and caused large-scale death and destruction in many countries. This disaster has stimulated the international comunity to carry out significant relief efforts. The unparalleled magnitude of this disaster raises questions on whether there is a role of international law, particularly with respect to preparing for, detecting, and responding to natural disasters. This article tries to consider on whether international law has been used in the management of such natural disaster, or whether international law in this area should be more actively been pursued.
DAMPAK ALIHGUNA LAHAN SAWAH KE PENGGUNAAN NONPERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI, PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN KEGAIRAHAN BERUSAHATANI Suatu Kasus di Pantai Utara Jawa Barat. Ahmad Riskawa
Sosiohumaniora Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v6i1.5326

Abstract

Perubahan struktur perekonomian yang terjadi baik secara horisontal maupun secara vertikal akan berdampak kepada penggunaan sumberdaya lahan dan air dalam jumlah yang terbatas. Keadaan inilah yang menyebabkan persaingan yang meningkat dalam pemanfaatan sumberdaya lahan dan air. Salah satu bentuk persaingan yang akhir-akhir ini menjadi isyu kebijaksanaan yang strategis adalah alihguna lahan pertanian terutama lahan sawah ke penggunaan nonpertanian. Penelitian tentang alihguna lahan ini dilaksanakan di Pantai Utara Jawa Barat dengan menggunakan metode survey penjelasan (explanatory survey method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alihguna lahan tidak berdampak kepada pendapatan petani dan penyerapan tenaga kerja, tetapi berdampak negatif kepada kegairahan petani dalam berusahatani. Semakin tinggi alihguna lahan semakin tidak bergairah petani melaksanakan usahataninya. Kata Kunci: Alihguna lahan, pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja, kegairahan bertani.
MENGHADIRKAN KESETARAAN DI RANAH DOMESTIK : SEBUAH KAJIAN MENUJU PENGINTEGRASIAN KEBIJAKAN PRO KESETARAAN GENDER Agus Pratiwi
Sosiohumaniora Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.214 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i3.5492

Abstract

Program-program Pengarusutamaan Gender (PUG) di Jawa Barat sudah dirumuskan dalam seperangkat kebijakan. Sayangnya, program-program PUG hanya berfokus pada peringkat Gender Development Index (GDI) dan Gender Empowerment Measurement (GEM), yang umumnya dilandaskan pada tingkat partisipasi perempuan di ranah publik, tanpa mempertimbangkan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan dan kegagalan GDI/GEM. Hambatan utama bagi para perempuan untuk dapat berpartisipasi di ranah publik adalah kegagalan bernegosiasi dengan pasangan/suami dalam pembagian tanggung jawab kerumahtanggaan yang seimbang. Untuk itu, penelitian ditujukan untuk memaparkan pentingnya PUG di ranah domestik dalam pembangunan kesetaraan gender di Jawa Barat melalui verifikasi terhadap faktor keberhasilan dan kegagalan GDI/GEM. Hasil verifikasi dirumuskan menjadi model PUG di ranah domestik, yang memungkinkan perempuan dapat berpartisipasi di ranah publik. Implementasi model tersebut disesuaikan dengan potensi-potensi SDM dan lembaga-lembaga yang ada di Jawa Barat. Penelitian dilakukan melalui organik feminist inquiry, di mana identifikasi masalah merupakan kesepakatan antara peneliti dan kolaborator penelitian. Oleh karena itu, penelitian diharapkan menghasilkan kontribusi yang tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Kebutuhan akan PUG di ranah domestik memang perlu tidak hanya untuk diprogramkan, tetapi juga untuk difasilitasi oleh pemerintah Jawa Barat agar aksesibel bagi masyarakat. Untuk menjalankan program dan fasilitas tersebut, pemerintah Jawa Barat dapat melibatkan potensial-potensial, yaitu kader-kader yang memiliki komitmen untuk PUG, seperti kader serikat buruh dan kader Posyandu. Kata kunci: PUG, domestik, kesetaraan gender
KAPABILITAS ORGANISASI PUBLIK PASCA PEMEKARAN DAERAH (Studi Pada Organisasi Pemberi Layanan Dasar di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung) Yadi Lustiadi
Sosiohumaniora Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.877 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v18i1.9360

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bahwa Kabupaten Way Kanan yang telah berusia 13 tahun sejak Kabupaten ini dibentuk dari pemekaran Kabupaten Lampung Utara, belum menunjukan kemampuanyang cukup kuat untuk dapat melaksanakan pelayanan publik secara efektif, bahkan masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal. Keterbatasan jumlah dan kualitas SDM, sarana-prasarana, keuangan daerah serta posisi kabupaten yang tidak kondusuf, menjdi elemen utama penentu masalah kapabilitas organisasi publik, khususnyaorganisasi pemberi layanan dasar. Pertanyaan penelitiannya adalah: mengapa organisasi publik pemberi layanan dasar di Kabupaten Way Kanan belum kapabel ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui pengamatan langsung, wawancara yang mendalamdan studi dokumentasi. Untuk menguji keabsahan datadigunakan teknik Triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat elemen-elemen kapabilitas yakni: kapabilitas kepemimpinan, sumberdaya manusia, struktur organisasi, sarana dan prasarana, keuangan dan kapabilitas lokasi,umumnya belum kapabel, demikian pula kekuatan kapabilitas elemen-elemen tersebut belum secara integral dioptimalkan, terutama pada sub elemen change leadership, kualitas dan distribusi SDM, rentang kendali struktur, kualitas sarana dan prasarana, kecukupan dan pemanfaatan dana, serta aksesibilitas.
POLA PERTUMBUHAN BAYI YANG MENDAPAT ASI EKSKLUSIF PADA BEBERAPA KECAMATAN DI WILAYAH KOTA MADYA BANDUNG Dida A. Gurnida; Emelia S. Hamzah; Julistio T.B. Djais
Sosiohumaniora Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v5i1.5275

Abstract

Pemberian makanan yang kurang pada bulan-bulan pertama kehidupan akan mempunyai dampak negatif paling besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Saat ini direkomendasikan pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif sampai bayi berusia 4 – 6 bulan. Untuk menjawab apakah ibuibu di Indonesia sanggup memproduksi dan memberikan kepada bayinya ASI yang cukup untuk menjamin tumbuh kembang optimal sekurang-kurangnya untuk 4 bulan pertama, dilakukan pemantauan berat badan dan panjang badan bayi-bayi yang mendapat ASI eksklusif. Dari 100 ibu bersalin yang diteliti, 56 bayinya (56%) diberi ASI eksklusif sampai usia 4 bulan, terdiri dari 27 bayi perempuan dan 29 bayi laki-laki. Median berat badan dan panjang badan bayi perempuan dari usia 0, 1, 2, 3, dan 4 bulan berturut-turut : 3000, 3800, 4200, 4500, 6000 gram dan 49,0; 52,5; 55,9; 58,5; 61,0 sentimeter. Bila dibandingkan dengan standar berat badan terhadap umur (BB/U) dan panjang badan terhadap umur (PB/U) dari WHO/NCHS, maka didapat ZSci-BB/U berturut-turut -0,50; - 0,43; -0,42; -0,40; -0,40 dan ZSci-PB/U berturut-turut -0,42; -0,43;, -0,38; -0,40; -0,40. Median berat badan dan panjang badan bayi laki-laki : 3150, 4050, 4900, 5700, 6300 gram dan 50,0; 53,8; 57,2; 60,0; 62,0 sentimeter. ZSci-BB/U berturut-turut : -0,30; -0,36; -0,37; -0,33; -0,36, dan ZSci-PB/U : -0,22; -0,33; - 0,35; -0,42; dan -0,63. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pemberian ASI secara eksklusif sampai usia 4 bulan dapat menjamin pertumbuhan bayi yang optimal (Z-score > -2 skor simpang baku). Kata kunci : ASI eksklusif, tumbuh kembang

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue