cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
PENYEBAB KONFLIK ANTARA PENGIKUT GERAKAN FAJAR NUSANTARA (GAFATAR) DAN MASYARAKAT MEMPAWAH TIMUR Hasan al Mutahar
Sosiohumaniora Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.273 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i1.11406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisa penyebab konflik antara  Gerakan Fajar Nusantara ( Gafatar) dan masyarakat Mempawah Timur. Penelitian ini bersifat kualitatif, teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara dan studi literatur berupa koran, buku dan jurnal. Berdasarkan hasil penelitian terdapat tiga bentuk penyebab terjadinya konflik  yaitu 1) adanya indikasi penyimpangan ajaran agama berupa ajaran tidak melaksanakan ibadah lima waktu, tidak berpuasa Ramadhan, menterjemahkan Al-Quran dengan pemahaman sendiri serta mengucapkan kalimat syahadat yang berlainan dan menganggap kafir ajaran lain; 2) adanya indikasi penyimpangan administrasi kependudukan berupa penemuan Kartu Keluarga Gafatar; 3) adanya indikasi penyimpangan struktur pemerintahan berupa penemuan stuktur pemerintahan daerah dalam pembentukan Rencana Bagan Struktur Dewan Pimpinan Daerah kelompok  Gafatar.
KERAGAAN SOSIAL EKONOMI USAHA DAUR ULANG DAN PENGOMPOSAN SAMPAH DI KOTAMADYA BANDUNG Endah Djuwendah
Sosiohumaniora Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v7i3.5355

Abstract

Usaha Pemanfatan sampah merupakan komponen penting dalam pengelolaan sampah yang dapat mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi usaha daur ulang dan pengomposan sampah, manfaat ekonomi dan kelayakan usahanya serta pengaruhnya terhadap sistem pengelolan sampah kota. Hasil penelitian menunjukkan transaksi bahan dauran sampah berjalan secara informal melalui mekanisme kelembagaan. Bentuk kelembagaan antara pemulung, lapak dan bandar bersifat kooperatif dan dapat menekan biaya transaksi. Sebagai usaha bisnis, kegiatan daur ulang dan pengomposan memberikan keuntungan ekonomi dan mempunyai peluang yang baik untuk dikembangkan. Keuntungan ekonomi dari aktifitas daur ulang rata-rata Rp 593.224 per ton sampah anorganik dan memberikan kesempatan kerja kepada 13.687 pemulung dengan rata-rata pendapatan Rp 20.763,50 per hari. Usaha pengomposan sampah organik mempunyai nilai B/C 1,20 dan titik impas tercapai saat produksi kompos 19.909,86 Kg dengan potensi pendapatan Rp 20.652.419. Usaha daur ulang dan pengomposan sampah dapat menurunkan volume sampah yang harus dikelola sekitar 41,65% atau 3062,64 m3 per hari dan menghemat biaya pengelolaan sampah Rp 15.177.556 per hari. Kata kunci : Pengelolaan sampah, Daur ulang dan Pengomposan
TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. ATAS PENGGUNAAN PERJANJIAN BAKU DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Renny Supriyatni
Sosiohumaniora Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v9i3.5571

Abstract

Sekarang ini, kebutuhan akan penggunaan barang dan/atau jasa, khususnya jasa telekomunikasi semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan itu menuntut pula peningkatan kualitas pelayanan dan tanggungjawab secara hukum dari pelaku usaha. Kenyataannya menunjukkan bahwa pelaku usaha membuat suatu perjanjian baku yang memuat klausul tambahan dengan maksud membatasi tanggungjawabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggungjawab pelaku usaha terhadap kerugian yang diakibatkan oleh penggunaan perjanjian baku. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan metode pendekatan yuridis normative yang menitik beratkan penelitian terhadap data kepustakaan atau data sekunder, dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pelaku usaha terhadap kerugian konsumen atas penggunaan perjanjian baku merupakan tanggungjawab mutlak dengan menganut asas pembuktian terbalik. Saran yang diajukan, yaitu kontrak/perjanjian berlangganan sambungan telekomunikasi yang merupakan perjanjian baku perlu segera disesuaikan dan penggantian kerugian kepada konsumen prosesnya dipermudah. Kata Kunci: liablitiy, pelaku usaha, barang dan/atau jasa, perjanjian baku, dan perlindungan konsumen
KOMITMEN UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH KOTA MANADO PADA PENANGANAN KELUHAN PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR Shirley Y. V. I. Goni
Sosiohumaniora Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.224 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i3.8335

Abstract

Keluhan masyarakat dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor secara umum terjadi karenabeberapa hal yang antara lain organisasi pelayanan gagal mewujudkan kinerja yang dijanjikan. Memperhatikanberbagai keluhan, maka sebagai organisasi pemberi layanan sangat penting meresponi berbagai keluhan gunadijadikan sebagai komitmen dalam perbaikan kinerja dan memperbaiki pelayanan menujuh ke arah yang lebihbaik. Untuk hal tersebut maka penelitian ini berupaya menjelaskan komitmen penanganan keluhan pelayanan pajakkendaraan bermotor oleh Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Unit Pelaksana Teknis Daerah KotaManado bagi pengembangan ilmu sosial humaniora. Dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif penelitianini menekankan bahwa komitmen penanganan keluhan belum sepenuhnya nyata dijalankan pada pelayanan pajakkendaraan bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Unit Pelaksana Teknis Daerah KotaManado karena pengembangan kinerja pegawai lebih menekankan pada terwujudnya Pendapatan Asli Daerahsebagai sumber utama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah bukan pada peningkatan kualitas pelayanan. Olehnyaperlu dilakukan dengan cara perbaikan pada pengembangan kinerja pegawai yang mencakup perbaikan padamenyusun visi, misi dan rencana organisasi, tindakan pelaksanaan, pengawasan jalannya dan hasil pekerjaan,evaluasi atas kemajuan serta kegagalan organisasi, sistem karier, kompetensi, kompensasi dan motivasi kerja
PENGARUH SIKAP DAN KENDALA TERHADAP KEBERHASILAN MAHASISWA DALAM BIDANG PEMBELAJARAN BAHASA PERANCIS Agusti Rudianingsih; Wandansari S. Mulya; Emiliawati Nugroho
Sosiohumaniora Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v4i1.5253

Abstract

Kajian utama yang menjadi topik penelitian ini adalah masalah sikap dan kendala yang dihadapi mahasiswa dalam proses pembelajaran bahasa Prancis. Secara teori, sikap dibagi dalam tiga aspek yaitu kognitif, afektif dan konatif. Fokus penelitian ini ditujukan pada aspek kognitif yang menyangkut pengetahuan tentang bahasa Prancis secara umum, kemudian aspek afektif yang menyangkut minat pribadi dan keterkaitan belajar, dan aspek konatif yang berhubungan dengan kecenderungan berperilaku mahasiswa dalam proses pembelajaran bahasa Prancis; meliputi kemampuan bahasa secara tulis dan lisan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sikap mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Prancis dengan kendala eksternal yang dihadapi dalam mecapai keberhasilan studi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Program Diploma III angkatan 1998 dan 1999. Dari jumlah keseluruhan, hanya diambil 95 orang sebagai sampel. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angkat, dan studi keputusan. Pelacakan teori dan konsep yang relevan merupakan dasar untuk mengkonstruksi paradigma penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran bahasa Prancis, sikap mahasiswa umumnya lemah dalam aspek kognitif dan konatif, tetapi memiliki komponen affektif yang tinggi. Kendala eksternal yang ada tidak bisa dihadapi dengan sikap positif sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap kelemahan sikap belajar. Hal ini mengakibatkan terjadinya penurunan prestasi akademik dan meninggikannya tingkat putus studi mahasiswa. Kata kunci: Sikap, hambatan, kognitif, efektif, konatif.
CITRA DESTINASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP INTENSI UNTUK BERKUNJUNG KEMBALI DI SULAWESI SELATAN SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA Ahmad AB
Sosiohumaniora Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.182 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i3.14050

Abstract

Salah faktor yang memengaruhi pengembangan pariwisata adalah citra destinasi. Setiap destinasi pariwisata harus menciptakan sebuah citra yang positif untuk menarik wisatawan  memiliki intensi untuk berkunjung kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung citra kognitif terhadap intensi wisatawan untuk berkunjung kembali ke Sulawesi Selatan. Convenience sampling digunakan untuk menentukan jumlah sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui survey, dimana kuesioner diberikan kepada 546 wisatawan dan yang memenuhi syarat untuk diolah adalah 482 kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa citra kognitif berpengaruh langsung terhadap intensi wisatawan untuk berkunjung kembali ke Sulawesi Selatan. Citra kognitif juga berpengaruh tidak langsung terhadap intensi wisatawan untuk berkunjung kembali melalui citra afektif. 
KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT DARURAT Anastasia Sari Kusumawati
Sosiohumaniora Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i1.5577

Abstract

Perawat yang bekerja di Instalasi Rawat Darurat (IRD) sangat rentan terhadap stres kerja. Stres kerja tersebut sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien, sehingga perawat membutuhkan kecerdasan emosional untuk mengatur suasana hati, mengendalikan stres, bertahan menghadapi frustasi, dan mengendalikan dorongan hati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan metode cross sectional, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 25 responden dengan kriteria: tidak dalam masa cuti atau tugas belajar, bersedia menjadi responden, dan bukan kepala ruang. Penelitian dilakukan mulai tanggal 29 Juli 2006 sampai 9 Agustus 2006. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang negatif dan bermakna antara tingkat kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja perawat di IRD RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Rata-rata tingkat kecerdasan emosional dan tingkat stres kerja masing-masing dalam kategori sedang yaitu 80% dan 76%. Uji hipotesis menggunakan korelasi Product Moment dengan α = 0,05 didapatkan r=-0,465 dan p=0,019. Kata kunci: Frustasi, kesedihan, kecerdasan, pasien.
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MANGGA TERLIBAT DALAM SISTEM INFORMAL DENGAN PEDAGANG PENGUMPUL Lies Sulistyowati; Ronnie S Natawidjaja; Zumi Saidah
Sosiohumaniora Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.26 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i3.5753

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil mangga terbesar keenam didunia, namun data ekspormangga hanya 0,07% dari total produksinya, dan justru impornya meningkat terus. Padahal manggamempunyai nilai ekonomis tinggi dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani. Sayangnyapotensi ekonomi tersebut belum tergali karena masih banyaknya hambatan baik teknis maupun nonteknisdalam agribisnis mangga. Petani sering menggunakan sistim informal dalam pengelolaanmangga, yang berakibat petani tidak mempunyai bargaining position terhadap pedagang pengumpul/tengkulak, sehingga harga yang diterima rendah. Secara spesifik tujuan penelitian ini: menganalisfaktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pengelolaan tanaman mangga, pemilihan sumberpembiayaan, serta cara penjualan mangga.Design penelitian : kuantitatif, yang dilaksanakan denganmetode survey di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur, yang menghasilkan 55% dari total produksimangga nasional. Wilayah kabupaten, kecamatan dipilih dengan metode Multi Stage Cluster RandomSampling. Pemilihan sampel sebanyak 636 keluarga petani (320 Jawa Timur dan 316 untukJawa Barat)dilakukan secara random.Data dianalisis menggunakan Structural Equation Model. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa : 1). Sistim pengelolaan mangga secara significant dipengaruhi oleh faktor umurpetani, jumlah pohon mangga, akses terhadap informasi dan akses terhadap pasar. 2). Pemilihan sumberpembiayaan dipengaruhi oleh umur petani, jumlah pohon mangga, dan akses terhadap modal dengankorelasi positif, sedangkan sistim pengelolaan mangga, dan fasilitas irigasi mempengaruhi dengankorelasi negatif. 3). Sistim penjualan mangga dipengaruhi oleh sistim pembiayaan dan akses terhadapinformasi dengan korelasi positif, sedangkan sistim pengelolaan, aktivitas pemeliharaan, kegiatanpemberantasan hama dan penyakit, penerapan teknologi off-season, akses terhadap pasar dan fasilitasperalatan mempengaruhi dengan korelasi negatif.
MENJAGA SUSTAINABILITAS PENGEMBANGAN MASYARAKAT PESISIR KEBUMEN : ANTARA CORAK TOP-DOWN, PARTISIPATIF DAN INISIASI KELEMBAGAAN LOKAL Waluyo Handoko
Sosiohumaniora Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i3.10291

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengkaji aspek sustainabilitas program pengembangan masyarakat pesisir Kebumen yaitu PKPT(Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh) yang bersifat top-down, partisipatif dan menginisiasi lahirnya kelembagaan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memilih lokasi penelitian di Desa Jogosimo dan Tegalretno sebagai penerima program PKPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKPT yang memiliki semangat pemberdayaan dengan mengkombinasikan top-down dan bottom-up, ternyata masih diliputi oleh corak top-down yang cukup kuat. PKPT yang sesungguhnya partisipatif awalnya memberi harapan bagi keberlanjutan program pengembangan yang bukan  project semata. Sayangnya ruang bottom-up yang ada direduksi oleh kontrol pengambil kebijakan. Selain itu, keberadaan Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) sebagai pengelola PKPT menyiratkan bentukan dari atas semata serta menambah keragaman berbagai kelompok masyarakat yang sudah terlebih dahulu ada. Banyaknya kelompok masyarakat tersebut justru memberi ruang bagi dominasi elit yang sudah lama berkecimpung di berbagai kelembagaan fungsional desa. Berkaitan dengan exit strategy PKPT, KMP dapat merekomendasikan pembentukan BUMDes kepada pemerintah desa dan mendorong pengembangan bina usaha PKPT oleh BUMDes. Selain itu, penting untuk melakukan penguatan kelompok masyarakat yang sudah ada dan berbasis keinginan masyarakat. Secara umum pilihan untuk memperluas ruang bagi corak bottom-up menjadi alternatif keberlanjutan program pengembangan ke depan.   ` 
SISTEM PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH PROPINSI JAWA BARAT Didin Muhafiddin
Sosiohumaniora Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v9i1.5378

Abstract

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 1999 yang sasarannya adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel, sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya, terwujudnya transparansi pemerintahan, terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional dan terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah. Untuk maksud di atas diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan, serta bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Untuk membentuk Sosok pegawai Negeri Sipil tersebut diperlukan upaya meningkatkan manajemen Pegawai Negeri Sipil melalui pengembangan sistem penilaian prestasi kerja pegawai. Kata Kunci : Prestasi, Kinerja

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue