cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 786 Documents
WILLINGNESS TO PAY MASYARAKAT TERHADAP SUMBERDAYA TERUMBU KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PULAU BIAWAK Iwang Gumilar
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3380.081 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.21371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi willingness to pay (WTP) masyarakat dalam menentukan besarnya nilai sumberdaya terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Pulau Biawak Provinsi Jabar. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan dianalisis secara deskripsi menggunakan perangkat statistik regresi linier berganda. Unit analisis adalah wisatawan (6 orang) dan masyarakat nelayan (37 orang) yang berkunjung ke KKP Pulau Biawak. Data dikumpulkan melalui proses wawancara dan diskusi kelompok secara mendalam (focus groups discussion). Beberapa faktor sosial ekonomi yang diduga berpengaruh terhadap WTP adalah profesi (X1), gender (X2), usia (X3), pendidikan (X4), penghasilan (X5), dan pengalaman kerja (X6). Berdasarkan hasil penelitian menindikasikan bahwa berdasarkan P-value variabel pendidikan (0,6%)dan penghasilan (4,3%) secara parsial berpengaruh terhadap WTP (P-value <5%), sementara untukvariabel profesi (65,4%), gender (57,7%), usia (89,7%), dan pengalaman kerja (85,3%) secara parsial tidak berpengaruh terhadap WTP (P-value > (5%). Koefisien determinasi (R2) dari hasil analisis diperoleh nilai sebesar 80%. Nilai ini menunjukkan bahwa WTP dapat dijelaskan 80% oleh variabel-variabel X1, X2, X3, X4, X5, dan X6 sedangkan sisanya 20% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak disebutkan dalam model. Berdasarkan Uji F , nilai F tabel (db= 24,31, α 0,005) sebesar 2,36.F hitung > F tabel, maka keseluruhan variabel signifikan berpengaruh terhadap WTP. 
GREEN BUILDING POLICY FORMULATION IN THE MUNICIPALITY OF BANDUNG INDONESIA Engkus Engkus
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6340.325 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.23612

Abstract

Land use that is not based on spatial planning based on green building concepts. This study aims to find out how the formulation of Bandung Mayor Regulation Number 1023 of 2016 concerning Green Buildings tested the system model(David, 1981). This study uses a qualitative approach with actual problems that occur in life (Engkus E, 2017). Policy formulation uses 5 (five) dimensions, namely input, process, output, environment, feedback. The results show that there are problems: a more complex green building policy, imposed on all buildings including housing; lack of community knowledge and understanding of the concept of green buildings, so that the community participates less; limited green building policy dissemination. 
KARAKTERISTIK PETANI DAN PROFIL USAHATANI UBI JALAR DI KECAMATAN ARJASARI, KABUPATEN BANDUNG Hepi Hapsari; Elly Rasmikayati; Bobby Rachmat Saefudin
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4569.684 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.21288

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu sumberdaya hayati unggulan yang berdaya saing industri karena permintaan untuk ekspor yang tinggi. Namun demikian, kajian agribisnis ubi jalar dari sudut pandang sosial ekonomi di tingkat petaninya belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis karakteristik individu petani ubi jalar; dan 2) Memahami karakteristik usahatani ubi jalar ditinjau dari penggunaan benih ubi jalar, status kepemilikan lahan, pola tanam ubi jalar, penggunaan pupuk dan pestisida serta hasil produksi dan sistem pemasaran ubi jalar.Penelitian ini berlokasi di Kec. Arjasari, Kab. Bandung. Metode penelitian menggunakan metodesurveydengan teknik Simple Random Sampling. Alat análisis data yang digunakan adalah descriptive statistics analysis yang diperkaya denganhasil Focus Discussion Group (FGD). Hasil penelitian didapatkan bahwa petani ubi jalar di Kec. Arjasari, rata-rata berusia 51 tahun dengan pekerjaan utamanya adalah bertani ubi jalar. Mayoritas petani ubi jalar memiliki tingkat pendidikan rendah (SD dan tidak tamat SD) dengan kepemilikan lahan seluas 0,11-0,5 Ha yang merupakan warisan turun-temurun. Petani menanam ubi jalar varietas kuningan putih (AC Putih) dan ubi ungu. Pemupukan biasanya hanya dilakukan sekali yaitu pada saat tanaman berusia sekitar 2 bulan dengan sistem pembukaan tanah. Rata-rata produksi ubi jalar petani adalah 250-300 kg /100 m2. Tujuan pasar petani responden yakni bandar dengan sistem pembayaran tunai maupun tebasan. Kegiatan pascapanen seperti penyortiran dilakukan oleh petani dan bandar bersamaan saat berlangsungnya transaksi. 
HUBUNGAN E-SERVICE QUALITY DAN E-LOYALTY DENGAN E-SATISFACTION PADA KONSUMEN GO-JEK DAN GRAB DI KOTA SEMARANG Sri Pudjarti; Nurchayati Nurchayati; Honorata Ratnawati Dwi Putranti
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.364 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.21491

Abstract

Perkembangan di bidang internet yang begitu pesat menyebabkan perubahan dalam gaya hidup. Hadirnya internet tidak hanya pada usaha retail tetapi berkembang juga pada transportasi online (moda online) seperti Go-jek dan Grab, yang memberikan layanan transportasi secara online kepada konsumen. Kondisi ini perlu diperhatikan sebagai penyedia jasa untuk mempertahankan loyalitas pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model untuk mengeksplorasi anteseden dan konsekuensi dari e-Loyalty, serta menguji seberapa besar pengaruh e-loyalty konsumen melalui variabel e-satisfaction serta menganalisis pelayanan dan kepuasan berbasis elektronik membentuk loyalitas konsumen. Analisis data menggunakan metode Kuantitatif dengan sampel penelitian menggunakan random sampling dengan purposive sampling. Pengolahan data dengan menggunakan software SPSS versi 22.Sampling sebanyak 101 orang konsumen Go-jek dan Grab di Kota Semarang. Penyebaran daftar kuesioner dengan Google form. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara e-Service quality secara langsung terhadap e-loyalty. Hubungan positif dan signifikan antara Service quality terhadap e-loyalty melalui variabel e-satisfaction, sehingga dengan analisis jalur e-satisfaction mampu menjadi variabel intervening. Serta ditemukan pelayanan non elektronik juga berperan dalam loyalitas konsumen. Penemuan beberapa indikator baru untuk non elektronik diharapkan dapat dijadikan indikator dalam penelitian mendatang. 
IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH DAN BERDAMPAK PADA CITRA LEMBAGA PERBANKAN Andi Sukandi; Nunung Ayu Sofiati (Efi); Yoyo Sudaryo
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4128.902 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.23591

Abstract

Teknologi digital di era diglobal saat ini telah merambah pada dunia pemasaran yang dikenal dengan digital marketing.Berbagai cara dapat dilakukan dalam kampanye pemasaran diera digital saat ini, seperti lewat website, blog, email marketing serta media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pemasaran digital yang dilakukan oleh perusahaan terhadap tingkat kepuasan yang dirasakan oleh nasabah serta corporate image yang dihasilkan oleh lembaga perbankan dari dilakukannya pemasaran digital, sampel kuesioner yang digunakan adalah komsumen lembaga perbankkan PT. Bank Negara Indonesia (BNI). Metode yang digunakan adalah survey deskriptif dan eksplanatori, sedangkan metode analisisnya mengunakan structural equation model (SEM). Penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital marketing pada PT. BNI, dengan variabel Website enggagemen, Sosial Enggagement, clik trough rate, convertion rate serta duration. Masuk dalam kategori cukup baik, kepuasan nasabah masuk dalam kategori puas, citra lembaga perbankan PT. BNI, masuk dalam kategori tinggi. Serta menunjukkan bahwa digital marketing berdampak terhadap kepuasan nasabah dan image lembaga perbankan, kepuasan yang dirasakan oleh konsumen lembaga keuangan berpengaruh terhadap citra perusahaan, digital marketing berpengaruh terhadap tingkat kepuasan yang dirasakan oleh nasabah serta berakibat pada kesan atau citra lembaga keuangan nasional pada PT. BNI . 
ANALISIS PERAN GURU DAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 - Siskandar
Sosiohumaniora Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.21 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i2.12194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranguru dan kepala madrasah dalam mengimplementasikan kurikulum. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Data diambil dengan menggunakan pengamatan partisipatif dan wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, siswa, orang tua, dan anggota komite sekolah secara snowball. Orang kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Objek penelitian adalah pelaku, konsep, kurikulum, dan kegiatan. Keabsahan data dilakukan dengan kriteria kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan komfirmabilitas. Langkah-langkah dan analisis data yang digunakan adalah model Lichman (2011). Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: 1) peran guru dalam implementasi kurikulum berperan sebagaitranslator, konselor, evaluator, leader; fasilitator, konseptor, implementor, partisipator, dan motivator,  (2) kepala madrasah berperan sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator; (3) kepala madrasah mempunyai peran lebih besar dibandingkan guru, karena kepala madrasah sebagai pemberi pengaruh, sementara guru sebagai pelaksana di kelas;namun, kedua pihak tersebut saling berkolaborasi, sehingga pelaksanaan kurikulum dapat berjalan dengan baik; (4) pelaksanaan kurikulum dapat terlaksana dengan baik, berkat adanya dukungan dari siswa, orang tua, komite sekolah, dan pihak-pihak yang terkait. 
PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI SERTA DAMPAKNYA PADA PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (Survai pada Karyawan Industri Tekstil Propinsi Jawa Barat) Wilson Bangun
Sosiohumaniora Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v8i2.5367

Abstract

Produktivitas kerja karyawan merupakan salah satu ukuran berhasil tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Salah satu masalah utama dalam ketenagakerjaan di Indonesia adalah rendahnya produktivitas tenaga kerja. Padahal untuk mempertahankan pertumbuhan ekspor non-migas khususnya industri tekstil perlu melakukan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh karateristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasi, serta dampaknya terhadap produktivitas kerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Unit analisis adalah karyawan industri tekstil di Propinsi Jawa Barat, dan metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM). Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling dan pengumpulan data primer melalui kuessioner dengan skala Likert. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Hal ini berarti, karakteristik pekerjaan merupakan faktor penentu terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi baik secara parsial dan simultan. Hal ini berarti, karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja dapat meningkatkan komitmen karyawan terhadap organisasi. Hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Hal ini berarti, karakteristik pekerjaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi merupakan faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Kata Kunci: Karakteristik Pekerjaan, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, dan Produktivitas Kerja Karyawan.
INSTITUSIONALISASI GERAKAN LINGKUNGAN DALAM MENENTANG RENCANA PLTSa DI KOTA BANDUNG Wahyu Gunawan; Rd. A. Tachya Muhamad; Ari Ganjar Herdiansah
Sosiohumaniora Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.915 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5675

Abstract

Kepadatan penduduk dan tingginya aktivitas perekonomian menyebabkan permasalahan sampahdi Bandung semakin kompleks. Sejak 2004, pemerintah kota merencanakan pembangunan Pembangkit ListrikTenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi. Namun, rencana tersebut mendapatkan perlawanan kelompok aktivislingkungan yang kemudian bergabung dengan LPTT-BGC dan Walhi Jabar. Paper ini menganalisis dinamikagerakan lingkungandalam menentang pembangunan PLTSa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif.Data diperoleh pada awal 2012 melalui wawancara dengan para aktivis utama, observasi pada kegiatan mereka,dan dokumentasi pengelolaan sampah di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusionalisasikelompok aktivis setelah bergabung dengan LPTT-BGC dan Walhi Jabar telah mengubah pendekatan gerakanpada shallow ecology dan berhaluan realis.Meskipun institusionalisasi gerakan membawa metode yang lebihpersuasif, tetapi di sisi lain memungkinkan para aktivis mengembangkan diri dan memperkuat perjuangannyamenolak PLTSa secara lebih terorganisasi. Melalui LPTT-BGC, upaya-upaya gerakan kemudian lebih diarahkanpada penyelamatan kondisi lingkungan yang ada melalui program edukasi masyarakat dan melakukan kerjasamaselektif dengan pemerintah dan swasta, sedangkan melalui Walhi Jabar para aktivis dapat memanfaatkan potensipotensisumberdayaseperti jejaring gerakan, media massa, dan partisipan yang massif.Kata Kunci:institusionalisasi gerakan, gerakan lingkungan, gerakan sosial, masalah sampah.
MANAJEMEN RELAWAN PADA ORGANISASI PELAYANAN SOSIAL Santoso T. Raharjo
Sosiohumaniora Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v4i3.5299

Abstract

Organisasi sosial seringkali menghadapi persoalan yang berat berkaitan dengan para relawannya dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh organisasinya. Dengan demikian suatu rancangan pelatihan dan pengembangan relawan organisasi sosial perlu diterapkan pada setiap tahap proses perencanaan keorganisasian. Pelatihan relawan akan menjembatani perbedaan-perbedaan antara apa yang relawan pahami mengenai suatu tugas, harapannya sendiri terhadap bagaimana mereka melakukan tugas tersebut, dan level kinerjanya. Program pelatihan yang efektif bagi relawan dikembangkan ketika kebutuhan akan tugas dan pekerjaan, kebutuhan organisasi dan relawan telah diketahui dengan jelas, kemudian dibawa ke dalam pengembangan program pelatihan. Kata Kunci: relawan, organisasi , manajemen pelayanan sosial.
PERBAIKAN PROSES PEMBELAJARAN MATA KULIAH FISIKA DASAR I PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS RIAU Mitri Irianti
Sosiohumaniora Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v6i1.5325

Abstract

Dalam proses pembelajaran sering terjadi tidak tercapainya ketuntasan belajar. Ini disebabkan karena rencana pengajaran dalam proses belajar mengajar tidak jelas. Agar ketuntasan belajar dapat dicapai sesuai yang diharapkan, maka perlu dirancang rencana pembelajaran mata kuliah Fisika Dasar I. Di samping itu penyajian materi kuliah dalam pelaksanaan proses pembelajaran dapat ditingkatkan melalui alat bantu berupa pemakaian media. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan belajar tercapai pada setiap pokok bahasan, dan nilai akhir diperoleh nilai rata-rata sebesar 80,45. Proses perbaikan pembelajaran dapat meningkatkan daya serap mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh: 1) tersusunnya rencana pembelajaran selama satu semester; 2) adanya hand out untuk mahasiswa; 3) Kuis (evaluasi) yang dilakukan setiap selesai pemberian materi; 4) Teknik penilaian yang transparan; dan 5) sarana/media yang mendukung. Supaya mahasiswa terarah dalam proses pembelajaran, disarankan kepada setiap dosen yang memegang mata kuliah untuk mempersiapkan rencana pengajaran (RP) atau satuan acara perkuliahan (SAP). Kata Kunci: Proses pembelajaran, perbaikan

Page 2 of 79 | Total Record : 786


Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue